Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 7939

Sebagian Calon Penerima BLT Warga Bogor Terganjal KTP, Datanya Tidak Terdeteksi

0

BOGOR DAILY – Sebanyak 825 orang terdaftar sebagai calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM yang sebagiannya sudah cair.

Namun, ada warga terdaftar yang belum mendapatkan BLT UMKM tersebut lantaran bermasalah dengan KTP.

“Saya udah terdaftar katanya, tapi harus buat dulu rekening bank BRI. Cuma KTP saya enggak kedetek katanya,” ujar Lisna warga Tanah Sareal.

Lisna mengatakan atas situasi itu, dirinya harus mengecek kembali KTP-nya ke kelurahan setempat pada Senin, 28 September 2020.

“Jadi saya mau cek dulu ke kelurahan baru ke bank lagi,” ujarnya.

Sebagai informasi sekaligus tips bagi para pendaftar BLT UMKM khususnya wilayah Kota Bogor, pastikan dahulu KTP tidak bermasalah sebelum mendaftar.

Pengurusan KTP bisa dilakukan di kelurahan, bahkan jika ada masalah kartu yang perlu diverifikasi ulang bisa ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Lipppo Plaza Kebun Raya.

Atau jika menyangkut data di dalam KTP bisa juga sampai ke Disdukcapil setempat.

“Intinya kalau bank, selama adminitrasi tidak lengkap pasti tidak bisa diproses. Tapi kalau lengkap dan tidak bermasalah ketika dicek singkronkan dengan sistem, terbaca kartunya pasti mudah buat rekening,” kata salah satu karyawan bank lainnya memberi tips kepada IsuBogor.com.

Seperti diketahui, BLT UMKM dipermudah dengan syarat memiliki KTP aktif, keterangan usaha dan memiliki rekening bank penyalur bantuan, di antaranya BRI untuk bisa mendaftarkan diri ke Dinas UMKM setempat.

 

RSUD Kota Bogor Dapat Suntikan Dana Pemprov Sebesar Rp 7 Miliar

0

BOGORDAILY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapatkan dana bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebesar Rp 70 miliar.

Bantuan tersebut diberikan oleh Pemprov Jabar dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dikerjasamakan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, bantuan yang diterima oleh Pemkot Bogor ini akan digunakan untuk pembangunan alun-alun Dewi Sartika dan pembiayaan alat untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

“Alhamdulillah Kota Bogor dapat bantuan keuangan dari provinsi untuk pembangunan RSUD sebesar Rp 55 miliar di 2020 ini dan untuk Alun-Alun Rp 15 miliar di 2021. Yang RSUD akan dipakai untuk belanja alat kesehatan, bukan pembangunan fisik,” ujar Denny.

Dengan adanya bantuan ini, pembangunan alun-alun Dewi Sartika yang rencananya akan menggunakan APBD Kota Bogor di 2021, akan diganti dengan menggunakan anggaran bantuan ini. Pembangunan fisik untuk alun-alun seluas 17 ribu meter persegi ini, rencananya akan dimulai tahun depan. Dengan pagu anggaran sebesar Rp 15 miliar, diperkirakan pembangunan alun-alun Dewi Sartika memakan waktu pengerjaan selama delapan bulan.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengungkapkan nantinya alun-alun Dewi Sartika ini akan terintegrasi dengan Masjid Agung dan Stasiun Bogor. Selain itu, akan ada sebuah plaza dengan luas seperempat dari luas alun-alun akan berada didepan pintu Masjid Agung.

“Itu nanti akan terintegrasi dan menjadi plaza yang bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan,” kata Dedie.

Dia menuturkan, pembangunan alun-alun akan dimulai pada 2021 berbarengan dengan pembangunan Masjid Agung.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan kebangkitan dan kolaborasi ini sangat penting sebagai dukungan pemulihan ekonomi di Jawa Barat. Pinjaman ini akan mengembalikan program strategis yang dialihkan dananya untuk penanganan Covid-19.

“PT SMI tadi sudah memberikan pinjaman untuk tahun 2020, dan kalau tidak ada halangan yang jilid kedua itu akan ditandatangani khusus untuk program pemulihan 2021. Jadi, yang sekarang ditandatangani adalah untuk mengembalikan program-program strategis yang kena refocusing sehingga banyak program di provinsi maupun 27 kota/kabupaten yang bantuan keuangannya terputus oleh refocusing. Sekarang Insya Allah bisa dikembalikan dan mudah-mudahan bisa dimaksimalkan di sisa waktu tiga bulan ke depan,” ujar Ridwan Kamil.

HUT Karang Taruna ke-60, Katar Cigombong Gelar Silahturahmi

Cigombong – Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cigombong terus bergerak melakukan kegiatan positif untuk masyarakat. Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-60, Katar Cigombong menggelar musyawarah dan silaturrahim di sebuah vila di kawasan Pasir Jaya.

Tak kurang 100 peserta hadir dalam forum diskusi dan silaturrahim tersebut. Sembilan desa yang ada di wilayah Kecamatan Cigombong ikut berpartisipasi. Ketua Katar Cigombong Deni,menjelaskan pada agenda kali ini roda organisasi terus berjalan dengan dinamis.

“Karang taruna kecamatan Cigombong terus eksis,banyak program yang sudah dilaksanakan.Agenda diskusi kali ini adalah memperkuat organisasi,Saya berharap dengan kuatnya Katar Di cigombong,maka.semakin bisa melakukan kebaikan bagi masyarakat,”jelas Deni.

Dia juga mengatakan,hubungan kerjasama dengan desa – desa dan perusahaan yang ada di Wilayah kecamatan Cigombong tengah dijalin,diharapkan dengan demikian akan terbangun sebuah sinergitas,dengan dasar saling membutuhkan,sehingga bisa saling menguntungkan.

“Untuk tahun awal sata terpilih menjadi ketua Katar Kecamatan Cigombong,program pembentukan katar tiap desa terus digenjot,Alhamdulilah sekarang sudah terbentuk disemua desa.Program lanjutannya adalah menjalin kerjasama dengan pihak desa,perusahaan,dan organisasi -organisasi lainnya,sehingga diharapakan Katar Kecamatan Cigombong akan lebih aktif dan tetap eksis,”tutupnya.(ash).

Jokowi Video Call Dokter Paru yang Sempat Terinfeksi Covid-19

0

BOGOR DAILY- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan panggilan video dengan dokter spesialis paru, dr Faisal Rizal Matondang. Dalam perbincangan itu, Jokowi mendengarkan curahan hati dokter yang berjuang menangani COVID-19 itu.

Saat panggilan telepon dilakukan, terungkap bahwa dr Faisal sempat terkena COVID-19. Dokter Faisal merupakan salah satu dokter yang bertugas menangani pasien COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso.

“Dokter Faisal lagi di mana? Sepertinya sedang tidak bertugas?” tanya Jokowi di awal pembicaraan dalam video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (27/9/2020).

“Hari ini saya pertama masuk, Pak, setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena COVID. Jadi saya sudah menjalani perawatan segala macam. Kemarin rontgen terakhir dan sudah di-swab. Saya dinyatakan sudah boleh bertugas. Jadi hari ini saya baru hari pertama bertugas,” jawab Faisal.

Jokowi pun ikut bersyukur dr Faisal, yang sudah bersiaga menangani pasien COVID-19 semenjak awal mewabah di Indonesia, telah dinyatakan sembuh. “Alhamdulillah sudah sembuh,” kata Jokowi.

Dalam panggilan itu, Jokowi menanyakan perihal penanganan pasien COVID-19 di RSPI Sulianti Saroso. Termasuk perihal ketersediaan sarana dan prasarana untuk menunjang penanganan COVID-19.

“Dokter Faisal, bagaimana penanganan COVID di RSPI Sulianti Saroso?” tanya Jokowi.

“Kalau penanganan COVID-19 kami sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan, baik pengobatan maupun pemeriksaan-pemeriksaannya. Alhamdulillah semuanya ada pak, untuk obat juga tersedia. Tenaga mungkin masih tetap kurang. Pasien makin bertambah,” jawab dr Faisal.

Jokowi juga menanyakan perihal keluhan yang disampaikan pasien-pasien COVID-19 kepada dr Faisal. Dokter Faisal pun menjelaskan bahwa kebosanan merupakan salah satu hal utama yang dirasakan pasien saat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit.

Untuk mengatasi hal tersebut, dr Faisal mengakui memberikan waktu dan atensi yang lebih bagi para pasiennya untuk berbincang dan bercanda meski merasakan keterbatasan dan sesak selama menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya.

“Saya biasa sama pasien-pasien sering agak lama. Di samping periksa, walaupun saya sesak karena tertutup oleh APD, saya suka bercanda-bercanda. Terakhir itu saya kasih semangat buat pasien supaya pasien tetap berpikir positif untuk dapat hasil negatif swab-nya,” ucapnya.

“Saya bisa bayangkan betapa beratnya bertugas menangani COVID ini,” sahut Jokowi.

Dalam kesempatan itu, dr Faisal pun menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap berdisiplin menerapkan 3M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan secara berkala, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari COVID-19 di tengah masyarakat.

“Tetap jaga sesuai protokol kesehatan, pakai masker, mencuci tangan, menghindari berkumpul-kumpul. Mudah-mudahan kita bisa lewati pandemi ini,” ujar Faisal.

Di penghujung perbincangan, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada dr Faisal dan seluruh tenaga medis yang menangani COVID-19. Jokowi juga mengapresiasi dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan oleh dokter Faisal beserta dokter-dokter lain dan tenaga medis di seluruh Indonesia untuk memberikan perawatan kepada para pasien COVID-19.

“Saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi, apresiasi yang tinggi pada dokter Faisal dan seluruh dokter di seluruh rumah sakit di negara kita di Indonesia, Saya bisa merasakan betul betapa sangat beratnya bertugas, berjuang dalam rangka menangani pasien yang terkena COVID, karena memakai masker yang panas, kita pakai masker saja kadang nggak kuat, apalagi pakai APD,” tutur Jokowi.

sumber: Detik.com

Gauli Anak Kandung, Ayah Nekat Ancam Pakai Parang

0

BOGOR DAILY-  Seorang ayah tega menggauli anak kandungnya selama 4 tahun. Untuk melancarkan aksinya, DS (46) warga Kalipuro, Banyuwangi, mengancam sang anak tidak akan dibiayai sekolah. Tak hanya itu, ancaman juga dilakukan sang ayah dengan sebilah parang.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan aksi bejat pelaku dilakukan di rumahnya saat sang korban menginap ketika libur sekolah atau hari libur nasional.

“Karena diancam kalau tidak mau maka tidak akan diberikan biaya sekolah. Memang selama ini, yang membiayai sekolah korban adalah tersangka,” kata Arman.

Selain itu, kata Arman, saat melakukan aksi bejatnya, pelaku selalu memperlihatkan sebilah golok kepada korban sehingga kroban merasa ketakutan. “Ada golok panjang 55 sentimeter untuk menakuti korban. Tentu ketakutan korban memuncak dan tidak mengatakan apapun selama 4 tahun itu kepada siapapun,” tambahnya.

Terbongkarnya aksi bejat pelaku, setelah korban melaporkan hal ini kepada ibunya pada bulan Agustus 2020. Polisi kemudian menangkap pelaku dan dalam pemeriksaan pelaku mengakui semua perbuatannya. “Atas laporan ibu korban. Saat ini kita tangani serius kasus ini,” tambah Arman.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu potong kaus tanpa lengan warna merah muda, celana pendek warna merah, celana dalam warna biru dan BH warna putih, 1 unit ponsel serta sebilah parang atau golok.

“Tersangka juga pernah mengajak korban untuk melihat film porno sebelum menyetubuhi korban,” kata Arman.

Atas perbuatannya, kata Arman, tersangka di jerat UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU junto pasal 64 KUHP.

“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Arman

BPPKB DPAC Ciampea Gelar Bakti Sosial di Cibanteng

BOGOR DAILY- Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Ciampea kembali melakukan bakti sosial. Kali ini mereka turun langsung membantu warga merealisasikan pengecoran pembangunan masjid Nurul Hidayah di Desa Cibanteng RT05/01, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Dalam aksi ini, Ketua BPPKB DPAC Ciampea Endar mengatakan, dalam aksi sosial ini pihaknya juga menyerahkan sumbangan bahan material.

“Alhamdulillah, kami bisa membantu untuk penyediaan bata hebel untuk pembangunan Masjid Nurul Hidayah,”ungkap Endar.

Ia pun mengimbau agar para darmawan yang ada Wilayah Ciampea bisa gotong royong mebantu warga sekitar.
“Semoga para dermawan pun tergerak untuk membantu sodakoh pembangunan masjid Nurul hidayah

Kabomania Bantu Korban Banjir Bandang di Sukabumi dan Bogor

BOGOR DAILY-Suporter Persikabo 1973, Kabomania, Minggu dini hari (27/9/2020) menyalurkan bantuan logistik dan materil kepada masyarakat Sukabumi dan Bogor yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Anggota Kabomania Koordinator Wilayah (Korwil) Jalur Timur, Muhammad Faruq As Syara mengaku senang lantaran Kabomania dapat membantu meringankan beban para warga yang terdampak bencana.

Pria yang karib disapa Auk itu menjelaskan bahwa kelompoknya menyalurkan bantuan ke wilayah yang terdampak bencana cukup parah terlebih dahulu yakni Cicurug, Sukabumi.

Lebih lanjut, Auk membeberkan bahwa dengan kegiatan positif yang dilakukan suporter sepak bola perlahan mengikis stigma negatif masyarakat yang menilai jika suporter hanya menjadi biang kerusuhan.

“Alhamdulillah masyarakat menilai aksi kemanusiaan yang dilakukan ini cukup bagus karena biasanya, masyarakat kebanyakan mengenal suporter bola hanya melakukan keributan. Dengan adanya aksi ini, selain kita membanti terhadap sesama, ternyata ada hal hal baik yang dilakukan suporter di luar nonton bola,” ujarnya.

Dalam proses pendistribusian bantuan, Kabomania menggunakan truk berukuran sedang untuk membawa seluruh bantuan berupa logistik dan lainnya.

“Jadi kami bergerak dengan titik kumpul di Citeureup. Kali ini kegiatan dilaksanakan melibatkan beberapa sub unit Kabomania Korwil Jalur Timur. Penyaluran bantuan itu bentuknya seperti beras, susu, mie instan, dan pakaian layak pakai,” jelasnya.

Sementara itu, Auk membeberkan bahwa Kabomania sebelumnya telah melakukan aksi penggalangan dana yang dilakukan dibeberapa titik jalan raya sejak beberapa hari lalu.

“Untuk proses pendistribusian dilakukan hari ini. Untuk apa saja bantuan yang diberikan? Kami sebelumnya telah melakukan penggalangan dana dengan waktu 3 hari dan alhamdulillah bantuan untuk masyarakat sudah kami salurkan,” tegasnya.

Selain itu, Auk mengucapkan rasa syukur lantaran Kabomania menjadi salah satu kelompok yang hadir pasca bencana alam yang terjadi. “Terima kasih untuk kawan-kawan sudah mau turun ke jalan untuk membantu mencari anggaran dan donatur untuk korban bercana alam di Bogor dan Sukabumi, dan untuk kawan-kawan jangan merasa lelah untuk berbuat baik untuk saudara kita yang terkena musibah,” tandasnya.

Paling Cepat Desember Masyarakat Mulai Disuntik Vaksin Corona

0

BOGOR DAILY- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan kabar gembira terkait pelaksanaan vaksin COVID-19 di Indonesia. Dia bilang Desember 2020 atau awal Januari 2021 masyarakat Indonesia sudah bisa divaksin.

“Nanti disiapkan di bulan Desember atau awal Januari Indonesia sudah bisa memulai vaksinasi,” kata Airlangga dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) di Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (25/9/2020).

Saat ini pemerintah sedang menyiapkan aturan berupa peraturan presiden (Perpres) untuk pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi. Melalui aturan ini, pemerintah akan mengatur proses pengadaan, pembelian dan distribusi vaksin, termasuk mengatur pelaksanaan dan pemberian imunisasi.

“Ini sedang dipersiapkan Perpres pengadaan vaksin dan juga terkait dengan masterplan roadmap untuk vaksinasi,” ucapnya.

Hal itu menyusul sudah banyaknya vaksin yang masuk tahapan uji klinis. Bahkan, Airlangga menyebut Indonesia salah satu negara yang sudah menyiapkan vaksin mendekati jumlah penduduk yang sebanyak 270 juta.

“Indonesia adalah salah satu negara yang sudah menyiapkan (vaksin) mendekati ke jumlah penduduk atau 270 juta vaksin,” tuturnya.

Namun seperti diberitakan sebelumnya, kemungkinan untuk tahap awal vaksin yang baru bisa dinikmati sekitar 30 juta. Berbagai produk vaksin yang sudah dikerjasamakan ini sebagai upaya pemerintah menghentikan laju penyebaran COVID-19, serta dampaknya terhadap berbagai sektor khususnya pariwisata.

“Dilihat secara detail sektor yang paling terpukul pertama adalah pariwisata, yang turunannya adalah akomodasi, maupun perhubungan, sektor ritel,” ucapnya.

Hari Koperasi ke-73, Ini Permintaan Wakil Walikota Bogor

0

BOGOR DAILY- Koperasi di Kota Bogor diharapkan dapat memanfaatkan berbagai peluang usaha pada pandemi COVID-19 saat ini untuk pemulihan ekonomi masyarakat.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat menghadiri peringatan Hari Koperasi ke-73 di Bogor, Sabtu (26/09/2020) mengatakan salah satu peluang usaha saat ini yang bisa menjadi usaha koperasi adalah sektor pangan. Koperasi di Kota Bogor, kata dia, bisa juga mengambil langkah memanfaatkan ekonomi digital sebagai salah satu bentuk diversifikasi pengembangan koperasi agar tetap bisa bersaing di tengah pandemi COVID-19.

Dedie menjelaskan di Indonesia saat ini ada sekitar 123.000 koperasi yang memberikan kontribusi sekitar lima persen pendapatan bruto nasional serta menyerap sekitar satu persen tenaga kerja. Menurut dia, di Kota Bogor ada sekitar 450 koperasi yang aktif dengan jumlah anggotanya sekitar 25.000 orang yang menjadi potensi ekonomi rakyat.

Potensi koperasi di Kota Bogor, kata dia, jika didukung rasa memiliki yang kuat dan kompak dari semua anggotanya, bisa menjadi potensi ekonomi yang dapat menguatkan keberadaan koperasi. “Saya harapkan semua pengurus dan anggota koperasi bisa kompak melakukan inovasi dan menyesuaikan kondisi terkini yang mengarah ke era digital,” katanya.

Dedie mengusulkan kepada anggota koperasi untuk tidak menarik simpanan secara ramai-ramai karena bisa mengakibatkan koperasinya terpuruk. “Anggota harus bersama-sama mendorong koperasi untuk bertahap pada situasi COVID-19 saat ini,” katanya.

Peringatan Hari Koperasi ke-73 tahun 2020 mengusung tema “Peran Koperasi Sebagai Salah Satu Penyangga Ekonomi di Masa Pandemi”.

Mantan Pasien Covid-19 di Kota Bogor jadi Relawan

0

BOGOR DAILY-Pemerintah Kota Bogor kembali membentuk relawan untuk menangani wabah virus Corona COVID-19. Relawan tersebut yaitu mereka yang dulu pernah terinfeksi Corona namun kini sudah sembuh.

Relawan yang diberi nama Temanco ini diharapkan bisa memotivasi pasien terinfeksi dan mengedukasi masyarakat Kota Bogor terkait bahaya COVID-19. Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan tiga pesan kepada Relawan Temanco yang sudah dilantik, Sabtu (26/9/2020). Pertama, terus menyemangati dan memotivasi orang yang positif terpapar COVID-19.

Kedua, memberikanlah edukasi ke khalayak umum agar banyak yang percaya bahwa virus Covid-19 ini nyata bukan khayalan. Ketiga, sesama mantan pasien COVID-19 harus berbagi informasi dan pengalaman. “Sebab, semua pasti berbeda-beda gejala yang dialami,” ujar Bima.

Bima juga berharap semua yang dilakukan para mantan pasien mendatangkan keberkahan karena memiliki tugas mulia yaitu menyelamatkan banyak nyawa orang dari virus tersebut.

“Nazar saya dulu kalau dikasih kesempatan sehat kembali. Ya Allah, saya ingin menyelamatkan sebanyak mungkin manusia apapun risikonya. Di bully sudah biasa, dicaci juga sudah biasa. Jangan mengharapkan dipuji, Insya Allah ini semua lillahi ta’ala, karena keyakinan kita ingin memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” katanya.

Inisiator Relawan Temanco, Ara Wiraswara menjelaskan, ia ingin memberikan pesan kepada pasien COVID-19, bahwa virus tersebut ini bisa sembuh dan dilawan bersama-sama.

“Alhamdulillah para survivor ini adalah buktinya dan kita ingin memberikan pesan kepada saudara-saudara kita yang masih berjuang melawan COVID-19, mari kita lawan bersama,” ujar Ara salah satu pasien yang sembuh dari COVID-19.

Salah satu gerakan utama Temanco, lanjut Ara, mendampingi pasien COVID-19 untuk memberikan semangat untuk berjuang melawan COVID-19. Tercatat, ada 15 pasien yang didampingi secara berkesinambungan.

“Ada dua pesan yang disampaikan Temanco. Pertama, virus itu memang ada dan survivor itu bukti bahwa virus itu ada. Kedua, ketika ada tetangga yang terkena bukan dijauhi, tetapi beri dukungan tetangga tersebut untuk sembuh,” terangnya.

Tak hanya itu, Temanco juga ikut bergabung dengan tim Merpati untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai COVID-19. Selain itu, juga membuat kanal Youtube sebagai wadah para mantan pasien untuk bercerita mulai dari si pasien terpapar hingga dinyatakan sembuh COVID-19.

Sejak dibentuk September lalu, Temanco sudah mendampingi 25 keluarga, 68 jiwa, 15 kelurahan dan 9 kecamatan, termasuk 3 kecamatan di luar Kota Bogor. Baik pendampingan psikis, pendampingan ekonomi hingga menghantarkan para suspek untuk melakukan swab dengan mobil Temanco.

“Kami sangat mengapresiasi kepada teman-teman yang telah ikut ambil bagian dalam gerakan ini, sehingga bisa membantu mengurangi tingkat stres penderita dan mengkampanyekan agar masyarakat lebih aware (sadar) terhadap virus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, Temanco harus bisa meyakinkan kepada masyarakat bahwa COVID-19 itu ada dan virus tersebut dapat dilawan.

“Utamanya memberikan dukungan psikologis penderita, suportif ke keluarga untuk membangun optimisme sembuh,” kata dia.