Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 6686

Libur Nasional Maulid Nabi, Poliklinik RSUD Kota Bogor Tutup

0

Bogordaily.net – Menurut edaran dari Kementerian Agama tentang perubahan jadwal cuti nasional, Poliklinik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor tutup.

Poliklinik pada Selasa, 19 Oktober 2021 akan buka seperti biasa, dan Rabu, 20 Oktober 2021 tutup.

Untuk informasi lengkap perihal layanan RSUD Kota Bogor, dapat menghubungi 0821-8388-3851 melalui pesan WA center.***

Setiap Tahun Banjir di Bojong Jengkol Terus Terjadi

Bogordaily.net – Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya, sebagian rumah warga di Bojong Jengkol RT 01 RW 05 Desa Cilebut Barat, Kabupaten Bogor mengalami musibah kebanjiran.

Warga setempat Jodi menuturkan, banjir yang dialami sebagian rumah warga tersebut, diduga karena solokan atau drainase air sempit dan tersumbat akibat banyaknya sampah. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya pembangunan kios yang memakan lahan saluran air.

Ketinggian air dari banjir bisa mencapai pinggang orang dewasa, bahkan kendaraan sepeda motor yang parkir terendam air banjir berwarna kecoklatan, hingga melewati bagian mesin kendaraan.

“Beberapa warga yang rumahnya mengalami kebanjiran sudah mengantisipasi sebelumnya dengan membuat tanggul serta meninggikan bangunan, namun tetap saja banjir melibas masuk dari teras depan rumah yang mengakibatkan kerugian terhadap barang-barang eletronik didalam rumah warga,” kata Jodi.

Jodi menyayangkan setiap tahun banjir selalu berulang, tanpa kunjung ada solusi. Bahkan seiring dengan waktu volume air terus mengalami peningkatan. Warga menyakini, lanjut Jodi, hal itu bukan disebabkan faktor alam namun karena keserakahan manusia.

“Jika dibanding sebelumnya, kali ini banjir yang paling parah,” kata Jodi.***

PPKM Kota Bogor Turun Level 2, Bima Arya Senang

0

Bogordaily.net – Pemerintah pusat yang telah mengubah penurunan status level PPKM untuk wilayah aglomerasi. Atas keputusan tersebut, Kota Bogor kini berubah status menjadi level 2.

Mendengar kabar tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya menyambut baik keputusan pemerintah yang membuat Kota Bogor lebih baik dari yang sebelumnya tertahan cukup lama di level 3.

Perubahan metode tersebut dilakukan lantaran ada beberapa wilayah yang tertahan untuk turun level. Cakupan vaksinasi di salah satu wilayah aglomerasi belum mencapai 50 persen dengan Kabupaten Bogor untuk sama-sama menuntaskan vaksinasi.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat dalam mempertimbangkan kembali sistem aglomerasi dalam penentuan level ini didengar. Sehingga Kota Bogor bisa turun ke level dua. Karena capaian vaksin kita baik (hampir 90 persen),” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya usai briefing staff di Balaikota Bogor, Selasa 19 Oktober 2021.

Untuk itu, Bima Arya menyampaikan, Kota Bogor siap berkolaborasi dengan Kabupaten Bogor untuk sama-sama menuntaskan vaksinasi.

“Kami menerima vaksinasi dari warga kabupaten dan non-KTP Kota Bogor lainnya yang mau divaksin ya dipersilahkan. Kita siap untuk membantu kabupaten sama-sama kita tuntaskan vaksinasi,” katanya.

Mengenai relaksasi level 2, Bima Arya menyebut akan menyosialisasikan peraturan terbaru untuk disesuaikan oleh sektor-sektor di lapangan.

“Misalnya mall sekarang sudah bisa menerima pengunjung anak-anak, kemudian juga tempat tempat publik, tempat hiburan bisa dibuka dengan pembatasan kapasitas. Ada beberapa lagi yang akan kita sosialisasikan untuk disesuaikan di lapangan. Namun dengan catatan, prokesnya tetap diperketat,” bebernya.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 yang dikeluarkan Mendagri Muhammad Tito Karnavian pada 18 Oktober 2021, disebutkan bahwa:

– Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kecuali SLB 62 persen, PAUD 33 persen.

– Tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 2 (dua) dengan maksimal 75 persen, dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

– Supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai dengan jam 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen.

Khusus supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Anak dibawah 12 tahun diperbolehkan masuk dengan syarat didampingi orang tua.

– Kafe, resto, warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan jam 21.00 dengan maksimal pengunjung makan 50 persen dari kapasitas dan waktu makan maksimal 60 menit yang pengaturan teknis diatur oleh Pemerintah Daerah.

Restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi sampai dengan maksimal jam 00.00.

– Perhotelan wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, kapasitas maksimal 50 persen. Ballroom, ruang rapat, diizinkan buka dan kapasitas maksimal 50 persen, serta penyediaan makanan dan minuman pada fasilitas tersebut disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.

– Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen dan jam operasional sampai dengan jam 18.00.

– Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol Kesehatan ketat sampai dengan jam 21.00 waktu setempat yang pengaturan teknisnya yang diatur oleh Pemerintah Daerah.

– Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen dengan menerapkan protokol kesehatan, wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

– Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen, dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

– Kegiatan di pusat kebugaran/gym diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

– Pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat.***

Pansus Raperda Bogor Kota HAM Gelar Ekspose Dengan Pemkot Bogor

0

Bogordaily.net – Panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Bogor Kota Hak Asasi Manusia (HAM) menggelar ekspose pertama kali dengan Pemerintah Kota Bogor untuk menjelaskan tujuan dan isi dari raperda yang merupakan inisiatif dari DPRD Kota Bogor, Senin 18 Oktober 2021.

Ketua pansus raperda Bogor Kota HAM, Achmad Rifki Alaydrus, mengawali ekspose dengan menjelaskan pengertian dari HAM sendiri adalah kebebasan dasar dan hak-hak dasar manusia, yang melekat pada manusia secara kodrati sebagai anugrah Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karena itu, Rifki menegaskan, bahwa Negara, Pemerintah, atau organisasi apapun mengemban kewajiban untuk mengakui dan melindungi hak asasi manusia pada setiap manusia tanpa kecuali.

Kota HAM
Expose Pemerintah Kota Bogor menjelaskan tujuan dan isi dari raperda yang merupakan inisiatif dari DPRD Kota Bogor, Senin 18 Oktober 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Ini berarti bahwa hak asasi manusia harus selalu menjadi titik tolak dan tujuan dalam penyenggaraan kehidupan bermasyarakatan, berbangsa dan bernegara. Sehingga ini menjadi dasar dari kami untuk menyusun raperda inisiatif ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rifki mengatakan, sebagai pelaksanaan amanat undang-undang dasar 1945 dan undang-undang nomer 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia.

Pemerintah Kota perlu untuk menetapkan peraturan daerah tentang Bogor Kota HAM untuk lebih mendorong perwujudan Kota Bogor yang menghormati, memenuhi, melindungi, menegakkan dan memajukan HAM bagi segenap warganya.

Sehingga pelaksanaannya yang terencana dan sistematis untuk memajukan HAM oleh Pemerintah Daerah ini dirumuskan dengan visi misi dan penyelenggaraan Bogor Kota HAM, yang harus melandasi dan mewarnai setiap program pembangunan daerah.

“Dengan adanya penyelenggaraan Bogor Kota HAM ini diharapkan terciptanya kondisi ekonomi, sosial, politik dan budaya warga Kota Bogor yang menunjukan keadilan dan solidaritas sosial yang berkelanjutan sebagai syarat terwujudnya masyarakat adil dan sejahtera,” paparnya.

Namun lebih penting, menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, HAM harus berlandaskan Pancasila, terutama sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.***

Muncul Ancaman Demo dari Fans, MU Mulai Ketar-Ketir

0

Bogordaily.net – Raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan tengah ketar-ketir akan keamanan pada laga akbar melawan sang seteru, Liverpool, Minggu 24 Oktober 2021 mendatang.

Masih segar dalam ingatan bahwa pada bigmatch Manchester United vs Liverpool musim lalu yang digelar pada Mei kemarin, fans Setan Merah menggelar demo besar-besaran di Old Trafford.

Buntut dari kejadian tersebut, para pemain United tak diizinkan untuk keluar dari Hotel Lowry tempat mereka menginap. Laga pun mengalami penundaan.

Kala itu, protes besar-besaran dilakukan suporter Manchester United terhadap pemilik klub, Keluarga Glazer atas keputusan untuk ikut berpartisipasi di European Super League.

Kekhawatiran Manchester United

Kini seperti dilansir Daily Star, Manchester United kabarnya tengah berkonsultasi dengan pihak Kepolisian Greater Manchester menyusul adanya rumor soal rencana demo besar-besaran.

Sejumlah fans Manchester United lewat akun media sosial mereka mengungkapkan rencana untuk menggelar aksi protes ‘Ronde Kedua’ di luar Old Trafford pada akhir pekan nanti.

Kini, Manchester United dan Kepolisian Greater Manchester pun diklaim mulai memperketat pengamanan di sekitar area stadion Old Trafford.

Jadwal Berat Manchester United

Manchester United kini tengah menjalani jadwal padat nan berat. Akhir pekan kemarin, Setan Merah sudah merasakan kekalahan 2-4 kala menyambangi markas Leicester City.

Setelah lawatan ke markas Leicester, Manchester United harus berturut-turut harus berhadapan dengan Liverpool, Tottenham, dan Manchester City di Premier League.

Di sela-sela sederet bigmatch Premier League tersebut, Manchester United juga harus dua kali menghadapi tim kuda hitam Italia, Atalanta di pentas Liga Champions.(bt/sh)

Bima Arya Ingatkan Jajarannya Siaga Bencana

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengingatkan jajarannya agar siaga mengantisipasi bencana. Terlebih saat ini curah hujan tinggi. Ia pun meminta Disperumkim mengantisipasi frekuensi pohon tumbang, walaupun pohon tumbang masuk ke dalam force majeure.

“Para camat, lurah, BPBD, frekuensi curah hujan semakin tinggi, semuanya waspada. Saya minta apparat wilayah untuk atensi titik-titik rawan banjir, kegiatan normalisasi, drainase, saluran air tolong digiatkan,” ujarnya saat memimpin briefing staf di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Selasa 19 Oktober 2021.

Namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan Disperumkim, di antaranya menebang pohon yang rawan tumbang dan ia sudah menghimbau kepada warga jika cuaca buruk agar bisa mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Camat, lurah tolong siaga semua terutama kalau hujan, dipantau lokasi rawan banjir karena sekarang sudah memasuki musim hujan yang sangat ekstrim,” tegasnya.

Di sisi lain, saat ini hampir semua aktivitas dan mobilisasi warga sudah mengarah ke normal yang tentunya harus diikuti juga dengan normalisasi aktivitas ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Namun beberapa hari yang lalu ia menemukan sampah yang masih menumpuk di jalan protokol Kota Bogor.

“Tolong sampah, parkir semua rapi lagi. Kita pastikan kerapihan, kebersihan dan ketertiban kota. Saya minta warung-warung rawan miras ditertibkan, harus antisipasi sudah PTM terutama sekolah rawan tawuran, warungnya tutup begitu ketahuan ada yang membeli miras,” katanya.

Dia kembali mengingatkan agar media sosial dinas, kecamatan, kelurahan termasuk media sosial pribadi lurah, camat dan kepala OPD untuk menandai media sosial pribadinya. Sehingga kegiatan yang memang perlu diekspos bisa di repost atau di posting ulang.

“Saya minta dimonitor PIC dan jubirnya, jadi semua terintegrasi. Dari data si-Badra ada Top 10 topik pengaduan publik yakni, PJU, Jalan rusak, ketertiban umum, sampah, air pdam, bantuan sosial dan kemacetan di respon,” ujarnya.***

Peringati Hari Hak Asasi Binatang, Sahira Butik Pakuan Ajak Anak Mengenal Kelinci

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Hak Asasi Binatang, Kids Activity kali ini di Sahira Butik Pakuan bertemakan tentang “Mengenal lebih Dekat Kelinci” untuk anak-anak.

Bekerja sama dengan KPAI Kota Bogor, kegiatan ini bisa diikuti oleh anak-anak yang menginap di Hotel Sahira Butik Pakuan, pada Minggu 17 Oktober 2021.

Mengenal

Pukul 08.00 pagi, anak-anak bisa melihat dan mengenal kelinci yang dibawa dari Komunitas Kelinci Ras Lorer.

Selain berinteraksi dengan kelinci secara langsung, anak-anak pun bisa mengetahui beberapa jenis-jenis kelinci.

Mengenal
Lomba memasukan paku kedalam botol. (Istimewa/Bogordaily.net)

Kemudian acara Kids Activity semakin seru ditambah dengan beberapa permainan lain, yaitu berenang dan memasukan paku kedalam botol.

Bagi anak-anak yang memenangkan lomba, pihak Sahira Butik Pakuan memberikan hadiah berupa mainan.

Mengenall
Sahira Butik Pakuan beri hadiah kepada anak-anak. (Istimewa/Bogordaily.net)

Seru banget kan? Yuk datang dan booking minggu depan untuk mengikuti Kids Activity bersama si kecil di Sahira Butik Pakuan, Jalan Pakuan No 5, Kota Bogor.***

Otak Pembegalan di Flyover Cibatu Berusia 16 Tahun

0

Bogordaily.net – Petugas Kepolisian dari Satuan Reserse Dan Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi berhasil menangkap MR (16), yang diduga sebagai otak pelaku pembegalan di flyover Cibatu, Jalan Science Boulevard Raya, Kabupaten Bekasi pada Jumat 15 Oktober 2021.

MR dicokok polisi disebuah rumah kontrakan Kawasan Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara. Dalam aksinya MR dibantu dua rekannya yaitu HPZ (13) dan DN (23), warga yang tinggal di kawasan Cikarang timur.

Mengutip dari akun Instagram @bekasi_media, dalam salah satu postingan pada Senin 18 Oktober 2021 pukul 19.00 WIB, terlihat jelas foto-foto para pelaku begal saat diringkus petugas kepolisian.

“Sudah kami amankan tiga orang pelaku pembegalan,” Kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Rahmat Sujatmiko saat dikonfirmasi, melansir Warta Kota, Senin 18 Oktober 2021.

“Kami amankan 1 unit kendaraan sepeda motor yang digunakan para pelaku, sedangkan 2 senjata tajam masi kami cari,”tambahnya

Selanjutnya ketiga pelaku diganjar dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksilam 9 tahun kurungan penjara.

Komisi VIII: Sangat Berisiko, Kegiatan Susur Sungai Ditiadakan

0

Bogordaily.net – Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta kegiatan susur sungai untuk ditiadakan karena menilai kegiatan ini sangat berisiko tinggi sehingga berbahaya bagi siswa.

Hal ini dikarenakan adanya laporan sebelas siswa Madrasah Tsanawiyah Harapan Baru meninggal akibat tenggelam saat mengikuti kegiatan tersebut di Cileueur, Ciamis, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

“Sebaiknya kegiatan susur sungai ditiadakan karena terlalu berisiko,” kata Yandri Susanto berdasarkan keterangan persnya, Senin (18 Oktober 2021).

Yandri juga menyampaikan ucapan dukacita atas tewasnya belasan pelajar dalam kegiatan itu.

Yandri meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk menindaklanjuti peristiwa ini sehingga tak terjadi lagi di masa yang akan datang.

“Kami turut berduka, Kemenag wajib menjadikan ini bahan evaluasi sehingga tidak terjadi lagi di masa-masa yang akan datang,” kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.***

Antusias Siswa SD Saat Ujicoba PTM di Kota Bogor, Bima Arya Ingatkan Hal Ini

0

Bogordaily.net – Sebanyak 36 Sekolah Dasar (SD) di Kota Bogor menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Senin 18 Oktober 2021. Dalam uji coba tersebut, hanya kelas 4, 5 dan 6 yang diperbolehkan melakukan PTM.

Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau pelaksanaan PTM di dua sekolah, yakni SD Negeri Harjasari 1 Kota Bogor di Kecamatan Bogor Selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor dan satu lagi di pusat kota SD Mardi Waluya.

Dalam tinjauannya itu, Bima Arya melihat penerapan protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, batas antar orang tua, cek suhu tubuh, tempat cuci tangan, kapasitas ruang kelas hingga ruang isolasi jika ada siswa yang sakit.

Bima Arya juga terlihat berbincang dengan sejumlah murid. Bahkan, memberikan hadiah bagi murid yang bisa menjawab pertanyaan.

Di SDN Harjasari 1, menggunakan sistem dua gelombang, pagi dan siang. Masing-masing hanya melakukan pembelajaran 3 jam. Sementara di SD Mardi Waluya menerapkan sistem hybrid, sebagian siswa masuk tatap muka, sebagian lagi daring dari rumah.

“Tadi saya tanya semua siswa, mereka antusias. Mereka lebih senang belajar di sekolah dari pada belajar dari rumah karena sudah jenuh. Ini momentumnya pas, PPKM-nya sudah diujung, Covid-nya sudah landai, anak-anak dan orangtua juga ingin PTM,” ungkap Bima Arya.

Sejauh ini, kata Bima, penerapan protokol kesehatannya berjalan dengan baik.

“Saya lihat prokesnya baik, dua tempat yang saya kunjungi ini. Saya titip dua hal saja, yaitu ketika siswa siswi datang dan pulang. Serta mitigasi kalau terjadi kasus, begitu ada yang sakit seperti apa, koordinasi dengan siapa. Saya cek tadi ke siswa, mereka paham untuk langsung menyampaikan ke wali kelas dan sekolah berkoordinasi dengan puskesmas atau kelurahan terdekat. Nanti proses tracingnya berjalan,” jelas Bima Arya.

Bima berharap, uji coba ini berjalan dengan baik dan semua sekolah bisa segera PTM.

“Nanti ketika sudah ada penurunan status lagi menjadi level dua tentunya ada kebijakan-kebijakan lagi yang menyesuaikan, nanti lama-lama semuanya bisa tatap muka kembali,” katanya.

Hingga saat ini, lanjut Bima, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Bogor cenderung landai. Bahkan sepekan kemarin angkanya hanya bertambah 0 hingga 1 kasus per hari.

“BOR juga sudah kembali normal, jauh di bawah saat awal Covid. Sekarang tinggal 37an orang yang sakit Covid di Kota Bogor dari yang sebelumnya mencapai 9.000an. Kalau tidak ada varian baru Insya Allah kita lebih cepat economic recovery,” terang Bima.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SD Mardi Waluya Maria Dominika menyebut, penerapan sistem pembelajarannya hybrid (online dan offline) karena mengikuti aturan mengenai kapasitas ruang kelas.

“Ketika pembelajaran dilaksanakan di sekolah, anak yang di rumah pun bisa mengikuti. Tapi memang sebagian murid belum diizinkan orang tua untuk tatap muka. Sehingga kami berikan opsi pembelajaran dari rumah, buat yang sudah boleh bisa ke sekolah,” ujar Maria.

Ia pun mengaku siap mengikuti arahan-arahan yang diberikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya, khususnya terkait dengan mitigasi jika ada siswa yang sakit.

“Arahan Pak Wali kalau ada anak yang memang terindikasi sakit, itu sesegera mungkin untuk menghubungi puskesmas atau kelurahan supaya bisa segera teratasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan, 36 SD yang uji coba PTM hari ini statusnya sangat siap, baik dari sisi prokes, murid dan tenaga pengajar sudah dilakukan vaksinasi.

“PTM ini diujicobakan sementara untuk kelas 4, 5 dan 6. Siswa kelas 1, 2 dan 3 belum kami rekomendasikan. Tetapi jika kondisinya sudah memungkinkan, maka akan disesuaikan. Kita harapkan di sekolah yang diujicobakan, ada komunikasi aktif antara sekolah dengan orangtua. Kita nanti lihat sekolah yang biasa ditunggu orangtuanya, ada yang arisan, makan-makan. Nah sekarang kan tidak boleh. Itu yang perlu kita antisipasi,” pungkasnya.***