Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7274

Fakta Menarik Gerhana Bulan Total Malam Ini

0

Bogordaily.net – Gerhana Bulan Total Perigee atau Super Blood Moon yang bisa dilihat dari sebagian besar wilayah Indonesia. Peristiwa ini terjadi saat posisi matahari, bumi, dan bulan sejajar.

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat pergerakan dinamis posisi matahari, bumi, dan bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Waktu pengamatan atau penglihatan di setiap tempat berbeda-beda karena faktor wilayah. Menariknya ada lima fakta pada malam ini. Rabu, 26 Mei 2021.

Gerhana bulan total terjadi saat bulan berada di umbra bumi, yang berakibat saat puncak bulan akan terlihat berwarna merah atau yang lebih dikenal dengan istilah Blood Moon.

Dikarenakan posisi bulan saat terjadi gerhana berada di posisi terdekat dengan bumi (Perigee), maka bulan akan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa, sehingga peristiwa ini sering disebut dengan Super Moon.

Observatorium Bosscha mengatakan fenomena astronomi pada malam nanti bisa disaksikan tanpa alat bantu. Hanya dengan keluar ruangan, memandang ke langit bulan sudah bisa dilihat tanpa alat karana tidak memiliki intensitas cahaya yang berbahaya seperti gerhana Matahari. Bulan hanya mendapat cahaya dari pantulan sinar matahari, bukan sebagai sumber cahaya.

Gerhana bulan total malam ini bertepatan dengan Hari Raya Waisak 2021 yang dirayakan pemeluk agama Budha. Kejadian tersebut menjadi spesial karena tentu jarang terjadi.

Waisak sendiri dirayakan setiap Mei tepatnya pada waktu terang bulan atau dengan istilah lain yaitu Purnama Sidhi untuk memperingati Trisuci Waisak yaitu tiga peristiwa penting, kelahiran, penerangan agung, dan kematian Buddha Gautama.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan ada tujuh fase gerhana bulan total. Tiga fase awal adalah gerhana mulai (P1), sebagian mulai (U1), dan total mulai (U2).

Kemudian akan berlanjut pada fase puncaknya dan berakhir (U3), sebagian berakhir (U4), dan berakhir (P4). Fase ini dipekirakan terjadi pada 18.43 WIB

BMKG mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia bisa mengamati gerhana bulan total. Namun, waktu pengamatan di setiap wilayah berbeda yang dipengaruhi perbedaan letak wilayah.

Daerah yang tepat terlewati oleh garis P1, U1, U2, dan U3 bisa mengamati gerhana bulan total yang terbit bersamaan dengan fase-fase tersebut.

Wilayah yang terlewati garis P1 dan U1 adalah Papua Barat, Maluku Utara, Maluku, NTT, Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah. Sebagian kecil Sulawesi Selatan bagian tenggara akan mendapati fase penumbra ketika bulan terbit.

Kemudian wilayah yang terlewati garis U1 dan U2 seperti Sulawesi Selatan Bali, Kalimantan Utara, Kalimanatan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan lain-lain akan mendapati bulan sudah dalam fase gerhana ketika bulan terbit. (sumber: CNN Indonesia).***

Ini Wilayah yang Terkena Pemadaman Listrik Besok

0

Bogordaily.net – PT. PLN akan melakukan pemadaman listrik di beberapa lokasi di Kota dan Kabupaten Bogor, pada pukul 10.00 WIB hinga 13.00 WIB, Kamis 27 Mei 2021. Pemadaman dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan pasokan listrik,

Beberapa lokasi yang akan dilakukan pemadaman sementara sebagai berikut:

Perumahan Hillside Colony, Jalan Raya Nambo-Curug Nangka, Kp Cilubang, Jalan Ciomas Cibinong, Jalan Raya Pasir Pendeuy, Jalan Ciherang Cutak, Puskesmas Ciapus, Jalan Kelapa Tujuh, SMAN 1 Ciomas, Jalan Raya Babakan Ciomas, Jalan Cipayung, Desa Sukaharja Ciomas Bogor, Bukit Air Resto, SDN 03 Ciapus, Jalan Sukabakti, Perumahan Bukit Hijau Ciomas, SD Cilubang 01, PDAM Kahuripan dan sekitarnya.

Demi menjaga keamanan serta keselamatan bersama, listrik dibeberapa lokasi tersebut tidak dapat dipergunakan sementara.

Apabila terjadi pemadaman diluar jadwal tersebut, maka telah terjadi gangguan kelistrikan. Pihak PLN mohon maaf atas ketidaknyamanannya.***

Dewan Kemakmuran Masjid Raya Kota Bogor Menggelar Shalat Gerhana Bulan

0

Bogordaily.net – Dewan Kemakmuran Masjid Raya Kota Bogor akan menggelar shalat gerhana bulan sebanyak dua rakaat dan akan dilaksanakan setelah Shalat Magrib. Shalat akan dilaksanakan tetap dengan protokol kesehatan.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Raya Kota Bogor Ahmad Fathoni mengatakan, shalat gerhana bulan digelar pukul 18.00 WIB. Adapun imam salat gerhana bulan yakni KH Asep Fakhruroji dan khotib Dr Ade Sarmili.

Ketua DKM juga mengatakan dalam pelaksanaan shalat gerhana bulan ini, pihak DKM mengajak umat untuk mensyukuri nikmat Allah dengan beribadah disaat fenomena alam yang jarang terjadi ini.

” kita ingin umat jemaah Masjid Raya untuk memaknai gerhana bulan ini sebagai wujud syukur karena bisa menyaksikan secara langsung fenomena alam sebagai kebesaran Allah SWT.” Ujarnya, Rabu (26 Mei 2021).

Pengurus DKM juga mengajak jemaah untuk memperbanyak beristighfar dan Dzikir serta Tahmid untuk mengingat kebesaran Illahi dalam fenomena alam ini.***

 

Peringati Waisak 2565 BE, Umat Buddha Khidmat Ibadah di Vihara Dharma Bogor

0

Bogordaily.net – Covid-19 tak mengurangi niat umat Buddha untuk melakukan sembahyang atau ibadah, termasuk pada Peringatan Hari Raya Waisak 2565 BE (Buddha Era) pada Rabu, 26 Mei 2021.

Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat yang yang memiliki patung Budha Tidur terletak di Kampung Jati, Tonjong, Tajur Halang, Bogor, juga turut merayakan Peringatan Hari Waisak dengan melakukan sembahyang penuh khidmat.

Pengelola Vihara, Hengky, mengatakan walaupun Hari Raya Waisak kali ini hanya sembahyang atau ibadah seperti biasanya, tetap banyak umat Buddha yang berdatangan untuk ibadah ke vihara.

“Kegiatan di Hari Raya Waisak pada hari ini sembahyang seperti biasa, tidak ada kegiatan besar lainnya. Vihara tetap buka dari jam 08.00 – 22.00 malam hari,” kata Hengky kepada Bogordaily.net pada Rabu, 26 Mei 2021.

Hengky menerangkan, kegiatan besar yang terakhir dilakukan yakni Peringatan Hari Kebesaran atau disebut Sejit Dewa Dewi, itu pun sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Adanya pandemi Covid-19 juga berpengaruh pada jumlah pengunjung yang datang ke Vihara. Dengan adanya pembatasan, pengunjung hanya diperbolehkan tidak lebih dari 30 orang,” ujar Hengky.

Penerapan protokol kesehatan juga terus diterapkan di dalam Vihara, terlihat pengunjung memakai masker dan menjaga jarak saat melakukan sembahyang atau ibadah.

Sementara itu, di dalam Vihara juga disediakannya alat perlengkapan untuk ritual sembahyang atau ibadah umat Budha seperti, Lilin, Minyak, ataupun Hio dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 20 ribu sampai dengan harga yang berkisar jutaan.

“Di sini juga disediakan alat untuk melakukan ibadah dengan harga yang berkisar puluhan rupiah, ratusan, hingga jutaan,” ucap Pengelola Vihara, Hengky.

Tak hanya itu, Hengky juga menambahkan bahwa, disediakan pula tempat yang sudah dilengkapi keperluan beribadah untuk pengunjung yang tidak membawa alat perlengkapan sembahyang.

Para pengunjung yang melakukan sembahyang di Hari Raya Waisak 2565 BE juga tidak merasa kecewa, sebab tidak ada kegiatan besar di perayaan tahun ini sebab masih dipenuhi dengan gejolak pandemi Covid-19.

“Tidak ada rasa kecewa yang saya rasakan di Hari Raya Waisak. Yang terpenting tidak menghilangkan tujuan saya datang ke vihara untuk beribadah,” ungkap Andry, penjunjung yang beribadah di Vihara Buddha Dharma. ***

Hari Raya Waisak, Lapas Gunung Sindur Beri Remisi 7 Narapidana

0

Bogordaily.net – Selain momen keagamaan, Hari Raya Waisak menjadi hadiah yang sangat dinanti bagi Warga Binaan Pemasyarakatan umat Buddha Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur, pada Rabu 26 Mei 2021.

Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur Mujiarto, menyebutkan sebanyak 7 orang warga binaan atau narapidana yang beragama Buddha mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman pada Hari Raya Waisak 2021.

“Mereka mendapat remisi khusus pengurangan sebagian (RK I) dengan potongan masa hukuman bervariasi mulai dari 1 Bulan 15 hari sebanyak 5 orang dan 2 bulan sebanyak 2 orang,” kata Muji saat Upacara Pemberian Remisi Waisak 2021.

Muji menambahkan, jumlah warga binaan yang beragam Buddha berjumlah 12 orang, yang dapat remisi 7 orang, jadi yang tidak mendapatkan remisi 5 orang.

“Dimasa Pandemi Covid-19, kondisi Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur aman terkendali. Hal tersebut di karenakan protokol kesehatan selalu di terapkan oleh petugas dan warga binaan Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur,” pungkas Muji.***

Shalat Khusuf Saat Gerhana Bulan Sesuai Tuntunan Rasulullah

0

Bogordaily.net – Rasulullah memang memerintahkan untuk menunaikan shalat sunnah khusuf, ketika terjadi gerhana. Kebetulan, sebagian wilayah di Indonesia akan melihat gerhana bulan, Rabu (25 Mei 2021) hari ini.

Fenomena ini juga disebut Bulan Merah Super atau Super Blood Moon. Hal ini terjadi diakibatkan adanya pembiasan cahaya matahari oleh lapisan atmosfer bumi sehingga membuat bulan terlihat seperti berwarna merah.

Shalat dua gerhana atau kusufain berarti shalat yang dilakukan saat terjadi gerhana bulan maupun matahari.

Shalat yang dilakukan saat gerhana bulan disebut dengan khusuf sedangkan saat gerhana matahari disebut dengan kusuf.

Shalat sunnah khusuf terbilang sunnah muakkad (sangat dianjurkan mendekati wajib). Dikutip  NU online dari Syekh Nawawi Banten dalam Kitab Nihayatuz Zain, salat gerhana dikerjakan secara berjamaah.

“Jenis kedua adalah shalat sunah karena suatu sebab terdahulu, yaitu shalat sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah yaitu shalat dua gerhana, gerhana matahari dan gerhana bulan. Ini adalah shalat sunah yang sangat dianjurkan,” dikutip dari NU Online, Senin, 24 Mei 2021.

Adapun tata cara salat gerhana bulan (khusuf) yaitu :

1.  Sebelum memulai salat sunnah imam atau jamaah membaca niat dalam hati ketika takbiratul ihram:

Ushallî sunnatal khusuufi rak‘ataini imaaman/ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya:  “Saya salat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

2. Baca taawudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Al-Baqarah atau selama surat itu dibaca dengan jahar (lantang).

3. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.

5. Itidal, bukan baca doa i’tidal, tetapi baca Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Ali Imran atau selama surat itu.

6. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.

7. Itidal. Baca doa i’tidal.

8. Sujud dengan membaca tasbih selama rukuk pertama.

9. Duduk di antara dua sujud

10. Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.

11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

12. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada diri pertama dianjurkan membaca surat An-Nisa. Sedangkan pada diri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.

13. Salam.

14. Imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah salat gerhana.***

Ciptakan Sistem Pemerintahan Bersih dari Korupsi, Pemkab Bogor Ingin Kolaborasi dengan KPK

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin, ingin kolaborasi dengan Tim Pemberantasan Korupsi Wilayah II Jawa Barat, agar menciptakan sistem pemerintahan Kabupaten Bogor yang transparan, kondusif dan dapat menciptakan budaya anti korupsi di Kabupaten Bogor.

Hal itu di ungkapkan Bupati Bogor didampingi oleh Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan pada Rapat Koordinasi dan Monev Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kabupaten Bogor, di Ruang Rapat Bupati Bogor, Selasa 25 Mei 2021.

Terdapat juga Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin, dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Siswanto pada rapat tersebut.

Bupati Bogor, Ade Yasin menyatakan bahwa untuk mendukung kolaborasi pencegahan korupsi tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2019, tentang Pedoman Pengendalian Gratifikasi di Kabupaten Bogor.

“Kami juga ingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Kabupaten Bogor tentang bahaya gratifikasi dan korupsi, salah satunya melalui surat edaran anti korupsi,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin.

Menurut Ade Yasin, beberapa upaya dilakukan Pemkab Bogor dalam pencegahan korupsi dilakukan melalui pembenahan keuangan APBD.

“Pembenahan pengelolaan meliputi perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pendanaan barang dan jasa, dan pengelolaan aset, sampai dengan pertanggungjawaban dan pelaporan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Tim Satgas Pencegahan Korupsi Wilayah II Jabar, Dwi Aprilia Linda Astuti mengungkapkan bahwa, kegiatan program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kabupaten Bogor dilakukan untuk mengecek langsung upaya-upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Bogor.

Kemudian menindaklanjuti dari kegiatan penandatangan komitmen bersama, antara Bupati Bogor dengan KPK Wilayah II Jabar.

“Monev ini kami lakukan untuk memastikan sejauhmana upaya pencegahan korupsi yang dilakukan Pemkab Bogor, karena pemberantasan korupsi ini tidak hanya tugas KPK, akan tetapi menjadi tanggung jawab setiap daerah untuk bersama-sama melakukan upaya pemberantasan korupsi secara terintegrasi,” kata Ketua Tim Satgas Pencegahan Korupsi Wilayah II Jabar, Dwi Aprilia Linda Astuti.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Siswanto mengatakan sinergitas antara Pemkab Bogor, DPRD Kabupaten Bogor dan Tim KPK Wilayah II Jabar menjadi langkah kongkrit.

Lalu dapat memberantas korupsi dan mendorong terwujudnya pemerintahan Kabupaten Bogor yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Kami memandang penting kerjasama antara KPK dan Pemkab Bogor, kami dalam hal ini DPRD Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh langkah-langkah Pemkab Bogor untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, untuk menciptakan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***

Tokoh Bogor: Lebih Dekat Dengan Dedi Mulyono, Sekretaris Umum DPD PKS Kota Bogor

Bogordaily.net – Mengenal lebih dekat, Sekretaris Umum DPD Kota Bogor, Dedi Mulyono, S.P, M.Si yang telah bergabung bersama PKS sejak Tahun 2001.

” Saya Bergabung dengan PKS sejak Kuliah di IPB. Ketika pertama kali PKS muncul.” Ucapnya

Dedi mengatakan bahwa fungsi serta tugasnya sebagai Sekretaris Umum yaitu mengatur semua program atau kegiatan dari Partai tersebut.

” PKS mempunyai banyak program dan kegiatan dan sebagai Sekretaris Umum, saya harus mengatur ritme program atau kegiatan tersebut. Hampir setiap hari PKS ada kegiatan.” Jelasnya.

Ada pun bergantinya logo PKS, Dedi menjelaskan makna dari logo tersebut lebih kepada merespon situasi yang selalu berubah.

” Apa pun itu, selalu saja ada perubahan dan PKS ingin merespon semua itu. Sehingga PKS akan selalu diterima di semua kalangan.” Paparnya.

Ketika menyinggung tentang langkah cerdas yang diambil PKS untuk lebih mendekat pada kaum Milenial Kota Bogor. Dedi sudah menyiapkan cara agar Milenial bisa cocok dengan PKS.

” Kita harus perlihatkan kepada mereka, bahwa kita serius untuk memperbaiki Kota dan Bangsa ini serta berkontribusi untuk kemajuan masyarakat dan juga bermanfaat untuk masyarakat.” Ungkapnya.

Sementara itu, harapannya PKS tetap Konsisten bersama masyarakat dan selalu ada untuk masyarakat.

” Untuk Kota Bogor ini dengan 10 Anggota DPRD Kota, satu DPRD Provinsi dan satu DPR RI, semoga PKS selalu bisa tampil terdepan dan terus maju serta selalu bekerjasama dengan masyarakat.” Pungkasnya.***

 

Mekanisme Mudah, Politeknik AKA Bogor Sediakan 4 Jalur Masuk

0

Bogordaily.net – Ingin melanjutkan pendidikan ke kampus tertentu kadang terhambat dengan proses mekanisme pendaftaran yang membingungkan.

Namun kenyataannya, saat ini pihak kampus terus berupaya untuk memberikan mekanisme pendaftaran yang lebih mudah.

Salah satunya kampus Politeknik AKA Bogor yang letaknya di di Jalan Pangeran Sogiri No. 283, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor.

Kampus ini menyediakan 4 jalur masuk bagi siswa-siswi SMU/SMK/MA atau sederajat yang ingin melanjutkan studinya ke Kampus Politeknik AKA Bogor, diantaranya adalah Jarvis Prestasi Undangan, Jarvis Prestasi Rapor, Jarvis Bersama dan Jarvis Mandiri

Meski bukan kampus Ikatan Dinas, Kampus yang menyelenggarakan pendidikan Vokasional Industri Diploma III di bidang Analisis Kimia dan Terapannya ini, merupakan Perguruan Tinggi Negeri Vokasi dibawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian, yang lulusan nya sangat dibutuhkan dan lebih mudah diserap oleh sektor industri di Indonesia.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Vokasi yang Berbasis Kompetensi, Politeknik AKA Bogor menyediakan 4 jalur pendaftaran atau JARVIS (Jaringan Vokasi Industri) dengan mekanisme sebagai berikut :

1. JARVIS Prestasi Undangan Melalui Seleksi Nilai Rapor ( 06 Januari 2021 – 04 Maret 2021 )

Jalur masuk ini khusus bagi SMK yang berada di bawah Kementerian Perindustrian.

Selain itu, JARVIS Prestasi Undangan ini juga khusus bagi sekolah-sekolah dimanapun yang memiliki siswa alumni dan melanjutkan, serta menorekan prestasi dengan IPK Khusus di Politeknik AKA Bogor.

Pengumuman tanggal 18 Maret 2021.

2. JARVIS Prestasi Seleksi Nilai Rapor ( 06 Januari 2021 – 27 Maret 2021 )

Pada JARVIS ini, terbuka untuk umum dan khusus bagi SMA/MA sederajat Jurusan IPA. Dengan ketentuan yang ada, pada jalur masuk ini hal utamanya ada ada penyeleksian dari nilai rapor.

Pengumuman tanggal 15 April 2021.

3. JARVIS Seleksi Bersama Ujian Tulis ( 06 Januari 2021 – 27 Maret 2021 )

Jalur masuk seleksi bersama yang melalui mekanisme pilihan ini, untuk informasi serta pendaftarannya tersedia lengkap langsung melalui JARVIS KEMENPERIN.

4. JARVIS Seleksi Mandiri Ujian Tulis
Jalur penerimaan mahasiswa baru ini diselenggarakan secara mandiri oleh Politeknik AKA Bogor dengan penyeleksian ujian tulis.

Pendafataran sudah dibuka mulai tanggal 24 Mei 2021 – 21 Juli 2021.

Ujian akan dilakukan pada 24 Juli 2021 dengan memenuhi persyaratan dan tata cara registrasi online JARVIS Mandiri, di website Politeknik AKA Bogor.

Materi ujian masuk antara lain Tes Potensi Akademik (TPA), Kimia, dan Bahasa Inggris, dan diselenggarakan secara online melalui website jarvis.kemenperin.go.id

Pengumuman tanggal 27 Juli 2021 melalui website resmi Politeknik AKA Bogor.

Masih bingung pilih kampus? Politeknik AKA Bogor bisa menjadi solusi tepat terdepan dalam terapan Analisis Kimia.***

Pemkot Bogor Ingatkan Masyarakat untuk Tidak Abaikan Prokes

0

Bogordaily.net – Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus klaster Covid-19 yang terjadi di Kota Bogor, saat ini kondisi pandemi masih belum dikatakan aman karena prokes yang belum ketat.

Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mengingatkan kepada semua pihak, untuk tetap waspada.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat live streaming bersama MNC Trijaya FM dengan tema ‘Hati-hati Berkerumun’, Selasa 25 Mei 2021.

Dedie A Rachim mengatakan, kejadian itu menjadi salah satu bukti, bahwa Pemerintah sudah mengambil kebijakan-kebijakan yang sudah seharusnya dapat diikuti oleh seluruh masyarakat.

Sehingga sampai dengan saat ini, perlu terus ditumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Jangan Pemerintah bekerja keras sendirian, tetapi masyarakat memproduksi covidnya. Sekarang juga kita kombinasikan antara pemberian vaksin,” ujar Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

“Kemudian promotif, preventif termasuk kuratif. Tapi jangan kemudian abai dan terjadi kasus seperti di Griya Melati,” tambahnya.

Dedie juga menyampaikan, Kota Bogor setelah sekian dua hingga tiga bulan kebelakang masih berada di zona oranye.

Akan tetapi, Dedie juga mengingatkan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo, saat ini Pemerintah diminta menyiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Jadi, kemarin pada saat pelarangan mudik, sebetulnya Pemerintah mengingatkan bahwa pelarangan itu dalam rangka kita mencapai target PTM di Bulan Juli,” katanya.

“Karena persyaratannya pembelajaran tatap muka itu harus dilaksanakan dengan status zona wilayah kuning atau zona hijau,” sambungnya.

Hanya saja, jikalau memang kemudian masyarakat tak patuh akan kesehatan (prokes), maka masyarakat sendiri yang nantinya akan alami kerugian.

“Anak-anak ini sudah satu setengah tahun gak ke sekolah loh, Ibu-ibu dari daring, sekarang menjadi darting (darah tinggi). Tetapi ternyata dalam prakteknya yang melanggar masyarakat juga,” ungkapnya.***