Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7116

Salah Kutip Ayat Alquran, Anisa Pohan Jadi Bulan-bulanan Warganet

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini Annisa Pohan sering menuliskan cuitan yang berisi ayat Al quran di media sosialnya, Twitter.

Kutipan itu memang terasa menyejukkan lini masa. Dalam cuitannya, Istri dari Agus Yudhoyono tersebut mengutip sebuah ayat di Surah Al-Baqarah mengenai kekejaman fitnah.

“Dan fitnah lebih sadis daripada pembunuhan.” (QS. Al-Baqarah [2]: 291),” tulisnya pada Minggu 25 Juli 2021.

 

Sontak saja cuitan tersebut langsung menuai banyak kritikan. Seperti diketahui, Surat Al Baqarah hanya berjumlah 286 ayat. Sementara itu, dalam surat Al Baqarah yang menjelaskan tentang fitnah terdapat pada ayat 191, bukan 291.

Unggahan Annisa Pohan itu pun dibanjiri komentar warganet yang menyindirnya.
“Mbak annisa, jumlah ayat pada surat Al Baqarah itu cuma 286 ayat mbak. Gak nyampe 291,” tulis salah seorang warganet.

“Ceritanya mau jadi ustadzah tapi salah kutip jumlah ayat surat Al Baqarah hmmm belajar yg bener dulu neng entar malah jadi pitnah buat sendiri,” timpal warganet yang lainnya.

“Ketahuan copasnya, tp salah, hihihi,” sindir warganet.

Di unggahan itu, ada juga netizen yang menyindir mengenai fitnah yang dimaksudkan dalam ayat tersebut tidak seperti arti fitnah dalam pengertian bahasa Indonesia.

“Makna fitnah dalam ayat tersebut lebih dekat dengan kemusyrikan atau kekufuran, bukan fitnah dalam pengertian bahasa Indonesia. Bisa baca buku Quraish Shihab, Islam yang disalahpahami. Nuwun,” tulis salah satu netizen.
Annisa Pohan langsung membalasnya.

Ia menyebut fitnah yang dimaksud adalah syirik.
“Yang dimaksud dengan fitnah dalam ayat ini adalah syirik. Dan membuat orang terjerumus dalam kesyirikan lebih dahsyat dosanya dari membunuhnya,” balas Annisa Pohan.***

Dalem! Orang Indonesia yang Berlomba-lomba Memutihkan Kulitnya, Anggun Beri Sindiran Menohok

0

Bogordaily.net- Penyanyi Anggun C Sasmi mengaku heran dengan kelakuan orang Indonesia yang lomba-lomba untuk memutihkan kulitnya.

Menurut orang Indonesia, kulit putih seperti bule atau orang Korea itu menjadi idaman lawan jenis.

Melihat hal tersebut, Anggun C Sasmi tak ragu berikan sindiran menohoknya.

Awalnya, sebuah akun gosip Instagram mengunggah potongan video wawancara Anggun saat membahas warna kulit.

Saat itu, Anggun tak habis pikir dengan banyaknya orang Indonesia yang berupaya sekuat tenaga ingin memiliki warna kulit putih bagaikan bule.

Padahal, warna kulit asli ketika lahir tidaklah putih.

“Orang Indonesia tuh kulitnya sawo matang, ngapain sih mutihin kulit sendiri? Untuk apa menjadi sesuatu yang bukan kita,,” tutur Anggun, dikutip dari akun insta_julid, Minggu 25 Juli 2021.

Malahan, Anggun mengaku bangga memiliki kulit sawo matang.

Menurutnya, banyak sekali warga asing khususnya bule-bule berkulit putih yang mengidamkan warna kulit sawo matang.

“Kita harus bangga dengan kulit sawo matang kita,” terang Anggun.

Justru, kata Anggun, banyak sekali bule-bule berkulit putih yang berusaha ingin memiliki kulit sawo matang.

“Memutihkan kulit dengan pakai krim- krim pemutih itu bisa bahaya sebenarnya,” pungkasnya.

Mendengar ucapan Anggun, banyak sekali netizen yang setuju.

Menurut netizen, yang terpenting itu bukan memiliki kilit putih, melainkan kulit yang sehat.***

“Setujuuu,” tulis akun tities***

“Yang penting bersih dan sehat jenis kulit kita.. dan rasa syukur kita sudah di beri kulit yang sehat,” kata @inda***

Sering Naikan Berita Perjudian, Pemred Media Lokal Medan Disiram Air Keras

0

Bogordaily.net – Pemimpin Redaksi (Pemred) media lokal di Medan bernama Persada Bhayangkara Sembiring, diduga disiram dengan air keras oleh orang tidak dikenal (OTK).

Hal itu disampaikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) yang mengatakan bahwa, Persada merupakan pemimpin redaksi (pemred) salah satu media lokal di Medan.

“Mengecam tindak kekerasan kembali terjadi terhadap wartawan yang bertugas di lingkungan Kota Medan khususnya, dan Sumatera Utara umumnya,” kata Ketua PWI Sumut Hermansjah kepada wartawan, Senin 26 Juli 2021

Herman mengatakan peristiwa ini terjadi pada Minggu 25 Juli pukul 22.00 WIB, pasalnya peristiwa ini terkait pemberitaan tentang perjudian.

“Diduga sering menaikkan berita perjudian, lalu ditelepon, jumpalah di Simpang Selayang. Setelah jumpa, lalu tiba-tiba diduga Pemred Jelajahperkara disiram air keras ke wajahnya,” tutur Herman.

Herman mengatakan pihaknya akan membentuk tim untuk mendampingi korban dalam menjalani kasusnya. Herman juga mengingatkan agar wartawan berhati-hati dalam menjalankan tugas.

“Apapun beritanya, wartawan harus mengutamakan keselamatan daripada jiwa jadi taruhan kawan-kawan saat menjalankan tugas di lapangan,” ucapnya.

Rekan dari korban, Bonni Manulang, mengatakan dirinya dihubungi Persada usai peristiwa itu terjadi. Bonni kemudian membawa Persada untuk berobat ke RS Adam Malik Medan.

“Untuk kondisi korban setelah wajah disiram air keras, tampak sangat parah, mengerikan di sekitar wajah tersiram air keras, wajah langsung bengkak (tembem) dan menguning, tapi tidak sampai melepuh. Tetapi setelah ditangani tim medis, kondisi fisik sudah semakin baik dan bisa melihat,” tuturnya.

Bonni mengatakan Persada saat peristiwa itu sedang menunggu seseorang di lokasi kejadian. Dari keterangan Persada, menurut Bonni, dia disiram dua orang yang menggunakan sepeda motor.

“Tiba-tiba datang dua orang pria mendekat dengan menggunakan sepeda motor. Tanpa berbicara apa-apa, satu orang pria itu turun dari motornya dan langsung menyiramkan sesuatu ke bagian wajahnya, yang belakangan diketahui adalah air keras,” jelasnya.***

IDI Buka Layanan Telekonsultasi. Ini Nomor WA Call-nya

Bogordaily.net – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Dinas Kesehatan dan RSUD Kota Bogor membuka layanan telekonsultasi. Upaya itu dilakukan karena melonjaknya angka kasus positif Covid-19 bahkan tidak tertampung di RS sehingga banyak yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Ketua IDI Kota Bogor dr. Ilham Chaidir mengatakan,Berdasarkan data dari Dinkes, sedikitnya terdapat 7 ribu warga yang menjalani isoman. Sehingga program itu dibuat lantaran tingginya angka isoman dan juga terbatasnya jumlah tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas untuk melakukan pemantauan kepada warga isoman.

“Saat ini nakes yang ada di puskesmas, bekerja begitu keras. Tapi tidak semua bisa tercover. Sementara banyak warga isoman tak memiliki oximeter (alat pengukur saturasi oksigen), akibatnya banyak mereka yang tak tahu berapa saturasinya,” kata Ilham, Minggu 25 Juli 2021.

Dengan demikian kata dr Ilham, banyak pasien isoman yang datang ke rumah sakit dengan saturasi oksigen jelek, yakni dibawah 85. “Makanya kami membuka layanan telekonsultasi melalui whatsApp call center di nomor 0895346287624,” tegas Ilham.

Pria yang juga Direktur Utama RSUD Kota Bogor ini juga menambahkan, bahwa saat ini di RDUF terdapat 220 pasien dengan gejala sedang dan berat yang tengah ditangani. Sedangkan di RSUD 2 di GOR Pajajaran (eks RS Lapangan) terdapat 40 pasien yang tengah menjalani perawatan. Sementara kapasitas RSUD sekarang sudah 70 persen untuk pasien Covid-19.

“Kami bisa naikan sampai 90 persen, bila angka positif terus bertambah. Tapi secara bertahap, paling kita sisakan nanti 50 bed untuk pasien esensial seperti jantung, hemodialisa, kanker dan lainnya,” ujar dia.

Lebih lanjut dia menambahkan, semua nakes yang bertugas di IGD juga telah diinstruksikan untuk fokus menangani pasien Covid-19 dengan saturasi oksigen buruk. Sebab, RSUD saat ini sudah menyediakan 373 bed bagi pasien covid.

“Jadi caranya agar tidak membludak. Kami gerak cepat dengan mengeluarkan pasien yang telah sembuh. Begitupun dengan mereka yang meninggal dunia untuk segera dimakamkan,” tambahnya.

Sehingga lanjut dia, tempat tidurnya dapat digunakan pasien lain. Dengan turun over yang cepat, tenda darurat tak digunakan, dan hanya sebagai tempat transit menunggu ruangan.

“Kami juga bersana Dinkes dan IDI juga telah merekrut relawan vaksinator untuk menggeber vaksinasi massal Covid-19, agar herd immunity dapat segera terbentuk,” tandasnya.***

Viral Seorang Anak Mengadzankan Jenazah Orang Tuanya yang Terpapar Covid-19

0

Bogordaily.net – Seorang bocah bernama Arga (13 tahun) mengalami duka yang amat mendalam karena ditinggal kedua orang tuanya meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

Tak hanya itu, ketiga saudara Arga yakni Arya (17 tahun), Abai (10 tahun) dan Dilla (4 tahun) juga juga positif Covid-19 dan tengah menjalani isolasi.

Dalam video yang beredar di media sosial, Arga tampak seorang diri menghadiri pemakaman ayah dan ibunya di pemakaman Muslimin Kelambu Kuning, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Minggu 25 Juli 2021.

Bersama tenaga medis lainnya, Arga yang mengenakan APD lengkap berdiri di samping kuburan untuk mengazankan jenazah ayah dan ibunya.

“Arga Anak kuat & sholeh, Adzan di makam kedua orang tua nya,” tulis keterangan video, dikutip dari akun andreli48, Minggu 25 Juli 2021.

Sementara itu, Dandim 0906/Tenggarong, Letkol (Inf) Charles Alling, mengatakan pasangan suami-istri itu awalnya menjalani isolasi mandiri di rumah selama beberapa hari.

Namun, karena kondisinya terus memburuk, keduanya lalu dibawa ke rumah sakit di Wisma Atlet Tenggarong Seberang untuk menjalani perawatan.

Beberapa hari setelahnya, Alihusni (45 tahun) ayahnya meninggal dunia dan disusul Deasy Setiawati (40 tahun) ibu dari Arga.***

Langgar PPKM Level 4, Banyak Kendaraan di Cek Point Simpang Ciawi Diputar Balikan

0

Bogordaily.net – Terapkan PPKM Level 4, aparat gabungan Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Bogor menggelar operasi penyekatan di Simpang Ciawi Bogor, Senin 26 Juli 2021.

Pada operasi penyekatan, petugas gabungan memutar balikan puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat yang akan masuk ke Kota Bogor.

Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Supriatna mengungkapkan, banyak kendaraan yang menerobos barikade, karena tidak tahu bahwa kebijakan operasi ganjil genap diperpanjang.

“Satgas Covid-19 Kota Bogor akan berads di 16 titik di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bogor,” ujar Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Supriatna, Senin 26 Juli 2021.

Sedangkan delapan titik check point di dalam Kota Bogor, kata Supriatna, untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

Simpang ciawi
Kapolsek Bogor Selatan Kompol Supriatna, di Simpang Ciawi, Senin 26 Juli 2021. (istimewa/Bogordaily.net)

Selain memutar balikan kendaraan, sudah banyak masyarakat yang sadar dengan penerapan ganjil genap tersebut.

Sementara itu, digelarnya operasi ganjil genap ini akan dilakukan selama 24 jam dan setiap hari.

“Ganjil genap ini sangat efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bogor yang menjadi zona merah,” pungkasnya.***

72 Warga yang Terpapar Covid di Desa Cihideung Ilir Berangsur Membaik

Bogordaily.net – 72 warga yang tengah menjalani Isoman di Desa Cihideung Ilir Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, menerima bantuan sembako. Saat ini ke 72 warga yang tengah menjalani Isoman, kondisinya mulai membaik.

Salah seorang warga TDP 2 Blok C1/4 RT 006 RW 004 yang menjalani Isoman sejak seminggu lalu Salman Afariqi, menyampaikan rasa terimaksihnya kepada pihak desa yang sudah memperhatikan dirinya beserta warga lainnya yang tengah didera kesulitan.

“Sehubungan Bpk Salman sedang isolasi maka yang menerima bantuan sembako itu istrinya,” ucap Kepala Desa Cihideung Ilir Hilman, Senin 26 Juli 2021.

Hilman mengatakan, sebanyak 80% warganya yang terpapar Covid 19 berangsur-angsur kesehatannya mulai membaik.

“Kami pihak desa tidak bosan bosannya menghimbau agar warga selalu mematuhi Prokes ini semua demi menjaga dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid wilayah agar tidak melonjaknya warga yang terpapar,” kaya Hilman.***

Bersama MUI, ACT Bogor Sebarkan Paket Daging Qurban ke Ponpes

0

Bogordaily.net – Global Qurban Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bogor  bersama MUI mendistribusikan daging hewan Qurban ke Pondok pesantren (ponpes)  yatim.

Hewan qurban tersebut dibagikan ke sejumlah titik mulai dari pondok pesantren yatim, sampai ke masyarakat pra sejahtera.

Sampai hari Tasyrik ke tiga, ACT Bogor masih melakukan pesndistribusian paket qurban kepada masyarakat pra sejahtera dan santri.

Paket daging tersebut didistribusikan ke tempat-tempat yang direkomendasikan oleh MUI Bogor.

Kerja sama ini diharapkan menjadi sinergi yang baik dengan para ulama, sehingga kebermanfaatan bagi masyarakat menjadi lebih besar.

Qurban ke
ACT Bogor memberikan Paket Daging Qurban kepada Satri Yatim bernama Febri. (Istimewa/Bogordaily.net)

Dengan adanya PPKM, proses pendistribusian dilakukan langsung dari rumah ke rumah baik oleh tim relawan dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) maupun para santri.

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan sehingga tetap meminimalisir penularan Covid-19.

Ustadz Ade Sarmili, Sekretaris umum MUI Kota Bogor mengapresiasi kolaborasi antara ACT dan MUI Kota Bogor, untuk mensyiarkan pilantrofi islam.

“Yang jadi penting dalam hal ini adalah mengeratkan elemen keumatan, mulai dari ACT, MUI, DMI, dan pesantren, ini adalah sesuatu yang luar biasa.,” sambung ustadz Ade.

Salah satu santri penerima manfaat, Febri, santri yatim yang sudah hafal 30 juz sangat bergembira dengan adanya Qurban dari ACT ini.

“Terima kasih dan semoga berkah bagi para donator semuanya,” Do’a Febri saat menerima paket daging Qurban.***

Gawat! Tim Medsos Tesla Buru Netizen yang Menjelek-jelekan Elon Musk di Sosmed

0

Bogordaily.net – Demi menjaga nama baik perusahaan dan dirinya, Elon Musk melalui salah satu divisi Tesla, Tesla Energy, rupanya memiliki tim khusus yang tugasnya berburu keluhan pelanggan dan postingan yang menjelek-jelekkan CEO mereka Elon Musk.

Tesla Energy merupakan anak perusahaan Tesla yang bergerak di sektor energi ramah lingkungan. Salah satu produk unggulan mereka adalah panel surya untuk rumah dan industri.

Dalam laporan Insider, dua mantan karyawan Tesla Energy mengatakan perusahaan memiliki lebih dari 20 karyawan yang ditugaskan mencari keluhan pelanggan di media sosial dan situs review.

Tidak hanya untuk menyelesaikan keluhan pelanggan, mereka juga diperintahkan untuk meminta pelanggan Tesla Energy untuk menghapus postingannya.

Tim media sosial Tesla Energy tidak hanya ditugaskan untuk mencari keluhan pelanggan di internet. Tim lainnya yang beranggotakan sembilan orang ditugaskan khusus untuk mencari postingan di media sosial yang mengeluhkan atau menjelek-jelekkan Elon Musk.

Mantan karyawan lainnya yang pernah bekerja sebagai manajer di Tesla Energy mengatakan staf media sosial diminta untuk mencari postingan dengan tagar #TeslaEnergy, #Elon dan postingan lainnya yang terkait dengan Tesla dan Elon Musk.

Menariknya, mantan manajer Tesla Energy tersebut mengatakan pelanggan kadang bisa mendapatkan balasan lebih cepat jika mengeluh lewat media sosial ketimbang lewat jalur layanan pelanggan resmi.

Seorang pelanggan mengatakan ia disarankan oleh manajer Tesla Energy untuk mengeluh di media sosial setelah mengalami masalah dengan kontrak panel surya.

“Ia menyuruhku untuk ke internet dan mengeluh … di Twitter atau Facebook, karena ia mengatakan satu-satunya hal yang didengar perusahaan adalah sentimen media sosial,” kata pelanggan tersebut, seperti dikutip dari Gizmodo, Senin 26 Juli 2021.

Strategi Tesla Energy ini cukup aneh, mengingat Elon Musk sendiri suka mencuit sembarangan di Twitter. Bahkan ia pernah diseret ke pengadilan gegara cuitannya beberapa tahun yang lalu.***

Kowantara Bilang Kebijakan Makan di Warteg 20 Menit Ngawur

0

Bogordaily.net – Disaat perpanjangan PPKM Level 4, pemerintah mengizinkan usaha tempat makan buka kembali dengan batasan waktu pengunjung maksimal 20 menit. Ketua Koordinator Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni menilai kebijakan ini aneh, dia bingung bagaimana cara mengatur orang makan di warteg selama 20 menit.

“Itu kebijakan ngawur, mereka (pemerintah) tidak pernah makan di warteg, di warteg ini kan ada anak muda yang mungkin bisa makan 20 menit, tapi ada orang tua kalau makan 20 menit ya kalau tersedak karena tergesa-gesa gimana,” kata Ketua Kowantara Mukroni saat dihubungi Suara.com, Senin 26 Juli 2021.

“Apalagi sampai meninggal gara-gara tersedak di warteg, bukan karena covid-19, siapa yang tanggung jawab?” sambungnya.

Mukroni juga menyebut hingga saat ini belum ada sosialisasi terkait peraturan baru ini, 20 menit yang dimaksud dihitung per makanan sampai meja pelanggan atau sejak pelanggan memesan makanan.

“Tidak ada sosialisasi, kami baru baca dari media, teknisnya harus jelas, terus apa lagi klo makan pecel lele di pinggir jalan. Ada proses waktu; matiin lele, goreng lele, nyambel, waktu menghidangkan dan lainya butuh waktu lebih dari 20 menit, apa lagi makan seafood kepiting,” ucapnya.

Dia menegaskan para pedagang kecil sebenarnya tidak masalah jika harus tutup demi penanganan pandemi, namun harus ada bantuan dari pemerintah, tidak hanya disuruh di rumah saja.

“Kami ini kalau gak usah jualan juga gak papa, tapi kalau dikerangkeng aja ya susah, ngawur ini, absurd, ambigu, maju kena mundur kena, ini yang kasih 20 menit itu siapa?” tutur Mukroni menegaskan.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali memperpanjang masa berlaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 2 Agustus karena situasi pandemi Covid-19 belum membaik.

Namun beberapa aktivitas ekonomi dan sosial akan dilonggarkan sedikit dalam perpanjangan PPKM kali ini.
Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 20.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.***