Home Blog Page 70

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Ini Senin 18 Mei 2026, Sebagian Besar Wilayah Diguyur Hujan Ringan

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kota Bogor akan diguyur hujan ringan pada Senin, 18 Mei 2026.

Cuaca di wilayah Bogor Raya diprediksi cenderung lembap dengan potensi hujan yang muncul secara bertahap sejak siang hingga sore hari.

Kondisi tersebut membuat masyarakat diimbau menyiapkan perlengkapan hujan sebelum beraktivitas di luar rumah, terutama bagi pengendara motor dan warga yang memiliki mobilitas tinggi.

BMKG mencatat hampir seluruh kecamatan di Kota Bogor memiliki potensi cuaca serupa, yakni hujan ringan dengan suhu udara yang cukup hangat pada siang hari.

Meski hujan diprediksi tidak berlangsung dengan intensitas tinggi, perubahan cuaca tetap perlu diwaspadai karena wilayah Bogor dikenal memiliki karakter cuaca yang cepat berubah.

Selain hujan, tingkat kelembapan udara yang tinggi juga diperkirakan membuat kondisi udara terasa gerah sebelum hujan turun.

Prakiraan Cuaca Bogor

Wilayah Bogor Selatan menjadi salah satu kawasan yang diprediksi mengalami hujan ringan dengan suhu udara berkisar antara 22 hingga 28 derajat Celsius.

Sementara itu, di Kecamatan Bogor Timur, cuaca juga diperkirakan didominasi hujan ringan dengan suhu berada di kisaran 23 sampai 28 derajat Celsius.

Kondisi serupa diprediksi terjadi di Kecamatan Bogor Tengah. BMKG memperkirakan wilayah tersebut mengalami hujan ringan dengan suhu udara antara 24 hingga 29 derajat Celsius.

Untuk wilayah Bogor Barat, cuaca juga diprediksi tidak jauh berbeda. Hujan ringan berpotensi turun dengan suhu udara berkisar 24 sampai 29 derajat Celsius.

Di Kecamatan Bogor Utara, hujan ringan diperkirakan turun dengan kondisi suhu udara relatif hangat, yakni sekitar 24 hingga 29 derajat Celsius.

Sementara itu, Kecamatan Tanah Sareal diprediksi menjadi wilayah dengan suhu tertinggi di Kota Bogor hari ini, mencapai 30 derajat Celsius meski tetap berpotensi diguyur hujan ringan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika hujan mulai turun dan menyebabkan jalanan licin.

Perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi bagian dari pola cuaca peralihan musim yang masih berlangsung di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Karena itu, masyarakat disarankan rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca terkini.(*)

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei, Hilal Penuhi Kriteria

0

Bogordaily.net – Idul Adha 2026 resmi ditetapkan pemerintah dan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Kepastian itu diumumkan usai Sidang Isbat Kementerian Agama RI yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2026).

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah menerima laporan hisab dan rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia. Hasil pengamatan menunjukkan posisi hilal telah memenuhi kriteria MABIMS untuk penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah.

“1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers.

Penetapan Idul Adha 2026 ini sekaligus menjadi acuan nasional bagi pelaksanaan salat Id, pemotongan hewan kurban, hingga agenda keberangkatan jemaah haji menuju puncak ibadah di Arafah dan Mina.

Ahli astronomi sekaligus anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya menjelaskan, tinggi hilal di Indonesia berada di kisaran 3,29 derajat hingga 6,95 derajat. Sementara elongasi hilal mencapai 8,91 derajat sampai 10,62 derajat.

Menurutnya, seluruh wilayah Indonesia telah memenuhi syarat minimum kriteria MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

“Karena itu secara hisab, 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026,” kata Cecep.

Pemerintah menegaskan metode penentuan awal bulan hijriah tidak hanya bertumpu pada rukyat atau pengamatan hilal, tetapi juga menggunakan pendekatan hisab astronomi modern. Kedua metode itu dipadukan agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah sekaligus syar’i.

Momentum Idul Adha 2026 juga berkaitan erat dengan sejarah pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Tanggal 10 Zulhijah menjadi simbol puncak ketakwaan ketika Nabi Ibrahim menjalankan perintah Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail AS sebelum akhirnya digantikan seekor kibas.

Dalam rangkaian ibadah haji, 9 Zulhijah menjadi hari wukuf di Arafah, sementara 10 Zulhijah ditandai dengan lempar jumrah dan penyembelihan hewan kurban di Mina. Pada hari yang sama, umat Islam di seluruh dunia melaksanakan salat Idul Adha dan ibadah kurban.

Selain sebagai hari raya besar umat Islam, Idul Adha juga menjadi momentum peningkatan konsumsi hewan ternak nasional. Permintaan sapi, kambing, dan domba biasanya melonjak tajam menjelang hari raya kurban, mendorong perputaran ekonomi peternak hingga pedagang musiman di berbagai daerah Indonesia.***

335 Jemaah Haji Kloter 24 Kabupaten Bogor Dilepas Bupati Rudy Menuju Tanah Suci

0

Bogordaily.net – Cibinong tidak sekadar jadi titik keberangkatan. Minggu (17/5/2026) itu, Gedung Tegar Beriman seperti berubah menjadi ruang perpisahan yang penuh doa, air mata, dan harapan. Sebanyak 335 jemaah haji Kloter 24 asal Kabupaten Bogor resmi dilepas Bupati Bogor Rudy Susmanto menuju Tanah Suci.

Ada yang berangkat dengan langkah mantap, ada pula yang menahan haru saat tangan keluarga tak lagi bisa lebih lama digenggam. Ibadah haji memang selalu begitu: pertemuan dan perpisahan bertemu dalam satu waktu.

Kloter 24 JKS ini menjadi kloter keenam dari Kabupaten Bogor pada gelombang kedua pemberangkatan haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Besok, 18 Mei 2026 pukul 10.10 WIB, para jemaah dijadwalkan terbang melalui Embarkasi Bekasi menggunakan penerbangan SV 5161 menuju Arab Saudi.

Di hadapan ratusan jemaah, Bupati Rudy Susmanto menyampaikan pesan yang sederhana tapi berat maknanya: jaga kesehatan, jaga fokus, dan jalankan ibadah dengan khusyuk. Tidak ada pesan yang berlebihan—karena perjalanan ini bukan perjalanan biasa.

“Bismillahirrahmanirrahim, jemaah haji Kloter 24 Kabupaten Bogor dengan ini secara resmi saya nyatakan dilepas,” ujar Rudy Susmanto, menandai dimulainya perjalanan spiritual ratusan warga itu.

Doa kemudian menjadi kalimat yang paling sering diulang di ruangan itu. Rudy berharap seluruh jemaah diberi kelancaran, kesehatan, dan keselamatan hingga kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur.

Harapan itu juga menyatu dengan kerja panjang di belakang layar. Kloter 24 tidak berangkat sendiri. Ada Ketua Kloter, pembimbing ibadah, tim kesehatan, paramedis, hingga Petugas Haji Daerah (PHD) yang ikut mendampingi. Sebuah sistem yang disiapkan agar perjalanan panjang ini tetap terjaga dari sisi layanan dan keselamatan.

Namun, yang paling sulit disembunyikan tetap suasana di luar seremoni. Keluarga jemaah datang, sebagian membawa doa yang sudah disiapkan sejak lama, sebagian lagi hanya bisa menatap sambil berusaha tersenyum. Karena di titik ini, haji bukan hanya urusan individu, tapi juga urusan keluarga yang melepas separuh hatinya.

Dan seperti biasa, setelah semua sambutan selesai, yang tersisa adalah keheningan yang pelan-pelan berubah menjadi doa. Tanah Suci sudah menunggu, dan 335 jemaah itu segera berangkat membawa harapan yang sama: pulang sebagai pribadi yang berbeda.***

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tata Kawasan Publik Terintegrasi, UKM dan PKL Didorong Lebih Tertib dan Naik Kelas

0

Bogordaily.net — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah terkait meninjau langsung progres pembangunan Alun-Alun Kabupaten Bogor yang saat ini masih terus berjalan dan ditargetkan selesai pada Juni 2026, pada Jumat (15/5/26)

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Bogor juga melihat perkembangan penataan kawasan strategis lainnya, termasuk penataan Masjid Baitul Faizin

Taman siliwangi tersisa satu pagar yang menghubungkan dengan jalan bersih kita ingin hari senin pagarnya sudah mulai dibongkar antara masjid baitul faidzin dan taman siliwangi jangan ada batasan sehingga dan masyarakat kapanpun mau masuk bisa masuk dan disekelilingnya ada pedangan harus difasilitasi tempat untuk berdagang didalam taman siliwangi mereka yang pakai gerobag pinggulan kita sediakan supaya lebih refrsentatif dan PKLnyan naik kelas

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pembangunan yang lebih tertata, nyaman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan segala kemampuan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini, kami akan terus meningkatkan pembangunan yang lebih tertata, nyaman, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.***

Polresta Bogor Ambil Alih Penanganan Kasus Penganiayaan Warga Bogor yang Viral di TikTok

0

Bogordaily.net – Laporan penganiayaan diabaikan polisi. Kalimat itu kini menggema di Kota Bogor. Bukan karena peristiwanya luar biasa besar. Tapi karena curhat seorang remaja perempuan di media sosial berhasil mengguncang respons aparat.

Namanya Fadiyah Alkaff. Usianya baru 18 tahun. Ia mengaku lelah dipingpong saat mencari keadilan setelah rumahnya didatangi sekelompok pemuda mabuk di kawasan Bogor Timur, Kota Bogor.

Bukan hanya dugaan pengeroyokan yang ia laporkan. Ada juga perusakan barang di rumahnya. Namun, menurut pengakuannya, laporan itu tak kunjung ditindaklanjuti.

Curhatnya viral.

Baru setelah itu, polisi bergerak lebih cepat.

Polresta Bogor Kota memastikan laporan tersebut kini sedang diusut. Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi Saputra, mengatakan pihaknya telah mendatangi rumah Fadiyah sejak 12 Mei 2026 untuk mendengar langsung kronologi kejadian.

Menurut Imam, polisi menerima keluhan korban terkait dugaan adanya orang mabuk yang masuk ke rumahnya namun belum mendapat tindak lanjut dari aparat di tingkat Polsek Bogor Timur maupun Polresta Bogor Kota.

Laporan penganiayaan diabaikan polisi itu bahkan membuat Fadiyah nekat menghubungi layanan darurat 110. Namun, menurut pengakuannya, tidak ada respons lanjutan yang ia rasakan.

Ia lalu mendatangi Mabes Polri.

Di sana, ia justru diarahkan untuk berkoordinasi dengan Babinsa TNI. Dari situlah rasa kecewanya memuncak. Fadiyah kemudian membuat video TikTok berisi keluhan soal sulitnya mencari perlindungan hukum.

Video itu menyebar cepat.

Polresta Bogor Kota akhirnya menerbitkan surat tanda penerimaan pengaduan bernomor REKOM/1410/V/2026/SPKT. Status perkara masih dalam tahap penyelidikan.

Kasus ini bermula pada Selasa, 21 April 2026. Saat itu Fadiyah mengaku rumahnya didatangi sejumlah pemuda yang diduga mabuk. Keributan terjadi. Dugaan pengeroyokan dan perusakan disebut berlangsung di lokasi tersebut.

Beberapa polisi sempat datang ke rumah korban. Namun menurut Fadiyah, tidak ada tindakan nyata terhadap para pelaku.

Merasa tak mendapat kepastian, ia menyurati Kapolda Jawa Barat dan Ombudsman RI. Tapi surat itu justru sampai ke ketua RT setempat dan membuat dirinya ditegur.

Kini publik ikut mengawasi.

Sebab dalam banyak kasus, yang paling menyakitkan bukan hanya dugaan kekerasannya. Tapi ketika warga merasa suaranya tak didengar.

Dan di era media sosial, satu video TikTok bisa menjadi alarm paling keras bagi institusi mana pun.

Laporan penganiayaan diabaikan polisi akhirnya tidak lagi sekadar keluhan pribadi. Ia berubah menjadi sorotan publik tentang bagaimana warga kecil mencari keadilan.***

220 Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Puncak Bogor Selama Libur Panjang

0

Bogordaily.net – Libur panjang selalu punya cerita. Kali ini, cerita itu datang dari Jalur Puncak Bogor. Angkanya tidak kecil: 220 ribu kendaraan melintas selama long weekend. Sebuah angka yang membuat Jalan Raya Puncak kembali berubah menjadi lautan kendaraan.

Sejak Kamis pagi hingga Minggu siang, arus kendaraan nyaris tidak putus. Dari Jakarta menuju kawasan wisata Puncak. Lalu kembali turun ke arah ibu kota.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Afif Widhi Ananto menyebut, sekitar 120 ribu kendaraan tercatat naik menuju kawasan Puncak. Sementara kendaraan yang turun menuju Jakarta sudah mencapai 100 ribu unit.

“Untuk jumlah kendaraan yang naik ke atas pada libur long weekend ini ada sekitar 120 ribu kendaraan. Untuk yang turun sendiri saat ini sudah mencapai 100 ribu kendaraan,” kata Afif di Simpang Gadog, Minggu (17/5/2026).

Puncak arus wisata terjadi pada hari pertama long weekend, Kamis (14/5). Dalam sehari saja, sekitar 45 ribu kendaraan masuk ke kawasan Puncak. Jumlah itu naik 14 persen dibanding akhir pekan biasa.

Kawasan wisata favorit warga Jabodetabek itu memang selalu menjadi magnet saat libur panjang. Udara dingin, vila-vila penuh, warung makan padat, dan jalanan pun ikut sesak.

Namun yang menarik justru terjadi saat arus balik.

Sabtu kemarin menjadi puncak kendaraan turun dari Puncak menuju Jakarta. Polisi mencatat sekitar 44 hingga 45 ribu kendaraan bergerak turun dalam satu hari.

Meski begitu, aparat belum bisa bernapas lega. Sebab masih ada selisih antara kendaraan yang naik dan yang turun. Artinya, masih banyak wisatawan yang bertahan di kawasan Puncak hingga Minggu siang.

Karena itu, Satlantas Polres Bogor masih memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way menuju Jakarta.

“Intinya masih ada selisih antara kendaraan yang naik dengan yang turun. Untuk itu, kami masih menyiagakan dan memprioritaskan kepada masyarakat yang telah selesai melaksanakan wisata,” ujar Afif.

Siang tadi, rekayasa lalu lintas one way arah bawah kembali diterapkan dari kawasan Puncak menuju Jakarta. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat arus kendaraan wisatawan yang pulang setelah menikmati libur panjang.

Bagi warga Bogor, pemandangan seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Tetapi setiap long weekend datang, Jalur Puncak selalu seperti mengulang cerita lama: macet panjang, kendaraan mengular, dan polisi sibuk mengatur arus agar tetap bergerak.***

Stadion Pakansari Resmi Jadi Markas Timnas Indonesia di AFF Hyundai Cup 2026

0

Bogordaily.net — Stadion Gelora Pakansari kembali mendapat panggung besar. Kali ini lebih besar dari sekadar laga biasa. Stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor itu dipastikan menjadi markas Timnas Indonesia pada ajang AFF Hyundai Cup 2026.

Dua pertandingan penting akan digelar di sana. Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026 dan melawan Vietnam pada 3 Agustus 2026. Atmosfer sepak bola internasional pun dipastikan akan terasa di Cibinong.

Ketua KONI Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan, menyebut penunjukan Gelora Pakansari sebagai venue AFF Hyundai Cup 2026 menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Sebagai masyarakat Kabupaten Bogor, kami merasa bangga Gelora Pakansari akan menjadi markas utama Timnas Garuda Indonesia saat perhelatan AFF Hyundai Cup 2026,” ujar Arif Rochmawan yang akrab disapa Atep.

Bagi Kabupaten Bogor, AFF Hyundai Cup 2026 bukan hanya soal sepak bola. Ini tentang gengsi daerah. Tentang bagaimana stadion di Cibinong itu kembali dilihat dunia.

Atep mengatakan, kehadiran Timnas Indonesia asuhan John Herdman akan membuat nama Gelora Pakansari semakin dikenal pencinta sepak bola internasional. Ia menilai hal tersebut sejalan dengan cita-cita Rudy Susmanto yang ingin Gelora Pakansari menjadi episentrum event olahraga internasional.

“Dengan menjadi markas utama Timnas Merah Putih selama AFF Hyundai Cup 2026, hal ini sangat selaras dengan cita-cita Bupati Bogor yang menginginkan Gelora Pakansari menjadi episentrum event olahraga berskala internasional,” tegasnya.

Tidak hanya berdampak pada olahraga, AFF Hyundai Cup 2026 juga diyakini akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Hotel akan ramai. UMKM hidup. Tempat makan penuh. Kabupaten Bogor akan kedatangan ribuan suporter dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.

Atep optimistis momentum ini juga dapat menjadi sarana promosi wisata Kabupaten Bogor ke tingkat internasional. Ia bersama seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga di Kabupaten Bogor mengaku siap ikut menyemarakkan AFF Hyundai Cup 2026.

Bahkan, ia membuka peluang Gelora Pakansari dipercaya menjadi venue partai puncak atau grand final AFF Hyundai Cup 2026.

Gelora Pakansari memang bukan stadion sembarangan. Stadion ini punya sejarah panjang dalam event internasional. Pada Asian Games 2018, stadion tersebut menjadi venue final sepak bola antara Korea Selatan melawan Jepang.

Kala itu, Korea Selatan keluar sebagai juara usai menang lewat gol Lee Seung-woo dan Hwang Hee-chan. Jepang hanya mampu membalas melalui Ayase Ueda.

Sebelumnya, pada 2016, Gelora Pakansari juga pernah menjadi tuan rumah final leg pertama AFF Cup 2016 antara Indonesia melawan Thailand. Saat itu Timnas Indonesia menang 2-1 di kandang sendiri sebelum akhirnya kalah 0-2 pada leg kedua di Bangkok.

Kini, publik Bogor berharap cerita baru kembali lahir di Gelora Pakansari. Stadion itu kembali bersiap menjadi rumah perjuangan Timnas Garuda di AFF Hyundai Cup 2026.***

HJB Kabupaten Bogor 2026 Digelar Meriah, Ini Rangkaian Agenda dan Kegiatan Lengkapnya

0

Bogordaily.net – Hari Jadi Bogor (Hjb) HJB Kabupaten Bogor 2026 terasa berbeda tahun ini. Tidak hanya soal seremoni. Tidak sekadar panggung hiburan. Ada suasana yang lebih ramai. Lebih hidup. Jalan-jalan utama bakal dipenuhi warna. Warga bakal turun sejak pagi. Anak-anak memakai pakaian adat. Para pelaku UMKM ikut membuka lapak. Kabupaten Bogor sedang merayakan hari jadinya dengan cara yang lebih merakyat.

Peringatan Hari Jadi Bogor itu memang selalu punya magnet tersendiri. Dari tahun ke tahun, antusiasme masyarakat tidak pernah surut. Bahkan pada hjb Kabupaten Bogor 2026, suasananya bakal terasa lebih semarak dibanding beberapa tahun sebelumnya. Pemerintah daerah mencoba menghadirkan rangkaian acara yang tidak hanya formal, tetapi juga menyentuh kehidupan warga sehari-hari.

Di sejumlah titik, pentas seni tradisional akan digelar sejak siang. Ada pertunjukan pencak silat. Ada tari jaipong. Ada pula festival kuliner khas Sunda yang membuat kawasan acara dipenuhi aroma makanan tradisional. Warga bakal berbondong-bondong datang bersama keluarga. Mereka akan menikmati perayaan sambil berburu jajanan dan hiburan rakyat.

Tidak sedikit yang akan memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan produk lokal. UMKM menjadi salah satu perhatian utama dalam perayaan tahun ini. Pemerintah berharap kegiatan tersebut mampu menggerakkan ekonomi masyarakat kecil. Sebab pesta rakyat semacam ini memang bukan hanya tentang hiburan. Tetapi juga tentang perputaran uang di daerah.

Bupati Bogor dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar mengenang sejarah. Ada harapan besar agar Kabupaten Bogor terus tumbuh menjadi daerah penyangga ibu kota yang maju, tetapi tetap menjaga identitas budaya dan kearifan lokalnya.

Momentum hjb Kabupaten Bogor 2026 juga dimanfaatkan untuk memperkuat rasa kebersamaan warga. Di tengah perkembangan kota yang semakin cepat, masyarakat diingatkan agar tidak kehilangan akar budaya. Karena Bogor bukan hanya soal pembangunan gedung dan jalan. Bogor juga tentang tradisi, gotong royong, dan kehidupan masyarakatnya yang masih hangat.

Malam harinya, ribuan warga akan memadati area panggung utama. Lampu-lampu menyala. Musik mulai terdengar. Suasana berubah menjadi lautan manusia yang menikmati pesta rakyat hingga larut malam. Kabupaten Bogor sedang merayakan dirinya sendiri—dengan cara yang sederhana, tetapi penuh makna.***

Jadwal Shalat Kota Bogor Hari Ini

0

Bogordaily.net – Jadwal shalat Kota Bogor hari ini, Minggu 17 Mei 2026, menjadi penanda ritme kehidupan warga sejak dini hari. Dari azan Subuh yang terdengar pelan di sela udara dingin Bogor, hingga Maghrib yang datang bersama lampu-lampu jalan mulai menyala.

Bogor memang punya cara sendiri menyambut pagi. Kabut tipis turun lebih lambat. Jalanan baru ramai setelah matahari naik. Tetapi masjid-masjid sudah lebih dulu hidup sejak sebelum pukul setengah lima pagi.

Bagi warga yang bersiap menjalankan aktivitas akhir pekan, jadwal shalat Kota Bogor hari ini penting untuk menjadi pengingat agar waktu ibadah tetap terjaga di tengah kesibukan keluarga, perjalanan, maupun pekerjaan.

Berikut jadwal shalat untuk wilayah Kota Bogor dan sekitarnya pada Minggu, 17 Mei 2026:

* Subuh: 04.33 WIB
* Terbit: 05.55 WIB
* Dzuhur: 11.49 WIB
* Ashar: 15.11 WIB
* Maghrib: 17.43 WIB
* Isya: 18.56 WIB

Menjelang Dzuhur, cuaca Bogor biasanya mulai hangat. Aktivitas pasar, pusat kuliner, hingga kawasan wisata pun memadat. Namun ketika azan berkumandang, banyak warga memilih berhenti sejenak. Ada yang menuju masjid, ada pula yang menunaikan shalat di sela pekerjaan.

Sore hari menjadi waktu paling khas di Bogor. Langit cepat berubah redup. Setelah Ashar, suasana kota perlahan melambat sebelum akhirnya Maghrib tiba pukul 17.43 WIB.

Jadwal shalat Kota Bogor hari ini bukan sekadar daftar waktu. Ia seperti alarm kehidupan. Mengingatkan bahwa di tengah cepatnya aktivitas, selalu ada waktu untuk kembali tenang.***

Keranjingan Game FF dan Roblox, Siswa SD Terpapar Radikalisme

0

Bogordaily.net – Siswa SD di Tulungagung terpapar radikalisme. Kalimat itu terdengar berat. Terlalu berat untuk anak kelas 6 sekolah dasar yang seharusnya sibuk menghafal perkalian atau berdebat soal hero favorit di Mobile Legends.

Tetapi dunia digital memang tidak pernah benar-benar ramah pada anak-anak.

Di Kabupaten Tulungagung, seorang bocah SD justru masuk ke lorong gelap yang tidak pernah dibayangkan orang tuanya. Awalnya biasa saja. Bermain game online seperti Free Fire, Roblox, hingga Mobile Legends. Lalu datang percakapan-percakapan asing. Dari ruang obrolan game, anak itu diarahkan masuk ke grup Telegram. Di situlah bibit doktrin mulai ditanam.

Pelan-pelan.

Nyaris tanpa suara.

Pihak Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Tulungagung menyebut anak tersebut mulai terpapar konten radikal dan jaringan terorisme internasional. Beruntung, jejak aktivitas digitalnya lebih dulu terdeteksi pemantauan siber dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Densus 88 Antiteror sebelum proses doktrin berjalan lebih jauh.

Kepala UPT PPA Tulungagung, Dwi Yanuarti, mengatakan anak itu sebenarnya masih berada pada tahap awal paparan. Namun arah perjalanannya sudah terlihat mengkhawatirkan.

Anak tersebut diketahui cukup fasih berbahasa Inggris. Kemampuan itu justru membuatnya mudah berinteraksi dengan jaringan luar negeri. Ia juga aktif mengunggah video bernuansa kekerasan di TikTok. Dari sana, ketertarikan kelompok radikal muncul. Anak itu kemudian dimasukkan ke beberapa grup WhatsApp berbeda.

Kasus siswa SD di Tulungagung terpapar radikalisme ini akhirnya membuka mata banyak pihak: ancaman perekrutan kini tidak lagi datang lewat ceramah tertutup atau pertemuan rahasia. Semuanya bisa masuk melalui layar ponsel.

Melalui game.

Melalui media sosial.

Melalui notifikasi yang tampak biasa.

Sejak Desember 2025, proses deradikalisasi mulai dilakukan. Pendampingan psikologis, edukasi kebangsaan, hingga pemulihan sosial dijalankan perlahan. Pada awalnya, sang anak disebut sangat tertutup. Ia enggan menatap lawan bicara. Bahkan memilih menunduk ketika bertemu orang lain.

Namun perubahan mulai terlihat.

Kini ia mulai kembali ceria. Sudah mau berbicara dengan lingkungan sekitar. Sudah bisa tertawa lagi seperti anak-anak seusianya.

Yang menarik, UPT PPA tidak memilih jalan melarang game sepenuhnya. Mereka justru mengarahkan kegemaran anak itu ke jalur yang lebih sehat: esports.

Ia mulai diikutkan dalam berbagai turnamen game. Bakatnya diarahkan menjadi prestasi, bukan pintu masuk propaganda. Pendekatan ini dianggap lebih efektif dibanding sekadar menyita gawai atau memarahi anak.

Karena masalah utamanya bukan game.

Melainkan siapa yang berbicara di balik game itu.

Kasus siswa SD di Tulungagung terpapar radikalisme juga menjadi alarm keras bagi para orang tua. Banyak keluarga merasa anak aman karena hanya bermain di kamar. Padahal, dunia digital membuat kamar kecil bisa terhubung dengan jaringan mana pun di seluruh dunia.

UPT PPA Tulungagung mengingatkan pentingnya pengawasan aktivitas digital anak. Orang tua diminta mulai memperhatikan kebiasaan anak yang terlalu tertutup dengan ponsel, rutin memeriksa aplikasi percakapan seperti Telegram atau WhatsApp, serta tidak sembarangan memberikan akses akun pribadi kepada anak.

Sebab di era sekarang, ancaman tidak selalu datang dari jalanan.

Kadang justru datang dari permainan yang terlihat paling menyenangkan.***