Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6660

Pamer Senjata Api di Cafe, Video Pria Ini Jadi Viral

0

Bogordaily.net – Video seorang pria di Lamongan mendadak viral. Viralnya video tersebut lantaran pria ini memamerkan sejata api di tempat umum.

Pada video yang berdurasi 19 detik itu seorang pria yang berkaos putih bergaya layaknya seorang bos gangster.

Video yang diduga diambil di salah satu cafe ternama di Kota Lamongan itu juga memperlihatkan sang pria memegang cerutu yang dinyalakan salah satu anak buahnya.

Sambil menghisap cerutu, tak lama pria tersebut membuka kotak yang ternyata berisi senjata.

Salah satu senjata berupa pistol di dalam kotak tersebut diambil, magasin dimasukkan, dikokang, dan bergaya ditembakkan. Terdengar suara pelatuk pistol ditekan berkali-kali.

Ulah pria dalam video itu menjadi sorotan masyarakat dan membuat polisi akhirnya turun tangan untuk mengungkap video tersebut.

Satreskrim Polres Lamongan dalam hal ini Unit 2 Pidter telah melakukan pengecekan lokasi pembuatan video serta pengguna senjata yang sedang viral di media sosial itu.

Polisi membenarkan video tersebut berlokasi di Lamongan. Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri mengatakan pihaknya telah mengetahui siapa pria pamer pistol itu.

“Kami telah meminta keterangan yang bersangkutan. Dan yang bersangkutan juga kami minta untuk membuat video klarifikasi,” kata Yoan.(dtk/sh)

 

Niat Membantu, Eh Malah Bikin Runyam

0

Bogordaily.net – Niat membantu orang lain memang merupakan tindakan yang baik. Namun, bagaimana kalau saat kita turun tangan untuk membantu seseorang, hal buruk malah terjadi dan membuat keadaan jadi runyam?

Hal inilah yang dialami seorang perempuan yang terekam CCTV dan diunggah akun TikTok @bebebtio yang dikutip suara.com. Dalam video tersebut terlihat tiga orang lelaki yang sedang membawa sebuah kaca besar.

Mereka ingin memasukkan kaca tersebut ke dalam rumah. Melihat ketiga lelaki itu kesulitan, seorang perempuan buru-buru menghampiri mereka bertiga. Namun hal terjadi sungguh mengejutkan.

Baru saja ia menyentuhnya, seketika kaca tersebut malah mendadak retak dan pecah. Hal ini membuat mereka terdiam sejenak keheranan.

Video tersebut pun menarik perhatian warganet, dengan judul “Definisi: niatnya bantuin malah nyusahin”. Sampai saat ini video tersebut telah dilihat lebih dari 10 juta kali dengan beragam komentar lucu.

“Auto panas dingin tu mbaknya,” kata @yoxxxx05.

“Kalo gua jadi mbaknya udah sih serasa hilang dari bumi,” ungkap @yusxxxxham.

“Gue kira mbaknya mau kagetin bapak yang pake baju merah eh ternyata “diam membawa bahaya”,” ujar @kim_xxxr.1.

 

Pink Beach! Pantai Cantik di Pulau Komodo, Bikin Lelah Langsung Hilang

0

Bogordaily.net – Pantai cantik satu ini  memiliki hamparan pasir bewarna Pink yang merupakan destinasi paling dicari karena keindahannya yang memukau mata.

Pantai cantik nan eksotik ini berada di Pulau Komodo, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur.

Melansir dari berbagai sumber, banyak wisatawan datang ke Taman Nasional Komodo, Pink Beach. Destinasi ini kian ramai oleh pengunjung.

Setiap kapal wisata yang mengantar para pengunjung untuk melihat Komodo pasti tak akan melewatkan untuk berlabuh ke Pink Beach juga.

Nah pantai yang berwarna merah muda ini berasal dari hewan yang berukuran sangat kecil bernama Foraminifera yang kemudian memberikan pigmen merah pada koral.

Kemudian, koral-koral cantik berwarna pink tersebut akan terbawa oleh deburan ombak menuju ke pesisir.

Pink

Lalu hancur menjadi serpihan dan butiran-butiran halus yang kini menjadi pasir pantai yang berwarna pink. Cantik banget!

Sementara itu, untuk perjalanan menuju ke Pink Beach dari Labuan Bajo memerlukan waktu sekitar 3,5 Jam. Walaupun memakan waktu lumayan lama.

Namun, pemandangan laut nan cantik langsung membuat para wisatawan takjub akan keindahannya.

Disini pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas seperti bermain pasir, snorkling dan diving.

Ada berbagai karang dan hewan laut yang bisa anda lihat langsung dibalik air laut yang sebening kristal ini.***

Sambut Hari Santri, Pemerintah Kecamatan Kemang Gelar Istighosah dan Vaksinasi

Bogordaily.net – Menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021. Pemerintah Kecamatan Kemang, menggelar Istighosah, vaksinasi dan donor darah di Pesantren Aza, Desa Kemang, Kecamatan Kemang. Kamis 21 Oktober 2021.

Ratusan warga yang tergabung dalam wadah Nahdhatul Ulama (NU) dan masyarakat mengikuti vaksinasi dalam rangkaian peringatan hari santri. Kegiatan digelar dalam rangka mendukung pemerintah program percepatan vaksinasi.

Camat Kemang Edi Suwito mengatakan, kegiatan vaksinasi yang digelar oleh Kecamatan Kemang bekerjasama dengan MUI Kecamatan Kemang, dan Puskesmas Kemang bertempat di Pondok Pesantren AZA Desa Kemang. Pada vaksinasi hari ini panitia menyediakan 300 dosis vaksin.

“Ini sebagai rangkaian Hari Santri Nasional. Apa yang dilakukan merupakan bentuk dukungan percepatan vaksinasi Covid-19, yang dihelat pemerintah agar targetnya mencapai 70 persen. Serta ikut mensukseskan kekebalan komunal atau herd immunity sehingga bisa menekan angka penyebaran Covid-19,” ujar Camat kepada wartawan.

Masih kata Camat, selain kegiatan vaksinasi Covid-19, panitia juga mengadakan donor darah dan membuka bazzar UMKM.

“Saya berharap dengan vaksinasi hari ini bisa membantu pencapaian percepatan vaksinasi di Kecamatan Kemang,” pungkasnya.(Ruslan)

 

Hari Santri, Gubernur Jateng dan ASN Ngantor Pakai Sarung

0

Bogordaily.net – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng ngantor memakai sarung pada Hari Santri Nasional.

“Kami hari ini ikut merayakan Hari Santri Nasional, jadi ngantor pakai sarung,” kata Ganjar di Semarang, bersumber dari Antara, Jumat (22 Oktober 2021).

Gubernur Jawa Tengah pada Kamis (21 Oktober 2021) mengeluarkan surat edaran tentang peringatan Hari Santri Nasional.

Mewajibkan seluruh ASN yang beragama Islam di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengenakan pakaian ala santri saat bekerja di kantor pada Hari Santri Nasional.

“Jadi Insya Allah ASN di Pemprov Jateng semua menggunakan sarung dan pakaian santri. Untuk ASN yang beragama lain, boleh menyesuaikan dan tidak wajib,” katanya.

Gubernur berharap peringatan Hari Santri Nasional bisa menjadi momentum untuk meneladani semangat jihad para ulama dan santri dalam berjuang merebut kemerdekaan.

“Saat itu, siapa pun di antara kita bisa berkontribusi pada keberlangsungan pembangunan bangsa dan negara, maka tidak sedikit, pondok pesantren saat itu juga menjadi titik-titik perjuangan. Hari ini, kita teladani semangat para ulama dan para santri itu,” katanya.

Ganjar berharap para santri masa kini bersikap adaptif serta bisa menjadi inspirasi.

“Santri itu persis dengan siswa, tapi ilmu agamanya lebih dalam, sehingga kalau kita bicara kecerdasan spiritualnya sudah bagus, maka membangun kecerdasan intelektual dan emosionalnya tinggal menyesuaikan saja. Maka, santri ini memang sesuatu yang lengkap. Selamat Hari Santri,” katanya.***

AJI Bandar Lampung Kecam Intimidasi Jurnalis Suara.com oleh Oknum Jaksa

0

Bogordaily.net – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung melontarkan kecamannya atas tindakan tindakan oknum jaksa Anton Nur Ali yang melakukan intimidasi kepada jurnalis Suara.com, Ahmad Amri.

Jurnalis Suara.com Ahmad Amri diintimidasi saat meminta konfirmasi jaksa Anton mengenai dugaan adanya pemberian uang dari keluarga terpidana.

Intimidasi ini terjadi di ruang lantai 2 salah satu gedung Kejati Lampung, Jumat 22 Oktober 2021. Ketua AJI Bandar Lampung Hendri Sihaloho mengecam perilaku oknum jaksa terhadap jurnalis Suara.com Ahmad Amri.

“Lewat intimidasi itu, oknum jaksa yang dimintai konfirmasi berupaya membungkam Amri menyampaikan kebenaran,” kata Hendri, Jumat 22 Oktober 2021.

Seyogianya, kata Hendri, yang bersangkutan cukup menjawab hal yang ditanyakan Amri. Tak perlu mengancam, apalagi sampai membawa dua orang untuk mencari Amri.

Hendri mengatakan, tugas jurnalis adalah memberikan informasi sedemikian rupa. Sehingga, orang dapat menilainya dan kemudian memutuskan sendiri apa yang harus dipikirkan.

Sebagai bagian dari pers, Hendri menjelaskan, jurnalis memiliki peran yang sangat spesifik dalam masyarakat. Melalui informasi, jurnalis memberdayakan warga negara untuk memperkuat institusi demokrasi dan demokrasi itu sendiri.

Lebih dari itu, menurut dia, keberadaan jurnalis untuk menjaga hak-hak publik, di antaranya hak atas informasi.

“Karena itu, mengintimidasi jurnalis atau apa pun bentuk kekerasan lainnya berarti mengebiri hak publik memperoleh informasi,” tutur Hendri.

“Saya meminta semua pihak untuk menghormati kerja-kerja jurnalistik. Selain dijamin UU 40/1999 tentang Pers, jurnalis bekerja untuk publik,” tandasnya.***

Ratu Elizabeth Sudah Kembali ke Istana, Setelah Sempat Dirawat

0

Bogordaily.net – Ratu kerajaan Inggris, Elizabeth sempat menginap selama satu malam di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan awal.

Ratu Inggris berusia 95 tahun itu, saat ini sudah kembali ke kediamannya di Istana Windsor pada Kamis (21 Oktober 2021).

Selama bertahun-tahun sebelumnya, baru kali ini Ratu Elizabeth bermalam di rumah sakit.

Sang pemimpin kerajaan tertua dan terlama di dunia itu pada Rabu (20 Oktober 2021) membatalkan kunjungan resmi ke Irlandia Utara.

Istana mengatakan Ratu sebelumnya disarankan oleh staf medisnya agar beristirahat.

Istana juga menyatakan bahwa penyakit Ratu tidak terkait dengan Covid-19.

“Untuk mengikuti saran medis agar beristirahat selama beberapa hari, Ratu pergi ke rumah sakit pada Rabu sore untuk menjalani beberapa pemeriksaan awal. Beliau kembali ke Istana Windsor saat makan siang hari ini, dan tetap dalam keadaan semangat,” kata istana melalui pernyataan, Kamis (21 Oktober 2021).

Seorang sumber di kerajaan mengungkapkan bahwa Ratu Elizabeth bermalam di King Edward VII di pusat kota London atas alasan praktis.

Elizabeth, yang juga merupakan ratu dari belasan negara Persemakmuran lainnya. Termasuk Australia, Kanada dan Selandia Baru.

Pada Kamis sore sudah kembali bekerja dan menjalankan beberapa tugas ringan, kata sumber itu.

Pada Selasa (19 oktober 2021) malam, Ratu menyelenggarakan resepsi di Windsor bagi para miliarder pemimpin bisnis.

Hadir di sana Bill Gates, setelah Perdana Menteri Boris Johnson mengadakan konferensi investasi ramah lingkungan menjelang KTT iklim COP26.

Selama resepsi pada Selasa, Ratu tampak sehat. Ia tersenyum bahagia saat bertemu dengan para tamu.

Sang kepala negara yang tahun depan akan merayakan 70 tahun masa bertakhta itu dikenal memiliki kesehatan yang sangat baik.

Terakhir kali ia diperkirakan menghabiskan malam di rumah sakit adalah pada 2013. Ketika itu, Ratu memiliki gejala gastroenteritis.

Pada 2018, Ratu menjalani operasi yang sukses untuk mengobati katarak mata yang dideritanya dan pada 2003 menjalani operasi lutut.

Awal tahun ini, suami Ratu Elizabeth, Pangeran Philip, mengembuskan napas terakhir di Istana Windsor.

Philip wafat saat berusia 99 tahun dan sudah mendampingi Elizabeth selama lebih dari 70 tahun.

Kepergian Pangeran Philip tidak menghentikan Elizabeth untuk terus lanjut menjalankan tugas-tugas resmi.

Namun seiring dengan usianya yang semakin bertambah, Ratu telah menyerahkan lebih banyak tugas kepada puteranya.

Sang ahli waris, Pangeran Charles serta kepada anggota-anggota keluarga lainnya di kerajaan.

Awal Oktober ini, Ratu untuk pertama kalinya terlihat menggunakan tongkat di depan umum, selain setelah menjalani operasi lutut.***

OMG! Putri Pangeran William dan Kate Middleton Jadi Bocah Terkaya di Dunia

0

Bogordaily.net – Putri Pangeran William dan Kate Middleton disebut-sebut sebagai bocah terkaya di dunia.

Adalah Putri Charlotte disebut-sebut punya kekayaan mencapai US$ 4 miliar atau sekitar Rp 56 triliun. Saat ini Charlotte sendiri masih berusia enam tahun, namun hartanya sangat fantastis.

Kekayaannya itu diungkap oleh studi terbaru Electric Rides on Cars. Berdasarkan penelitiannya menyebutkan bahwa kekayaan Putri Charlotte bahkan melebihi kakaknya, Pangeran George yang merupakan calon Raja Inggris itu.

Para ahli menduga bahwa harta Charlotte tersebut datang dari berbagai perhiasan ibunya yang akan diwariskan untuknya. Begitu juga dengan sejumlah tiara-tiara milik nenek buyutnya yang akan digunakan ketika dewasa nanti.

Ada rumor yang mengatakan bahwa Putri Charlotte akan mendapatkan sebuah peninggalan dengan nilai besar dari mendiang neneknya, Putri Diana. Meski, Putri Charlotte berada di urutan keempat untuk tahta, namun dia tidak perlu khawatir secara finansial karena kekayaannya yang sudah banyak sejak usia dini.

Putri Charlotte bukan satu-satunya anak terkaya di dunia. Putri Beyonce, Blue Ivy posisinya berada di bawah Charlotte dengan kekayaan mencapai US$ 2 miliar.(dtk/sh)

 

Kisah Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah yang Penah Kelaparan Saat di Mesir

0

Bogordaily.net – Ulama-ulama dari zaman dahulu hingga sekarang memilki kisah dan pengalaman yang sangat berkesan membuat mereka terlatih dalam mengarungi Dunia.

Sebagian kisah di antara mereka karena tidak memiliki cukup uang akhirnya mencari kertas-kertas dipinggir jalan.

Untuk sekedar menulis faidah-faidah yang didapatkan dari gurunya dan masih banyak lagi.

Dalam kitab Masyahidul Jalal Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah, penulis dan pentahqiq yang terkenal itu.

Ketika kuliah di Mesir ternyata pernah mengalam masa-masa susah. Kiriman dari keluarganya tak kunjung datang dan yg tersisa di sakunya hanya 13 qirsy.

Hari itu tepat hari Kamis, beliau sedang berpuasa dan tidak memiliki jatah untuk berbuka. Beliau berangkat kuliah tanpa memakan sesuap nasi.

Sepulang kuliah beliau melintasi warung, pada akhirnya beliau hanya memakan sup dan roti. Makanan paling murah di kedai tersebut.

Setelah pulang ke asramanya nya, uang yang tersisa 10 Qirsy dipinjam tetangga kostnya 5 Qirsy.

Beliau menahan lapar ini sampai Sabtu pagi. Rasa lapar yg ia tahan itu sampai nampak di wajahnya. Itu memancing rasa penasaran temannya untuk menanyakan.

“Apa yg terjadi padamu?” tanya temannya

Beliau menjawab, “Tidak apa-apa,”

Temannya berkata dg sedikit mendesak, “Aku melihat wajahmu berubah, ceritalah padaku,”

Baru beliau menjawab, “Aku kelaparan sejak dua hari lalu,”.

Kawannya pun mengajak Syaikh Abu Ghuddah ke rumahnya dan memberi beliau makanan.

Pada akhirnya beliau meminjam uang kepada temannya tersebut untuk tetap dapat bertahan hidup di Mesir.***

Kafilah Sumbar Maju ke Final STQ Nasional 2021

0

Bogordaily.net – Kafilah Sumatera Barat (Sumbar) Rusydi Haris Dwiputra melaju ke babak final Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI 2021 di Sofifi, Maluku Utara pada Kamis (21 Oktober 2021).

Rusydi tampil di babak final dengan nomor urut enam bersaing dengan dua peserta lainnya pada lomba yang digelar di Aula DPRD Maluku Utara.

Cabang Tafsir Bahasa Arab diawali dengan pembacaan soal untuk menguji hafalan Al Quran peserta.

Dewan hakim akan membacakan ayat Al Quran dan kemudian peserta diminta melanjutkan sebanyak empat soal.

Usai soal tahfiz dilanjutkan dengan pertanyaan seputar tafsir Al Quran dalam bahasa Arab.

Peserta diminta menjelaskan makna ayat yang telah ditentukan oleh dewan hakim.

Rusydi lahir di Solok pada 28 Juni 2000 dan saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester III Sastra Arab Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

Sosok yang hafal Al Quran 30 juz sejak usia SMP tersebut menempuh pendidikan SD di Solok, kemudian Darul Hufaz dan melanjutkan ke MAN 1 Solok.

Sebelumnya Rusydi pernah mengikuti ajang nasional tahfiz 10 juz di Jakarta dan tahfiz 20 juz di Kalimantan Utara

Untuk persiapan Rusydi berlatih minimal satu jam per hari bahkan juga latihan secara daring bersama pelatih.

“Fokus latihan kepada hafalan dan tafsir,” kata dia.

Ia mengakui kesulitan dalam bertanding di bidang tafsir bahasa Arab adalah harus menghafal ayat, memahami makna dan asal usul turunnya ayat.

Anak kedua dari 10 bersaudara itu pun optimistis bisa meraih kemenangan kendati tidak mematok target.

“Kalau pasang target akan jadi beban,” ujarnya.

Ia mengakui sempat merasa gugup jelang tampil bahkan kesulitan makan namun alhamdulillah saat tampil tidak ada kendala berarti.

Untuk pengumuman nilai peserta akan ditampilkan secara daring pada Kamis malam.

Sementara itu, Kepala Biro Bina Mental dan Kesra Pemprov Sumbar Syaifullah menyampaikan keikutsertaan Sumbar dalam STQ tidak hanya semata mengejar kemenangan namun juga turut serta menegakkan syiar Islam.***