Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 6614

Malang! Saat Berkebun, Pria Ini Tewas Tersambar Petir

Bogordaily.net – Malang betul nasib YS, warga Kampung Wanakaria, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang tewas tersambar petir saat pulang dari kabun, Kamis sore, 28 Oktober 2021.

Bhabinsa Karacak Sertu Namin, mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai petir melanda wilayah Leuwiliang dan sekitarnya.

“Korban ditemukan di bawah pohon dengan luka bakar hampir di seluruh badan,” ungkapnya melalui keterangan rilis.

Sertu Namin menuturkan kronologis kejadian, korban sebelumnya tengah berkebun di sekitar lokasi kejadian tepatnya di Kampung Ciletuh Hilir, Desa Karacak.

Karena hujan sekitar pukul 15.30 WIB , korban berteduh di bawah pohon seorang diri. Seusai hujan reda, warga lain yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, mendapati korban tak sadarkan diri.

“Kami langsung dihubungi dan langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” jelas Sertu Nanim

Setelah dinyatakan meninggal, korban pun langsung dibawa ke rumah duka dan langsung dikebumikan. Korban meninggalkan seorang istri dan dua anak.

“Kasus dalam pemantauan pihak Polsek,”pungkasnya.(Ruslan)

MUI Singapura Keluarkan Panduan Penggunaan Jilbab di Tempat Kerja

0

Bogordaily.net – Dewan Agama Islam Singapura (Muis) atau MUI-nya Singapura menerbitkan panduan resmi soal penggunaan hijab di tempat kerja.

Hijab adalah persyaratan agama bagi wanita Muslim sehingga mereka dapat melakukan penyesuaian pada pakaiannya jika diperlukan.

Penggunaan hijab ini bisa untuk memenuhi persyaratan di tempat kerja tertentu dan menjadi aturan berpakaian di tempat kerja bagi wanita Muslim.

Komite fatwa Muis tidak menentukan panjang atau model penutup kepala yang dapat digunakan wanita Muslim dan juga perawat Muslim.

Namun, para perawat Muslim dapat mematuhi kebijakan rumah sakit. Seperti dokter, perawat harus mengenakan pakaian lengan pendek untuk menjaga lengan bawah mereka sehingga bisa tetap terbuka selama merawat pasien.

Hal ini karena risiko infeksi dan kebutuhan untuk memastikan keselamatan staf layanan kesehatan dan pasien.

Biasanya, dalam pernyataan Muis, wanita Muslim yang mengenakan hijab menutupi lengan mereka dari pergelangan tangan ke atas.

Tetapi, melindungi orang dari bahaya juga ditekankan syariat. Panduan itu dikeluarkan sebelum perawat Muslim diizinkan mengenakan penutup kepala atau hijab mulai 1 November, jika mereka mau.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengumumkan perubahan kebijakan ini dalam pidatonya di Hari Nasional pada 29 Agustus.

Kebijakan ini muncul setelah bertahun-tahun konsultasi dan membangun kesepakatan di antara banyak komunitas. Ini akan berlaku untuk lebih dari 7.000 staf layanan kesehatan publik.

Menteri Urusan Muslim Singapura Masagos Zulkifli mengatakan di Parlemen pada Maret lalu bahwa seragam pegawai negeri menandakan pelayanan diberikan secara setara tanpa memandang ras atau agama.

Dalam kebijakan seragam untuk dinas berseragam lainnya, seperti polisi dan angkatan bersenjata, tidak akan ada perubahan.

PM Singapura Lee mengatakan hal itu karena tentara dan polisi adalah senjata negara yang tidak memihak yang dipersenjatai dan menegakkan hukum.

Selain itu, setelah pemerintah Singapura mengeluarkan kebijakan tersebut, Muis menerima permintaan bimbingan tentang secara spesifik kewajiban agama untuk mengenakan hijab.

Muis mengatakan telah berkonsultasi dan melibatkan berbagai kelompok di sektor kesehatan, pejabat publik, pemimpin masjid dan guru agama Islam sebelum mengembangkan fatwa soal penggunaan hijab bagi wanita Muslim.

Muis juga menekankan pentingnya memastikan, wanita Muslim yang bekerja di tempat-tempat kerja tertentu dapat mengenakan hijab atas kemauan mereka sendiri dan tanpa paksaan apapun.

Fatwa tersebut, lanjut Muis, juga menyerukan penguatan hubungan antara komunitas yang berbeda.

Hal ini agar penampilan dan simbol keagamaan tidak menghalangi upaya penguatan kerukunan sosial di Singapura.

Termasuk juga untuk tenaga kesehatan yang perlu memahami pentingnya membuka bagian lengah di bawah siku saat merawat pasien.

“Ada yang berterima kasih karena fatwa itu tidak memaksa petugas kesehatan mengenakan penutup kepala. Karena ada yang memilih tetap tidak memakainya karena berbagai alasan. Sedangkan yang lain menyatakan harapan mereka fatwa ini akan mendorong lebih banyak perempuan Muslim bergabung dengan industri kesehatan, termasuk lulusan madrasah,” demikian pernyataan Muis.***

Surya Paloh: Momentum 2024 Paling Terbaik Bangun Pondasi Landasan Partai

0

Bogordaily.net – Para kader Partai NasDem diminta untuk tidak mempercayai seluruh hasil survei terkait elektabilitas partai.

Meskipun, dari hasil survei itu menunjukkan elektabilitas yang tinggi dari partai yang akan berusia 10 tahun itu.

“Momentum 2024 ini adalah momentum paling terbaik membangun pondasi landasan partai ini, untuk bisa tetap eksis satu abad ke depan,” ujar Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dalam workshop nasional di Hotel Redtop, Jakarta, Kamis (28 Oktober 2021).

Karena itu, tegas dia, partainya harus dapat berbicara banyak di pemilihan umum (pemilu) 2024.

Menurutnya, dengan militansi kader, Partai Nasdem akan berada di posisi tiga besar dalam kontestasi mendatang.

“Atas tekad dan semangat militansi kita bersama, kabar baik yang kita tunggu adalah partai ini akan berada di komposisi tiga besar,” ujar Surya.

Surya mengatakan, kader yang militan, adalah yang diperlukan Partai Nasdem untuk mencapai target tersebut.

Tanpa hal tersebut, menurutnya, sebanyak 100 wakil ketua umum pun tak akan cukup tanpa militansi tersebut.

“Saudara harus punya spirit, keyakinan, dan semangat yang militansi. Seberat apapun medan kompetisi perjuangan yang dihadapi, saudara harus berjuang dengan spirit dan semangat militan,” ujar Surya.

Dia berujar, sebagai partai politik tentu harus selalu menjalankan konsolidasi. Mesin partai politik pun dimintanya untuk terus dipanaskan hingga Pemilu 2024.

Di samping itu, ia menilai partai politik tidak bisa menjalankan mesin partai hanya saat menjelang pelaksanaan pemilihan umum semata.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk mengkhianati suara rakyat.

“Jadi tidak bisa dia hanya menunggu di ujung ya. Bagaimanapun juga kerja dan mesin partai itu harus tetap hidup dia tidak boleh tertidurkan,” ujar Surya.

Dia meminta, seluruh kader Partai Nasdem tak mempercayai seluruh hasil survei terkait elektabilitas partai.

Meskipun, dari hasil survei tersebut menunjukkan elektabilitas yang tinggi dari partai yang akan berusia 10 tahun itu.

“Momentum 2024 ini adalah momentum paling terbaik membangun pondasi landasan partai ini, untuk bisa tetap eksis satu abad ke depan,” pungkas Surya.***

RS Kota Bogor Koordinasikan Penurunan Harga PCR

0

Bogordaily.net – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan PCR.

Tarif tersebut sebesar Rp 275 ribu untuk Pulau Jawa-Bali, serta Rp 300 ribu untuk luar Jawa-Bali.

Saat ini, sejumlah rumah sakit di Kota Bogor masih berkoordinasi terkait penurunan harga PCR.

Kepala Bidang Pengembangan Bisnis Humas dan Mutu pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Armein Sjuhary Rowi mengatakan, harga PCR di RSUD Kota Bogor sudah turun dari Rp 445 ribu menjadi Rp 270 ribu per hari ini.

“Di RSUD Kota Bogor harga PCR ada perubahan menjadi Rp 270 ribu, dengan hasil yang bisa diambil maksimal 1 x 24 jam setelah pengambilan sampel,” ujar Armein kepada Republika, Kamis (28 Oktober 2021).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksie Humas dan Pemasaran RS PMI Kota Bogor Niken Churniadita Kusumastuti mengatakan, hari ini lab rujukan RS PMI Kota Bogor akan menurunkan harga PCR.

Hanya saja, terkait perbedaan harga PCR standar dan ekspress, pihaknya belum mengetahui bagaimana keputusan ke depannya.

Saat ini, kata dia, RS PMI sedang mengusahakan untuk memiliki laboratorium PCR sendiri.

Sehingga, tidak perlu ke laboratorium rujukan lagi, dan membuat harga pemeriksaan PCR menjadi satu harga.

Kendati demikian, dia memastikan, harga pemeriksaan PCR di RS PMI akan turun menyesuaikan dengan arahan Kemenkes.

“Pastinya akan turun, karena kan sudah ada arahan pemerintah. Nggak bisa juga kita nggak ikutin. Makanya kita berusaha punya laboratorium PCR sendiri, supaya lebih terjangkau,” kata Niken.

Sementara Humas RS Vania Kota Bogor Dede Nurhasan mengatakan, RS Vania akan mengikuti aturan harga PCR yang diputuskan pemerintah pusat. Hanya saja, saat ini penyesuaian harga tersebut belum berlaku.

Selain itu, sambung dia, akan ada perbedaan harga antara pemeriksaan PCR standar dan ekspress.

Diperkirakan, harga pemeriksaan PCR ekspress berada di atas angka Rp 275 ribu.

“Iya pastinya ada (perbedaan harga untuk PCR standar dan PCR ekspress. Karena kalau ekspress nggak mungkin segitu (Rp 275 ribu),” ujar Dede.***

Pemkab Bogor Berupaya Tingkatkan Produktivitas Cabai

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, tengah berupaya meningkatkan produktivitas komoditas unggulan jenis tanaman cabai di lahan seluas 59 hektar.

“Tahun 2020 produksi cabai Kabupaten Bogor 7.433 kuintal,” ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Rabu (27 Oktober 2021).

Ia mengaku bertekad meningkatkan produktivitas cabai di enam kecamatan tersebut, meski kini harga cabai sedang turun.

Enam kecamatan yang menjadi lokasi penanaman cabai yaitu Cigombong, Cijeruk, Caringin, Pamijahan, Dramaga serta Sukamakmur.

“Saat ini harga cabai kurang baik, mungkin karena kebutuhan akan cabai menurun. Dengan diberlakukannya PPKM banyak restoran dan rumah makan yang terdampak, tentunya berimbas kepada kebutuhan bahan-bahan makanan termasuk cabai,” paparnya.

Ade Yasin mengaku akan tetap menggenjot geliat perekonomian masyarakat lewat sektor pertanian, imbas pandemi.

“Saya sudah instruksikan kepada dinas-dinas terkait agar tak luput dan terus menggenjot perekonomian kita,” kata Ade Yasin.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu juga berharap pada produktivitas pertanian lainnya, termasuk penjualan tanaman hias yang malah mengalami lonjakan saat pandemi.

Pasalnya, ia mencatat hasil ekspor tanaman hias ke berbagai negara dari Kabupaten Bogor bisa menghasilkan devisia hingga Rp700 juta per hari.

“Terdapat 622 petani eksportir dari Kabupaten Bogor tergabung dalam 52 perusahaan yang mengeluarkan phythosanitary atau ijin ekspor, dengan rata-rata devisa negara Rp500 juta hingga Rp700 juta per hari,” kata Ade Yasin.

Kemudian, capaian lainnya di bidang pertanian yaitu produksi kopi robusta yang bisa menembus angka 4.004 ton dalam setahun, melebihi angka target tahunan yang hanya 3.000an ton.

“Kabupaten Bogor sangat kaya akan kekayaan alamnya, tanah-tanah yang subur dapat diolah untuk pertanian dan perkebunan. Sistem dan teknologi bidang pertanian yang kita edukasikan terus juga membuahkan hasil,” tuturnya.

Padahal, target produksi kopi robusta di Kabupaten Bogor yang sudah diproyeksikan hingga tahun 2023 yaitu hanya 3.726 ton setahun.

Tak hanya kopi robusta, petani di Kabupaten Bogor juga menghasilkan jenis kopi lainnya, yakni arabika sebanyak 473 ton dan seberat 542 ton.

Komisi IV Sidak Kelurahan dan Kecamatan Pastikan Aplikasi Solid dan Sahabat Berjalan Lancar

0

Bogordaily.net – Kehadiran aplikasi bantuan sosial terpadu (Solid) yang diluncurkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor tahun ini, menjadi sorotan bagi Komisi IV DPRD Kota Bogor. Sebab, aplikasi ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang mudah dalam hal bantuan sosial.

Untuk memastikan aplikasi solid berjalan lancar dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan sidak ke sejumlah kantor kelurahan dan kecamatan. Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, Said Muhamad Mohan dan diikuti sejumlah anggota komisi IV DPRD Kota Bogor ini menemukan fakta bahwa aplikasi Solid belum tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat dan petugas di kelurahan.

Komisi IV
Ketua Komisi IV, Said Muhamad Mohan.

“Hasil monitoring tadi, masyarakat masih belum tahu, belum mengerti. Sedangkan dari kelurahan masih belum cakap dan menguasai aplikasi ini. Rencananya kami akan melakukan sidak lagi di satu atau dua kelurahan, untuk selanjutnya kita koordinasi intens dengan dinsos,” ujar Mohan.

Aplikasi yang membantu warga untuk mendapatkan bantuan Pemerintah juga dihadirkan oleh bagian Kesra pada Setda Kota Bogor dengan nama Sistem Administrasi Hibah Bansos Terpadu (SAHABAT). Berdasarkan inspeksi langsung, Mohan pun mengungkapkan bahwa banyak pengajuan bansos yang ditolak tetapi tidak diinformasikan kepada masyarakat yang mengajukan.

“Masalah utamanya adalah usulan luncuran yang belum selesai di 2020 namun ditolak di 2021 karena administrasi. Namun, perubahan administrasi tersebut tidak terinformasi ke pengusul. Paling tidak ke operator kelurahan terinformasi juga, sehingga seharusnya bisa diperbaiki dan diusulkan lagi,” katanya.

Senada dengan Mohan, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mendorong agar Pemerintah mempermudah urusan sosial masyarakat. “Keberadaan aplikasi SOLID dan SAHABAT itu harusnya mempermudah masyarakat. Bukan mempersulit. Dan harus disosialisaikan massif. Ketidakmampuan membayar BPJS, masalah rumah rusak dan tidak layak huni, serta tidak berpenghasilan itu riil. Makanya butuh bantuan Pemerintah. Dan aplikasi harus mempermudah kehadiran Negara dalam masalah sosial ini”, tegas Atang.

Kapolri: Kalau tak Mampu Bersihkan Ekor, maka Kepalanya akan Saya Potong

0

Bogordaily.netKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kapolda, kapolres, hingga kapolsek untuk bisa menjadi teladan. Sigit tak segan untuk memotong ‘kepala’.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan bahwa ia tidak akan segan-segan memotong kepala yang tak becus membersihkan ekor.

“Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah berjuang. Menjadi teladan, pelayanan dan pahami setiap masalah dan suara masyarakat agar kita bisa ambil kebijakan yang sesuai,” tegas Kapolri.

Pernyataan Kapolri yang tegas dalam menyikapi kinerja kepolisian tersebut mendapat dukungan dan apresiasi beberapa pihak.

Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi Sapto Prabowo menilai bahwa arahan Kapolri itu serius dan menjadi warning untuk Kapolda hingga Kapolsek.

“Saya rasa itu ngga main-main ya, ngga normatif, serius itu. Itu warning untuk Kapolda, Kapolres dan Kapolsek,” ujar Johan.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PPP, Arsul Sani juga mendukung ketegasan Kapolri. Menurutnya, seruan saja memang tak cukup.

“Untuk memastikan bahwa Paradigma kepemimpinan di atas itu akan berjalan, tidak hanya berhenti pada seruan yang memang sanksi pengganti atau pemotongan pada  kepala ikan harus diterapkan,” katanya.

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry juga memandang serius arahan Kapolri yang dinilai sangat menjaga martabat institusinya.

“Statement Kapolri sebagai kepala nomor satu di indtitusi Polri bukan asal ngomong, kami menilai selama masa kepemimpinan beliau sebagai kepala Polri telah menunjukkan contoh uang baik dan beliau sangat mejaga martabat institusi,” ucapnya.***

 

Hasan Hanafi, Cendekiawan Muslim Kontemporer Mesir

0

Bogordaily.net – Pemikir sekaligus cendekiawan Muslim kontemporer terkemuka yang juga guru besar Filsafat di Fakultas Seni Universitas Kairo Mesir, Hassan Hanafi.

Hasan Hanafi dikabarkan telah meninggal dunia beberapa waktu lalu dalam usia 86 tahun.

Dilansir di Akhbarelyom, Hassan Hanafi dikenal sebagai salah satu pemikir Arab kontemporer yang paling terkenal di Mesir.

Karya dari buku-bukunya sudah mendunia dan menjadi bahan bacaan para mahasiswa di perguruan Tinggi Islam.

Di antara bukunya yang paling populer berjudul Warisan dan Pembaruan, Dari Transfer ke Kreativitas, Ensiklopedia Peradaban Arab, Dialog Timur dan Maghreb, dan lain-lain.

Almarhum lahir di Kairo pada 1935. Dia lulus dari Fakultas Seni Jurusan Filsafat Universitas Kairo pada 1956.

Kemudian melakukan perjalanan ke Prancis, di mana dia memperoleh gelar master dan doktor negara dari Universitas Sorbonne pada 1966.

Dia bekerja sebagai konsultan untuk program penelitian ilmiah Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dikreditkan dengan orang lain, dengan mengawasi pembentukan kembali Masyarakat Filsafat Mesir pada 1989.

Salah satu muridnya yang paling terkenal adalah almarhum pemikir Nasr Hamed Abu Zaid (1943-2010), Ali Mabrouk yang merupakan Asisten Profesor di Departemen Filsafat, Fakultas Seni, Universitas Kairo (1960-2016).

Almarhum memenangkan sejumlah besar penghargaan, terutama Penghargaan Penghargaan Negara pada 2009, Penghargaan Nil untuk Cabang Ilmu Sosial 2015.

Penghargaan Pemikir Bebas dari Polandia, secara resmi diberikan oleh Presiden negara tersebut.***

Komisi III DPRD Kota Bogor ‘Pelototi’ Pembangunan Infrastruktur Strategis

0

Bogordaily.net – Beberapa proyek infrastuktur strategis Kota Bogor hingga saat ini masih berjalan. Diantaranya adalah pembangunan alun-alun Kota Bogor, Masjid Agung, perpustakaan, pedestrian Juanda, dan revitalisasi jalur Surya Kencana. Proyek yang memakan anggaran miliaran rupiah ini pun sontak menjadi sorotan bagi Komisi III DPRD Kota Bogor.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin, mengungkapkan, bahwa pihaknya tengah menyoroti beberapa proyek strategis di Kota Bogor agar bisa selesai pada waktunya. “Tahun 2021 ini merupakan tahun pembangunan infrastuktur. Oleh karena itu Komisi III lebih banyak melakukan pengawasan dan sidak pekerjaan fisik, terutama pada pembangunan sarana publik,” kata Zaenul.

Salah satu proyek pembangunan yang disorot oleh Komisi III adalah alun-alun Kota Bogor. Proyek eks lahan taman topi yang menelan anggaran Rp13 miliar itu hingga saat ini pengerjaannya baru menyentuh angka sekitar 35 persen. “Proyek ini harus dipercepat pengerjaannya, apakah ditambah jumlah tenaga kerja atau jumlah peralatannya. Intensitas pekerjaan harus terus ditingkatkan tanpa harus menurunkan kualitas dan standar pembangunan yang ada, sehingga target bisa tercapai sesuai target,” kata pria yang akrab disapa ZM.

“Masalah lingkungan juga harus diperhatikan. Tidak ada penebangan pohon yang dihalalkan dalam setiap pembangunan. Ini harus menjadi perhatian serius karena RTH itu adalah paru-paru Kota Bogor,” tegasnya.

Selain pembangunan alun-alun, megaproyek lainnya yang menjadi sorotan adalah revitalisasi jalan Suryakencana. Sebab, proyek yang menelan anggaran Rp30 miliar dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ini mengalami keterlambatan sebesar 11 persen. “Jangan sampai anggaran yang sudah menggunakan pinjaman ini bermasalah dan terlambat, karena sisa waktu tinggal 68 hari lagi,” jelas ZM.

Penyelesaian Pembangunan Masjid Agung

Senada dengan Zaenul, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto juga menyoroti masalah penyelesaian pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, khususnya Masjid Agung. Pembangunan masjid Agung juga mengalami keterlambatan. Padahal, Masjid Agung sangat dinantikan penyelesaiannya karena sudah tertunda sejak 2015.

“Kita sudah anggarkan 32 M untuk pembangunan Masjid Agung di tahun 2021. Harapannya, bisa selesai di akhir 2021 dan dituntaskan pembangunan interiornya di tahun 2022. Untuk itu, pembangunan yang sedang berjalan harus dituntaskan sesuai target waktu tanpa mengurangi kualitas,” jelas Atang.

“Komisi terkait (Komisi III, red) tentu akan melakukan pengawasan optimal agar Masjid ini bisa segera dapat difungsikan. Masjid tempat ibadah dan doa kepada Allah. Jangan sampai terkatung-katungnya Masjid Agung ini menjadi kesalahan berjamaah”, pungkas Atang

Gandeng Ina Produk Indonesia, MenKopUKM Ingin Direktori Digital Perluas Pasar UMKM Tanah Air

0

Bogordaily.net – Upaya percepatan digitalisasi produk UMKM terus dilakukan berbagai pihak. Kali ini sinergi terjadi antara Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian BUMN serta PT Ina Produk Indonesia (InaProduct.com), dengan me-launching situs inaproduct.com.

Situs inaproduct.com ini berisikan direktori produk Indonesia. Mulai dari informasi lengkap pelaku dan brand lokal.

Termasuk UKM dari nama usaha, alamat, kontak, produk, hingga foto pabrik/workshop yang dengan mudah diakses semua pihak.

Sehingga mampu memperluas jaringan pemasaran baik lingkup dalam dan luar negeri.

Launching situs ini diresmikan oleh MenKopUKM Teten Masduki bersama Mendag M Lutfi, Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting dan Founder Inaproduct.com sekaligus Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah di gedung Smesco, Kamis (28 Oktober 2021).

Perhelatan launching ini juga disertai MoU (Memorandum of Understanding) antara Inaproduct.com dengan Kemenkop, Kemendag, Kemenperin dan Sarinah.

KemenKopUKM

Dalam sambutannya, MenKopUKM Teten Masduki mengatakan, MoU dengan InaProduct.com bertujuan untuk mendukung digitalisasi promosi dan pemasaran produk UMKM, melalui inisiasi platform direktori produk Indonesia InaProduct.com.

“Inaproduct.com bisa menjadi jembatan menghubungkan UMKM kepada buyer tak hanya di dalam tapi juga luar negeri. Situs direktori ini penting dalam mewujudkan UMKM benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi nasional,” katanya.

Selain itu, sambung MenKopUKM, situs direktori ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi UMKM, untuk dapat menyajikan produk andalan sesuai kebutuhan langsung dari tangan pertama, memberikan kemudahan bisnis, serta mendorong ekosistem bisnis yang kondusif, business matching, pelatihan, dan pameran online dan offline.

“Kami bersyukur harapan punya direktori ini terwujud. Tadinya kami pikir direktori ini bisa dibuat sendiri di KemenKopUKM, tapi lebih pas memang dibuat oleh swasta agar lebih sustain. Sehingga UMKM lebih produktif dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Dari data idEA September 2021, potensi ekonomi digital di Indonesia cukup menjanjikan, transaksi di e-commerce meningkat selama pandemi sebanyak 54 persen, lebih dari 3 juta transaksi per hari.

Pendapatan ekonomi digital mencapai 44 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 640 triliun meski ditengah pandemi, dan potensi ekonomi digital Indonesia senilai 124 juta dolar AS, atau sekitar Rp 1.700 triliun di tahun 2025.

MenKopUKM Teten mengapresiasi kerja sama yang diinisasi oleh PT Ina Produk Indonesia dengan KemenKopUKM, Kemendag, Kemenperin dan Sarinah.

Ia berharap ajang ini dapat memanfaatkan potensi ekonomi digital Indonesia secara maksimal, oleh UMKM yang bertransformasi digital.

Senada dengan hal tersebut, Mendag M Lutfi mengatakan, sejak dulu hingga saat ini perjuangan UMKM tak pernah berhenti.

Ia menyebut ada tiga permasalahan utama yang kerap kali dihadapi UMKM. Yakni UMKM kurang berpengalaman sehingga sulit beradaptasi, kurang jaringan dan kurang pendanaan.

“Dengan inaproduct.com ini bisa menjembatani permasalahan UMKM dari sisi networking. Mudah-mudahan begitu situs ini berjalan, bisa langsung menjual produk UMKM yang lebih baik dan berdaya saing,” imbuh Lutfi.

Mendag menyatakan, pihaknya siap berkomitmen bersama KemenKopUKM untuk bisa mengelola UMKM bukan hanya dari sisi supply side tetapi juga demand side.

Tak hanya itu, Kemendag bersama KemenKopUKM juga bersama-sama membina pasar industri halal, dan menjadikan Jakarta sebagai kiblat fesyen muslim dunia melalui produk lokal.

“Saya siap bersama di belakang pak Teten panglima tempur UMKM, untuk mendorong UMKM menjadi jagoan regional dan global,” tegasnya.

Founder inaproduct Budihardjo Iduansjah mengatakan, akibat situasi pandemi, muncul keinginan untuk membantu ekonomi nasional.

Dengan cara mendata pelaku & brand lokal termasuk UKM, kemudian membuatkan ekosistem untuk menjadi tuan rumah di dalam negeri sendiri dan ekspor.

“Agar pemulihan ekonomi bisa dipercepat maka inaproduct.com hadir sebagai start up baru yang dilandasi idealisme nasionalisme, untuk membantu pemerintah dan seluruh pelaku lokal. Platform Direktori Produk Indonesia inaproduct.com ditargetkan bisa mendata sekitar 5.550 usaha besar, 45.000 usaha menengah dan 193.000 usaha di seluruh Indonesia,” terang Budiharjo.

Lebih lanjut ia menyatakan, seiring dengan program pemerintah digitalisasi dan hilirisasi serta program BBI (Bangga Buatan Indonesia) maka direktori digital sangat diperlukan.

Budihardjo berterima kasih atas dukungan berupa MoU dari KemenKopUKM, Kemendag, Kemenperin dan PT Sarinah yang membantu mengembangkan produk dan brand Indonesia.

Termasuk UKM yang diwujudkan dalam MoU bersama pada hari ini dan mendukung SMESCO, sebagai pusat produk dan brand Indonesia juga UKM melalui berbagai pameran, pelatihan-pelatihan dan aktivitas lainnya.

Di kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting menuturkan, kehadiran inaproduct.com mampu mendorong pemasaran produk lokal secara lebih luas dan efisien, sehingga memberikan peluang transaksi lebih besar lagi.

“Kementerian BUMN bersama BUMN telah ikut mendigitalisasi UMKM lewat Pasar Digital (PaDi) UMKM. Di mana saat ini terdapat 58 BUMN yang telah tergabung dan hingga akhir tahun ditargetkan sebanyak 98 BUMN, dengan transaksi mencapai Rp 13,8 triliun sebanyak 188.000 transaksi yang melibatkan 11.818 UMKM. Secara garis besar, sangat memungkinkan PaDi ini juga tergabung dan berkolaborasi dengan platform inaproduct.com,” pungkasnya.***

(Gibran)