Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7610

Tegas, BM PAN Kota Bogor Usung Kembali SB Pimpin PAN Kota Bogor

BOGOR DAILY – Barisan Muda atau BM PAN Kota Bogor menyatakan dengan tegas akan kembali mengusung Safrudin Bima untuk menjadi Ketua DPD PAN Kota Bogor dalam ajang Musyawarah Daerah yang rencananya akan digelar pada Januari 2021 mendatang.

Ketua BM PAN Kota Bogor, Raditya Mahesa menyampaikan hal tersebut melalui sambungan telpon kepada Bogordaily.net semalam (Sabtu, 26/12/2020).

“Sejauh ini saya berkiprah di Partai Amanat Nasional Kota Bogor, kiprah dan dedikasi tinggi Pak Ketua SB dahsyat luar biasa, tidak perlu diragukan lagi. SB dapat membawa DPD PAN Kota Bogor untuk semakin baik.” Ungkap Raditya Mahesa, Ketua BM PAN Kota Bogor.

Radit, sapaan akrab Ayah 4 anak tersebut kembali memaparkan bahwa dirinya adalah saksi hidup perjuangan dari sosok Safrudin Bima menghantarkan PAN Kota Bogor sampai mendapat posisi saat ini. Dalam sesi liputan ini, dirinya pun lugas menepis isu miring yang menyatakan bahwa tidak ada regenerasi kepemimpinan di tubuh DPD PAN Kota Bogor apabila dipimpin kembali oleh SB.

“Ya prestasi keren, dahulu dengan dua kursi saja di DPRD Kota Bogor, kita sudah bisa punya Walikota sendiri yang kita usung dan alhamdulilah menang. Nah untuk saat ini dan proyeksi kedepan, figur seperti Ketua SB sangat piawai melakukan lobi-lobi khusus lintas parpol perihal nilai tawar yang elegan untuk kembali mengusung Kepala Daerah Kota Bogor dalam kancah Pilkada Kota Bogor selanjutnya.” Papar Radit.

Saat ini sudah ada beberapa sayap partai dalam tubuh DPD PAN Kota Bogor yang siap kembali mendukung pencalonan Safrudin Bima menduduki jabatan sebagai Ketua DPD PAN Kota Bogor.

Target dalam capaian kedepan, pemilih generasi muda atau milenial menjadi tujuan dari kaderisasi yang berkesinambungan. Mesin partai wajib untuk terus berjalan, sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“PAN In Syaa Allah tidak kehabisan figur, partai ini kuat karena sama asa dan sama rasa. Terdekat untuk Musda, BM PAN Kota Bogor siap kembali menghantarkan Safrudin Bima kembali memimpin DPD. Mohon doa dan dukungannya. Aamiin.” Pungkasnya.

(Red-BDN).

Dewan Pendidikan Bakal Lantik Forum Komunikasi Komite Sekolah se-Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY- Dewan Pendidikan (Wandik) Kabupaten Bogor bakal melantik pengurus Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) tingkat kecamatan se-Kabupaten Bogor. Pelantikan ini bakal berlangsung di Hotel Duta Berlian Dramaga Kabupaten Bogor pada Senin (28/12/20) besok.

Ketua Dewan Pendidikan (Wandik) Kabupaten Bogor Abidin Said mengatakan, pengurus FKKS tingkat kecamatan yang telah dilantik nantinya bakal mengemban tugas dan tanggungjawab selama masa periode 2020-2024.

“Setiap pengurus akan dimintai komitmennya untuk senantiasa lebih mementingkan kepentingan lembaga bangsa dan negara daripada kepentingan saya sendiri, seseorang atau golongan,”ungkap Abidin

Selain itu,ia berharap agar pengurus juga dapat menjalankan tugas demi pengabdian kepada agama, masyarakat ,bangsa dan negara. “Insyaallah besok akan dilaksanakan pelatikan pengurus FKKS tingkat kecamatan. Semoga semua berjalan lancar,”tandasnya.

Sopir dan Kondektur di Terminal Baranangsiang Jalani Rapid Tes Antigen, 1 Reaktif

BOGORDAILY-Puluhan penumpang, sopir dan kondektur digiring untuk melakukan Rapid test antigen di terminal tipe A pada hari Minggu (27/12/2020)di Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.

Digelarnya Rapid tersebut dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek sejak tanggal 24 yang lalu, dikarenakan libur panjang menjelang malam pergantian akhir tahun, untuk menekan penyebaran Covid 19 yang berada di lingkungan terminal.

Dari empat terminal yaitu, Terminal Poris, Terminal Jatijajar, Terminal Pondok cabe, serta Terminal Baranangsiang ditemukan satu orang reaktif di Terminal Baranangsiang dan empat orang satu keluarga di Terminal Poris sudah melakukan isolasi mandiri.

Sempat terjadi insinden ketika sekretaris BPJT akan meninggalkan lokasi dan didatangi oleh warga terminal.

“Warga yang ikut Rapid test antigen gratis ini merasa terbantu, apalagi untuk bepergian keluar kota, yang wajib mempunyai surat rapid test antigen, ” Ucap Jojo warga.

“Kami akan terus menggelar Rapid Test Antigen gratis ini hingga 8 Januari 2020 nanti, ” Ucap Rostita Sekertaris BPTJ.

Pecahan Rupiah Ini Sudah Tak Laku, Besok Hari Terakhir Penukaran

BOGOR DAILY- Tanggal 28 Desember 2020 merupakan batas akhir penukaran uang rupiah yang sudah ditarik dari peredaran. Bank Indonesia (BI) mengumumkan ada enam pecahan uang rupiah kertas tahun emisi 1968, 1975 dan 1977 yang bisa ditukarkan.
Hal ini sesuai dengan peraturan BI terkait pencabutan dan penarikan uang dari peredaran.

Lalu bagaimana cara dan syarat tukarnya ya? Bank Indonesia menyebut penarikan uang rupiah dari peredaran ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mengungkapkan syarat penukaran uang rupiah kertas ini adalah dengan membawa uang yang akan ditukar dan mendatangi kantor Bank Indonesia.

“Syarat tukarnya hanya bawa uangnya saja,” kata Marlison saat dihubungi detikcom.

Dia menyebutkan loket penukaran uang rupiah ini dibuka setiap Senin sampai Jumat pukul 08.00 – 11.30 waktu setempat.

Marlison mengungkapkan mekanisme penukaran uang tersebut sama dengan penukaran uang rupiah lainnya. Untuk memastikan keamanan penukar, BI juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Misalnya penukar diwajibkan menggunakan masker, diukur suhu tubuhnya hingga pengaturan antrean oleh petugas.
Dari laman resmi bi.go.id dicantumkan ada sekitar empat pecahan uang rupiah yang menyusul tak bisa lagi ditukarkan.

Misalnya uang kertas pecahan Rp 500 dan Rp 100 tahun emisi 1968. Kemudian pecahan Rp 5.000 dan Rp 1.000 tahun emisi Rp 1975. Selain itu uang pecahan Rp 500 dan Rp 100 tahun emisi 1977.

Selain keenam pecahan rupiah tersebut ada 4 pecahan lagi yang segera menyusul. Antara lain pecahan Rp 10.000 tahun emisi 1979 yang dicabut pada 1 Mei 1992.

Lalu pecahan Rp 5.000 dan Rp 1.000 tahun emisi 1980 yang telah dicabut pada 1 Mei 1992.

Terakhir pecahan Rp 500 tahun emisi 1982 yang telah dicabut 1 Mei 1992. Keempat pecahan ini batas akhir penukarannya adalah 30 April 2025 di seluruh kantor Bank Indonesia.

Nakes yang Mesum di Wisma Atlet Biasa Periksa Tensi Pasien

0

BOGOR DAILY-Tenaga Kesehatan (nakes) yang diduga mesum dengan seorang pasien di Wisma Atlet disebut pekerja di Kementerian Kesehatan. Tenaga kesehatan itu disebut yang biasa memeriksa tensi pasien yang ada di Wisma Atlet.

“Iya nakes dia ini orang kesehatan dari Kementerian Kesehatan, bukan cleaning service bukan, cuma orang kesehatan, ada ilmu kesehatannya di situ dia,” kata Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS, saat dilansir detikcom, Minggu (27/12/2020).

Herwin mengatakan nakes tersebut memang memiliki akses untuk mengunjungi pasien. Terlebih, kata dia, nakes itu yang kerap melakukan pengecekan tensi pasien.

“Iya kalau yang cuma meriksa tensi seperti itu kan ada akses juga. Yang kebetulan kalau dari dia (nakes) punya keterangan memang dia ada akses untuk ketemu pasien, kan memang ada beberapa zona ya, jadi nakes zona kuning ke zona merah kan bisa, gitu,” ucap Herwin.

“Ini dia ada bisa akses ke pasien, karena nakes itu kan banyak, ya ada bagian dia bukan dokter tapi tenaga kesehatan, bagian kebersihan juga kan bisa masuk juga ke ruangan pasien,” sambungnya.

Seperti diketahui, pihak kepolisian sudah memeriksa tenaga kesehatan yang diduga mesum dengan pasien di Wisma Atlet. Tenaga kesehatan tersebut menjalani pemeriksaan Sabtu (26/12) kemarin sekitar pukul 22.00 WIB hingga dini hari tadi sekitar pukul 03.30 WIB.

“Jadi tadi malam kegiatan itu kemarin jam 22.00 sudah kita limpahkan permasalahan dan kasusnya itu untuk diperiksa oleh pihak kepolisian ya. Kemarin itu jam 22.00 sampai jam 03.00 tadi atau 03.30 (diperiksa), ini yang diperiksa hanya oknum nakes aja, untuk yang pasien belum,” sebut Herwin.

Sebelumnya diberitakan, di media sosial beredar viral pengakuan netizen yang mengaku pasien COVID-19 yang sedang menjalani masa isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat. Dia mengaku berbuat mesum sesama jenis dengan oknum tenaga kesehatan (nakes).

Kasus ini awalnya diunggah pemilik akun Twitter @bottialter pada Jumat (25/12) kemarin. Dia mengunggah screen capture atau tangkapan layar berisi percakapan mesum sesama jenis dengan perawat diduga di Wisma Atlet.

Tak butuh waktu lama, cuitan tersebut pun viral. Banyak netizen yang mengecam dan ramai-ramai melaporkan dugaan kasus mesum sesama jenis ini ke akun media sosial Kemenkes, BNPB, hingga Polri.

Libur Natal 2020, Jumlah Kendaraan Masuk Puncak Merosot

BOGOR DAILY-Kanit Turjawali Polres Bogor Ipda Ardian Novianto mengatakan saat ini tidak ada kepadatan arus lalu lintas yang berarti di kawasan Puncak, Bogor. Berdasarkan data di Exit Tol Ciawi, Ardian mengatakan ada penurunan volume kendaraan.

“Untuk prediksi arus balik karena tadi yang sudah saya sampaikan dengan data update data exit tol Ciawi, banyak mengalami penurunan. Kemungkinan untuk arus balik libur Natal saat ini tidak akan terjadi. Arusnya akan sama seperti kemarin,” kata Ardian, di TMC Polres Bogor, Simpang Gadog, Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (27/12/2020).

Penurunan volume kendaraan ini, kata Ardian, diduga karena ada kebijakan yang mewajibkan wisatawan ke Puncak membawa hasil negatif rapid test antigen. Prediksi lonjakan kendaraan diprediksi terjadi di libur tahun baru.

“Terpantau (lalu lintas Puncak) lancar ini mungkin akibat surat imbauan dari Bupati Bogor terkait setiap pengunjung wajib menunjukkan hasil antigen, ya. Kemungkinan masyarakat banyak mengendurkan waktunya untuk datang ke kawasan Puncak. Kami prediksi nanti akan, masyarakat akan ke jalur Puncak pada 29-30 (Desember 2020) dikarenakan surat rapid antigen itu berlaku 3×24 jam. Sehingga untuk di tanggal 29-31 malam pergantian tahun kami prediksi akan terjadi lonjakan kembali,” ucap dia.

“Karena data yang kami himpun itu terjadi penurunan. Dari hari ke hari, Hari Selasa ke rabu itu turun. Rabu ke Kamis terjadi penurunan 3.000, Kamis ke Jumat terjadi penurunan 2.000, Jumat ke Sabtu kemarin penurunan 1.200 kendaraan, Jumat ke Minggu ini nanti kami himpun lagi datanya, apakah masih terjadi penurunan,” ucap dia.

Ardian mengatakan pagi ini Jalan Raya Puncak tidak diberlakukan one way. Siang nanti, one way akan diberlakukan situasional melihat volume kendaraan.

Terpantau di Simpang Gadog, pukul 11.26 WIB, arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak lancar. Kendaraan dari arah Ciawi menuju Cisarua atau sebaliknya bisa melaju tanpa adanya hambatan.

Kendaraan dari exit Tol Ciawi menuju Puncak pun bisa melaju dengan lancar. Tidak ada kemacetan di sekitaran titik ini.

Kasus Positif di Jabar Nyaris Tembus 80.000

0

BOGOR DAILY – Menjelang tahun baru 2021, kasus positif COVID-19 di Jawa Barat nyaris 80 ribu kasus. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mewanti-wanti warga tak mengadakan pesta guna menekan laju angka kasus positif di Jabar.

Berdasarkan data yang dilansir detikcom dari website Pikobar, Jawa Barat pada Minggu (27/12/2020) pukul 11.15 WIB, kasus COVID-19 di Jabar berada di angka 78.698 kasus. Dari data tersebut, sebanyak 12.393 di antaranya menjalani isolasi.

Masih dalam laman yang sama, disebut juga ada 65.191 pasien yang sudah selesai menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 1.114 orang dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, menjelang tahun baru 2021, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengingatkan kembali warga untuk tidak mengadakan pesta perayaan pergantian tahun. Hal ini dilakukan untuk mencegah melonjaknya kasus COVID-19 di Jabar.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Jabar dalam menyambut tahun baru 2021 untuk tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat keramaian dalam acara-acaranya,” ujar Kang Emil sapaannya dalam keterangan resmi yang diterima detikcom, Minggu (27/12/2020).

Emil menyatakan larangan kegiatan di malam tahun baru ini juga merujuk pada surat edaran gubernur bernomor 202/KPG.03.05/HUKHAM yang dikeluarkan Emil pada 18 Desember lalu. Emil mengatakan larangan ini dilakukan guna mencegah melonjaknya kasus COVID-19 di Jabar.

Sebab, kata dia, berdasarkan pengalaman tiga kali libur panjang sebelumnya, angka positif COVID-19 trennya meningkat. Tren meningkat pascalibur panjang membuat upaya perimbangan pemerintah antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi seolah sia-sia.

“Imbauan ini semata- mata karena pandemi covid belum selesai,” kata dia.

Dalam menyambut tahun baru, Emil juga mengingatkan ada beberapa hal yang harus dihindari masyarakat yakni kerumunan, keramaian, dan pergerakan orang.

Sebab dalam situasi seperti ini besar kemungkinan droplets terbang ke udara dari aktivitas bersin atau batuk, ngobrol lebih dari 15 menit, karaoke atau pidato, serta aktivitas meniup terompet.

“Kita kurangi kerumunan, kita kurangi kegiatan yang mengundang keramaian dan pergerakan orang,” tuturnya.

“Mudah-mudahan imbauan saya ini tidak mengurangi semangat menyambut 2021 yang lebih optimistis, lebih baik, dan Insya Allah terbebas dari pandemi COVID-19,” kata dia menambahkan.

Sumber: detik.com

Janji Dinikahi, Siswi SMP Dicabuli Gurunya Selama 3 Tahun

0

BOGOR DAILY- – Guru honorer olahraga di Cengkareng, Jakarta Barat, berbuat cabul dengan menjanjikan beberapa hal kepada korban yang juga muridnya. Janji-janji itu membuat korban tak menceritakan aksi pencabulan guru berinisial AM tersebut hingga tiga tahun.

“Kan mereka benar-benar merahasiakan hubungan mereka (AM dan murid) karena si korban dibilangin jangan kasih tahu, nanti akan dinikahi,” ucap Kasat Reskrim Polres Jakbar, Kompol Teuku Arsya Khadafi saat dihubungi, Sabtu (26/12/2020).

Selain janji dinikahi, korban juga dijanjikan akan diberikan hadiah. Guru AM menjanjikan jam tangan kepada korban agar korban percaya bahwa AM mencintainya.

“(Selain dijanjikan menikah) Dia ada akan dikasih hadiah jam, jadi akhirnya si anak akhirnya merasa bahwa si AM tuh benar-benar sayang sama dia. Itu upaya bujuk rayunya AM terhadap korban,” kata Arsya.

Sebenarnya, menurut Kompol Arsya, AM sudah menikah dengan perempuan lain tahun ini. Hubungan antara AM dengan muridnya ini tidak diketahui oleh istri AM.

“Pertama belum (menikah), baru tahun ini berkeluarga. Hubungannya sudah berjalan 3 tahun dengan korban,” tuturnya.

“(Istri AM) nggak tahu, nggak ada yang tahu (keluarga AM),” ujarnya.

Diketahui, aksi pencabulan AM terhadap muridnya tersebut berlangsung sejak 2017 dan baru terungkap pada awal Desember 2020. Hubungan antara keduanya berlangsung saat korban masih berusia 13 tahun.

“Jadi Saudara AM ini guru honorer di salah satu SMP, dia mengajar olahraga. Dia kenal sama korban ini pada waktu itu umur sekitar 13 tahun,” ujar Arsya.

AM mencabuli korban dengan dalih korban menarik. AM kemudian membujuk dan merayu korban sehingga korban bersimpati. “Karena dia merasa korban ini menarik, dia bujuk rayu dengan kata-kata bohong, memberikan hadiah, sehingga korban ini simpati sama dia,” tuturnya.

AM kerap mengajak korban berhubungan intim di sebuah hotel. Selama menjalin hubungan, AM berjanji tidak akan meninggalkan korban.

Kasus ini baru terungkap atas kecurigaan orang tua korban saat melihat isi percakapan anaknya dengan AM. Orang tua korban lantas curiga dengan isi chat dan menanyakannya kepada korban sampai si korban mengakui ada hubungan dengan AM.

“Jadi orang tua mungkin mengetahui melihat dari percakapan telepon anaknya. Karena mungkin bahasanya terlalu intens, akhirnya anaknya ditanya, akhirnya ngaku,” tutur Arsya.

Atas perbuatannya tersebut, AM ditahan di Polres Jakarta Barat. Ia dikenai Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Seorang Pria Lempar Bom Molotov ke Masjid di Cengkareng

0

BOGOR DAILY- Seorang pria berinisial D (56) diduga melempar molotov ke masjid di Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi menyebut ada beberapa saksi mata yang melihat kejadian tersebut.
“Ada saksi yang melihat yang bersangkutan lempar botol isi bensin yang terbakar ke arah masjid,” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi, saat dihubungi, Sabtu (26/7/2020).

D kini sudah diamankan polisi. Polisi menggali keterangan dari D terkait kejadian tersebut.

“Pelaku sudah diamankan. Masih kami lakukan pendalaman,” kata Arsya.

Arsya belum menjelaskan rinci kronologi kejadian hingga motif D melempar molotov. Termasuk ada tidaknya korban karena ulah D.

Dari foto yang didapat detikcom, terlihat bagian masjid yang menghitam karena api. Tidak terlihat ada kerusakan besar di masjid akibat kejadian tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di Masjid Al-Istiqomah, Jl Kamal Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Namun hal itu diketahui oleh warga. Warga kemudian mengamankan pelaku.

Pengusaha Minta Mal Dibuka Sampai Pukul 20:00 WIB

BOGOR DAILY- Jam operasional mal di DKI Jakarta hanya boleh sampai pukul 19.00 WIB. Pengusaha mengeluhkan kebijakan lantaran penjualan mereka turun.
Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah mengusulkan mal di DKI Jakarta beroperasi hingga 20.00 WIB.

“Saya sih bilang deh setidaknya. Kalau jam 20.00 kan masih okelah orang makan, selesai 19.30 WIB, dia buru-buru beli apa, misalnya ke supermarket, lalu pulang. Itu masih enak,” kata Budi

Pembatasan jam operasional mal di DKI itu tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta nomor 64 tahun 2020. Ingub itu diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 16 Desember 2020 lalu.

Dalam Ingub itu, mal di DKI yang sudah beroperasi sampai pukul 21.00, dibatasi hanya boleh sampai pukul 19.00 WIB pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), yakni pada tanggal 24-27 Desember, dan 31 Desember sampai 3 Januari 2021.

Kondisi ini menurut Budi sama saja dengan September 2020 lalu, di mana pengunjung mal hanya bisa membeli makan untuk dibawa pulang, tapi tidak bisa makan di tempat atau dine-in.

“Waktu tidak boleh makan di bulan September, omzet semua hanya 10-20% saja. Karena nggak ada yang mau ke mal, mau makan nggak bisa duduk. Beli bawa pulang saja. Itu satu ekosistem terganggu, toko baju, toko kosmetik, toko tas, toko buku semua kena, sepi,” ujarnya.

Menurut Budi, tanpa dibatasi sampai pukul 21.00 WIB, setiap mal terutama di DKI sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan ketat. Kapasitasnya pun dibatasi demi mencegah kerumunan.

“Pembatasan 50% itu sudah dijalankan. Jadi yang masuk dan keluarnya di atur, Jadi kapasitas 50% di dalam mal itu optimal. Misal kapasitas di sebuah mobil yang datang ke mal itu 5 orang, ya tetap yang boleh masuk kan 2 orang. Jadi 2 orang masuk, 2 orang keluar. Jadi sebenarnya sudah optimal,” tegasnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonsus Widjaja berpandangan tak jauh berbeda. Menurutnya, jam operasional mal tak perlu dibatasi karena sudah menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Sejak awal di Pusat Perbelanjaan telah berlaku protokol kesehatan secara berlapis. Lapis pertama adalah Protokol Kesehatan yang diberlakukan oleh pengelola Pusat Perbelanjaan. Lapis kedua adalah protokol kesehatan yang diberlakukan oleh penyewa Pusat Perbelanjaan,” tandas dia.