Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 7817

Soal Hasil Uji Klinis Vaksin Corona Pakar Meminta Pemerintah Transparan

BOGORDAILY – Pakar epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Iwan Ariawan meminta agar pemerintah menggunakan vaksin Corona yang telah direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Iwan menyebut langkah tersebut adalah salah satu upaya untuk menjamin keamanan dan efektivitas vaksin apabila disuntikkan kepada manusia.

“Vaksin harus terbukti aman dan efektif sebelum diberikan pada masyarakat umum. Saat ini belum ada vaksin yang sudah disarankan WHO untuk penggunaan di masyarakat umum. Beberapa negara memang sudah memberikan EUA (Emergency Use Authorization) untuk pemberian vaksin pada kelompok terbatas. Pemerintah perlu berdiskusi secara intensif dengan para pakar untuk penelaahan keamanan dan efektivitas vaksin,” kata Iwan kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Namun demikian, Iwan mengatakan WHO hanya memberikan rekomendasi, keputusan ada di masing-masing negara. Iwan menyebut saat ini belum ada hasil uji klinis fase 3 vaksin di jurnal ilmiah.

“WHO hanya memberikan rekomendasi, tetapi keputusan tergantung negara masing-masing. Saat ini hasil uji klinik fase 3 vaksin yang mau/sudah dibeli belum ada publikasinya di jurnal ilmiah,” kata dia.

Lebih lanjut, Iwan berharap pemerintah transparan dengan hasil uji klinis vaksin. Dia menyebut saat ini para pakar belum memperoleh hasil uji klinis fase 3 vaksin yang dilakukan pemerintah dengan sejumlah perusahaan pengadaan vaksin.

“Pemerintah juga harus transparan ke para pakar dan masyarakat tentang hasil uji klinis vaksin-vaksin tersebut. Para pakar sudah meminta informasi tentang hasil uji klinis ke 3 vaksin tersebut, tapi belum dapat informasinya,” tutur Iwan.

Bila vaksin sudah tersedia, Iwan juga menyebut ada beberapa pihak yang harus menjadi prioritas penerima vaksin. Mereka adalah tenaga kesehatan, orang yang memiliki penyakit bawaan atau komorbiditas serta daerah zona penularan risiko tinggi.

“Pemberian vaksin dapat diprioritaskan pada kelompok yang paling berisiko terlebih dahulu (setelah vaksin memang terbukti aman dan efektif), seperti tenaga kesehatan, orang dengan komorbiditas, daerah dengan tingkat penularan tinggi. Pemberian vaksin gratis melalui BPJS. Masyarakat yang belum menjadi anggota BPJS diharus menjadi anggota BPJS,” katanya.

Iwan mengatakan vaksin bukan solusi jangka pendek. Sehingga dia meminta masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Vaksin bukan solusi jangka pendek. Cakupan protokol kesehatan dan tes-lacak-isolasi harus tetap dilakukan dan ditingkatkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar jajarannya tidak tergesa-gesa dalam urusan vaksin Corona. Jokowi meminta agar informasi soal vaksin COVID-19 disampaikan dengan cermat.

“Vaksin ini saya minta jangan tergesa-gesa karena sangat kompleks, menyangkut nanti persepsi di masyarakat, kalau komunikasinya kurang baik, bisa kejadian kayak UU Cipta Kerja ini. Jadi saya harapkan betul-betul disiapkan mengenai vaksin, mengenai komunikasi publiknya, terutama mengenai halal dan haram,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas secara virtual, Senin (19/10/2020).

Untuk itu, Jokowi meminta agar betul-betul disiapkan komunikasi publik tentang vaksin Corona. Baik yang berkaitan dengan halal haram, kualitas, hingga proses distribusi.

“Saya harap betul-betul disiapkan mengenai vaksin, mengenai komunikasi publiknya terutama yang berkaitan dengan halal dan haram, yang berkaitan dengan harga, yang berkaitan dengan kualitas, kemudian yang berkaitan dengan distribusinya seperti apa, meskipun tidak semua perlu kita sampaikan ke publik, harganya juga tidak harus kita sampaikan ke publik,” ujarnya.

Wow! Xiaomi Bikin Pabrik Ponsel Otomatis Tanpa Karyawan

BOGOR DAILY- Xiaomi mengaku tengah membangun fasilitas pabrik yang benar-benar otomatis sehingga tidak perlu ada karyawan manusia. Kapasitas produksi ponsel dari pabrik semacam itu menurut Xiaomi bisa mencapai 10 juta unit per tahun.

Lei Jun selaku pendiri dan CEO Xiaomi menyatakan bahwa saat ini, pabrik pintar Xiaomi sudah ada di Yizhuang dengan fasilitas seluas 18.600 meter persegi, namun kapasitas produksinya baru 1 juta unit ponsel per tahun. Tapi Lei tidak menyebut di mana lokasi pabrik pintar baru Xiaomi.

“Dengan China menghadapi kondisi bisnis internasional yang kompleks, manufaktur pintar adalah jalan ke depan bagi perusahaan. Dengan inovasi independen, Xiaomi berharap untuk mempopulerkan robot industrial dan menurunkan ongkos manufaktur sampai sepersepuluh dari saat ini,” cetus Lei.

Untuk memuluskan rencana itu, Xiaomi pun mendanai riset dan pengembangan teknologinya di berbagai perusahaan. “Kami menghabiskan 10 miliar yuan untuk riset dan pengembangan sejak permulaan tahun ini dan kami akan meningkatkannya dalam persentase tertentu,” papar dia.

Berbicara mengenai rencana di masa depan, Lei mengatakan penting bagi pihaknya untuk tetap mengembangkan bisnis di pasar domestik China. Akan tetapi di saat yang sama, Lei mengaku bakal terus agresif agar Xiaomi bisa berkibar di pasar luar negeri.

“Pada saat yang sama, Xiaomi akan terus meningkatkan jejaknya di pasar mancanegara. Kami berencana menjadi pemimpin di pasar Eropa dalam tiga atau empat tahun dan juga lebih banyak negara-negara maju di masa depan,” lanjut Lei yang dikutip detikINET dari China Daily.

Saat ini, ponsel Xiaomi dijual di 90 negara termasuk Indonesia. Pasar dari luar negeri menurut biro riset Canalys mencakup sekitar 45% dari seluruh pendapatan perusahaan yang didirikan oleh Lei Jun pada tahun 2010 ini.

Aksi Pilot yang Banting Stir Demi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

BOGOR DAILY- Penerbangan dibatasi selama masa pandemi, banyak pilot yang alih profesi. jadi penjual mie ayam sampai jadi pengantar makanan untuk menyambung hidup.
Semenjak pandemi Corona menyebar ke seluruh dunia, hampir semua penerbangan dibatasi membuat banyak pilot kehilangan pekerjaan. Ada beberapa pilot yang justru beralih profesi dari keahlian mereka.

Beberapa di antaranya memutuskan untuk memulai bisnis makanan kecil-kecilan seperti mie ayam. Lalu ada juga pilot yang alih profesi menjual kue dan dessert untuk membantu usaha sang istri.

Selain berjualan makanan, banyak juga pilot yang mengisi waktu luang mereka sebagai pengantar makanan.

Dilansir dari berbagai sumber berikut lima kisah pilot yang alih profesi menjadi penjual dan pengirim makanan.

1. Pilot Jualan Mie Ayam

pilot jualan mie ayampilot jualan mie ayam Foto: instagram @navy_132/ kepten_kitchen
Seorang pilot bernama Megah Putra Perkasa sempat viral beberapa waktu yang lalu karena kisah insipiratifnya. Ia merupakan pilot yang terdampak pandemi Corona, namun ia tak putus asa apalagi menyerah.

Megah memutuskan untuk beralih profesi menjadi penjual mie ayam untuk menambah penghasilannya. Lewat Instagramnya, ia mulai memasarkan mie ayam rumahan buatannya.

Jika dulu ia sibuk memegang kendali pesawat, kini ia mahir meracik mie dan menggunakan alat masak lainnya.

Kisah perjuangannya ini berbuah manis, satu bulan berjualan di rumah, kini ia berhasil membuka gerai pertamanya di ruko yang ada di BSD, Tangerang.

2. Bantu Jualan Dessert

dessert box bittersweet by najladessert box bittersweet by najla Foto: Devi S. Lestari/detikFood
Seorang pilot asal Malaysia bernama Syed membagikan pengalamannya setelah alih profesi dari pilot menjadi penjual dessert. Syed merupakan salah satu pilot yang terdampak saat pandemi.

Ia sudah tidak digaji semenjak bulan Maret oleh maskapai penerbangannya, akhirnya ia memutuskan untuk berhenti bekerja. Selain itu ia mulai membantu istrinya berjualan dessert dan aneka kue buatan rumah.

Selain membantu sang istri berjualan makanan, Syed juga membiasakan hidup sederhana. Ia mulai mengurangi pengeluarannya dan fokus mengembangkan usaha makanannya bersama sang istri.

3. Jualan Dim Sum Online

Chinese brunch – dim sum – shanghai pork dumplings and prawn dumplings with vinegar and ginger sauce.Dim Sum. Foto: iStock
Makanan online masuk ke dalam salah satu usaha yang paling diminati sejak pandemi Corona membatasi aktivitas orang-orang di luar rumah. Peluang ini kemudian dikembangkan oleh pilot asal Filipina.

Pilot asal Filipina bernama Ralph Ricardo dan sang istri yang juga merupakan seorang pramugari, memutuskan untuk beralih profesi dan berjualan dim sum online untuk menyambung hidup mereka.

“Jika kami tidak terbang artinya kami tidak digaji. Saat ini penerbangan sangat dibatasi selama pandemi, akhirnya kami harus mencari jalan lain untuk menambah penghasilan sehari-hari,” jelas Ricardo.

4. Pilot Pesawat Jet Antar Makanan

pilot pesawat jet antar makananPilot pesawat jet antar makanan Foto: WOB
Kisah yang satu ini datang dari Thailand, di mana seorang pilot pesawat jet komersial memutuskan untuk alih profesi menjadi pengantar makanan.

Selama masa pandemi berlangsung, penghasilannya menurun drastis. Karenanya pilot bernama Kritee Youngfuengmont ini, terpaksa mencari usaha lain untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Akhirnya ia memilih pekerjaan sebagai pengantar makanan. Ia tak ambil pusing dan terus menjalani pekerjaan barunya ini walaupun sebelumnya ia memiliki pekerjaan bergengsi.

5. Pengantar Makanan di Tengah Pandemi

Virus Corona membuat warga di China menerapkan social distancing. Robot pengantar makanan pun banyak diburu untuk mudahkan aktivitas warga selama isolasi diri.Ilustrasi Pengantar Makanan. Foto: AP Photo
Kisah selanjutnya datang dari Malaysia, seorang pilot bernama Anwar Ajid harus kehilangan pendapatannya setelah ia dirumahkan sejak awal masa pandemi.

Pilot yang sudah menerbangkan pesawat lebih dari 10 tahun ini akhirnya memutuskan untuk beralih profesi. Kini Anwar menekuni pekerjaan barunya sebagai pengantar makanan.

Ia tidak gengsi atau malu dengan pekerjaannya yang sekarang. Menurutnya ia harus mencari uang segiat mungkin karena istri dan anaknya di rumah. Sambil mengantar makanan, Anwar juga rajin melamar pekerjaan di berbagai perusahaan.

Pindah ke Selandia Baru, Artis Femmy Permatasari Jual Rumah dan Isinya Komplit

0

BOGOR DAILY- – Femmy Permatasari memilih untuk tinggal di Selandia Baru tidak lama lagi. Sebelum pindah, Femmy memilih untuk menjual rumah mewahnya di Indonesia.

Baru-baru ini, melalui akun Instagramnya, wnaita 34 tahun itu sempat mengunggah penampakan rumah mewahnya yang akan dijual beserta isinya.

“RUMAH DIJUAL. Berhubung Saya & Suami sudah mau pindah ke New Zealand, Dengan sangat Terpaksa kami akan menjual Rumah Cinta Kami Berdua,” tulis Femmy dalam unggahan video di akun Instagramnya.

“Rumah ini tdk ada lagi Penghuni nya kalau Saya & Suami sdh Berangkat ke NZ. Karena Anak2 pun akan ikut Kita ke sana. Sedangkan Papi Mertua punya Rumah Sendiri, begitupun Mami Saya punya Rumah sendiri juga,” jelasnya.

Dalam unggahannya, Femmy nampak menampilkan beberapa potret kediamannya yang bisa terbilang mewah tersebut. Rumah tiga lantai tersebut bahkan memiliki area bar, barberque, dan ruang berdoa.

“Rumah Cantik 3 lantai ini menghadap ke Selatan. Rumah yg sangat Nyaman, Rumah yg sangat Damai, Rumah dengan Lokasi yg Strategis, Dan Kami akan menjual Rumah ini beserta Isinya (Fully furnished). Karena Kami tdk mungkin membawa semua Furniture ke New Zealand,” paparnya.

“Pembeli SERIUS silahkan DM Suami Saya @amp1403. Untuk keterangan Harga & Detail Rumah ini,” tukasnya.

Ngaku Istri Jaksa Saat Razia Corona, Begini Nasib Emak-emak

BOGOR DAILY- Kehebohan soal emak-emak yang marah dan mengaku sebagai istri jaksa saat terkena razia masker di Aceh Tengah berbuntut panjang. Terbaru, emak-emak yang mengaku istri jaksa itu dilaporkan ke polisi oleh Kejaksaan dan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19.

Kejadian itu bermula dari video viral di media sosial yang menunjukkan kemarahan emak-emak yang enggan memakai masker. Dia marah sembari mengaku sebagai istri jaksa. Dalam video tersebut terlihat perempuan duduk di atas motor sambil menelepon seseorang. Dia kemudian berbicara dengan nada tinggi kepada petugas yang menggelar operasi yustisi.

Perempuan tersebut tidak mengenakan masker. Dia mengaku ingin meninggalkan lokasi razia karena ingin menjemput anaknya. Beberapa petugas yang berusaha menenangkannya diminta diam oleh perempuan tersebut.

“Suami Ibu kerja di mana?” tanya seorang polisi.

“Jaksa,” jawabnya.

Polisi mempersilakan perempuan tersebut menyuruh suaminya ke lokasi. Setelah itu, petugas gabungan meminta agar ibu tersebut diperiksa dulu.

Namun dia enggan menurutinya dengan alasan ingin menjemput anaknya. Dia mengaku bakal kembali ke lokasi setelah menjemput anaknya. Petugas meminta jaminan tapi dia tidak membawa identitas.

“Saya orang Medan. Kalau saya bilang balik kemari, saya kemari,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Aceh Tengah AKP Yofie Artanta mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/10) dalam operasi yustisi di Aceh Tengah. Perempuan tersebut diberhentikan petugas karena tidak mengenakan masker.

Perempuan kemudian ini diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Aceh Tengah untuk diperiksa. Berdasarkan pemeriksaan sementara, ternyata wanita tersebut bukan istri jaksa. “Saya dapat keterangan dari Kejari, dia bukan istri jaksa. Mungkin dia punya keluarga jaksa,” ujarnya.

Berangkat dari hal itu, pihak Kejaksaan serta Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan emak-emak itu ke polisi. Emak-emak itu dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik.

“Sudah dilaporkan sama jaksa beberapa hari kemarin. Pelaporannya pencemaran nama baik. Juga dilapor oleh Kepala Satpol PP dari Satgas,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah AKP Ahmad Arief Senjaya saat dimintai konfirmasi, Senin (19/10).

Arief mengatakan perempuan tersebut bukan istri atau keluarga jaksa. Menurutnya, wanita tersebut marah-marah karena ingin menjemput anaknya dan enggan diperiksa Satgas. Kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan polisi. Perempuan tersebut juga sudah diperiksa, tapi tidak ditahan.

“Ini masih kita periksa masih dalam penyelidikan kita. Nggak ditahan karena ancaman hukuman satu tahun nggak bisa dilakukan penahanan,” jelas Arief.

Provokator Kelompok Anarko saat Demo Omnibus Law Diringkus di Cibinong

0

BOGOR DAILY- Polda Metro Jaya menangkap 2 orang terkait demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh. Penangkapan juga dilakukan terhadap SN (17), yang berperan sebagai provokator kelompok anarko saat demo Omnibus Law berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, SN ditangkap di daerah Cibinong dengan barang bukti kepemilikan akun IG @panjang.umur.perlawanan yang isinya penuh dengan ujaran kebencian.

“Konten medsosnya ini melanggar UU ITE di akun IG. Dia admin di akun IG @panjang.umur.perlawanan akunnya. Dia memprovokasi, menghasut, ujaran kebencian dan berita bohong di medsos untuk mengundang para anarko-anarko untuk melakukan kerusuhan, selain tanggal 8 Oktober dan 13 Oktober, besok dia juga mengajak lagi sudah bikin lagi,” beber Yusri.

Selain itu, polisi juga menangkap dua admin grup Facebook ‘STM Se-Jabodetabek. “Pertama mengamankan dua orang, khususnya yang (mengajak pelajar) STM ya. 2 orang ini karena ditemukan dalam grup Facebook bernama ‘STM Se-Jabodetabek’ dengan followers-nya sekitar 20 ribu member,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (19/10/2020).

Yusri mengungkap peran kedua tersangka adalah administrator di grup Facebook tersebut.”Kedua orang ini adalah admin dari grup itu,” kata dia.

Kedua tersangka yakni MLAI (16) dan WH (16). Yusri mengatakan, keduanya diduga memprovokasi untuk melakukan kericuhan saat demo.

“Dilakukan penangkapan di daerah Klender Jakarta Timur. Konten Facebook ‘STM seJabodetabek’ dia adminnya dan melanggar UU ITE. Tujuannya dia memprovokasi, menghasut ujaran kebencian, meme-meme dan juga video-video yang dia sebarkan untuk memancing mereka-mereka semua STM se-Jabodetabek berbuat rusuh, termasuk tanggal 20 besok,” terang Yusri.

Kini ketiga tersangka tersebut telah diamankan di Polda Metro Jaya. Penyidik masih terus mendalami keterangan para tersangka dan menggali kemungkinan adanya tersangka lain

Kunjungan PM Jepang, 1.000 Personil Diturunkan Kawal Istana Bogor

BOGOR DAILY- Perdana menteri (PM) Jepang, Yoshihide Suga akan melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan Bogor pada Selasa (20/10). Sebanyak 1.000 aparat gabungan TNI-Polri dan lainnya akan mengamankan kunjungan tersebut.

Komandan Korem (Danrem) 061 Suryakencana, Brigjen TNI Agus Subiyanto mengatakan pihaknya telah mengadakan rapat koordinasi, dan akan melakukan penjagaan saat kunjungan berlangsung bersama jajaran kepolisian. “Semuanya sudah dibahas dari pengamanan dan dukungan dari jajaran Wali Kota. InsyaAllah mudah-mudahan besok kunjungan berjalan lancar,” ujarnya kepada wartawan di Makorem 061/Suryakencana, Senin (19/10).

Agus mengatakan, penjagaan ini akan dilakukan secara prosedural sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Kita ada di Ring 2 dan Ring 3. Yang berada di Ring 1 adalah Paspampres,” ujarnya.

Agus melanjutkan, untuk kunjungan saat ini berbeda dengan kunjungan pimpinan negara sebelumnya. Kali ini, pihaknya tidak melibatkan anak-anak sekolah dan masyarakat untuk proses penyambutan. Hal tersebut terkait dengan adanya pandemi Covid-19.

“Bukan nggak mau melibatkan, tapi kalau dilibatkan nanti ada dampaknya. Supaya tidak terdampak, jadi kita tidak libatkan sementara,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan pihak Pemkot juga telah melakukan koordinasi di lapangan, sekaligus bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

“Besok itu protokolnya minimalis, tamunya minimalis, presiden juga didampingi minimalis, jadi tidak banyak. Saya koordinasikan dengan Dinkes dan Dishub supaya semuanya berjalan dengan baik,” kata Bima Arya.

Dia menjelaskan, nantinya tidak ada jalan yang ditutup. Kecuali saat rombongan dari PM Jepang dan Presiden lewat sehingga butuh pengamanan ekstra.

Stres Kebanyakan Tugas Online, Siswi SMA Bunuh Diri Minum Racun Serangga

BOGOR DAILY – Belajar daring kelihatannya menyenangkan, tapi untuk sebagian siswa justru memberatkan dan membuat stres.

Seorang siswi SMA berumur 17 tahun warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas usai nekat bunuh diri dengan meminum racun serangga.

Siswi bernama Mittasari meminum racun diduga karena tugas online dari sekolah, sementara jaringan internet di wilayah rumahnya bermasalah.

“Diduga stres akibat tugas sekolah banyak, korban meminum racun hama, motif dari minum racun ini karena ada tugas diberikan sekolah lewat online kemudian karena medan tempat tinggal korban pegunungan jadi jaringan internet bermasalah,” ujar Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, Minggu (18/10/2020).

Kata dia, peristiwa tersebut terjadi di kamar rumah korban daerah Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa pada Sabtu (17/10).

Saat itu, korban sempat merekam dirinya meneguk secangkir racun sebanyak dua kali.

Saat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pertama kali ditmukan oleh sang adik kandung.

“Bersangkutan ditemukan adik kandungnya setelah melihat saudaranya terbujur kaku, lalu dia panggil tantenya pada saat membuka kamar korban dia sudah terjatuh di bawah dan mengeluarkan busa di mulut,” kata AKP Jufri.

Terkait peristiwa itu, pihak keluarga tidak melakukan autopsi dan langsung menguburkan korban di Manuju.

“Setelah itu dilakukan koordinasi ke orang tua korban untuk diautopsi, namun keluarga korban menolak untuk diautopsi dan kemarin sore hari korban sudah dikuburkan di kecamatan Manuju,” ucap Jufri. (*)

Lihat Nih, Reaksi Anak Santri Pertama Kali Masuk Bioskop

0

BOGOR DAILY – Menonton film kesukaan di bioskop memang sangat mengasyikan. Walau saat ini, bioskop di Indonesia belum dibuka sepenuhnya, hanya beberapa bioskop saja.

Faktanya, belum semua remaja atau orang dewasa yang pernah ke bioskop. Karena hal ini, banyak yang tak tau bagaimana tata cara di bioskop.

Mungkin kamu mengira ke bioskop ya tinggal datang, beli tiket, lalu menonton. Tak ketinggalan membeli pop corn jika memang ingin ngemil sambil nonton.

Tapi faktanya, ada juga loh orang yang tidak tahu tata cara berada di bioskop, seperti santri yang satu ini. Melalui video TikTok milik @toher_namanya, ia membagikan video dua santri yang baru pertama kali ke bioskop.

Mungkin kamu mengira bajunya tak cocok dipakai ke bioskop. Tapi, hal itu tak jadi masalah karena tak ada aturan yang mengharuskan mengenakan baju khusus. Intinya ke bioskop harus mengenakan pakaian yang sopan.

Namun yang membuat videonya berhasil membuat kita tertawa adalah karena ia melepas sendalnya sebelum masuk ke bioskop. Tentu saja hal ini membuat netizen tertawa. (*)

Admin ‘STM Se-Jabodetabek’ Ditangkap Polisi

0

BOGOR DAILY – Polda Metro Jaya menangkap 2 orang terkait demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh. Keduanya adalah admin grup Facebook ‘STM Se-Jabodetabek.

“Pertama mengamankan dua orang, khususnya yang (mengajak pelajar) STM ya. 2 orang ini karena ditemukan dalam grup Facebook bernama ‘STM Se-Jabodetabek’ dengan followers-nya sekitar 20 ribu member,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (19/10/2020).

Yusri mengungkap peran kedua tersangka adalah administrator di grup Facebook tersebut.

“Kedua orang ini adalah admin dari grup itu,” kata dia.

Kedua tersangka yakni MLAI (16) dan WH (16). Yusri mengatakan, keduanya diduga memprovokasi untuk melakukan kericuhan saat demo.

Konten Facebook ‘STM seJabodetabek’ dia adminnya dan melanggar UU ITE. Tujuannya dia memprovokasi, menghasut ujaran kebencian, meme-meme dan juga video-video yang dia sebarkan untuk memancing mereka-mereka semua STM se-Jabodetabek berbuat rusuh, termasuk tanggal 20 besok,” terang Yusri.

Selain mengamankan dua orang tersebut, polisi juga turut mengamankan satu orang yang berperan sebagai provokator bagi para kelompok anarko. Ia adalah SN (17), diamankan di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

“Konten medsosnya ini melanggar UU ITE di akun IG. Dia admin di akun IG @panjang.umur.perlawanan akunnya. Dia memprovokasi, menghasut, ujaran kebencian dan berita bohong di medsos untuk mengundang para anarko-anarko untuk melakukan kerusuhan, selain tanggal 8 Oktober dan 13 Oktober, besok dia juga mengajak lagi sudah bikin lagi,” beber Yusri.

Kini ketiga tersangka tersebut telah diamankan di Polda Metro Jaya. Penyidik masih terus mendalami keterangan para tersangka dan menggali kemungkinan adanya tersangka lain. (dtc)