Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7285

Ini Jadwal Praktik Dokter Bedah di RSIA Nuraida Bogor

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuraida Bogor mempunyai banyak dokter yang siap dan sigap dalam menangani pasien salah satunya dokter bedah.

Salah satu dokter yang ada di RSIA Nuraida Bogor yaitu dr. Rangga Kusuma Maulana, Sp.B yang merupakan Dokter Spesialis Bedah.

Dr Rangga baru bergabung dan akan memulai praktik di RSIA Nuraida InsyaAllah dari tanggal 1 Maret 2021.

Dari keterangan tertulis di akun resmi RSIA Nuraida, Dokter Rangga akan melayani aneka kondisi yang berhubungan dengan spesialisasi bedah, seperti nyeri perut akut, usus buntu, kantong empedu, hernia, luka bakar, dan sebagainya kepada pasien pria maupun wanita.

Jadwal praktik Dr. Rangga Kusuma Maulana, Sp.B akan dimulai dari hari Senin sampai Selasa pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Lalu pada hari Rabu, Kamis, sampai Jumat praktik dimulai pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Bagis sahabat RSIA Nuraida Bogor yang ingin mendapatkan tindakan bisa langsung datang ke Jalan Haji Achmad Sobana No 105, RT 04/RW 06, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.Adv

Mantan Juru Bicara Gus Dur, Wimar Witoelar Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Mantan juru bicara Presiden RI ke-4 Gus Dur, Wimar Witoelar, meninggal dunia pagi ini pukul 09.00 WIB di ICU, RS Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Rabu, 19 Mei 2021.

Kabar duka ini dikatakan oleh Dirut Biro Konsultan InterMatrix Communication (IMX) yang didirikan Wimar, Erna Indriana bahwa, Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan di ICU, RS Pondok Indah, Jakarta Selatan.

“Barusan saja Pak Wimar meninggal dunia dengan tenang sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Managing Director Intermatrix Communications, Erna Indriana, saat dimintai konfirmasi, Rabu 19 Mei 2021.

Sebelumnya, Wimar sempat dinyatakan kritis di RS Pondok Indah sejak Rabu 13 Mei 2021, karena mengalami sepsis atau komplikasi akibat infeksi yang dapat menimbulkan tekanan darah turun drastis serta kerusakan pada banyak organ.

Dilansir dari Healthline, sepsis adalah penyakit yang mengancam jiwa yang disebabkan oleh respons tubuh terhadap infeksi.

Seperti diketahui, sistem kekebalan melindungi dari banyak penyakit dan infeksi, tetapi sistem kekebalan juga mungkin mengalami overdrive sebagai respons terhadap infeksi.

Lanjut Erna, dirinya meminta publik untuk memaafkan kesalahan Almarhum Wimar.

“Terima kasih doanya untuk rekan-rekan media, teman-teman dan sahabat Wimar Witoelar di mana pun berada, Mohon kesalahannya dimaafkan. Wimar Witoelar sudah pergi dengan tenang sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Erna dikutip dari Suaracom.***

Satpol PP Kota Bogor Bongkar PKL Kawasan Cidangiang yang Berjualan di Trotoar

0

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bongkar PKL di kawasan Jalan Cidangiang, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Selasa 18 Mei 2021.

Satpol PP dibantu oleh para TNI Polri dan Muspika Bogor Tengah, dalam melaksanakan penertiban lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar.

Kepala Bidang Trantibum Linmas Satpol PP Kota Bogor, Andri Sinar mengungkapkan, kegiatan penertiban lapak PKL hari ini dilaksanakan di sejumlah titik lokasi, karena berada di atas trotoar jalan.

Pada penertiban PKL di Jalan Cidangiang, sekaligus dilakukan untuk perbaikan drainase yang menyumbat saluran air, penyebab banjir di lokasi tersebut.

“Kita bongkar lapak PKL di Jalan Cidangiang karena bangunannya berada di atas trotoar jalan. Ada empat lapak PKL yang dibongkar di situ,” ujarnya.

Terkait dengan penertiban karena beberapa kali ada aduan dari masyarakat, baik terkait pendestrian maupun kemacetan di jam-jam tertentu.

Pelaksanaan kegiatan relatif kondusif ini dilakukan sesuai prosedur, diawali dengan pemberitahuan, peringatan satu hingga pembongkaran.

Andri mengatakan, setelah kegiatan di Jalan Cidangiang, dilanjutkan patroli ke sejumlah lokasi, di kawasan jembatan Cinta dan Jalan Bangbarung Raya.

“Bangunan melanggar ditertibkan dan dibongkar di Jalan Bangbarung ada satu bengkel yang sudah kosong,” ucapnya.

Pihak Satpol PP menyatakan akan terus melakukan penertiban terhadap lapak-lapak PKL, yang melanggar aturan berlaku di Kota Bogor.

“Kita akan terus melakukan penertiban terhadap lapak-lapak PKL yang berdiri di trotoar jalan di seluruh Kota Bogor,” katanya.***

Ormas Islam Bersama Ponpes Se Bogor Lakukan Doa dan Menolak Agresi Zionis Israel

0

Bogordaily.net – Ormas Islam beserta pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kota Bogor melakukan Do’a dan pernyataan bersama menolak agresi zionis Israel terhadap negara Palestina yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al- Ghazaly, Kota Bogor, Selasa 18 Mei 2021.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH. Mustofa Abdullah Bin Nuh mengungkapkan bahwa, agresi militer Israel terhadap negara Palestina yang berlangsung sampai saat ini telah menimbulkan tragedi kemanusiaan yang membunuh dan melukai, sehingga menyebabkan penderitaan bagi banyak orang termasuk wanita serta anak-anak.

“Maka kami ormas Islam dan pimpinan ponpes seluruh kota Bogor menyatakan sikap mengutuk dan mengecam keras agresi militer Israel, yang telah memporak-porandakan Palestina merenggut banyak nyawa warga sipil, wanita dan anak-anak yang tidak berdosa untuk menghentikan segera aksi agresi yang dilakukan oleh Israel terhadap palestina,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH. Mustofa Abdullah Bin Nuh.

Kemudian ia mendorong agar pemerintahan Indonesia menggalang dukungan, sebagai langkah upaya penting dalam mewujudkan warga Palestina, sekaligus mengakhiri konflik kemanusiaan yang telah terjadi sehingga tercipta perdamaian dan keamanan dunia.

KH. Mustofa mengajak kepada seluruh umat Islam untuk membantu dan mendoakan saudara yang ada di Al-aqso dan Palestina, dengan memberikan bantuan donasi melalui lembaga resmi kemanusiaan yang amanah dan bertanggung jawab.

“Mari berbuat semaksimal mungkin yang bisa kita lakukan selaku umat Islam untuk saudara kita di Al-aqso dan palestina, sebagai bentuk solidaritas ukhuwah islamiah dan ukhuwah insaniyah demi terhapusnya penjajahan dimuka bumi dan demi tegaknya hak asasi kemanusiaan, yang menjujung prinsip kemerdekaan dan kedaulatan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua PCNU Kota Bogor Rommy Prasetya mengatakan, hari ini kita bersilaturahmi sekaligus memberikan doa dan memberikan berbentuk donasi, kepada saudara kita yang ada di palestina.

Karena sebagai ormas Islam bagian dari masyarakat Indonesia yang punya aspirasi, menjadikan pemerintah pusat menjadi inisiator untuk perdamaian di negara palestina.

“Jangan sampai perjanjian perdamaian yang sudah disepakati pada tahun lalu itu sekarang dihindari, apapun alasannya yang namanya perang itu tidak dibenarkan. Sampai hari ini korbannya tetap orang-orang yang tidak berdosa terutama masyarakat sipil yaitu kaum perempuan dan anak-anak kecil, ini kan orang-orang yang seharusnya dilindungi dalam hukum perang dan ini tidak boleh dibunuh secara masif,” katanya.

“Kita juga sebagai sesama umat muslim wajib hukumnya mendoakan. Mudah-mudahan kita juga bisa membantu berdonasi untuk saudra-saudara kita yang ada di palestina,” tandasnya.***

Bupati Bogor Khawatir Kades Tidak Mampu Kelola Dana Program Samisade

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin menyimpan kekhawatiran jika kepala desa (kades) tidak mampu mengelola anggaran dana membangun lewat program Satu Miliar Satu Desa (Samisade).

Ade Yasin memerintahkan Asistem Pemerintahan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DMPD) Kabupaten Bogor, melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap kepala desa yang akan menerima gelontoran dana samisade.

Kekhawatirannya terkait kades tidak mampu mengelola dana, membuat Bupati tidak ingin dana besar yang sudah dikeluarkan untuk upaya pemulihan ekonomi itu menjadi sia-sia.

“Supaya mereka paham betul maksud dari program ini. Yang memberi arahan juga harus paham mengenai konsep desa membangun. Libatkan camat juga. Karena masih ada camat dan kepala desa yang tidak paham apa itu padat karya. Siapa yang mengerjakan dan untuk apa. Jadi harus bimtek dulu,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin, Selasa 18 Mei 2021.

Lanjut Ade, Samisade merupakan langkah Pemkab Bogor untuk upaya pemulihan ekonomi dengan memberikan pekerjaan kepada masyarakat, maka dapat membantu perekonomian, sekaligus meningkatkan infrastruktur di Desa.

Anggaran yang disiapkan dalam APBD 2021 mencapai Rp311,83 miliar, dengan sasaran 349 desa di 38 kecamatan.

“Tapi tidak semua desa mendapatkan Rp 1 miliar. Sejauh ini, ada 214 desa yang ada dapat Rp 1 miliar. Sisanya bervariasi tapi paling rendah Rp200 juta ada empat desa,” katanya.

Terlebih lagi, Pemkab Bogor belum menggelontorkan anggaran Samisade, alasannya, Ade masih belum yakin jika kepala desa bisa elegan menggunakan dana tersebut.

“Makanya bimtek dulu. Kan turunnya bertahap tuh. Jadi desa yang dapat minggu ini misalnya, bimtek dulu. Beri pengarahan. Kan pengarahan saja tidak perlu biaya,” ucapnya.

Kemudian Ade menyampaikan, dengan samisade diharapkan bisa meningkatkan akselerasi pembangunan di pedesaan sehingga bisa menyeimbangkan pertumbuhan dan perekonomian dengan membaiknya infrastruktur desa.

“Bagaimana perekonomian desa bisa meningkat jika infrastrukturnya jelek. Dan kita semua tahu bahwa, alokasi dana desa dan dana desa, banyak terkena refocussing untuk penanganan Covid-19. Makanya kami beri stimulus ini,” paparnya.

Agar tidak terjadi penyelewengan, Pemkab Bogor menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor untuk ikut melakukan pengawasan.

“Saya juga minta masyarakat ikut mengawasi. Karena ini untuk kepentingan masyarakat juga,” ungkapnya.***

15 Kriteria Kendaraan Ini Boleh Melintas Selama Larangan Mudik

0

Bogordaily.net – Kepolisian Republik Indonesia telah mengumumkan 15 kriteria kendaraan pada penerapan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 24 Mei 2021.

Setiap kendaraan yang hendak bepergian ke luar kota, akan tetap diwajibkan melalui pemeriksaan di pos penyekatan.

Apabila tidak termasuk dalam 15 kriteria masyarakat atau kendaraan yang boleh melintas selama larangan mudik, secara otomatis akan langsung diputar balik.

Adapun 15 kriteria masyarakat atau kendaraan yang boleh melintas selama larangan mudik, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 13 Tahun 2021:

1. Kendaraan pelayanan kesehatan yang darurat
2. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara
3. Kendaraan dinas TNI / Polri
4. Kendaraan dinas jalan tol
5. Kendaraan pemadam kebakaran
6. Kendaraan ambulans
7. Kendaraan jenazah
8. Kendaraan khusus angkut barang, bukan penumpang
9. Kendaraan pengangkut logistik atau barang kebutuhan pokok
10. Kendaraan pengangkut obat-obatan dan alat kesehatan
11. Kendaraan pengangkut petugas operasional dan petugas penanganan Covid-19
12. Kendaraan repatriasi mengangkut pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri serta pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah sampai ke daerah asal sesuai ketentuan yang berlaku
13. Kendaraan untuk kepentingan melahirkan maksimal 2 orang pendamping
14. Kendaraan untuk kunjungan keluarga yang sakit, kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal dunia, ibu hamil dengan 1 orang pendamping
15. Kendaraan untuk dinas mendesak ASN, BUMN, BUMD, TNI / POLRI, Karyawan Swasta yang wajib disertai dengan tanda tangan basah pimpinan lembaga / perusahaan.***

Pasca Lebaran Si Pedas Kembali Menuju Harga Normal

0

Bogordaily.net – Setelah Lebaran Idul Fitri 1442 H, si pedas cabai di pasar kembali menuju harga normal, setelah sempat naik beberapa hari menjelang lebaran.

Kini harga si pedas cabai di pasar tradisional di Kota Bogor kembali anjlok setelah sempat naik pada lebaran, karena permintaan tinggi yang menyebabkan harga cabai sempat naik.

Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir mengatakan, hari ini harga cabai kembali menurun setelah lebaran.

“Di semua pasar Kota Bogor harga cabai kembali menurun pasca lebaran, walau belum kembali normal seperti sebelum ramadan,” ujar Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir, Senin 17 Mei 2021.

Kemudian Muzakkir menyampaikan, menurunnya harga cabai dikarenakan menurunnya permintaan cabai setelah lebaran, ditambah lagi keadaan pada masa pandemi Covid-19.

“Dimana jumlah pemudik tahun ini sengat terbatas. Dampaknya, pasar sudah kembali sepi, sama seperti sebelum Ramadan,” katanya.

Sementara itu, Tim Enumerator dari Pasar Jambu Dua mengatakan, harga cabai turun sekitar 50 persen.

“Sebelum Idul Fitri harga cabai kriting di Pasar Jambu Dua Rp 70.000,- per/Kg dan perhari ini menjadi Rp 32.000,- per/Kg,” ucapnya pada Tim Humas Perumda PPJ.

Ia juga mengatakan pedagang di pasar hanya beberapa yang buka, dan pengunjung belum banyak yang datang ke pasar.

Sedangkan untuk harga bawang merah dan harga bawang putih masih relatif sama, dengan harga menjelang idul fitri.

“Harga bawang merah dan bawang putih masih sama dengan harga kemarin lebaran, belum ada perubahan,” ungkapnya.***

Upaya Kolaboratif Pemerintah dalam Menangani Pandemi Covid-19

0

Bogordaily.net – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak seluruh masyarakat serta berbagai pihak untuk berinovasi dan melakukan terobosan dalam menangani pandemi Covid-19.

Pemerintah menyadari bahwa, penanganan pandemi Covid-19 tidak dapat dilakukan secara sektoral ataupun dengan cara yang biasa.

“Kita butuh inovasi dan terobosan baru yang dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak, termasuk juga unsur akademisi, organisasi dan juga tokoh masyarakat, badan usaha, media dan insan pers, serta berbagai elemen masyarakat,” kata Ma’ruf dalam siaran persnya saat penganugerahan Merdeka Award secara virtual.

Dia juga menjelaskan, sepanjang 2020 lalu, upaya-upaya kolaboratif untuk menangani pandemi Covid-19 melibatkan berbagai pemangku kepentingan tidak hanya di kota, tetapi juga menjangkau kampung dan desa di berbagai daerah.

Menurutnya, pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah memberi dampak yang sangat signifikan di berbagai aspek kehidupan, mulai dari sektor kesehatan, ekonomi, hingga sosial.

Oleh karena itu, semangat menggali ide, berinovasi, dan juga kreativitas dalam menghadapi pandemi ini tidak boleh berhenti.

Dia sangat berharap berbagai inovasi baru berhasil diciptakan anak bangsa, untuk menjawab tantangan zaman.

Selama pandemi, interaksi fisik dibatasi oleh protokol kesehatan, namun dengan adanya teknologi digital terbukti mampu beradaptasi dengan memanfaatkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial secara virtual.

Hal ini tercermin dari statistik pertumbuhan sektor informatika dan komunikasi yang tetap konsisten bertumbuh dua digit, sebesar 10,83 persen pada kuartal II dan 10,61 persen pada kuartal III tahun 2020 sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS).

Di sisi lain, muncul tantangan terkait kesiapan infrastruktur dan ekosistem digital, serta sumber daya manusia (SDM) dalam memanfaatkan peluang dari transformasi digital tersebut.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Indonesia saat ini sedang mengupayakan agar pemenuhan infrastruktur telekomunikasi di seluruh 83.218 desa/kelurahan di Indonesia dapat terselesaikan pada akhir 2022,” katanya.

Sementara dari sisi pembangunan SDM Wapres mengatakan bahwa, Pemerintah telah menyediakan berbagai program kecakapan SDM Indonesia, seperti Kartu Prakerja dan Digital Talent Scholarship.

Adapun tantangan berikutnya adalah penyesuaian pola kerja dalam menghadapi pandemi, data BPS per 1 Juni 2020 menunjukkan bahwa sebanyak 73,85 persen kantor menerapkan kebijakan bekerja dari rumah secara penuh, maupun parsial guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Wapres menilai, apabila pola kerja seperti ini dinilai produktif dan menguntungkan, maka ke depan bisa terus dipertahankan.

Namun, pastinya terdapat banyak aspek yang perlu dipertimbangkan juga apabila pola seperti ini terus dilanjutkan.

“Pola bekerja dari rumah memiliki tantangan tersendiri, baik bagi pekerja maupun pemberi kerja, seperti aspek monitoring, keamanan data, produktivitas kerja, dan efektivitas komunikasi,” tutupnya.***

LPSK Turun Langsung Pastikan Penuhi Hak Korban Teroris

0

Bogordaily.net – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turun langsung ke Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk pastikan penuhi hak empat warga Desa Kalemago Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso, yang menjadi korban serangan terorisme pada Selasa 11 Mei 2021.

Keempat warga Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso telah menjadi korban serangan brutal kelompok teroris Poso.

Lokasi kejadiannya berada di sekitar perkebunan kopi di wilayah perbukitan, dan diperkirakan sekitar satu jam perjalanan jika menggunakan sepeda motor dari Desa Kalemago.

Pihak keluarga yang menemukan para korban yang sehari-harinya bekerja sebagai petani, dalam kondisi sudah tidak bernyawa, kndisi tubuh korban penuh luka bekas sabetan senjata tajam.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu bersama perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), bertemu Waka Polda Sulteng Brigjen Polisi Hery Santoso di Mapolda Sulteng di Kota Palu dalam menangani korban.

LPSK, BNPT serta Polda Sulteng dalam pertemuan tersebut menegaskan, akan saling berbagi tugas untuk menangani tindak pidana terorisme.

“LPSK fokus pada pemenuhan dan pemulihan hak korban, seperti santunan dan kompensasi,” kata Edwin.

Jika merujuk pada amanat Undang-Undang, korban terorisme berhak untuk mengajukan kompensasi.

“Tim LPSK akan menghitung kerugian para korban, untuk keperluan pengajuan kompensasi,” ucap Edwin.

Edwin memastikan pihaknya akan meninjau lokasi tempat tinggal korban di Lore Timur, setelah menyerahkan santunan kepada keluarga korban.***

Bersama GP Ansor, Kapolres Bogor Resmikan Program Bedah Rumah

Bogordaily.net – Kapolres Bogor AKBP Harun resmikan program bedah rumah Ibu Warsah warga Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, pada Selasa 18 Mei 2021.

Dalam acara tersebut Pun turut di hadiri Kapolsek Gunung Putri Kompol Andri Fran Ferdyawan, Ketua NU Gunungputri Kyai Juwahir.

Lalu Camat, Danramil Gunung Putri Kapten Infantri Bambang, serta sejumlah tokoh Agama dan Masyarakat Gunung Putri.

Program bedah rumah tidak layak huni (Rtlh)  yang bertemakan “Bhakti Untuk Negeri” ini merupakan sebagi Bentuk kepedulian Kapolres Bogor bersama GP Ansor Kabupaten Bogor Kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.

Proses peresmian bedah rumah tidak layak huni (Rtlh) ini pun di tandai dengan pemotongan pita dan pemberian kunci rumah.

Pemberian dilakukan oleh Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H. kepada ibu warsah, serta di lanjutkan dengan bakti sosial kepada masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya Kapolres Bogor mengungkapkan bahwa, dengan telah diselesaikannya pembangunan bedah rumah ini, pertanda bahwa keluarga ibu Warsih dapat kembali meninggalkan rumah yang telah kita lakukan pembedahan.

“Kami Polres Bogor Bersama GP Ansor akan terus berupaya selalu ada di tengah-tengah masyarakat, untuk dapat saling membantu khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan. Sehingga kedelapan kita dapat kembali membedah rumah-rumah yang menang sudah tidak layak lagi untuk di tinggali,” kata Kapolres Bogor AKBP Harun S.I.K., S.H.

Dalam sambuatannya Dhamiry menyampaikan, perlunya sikap Gotong Royong antar sesama yang hari ini mulai pudar.

Dengan adanya kegiatan Bakti Sosial bersama polres, semoga kesadaran kolektif terbangun sehingga solidaritas organik bisa terwujud.

“Atas amanat orang tua di NU, GP Ansor selalu berada di tengah masyarakat dan semoga solidaritas organik kita, tercipta dengan selalu membantu sesama,” tutupnya.***