Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 69

Pertama di Bogor, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Hadirkan Layanan Inovasi Force Stroke

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong memperkenalkan layanan Inovasi Force Stroke (Code Stroke).

Direktur RSUD Bakti Pajajaran, Yukie Meistisia A Santoso, menjelaskan bahwa, stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia sehingga transformasi pelayanan menjadi sebuah keharusan.

“Melalui layanan Code Stroke, kami menargetkan waktu penanganan maksimal 60 menit sejak pasien tiba di IGD hingga mendapatkan tindakan. Dengan dukungan alat DSA, diagnosis pembuluh darah otak dapat dilakukan secara presisi dan tindakan trombektomi maupun intervensi vaskular bisa dilaksanakan dengan cepat dan tepat,” kata Yukie, Jum’at 6 Maret 2026.

Menurutnya, kehadiran layanan ini menjadi yang pertama di Bogor Raya dan diperkuat oleh dr. Haris, Spesialis Neurologi Konsultan Vaskular Intervensi, sebagai motor penggerak layanan.

“Ini kita lakukan untuk membangun sistem layanan yang cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Bogor mendapatkan pelayanan setara dengan rumah sakit besar di Jakarta tanpa harus meninggalkan daerahnya,” jelasnya.

Kemudian, kata Yukie, RSUD Bakti Pajajaran juga mendapat amanat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai rumah sakit pengampu pendidikan hospital-based neurologi, sehingga pendidikan spesialis neurologi kini dapat dilaksanakan di Kabupaten Bogor.

Selain penanganan stroke, fasilitas DSA dimanfaatkan untuk intervensi jantung anak dan dewasa, termasuk penyakit jantung bawaan dan jantung koroner.

RSUD juga tengah mengawal lima pasien jantung bawaan dari Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kabupaten Bogor, dua di antaranya telah menjalani tindakan di RS Jantung Harapan Kita.

Pada kesempatan yang sama, RSUD meresmikan UTDRS dan siap bersinergi dengan PMI Kabupaten Bogor. Ke depan akan dikembangkan layanan aferesis untuk kebutuhan hematologi-onkologi seperti talasemia dan hemofilia.

RSUD Bakti Pajajaran juga bertransformasi menuju Oncology Center dengan pengembangan layanan kemoterapi, imunoterapi, serta riset berbasis pelayanan termasuk pengembangan stem cell.

Rumah sakit ini telah berhasil membangun Zona Integritas dan meraih predikat WBK, dan berkomitmen melanjutkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dengan berbagai pengembangan tersebut, RSUD Bakti Pajajaran menegaskan komitmennya menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang modern, terintegrasi, dan dapat diakses seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

(Albin)

 

Menteri Lingkungan Hidup Puji Surabaya sebagai Kota Percontohan Pengelolaan Sampah, Sistemnya Disebut Setara Kota Eropa

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pemgemdalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi keberhasilan Kota Surabaya dalam mengelola sampah.

Ia menilai pengelolaan sampah di kota tersebut telah merepresentasikan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H tentang hak masyarakat atas lingkungan yang baik dan sehat.

Hanif mengatakan keberhasilan Surabaya tidak diraih secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang pemerintah kota bersama masyarakat.

“Kami sangat bangga sekali, dan kami mohon semua wali kota bisa melakukan studi banding bagaimana memulai langkah di Surabaya ini sampai di titik ini. Ini tentu langkah yang tidak sederhana. Perjuangan arek-arek Suroboyo dengan pemerintahnya yang hari ini tidak bisa dinafikan. Jadi benar-benar suatu gerakan yang luar biasa dan saya bangga,” kata Hanif saat kunjungan kerja ke Surabaya pada Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, sistem pengelolaan sampah di Surabaya bahkan dapat disejajarkan dengan sejumlah kota di Eropa yang memiliki budaya pengelolaan sampah yang baik. Ia menilai berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Pemkot Surabaya menghasilkan nilai pengelolaan sampah yang tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi secara nasional.

Hanif juga memastikan pemerintah pusat terus mengawal pelaksanaan proyek Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL) di Benowo. Pendanaan proyek tersebut akan segera dicairkan setelah melalui proses pemeriksaan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh BPKP, akan kita bayarkan untuk PSEL Benowo. Kemudian tahun 2026 dananya sudah tersedia di kami, tinggal dicairkan sesuai mekanisme,” ujarnya.

Selain itu, kata Hanif, pemerintah juga mengusulkan pembangunan PSEL tahap kedua untuk melayani wilayah sekitar Surabaya seperti Jombang, Sidoarjo, Gresik, hingga Mojokerto. Dengan demikian, ke depan Surabaya direncanakan memiliki dua fasilitas PSEL.

Saat ini, lanjut Hanif tingkat penanganan sampah di Surabaya telah mencapai 95 persen, tertinggi di antara kota-kota besar di Indonesia.

“Kita tidak pernah menyangka kota sebesar ini mampu menyelesaikan sampah. Hampir tidak ada di Indonesia kota besar yang bisa menyelesaikan sampahnya. Semua terpuruk dengan tingkat kedaruratan yang cukup tinggi. Untuk Surabaya, selesai,” ucapnya.

Meski demikian, Hanif mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat semua pihak terlena. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya karena teknologi tersebut dinilai paling efektif dalam pengelolaan sampah.

“Pilah sampah adalah teknologi paling mutakhir dalam penanganan sampah. Dengan pilah, sampah memiliki nilai ekonomi tambahan, sisanya baru masuk ke PSEL sebagai residu,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan berbagai program pengelolaan sampah di kota tersebut dijalankan sesuai amanat undang-undang. Salah satunya mewajibkan sektor usaha seperti hotel, restoran, kafe (Horeka), dan pusat perbelanjaan untuk memilah sampah.

Selain itu, pengangkutan sampah juga diwajibkan menggunakan kendaraan compactor agar tidak menimbulkan pencemaran.

“Dengan pernyataan Pak Menteri ini akan menguatkan kemandirian pengelolaan sampah di perkampungan dan tempat usaha, sehingga beban APBD untuk penanganan sampah di Surabaya bisa berkurang,” ujar Eri.

Eri juga menjelaskan alasan pemerintah kota menjadikan Sungai Kalimas sebagai lokasi percontohan program kebersihan sungai. Menurutnya, sungai tersebut merupakan salah satu sumber air bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya.

“Kalimas ini adalah sumber air untuk PDAM. Maka sepanjang sungai tidak boleh ada yang kotor. Karena itu kami jadikan percontohan dan nantinya akan dilanjutkan sampai ke kawasan Pabean agar kualitas air tetap terjaga,” katanya.

Menaker Tinjau Posko THR dan BHR Keagamaan 2026, Pastikan Hak Pekerja Terlindungi Jelang Lebaran

0

Bogordaily.net — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau langsung Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 yang dibuka oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Posko yang berlokasi di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker, Gedung B Lantai 1, Jakarta Selatan ini hadir untuk memastikan hak-hak pekerja atas THR dan BHR terpenuhi menjelang Ha ri Raya Idul Fitri 1447 H.

Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 menyediakan dua layanan utama, yaitu layanan konsultasi dan layanan pengaduan. Layanan konsultasi telah dibuka sejak 2 Maret 2026, melayani pertanyaan-pertanyaan seputar hak THR dan BHR, mulai dari kelayakan penerima, cara penghitungan, hingga permasalahan yang timbul dalam kondisi khusus seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menaker Yassierli menjelaskan, pertanyaan yang paling banyak diajukan pekerja di Posko ini berkisar pada hak dan mekanisme penghitungan THR, termasuk dalam situasi PHK.

“Yang biasanya ditanyakan itu, apakah saya layak mendapatkan THR ketika saya bekerja tapi tiba-tiba ada kasus PHK dan seterusnya. Kemudian cara menghitungnya seperti apa. Posko ini hadir untuk menjawab semua pertanyaan itu,” ujar Menaker saat meninjau Posko THR dan BHR Kemnaker, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Selain layanan konsultasi, Posko juga menyediakan layanan pengaduan yang mulai diaktifkan pada H-7 sebelum Hari Raya, sesuai dengan batas waktu pembayaran THR yang ditetapkan pemerintah.

Layanan pengaduan ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, termasuk Sabtu, Minggu, bahkan saat hari raya sekalipun. Melalui layanan ini, pekerja dapat melaporkan berbagai permasalahan pembayaran THR, seperti THR yang belum dibayar atau dibayarkan secara dicicil.

Setiap pengaduan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti oleh pengawas ketenagakerjaan yang berjaga setiap hari di Posko. Dengan mekanisme ini, Kemnaker memastikan setiap laporan dari pekerja mendapatkan respons cepat dan penanganan yang tepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Kemnaker juga menyediakan akses konsultasi dan pengaduan secara online melalui website poskothr.kemnaker.go.id dan layanan WhatsApp Chat di nomor 081280001112.

Menaker menegaskan, kemudahan akses ini sengaja dirancang agar seluruh lapisan pekerja dapat memanfaatkan layanan Posko tanpa harus datang secara langsung.

“Saya juga mengimbau agar Posko THR dan BHR ini ada di setiap dinas ketenagakerjaan provinsi, kota dan kabupaten, serta kawasan industri. Semua posko tersebut harus terintegrasi dengan Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan. Masyarakat juga tidak juga harus datang langsung ke Posko, tapi bisa melalui WhatsApp terlebih dahulu,” tegasnya.

Menutup kunjungannya, Menaker Yassierli menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pemberi kerja agar menunaikan kewajiban THR dan BHR tepat waktu dan sesuai ketentuan.

“THR dan BHR adalah hak pekerja yang wajib dipenuhi. Kami tidak akan segan menindak pemberi kerja yang mengabaikan kewajiban ini. Negara hadir untuk memastikan setiap pekerja dapat merayakan hari raya dengan tena ng dan bergembira bersama keluarga,” pungkas Yassierli.***

 

PLN UP3 Bogor Menggelar “Kujang Terang” untuk Jaga Keandalan Listrik Selama Ramadhan

0

Bogordaily.net – Dalam rangka menjaga keandalan pasokan listrik selama bulan suci Ramadhan 1447 H, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor menggelar kegiatan bertajuk “Kujang Terang” (Kuatkan Jaringan Tuntas Pemeliharaan Penyulang).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan.

Melalui program Kujang Terang, PLN UP3 Bogor melakukan serangkaian pemeliharaan preventif pada jaringan listrik, khususnya pada penyulang, yang menjadi tulang punggung distribusi listrik kepada pelanggan.

Kegiatan ini meliputi inspeksi jaringan, perbaikan titik rawan gangguan, pemangkasan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan, hingga penguatan sistem proteksi.

Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi potensi gangguan listrik selama periode Ramadhan yang identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat, terutama pada waktu sahur dan berbuka puasa.

“Melalui kegiatan Kujang Terang, kami memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan listrik yang andal, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk tanpa khawatir adanya gangguan listrik,” ujar Gumelar.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan oleh PLN UP3 Bogor dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.

“Kegiatan Kujang Terang merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Kami ingin memastikan bahwa selama bulan Ramadhan, masyarakat dapat menikmati listrik yang stabil dan andal, khususnya pada momen-momen penting seperti sahur, berbuka, dan pelaksanaan ibadah malam,” ungkap Sugeng.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, PLN berharap dapat meminimalisir potensi gangguan listrik serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan jaringan listrik di lingkungan sekitar.

PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan terbaik demi mendukung kenyamanan masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.***

Truk Tabrak Tiang Listrik di Kedung Halang, Kabel Sempat Melintang Tutupi Jalan

0

Bogordaily.net – Sebuah mobil truk menabrak tiang listrik hingga patah di Jalan Kedung Halang, Bogor Utara, tepatnya di dekat Masjid At-Taqwa, pada Jumat dini hari, 6 Maret 2026 sekitar pukul 02.40 WIB.

Akibat insiden tersebut, tiang listrik yang tertabrak mengalami kerusakan hingga patah.

Beberapa kabel listrik juga ikut tertarik dan melintang di badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas dan membuat kendaraan tidak dapat melintas di lokasi kejadian.

Kabel yang menjuntai di jalan membuat situasi cukup berbahaya bagi pengendara yang melintas, terutama pada waktu dini hari saat jarak pandang terbatas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas dari PLN bersama petugas provider jaringan langsung datang ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Proses penanganan dilakukan dengan mengamankan kabel yang menjuntai serta memperbaiki tiang listrik yang rusak.

Setelah dilakukan penanganan oleh petugas, kondisi jalan saat ini sudah dapat kembali dilalui oleh kendaraan.

Meski demikian, pengendara yang melintas di sekitar lokasi tetap diimbau untuk berhati-hati.***

Pemuda Asal Rancabungur Dilaporkan Hilang, Keluarga Harap Bantuan Masyarakat

0

Bogordaily.net – Seorang pemuda bernama Fikri Apriliana Firmansyah, yang akrab disapa Koncleng, dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya. Pria berusia 23 tahun tersebut merupakan warga Kampung Gunung Bubut RT 03 RW 03, Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Kabar hilangnya Fikri membuat keluarga dan kerabat merasa khawatir. Hingga saat ini, pihak keluarga masih berupaya mencari keberadaannya dan berharap masyarakat dapat membantu memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaannya.

Berdasarkan informasi dari keluarga, Fikri terakhir diketahui pergi dari tempat kerjanya di kawasan BSD pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah meninggalkan lokasi tersebut, ia tidak pernah kembali ke rumah dan tidak memberikan kabar kepada keluarganya.

Saat meninggalkan tempat kerja, Fikri diketahui mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna merah dengan nomor polisi F 4011 FAX.

Ia juga membawa tas serta dompet, namun tidak membawa telepon genggam. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga kesulitan untuk menghubunginya secara langsung.

Sejak saat itu, keluarga telah berusaha mencari informasi dari teman kerja, kerabat, serta sejumlah tempat yang kemungkinan pernah ia datangi. Namun hingga kini keberadaan Fikri masih belum diketahui.

Keluarga berharap masyarakat yang mungkin melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Fikri dapat segera memberikan kabar.

Bantuan dari masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu mempercepat proses pencarian.

Apabila ada yang melihat atau mengetahui keberadaan Fikri Apriliana Firmansyah, masyarakat diminta untuk segera menghubungi pihak keluarga melalui nomor berikut 081293559585.

Keluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari masyarakat yang bersedia membantu memberikan informasi terkait keberadaan Fikri. Mereka berharap Fikri dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarga.***

Jangan Sampai Ketiduran di Tol! Ini Tips Ampuh Lawan Kantuk Saat Mudik

0

Bogordaily.net – Ada beberapa tips ampuh untuk lawan kantuk saat mudik menggunakan mobil pribadi melalui jalan tol. Seperti yang diketahui, mengantuk saat mengemudi menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, para pemudik perlu melakukan berbagai cara untuk menjaga konsentrasi selama di perjalanan. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk melawan rasa kantuk saat mengemudi.

Sebelum memulai perjalanan jauh, sebaiknya sempatkan tidur terlebih dahulu sekitar 10 hingga 45 menit.

Istirahat singkat ini dapat membantu tubuh lebih segar saat berkendara. Jika perjalanan mudik memakan waktu lebih dari dua jam, pengemudi juga dianjurkan berhenti sejenak setiap dua jam sekali di rest area untuk beristirahat atau tidur sejenak.

Selain itu, perhatikan juga asupan makanan sebelum berkendara. Hindari makanan berlemak karena jenis makanan ini cenderung membuat tubuh lebih mudah merasa mengantuk.

Pengemudi juga disarankan tidak mengonsumsi obat yang dapat memicu rasa kantuk, seperti obat yang mengandung Chlorfeniramin Maleat (CTM).

Pemilihan musik di dalam mobil juga bisa memengaruhi kondisi pengemudi. Hindari mendengarkan lagu-lagu melow atau berirama monoton karena dapat membuat rasa kantuk datang lebih cepat.

Selama mengemudi, pengemudi juga disarankan untuk tetap menjaga aktivitas mata. Salah satunya dengan menggerakkan pandangan setiap dua detik sekali serta rutin mengecek spion agar mata tidak terus-menerus fokus ke satu arah.

Menjaga tubuh tetap terhidrasi juga sangat penting. Minum air putih yang cukup dapat membantu menjaga konsentrasi dan mengurangi rasa kantuk selama perjalanan.

Jika berkendara bersama penumpang lain, manfaatkan waktu dengan mengajak mereka berbincang. Percakapan ringan dengan topik menarik bisa membantu menjaga kewaspadaan pengemudi.

Selain itu, pengemudi juga dapat melakukan gerakan ringan di kursi mobil untuk menjaga tubuh tetap segar.

Misalnya dengan menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan, mengangkat bahu ke arah telinga lalu menahannya selama sekitar delapan detik, serta memutar bahu ke depan dan ke belakang.

Dengan menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan menerapkan berbagai tips tersebut, perjalanan mudik di jalan tol dapat berlangsung lebih aman dan nyaman hingga sampai di kampung halaman.***

La Nina Berakhir, BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

0

Bogordaily.netBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena La Nina lemah yang memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia sejak Oktober 2025 kini telah berakhir. Perubahan ini diperkirakan akan berdampak pada pola musim di berbagai wilayah Tanah Air.

Dengan berakhirnya fenomena tersebut, sebagian besar daerah di Indonesia diprediksi akan memasuki musim kemarau lebih cepat dari biasanya pada tahun 2026.

Percepatan awal musim ini juga berpotensi membuat periode kemarau berlangsung lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan bahwa pergeseran waktu datangnya musim kemarau menjadi salah satu faktor yang memengaruhi durasi musim kering.

“Kesimpulan umum dari musim kemarau 2026 yang akan kita hadapi ini, kita prediksi maju atau lebih awal. Sehingga pada banyak tempat dia juga menjadi lebih panjang karena awalnya itu maju,” ujar Ardhasena dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Ia juga menekankan pentingnya langkah antisipasi, terutama bagi sektor pertanian, agar dampak musim kemarau yang lebih panjang dapat diminimalkan.

“Perlunya penyesuaian jadwal tanam, lalu juga memilih varietas tanaman yang resisten terhadap kekeringan dan kondisi panas,” pungkasnya.***

Mengenal Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

0

Bogordaily.net – Malam tanda Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling mulia dalam ajaran Islam. Malam ini memiliki keutamaan luar biasa karena disebut lebih baik daripada seribu bulan.

Dalam ajaran Islam, malam Lailatul Qadar diyakini sebagai waktu diturunkannya Al-Qur’an, kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat manusia. Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5 berikut:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS. Al-Qadr [97]: 1-5)

Karena keutamaannya tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, doa, serta amalan baik agar dapat meraih pahala yang besar.

Namun, tidak ada manusia yang mengetahui secara pasti kapan malam Lailatul Qadar terjadi, kecuali Allah SWT. Dalam sebuah hadis, Muhammad menjelaskan bahwa malam tersebut berada pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: “Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan.” (HR Bukhari).

Berdasarkan perhitungan kalender, pada tahun 2026 malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan diperkirakan berada pada rentang 9 hingga 18 Maret 2026.

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

Selain petunjuk waktu tersebut, terdapat sejumlah tanda yang disebutkan dalam hadis mengenai ciri datangnya malam Lailatul Qadar. Berikut beberapa di antaranya.

1. Suasana Malam yang Tenang

Malam Lailatul Qadar digambarkan sebagai malam yang penuh ketenangan. Langit tampak cerah, tidak ada hujan atau angin kencang.

“Malam itu adalah malam yang cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tenteram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu.” (HR Ahmad)

Hal serupa juga dijelaskan dalam hadis lain:

“Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang, dan tidak ada bintang jatuh (lemparan meteor bagi setan).” (HR At-Thabrani)

2. Bulan Berbentuk Separuh Nampan

Ciri lainnya adalah bentuk bulan yang tampak seperti separuh nampan. Hal ini pernah disampaikan Nabi dalam sebuah diskusi dengan para sahabat.

“Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, ‘Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan’.” (HR Muslim)

3. Udara dan Suasana Pagi yang Sejuk

Ketenangan malam Lailatul Qadar biasanya masih terasa hingga pagi hari berikutnya. Udara terasa sejuk dan menenangkan.

“Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin. Pada pagi hari, matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, lihat Jaami’ul Ahadits 18:361).

4. Cahaya Matahari Terlihat Redup

Pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, matahari digambarkan terbit dengan cahaya yang tidak menyilaukan.

“Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru” (HR. Muslim no. 762, dari Ubay bin Ka’ab).

5. Terkadang Hadir Melalui Mimpi

Sebagian sahabat Nabi pernah mengalami mimpi tentang malam Lailatul Qadar.

“Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, bahwa beberapa orang sahabat Nabi diperlihatkan (mimpi) Lailatul Qadr pada tujuh malam terakhir, lalu Rasulullah bersabda: “Aku kira mimpi kalian telah bersesuaian pada tujuh malam terakhir. Maka barangsiapa yang ingin mendapatkannya, carilah pada tujuh malam terakhir.”

6. Ibadah Terasa Lebih Khusyuk

Para ulama juga menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar sering ditandai dengan perasaan hati yang lebih tenang dan khusyuk saat beribadah.

Orang-orang yang berdoa dan bermunajat pada malam tersebut merasakan kedamaian yang tidak biasa dibandingkan malam lainnya.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memanjatkan doa agar dapat meraih keberkahan malam yang istimewa ini.***

Transformasi BRIVolution Reignite Perkuat Sumber Pertumbuhan Baru, Laba Perusahaan Anak BRI Group Tembus Rp10,38 Triliun

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mencatatkan kinerja yang solid hingga Triwulan IV 2025. Sinergi antar entitas di bawah BRI Group terbukti menghasilkan pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan, di mana perusahaan anak kini menjadi pilar penting dalam mendukung profitabilitas dan kekuatan fundamental bisnis perseroan.

Hingga akhir Triwulan IV 2025 tercatat total asset Perusahaan Anak BRI tumbuh 23,3% YoY menjadi Rp267 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba bersih Perusahaan Anak BRI meningkat 16,1% YoY, menjadi Rp10,38 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto dalam Press Conference Kinerja Keuangan Triwulan IV 2025 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (26/02). Ia menuturkan bahwa sinergi perusahaan anak BRI Group telah memberikan kontribusi laba mencapai sebesar 18,2% dari total laba konsolidasi dan aset sebesar 12,51% dari total aset konsolidasian perseroan.

“Sebagai bagian dari Transformasi BRIVolution Reignite, BRI juga terus mendorong new source of growth melalui penguatan perusahaan anak yang tergabung dalam BRI Group. Kontribusi positif dari perusahaan anak menunjukkan bahwa integrasi dan kolaborasi lintas unit bisnis semakin solid dan memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan BRI Group,” ujar Aquarius.

Saat ini BRI sendiri telah memiliki 10 perusahaan anak yang beroperasi di berbagai lini industri jasa keuangan, yakni PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), BRI Life, BRI Insurance, Bank Raya Indonesia, BRI Finance, BRI Danareksa Sekuritas, BRI Manajemen Investasi, BRI Ventures, dan BRI Global Financial Services. Masing-masing entitas memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing BRI, sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada seluruh segmen masyarakat.

Sebagaimana diketahui, BRI terus menjalankan transformasi bisnis yang berkelanjutan melalui program “BRIVolution Reignite”, yang bertumpu pada dua pilar utama, yaitu Transform the Funding Franchise serta Revamp Existing Core and Build New Core.

Dalam membangun new growth engine, BRI mendorong pertumbuhan bisnis melalui peningkatan penetrasi segmen konsumer, ekosistem emas, serta penguatan produk dan optimalisasi value chain di segmen Commercial dan Corporate. BRI Group mengoptimalkan ekosistem emas nasional melalui Pegadaian, dengan implementasi bullion services dan peluncuran aplikasi Tring yang mengintegrasikan tabungan emas, cicilan, collateral loan, hingga pembayaran digital dalam satu platform. Ini memperluas basis fee-based income sekaligus memperdalam inklusi keuangan. Sementara di segmen Corporate dan Commercial, strategi diperkuat melalui pendekatan end to end ecosystem, penguatan sektor andalan, akuisisi CASA berkualitas dan value chain.

Dengan integrasi yang semakin solid di seluruh lini bisnis serta diversifikasi usaha yang terarah, BRI Group pun kian menegaskan komitmennya dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.***