Saturday, 2 May 2026
Home Blog Page 7879

Olivier Giroud Mengejar Rekor Gol Thierry Henry

0

BOGORDAILY – Olivier Giroud tersenyum lebar. Dia kini sudah mengoleksi 42 gol bersama Timnas Prancis, berjarak sembilan gol lagi untuk samai rekor top skor Thierry Henry.

Prancis mengalahkan Ukraina di laga persahabatan pada Kamis (8/10) dini hari WIB dengan skor telak 7-1. Gol-gol Prancis dicetak oleh brace Olivier Giroud, Eduardo Camavinga, gol bunuh diri Vitaliy Mykolenko, Corentin Tolisso, Kylian Mbappe, dan Antoine Griezmann.

Olivier Giroud pun menorehkan dua catatan spesial. Pertama, striker berusia 34 tahun itu kini sudah mengemas 100 penampilan bersama Timnas Prancis.

Kedua yang lebih spesial, striker yang bermain di Chelsea itu menambah koleksi golnya jadi 42 gol bersama Timnas Prancis. Dia melewati jumlah golnya Michel Platini.

Kini, Olivier Giroud jadi pencetak gol terbanyak kedua di Timnas Prancis. Dia tinggal membutuhkan sembilan gol lagi untuk setidaknya menyamai Thierry Henry sebagai top skor sepanjang masa timnasnya dengan 51 gol.

 

Olivier Giroud merupakan striker kepercayaan pelatih Didier Deschamps. Dia tetap memakai jasa penyerang gaek tersebut, meski minim waktu bermain di Chelsea.

Giroud kalah saing dengan penyerang-penyerang muda Chelsea seperti Tammy Abraham dan Timo Werner. Alhasil, Giroud cuma dimainkan di kompetisi ‘di bawah level’ Liga Inggris.

Rumor menyebut, dari bursa transfer di Januari kemarin, Olivier Giroud dikabarkan bakal direkrut oleh Inter Milan. Akan tetapi, hal itu tidak terwujud.

Giroud sendiri berseragam Chelsea sejak tahun 2018. Titel Piala FA dan Liga Europa telah diraihnya.

Giroud sudah mencatatkan 91 penampilan bersama Chelsea dengan raihan 29 gol dan 14 assist. Giroud kadang suka menjadi pembeda, meski dimainkan dari bangku cadangan.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 29: Olivier Giroud of Chelsea looks on during the Carabao Cup fourth round match between Tottenham Hotspur and Chelsea at Tottenham Hotspur Stadium on September 29, 2020 in London, England. Football Stadiums around United Kingdom remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in fixtures being played behind closed doors. (Photo by Matt Dunham - Pool/Getty Images)

Para Artis Komentari UU Cipta Kerja

0

BOGORDAILY – UU Cipta kerja menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat di media sosial. Tidak terkecuali para artis yang ikut berkomentar terhadap keputusan pemerintah pada UU Cipta Kerja yang sudah disahkan DPR pada Senin (5/10 /2020).

Penolakan datang dari Nikita Mirzani yang terang-terangan menunjukkan pendiriannya lewat media sosial. Nikita Mirzani menyuarakan Mosi Tidak Percaya sebagai bentuk penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

Berbarengan dengan itu, Nikita Mirzani pun mengomentari tindakan Puan Maharani yang mematikan mikrofon anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat, Irwan, saat sidang paripurna pengesahan RUU Cipta Kerja awal pekan ini. Dia menyebut Puan Maharani jahil dan tidak adil.

“Kenapa ibu Puan Maharani matiin mikrofonnya? Kurang fair ketika orang sedang menyuarakan suaranya tapi tidak bisa didengar. Ibu Puan ini loh suka jail aja jarinya,” tulis Niki dalam unggahan di Instagram-nya.

Senada dengan Nikita Mirzani, sosok Fitri Salhuteru yang merupakan sahabat sang artis juga memberikan pendapatnya. Fitri Salhuteru adalah seorang pebisnis yang mengaku tidak pernah mengacu pada UU Ketenagakerjaan dalam berbisnis. Tapi memilih berpedoman pada hati nuraninya dan menganggap para karyawan di perusahaannya sebagai keluarga.

“Sepantas apa saya memperlakukan mereka yang bekerja untuk perusahaan saya. Tentang hak cuti, hak upah dan hak lainnya, tentu saya berikan sebaik saya memperlakukan keluarga saya sendiri. Tanpa tenaga kerja, perusahaan tidak ada artinya. Jika tidak bisa memberikan yang terbaik buat tenaga kerjanya “jangan” mendirikan perusahaan,” kata Fitri lagi.

Fitri Salhuteru

Penyanyi Melanie Subono pun tidak tinggal diam dan ikut menanggapi keputusan DPR RI terkait pengesahan UU Cipta Kerja. Dia menyebut bahwa dirinya merasa dikhianati dengan pengesahan UU tersebut.

“Sakit hati, kayak di khianatin habis habisan… Maaf gue lagi ga punya kata kata positif pagi ini… Semalam gue nangis sampe ketiduran abis di sahkan nya aturan penebalan kantong sepihak itu , mendadak lelaaaaah banget. I dont know, gw ngerasa ga ada guna lagi jadi rakyat kecuali buat suara kalo pemilu dan pajak gue buat bantu bayar utang… selain itu apalagi? Selamat tinggal Hutan, selamat tinggal pesangon dan kontrak, selamat tinggal masyarakat adat dan banyak lagi,” tulisnya di Instagram.

 

Amanda Manopo sempat ikut menulis komentar soal UU Cipta kerja di Instagram pribadinya. Sayang unggahan itu telah dihapus. Namun banyak yang membagikan ulang apa yang ditulis oleh Amanda Manopo yang ternyata turut kecewa dengan apa yang dilakukan pemerintah.

“Di kondisi seperti ini, sangat di kecewakan. Padahal namanya dewan perwakilan rakyat, tapi rakyat bumi mana yang mereka wakili. Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin,” tulis Amanda Manopo.

Suara lain datang dari Krisdayanti, artis sekaligus Anggota Komisi IX DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan. Mencoba menjelaskan soal UU Cipta kerja, Krisdayanti malah mendapat reaksi keras dari netizen.

“Pada akhirnya gagasan Omnibus Law diwujudkan pada RUU Cipta Kerja yang mempunyai tujuan untuk memudahkan penciptaan lapangan kerja, percepatan peningkatan investasi, dan peningkatan produktivitas,” ungkap istri Raul Lemos itu.

KD

Salah satu netizen pun menyemprot Krisdayanti dengan bilang: “NGURUS ANAK AJA BELUM BENAR APALAGI NGURUS RAKYAT, SAMA SUAMI AJA NGGAK SETIA APALAGI SAMA RAKYAT” tulis netizen.

Sementara Desta menulis sebuah cuitan yang samar-samar. Tidak terang-terangan menyebut UU Cipta Kerja yang banyak dibahas, namun cuitan Desta dinilai netizen merujuk pada Undang Undang tersebut sehingga dia pun mendapat bully-an dari warganet.

Sepanjang hari ini, sederet tagar memenuhi Twitter soal UU Cipta Kerja dan Mosi Tidak Percaya. Fans K-Pop hingga pemain Among Us turut meramaikan tagar agar tetap terlihat di trending topic dan bergaung.

Misteri Kelompok Demonstran ‘Pemancing Emosi’ yang Membuat Ricuh di Bandung

BOGORDAILY – Dua kali kericuhan pecah di penghujung demonstrasi penolakan Omnibus Law di Gedung DPRD Jabar pada 6 dan 7 Oktober 2020. Massa didominasi anak muda itu yang berupaya menguasai gedung dewan, bertindak anarkis dengan menimpali petugas dengan batu hingga molotov ke arah petugas.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menyebut massa yang ricuh itu bukan mahasiswa. Kelompok perusuh tersebut masih misterius. Namun Ulung menyebut demonstran pembuat onar ini sebagai ‘pemancing emosi’ aparat keamanan.

Polisi terus mengidentifikasi massa yang ricuh tersebut. Polisi pun menangkap puluhan orang untuk diperiksa dari mana kelompok ini berasal.

“Masih mendalami dari beberapa (yang ditangkap) tadi, ada yang kita amankan kami masih dalami. Tapi kami jelaskan bahwa mereka bukan mahasiswa dan (kelompok) ini memang sengaja sekali memancing emosi petugas di lapangan,” ucap Ulung, Rabu (7/10) malam.

Sebelumnya, situasi di depan Gedung DPRD Jabar mulai memanas ketika massa mulai melempari petugas yang berjaga di halaman gedung dewan dengan botol kaca, batu dan suar (flare). Pintu gedung dewan pun sempat didobrak.

Petugas pun mulai memecah massa ke beberapa arah. Upaya pengamanan yang dilakukan petugas mendapatkan perlawanan dari demonstran yang menimpali dengan batu, botol dan molotov. Suasana kian mencekam.

Polisi menurunkan satu unit water cannon dan menembakkan gas air mata ke arah kerumunan yang melawan. Suasana berangsur kondusif di sekitar Gedung DPRD Jabar dan Gedung Sate setelah demonstran bisa dipukul mundur ke luar zona tersebut.

“Kita lakukan penyisiran sehingga mereka (pengunjuk rasa) bisa mundur dan kita clear kan daerah Gedung DPRD maupun Gedung Sate,” kata Ulung.

Selain itu, sejumlah fasilitas umum di Kota Bandung kembali dirusak massa demonstran tolak UU Cipta Kerja. Bangku hingga pot dihancurkan. Sebelumnya, massa sempat bertahan di sekitar Jalan Ir H Juanda (Dago), Kota Bandung.

Mereka melakukan pembakaran di tengah jalan. Adapun fasilitas yang dibakar merupakan kursi yang berada di trotoar. Kursi itu ditarik ke tengah dan dibakar massa.

Selain kursi, terlihat juga pot bunga hancur. Tanah dari pot itu berserakan di jalan. Sementara pot hancur.

Sekadar diketahui, Kamis (8/10/2020) ini hari terakhir aksi mogok nasional buruh berkaitan penolakan Omnibus Law. Polisi di Bandung tetap siaga untuk mengawal jalannya unjuk rasa.Tak hanya itu, bola-bola baru besar yang merupakan penghias jalan juga berposisi tak beraturan. Bola Batu bahkan sampai ke tengah jalan. Polisi dibantu warga kemudian membereskan jalan yang dipenuhi oleh bebatuan dan fasilitas yang dihancurkan.

Ulung mengatakan penebalan pasukan akan dilakukan atau tidak tergantung dari laporan intelijen. “Penebalan pasukan akan dicek apakah nanti ada kerawanan, kalau rawan akan ditingkatkan. Tapi sejauh ini belum ada laporan dari intelijen untuk melakukan penebalan pasukan,” ujar Ulung.

Selama pengamanan demonstrasi penolakan ini, polisi menerjunkan 650 pasukan. Menurut dia, persiapan akan dilakukan optimal untuk mengawal penyaluran aspirasi masyarakat.

“Kita berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menyalurkan aspirasi, akan kita dukung sehingga penyampaian aspirasi masyarakat bisa lebih baik,” tutur Ulung.

Vicky Prasetyo Menyebut CCTV adalah Kunci Kasus Angel Lelga

0

BOGORDAILY – Vicky Prasetyo hingga kini masih berjuang di persidangan lantaran kasus pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan. Sebelumnya Vicky Prasetyo diadukan oleh mantan istrinya, Angel Lelga.

Angel Lelga mengadukan Vicky Prasetyo usai menggerebek kediamannya. Vicky Prasetyo menduga Angel Lelga berselingkuh dengan pria bernama Fiki Alman.

Rupanya Vicky Prasetyo meminta CCTV dihadirkan dalam persidangan tersebut. Bagi Vicky, rekaman CCTV adalah bukti yang valid.

“Cuma yang aku iniin kalau saksi manusia apa pun terlepas apa pun ini potensi berbohong dan jujurnya memang ada kalau mesin itu kan sudah pasti tidak ada potensi berbohong,” ujar Vicky Prasetyo usai Okay Bos Trans7, Mampang, Jakarta Selatan.

Bagi Vicky Prasetyo, CCTV di rumah Angel Lelga diyakini dapat membeberkan semua fakta yang ada. Termasuk tuduhan soal perselingkuhan antara Angel Lelga dan pria lain.

“Dia hanya menangkap dan menyiarkan. Maksud aku dalam konteks perkara ini hadirkan saja CCTV,” ungkapnya.

Memang Vicky Prasetyo mengaku sangat hapal soal CCTV yang ada di rumah Angel Lelga. Sehingga gambar yang akurat ada di sana.

“Karena CCTV mewakilkan semua perputaran dengam aktivitas gambar. Aku sangat hapal kok setiap sudut ada CCTV-nya,” imbuhnya.

Vicky Prasetyo juga berharap dengan adanya pemutaran CCTV itu pihak pengadilan dapat menemui titik terang dalam kasus ini.

“Maksud aku hadirkan itu di pengadilan. Jadi bisa tahu semua titik terang perkara ini dan bagaimana gitu,” pungkasnya.

Vicky Prasetyo sempat menikah dengan Angel Lelga pada 8 Februari 2018. Namun pernikahan itu hanya berlangsung singkat.

Dari awal Vicky Prasetyo dan Angel Lelga menikah, publik sudah mencium aroma rekayasa yang dibuat oleh mereka. Namun Vicky dan Angel kompak menegaskan pernikahannya didasari cinta tanpa bumbu setting-an.

Hujan Deras, Pendemo di Depan Istana Bogor Bukan Berkurang Justru Bertambah

BOGOR DAILY – Sejak kemarin aksi penolakan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja terus bergejolak. Sejak siang hari, sore ini massa yang berasal dari kalangan mahasiswa pun bertambah.

Mahasiswa yang berasal dari Cipayung Plus Bogor datang ke mulut Istana Kepresidenan Bogor. Alhasil situasi pun  semakin panas antara massa dengan aparat yang berjaga.

Sempat adu mulut antara koordinator lapangan dari beberapa organisasi mahasiswa di Bogor dengan aparatur keamanan, karena tidak diizinkan maju ke depan untuk menyuarakan aspirasi tepat depan istana.

Hendri, salah seorang aparat kepolisian mengatakan bahwa tidak mengizinkan para aksi demo untuk menggelar aksi tepat depan pintu Istana Bogor apalagi masuk kedalam Istana.

“Istana Bogor dilindungi undang-undang, tidak diperbolehkan aksi di depan pintu, apalagi sampai masuk,” ucapnya.

Para koordinator massa pun tak ingin kalah, mereka pun membela diri lantaran apa yang dilakukan dijaga undang-undang untuk bebas menyampaikan aspirasi.

“Kita juga dijaga oleh undang-undang untuk kebebasan berpendapat dimana pun,” ujar salah satu korlap aksi.

Akhir dari perdebatan, para korlap aksi memutuskan untuk tidak melewati border yang Polisi dan TNI jaga.

Aksi terus berjalan meskipun hujan besar diiringi suara sahutan antara gemuruh guntur dengan suara ‘revolusi’ l, yang diteriaki para mahasiswa dan disertai kobaran api dari ban yang dibakar membuat masa aksi semakin panas .(egi)

Elkan Baggott bergabung dalam Pemusatan Latihan Timnas U-19

0

BOGORDAILY – Elkan Baggott dipastikan bergabung ke dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Pemain berdarah Inggris itu sudah datang ke Kroasia.

Elkan tiba di hotel tempat Timnas U-19 di Split, Kroasia, Rabu (7/10/2020). Pemain bertahan tersebut terbang ke sana usai menjalani debut bersama tim utama Ipswich Town sehari sebelumnya.

Pada pertandingan debutnya bersama Ipswich Town, Elkan tampil penuh selama 90 menit menghadapi Gillingham dalam laga fase grup EFL Trophy 2020/2021. Bek 17 tahun itu mengantarkan timnya menang 2-0.

Elkan Baggott mengaku senang bisa bergabung dengan rekan setimnya di Timnas Indonesia U-19. Dia menegaskan dirinya siap berlatih sesuai porsi yang diberikan pelatih Shin Tae-yong selama pemusatan latihan di Kroasia.

“Sangat senang dan bahagia saya dapat kembali bergabung bersama timnas U-19 pada pemusatan latihan di Kroasia. Saya dalam kondisi baik dan siap menjalani menu latihan bersama teman-teman Timnas U-19 disini,” kata Elkan, dilansir dari laman resmi PSSI.

 

Kehadiran Elkan ke Timnas Indonesia U-19 disambut positif Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Pemain kelahiran Thailand itu disebutnya bisa menambah kekuatan lini belakang skuat Garuda Muda.

“Dengan datangnya Elkan Baggot, pelatih Shin Tae-yong akan memiliki beberapa pilihan pemain untuk lini belakang timnas U-19. Kami berharap Elkan Baggot cepat beradaptasi dengan tim,” ujar Indra Sjafri.

Elkan Baggott kemungkinan cuma bisa tiga kali memperkuat Timnas U-19 pada laga uji coba lanjutan di Kroasia, jika dirinya hanya bergabung saat FIFA Matchday. Dia bisa tampil melawan NK Dugopolje pada 8 Oktober, serta dua kali melawan Makedonia Utara pada 11 dan 14 Oktober.

UPTD dan KONI Matangkan Rencana Fasilitas Rusunawa Cibuluh untuk Para Atlet di Kota Bogor

BOGOR DAILY – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Susun Kota Bogor, bersama dengan Ketua KONI Kota Bogor, Benninu Argoebie melakukan peninjauan Rumah Susun Sederhana Sewa (rusunawa) yang berada di Cibuluh, tepatnya di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (8/10/2020).

Pengecekan kali ini dilakukan sebagai pemantapan persiapan pemberian ruangan Rusunawa Cibuluh untuk atlet Kota Bogor.

Aktivitas ini diketahui dari laman media sosial Instagram milik Benninu. Dalam postingan dari akun miliknya @benninuargoebie, dia mengatakan nantinya ruangan dan kamar di Rusunawa Cibuluh akan dipakai sebagai tempat latihan dan tinggal para atlet.

“Ditemani kepala UPTD saya meninjau kamar dan ruangan rusun yang nantinya akan memudahkan atlet untuk tinggal dan latihan. Seperti yang sudah sering kali saya bicarakan, pemberian apresiasi kepada atlet Kota Bogor harus terus dilakukan,” tulisnya dalam sebuah postingan.

Dia pun berharap, dengan apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor ini bisa menunjang dan membangkitkan semangat para atlet ke depannya.

“Alhamdulillah salah satu apresiasi yang dapat dilakukan ialah pemberian rumah susun ini. Semoga dapat bermanfaat, memberikan performa yabg baik bagi atlet, dan nantinya akan terus menyumbangkan emas bagi Kota Bogor,” harap dia.

Tak sebatas Rusunawa, Ben pun menginginkan ke depannya akan ada rusun atau wisma yang memang diperuntukkan khusus bagi para atlet.

“Mudah-mudahan nantinya akan ada rusun atau Wisma Juara, kamar sekelas apartemen yang ditujukan bagi para atlet Kota Bogor,” tutup dia mengakhiri.

 

Begini Tanggapan Ridwan Kamil Soal Maraknya Demonstrasi Tolak Omnibus Law di Jabar

BOGORDAILY – Terkait ramainya buruh dan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja, Omnibus Law di Jawa Barat, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memberikan tanggapan.

Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut, berupaya mengajak masyarakat, terutama dari kalangan buruh untuk ikut mengawasi jalannya Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disahkan oleh DPR tersebut.

“UU Cipta Kerja sudah disahkan, mari kita monitor terlebih dulu,” kata Gubernur, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (06/10/2020), dilansir dari laman Pemprov Jabar.

Bisa Dievaluasi dalam Satu atau Dua Tahun

Menurut Emil, pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR dan Pemerintah Pusat, sudah melalui berbagai pertimbangan dan bertujuan untuk kepentingan bersama. Sehingga, menurutnya, masyarakat terlebih dahulu melihat sejauh mana perkembangan penerapan dari regulasi tersebut.

“Saran saya kita terima dulu kemudian evaluasi dalam setahun dua tahun,” ucapnya.

Diteruskan Jika Berdampak Positif

Emil menyebutkan, penerapan Undang-Undang yang baru disahkan oleh DPR itu akan terlihat dampaknya dalam jangka waktu tersebut. Emil menambahkan, jika regulasi berjalan baik, ia sepakat untuk melanjutkan apa yang sudah dijalankan.

“Apakah pelaksanaannya menyejahterakan semua orang atau mengadilkan ekonomi? Kalau tidak kan bisa direvisi dan dievaluasi, kalau baik kita teruskan,” ujarnya.

Menyampaikan Aspirasi Lewat Dialog

Kendati demikian, Emil memahami upaya penolakan dari berbagai pihak, terutama kalangan buruh dan mahasiswa. Ia meminta agar seluruh elemen bisa saling memahami dengan mengadakan dialog tanpa harus mengadakan kerumunan.

aksi mahasiswa dan buruh tolak omnibus law di bandung

“Kami imbau untuk saling memahami dengan cara dialog karena menyampaikan aspirasi tidak harus dengan kerumunan,” imbuh gubernur, yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat itu.

Istri Ridwan Kamil Resmi Jadi Ketua Kwarda Pramuka Jabar

0

BOGOR DAILY- Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat (Jabar) Atalia Praratya Ridwan Kamil dikukuhkan sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jabar periode 2020-2025 dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) XIV Tahun 2020 Gerakan Pramuka Jabar di Bogor Raya Lakeside, Kota Bogor, Rabu (7/10).

“Satu kebahagian dan kehormatan bagi saya terpilih menjadi Ketua Kwarda Pramuka Jabar periode 2020-2025,” ucap Kak Atalia –sapaan Atalia di Pramuka– dalam sambutannya, dilansir dari inionline.id.

“Menjadi bagian dari keluarga besar Pramuka Jabar itu banyak amanah yang harus dijalankan semaksimal mungkin,” tambah perempuan pertama yang menjabat Ketua Kwarda Jabar ini.

Dalam sambutannya, Kak Atalia pun memaparkan visi Pramuka Jabar Juara Lahir Batin dalam memimpin Kwarda Pramuka Jabar periode 2020-2025.

“Visi kita ke depan agar semua anggota ikut terlibat dengan Pramuka itu sendiri, demi mewujudkan Pramuka Jabar Juara Lahir Batin, karena inilah tujuan utama dalam menjadikan Pramuka Kwarda Jabar sebagai Kwarda Juara yang siap bereformasi dan beradaptasi dengan gagasan baru untuk menjadikan organisasi kepanduan Pramuka terdepan se-Indonesia,” ujar Kak Atalia.

Sebagai Ketua Kwarda Jabar yang baru, Kak Atalia berujar dirinya pun membutuhkan bimbingan dan dukungan dari kakak senior dan semua anggota, terutama Ketua Kwarda Jabar 2010-2020 Dede Yusuf Macan Effendi, untuk menyeleraskan program kerja kepengurusan Kwarda Jabar periode 2020-2025.

“Yang saya hormati dan banggakan bersama, Kak Dede Yusuf, saya banyak mendapatkan informasi dari beliau dan membuat saya semakin bersemangat untuk memimpin dan membangun Gerakan Pramuka Jabar bersama-sama,” kata Kak Atalia.

Kemenkes Khawatirkan Peningkatan Klaster Keluarga di Bogor

BOGOR DAILY – Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Hukum Kesehatan Kuwat Sri Hudoyo mengaku khawatir peningkatan klaster keluarga di Kota Bogor.

Berdasarkan data Kemenkes, banyak kasus positif konfirmasi pada orang yang tidak keluar rumah di Kota Bogor. Rinciannya, 88 persen pada anak dan lansia, 49 persen pada pra-lansia.

Sisanya, tertular karena ada aktivitas keluar kota, kegiatan keagamaan, kontak erat dengan rekan, atau terkena di tempat umum dan transportasi.

“Berdiam diri di rumah tidak memberikan kepastian tidak terkena Covid-19,” ucap Kuwat, dikutip dalam keterangan resmi, Kamis (8/10/2020).

“Sepanjang salah satu anggota masih keluar rumah atau menerima tamu dan tidak menerapkan protokol kesehatan maka masih ada kemungkinan terkena, dan menyebar di keluarga. Klaster keluarga ini dikhawatirkan menjadi semakin besar,” lanjutnya.

Klaster rumah tangga menjadi penyumbang kasus terbesar di Kota Bogor per 4 Oktober mencapai 625 kasus (46 persen), pengunjung luar Kota Bogor 363 kasus (26,7 persen), dan non klaster 179 (13,2 persen).

Untuk itu, Kuwat mengimbau warga yang positif Covid-19 melakukan isolasi di fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah. Menurutnya, fasilitas yang disiapkan pemerintah bisa menjadi opsi tepat untuk warga yang kesulitan menerapkan protokol kesehatan di rumah sehingga bisa mengurangi penularan di keluarga.

“Dengan isolasi di fasilitas Pemerintah bisa menjadi solusi karena protokol kesehatan didalam rumah sulit diterapkan semua keluarga, selain itu isolasi mandiri dirumah harus ada yang mengawasi karena tidak semua paham mengenai Covid-19 ini,” ujar Kuwat.

Data kasus mingguan per tanggal 28 September – 4 Oktober di Kota Bogor bertambah 179 kasus positif, angka itu meningkat 15 persen dibanding minggu lalu yang berjumlah 155 kasus.

Secara akumulasi, kasus Covid-19 mencapai 1.349 kasus, dengan angka kesembuhan turun dari 70,1 persen menjadi 68,4 persen, dan angka kematian juga ikut turun dari 3,8 persen menjadi 3,6 persen.

Penambahan kasus ini didominasi usia dewasa produktif 20-49 tahun (59,5 persen) dan lansia dan pralansia usia 50 tahun ke atas (27,5 persen), pada kategori ini merupakan usia risiko tinggi.

Kasus kematian Covid-19 paling banyak berada di usia 50 – 59 tahun mencapai 31 persen. Data kematian dengan komorbid yaitu jantung 37 persen, diabetes melitus 37 persen, hipertensi 32 persen, bronkopneumonia 11 persen, dan Stroke 5 persen.

Kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di rumah sakit maupun non-rumah sakit di Kota Bogor sebanyak 341 tempat tidur.

Keterisian tempat tidur di 21 RS sebanyak 181 tempat tidur, non RS 122 tempat tidur, dan tempat isolasi pasien OTG di Bogor yakni BNN Lido sudah terisi 20 tempat tidur.