Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 7650

Shopee Liga 1 Sudah Tertunda 9 Bulan Marco Motta Gelisah

0

BOGORDAILY – Pemain asing Persija Jakarta, Marco Motta mengungkapkan kegelisahannya soal nasib Shopee Liga 1 2020. Ia heran kompetisi belum bisa dilanjutkan.

Motta iri dengan mayoritas kompetisi di seluruh dunia yang sudah bisa berjalan lagi. Sementara di Indonesia, kompetisi tak mendapat izin penyelenggaraan.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) baru sekadar merencanakan kompetisi dilanjutkan pada awal Februari 2021. Sementara itu, izin dari Polri yang menjadi syarat utama penyelenggaraan kompetisi sampai saat ini masih belum juga keluar.

“Sejak saya kecil, akhir pekan adalah selalu tentang sepakbola. Di setiap bagian dunia, tentunya dengan kebijakan yang tepat mengenai situasi yang sulit seperti saat ini, mereka tetap bisa melanjutkan kompetisi,” tulis Motta di akun Instagram miliknya.

“Mengapa hal ini masih tidak memungkinkan terjadi di Indonesia? Kapankah pengumuman dari semua otoritas yang terkait tentang tanggal resmi dimulainya kembali?” tulisnya lagi.

Marco Motta bukan pemain asing pertama yang mengungkapkan kegelisahan ini. Sebelumnya, Brwa Nouri asal Bali United juga pernah mengungkapkan hal serupa di akun media sosial miliknya.

Wajar Motta dan pemain asing gelisah. Sudah sekitar sembilan bulan Shopee Liga 1 2020 tertunda sejak dihentikan sementara pada pertengahan Maret lalu.

Adapun Polri tak mengizinkan pertandingan sepakbola karena mempertimbangkan masih tingginya angka penyebaran virus corona di Indonesia. Mereka memprioritaskan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak pada 9 Desember mendatang.

“Saya menghormati keputusan yang dibuat, tetapi saya juga benar-benar berusaha untuk memahami situasinya. Sepakbola selalu berarti untuk semua penggemar, selalu ada gairah dan ikatan emosional,” lanjut Motta.

“Sekarang yang kami butuhkan adalah hanya sekadar 90 menit yang penuh dengan emosi dan energi positif. Sepak bola selalu bisa memberikan perasaan itu kepada kita. Setelah 10 bulan, sepakbola sudah sepantasnya untuk kembali!” tulis eks pemain Juventus mengakhiri.

 

Jokowi Dinilai Perlu Segera Reshuffle Usai 2 Menteri Tersangka Korupsi

BOGORDAILY – Dua menteri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam dua pekan terakhir ini. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menilai Presiden Jokowi perlu segera melakukan reshuffle untuk mengisi kekosongan jabatan.

“Tak ada pilihan lain presiden mesti segera reshuffle menteri yang tersangka KPK. Ini penting untuk mengisi kekosongan kementerian. Paling telat akhir bulan ini sudah ada menteri penggantinya,” kata Adi kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).

Adi menilai pengganti untuk mengisi jabatan itu harus benar-benar bersih. Apalagi untuk posisi Menteri Sosial, yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Semacam kado akhir tahun buat rakyat. Penggantinya harus bersih dari korupsi. Apalagi Kemensos yang menjadi nadi bantuan rakyat terkena imbas COVID, perlu ada ganti segera,” ujarnya.

“Nggak habis pikir, bansos COVID aja dikorupsi. Kitab suci juga dulu pernah dikorupsi. Apa yang salah dengan negara ini. Ini kok elite senang sekali menari-nari di atas penderitaan rakyat,” ujarnya.

Sama halnya dengan Ujang Komarudin, pengamat politik Universitas Al-Azhar ini mengatakan adanya insiden ini menandakan kedaruratan korupsi di dalam kabinet pemerintah, sehingga perlu dilakukan reshuffle.

“Dua kasus menteri ditangkap KPK. Menandakan bahwa darurat korupsi para menteri. Jika itu sudah terjadi, maka reshuffle itu perlu dilakukan. Reshuffle menjadi sebuah keniscayaan,” ujarnya.

Jokowi, menurutnya, berhak melakukan reshuffle dan mendeteksi dini menteri yang kerap bermain proyek. Ujang menilai itulah yang wajib diwaspadai.

“Karena ini darurat korupsi para menteri. Darurat moral. Dan darurat integritas. Jika semuanya rusak, maka Jokowi berhak untuk me-reshuffle bukan hanya menteri-menteri yang kinerjanya memble. Tapi juga menteri-menteri yang terdeteksi main projek dan diindikasikan atau dicurigai korupsi,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam dua pekan terakhir, dua menteri Jokowi menjadi tersangka korupsi. Pada 24 November, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap dan menjadi tersangka kasus suap benih lobster.

Kurang dari dua pekan, pada Sabtu (5/12) dini hari, KPK kembali menetapkan Menteri Sosial Juliari Batubara menjadi tersangka kasus suap terkait bansos COVID-19.

Atas hal ini, Presiden Jokowi telah menegaskan dirinya tidak akan melindungi siapa pun yang terlibat tindak pidana korupsi. Jokowi percaya KPK bekerja profesional

“Saya tidak akan melindungi yang terlibat korupsi,” ucap Jokowi di Istana Bogor, Minggu (6/12).

“Kita semuanya percaya KPK bekerja secara transparan, secara terbuka, bekerja secara baik, profesional dan pemerintah akan terus konsisten mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Jokowi.

Penyelundupan 42.500 Benih Lobster ke Vietnam Berhasil Dihadang

0

BOGOT DAILY-Ekspor ilegal 42.500 benih lobster berhasil digagalkan di Dermaga Batu Ampar, Batam. Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat mengungkapkan jika petugas Bea Cukai mendapatkan informasi adanya kegiatan ekspor benih lobster ilegal.
Dari hasil penelitian berdasarkan manajemen risiko, petugas menduga bahwa benih lobster ini dibawa oleh tiga penumpang KM Kelud yang berangkat dari Jakarta pada 4 Desember 2020.

“Petugas Bea Cukai mendapatkan informasi bahwa akan ada kegiatan ekspor benih lobster secara ilegal lewat ke Vietnam lewat Batam dan Singapura,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin (7/12/2020).

Petugas Bea Cukai Batam kemudian berkoordinasi dengan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Batam untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang menjadi target operasi setelah tiba di pelabuhan Batu Ampar.

“KM Kelud yang menjadi target operasi bersandar di Dermaga Batu Ampar pada hari Minggu (06/12) sekitar pukul 08.30 WIB,” tambah Syarif.

Menindaklanjuti hasil penelitian sebelumnya, petugas kemudian melakukan boetzoeking (pemeriksaan kapal). Dari pemeriksaan tersebut ditemukan tiga karung baju yang dicampur dengan 157 bungkusan plastik berisi benih lobster.

Petugas kemudian mengamankan tiga orang berinisial PB, DM, dan AS serta 41.500 benih lobster jenis pasir dan 1.000 benih lobster jenis mutiara. Barang bukti dan ketiga orang pelaku saat ini telah diamankan di kantor BKIPM Batam untuk diperiksa lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum.

Upaya pemberantasan penyelundupan akan terus dilakukan Bea Cukai sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dan kekayaan alam Indonesia. Bea Cukai akan terus meningkatkan sinergi dengan kementerian/lembaga, serta aparat penegak hukum untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Syarif Hidayat juga menambahkan bahwa dalam upaya pemberantasan penyelundupan ini bukan hanya merupakan tugas Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya, melainkan juga dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam menghilangkan potensi peredaran barang selundupan.

“Tidak hanya menegakkan fungsi perlindungan kepada masyarakat, lewat penindakan ini Bea Cukai juga berperan aktif dalam upaya mendukung peningkatan ekonomi nasional, sehingga dalam hal ini, pelbagai upaya penyelundupan yang sangat merugikan negara akan secara tegas ditindak,” jelas dia.

Kota Bogor – Palembang Menjalin Kerja Sama Smart City

BOGOR DAILY-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Pemkot Palembang menjalin kerja sama di sektor pembangunan teknologi informasi pengembangan Smart City dan E-Government.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dan Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu (2/12/2020).

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa menuturkan, perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut kunjungan kerja Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, (8/9) lalu.

Adapun maksud kesepakatan bersama ini untuk pengembangan Smart City dan E-Government sebagai pedoman dalam melaksanakan alih pengetahuan dan pengalaman terbaik (Best Practice) antar aparatur pemerintah (City Sharing), menciptakan keterpaduan pembangunan antar kawasan perkotaan, mewujudkan efisiensi, efektivitas dan sinergitas dalam penyelenggaraan pembangunan di samping penyediaan umum kepada masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan daerah, peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah.

Ratu Dewa menyebutkan, kesepakatan kerja sama yang terjalin diharapkan meliputi sektor yang lainnya untuk dipelajari.

“Perjanjian kesepakatan kerja sama ini adalah wujud nyata dari tindak lanjut kunjungan kerja Wakil Wali Kota Palembang. Setelah dari sini kami akan action langsung di Kota Palembang,” tuturnya.

Sebelum melakukan penandatanganan, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah menyebutkan, Kota Bogor telah membangun fiber optik yang sudah tersebar hampir ke semua wilayah, termasuk di perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bogor.

“Alhamdulillah, fiber optik di Kota Bogor sudah hampir ke semua wilayah. Khusus untuk kelurahan tinggal 10 persen dari 68 kelurahan yang belum terpasang fiber optik,” katanya didampingi Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rahmat Hidayat.

Menurutnya, keberadaan dan pemanfaatan fiber optic sangat mendukung kinerja dan pelayanan. Selain itu di Kota Bogor sudah dipasang CCTV dan fasilitas Wifi publik. Dimana keberadaan Wifi ini semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat Kota Bogor di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Sekda Kota Palembang dalam kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinsos, Kepala Diskominfo, Kasatpol PP, Kepala Dishub dan Kepala Dinas LHK Kota serta beberapa kepala bagian dan aparatur wilayah. (Prokompim)

Bima Arya Tekankan Tiga Hal Sebelum Vaksinasi Nasional Dilaksanakan

BOGOR DAILY-Wali Kota Bogor, Bima Arya menekankan tiga hal kepada pemerintah sebelum program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan secara nasional. Pertama adalah sosialisasi dan edukasi. Kedua, target dan ketiga, teknis simulasi pemberian vaksin.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Webinar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang mengusung tema Vaksinasi Aman, Masyarakat Sehat di ruang kerjanya Balai Kota Bogor, Kamis (3/12/2020).

“Sebelum pemberian vaksin kepada warga, yang utama adalah pemberian pemahaman, sosialisasi edukasi tentang vaksin kepada warga. Hal ini sempat saya sampaikan ke Bapak Presiden saat simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sareal pertengahan November kemarin. Karena jangankan vaksin, hingga hari ini masih ada warga yang tidak percaya bahwa Covid-19 itu nyata dan ada. Data di Kota Bogor, 19 persen tidak percaya adanya Covid-19 dan 50 persen yang ragu-ragu. Jadi menurut saya, vaksin paling menentukan adalah pemahaman warga tentang vaksin,” papar Bima Arya.

Bima Arya membagi tiga kategori warga yang enggan diberi vaksin, yakni ada warga yang tidak ingin diberi vaksin karena tidak percaya bahwa Covid-19 itu ada dan nyata, ada juga karena alasan keagamaan dan ada juga karena takut, tidak percaya bahwa vaksin itu aman. Untuk itu, diperlukan edukasi dan pemahaman yang baik agar warga dapat memberi respon yang positif.

“Untuk sosialisasi dan edukasi, kita tidak sendiri tetapi harus berkolaborasi, sebagai contoh perlunya keterlibatan para tokoh agama dan tenaga medis. Jadi, aspek pertama adalah sosialisasi,” kata wali kota.

Selanjutnya adalah menentukan target siapa saja yang diberikan vaksin. Berdasarkan data, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor telah menetapkan target penerima vaksin yang difokuskan pada warga usia produktif, kisaran 17 – 59 tahun.

Namun demikian kata Bima Arya, untuk vaksinasi tahap awal nanti kuotanya hanya 20 persen dari jumlah yang sudah ditetapkan atau kurang lebih jumlahnya 160 ribu warga. Dari jumlah tersebut nantinya akan di sortir kembali, salah satu diantaranya warga yang tidak memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Jadi, kita tetapkan sasaran seperti apa, kita perlu untuk memastikan administratifnya terpenuhi, kita kroscek dengan Disdukcapil dan yang lainnya. Setelah target usia secara keseluruhan, disamping usia produktif, pemberian vaksin juga didasari skala prioritas. Diantaranya para tenaga pendidik, pelayan publik termasuk didalamnya ASN, TNI dan Polri, baru kemudian yang lainnya,” sebutnya.

Mengenai teknis simulasi pemberian vaksin (vaksinasi). Mulai dimana tempatnya, siapa petugas dan prosesnya bagaimana. Kota Bogor telah melakukan simulasi berkali-kali dan berjalan lancar, yang diikuti semua kalangan, khususnya para pelayan publik.

Kepada para peserta yang mengikuti secara virtual, simulasi terakhir di Kota Bogor turut disaksikan dan ditinjau Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pesannya kata Bima Arya, Presiden mengingatkan agar tetap jaga jarak, tidak berkerumun, petugas harus menggunakan sarung tangan.

Hal lainnya yang ditekankan adalah tersedianya tempat penyimpanan yang sesuai aturan dan protokol kesehatan serta kapasitas tempat vaksinasi menjadi hal yang disoroti Presiden. Presiden juga meminta kajian data atau informasi jumlah dalam sehari melakukan vaksinasi.

“Sosialisasi, edukasi, identifikasi target dan teknis pemberian dilapangan, ini hal yang utama. Tahapan yang ada terus kami koordinasikan dan kami sempurnakan. Artinya kapanpun vaksin datang, kami semua sudah siap,” pungkasnya. (Prokompim)

Gerakan Bogor Berkebun Bantu Bangkitkan Perekonomian Warga

BOGOR DAILY-Wali Kota Bogor, Bima Arya melaunching Gerakan Bogor Berkebun – Greenhouse Vegetable di Balai Kota Bogor, Jumat (04/12/2020). Menurutnya, jika Gerakan Bogor Berkebun ini berjalan secara maksimal, maka akan memberikan dampak yang dahsyat dan luar biasa, diantaranya membangkitkkan perekonomian, menghilangkan stres dan meningkatkan kebersamaan.

“Saya sudah menyaksikan itu, yang tadinya individual tapi karena sekarang ada wahana untuk berkumpul menanam sama-sama, maka ini menjadi kualitas kita. Jadi satu KWT itu menyatukan lingkungan disitu, dasawisma yang gak aktif bisa aktif, Ketua RT yang gak peduli, bisa didorong supaya peduli,” katanya.

Dia berpendapat, kunci agar gerakan tersebut bisa berjalan optimal adalah bimbingan, pembinaan dan pendampingan. Disamping jaringan, konsistensi dan kelembagaan. Pemerintah dengan kebijakannya melakukan fasilitasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyambungkan semua yang ada karena keterbatasan yang ada.

Pasalnya, Pemkot Bogor tidak bisa melakukannya sendiri. Terlebih di Bogor banyak lembaga kajian yang berfokus pada agro industri dan hal itu bisa dimaksimalkan dengan menciptakan satu jaringan. ” Jadi saya titip betul-betul pendampingannya,” tegasnya.

Target yang dibidik melalui Gerakan Bogor Berkebun bukan hanya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang besar dan sudah berjalan, namun bagaimana menumbuhkan minat berkebun.

“Yang tidak kalah penting adalah menjadi sarana mengisi waktu, menambah pendapatan dan kemudian menggairahkan urban farming se-kota Bogor,” ujarnya.

Kepada pihak-pihak yang terlibat Gerakan Bogor Berkebun, Bima Arya menyarankan agar target yang dipasang jangan langsung ingin menyuplai ke pasar (market), yang terpenting adalah sistemnya berjalan, jaringannya ada dan sistem pendampingan digitalisasi berjalan.

“Dengan keberkahan luar biasa yang dimiliki Kota Bogor dan berbeda dengan yang lain dalam hal kebersamaan yang dahsyat, landscape dan kontur, kemudian didukung adanya banyak lembaga yang menjadi modal untuk kolaborasi,” jelasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana menuturkan, Gerakan Bogor Berkebun memiliki tiga tujuan, yakni agar warga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dengan komoditi primer, lebih sistematis melalui aplikasi yang telah dibuat dan yang terakhir adalah tahapan pasca panennya dengan melibatkan pihak lain sebagai penyaluran hasil panennya.

“Dengan berkebun diharapkan mampu menghasilkan wirausaha baru di bidang pertanian, membuka lapangan kerja bagi yang terdampak Covid-19. Untuk jangka panjang, bisa membantu pemulihan ekonomi,” kata Anas.

 

Sebelumnya menyampaikan sambutan, Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah meninjauan aplikasi Bogor Berkebun.

Diakhir peluncuran, dilaksanakan pelatihan dengan tema Urban Farming yang disampaikan Trubus secara zoom meeting dengan menghadirkan Asmoro dari Bali. (Prokompim)

Tottenham Vs Arsenal: Menang 2-0, Spurs Berhasil Puncaki Klasemen

0

BOGORDAILY – Tottenham Hotspur menjadi yang terbaik di London Utara saat ini. Bertemu rival mereka, Arsenal, di pekan ke-11 Liga Inggris, skuad besutan Jose Mourinho berhasil menang 2-0.

Di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (6/12/2020), raihan tiga poin berhasil disabet tuan rumah berkat gol dari Son Heung-min (13′) dan Harry Kane (45+1′).

Hasil ini mengantarkan Tottenham ke puncak klasemen sementara dengan 24 poin. Sementara bagi Arsenal, kekalahan ini membuat mereka menempati urutan ke-15 dengan 13 poin.

Jalannya pertandingan

Peluang pertama diperoleh tuan rumah lewat tendangan bebas Eric Dier di menit ke-3, namun belum menemui sasaran. Tiga menit kemudian, giliran Arsenal yang balas menyerang lewat Bukayo Saka, tapi tembakannya dari luar kotak penalti juga gagal mengarah ke gawang.

Tekanan Arsenal berlanjut di menit ke-11. Thomas Partey menembak dari jarak jauh, namun juga tak membuahkan hasil.

GOL! Tottenham unggul 1-0 di menit ke-13. Harry Kane menginisiasi serangan balik dengan melepaskan umpan jarak jauh kepada Son Heung-min. Penyerang Korea Selatan itu menggiring bola sebentar, lalu melepaskan tendangan melengkung yang bersarang telak di pojok kanan gawang Arsenal yang dijaga Bernd Leno.

Son Heung-min.

Memimpin satu gol, Tottenham terus menyerang. Hampir saja Pierre-Emile Hoejbjerg menggandakan keunggulan di menit ke-26, kalau saja bola tembakannya tak mengarah tepat ke pelukan Leno.

Alexandre Lacazette punya peluang menyamakan kedudukan di menit ke-44, tapi tendangan bebas yang dieksekusinya masih menyamping di sisi kanan gawang Tottenham.

GOL! Tottenham menambah gol di masa injury time babak pertama. Giovani Lo Celso melancarkan serangan balik, kemudian mengumpan bola kepada Son, yang lalu memberikannya kepada Kane di kotak penalti. Dengan satu tembakan keras, ia sukses membobol gawang Arsenal.

LONDON, ENGLAND - DECEMBER 06: Harry Kane of Tottenham Hotspur scores their sides second goal during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Arsenal at Tottenham Hotspur Stadium on December 06, 2020 in London, England. A limited number of fans (2000) are welcomed back to stadiums to watch elite football across England. This was following easing of restrictions on spectators in tiers one and two areas only. (Photo by Glyn Kirk - Pool/Getty Images)l

Babak pertama ditutup dengan keunggulan Tottenham 2-0.

Di babak kedua, Arsenal coba mencari gol cepat. Lacazette kembali mendapat kans di menit ke-47, tapi sundulannya bisa diamankan kiper Tottenham, Hugo Lloris. Dua menit berselang, sundulan Pierre-Emerick Aubameyang masih melambung di atas gawang Tottenham.

Willian juga ikut mengancam gawang Tottenham di menit ke-62. Meski begitu, sepakan kaki kirinya juga gagal menghasilkan gol. Sementara di menit ke-68, sundulan Lacazette lagi-lagi bisa dimentahkan oleh Lloris.

Tak banyak menyerang di babak kedua, peluang Tottenham baru tercipta di menit ke-81. Lewat tendangan bebas, Son mengumpan kepada Kane, namun sundulannya melebar di sisi kiri gawang.

Di menit ke-84, Arsenal kembali menyerang. Through pass Lacazette berhasil diterima Aubameyang, namun sepakan striker Gabon itu berhasil diblok Toby Alderweireld, yang sudah menunggunya.

Hingga laga usai, skor 2-0 untuk Tottenham tetap tak berubah.

Susunan pemain

Tottenham Hotspur: Lloris, Aurier, Dier, Alderweireld, Reguilon, Hojbjerg, Sissoko, Son (Moura 88′), Lo Celso (Davies 72′), Bergwijn (Rodon 90+1′), Kane

Arsenal: Leno, Holding, Gabriel, Tierney, Bellerin (Nketiah 75′), Partey (Ceballos 45+1′), Xhaka, Saka, Willian, Lacazatte, Aubameyang

Pemkot Bogor Raih Peringkat I Penghargaan ETP dari Bank Indonesia

BOGOR DAILY-Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima penghargaan dari Bank Indonesia (BI) sebagai pemerintah daerah yang paling adaptif dalam implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah (ETP) di Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kepada Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 Provinsi Jawa Barat di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Kamis (3/12/2020).

Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Herawanto dalam laporannya menyatakan, penghargaan ini baru diberikan untuk kategori ini dan Kota Bogor menjadi peraih penghargaan pertama diikuti Cirebon dan Banjar.

“Penghargaan kepada Kota Bogor kami berikan atas hasil asesmen selama 2020 kepada Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, atas responsiveness dan adaptiveness terhadap implementasi ETP,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menjelaskan, ada dua penilaian dari BI Jabar untuk Kota Bogor. Pertama, dianggap responsif dalam menindaklanjuti rekomendasi BI untuk pengendalian inflasi daerah dengan mencari solusi bersama serta melibatkan unsur masyarakat dan dunia usaha secara langsung.

Kedua, memiliki perencanaan dan konsep implementasi metode cashless di OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

“Dua hal ini yg menjadi pertimbangan Kota Bogor diberi penghargaan khusus,” kata Dedie.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan, ketahanan pangan menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam mendorong ekonomi baru Jabar pada 2021.

Jabar sendiri memiliki tujuh potensi ekonomi baru pascapandemi COVID-19, yaitu: (1) meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok; (2) swasembada pangan; (3) swasembada teknologi; (4) mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan; (5) digital ekonomi; (6) penerapan ekonomi berkelanjutan; dan (7) pariwisata lokal.

Terkait swasembada pangan untuk mencapai ketahanan pangan, Kang Emil menjelaskan, bahwa salah satu caranya adalah dengan memaksimalkan potensi lahan di desa untuk bercocok tanam sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, ketahanan pangan bisa mengatasi potensi krisis pangan. Ia pun mengajak masyarakat untuk menjadikan sektor pangan sebagai ekonomi baru.

“Itulah mengapa saya mengajak orang kota kembali ke desa, tanah (yang ditanam) nanti disiapkan, yang penting mereka mau berwirausaha di tanah yang kita sediakan. Kalau (swasembada pangan) itu lancar, Insya Allah ekonomi kita akan terkendali,” Paparnya. (Prokompim)

Bimtek CHSE SDM Pariwisata, Bima Arya Kembali Ingatkan Pandemi Ini Ujian

Bogor Daily-Kepada para peserta Bimtek Pedoman Pengawasan Pelaksanaan Cleanlines, Healthy, Safety, Environment (CHSE), Wali Kota Bogor, Bima Arya kembali mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 ini adalah ujian bagi keimanan, kebersamaan dan kepemimpinan.

“Kondisi yang ada masih berat, di sisi lain ekonomi harus berjalan dan di sisi lain Covidnya naik, sementara kepedulian warga semakin rendah. Bicara keimanan, masih banyak yang tidak percaya Covid-19 itu ada, bahkan ada yang menganggapnya konspirasi. Bicara kebersamaan, masih banyak yang saling menyalahkan dan bicara kepemimpinan, tidak semua berani berada di depan, banyak yang memilih rebahan,” kata Bima Arya di Hotel Pajajaran Suites BNR, Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (1/12/2020).

Saat ini langkah yang diambil harus jelas. Testing, tracing dan treatment sebagai upaya untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. Dinkes Kota Bogor dan aparatur wilayah diminta untuk memaksimalkan tracing.

“Perlakuan kita sama untuk semua, baik warga maupun tokoh. Kesehatan dan keselamatan, clear. Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dimaksudkan agar jangan sampai semua terpuruk, roda ekonomi dijaga dan diseimbangkan dengan kesehatan. Kemarin ada bantuan PEN dan hibah pariwisata untuk memastikan 2 hal, yaitu protokol kesehatan berjalan dan roda ekonomi juga bisa berjalan. Tidak mudah bukan berarti tidak bisa, Insya Allah dengan keimanan, kebersamaan dan kepemimpinan kita bersama, kita bisa melewati fase yang tidak mudah ini,” paparnya.

Bimtek Pedoman Pengawasan Pelaksanaan CHSE yang dilaksanakan selama dua hari diikuti para lurah, camat, pejabat struktural, kepala UPTD Puskesmas serta pihak terkait lainnya. Acara ini dimaksudkan sebagai transfer pengetahuan kepada semua pihak terkait pengawasan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik menjelaskan, bimtek dilaksanakan agar semua pihak terkait mengetahui pedoman dan SOP pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE, meningkatkan kompetensi ASN dan mempermudah serta memperlancar tugas pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE.

“Program CHSE merupakan salah satu strategi menghadapi masa Adaptasi Kebiasaan Baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang berfungsi sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan,” tuturnya.

CHSE juga kata Taufik menjadi pedoman wisatawan untuk menentukan destinasi wisata yang ditujunya.

“Kunci sukses pulihnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif adalah dengan penerapan standar protokol kesehatan secara disiplin dan ketat,” pungkasnya (Prokompim)

Vaksin Sinovac Sudah Tiba, RI Sampaikan Apresiasi untuk China

BOGORDAILY – Vaksin Sinovac sudah datang ke Indonesia. Vaksin itu merupakan vaksin COVID-19 buatan Republik Rakyat China (RRC). Indonesia mengapresiasi pemerintah China yang telah bersedia bekerjasama dengan Indonesia dalam pengadaan vaksin ini.

“Pada kesempatan kali ini izinkan saya atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan otoritas RRT (Republik Rakyat Tiongkok) yang telah memberikan kerja sama yang baik selama ini,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Lestari Priansari Marsudi dalam konferensi pers daring lewat kanal YouTube, Kemkominfo TV, Senin (7/12/2020).

1,7 Juta dosis vaksin Sinovac telah tiba di RI pada Minggu (6/12) kemarin. Retno menjelaskan, RI terus menjalin komunikasi dengan pihak China pada pekan-pekan terakhir ini hingga akhirnya vaksin itu datang. Retno menjalin komunikasi dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.

“Di satu-dua minggu terakhir, komunikasi dengan otoritas RRT, sudah tidak dilakukan day by day tetapi hour by hour,” kata Retno.

Retno juga memuji peran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing yang menjembatani otoritas China dan Sinovac dengan Indonesia. Pengadaan vaksin ini dikatakannya dilakukan dengan hati-hati.

“Dilakuan dengan penuh kehati-hatian sesuai aturan yang berlaku,” kata Retno.

Vaksin COVID-19 dari Sinovac tersebut telah tiba di Indonesia dengan diangkut pesawat Garuda, mendarat di Bandung, Minggu (6/12) kemarin. Vaksin itu akan disimpan oleh PT Bio Farma. Vaksin itu akan diuji oleh BPOM dan MUI terlebih dahulu.