Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 6926

Tente Ernie Tampil Seksi saat Kepanasan, Netizen : Montok Banget!

0

Bogordaily.net -Tak henti-hentinya Tante Ernie bikin mata netizen tak berkedip. Dengan penampilan seksi dan body seperti layaknya gitar spanyol selalu membuat ramai dunia maya khusunya bagi kaum pria.

Usia yang tak lagi muda tampaknya tak melunturkan pesona Tante Ernie. Pesona Perempuan yang dijuluki Tante Pemersatu Bangsa tersebut seperti memiliki daya pikat tersendiri bagi netizen.

Termasuk unggahan foto terbaru perempuan berusia 45 tahun tersebut di Instaram pribadinya, @himynameisernie. Dengan outfit kece dia mengunggah potretnya tengah kepanasan di jalan raya.

“Gak sanggup buka mata 🙈🙈🙈, mataharinya gak santai banget sih💥💥💥, panasnya 39°C saja 🔥🔥,” ungkap Tante Ernie.

Meski sedang kepanasan, Tante Ernie tetap mencuri perhatian netizen dengan gaya imej seksinya. Dia mengenakan mini dress warna biru yang memperlihatkan body goals-nya.

Tak heran jika unggahan fotonya ramai diserbu oleh netizen. Mereka menilai, meski sedang kepanasan Tante Ernie tetap hot hingga mereka juga tak sanggup kedip, bahkan membuka mata juga!

“Dia terlalu hot melihat kecantikanmu kak ❤️❤️,” kata @anstasia***

“Pingin bohaay kaya tante erniee 😂 rahasianya apa yah 😢😂,” tanya @intanmust***

“Iyaa Tante saya jg gak sanggup buka mata lihat Tante 😁,” ujar @sanuhardj***

“Montokkk bgt 😍😍😍😍😍😍,” celetuk @maya.san***

“Ak malah gak sanggup kedip mata 😳,” ujar @sankman***

Anggota Paskribra Asal Bogor dapat Beasiswa Pancakarsa

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin menemui serta memberikan beasiswa Pancakarsa kepada dua siswa SMA Kabupaten Bogor, yang berhasil menorehkan prestasi menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), dalam upacara HUT RI 17 Agustus 2021 di tingkat Nasional dan Provinsi Jawa Barat, Senin 23 Agustus 2021.

Keduanya adalah Dika Ambiya Rahman siswa SMAN 1 Cijeruk, bertugas sebagai pembentang bendera dalam pengibaran merah putih tingkat nasional yang merupakan siswadan Ula Nisrina siswi SMAN 1 Klapanunggal bertugas sebagai pembawa baki di upacara tingkat provinsi.

Pertemuan tersebut digelar di Kantor Bupati Bogor dihadiri orang tua masing-masing siswa.

“Alhamdulillah hari ini baik atas nama pribadi dan sebagai Bupati Bogor mewakili masyarakat Kabupaten Bogor, turut bangga dengan terpilihnya Dika sebagai pengibar bendera di nasional dan Ula di provinsi,” kata Ade Yasin kepada wartawan.

Selain menyampaikan ucapan terimakasih, kata Ade, pihaknya juga menyampaikan apresiasi berupa beasiswa pendidikan Pancakarsa.

Selain itu, kata Ade, kedua siswa berprestasi ini juga mendapat tabungan dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Parungpanjang dan juga uang saku dari Bupati Bogor.

“Jadi ketika mereka sudah lulus sekolah, mereka dijamin dengan beasiswa Pancakarsa karena prestasi yang sudah ditorehkan mereka menjadi pengibar bendera baik di nasional maupun di tingkat provinsi,” kata Ade.

Ade berharap setelah ini lebih banyak lagi prestasi-prestasi membanggakan lainnya yang ditorehkan putra-putri Kabupaten Bogor.

 

Ikut Arisan Online, Warga Blora Malah Ditipu Sampai Miliaran

0

Bogordaily.net – Berujung sial, warga Blora telah ditipu miliaran rupiah, karena uang ratusan juta yang dimilikinnya telah diinvestasikan ke dalam arisan online.

Riski, salah satu korban, mengatakan dirinya telah menginvestasikan uangnya sebanyak Rp 400 juta untuk mengikuti arisan online.

“Karena tergiur, total ada Rp 400 juta saya ikutkan di arisan online,” kata Riski dikutip detikcom, Senin 23 Agustus 2021.

Uang itu ia setorkan ke Nilawati alias Lala warga kecamatan Sambong, yang diduga sebagai inisiator atau pemilik arisan online ini.

Korban lain, Yeni, mengaku mengalami kerugian hampir mencapai Rp 2 miliar. Uang sejumlah itu bukan seluruhnya milik dia.

“Uang saya pribadi itu sekitar Rp 500 jutaan sedangkan sisanya milik member. Ada sekitar 20 orangan,” kata Yeni.

Para member tersebut, menyetor uang beragam nilainya ada yang sekitar puluhan juta, Rp 100 juta bahkan ada Rp 300 juta.

“Jika dihitung total bersama uang pribadi saya, ada hampir Rp 2 miliar yang sudah saya setorkan ke Lala,” terangnya.

Yeni ditagih oleh para membernya. Ia kebingungan bagaimana caranya mengembalikan uang milik membernya yang telah disetorkan kepada Lala, padahal seharusnya bulan ini mereka mendapatkan hasil arisan tersebut.

“Bingung saya, mau pulang ke rumah juga takut nanti digeruduk member. Tapi ya mau gimana lagi, aku jelasin semuanya. Kalau mereka mau uang, ya nanti saya jual-jualin lah barang-barang saya. Berapapun harganya, dan bagaimana perasaan mereka nantinya, ya memang kondisinya seperti itu,” ujar Yeni.

“Saya sendiri juga korban. Uang saya juga hilang. Saya nggak nipu. Saya juga sebagai korban dari Lala,” lanjutnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Januari 2021 di Blora. Yeni yang mengenal Lala tergiur dengan ajakan untuk ikut arisan online.

“Menurut saya (orangnya) baik, saya sedikitpun tidak curiga sama sekali,” katanya.

Yeni mengaku selalu mendapatkan upah sebanyak Rp 50 ribu setiap dapat merekrut member baru. Upah tersebut langsung dikirimkan bersama hasil dari arisan online yang didapatkannya.***

75% Warteg bisa Gulung Tikar, BLT UMKM Rp1,2 juta Tidak Kuncung Cair

0

Bogordaily.net – Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlaku, pengusaha kecil termasuk warteg mengaku tidak mendapatkan bantuan subsidi atau BLT UMKM Rp 1,2 juta yang dijanjikan pemerintah.

“Bantuan yang Rp 1,2 (juta) itu yang kami kasih data ke Kementerian juga nggak jelas. Mereka kan minta, kami sudah kasih artinya justru sekarang kami jadi nggak mengharapkan, hanya mendengar manfaat aja tetapi nggak ada yang dapat. Saya kasih sebanyak 500 data,” kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni, kepada detikcom, Senin 23 Agustus 2021.

Dia mengaku saat ini para pemilik warteg jadi pasrah dengan keadaan. Belum lagi warteg yang sewa tempat tidak bisa membayar sewa lanjutan, diperkirakan 75% warteg bisa gulung tikar, sementara BLT UMKM belum juga kunjung cair.

“Mereka kan masih rugi, masa sewa mereka akan habis kalau nanti habis sampai akhir tahun ini menuju 75% warteg akan tutup. Kalau mau memperpanjang tetapi keuangan sulit, jadi gali tutup lobang, nanti jadi ke jurang, ini benar-benar PPKM di dari Juli ini kami drop,” katanya.

Pihak para pemilik warteg mengaku sangat membutuhkan pinjaman modal untuk membayar sewa yang akan jatuh tempo.

“Sekarang ini teman-teman itu lebih butuh modal untuk pinjaman. Kalau bantuan yang 1,2 juta itu jadi nggak begitu mengharapkan. Kalau modal nggak ada untuk bayar sewa aja, jadinya mendingan pulang kampung aja. Tetapi kondisi kan di sana juga nggak begitu baik,” pungkasnya.

Lapor Ibu Bupati, Dosis Vaksin di Kecamatan Jasinga Habis

Bogordaily.net – Puskemas Curug Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor tetap melakukan vaksinasi terhadap masyarakat, meksipun saat ini pasokan dosis vaksin menipis, vaksinasi dilakukan dengan kuota terbatas.

Terbatasnya dosis vaksinasi di wilayah tersebut tidak serta merta menyurutkan warga untuk melaksanakan vaksinasi. Tidak jarang warga harus kembali ke rumah menunggu sampai dosis vaksin kembali tersedia.

Menurut Kepala Puskesmas Curug,  Alih, mengatakan dosis vaksinasi di wilayah kerjanya saat ini terbatas.

“Terbatas vaksinasinya, kami akhirnya pake kuota hanya bisa 160 orang,”kata Alih kepada wartawan, Senin 23 Agustus 2021.

Minimnya pasokan dosis vaksinasi menjadi salah satu penghambat target vaksinasi di Wilayah Kecamatan Jasinga. Padahal saat ini kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi mulai tinggi.

“Kalau target masih sepuluh persen, tapi untuk saat ini masyarakat cukup antusias kesadaran masyarakat untuk divaksin sampai kita kekurangan stok vaksin,”katanya.

Untuk di wilayah Kecamatan Jasinga sampai saat ini untuk Dosis Vaksin itu ada yang sinovak dan astrazeneca

“Dosis pertama untuk saat ini astrazeneca dan dosis dua itu sinovac,”pungkasnya.

 

Foto: Antusias Masyarakat Curug Jasinga untuk divaksinasi tidak dibarengi dengan pasokan dosis vaksin yang cukup

Seruan Tangkap Muhammad Kece Menggema di New York

0

Bogordaily.net – Seruan tangkap Muhammad Kece menggema di New York. Seruan itu disampaikan Imam masjid New York, Imam Shamsi Ali. Imam Shamsi Ali mendesak agar Muhammad Kece yang dituding sebagai penista agama ditangkap.

Sosok Muhammad Kece Murtadin atau YouTuber Muhammad Kece saat ini tengah disorot karena pernyataan kontroversialnya, yang menjurus pada penistaan agama.

Melansir Suara.com, sederet tokoh agama hingga Menteri Agama Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Quomas juga meminta polisi segera menindak Muhammad Kece.

Pernyataan Muhammad Kece yang disoal, yakni menyebut Nabi Muhammad dekat dengan jin.

“Karena Nabi Muhammad sendiri dikerumuni jin, ada ayatnya Nabi Muhammad dikerumuni jin, Nabi Muhammad itu dekat dengan jin, pokoknya saya bongkar budal badil,” ujarnya dalam video berjudul ‘Kitab Kuning Membingungkan’ yang diunggah pada 19 Agustus 2021.

Selain itu, ia mengatakan kitab kuning yang diajarkan di pondok pesantren menyesatkan dan menimbulkan paham radikal.

Ia juga menyebut agama islam dimanfaatkan untuk berpolitik mencari makan dan meminta orang Indonesia, jangan menjadi marketing Arab.

“Jangan menyebarluaskan, membangga-banggakan Arab, tidak ada apa-apanya Nabi Muhammad bin Abdullah itu, makanya di quran tidak tertulis Muhammad bin Abdullah,” ungkapnya.

Cuplikan video pernyataan Muhammad Kece tersebut dibagikan ulang oleh Imam Shamsi Ali melalui cuitan di Twitter pribadinya, Senin 23 Agustus 2021.

Imam Shamsi Ali meminta agar Muhammad Kece segera ditindak tegas, karena akan menimbulkan kerukunan beragama hancur.

“Kalau syetan manusia seperti ini dibiarkan berkeliaran, tidak ditangkap dan diproses, jangan terkejut kalau Umat Islam marah dan kerukunan beragama hancur,” tulisnya seperti dikutip SuaraKalbar.id, Senin 23 Agustus 2021.

Ia pun menyinggung tindak tegas dari pihak berwajib atas pernyataan Muhammad Kece yang dianggap telah membuat gaduh.

 

Niat Menipu Penjual, Online Shop Ini Justru Kirim Barang KW

0

Bogordaily.net – Saat belanja online, baik pembeli maupun penjual harus ekstra hati-hati agar tak kena tipu. Belum lama ini, seorang pemilik online shop kosmetik membagikan responsnya saat sadar ditipu pembeli.

Lewat unggahan TikTok, pemilik olshop ini menjadi viral hingga panen pujian warganet. Pasalnya, ia malah mengirimkan ‘kosmetik’ gratis yang KW kepada si penipu.

Cerita ini dibagikan oleh akun @baaayti yang menceritakan kronologi penipuan tersebut. Awalnya, ia mendapat chat dari konsumen yang memesan sederet make up, Senin 23 Agustus 2021.

Awalnya, pemilik online shop ini masih menanggapi dengan ramah. Ia bahkan menjelaskan bahwa pembelian di atas Rp 100 ribu akan mendapat ongkos kirim gratis.

Di sisi lain, pembeli terlihat sigap dalam menjawab. Pembeli tersebut bahkan langsung mengirim bukti transfer untuk pembelian senilai Rp 808 ribu.

Meski begitu, penjual rupanya sadar akan keanehan yang ada dalam bukti transaksi. Ia pun mengecek mutasi dan mendapati uang belum masuk.

Tak sampai di sana, penjual ini juga mengecek nomor telepon pembeli di aplikasi Get Contact. Rupanya, pembeli tersebut sudah sering melakukan aksi penipuan.

Namun, alih-alih langsung menuduh, pemilik olshop ini malah berlagak hendak mengirimkan produk yang dipesan. Ia bahkan menunjukkan bukti bahwa dirinya sedang menyiapkan paket.

Meski begitu, paket yang dimaksud berisi kosmetik palsu dari kertas. Pada video, pemilik akun @baayti menunjukkan deretan kertas yang bertuliskan bedak anti malu, blush on, cushion, hingga pensil alis ungu janda.

“Yaudah kita kerjain balik. Kasian yang kurang teliti kalau itu bukti transfer palsu. Apalagi nggak ada mobile banking,” tulis caption pada video.

Pada video berikutnya yang viral ditonton 1,2 juta kali, pemilik olshop ini mengungkap bahwa si pembeli balik marah dan menuduhnya sebagai penipu.

Namun, sang pemilik malah balik bertanya seputar aplikasi apa yang digunakan pembeli untuk membuat bukti transfer palsu.

Pemilik olshop ini juga sempat diblokir oleh pembeli. Meski begitu, si pemilik ternyata sudah bekerja sama dengan kurir untuk melacak koordinat rumah pembeli.***

Pembangunan Rumdinnya Jadi Sorotan, Bupati Ini Angkat Bicara

0

Bogordaily.net – Setelah mendapatkan sorotan terkait pembangunan rumah dinas (rumdin) yang belum selesai pengerjaanya meski sudah dibangun dengan Rp 34 Miliar. Bupati Penajem Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud angkat bicara.

Gafur menjelaskan selama ini pimpinan daerah di PPU belum mempunyai rumah dinas (Rumdin). Gafur lantas membandingkannya dengan daerah-daerah lain.

“Kabupaten Penajam Paser Utara itu tidak punya rumah dinas, beda dengan kabupaten lain. Kabupaten lain itu punya semua, kabupaten Kubar, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Balikpapan. Kalau Balikpapan oke lah ya karena kota tua, Samarinda kota tua tapi yang baru-baru itu sudah punya rumah dinas semua. Kabupaten Penajam Paser Utara itu sudah 20 tahun nggak punya rumah dinas, jadi kita membuat rumah dinas,” katanya saat dihubungi, Senin 23 Agustus 2021.

Ia menargetkan rumah dinas itu rampung 100 persen di tahun ini.

“Emang dia belum 100 persen tapi kalau nggak salah sudah 88 persen katanya. Kalau saya sih harus rampung tahun ini, saya mewajibkan rampung tahun ini,” pintanya.

Ia berkilah kalau pembangunan rumah dinas bupati sebenarnya sudah direncanakan dan dianggarkan sejak lama. Namun hal itu tidak terealisasi sampai kemudian mulai dibangun pada 2020 lalu.

“Karena pejabat yang lalu nggak tahu kenapa saya, belum dibuat-buat. Padahal anggarannya sudah tembus Rp 3 tririlun, Rp 2,8 triliun tapi kabupaten kita gak pernah. Saya inginkan untuk martabat kita sendiri kabupaten kita harus punya rumah dinas,” ujar Gafur.

Gafur juga mengungkap pembangunan rumah dinas saat ini baru untuk bupati saja. Sedangkan pejabat forkopimda yang lain mulai dari Wakil Bupati hingga Ketua DPRD belum mempunyai rumah dinas.

“Wakil bupati karena tidak ada rumah dinasnya akhirnya rumahnya yang dikontrak. Kalau saya, rumah saya nggak mau dikontrak. Jadi saya pakai yang sementara ini memakai gedung rumah PKK, itu yang saya jadikan rumah dinas saat ini,” ujar Gafur.

Atas hal itu, Gafur ingin segera merealisasikan rumah dinas untuk bupati. Dia menegaskan rumah tersebut bukan rumah pribadi tapi untuk bupati yang sedang menjabat.

“Kalau saya begitu saya menjabat, saya tidak mau mengontrak rumah. Saya pakai gedung yang tidak terpakai, rumahnya rumah PKK. Itulah yang saya jadikan rumah dinas, sudah hampir 3 tahun. Di tahun 2020 saya minta supaya ada rumah dinasnya Bupati Penajam Paser Utara. Kan itu bukan rumah pribadi itu, rumahnya bupati siapa pun bupatinya akan tinggal di situ, ada rumah dinasnya. Makanya saya ingin merealisasikan rumah dinas tersebut karena itu bukan rumah pribadi,” ujar Gafur.

Informasi mengenai proyek pembangunan rumah jabatan Bupati PPU ini sebelumnya dilansir dari Antara, Senin 23 Agustus 2021. Rumah dinas itu berada di jalan pesisir pantai Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam. Pembangunan rumah jabatan kepala daerah tersebut masih membutuhkan anggaran miliaran rupiah lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara Edi Hasmoro menjelaskan, pembangunan rumah itu masih membutuhkan tambahan anggaran. Tambahan anggaran dibutuhkan untuk beberapa pengerjaan lanjutan seperti pagar hingga dermaga.

“Beberapa jenis pengerjaan lanjutan rumah kepala daerah itu, seperti pagar, ornamen, taman (landscape), dermaga, serta pengerjaan interior rumah,” ujarnya.

Namun, proyek pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara tersebut mengalami perubahan kontrak dalam perjanjian (addendum) kontrak. Anggaran sejumlah pengerjaan lanjutan rumah jabatan kepala daerah, menurut Edi Hasmoro, dialihkan untuk pemasangan jaringan listrik sepanjang 2 kilometer.

“Pemasangan jaringan listrik didahulukan karena kebutuhan listrik di rumah jabatan bupati sangat mendesak,” ucapnya.

Pemasangan instalasi listrik rumah jabatan kepala daerah itu dibutuhkan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar.

Pengadaan listrik, kata dia, sebagai kebutuhan mendesak karena instalasi listrik diperlukan untuk kebutuhan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara. Untuk proses pembangunan, meliputi pagar, ornamen, taman, dan dermaga dilakukan bersamaan dengan pengerjaan interior rumah jabatan kepala daerah.***

Begini Cerita Pemilik Olshop Ditipu Pembeli

0

Bogordaily.net – Saat belanja online, baik pembeli maupun penjual harus ekstra hati-hati agar tak kena tipu. Belum lama ini, seorang pemilik olshop kosmetik membagikan responsnya saat sadar ditipu pembeli.

Lewat unggahan TikTok, pemilik olshop ini menjadi viral hingga panen pujian warganet. Pasalnya, ia malah mengirimkan ‘kosmetik’ gratis kepada si penipu.

Dilansir suara.com, Senin 23 Agustus 2021, akun @baaayti membagikan kronologi penipuan tersebut. Awalnya, ia mendapat chat dari konsumen yang memesan sederet makeup.

Awalnya, pemilik olshop ini masih menanggapi dengan ramah. Ia bahkan menjelaskan bahwa pembelian di atas Rp100 ribu akan mendapat ongkos kirim gratis.

Di sisi lain, pembeli terlihat sigap dalam menjawab. Pembeli tersebut bahkan langsung mengirim bukti transfer untuk pembelian senilai Rp808 ribu.

Meski begitu, penjual rupanya sadar akan keanehan yang ada dalam bukti transaksi. Ia pun mengecek mutasi dan mendapati uang belum masuk.

Tak sampai di sana, penjual ini juga mengecek nomor telepon pembeli di aplikasi Get Contact. Rupanya, pembeli tersebut sudah sering melakukan aksi penipuan.

Namun, alih-alih langsung menuduh, pemilik olshop ini malah berlagak hendak mengirimkan produk yang dipesan. Ia bahkan menunjukkan bukti bahwa dirinya sedang menyiapkan paket.

Meski begitu, paket yang dimaksud berisi kosmetik palsu dari kertas. Pada video, pemilik akun @baayti menunjukkan deretan kertas yang bertuliskan bedak anti malu, blush on, cushion, hingga pensil alis ungu janda.

“Yaudah kita kerjain balik. Kasian yang kurang teliti kalau itu bukti transfer palsu. Apalagi nggak ada mobile banking,” tulis caption pada video.

Pada video berikutnya yang viral ditonton 1,2 juta kali, pemilik olshop ini mengungkap bahwa si pembeli balik marah dan menuduhnya sebagai penipu.

Namun, sang pemilik malah balik bertanya seputar aplikasi apa yang digunakan pembeli untuk membuat bukti transfer palsu.

Pemilik olshop ini juga sempat diblokir oleh pembeli. Meski begitu, si pemilik ternyata sudah bekerja sama dengan kurir untuk melacak koordinat rumah pembeli.

Bahkan, pemilik olshop ini mendapatkan foto pembeli saat sedang menerima paket dari kurir.

Setelah tahu bahwa dirinya terancam dilaporkan, pembeli ini pun lekas meminta maaf. Ia juga terlihat mengaku menyesal karena sudah berniat menipu.

“Yang belum paham sama vt ini bisa cek dulu vt sebelumnya ya, dan titik koordinat itu didapat karena penipu nggak nyantumin RT RW sama nomor rumah. Jadi minta tolong sama kurir unruk hal itu,” tambah akun @baaayti menjelaskan.

“Ada manfaatnya juga ya kang kurir motoin penerima paket, thanks kang kurir.”

Setelah Empat Dekade, Dua Tim Ini Kembali Merumput

0

Bogordaily.net Pertandingan All Star Reuni Tim sepakbola tahun 1980, mempertemukan Persatuan Sepakbola Darin Junior (Darcil) dan United Yunior ( Unyil) dalam satu tim di liga Trofeo Loceng.  Pemain Darcil Irwansyah menuturkan setelah 41 tahun tak bertemu, pemain Darcil dan Unyil kumpulan bareng satu Tim untuk kembali merumput.

Di Liga Trofeo Loceng, Tim Darcil yang huni oleh pemain-pemain legendaris melawan Tim Junior seperti Balak Enam, tentunya masih memberikan pelawanan.

“Secara skill kita masih unggul. Akan tetapi, secara fisik sudah tidak bisa dihindari lagi melawan Tim Balak Empat kedodoran. Namun, semangat bertanding tak kalah dengan skuad anak muda, ” ungkapnya.

merumput

Senada, Dade Zico mengungkap bukan kalah menang di Liga Trofeo Loceng, namun bagaimana diusia yang tak muda lagi tetap bisa memberikan motifasi semangat bertanding kepada Junior.

Terlebih, setelah sekitat 35 tak lagi bermain sepak bola. Tim Darcil dan Unyil bisa di persatuan lagi dalam satu Tim yang masih tetap solid.

“Kita kangen akan turnamen sepak bola yang dulu pernah menjuari. Di Liga Trofeo ini berharap bisa bermunculan bibit-bibit muda di ajang sepak bola dengan kemasan reuni dan hiburan. Bisa mengaharumkan kembali sepakbola dan nama besar Dramaga,” ujarnya.

Sementara pemai veteran United Yunior, Herlan mengatakan. Sangat berkesan dengan pertandingan ini. Karena setelah 37 tahun tidak bertemu. Bisa kembali bersilaturahmi.

“Menang kalah bukan tujuan utama, namun gembira karena keluar keringat dan tenaganya kekeluargaan, ” imbuhnya kepada Bogordaily.net

Trofi juara satu di Liga Trofeo Loceng yang diikuti empat tim, dengan sistem bertemu berhasil di raih oleh Tim Balak Opat Kecamatan Dramaga.
Setelah unggul agregat dari Tim KUMS wakil Kecamatan Cibungbulang.