Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 7655

Siapa Saja 6 Anggota FPI yang Ditembak Mati Polisi? Ini Identitasnya!!

BOGOR DAILY – Siapa saja 6 anggota FPI yang ditembak mati polisi itu?

Ya, Polisi menembak kelompok yang diduga pendukung Habib Rizieq Shihab di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Mereka dari Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) yang bertugas mengawal Habib Rizieq.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan polisi terpaksa menembak karena diserang oleh beberapa orang dari kelompok tersebut. Mereka, kata dia menyerang menggunakan senjata tajam dan senjata api.

“Kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan 6 orang penyerang meninggal dunia dan 4 orang melarikan diri,” kata Irjen Fadil di Jakarta, Senin (7/12/2020).

Identitas 6 orang yang tewas ditembak mati polisi:

1. M. Reza

2. Lutfhil Hakim

3. Akhmad Sofyan

4. M. Suci Khadavi

5. Fais

6. Ambon

Fadil mengatakan, peristiwa berawal petugas sedang menyelidiki sedang mengecek informasi mengenai ada pengerahan massa terkait pemanggilan Rizieq Shihab di Polda Metro, Senin (7/12). Ketika di Jalan Tol Jakarta Cikampek, petugas diberhentikan oleh 2 kendaraan.

“Diduga pengikut MRS (Muhammad Rizieq Shihab) kendaraan petugas dipepet lalu diserang menggunakan senjata api dan senjata tajam,” kata dia.

Atas kejadian itu, petugas mengalami kerugian berupa kerusakan kendaraan karena ditabrak pelaku dan ada bekas tembakan pelaku.

PSS Sleman Bilang Begini Saat 4 Pemainnya Masuk Seleksi Timnas U-16

0

BOGORDAILY – Ada empat pemain muda PSS Sleman yang dipanggil masuk seleksi Timnas Indonesia U-16. Hal itu jadi kebanggaan tersendiri buat akademi PSS.

Diketahui, Timnas U-16 yang ditangani Bima Sakti akan menggelar training center (TC) di Yogyakarta, 6-23 Desember 2020. Total 26 pemain pun sudah dipanggil.

Dari para pemain tersebut, PSS Sleman memiliki empat pemain. Raka Octa Bernanda, Jovan Adestya, Fidelis Davin Dhaniswara, dam Farhan Arif Musthofa. Ada yang sudah pernah dipanggil ke timnas, ada pula yang baru masuk seleksi di Timnas Indonesia U-16 ini.

“Raka adalah salah satu pemain yang sudah sering dipanggil untuk Timnas. Davin juga pernah. Ada dua nama baru pemanggilan dari tim kita yang dipanggil ke Timnas yaitu Farhan dan Jovan,” kata Kepala Development Center PT Putra Sleman Sembada (PT PSS), Guntur Cahyo Utomo kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).

Guntur mengungkapkan, PSS Sleman sangat senang dengan dipanggilnya para pemain muda dari akademi. Hal itu disebutnya sebagai cerminan dari kerja keras di Development Center, yang sudah mendapat apresiasi dari Timnas.

“Meskipun tajuknya masih ‘seleksi’ tapi paling tidak kita mendapat kesempatan bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di level nasional. Buat saya ini adalah sebuah apresiasi dan mungkin bisa dibilang sebagai sebuah hasil kerja dari Development Center semuanya,” ucapnya.

Pemanggilan ini, kata Guntur, juga merupakan sebuah motivasi bagi para pemain muda binaan PSS Sleman. Total, sudah ada 6 pemain dari akademi muda Super Elang Jawa yang dipanggil untuk seleksi Timnas.

“Saya pikir jumlah yang cukup banyak dan bagaimana pengalaman mereka rasakan di level sepakbola yang paling tinggi itu yang patut di highlight,” paparnya.

Ia pun tidak ambil pusing apakah para pemain muda PSS Sleman itu nantinya lolos seleksi timnas atau tidak. Baginya, paling tidak pemain mendapatkan pengalaman yang sangat berharga di level yang lebih tinggi.

“Terlepas mereka ini nanti tetap di Timnas U-16 atau tidak, ini menjadi motivasi bagi mereka untuk bekerja lebih baik lagi,” ungkapnya.

“Dan untuk pemain yang belum (dipanggil), saya pikir memang kita sudah mulai membuktikan ke mereka kita membuka jalan untuk mereka sepak bola yang jauh lebih kompetitif di masa mendatang,” pungkas eks asisten pelatih timnas U-19 Indonesia ini.

Infografis: Kronologis Lengkap Penyerangan Polisi Vs FPI versi FPI

BOGOR DAILY – Front Pembela Islam merilis detik-detik kronologis penyerangan yang menimpa mereka. Mereka menyebut diserang orang tak dikenal.

Berikut infografis kronologis penyerangan versi FPI:

Tegas Jokowi Tolak Melindungi Mensos yang Terseret Kasus Suap Bansos

BOGORDAILY – Sikap tegas langsung disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara menjadi tersangka KPK. Jokowi menyatakan tak akan melindungi Juliari.

Pernyataan Presiden itu disampaikan lewat video yang diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (6/12/2020) pagi. Jokowi memberi pernyataan usai KPK menggelar jumpa pers pada dini hari yang menetapkan Juliari menjadi tersangka.

Juliari sebelumnya menyerahkan diri pada pukul 02.50 WIB dini hari tadi. Selain Juliari, ada seorang lagi bernama Adi Wahyono, yang juga menyerahkan diri dan berlanjut ke penahanan.

Sebelumnya ada 3 orang yang lebih dulu ditahan dengan status tersangka, yaitu Matheus Joko Santoso, Ardian IM, dan Harry Sidabuke. Matheus dan Adi merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos). Sedangkan 2 nama lainnya, yaitu Ardian dan Harry, berasal dari swasta sebagai pemberi suap.

Berikut poin-poin pernyataan Presiden Jokowi soal Mensos Juliari tersangka:

Hormati Proses di KPK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait ditetapkannya Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait bantuan sosial (bansos) virus Corona (COVID-19). Jokowi menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

“Ya tentunya kita menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK,” kata Jokowi.

Tak Akan Lindungi yang Korupsi

Jokowi percaya KPK bekerja profesional dan transparan. Dia menghormati proses di KPK sehingga tidak akan melindungi Mensos Juliari Batubara yang terjerat kasus korupsi.

“Saya tidak akan melindungi yang terlibat korupsi,” ucap Jokowi.

Sudah Ingatkan Hati-hati Uang Rakyat

Jokowi mengaku sudah mengingatkan sejak awal kepada menteri Kabinet Indonesia Maju agar tidak terlibat korupsi.

“Perlu juga saya sampaikan bahwa saya sudah ingatkan sejak awal kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju jangan korupsi sejak awal. Sejak awal,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan sudah berulang kali mengingatkan para pejabat negara berhati-hati menggunakan APBN dan APBD. Sebab, APBN dan APBD merupakan uang rakyat, terlebih lagi dalam urusan bansos Corona.

“Saya berulang kali saya mengingatkan ke semua pejabat negara baik itu menteri, gubernur, bupati, wali kota dan semua pejabat untuk hati-hati dalam menggunakan uang dari APBD kabupaten/kota, APBD Provinsi dan APBN itu uang rakyat. Apa lagi ini bansos dalam rangka penanganan COVID dan pemulihan ekonomi nasional,” tutur Jokowi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy untuk menjalankan tugas Juliari P Batubara sebagai Menteri Sosial (Mensos). Hal itu menyusul status tersangka terhadap Juliari Batubara di KPK.Tunjuk Menko PMK Jadi Mensos Ad Interim

“Dan untuk sementara nanti saya akan menunjuk Menko PMK untuk menjalankan tugas Mensos,” ucap Jokowi

Beda Jauh dengan Versi Polisi, FPI: Kami Diserang dan Ditembaki Orang tak Dikenal

BOGOR DAILY – FPI menyampaikan kronologis penembakan yang menewaskan anggotanya. Ceritanya jauh berbeda dengan versi polisi.

Adalah Pengacara Front Pembela Islam (FPI), Sugito Atmo Prawiro, yang menyikapi soal tewasnya enam orang anggota laskar FPI tadi pagi.

Menurutnya, kejadian yang sebenarnya, bukan FPI yang mendahului menyerang, justru pihaknya yang ditembaki.

”Kami tidak tahu siapa yang menembaki itu. Kami tak kenal. Namun, yang jelas sekarang yang meninggal enam orang. Pihak Kapolda dalam rilisnya menyatakan seakan ada peyerangan dari laskar FPI. Padahal tidak begitu, kami malah diserang,” kata Sugito Atmo ketika dihubungi siang ini, Senin (7/12) seperti dikutip dari Republika.

Menyinggung barang bukti dari pihak kepolisian berupa pistol beserta peluru, Sugito membantah bila itu milik laskar FPI.

“Setahu saya, laskar FPI tidak pernah ada dan tidak diperbolehkan punya pistol. Sekarang kok tiba-tiba ada barang bukti pistol itu, ada apa? Pistol siapa itu,” ujarnya lagi.

Melihat ketidakpastian ini, Sugito kemudian mendesak agar segera dibentuk tim independen untuk mencari tahu kejelasan dari peristiwa tersebut.

”Jadi untuk objektivitas maka harus dibentuk tim idenpenden. Untuk memastikan siapa pelaku dan siapa yang memulai,” katanya.

Sementara itu, dalam pernyataan pers yang dikirimkan, FPI menyatakan hal seperti ini. Begini pernyataan FPI selengkapnya:
———-

PERNYATAAN PERS TERKAIT
PERISTIWA DI TOL DAN POSISI IB HRS

Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur.

Bahwa semalam IB dengan keluarga termasuk cucu yg masih balita, akan menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi.
Sekali lagi ini pengajian Subuh internal khusus keluarga inti.

Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian Subuh keluarga tersebut, rombongan dihadang oleh preman OTK (yang kami duga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuk mencelakakan IB).

Para preman OTK yang bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga.

Hingga saat ini para penghadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi.

Kami mohon do’a agar 1 mobil yg tertembak berisi 6 orang laskar yang diculik agar diberi keselamatan.
Dan mohon do’a juga IB HRS. Untuk lokasi IB HRS, demi alasan keamanan dan keselamatan beliau beserta keluarga, maka kami tidak bisa sebutkan.

Karena semalam jelas ada upaya penembakan terhadap rombongan beliau dan sampai saat ini masih 6 orang laskar yang hilang diculik.

Demikian pernyataan ini kami buat
Jakarta, 22 Rabiul Akhir 1442 H / 7 Desember 2020 M
Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam
KH. Ahmad Shabri Lubis, S.Pd.I H. Munarman, SH
Ketua Umum Sekretaris Umum

Sampdoria Vs AC Milan: Rossoneri Menang 2-1

0

BOGORDAILY – AC Milan meneruskan laju tak terkalahkan mereka di Serie A musim ini. Bertandang ke markas Sampdoria di giornata ke-10, Rossoneri menang tipis 2-1.

Bermain di Luigi Ferraris, Senin (7/12/2020) dini hari WIB, dua gol kemenangan Milan dicetak oleh Franck Kessie (45′) dan Samuel Castillejo (77′). Sedangkan Sampdoria hanya bisa membalas lewat sundulan Albin Ekdal (82′).

Hasil ini membuat skuad besutan Stefano Pioli kukuh di puncak klasemen sementara dengan 26 poin. Sedangkan Sampdoria berada di urutan ke-12 dengan 11 poin.

Jalannya pertandingan

Sampdoria hampir membuka keunggulan di menit ke-8. Lorenzo Tonelli menyundul bola ke arah gawang Milan, namun Gianluigi Donnarumma berhasil menyelamatkan gawangnya.

Milan balas mengancam di menit ke-18. Ante Rebic melepaskan tembakan di kotak penalti, namun berhasil diamankan kiper Il Samp, Emil Audero. Empat menit berselang, giliran sundulan Alessio Romagnoli yang diselamatkan kiper berdarah Indonesia itu.

Milan terus memberikan tekanan. Alexis Saelemaekers melakukan tendangan jarak jauh di menit ke-30, namun masih melambung. Sampdoria membalas lima menit kemudian lewat Manolo Gabbiadini, tetapi sepakannya bisa diatasi Donnarumma.

Rebic kembali memperoleh peluang di menit ke-38, tapi lagi-lagi tembakannya dihalau oleh Audero. Namun gol yang dinanti-nanti Rossoneri akhirnya tiba di pengujung babak pertama.

Pada menit ke-44, Jakub Jankto tertangkap melakukan handball di kotak penalti Sampdoria. Milan mendapat hadiah sepakan 12 pas. Franck Kessie maju sebagai eksekutor, dan berhasil menuntaskannya. Milan unggul 1-0 hingga turun minum.

GENOA, ITALY - DECEMBER 06: Franck Kessie of AC Milan scores their sides first goal from the penalty spot during the Serie A match between UC Sampdoria and AC Milan at Stadio Luigi Ferraris on December 06, 2020 in Genoa, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)

Pada babak kedua, Milan mengancam lebih dulu. Sandro Tonali nyaris saja membawa Rossoneri unggul dua gol, namun sepakan jarak dekatnya di menit ke-47 masih membentur tiang gawang.

Sampdoria coba mencari gol penyeimbang. Morten Thorsby mendapat umpan silang dari Antonio Candreva di menit ke-69, namun sundulannya masih melambung di atas gawang Milan. Semenit berselang, tembakan Antonino La Gumina juga gagal menemui sasaran.

Alih-alih mendapat gol, Sampdoria malah kebobolan lagi di menit ke-77. Samuel Castillejo, yang baru saja masuk sekitar semenit sebelumnya, berhasil membuat gawang Audero bergetar kedua kalinya. Ia menyelesaikan dengan tembakan jarak dekat usai menerima crossing mendatar Rebic.

GENOA, ITALY - DECEMBER 06: Samu Castillejo of AC Milan celebrates with team mates Jens Petter Hauge and Theo Hernandez after scoring their sides second goal  during the Serie A match between UC Sampdoria and AC Milan at Stadio Luigi Ferraris on December 06, 2020 in Genoa, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)

Tertinggal dua gol, Sampdoria pantang menyerah. Upaya mereka membuahkan hasil di menit ke-82. Sepak pojok yang dilepaskan Candreva berhasil disundul Albin Ekdal ke arah gawang Milan. Donnarumma bisa menepisnya, namun bola sudah lebih dulu masuk ke dalam gawang.

Di sisa waktu, kedua tim terus mencari gol, tapi skor 2-1 untuk Milan bertahan hingga usai.

Susunan pemain

Sampdoria: Audero; Bereszynski (Colley 20′), Ferrari, Tonelli, Augello (Leris 81′); Candreva, Adrien Silva (Ekdal 46′), Thorsby, Jankto (Damsgaard 46′); Gabbiadini (La Gumina 57′), Quagliarella

AC Milan: Donnarumma; Calabria, Gabbia, Romagnoli, Theo Hernandez; Kessie, Tonali; Saelemaekers (Castillejo 76′), Brahim Diaz (Hauge 46′), Calhanoglu (Krunic 90′); Rebic

Saat Rombongan Diadang Polisi, Ketum DPP FPI Bilang Habib Rizieq mau Berangkat ke Pengajian Keluarga

BOGOR DAILY- Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis membenarkan ada peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq Shihab (HRS) dan keluarga.

“Benar ada peristiwa penghadangan, dan penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq Shihab dan keluarga, serta penculikan terhadap enam orang laskar pengawal Habib Rizieq. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Karawang Timur,” kata Shabri Lubis dalam keterangannya yang dilansir Okezone, Senin (7/12/2020).

Kata Shabri Lubis, semalam Habib Rizieq dan keluarga termasuk cucu yang masih balita, akan menuju tempat acara pengajian subuh keluarga, sambil memulihkan kondisi.

Sekali lagi ini pengajian Subuh internal khusus keluarga inti. Dalam perjalanan menuju lokasi pengajian Subuh keluarga tersebut, rombongan dihadang oleh preman OTK, yang kami duga kuat bagian dari operasi penguntitan dan untuk mencelakakan Habib Rizieq,” sambungnya.

“Para preman OTK yang bertugas operasi tersebut menghadang dan mengeluarkan tembakan kepada laskar pengawal keluarga,” tuturnya.

“Hingga saat ini para penghadang berhasil melakukan penembakan dan 1 mobil berisi 6 orang laskar masih hilang diculik oleh para preman OTK bertugas operasi,” pungkasnya

Airlangga Hartarto: Kedatangan Vaksin COVID-19 Momentum Awal Vaksinasi Nasional

BOGORDAILY – Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac tiba di Indonesia pada hari Minggu (6/12). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kedatangan vaksin tersebut merupakan langkah nyata pemerintah RI menangani pandemi COVID-19.

“Kedatangan vaksin ini merupakan momentum awal pemerintah dalam pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Sekaligus menerjemahkan pernyataan bapak Presiden, di mana keselamatan rakyat adalah prioritas utama dalam penanganan Covid-19,” kata Airlangga dalam keterangannya, Senin (7/12/2020.)

Airlangga menyatakan dalam melengkapi upaya, testing, tracing dan treatment serta memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, pelaksanaan vaksinasi merupakan upaya yang sangat penting dalam mengakhiri pandemi.

“Ketiga hal tersebut 3T, 3M dan vaksinasi harus selalu berjalan bersamaan, sampai kita di seluruh Indonesia, di seluruh dunia, benar-benar lepas dari pandemi COVID-19,” ungkapnya.

Walaupun vaksin sudah datang dan berada di Indonesia, menurut Airlangga, pelaksanaan vaksinasi tetap harus melewati tahapan evaluasi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Hal ini untuk memastikan aspek mutu, keamanan dan efektivitasnya. Selain itu juga menunggu fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) untuk aspek kehalalannya.

Kedatangan dan ketersediaan vaksin ini secara bertahap, begitu pula pelaksanaan vaksinasi, juga dilakukan secara bertahap, dengan prioritas untuk tenaga kesehatan dan petugas layanan publik yang diatur secara teknis oleh Menteri Kesehatan, Agus Terawan.

Diketahui, pengadaan vaksin ini sesuai dengan Peraturan Presiden No 99 tahun 2020. Kemudian diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 98 tahun 2020 tentang pelaksanaan pengadaan vaksin COVID-19 dan dilengkapi dengan keputusan Menteri Kesehatan No. 6587 tahun 2020 tentang penugasan PT Bio Farma dalam pengadaan vaksin Covid-19. Serta keputusan Menteri Kesehatan No 9860 tentang penetapan jenis vaksin Covid-19.

“Di dalam peraturan-peraturan tersebut disebutkan telah diatur skema pelaksanaan vaksinasi yaitu vaksin program pemerintah yang akan disediakan secara gratis dan vaksin mandiri yang disediakan secara berbayar untuk masyarakat,” jelasnya.

Sementara aturan rinci untuk kedua skema tersebut menurut Airlangga akan segera diterbitkan dalam tempo satu hingga dua minggu ke depan.

“Dengan terus menerapkan Kedisiplinan dalam protokol kesehatan melalui 3M dan 3T, maka pelaksanaan vaksinasi akan semakin membangun rasa aman dan kepercayaan diri kita sebagai bangsa dalam melakukan berbagai aktivitas sosial ekonomi kita untuk mendukung ketahanan kesehatan, mendorong produktivitas serta untuk menjaga peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional kita,” pungkasnya.

Laskar Khusus Halangi Penyidikan Kasus Habib Rizieq, Kapolda Metro Beri Ultimatum

BOGOR DAILY-Polda Metro Jaya mengindentifikasi kelompok pengikut Habib Rizieq Shihab yang menyerang anggota polisi di Tol Jakarta-Cikampek sebagai ‘laskar khusus’.

Polisi mengatakan, laskar khusus ini bertugas untuk menghalangi proses penyidikan terkait Habib Rizieq.

“Kelompok yang menyerang anggota ini diindetifikasi sebagai laskar khusus yang selama ini menghalang-halangi proses penyidikan,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Pada peristiwa penyerangan sekitar pukul 00.30 WIB di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek, 6 dari 10 pengikut Habib Rizieq tewas ditembak polisi karena melakukan perlawanan. Empat lainnya melarikan diri.

“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak 6 orang,” ujar Fadil.

Polda Metro melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi adanya rencana pengerahan massa mengawal Habib Rizieq terkait pemeriksaan hari ini. Polisi kemudian menyelidiki informasi tersebut.

“Berawal info ada pengerahan massa pada saat MRS dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya dari berbagai sumber, termasuk rekan media mungkin dengar berita melalui WAG bahwa ada pengerahan massa untuk mengawal pemeriksaan MRS,” kata Fadil.

Selanjutnya, Kapolda Metro minta Habib Rizieq jangan menghalangi penyidikan.

Kapolda Metro mengultimatum agar Habib Rizieq atau Muhammad Rizieq Shihab (MRS) untuk memenuhi panggilan polisi terkait kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta. Polisi sudah melakukan pemanggilan kepada Habib Rizieq.

“Pada kesempatan ini kami mengimbau kepada saudara MRS agar mematuhi hukum memenuhi panggilan penyidik dalam rangka pemeriksaan, apabila saudara MRS tidak memenuhi panggilan,” ujar Irjen Fadil.

Kapolda Metro bersama Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman juga mengimbau kepada Habib Rizieq untuk tidak menghalangi proses penyidikan. Irjen Fadil memastikan akan ada tindakan tegas jika menghalangi penyidik.

“Saya dan Pangdam Jaya mengimbau kepada saudara MRS dan pengikutnya untuk tidak menghalang-halangi proses penyidikan karena tindakan tersebut adalah tindakan melanggar hukum dan bisa dipidana, dan apabila tindakan menghalang-halangi petugas, membahayakan keselamatan jiwa petugas, saya bersama Pangdam Jaya tidak akan ragu melakukan tindakan tegas,” ujar Fadil.

Pada kasus penyerangan terhadap anggota polisi, Polda Metro menyita sejumlah barang bukti antara lain pistol beserta peluru, katana, hingga celurit.

Serang Anggota Polisi, 6 Pengikut Habib Rizieq Tewas Ditembak

0

BOGOR DAILY- Anggota polisi menembak mati sejumlah pengikut Habib Rizieq.
Enam dari 10 pengikut Habib Rizieq Shihab tewas ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek dini hari tadi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, keenam pengikut Habib Rizieq ditembak karena melakukan perlawanan.

“Sekitar pukul 00.30 WIB di jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB,” jelas Fadil Imran yang didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Fadil Imran menjelaskan, pihaknya melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi adanya rencana pengerahan massa mengawal Habib Rizieq terkait pemeriksaan hari ini. Polisi kemudian menyelidiki informasi tersebut.

“Berawal adanya informasi ada pengerahan massa pada saat MRS dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya dari berbagai sumber, termasuk rekan media mungkin dengar berita melalui WAG bahwa ada pengerahan massa untuk mengawal pemeriksaan MRS,” kata Fadil Imran.

Informasi tersebut kemudian diselidiki. Tim kepolisian kemudian melakukan pembuntutan terhadap kendaraan pengikut Habib Rizieq di Tol Jakarta-Cikampek.

Pada saat di tol, kendaraan petugas dipepet dan diberhentikan oleh dua kendaraan pengikut Habib Rizieq. Pengikut Habib Rizieq juga disebut melawan polisi dengan menodongkan senjata api dan senjata tajam berupa samurai, celurit kepada anggota.

Karena membahayakan keselamatan jiwa petugas pada saat itu, kemudian petugas melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga 6 orang meninggal dunia. Sementara 4 orang lainnya melarikan diri.

“Anggota yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak 6 orang,” kata Fadil Imran.

Untuk kerugian petugas berupa kerugian materil yaitu kerusakan kendaraan karena ditabrak pelaku dan adanya bekas tembakan pelaku pada saat di TKP.