Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 6783

Siapa DN Aidit? Pemimpin PKI yang Dituding Dalang G30S PKI

0

Bogordaily.net – Siapa DN Aidit? Nama ini kerap muncul setiap kali peringatan G30S PKI. Dipa Nusantara Aidit, atau yang lebih dikenal dengan sebutan DN Aidit adalah tokoh politik berpengaruh pada masa Orde Lama.

Untuk lebih mengenal siapa DN Aidit sebenarnya, simak penjelasan berikut yang dirangkum Suara.com dari berbagai sumber.

DN Aidit adalah pria kelahiran Belitung tahun 1923. Ia merupakan pemimpin terakhir Partai Komunis Indonesia (PKI). Di bawah kendali DN Aidit, PKI menjelma menjadi salah satu kekuatan politik yang besar.

Pada Pemilu 1955, PKI bahkan bisa menempati posisi keempat di bawah PNI, Masyumi, dan NU dengan meraih 16,4 persen suara. Kesuksesan PKI di Indonesia tersebut memang tidak dapat terlepas dari peran DN Aidit.

Pada tahun 1960-an, PKI sempat mengklaim punya anggota lebih dari 3 juta dan membuatnya menjadi partai komunis terbesar ketiga di dunia setelah RRC dan Uni Soviet. Hingga pada akhirnya meletus peristiwa berdarah dikenal dengan nama Gerakan 30 September (G30S) yang menyebabkan tewasnya sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat.

Kemudian rezim Orde Baru di bawah pimpinan Jenderal Soeharto menuding PKI adalah satu-satunya dalang peristiwa naas itu. Pada masa Orba, PKI disematkan di belakang G30S menjadi G30S/PKI, dan Soeharto kemudian menetapkan PKI sebagai organisasi terlarang.

Meskipun demikian, sejumlah peneliti dan sejarawan menyebutkan berbagai versi lain terkait peristiwa itu. Ada yang mengungkapkan bahwa kejadian itu merupakan konflik internal Angkatan Darat, lalu operasi intelijen asing, keterlibatan Soeharto hingga Sukarno.

Berikut ini ada beberapa fakta DN Aidit yang dikutip dari buku yang berjudul 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia karya Floriberta Aning S:

1. Mengubah Namanya Mengikuti Idola
Banyak yang tidak mengetahui bahwa latar belakang DN Aidit adalah dulunya bernama Achmad. Nama Dipa Nusantara Aidit dipilih karena mengikuti nama idolanya, yaitu Pangeran Diponegoro. Dirinya lantas mengubah namanya pada tanggal 30 Juli 1932.

2. Seseorang yang Militan
Karier DN Aidit di PKI mulai tersorot pada akhir tahun 1950-an. Hal itu dikarenakan dirinya sukses menyingkirkan tokoh-tokoh komunis tua dari partai. Aidit dan kelompoknya juga telah berhasil mengubah kiblat PKI dari Rusia ke RRC.

Aidit membangun PKI dengan militan, dan dirinya menggunakan pendekatan di akar rumput, yaitu dengan membentuk organisasi mantel dan menempatkan kader-kadernya dalam berbagai organisasi profesi, bahkan di tubuh militer.

3. Berhasil Mendekati Soekarno
DN Aidit adalah sosok yang flamboyan. Hal itulah yang membuatnya sukses mendekati Presiden Soekarno. Aidit juga sempat menjabat sebagai Menteri Koordinator dan Wakil Ketua MPRS.

Dirinya juga pandai melakukan negosiasi dan melobi orang-orang. Hal ini terbukti dari keberhasilannya melobi Soekarno agar mengangkat orang-orang PKI di jajaran pemerintahan.

4. Pandai Berkampanye
Kampanye Nasakom adalah bukti keberhasilan DN Aidit dalam bermain di antara kekuatan politik Indonesia. Dengan kampanye Nasakom, Bung Karno memberikan pengakuan bahwa komunis, nasionalis, dan juga agama berada dalam posisi yang paralel.

5. Mewarnai Perpolitikan Indonesia
Sosok DN Aidit adalah pemberi warna tersendiri bagi dinamika politik Indonesia. Aidit menjadi tokoh komunis militan yang pernah membawa negeri ini berada dalam hari-hari penuh agitasi dan konflik. DN Aidit keluar dari Jakarta menuju Jawa Tengah setelah peristiwa di akhir September 1965, di mana dalam sebuah operasi militer pada pertengahan November 1965, dirinya tertangkap di Surakarta.

Seharusnya DN Aidit dibawa ke markas Kodam Diponegoro di Semarang. Namun, baru sampai di Boyolali pemimpin PKI ini dieksekusi mati pada tanggal 22 November 1965. Hingga kini, jasad atau kuburannya tidak pernah ditemukan.

Seperti itulah sosok DN Aidit, pemimpin PKI yang dituding sebagai dalang peristiwa G30S PKI.***

Yusril Pertanyakan Posisi Mahfud Md, Politisi atau Negarawan? Ini Alasannya

0

Bogordaily.net – Menko Polhukam Mahfud Md menuding kalau gugatan uji materi atau judicial review (JR) terhadap AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung (MA) yang dilakukan Yusril Ihza Mahendra tidak berguna, langsung direspon oleh pengacara kondang tersebut.
Bahkan Yusril mempertanyakan posisi Mahfud dalam menilai gugatan tersebut, sebagai politis atau negarawan.

“Ucapan Pak Mahfud itu harus dilihat dari sudut mana beliau berada. Kalau beliau seorang politisi yang pikirannya bagaimana merebut kekuasaan dan jatuh-menjatuhkan orang yang sedang berkuasa, ucapan Pak Mahfud mungkin ada benarnya. Karena itu, beliau menganggap uji formil dan materi ke MA itu tidak ada gunanya,” kata Yusril dalam keterangannya, Kamis 30 September 2021.

“Namun, jika beliau berpikir sebagai seorang negarawan, tentu akan beda pandangannya. UUD 45 maupun UU secara normatif memerintahkan agar kita membangun kehidupan bangsa yang sehat dan demokratis,” imbuhnya.

Yusril menuturkan partai politik memiliki peran besar dalam penyelenggaraan negara. Dia menyebut sebuah negara tidak bisa demokratis jika partai dikuasai segelintir orang.

“Partai memainkan peranan besar dalam penyelenggaraan negara. Bagaimana negara akan sehat dan demokratis kalau partai-partai sendiri monolitik, oligarkis, dan nepotis. Keputusan-keputusan partai didominasi oleh seorang tokoh saja atau keputusan didominasi oleh elite tertentu melalui lembaga yang tidak demokratis di dalam partai itu,” papar Yusril.

Lebih lanjut Yusril menyakini judicial review terhadap AD/ART Demokrat akan besar manfaatnya. Yusril pun mempertanyakan di mana ‘kaki’ Mahfud berdiri, politikus atau negarawan?

“Kalau JR ini dikabulkan MA, di masa depan tidak akan ada lagi partai yang sesuka hatinya melegitimasi kemauan tokoh-tokohnya melalui AD/ART partai yang bertentangan dengan UU dan UUD 45,” sebut Yusril.

“Kalau dilihat dari perspektif ini, JR ini bukan tidak ada gunanya, malah sangat besar manfaatnya. Jadi, di mana posisi Pak Mahfud, politisi atau negarawan?” tanya Ketua Umum PBB.(dtk/sh)

Update! Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Kebocoran Pipa Transmisi Air Baku, Ini Wilayah Terdampak

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menginformasikan kebocoran pipa transmisi air baku 1000mm jalur Intake Ciherang Pondok – IPA Dekeng di kawasan Gunung Gadung, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan.

Wilayah yang terdampak dari kebocoran pipa transmisi air baku di zona lll yaitu, Kelurahan Batutulis, Kelurahan Lawang Gintung, Kelurahan Sukasari, Kelurahan Babakan Pasar, Kelurahan Baranangsiang (sebagian), Kelurahan Tegallega, Kelurahan Gudang, Kelurahan Pabaton, Kelurahan Kebon Kelapa.

Lanjut Kelurahan Paledang, Kelurahan Panaragan, Kelurahan Cibogor, Kelurahan Menteng, Kelurahan Cilendek Timur (sebagian), Kelurahan Empang, Kelurahan Bondongan, Kelurahan Mulyaharja (sebagian), Kelurahan Pasirkuda.

Kemudian Kelurahan Pasir Jaya, Kelurahan Pasir Mulya, Kelurahan Gunung Batu, Kelurahan Loji, Kelurahan Sindangbarang, Kelurahan Bubulak, Kelurahan Margajaya dan Kelurahan Balumbangjaya.

Selanjutnya yang terdampak di wilyah zona lV yakni, sebagian Bantarjati, sebagian Tegallega, Tegalgundil, Babakan, Sempur, Pabataon, Cibogor, Ciwaringin, Tanah Sareal, Kebon Pedes, Sukadamai, Cilendek Barat, Cilendek Timur, sebagian Cibuluh dan Sukaresmi.

Perumda Tirta Pakuan menghimbau kepada pelanggan di wilayah zona lll dan lV agar menampung air saat masih mengalir.

Silahkan hubungi nomer Call Center 0251-8324111 atau datang langsung ke customer servis Jalan Siliwangi 121 untuk informasi lebih lanjut.*

Komisi VI DPR RI Dukung KemenkopUKM Berdayakan Seluruh Potensi KUMKM di Indonesia

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah mengungkapkan,  Indonesia harus sudah mulai memaksimalkan produk-produk dalam negeri yang tak kalah berkualitas, dibanding dengan produk sejenis dari impor.

“Para UKM logam yang ada di Tegal sudah mampu memproduksi produk setara kualitas pabrikan,” kata Mukaromah, saat bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meninjau Material Center milik Koperasi Tegal Manufaktur Indonesia (TMI), di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, beberapa hari yang lalu.

Mukaromah yang mewakili Komisi VI DPR RI pun berharap Indonesia tidak lagi fokus impor untuk barang-barang yang bisa diproduksi di dalam negeri. “Kita bisa melihat langsung onderdil-onderdil untuk mobil, motor, kapal, kelistrikan, hingga alat kesehatan rumahsakit, sudah sangat luar biasa diproduksi oleh masyarakat Kabupaten Tegal yang tergabung dalam Koperasi TMI,” ungkap Mukaromah.

Menurut Mukaromah, hal ini harus menjadi catatan penting bahwa Indonesia memiliki banyak kekayaan alam dan talenta-talenta yang berkualitas dari generasi milenial.

Selain di Tegal, juga bersama MenkopUKM Teten Masduki, Mukaromah berkesempatan mengunjungi Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Desa tersebut terkenal hingga mancanegara karena mampu memproduksi gula semut berbahan dari nira kelapa.

“Produk gula semut asal Desa Semedo ini kini sudah menjadi tren dunia, dimana sudah banyak negara yang memesannya. Mereka mengejar produk gula semut asal Desa Semedo, karena merupakan produk organik tanpa campuran bahan kimia,” kata Mukaromah.

Bagi Mukaromah, fakta tersebut merupakan potensi yang harus terus dimaksimalkan agar lumbung pangan juga bisa tercipta dari Banyumas.

Selain mengunjungi Desa Semedo, Mukaromah juga mengunjungi satu bengkel mobil bernama Bengkel Toseng di daerah Patikraja, Banyumas. “Berkat pembinaan dari Yayasan Dharma Bakti Astra atau YDBA, milik Sutanto itu mampu mengembangkan usaha bengkelnya setara dengan bengkel usaha besar,” kata Mukaromah.

Mukaromah memberikan apresiasi kepada pemilik bengkel yang sudah mulai berpikir global dalam mengembangkan usahanya hingga mampu beromzet Rp30 juta sebulan. “Ini harus bisa memotivasi generasi muda lainnya,” tegas Mukaromah.

Begitu juga dengan UKM Pande Besi yang tergabung dalam Kelompok Perajin Pande Besi Gayeng Ruyeng di Desa Pasir Wetan, Karanglewas, Banyumas. Mereka memproduksi berbagai alat pertanian,  pisau, dan golok.

“Kualitas produk rumahan mereka tidak kalah dengan produk pabrikan. Ini potensi yang luar biasa untuk dikembangkan,” ucap Mukaromah.

Oleh karena itu, Mukaromh berharap Kementerian Koperasi dan UKM bisa memaksimalkan potensi-potensi yang ada di banyak daerah, agar masyarakat Indonesia bisa lebih sejahtera.

“Kita selalu mendukung Kemenkop dan UKM agar APBN bisa memberi nilai bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat koperasi dan UMKM,” pungkas Mukaromah.

OMG! PKS Izinkan Kadernya Berpoligami dengan Janda

0

Bogordaily.net – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuat program gebrakan. Program yang diberi nama program solidaritas tiga pihak ini, adalah program yang memberikan saran bagi kader yang mampu untuk berpoligami dengan janda.

Aturan itu tercantum dalam program UPA di poin 8 yang berbunyi: anggota laki-laki yang mampu dan siap beristri lebih dari satu mengutamakan pilihannya kepada aromil dan awanis.

Saat dikonfirmasi Ketua Dewan Syariah Pusat PKS, Surahman Hidayat membenarkan aturan tersebut. PKS mengatakan poligami sudah diatur dalam agama dan dilakukan oleh Rasul.

Suharman mengatakan program itu dianjurkan kepada kader yang mampu secara moril dan materiil demi memuliakan anak yatim.

“Karena kebolehan ini supaya maslahat intinya kan samawa, sakinah-mawaddah-warahmah, supaya di situ kerangkanya maka perlu etika dan perlu diatur, makanya kita bikin etikanya. Di antaranya ya bagi yang punya kemampuan membantu para fakir miskin, membantu anak yatim, dan seterusnya,” kata Suharman, kepada wartawan, Rabu 29 September 2021.

Untuk itu, dia tidak melarang kadernya untuk berpoligami. Namun harus menyesuaikan aturan yang telah dibuat tersebut.

“Melaksanakan agama dalam masalah keluarga, yaitu untuk mewujudkan visi sakinah-mawaddah-warahmah, salah satunya sarana ke situ (poligami) ya tidak bisa dinafikan, karena itu juga ada di dalam Al-quran, jadi mereka yang memang ada kemampuan ada hasrat, makanya persyaratan itu sangat ketat,” ucapnya.

“Mampu secara moril dan materiil. Demi memuliakan anak yatim,” sambungnya.

Suharman mengatakan aturan itu juga sudah disepakati oleh Presiden PKS hingga pimpinan partai. Dia menyebut aturan itu juga sudah melalui kajian mendalam.

“Sudah (disepakati), saya sebagai ketua sudah tanda tangan, ibu-ibu sudah melakukan kajian, sudah koordinasi dengan Presiden PKS ada masukan-masukan, minggu kemaren, dan baru bismillah saya tanda tangan tangan,” ujarnya.

Suharman mengatakan dalam melakukan kajian ini, PKS telah membentuk komisi keluarga sakinah. Mayoritas anggota dalam komisi itu perempuan dan sudah disosialisasi ke seluruh kader di daerah.

“Itu kan bahkan dibuat tim yang disebut komisi keluarga sakinah itu mayoritas dari anggota komisi itu perempuan, mereka yang menggelar konsinyering, mereka berdiskusi mereka juga komunikasikan ke bagian perempuan di NTT, diundang supaya mereka mengkaji,” tuturnya.(dtk/sh)

 

HUT TNI Ke-76 Tahun 2021, Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Donor Darah

0

Bogordaily.net – Kodim 0606/Kota Bogor bekerjasama dengan RS. Kanker Dharmais menggelar donor darah dan bantuan sosial dalam HUT TNI ke-76 Tahun 2021.

Kegiatan donor darah dan bansos dilaksanakan di Makodim 0606/Kota Bogor Jalan Jend. Sudirman No.33, RT02/RW04, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis 30 September 2021.

Ketua panitia donor darah, Pasipers Kodim0606/Kota Bogor, Mayor Inf Eka Purnama mengatakan, antusias dari warga Kota Bogor yang ikut serta dalam donor darah sangat baik, tentunya dapat membantu pemasokan darah yang ada di tanah air.

“Untuk peserta sendiri, alhamdulillah dari warga 6 Kecamatan Kota Bogor. Untuk saat ini, kantung darah yang sudah terkumpul mencapai 120 kantung darah,” kata Pasipers Kodim0606/Kota Bogor, Mayor Inf Eka Purnama.

Mayor Inf Eka Purnama menyebut, ini adalah salah satu kegiatan sosial untuk membantu sodara-sodara tanah air yang memerlukan darah.

“Selain donor darah, Kodim 0606/Kota Bogor juga memberikan bantuan sosial berupa beras kepada warga yang hadir dalam kegiatan donor darah ini,” jelasnya.

Harapan kedepannya, kata Eka Purnama, kegiatan donoh darah ini akan berlanjut untuk mencukupi cadangan darah.

“Mudah-mudahan keterlibatan Kodim 0606/Kota Bogor bisa bermanfaat untuk seluruh warga Kota Bogor,” ungkapnya.*

Waduh! Ada yang Menganggap Minum Air Kelapa Bisa Menetralisir Vaksin

0

Bogordaily.net – Sebagian kecil orang ternyata masih percaya kalau minum air kelapa habis divaksin bisa menghilangkan kasiat vaksin Covid-19 itu sendiri.
Perlu diketahui, vaksin bukanlah racun sehingga masyarakat tidak perlu takut.

Kali kali air kelapa dianggap ampuh dalam menetralisir racun yang ada di dalam tubuh. Sehingga bagi mereka yang khawatir terhadap efek vaksin minum air kelapa sebagai penetralisir.

“Jadi, fenomena ramai-ramai minum air kelapa untuk mencegah fungsi vaksin itu sebaiknya dihentikan, karena fungsi vaksin yang masuk ke dalam tubuh itu tetap ada,” ucap Edi Hidayat, dokter ahli penyakit dalam di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dikutip dari Antara.

Edi menjelaskan kandungan material di dalam vaksin Covid-19 adalah antigen yang bertujuan untuk membentuk antibodi, sehingga masyarakat dapat memiliki kekebalan terhadap virus Corona. “Jadi, jangan berpikir minum air kelapa untuk menetralisir racun. Vaksin itu bukan racun,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, memang air kelapa memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Misalnya, 100 mililiter air kelapa mengandung sejumlah senyawa, seperti natrium, fosfor, kalsium, karbohidrat, dan vitamin yang dapat memperkuat kekebalan tubuh.

Oleh karenanya, minum air kelapa setelah vaksin tidak akan menghilangkan efek dari vaksin COVID-19. Justru air kelapa dan vaksin sama-sama dapat meningkatkan imunitas.

“Yang harus dipahami oleh masyarakat, kita divaksin supaya tidak terinfeksi COVID-19, sekaligus mencegah kematian. Kalaupun misalnya sudah divaksin terkena COVID-19, efeknya sangat kecil, karena imunitas tubuh kita sudah diperkuat,” jelas Edi.

Hal senada juga disampaikan oleh juru bicara vaksinasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizka Andalusia. Menurutnya, minum air kelapa setelah vaksin tidak akan berefek apa-apa, karena vaksin bukanlah racun.

“Vaksin ini disuntikkan masuk ke otot lengan, sedangkan air kelapa diminum masuk ke lambung, jadi tidak ada hubungannya,” ucap Lucia.***

 

Begini Jadinya, Kalau Lagi Berduka Ditagih Utang

0

Bogordaily.net – Viral di aplikasi tiktok, seorang pria usir wanita berjilbab karena menagih utang saat keluarga tengah  berduka. Di rumah keluarga itu, terpasang bendera kuning karena ada yang meninggal dunia. Si pria yang ditagih utang langsung mengusir si wanita itu.

Menukil dari Suara.com, video viral itu diunggah oleh akun Tiktok @Oulakiki, Selasa 28 September 2021. Tampak dua wanita mendatangi rumah pria yang memiliki utang.

Pria tersebut tampak tak berkenan dan marah-marah hingga mengusir kedua wanita dengan alasan keluarganya sedang kena musibah.

Tak hanya itu, pria tersebut juga menyinggung soal jilbab yang dikenakan oleh dua wanita penagih utang.

Kesal dengan keberadaan dua wanita yang menagih utang, pria tersebut lantas meminta mereka pulang.

Ia bahkan tak segan menghujat kedua wanita itu dengan kata-kata kasar.

Pria tersebut juga mengatakan bahwa di rumahnya masih terpasang bendera kuning.

“Pulang, pulang, setan, pada pakai jilbab juga lu, nih lagi bendera kuning lu nggak ngelihat?” ucap pria pemilik rumah dalam video yang diunggah, dikutip suara.com, Rabu 29 September 2021.

Lebih lanjut, dua wanita yang datang untuk menagih utang menyebut sikap mereka wajar karena sedang menjalankan tugas untuk menagih utang.

Namun reaksi pria pemilik rumah malah semakin kasar dan meledak-ledak.

“Ya wajar lah pak kita nagih juga, yang seharusnya marah ya kita,” ujar salah satu wanita.

“Eh ini lagi musibah gue, anj*ng, set*n lu, awas ya nanti gue bayar,” jawab pria tersebut.

Minta copot jilbab

Tak hanya mengusir dan melontarkan kata-kata kasar, pria tersebut juga meminta dua wanita itu untuk mencopot jilbab.

“Copot jilbab lu, pasang salib lu,” ujar pria dalam video tersebut.

Kedua wanita itu terpaksa pulang dengan tangan hampa.

Alih-alih berhasil menagih utang, mereka justru diusir dan diperlakukan kasar.

Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar.

Sebagian besar dari mereka mengaku kesal dengan sikap dan ucapan pria yang ditagih utangnya itu.

“Mau ada musibah atau nggak seharusnya nggak mengeluarkan kata-kata kasar. Hutang wajib dibayar, kalau dibawa mati gimana coba?” tulis salah satu warganet.

“Suruh siapa ngutang kalau nggak sanggup bayar?” ujar warganet lain.

“Maksudnya si bapak apa yah? Suruh buka hijab terus ganti pakai salib?” komentar salah seorang warganet.

“Apa hubungannya sama jilbab?” ujar warganet lain.

“Apa hubungannya sama salib njir?” tulis salah satu warganet.

“Dia nggak marah tapi malu sama tetangga kalau lagi ditagih utang,” sahut warganet lain.

BKO Satpol PP Tanah Sareal Door to Door Ajak Warga Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Sebagai percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity, Satpol PP Tanah Sareal, melakukan kegiatan door to door kerumah warga untuk mengajak warga yang belum vaksin.

Kanit BKO Satpol PP Tanah Sareal, Dedi Iswahyudi mengatakan, jajaranya bersama kader Kelurahan Kebon Pedes menyusuri wilayah RW10, mengajak warga supaya mau mengikuti vaksinasi. Ajakan kepada warga dilakukan secara humanis.

“Kami door to door mendatangi rumah warga, mengajak mereka supaya ikut vaksinasi” kata Kanit BKO Satpol PP Tanah Sareal, Dedi Iswahyudi, Kamis 30 September 2021.

Dedi Iswahyudi menambahkan, saat mengajak warga untuk vaksinasi, dirinya juga memberikan edukasi tentang pentingnya vaksinasi sehingga ada pemahaman yang benar di benak warga tentang pentingnya vaksinasi.

“Kita harus punya cara-cara untuk mempercepat herd immunity, salah satunya door to door,” ujarnya.

Dedi Iswahyudi menyampaikan, pada penyusuran ke rumah warga, sebagian warga langsung diantar ke sentra vaksin. Ada juga yang tidak bisa di vaksin karena sedang sakit.

Peristiwa menggelitik kerap terjadi saat mengajak warga waksinasi. Beberapa warga mau di vaksin jika ditunggui oleh petugas, tanpa ba bi bu petugas mengantar dan menemani warga mengukuti vaksinasi.

“Lucunya warga tersebut sempat menangis saat mau divaksin, disitu saya langsung memberi support dan semangat agar warga tidak takut dan tegang,” katanya.

“Kegiatan ini akan terus akan dilaksanakan supaya warga Kebon Pedes mencapai 100 persen vaksinasi,” ungkapnya.***

 

(Ibnu)

Marak, SWI Terima Laporan Ribuan Investasi Bodong

0

Bogordaily.net – Maraknya investasi bodong belakangan ini, membuat Satgas Waspada Investasi (SWI) harus menyelesaikan ratusan bahkan ribuan pengaduan investasi yang menjalankan usahanya dengan cara penipuan.

Ketua SWI Tongam L Tobing mengungkapkan, umumnya pihak yang melakukan penipuan investasi itu modusnya tidak masuk akal.

” Mereka menawarkan imbal hasil selangit untuk menjerat korbannya. Mungkin memang tawarannya menggiurkan, tapi jika ditimbang menggunakan logika tidak masuk akal. Contohnya saat ini ada penawaran investasi berjangka yang menawarkan bunga 1% per hari, artinya 365% per tahun,” ucapnya dalam acara d’Mentor.

Selain itu, pelaku juga mengemas penawarannya dengan gimik-gimik menarik.
Misalnya investasi berjangka menggunakan robot trading, mereka mengkampanyekan produknya ‘Tidur Saja Dibayar’.

“Inilah kadang kami bilang, masyarakat jadi tidur terus karena dibayar. Ini kan rasionalitasnya harusnya jalan. Kan tidak mungkin kita mendapatkan uang tanpa bekerja hanya tidur saja,” tambahnya.

Masih dalam ingatan, belum lama ini juga heboh aplikasi dengan hanya menonton video bisa memberikan keuntungan, misalnya Tiktok Cash dan Snack Video. Jika direnungkan lagi, sebenarnya tidak perlu menguasai pengetahuan investasi untuk meyakini ada yang aneh dengan tawaran itu.

“Tiktok Cash itu kita beli dulu jabatannya, misalnya supervisor Rp 4,9 juta dan kita ikuti nonton video, kita akan mendapatkan sampai Rp 120 juta per tahun, dari mana?” ungkapnya.

Tongam melanjutkan, ada juga penawaran investasi abal-abal berkedok penambangan aset kripto. Mereka menjanjikan keuntungan 0,5% per hari atau 15% per bulan. Memang koinnya diberikan, tapi ternyata koin itu aset kripto tak jelas.

“Koinnya nggak laku, untuk apa kita punya koin nggak laku, untuk apa kita punya koin nggak ada demand-nya. Ini juga harusnya rasionalitas berjalan di sana,” tambahnya.

Tahun lalu juga ada investasi aneh di Jawa Timur yang bernama Auto Gajian. Entitas ini menawarkan investasi dengan balut gajian tanpa harus bekerja. Ternyata metode yang digunakan money game atau skema ponzi. Tongam menyebutnya multi level gajian.

“Kita gajian tanpa bekerja tapi digaji oleh orang yang kita rekrut. Kemudian orang yang kita rekrut digaji oleh orang yang direkrut lagi. Jadi ini kayanya multi level gajian. Apa iya? kan nggak masuk akal, tapi banyak juga yang masuk di sana,” kelakarnya.

Ada lagi penipuan investasi yang memanfaatkan aplikasi perpesanan Telegram. Pelaku tiba-tiba memasukkan nomor korbannya ke grup investasi di Telegram. Hal yang membuat korbannya mudah tertipu adalah grup itu memiliki banyak anggota.

Pelaku akan mengirimkan bukti-bukti hasil investasi, salinan dokumen pendaftaran peserta baru, hingga rekening yang menunjukkan besarnya keuntungan investasi yang ditawarkan. Tentu saja bukti-bukti itu palsu.

“Bahkan kadang-kadang mencatut nama-nama entitas yang berizin. Misalnya ada penawaran investasi bayar Rp 5 juta nanti 2 hari dapat Rp 20 juta. Akhirnya dia bayar, pas mau cair hari kedua, harus dibuka dulu kuncinya untuk password pembukaan rekening Rp 20 juta. Syaratnya transfer lagi Rp 5 juta, setelah ditransfer Rp 10 juta, dia itu dikeluarkan dari grup,” terang Tongam.

Tak hanya berkedok penawaran investasi, ada juga pelaku penipuan berkedok arisan online. Modusnya, korban cukup membayar sejumlah uang satu kali, misalnya Rp 1 juta, nanti korban dijanjikan akan mendapatkan arisan Rp 100 juta.

Korban akan mendapatkan nomor hasil kocokan. Tapi ketika sudah gilirannya, pelaku menghilang.

“Dari sederet contoh kasus penipuan investasi di atas, seharusnya kita bisa menghindari hal-hal semacam itu. Kuncinya cukup berpikir rasional,” pungkasnya.***