Saturday, 9 May 2026
Home Blog Page 8005

Bantu UMKM, bjb dan Pemkab Bogor Kolaborasi

0

BOGOR DAILY – bank bjb dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dalam rangka menyukseskan program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sebagai salah satu bentuk dari upaya tersebut, kedua belah pihak sepakat bakal mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing usaha mereka.

Sinergi kolaborasi ini merupakan bagian dari kesepakatan yang dijalin antara bank bjb dan Pemkab Bogor pada Rabu (9/9/2020) di Pendopo Bupati Bogor.

Perseroan dan pemerintah menyepakati perjanjian kerja sama (PKS) fasilitasi jasa permodalan dalam kemitraan dan pemberdayaan UMKM.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Pemimpin bank bjb Kantor Cabang (KC) Cibinong Boy Pandji Soedrajat dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat.

Penandatanganan juga disaksikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin dan Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi dan dihadiri oleh Jajaran bank bjb serta jajaran Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan upaya stimulasi ekonomi bank bjb melalui skema pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor produktif.

Pemerintah daerah juga mendorong upaya pemulihan ekonomi lewat penyaluran dana PEN ini agar denyut nadi perekonomian kembali hidup.

“Kesamaan pandang bank bjb sebagai bank daerah dengan pemerintah daerah melalui upaya perkuatan pelaku UMKM merupakan salah satu modal bagi pencapaian pembangunan ekonomi. Melalui program PEN, yang mana bank bjb menjadi salah satu bank yang dipercaya untuk menjalankan program tersebut, maka bank bjb terus berupaya agar program ini bisa mencapai keberhasilan,” kata Widi.

Lewat kesepakatan ini, bank bjb akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para pelaku UMKM yang terdata di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor untuk memperoleh fasilitas kredit.

Seiring dengan itu, bank bjb juga akan melaksanakan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) yang merupakan salah satu program unggulan dari bank bjb. Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi menilai, peningkatan kapasitas pelaku UMKM ini merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Untuk mendorong hal itu, bank bjb telah menyiapkan produk-produk pinjaman bervariasi sesuai dengan kebutuhan UMKM serta program peningkatan kompetensi melalui UMKM melalui PESAT.

Dengan adanya kerja sama ini diharapkan para pelaku UMKM di kabupaten Bogor memiliki kesempatan untuk menikmati produk dan layanan unggulan bank bjb dalam rangka menumbuh kembangkan usahanya terutama di masa pandemi COVID-19 ini.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Pemkab Bogor, Pemprov Jawa Barat, dan pemerintah pusat untuk terus mendorong kemajuan sektor UMKM khususnya melalui program PEN.

Warga Kabupaten Bogor Gunakan Air Kubang Selama Kemarau Ini

Kekeringan, Warga Kecamatan Jonggol gunakan AIR kotor kobangan sawah untuk Minum

Bogordaily- Dampak kekeringan yang melanda di sebagian wilayah Indonesia, berdampak besar di Kabupaten Bogor.

Imbasnya, banyak warga terpaksa menggunakan air kotor kubangan sawah untuk kebutuhan sehari hari, tak jarang wargapun menggunakan air tersebut untuk dikonsumsi.

Salah satunya di Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terlihat beberapa warganya sedang mengantri diarea persawahan untuk mengambil air kotor dari kobangan sawah. Warga pun mengaku terpaksa menggunakan air tersebut karena sulitnya air.

“Sulit air disini,hampir tiga bulan warga disini tidak menggunakan air sumur akibat kekeringan,”ungkap Mardi, salah seorang warga Desa Sukasirna, Rabu (09/09).

Setiap harinya, mardi mengaku mengambil air kotor dari kobangan sawah tersebut untuk kebutuhan sehari hari.

“Buat nyuci, mandi, sama kalau lagi benar benar sulit air bersih, yah terpaksa gunakan air kobangan sawah untuk minum,”keluhnya.

Mardi menuturkan bantuan air bersih yang diberikan pemerintah Kabupaten Bogor belum merata.

”Disini belum ada bantuan air bersih apa apa, walaupun adapun itu hanya untuk sehari saja,”tuturnya.

Kekeringanpun melanda di Kecamatan Klapanunggal, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Puluhan hewan ternak milik warga terpaksa diberi makan Padi kering.

“Terpaksa,dari pada mati sapi sapi saya, lagi sulit pangan dimusim kering seperti ini,”kata Iim salah seorang pemilik ternak warga Klapanunggal.(Andi)

Kekeringan di Kabupaten Bogor Tambah Meluas

BOGORDAILY – Wilayah sebaran keluarga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor, terus meluas.

Sebelumnya kekeringan hanya terjadi di 10 kecamatan, kini meluas hingga 13 kecamatan lainnya.

Adapun penambahan tiga kecamatan yang kekeringan yakni Kecamatan Rancabungur (2 desa), Tanjungsari (1 desa), Babakan Madang (1 desa), dan Tanjungsari (2 desa).

Sumur dan mata air mengering akibat kemarau kurang lebih sejak dua bulan terakhir, sehingga warga mengalami krisis air bersih.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Kabupaten Bogor mencatat, saat ini ada 36 desa tersebar di 13 kecamatan yang dilanda kekeringan.

Sebanyak 23.580 ribu kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 61.104 ribu jiwa terkena dampak kekeringan. Kekeringan yang terjadi bermacam-macam kategori seperti di pemukiman penduduk kondisi debit sumber air surut.

Upaya penanggulangan kekeringan salah satunya dilakukan melalui distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan. Krisis air bersih terparah berada di Kecamatan Jasinga dan Jonggol. Hampir seluruh desa di wilayah itu mengalami krisis air bersih.

Pengelola Pusat Data Informasi BPBD Kabupaten Bogor, Endang Kusdiyarti mengatakan, kekeringan secara bertahap meluas sejak akhir Juli 2020 lalu hingga saat ini atau satu bulan lebih. Menurutnya, meski dalam waktu tersebut terdapat hujan namun tidak berdampak kepada penambahan debit air.

“Kekeringan berdampak kepada penduduk, tapi tidak semua desa di 13 kecamatan itu kekeringan,” ucap Endang, Rabu (9/9/2020).

Endang mengimbau bagi masyarakat yang hendak mengajukan permohonan air bersih segera melaporkan ke kepala desa dan ditindaklanjuti BPBD. Menurutnya, meski terbatas pihaknya tiap hari menyalurkan air kepada penduduk yang mengajukan permohonan.

“Jadi mudah-mudahan warga bersabar, karena permintaan air tiap hari. Sementara armada terbatas. Mudah-mudahan bisa terlayani,” kata dia.

KPK: Penyelenggara dan PNS Rentan Disuap Peserta Pemilu

BOGORDAILY – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan kepada penyelenggara dan peserta Pilkada Serentak 2020 untuk menghindari praktik suap menyuap.

“KPK telah mengamati sekaligus memberikan ‘warning’ dalam bentuk sosialisasi kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu serta partai politik agar tidak melanggar kaidah-kaidah pemberantasan korupsi dalam pesta demokrasi rakyat di daerah pada tahun ini,” katanya di Jakarta, Rabu (9/9).

Menurutnya, tujuh bentuk dan 30 jenis tindak pidana korupsi adalah kaidah-kaidah yang tidak boleh dilakukan oleh penyelenggara maupun peserta pilkada.

“Salah satu kaidah tersebut adalah suap menyuap yang sering kali terjadi di mana penyelenggara pemilu atau PNS di pusat maupun daerah sangat rentan disuap oleh peserta pemilu yang kedapatan melanggar aturan kampanye,” ungkapnya.

Perkara korupsi berupa suap menyuap atau pemberi hadiah atau penerima hadiah untuk menggerakkan agar seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan kewajiban atau jabatan termasuk perbuatan korupsi dan melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Dan sayangnya, tindak pidana korupsi berupa suap menyuap sering terjadi dan mewarnai perhelatan pilkada,” terang Firli.

Dari data empiris, dia menambahkan, menunjukkan tindak pidana yang ditangani KPK terbanyak adalah perkara suap menyuap di mana salah satu jenis kejahatan korupsi tersebut sering terjadi dan mewarnai perhelatan pilkada.

“Berdasarkan data tahun 2018 sewaktu saya sebagai bertugas sebagai Deputi Penindakan KPK, sebanyak 30 kali KPK melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) dengan 122 tersangka dan 22 kepala daerah terkait tindak pidana korupsi berupa suap menyuap,” tuturnya.

Selain tindak pidana korupsi berupa suap menyuap, Firli juga mengingatkan hal lain yang rentan terjadi dalam tahapan pilkada adalah gratifikasi.

“Untuk itu, KPK telah membangun sistem pelaporan gratifikasi ‘online’. Bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang ingin melaporkan hadiah terkait fungsi, tugas, dan jabatannya, silakan mengakses tautan www.kpk.go.id/gratifikasi atau hubungi layanan informasi publik di nomor telepon 198,” jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Pelaporan gratifikasi juga dapat disampaikan kepada KPK melalui aplikasi pelaporan Gratifikasi Online (GOL KPK) yang dapat diunduh di Play Store atau App Store dengan kata kunci GOL KPK.

Laporan juga bisa dikirim melalui surat elektronik ke [email protected] atau alamat pos KPK.

“Selain akses-akses tersebut, pelaporan juga bisa juga dilakukan melalui Unit Pengendalian Gratifikasi di instansi masing-masing kemudian akan diteruskan kepada KPK,” tutup Firli.

Bupati Targetkan Tahun Depan Kabupaten Bogor Bebas Dari Desa Tertinggal

BOGOR DAILY – Bupati Bogor Ade Yasin menargetkan Kabupaten Bogor bebas dari desa tertinggal pada 2021 nanti.

Tahun ini Kabupaten Bogor fokus membenahi infrastruktur dan sumber daya manusia di empat desa tertinggal yang ada di wilayah ini.

“Pada tahun 2019 Kabupaten Bogor masih memiliki 45 desa tertinggal, tahun ini jumlahnya tinggal empat desa lagi,” kata Ade Yasin, Rabu (9/9/2020).

Keempat desa yang masih tertinggal itu adalah Desa Wirajaya di Kecamatan Jasinga, Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo, serta Desa Sukarasa, dan Desa Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari.

Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya agar tidak ada lagi desa tertinggal di wilayah ini tahun depan.

“Kita perlu penanganan atau keterlibatan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan lain-lain. Semoga akhir tahun ini juga bias tuntas,” ujar Ade.

“Kami menargetkan tidak ada lagi desa tertinggal di wilayah Kabupaten Bogor pada tahun 2021 mendatang,” tambahnya.

Pemkab Bogor telah berupaya meningkatkan status 45 desa dengan kategori tertinggal menjadi desa berkembang tahun ini.

Peningkatan difokuskan pada Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahan Lingkungan atau Ekologi (IKE).

Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2019 yang ditetapkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ada lima kategori desa yakni sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan madiri.

“Saat ini di Kabupaten Bogor tidak ada desa dengan kategori sangat tertinggal,” tutur Ade.

Geger di Sukaraja!! Disuruh Beli Rokok sama Suami, Pulang-Pulang Sudah Tergantung

BOGOR DAILY – Warga Kampung Cijulang, RT 02/04, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan mayat gantung diri.

Informasi yang didapat Bogordaily.net, korban yang gantung diri itu berinisal J dengan jenis kelamin laki-laki, merupakan warga Kampung Jampang, RT06/02, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Sebelum gantung diri, J sempat meminta kepada sang istri pada pukul 08:00 WIB untuk membeli rokok di warung.

Setelah pulang dari warung, sontak sang istri merasa kaget melihat sang suami sudah tergantung.

Hal itu membuat perhatian semua warga sekitar, bahkan anggota Babinmas dan Babinsa langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukaraja.

Ketika dikonfirmasi Camat Sukaraja, Aden membenarkan bahwa ada informasi yang masuk mengenai salah satu warganya yang meninggal dunia akibat gantung diri.

“Iya betul, tadi pak kades telpon saya bahwa ada kejadian orang gantung diri,” singkatnya. (Andi)

101 Gol Cristiano Ronaldo

0

BOGORDAILY – Kemenangan atas Swedia begitu bersejarah untuk karier Cristiano Ronaldo. Brace ke gawang lawan membuat Ronaldo sudah melewati torehan 100 gol di timnas. Top!

Ronaldo kembali dimainkan setelah sempat absen saat Portugal mencukur Kroasia 4-1. Pemain Juventus itu jadi starter di laga tandang ke Friends Arena, Solna, Rabu (9/9/2020) dini hari WIB menghadapi Swedia di UEFA Nations League.

Meski tampil dominan, Portugal kesulitan membongkar pertahanan Swedia sebelum akhirnya gol didapat di menit ke-44. Ronaldo melepaskan sepakan bebas yang meluncur deras ke pojok kanan tas gawang Robin Olsen.

Gol itu begitu bersejarah karena Ronaldo akhirnya menembus tiga digit gol bersama Timnas Portugal, setelah tertunda cukup lama. Sebab Dia mencetak gol ke-99 pada saat menghadapi Luksemburg di Kualifikasi Piala Eropa 2020 tahun lalu.

Pandemi virus corona sudah membuyarkan rencana Ronaldo tersebut. Dicatat Gracenotelive, ini adalah gol ke-10 Ronaldo di Portugal dari sepakan bebas langsung atau berandil dalam 10 persen total golnya. Ronaldo jadi pemain Eropa pertama yang mencapai 100 gol.

 

Tak cukup satu, Ronaldo malah bikin dua gol di laga ini ketika dia kembali merobek jala Swedia di menit ke-72 berkat sepakan kaki kanannya. Portugal menang 2-0 dan Ronaldo berhasil meraih gol ke-101 sepanjang kiprahnya di timnas.

Swedia memang jadi gawang favorit Ronaldo karena dia sudah bikin lima gol, cuma kalah dari Lithuania ketika dia bikin tujuh gol. Total 100 gol ini jadi hasil perjalanan panjang Ronaldo setelah pertama kali mencetak gol untuk Seleccao Das Quinas di Piala Eropa 2004.

Kini Ronaldo cuma berjarak sembilan gol lagi untuk melewati rekor gol Ali Daei di Timnas Iran dengan 109 gol. Bisakah Cristiano Ronaldo melakukannya?

IKIAD Kabupaten Bogor Gelar Pengajian Sambil Kumpulkan Donasi

BOGOR DAILY – Meningkatnya angka positif Covid-19 di Kabupaten Bogor membuat perhatian banyak pihak, seperti dari Ikatan Istri Anggota Dewan (IKIAD) DPRD Kabupaten Bogor.

Berhenti selama tujuh bulan karena pandemi Covid-19, IKIAD DPRD Kabupaten Bogor kembali menggelar acara pengajian rutin yang dilaksanakan di ruang rapat Paripurna, Rabu (9/9/2020).

Ketua IKIAD DPRD Kabupaten Bogor, Eva Marthiana Susmanto mengungkapkan, pada acara pengajian rutin kali ini pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang di ikuti oleh setengah ibu-ibu anggota dewan.

“Kegiatan pengajian ini sempat berhenti akibat pandemi Covid-19, biasanya pengajian rutin setiap bulan dilaksanakan. Kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Eva.

Wanita yang disapa Eva Susmanto ini mengatakan, pada pengajian rutin kali ini pihaknya juga turut melakukan pengumpulan donasi yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat membutuhkan.

“Tadi sumbangan yang terkumpul juga sudah diserahkan ke dapil tiga, dari ibu-ibu IKIAD nantinya di sumbangkan langsung oleh ibu-bu dewan dapil tiga kepada masyarakat membutuhkan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada kesempatan kali ini ibu-ibu anggota dewan yang hadir hanya sekitar 20 orang, dan donasi terkumpul juga baru setengahnya.

“Mungkun nanti yang belum iuran akan melalui rekening dan langsung diserahkan. Pengumpulan donasi ini setiap bulan bentuk uang, dan nanti di donasikan menggunakan barang bisa berupa paket sembako dan lain-lain. Saat ini baru terkumpul Rp2 juta dan itu belum semuanya, masih ada yang belum menyisihkan rezki nya. Kita juga nanti tambahkan lagi kalau ada kekurangan,” jelasnya.

Sebelumnya, donasi terkumpul pada bulan lalu (Ramadhan) mencapai Rp15 juta, dan langsung di donasikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Yang untuk bulan kemarin kita sampai Rp15 juta dari kumpulan. Penerima yang menengah ke bawah, dan biasanya disalurkan ke ponpes dan ke rumah anak yatim piatu juga,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, saat ini IKIAD masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Fokus sekarang ke sosialisasi masyarakat, jangan sampai tiga M nya dilupakan seperti jauhi kerumunan, mencuci tangan dan memakai masker. Kita juga ingin kegiatan positif tetap berjalan, kalau kegiatan positif kita hentikan sedangkan kita lihat diluar sana banyak yang butuh bantuan,” pungkasnya. (Andi)

Tommy Kurniawan Adukan Tiang Listrik Dalam Musala di Kabupaten Bogor

BOGORDAILY – Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Tommy Kurniawan, mengadukan sejumlah masalah terkait infrastruktur kelistrikan di daerah pemilihannya, Kabupaten Bogor, kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Dia mengatakan salah satu persoalan yang ditemukan ialah banyaknya tiang listrik usang hingga yang didirikan tak sesuai dengan tempatnya.

“Kami menemukan ada tiang listrik berdiri di dalam musala. Saya minta digeser sedikit tiangnya karena musala itu akan kami renovasi dari dana swadaya masyarakat,” ujar Tommy dalam rapat dengar pendapat Komisi VI, Rabu, (9/9/2020).

Mantan aktor itu mengungkapkan, kasus tersebut ia temui di Kecamatan Cibungbulan. Menurut Tommy, pemerintah daerah setempat sudah melaporkannya kepada kantor cabang PLN di Kabupaten Bogor, namun tak kunjung memperoleh respons.

Sedangkan untuk tiang-tiang listrik usang, Tommy mengaku menemukannya di beberapa titik di Desa Batok, Kecamatan Tenjo. Dia menyebut tiang-tiang dan kabel setrum berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan sehingga membuat masyarakat was-was.

Dia meminta perseroan segera membenahi. “Ini sangat membahayakan dan mengganggu. Mohon untuk segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tommy pun mempertanyakan sumber anggaran untuk perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah. Dia meminta penjelasan dari PLN apakah pos ini akan didanai dengan penanaman modal pemerintah atau PMN.

Jakob Oetama, Pendiri Koran Kompas Tutup Usia

0

BOGOR DAILY – Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama telah wafat. Jakob meninggal dunia pada usia 88 tahun. Ucapan duka pun mulai mengalir di media sosial seperti Twitter.

“Iya betul,” ucap Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra menjawab pertanyaan soal kabar meninggalnya Jakob Utama, Rabu (9/9/2020).

Mengutip kompas.id, Dr (HC) Jakob Oetama adalah wartawan dan salah satu pendiri Surat Kabar Kompas. Saat ini ia merupakan Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia.

Saat ini, nama sang pendiri Kompas sudah mulai trending di Twitter. Banyak netizen bersedih dengan wafatnya Jakob Oetama yang adalah tokoh pers Indonesia ini.