Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 8022

Tambah 30 Orang Positif, Kasus Covid-19 Kabupaten Bogor Tembus 1.012

BOGOR DAILY – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor kembali merilis kasus positif, Selasa (8/9/2020).

Ada tambahan sebanyak 30 kasus positif baru di Kabupaten Bogor, membuat jumlah orang terinfeksi virus korona tembus di angka 1012.

“Ada penambahan kasus positif baru sebanyak 30 orang,” kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah.

Syarifah menjelaskan, kasus positif Covid-19 baru sebanyak 30 orang itu ialah, 19 kasus merupakan hasil pemeriksaan drive thru RS EMC.

Kemudian 7 kasus merupakan hasil dari pemeriksaan di luar Kabupaten Bogor dan empat tracking merupakan hasil dari puskesmas.

“Terdapat dua klaster keluarga yaitu dari Kecamatan Jonggol. Dua klaster tersebut berasal dari desa yang sama (Singajaya). Tetapi RW berbeda dan satu klaster di perumahan dan satu lagi di masyarakat non perumahan. Klus non perumahan bekerja di Kota Bekasi,” jelasnya.

Data yang dihimpun, total kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor mencapai 1012 orang dengan rincian, 605 pasien dinyatakan sembuh, 39 meninggal, dan 362 masih menjalani isolasi di RS. (Andi)

Dari Kondisi Psikis Sampai Keuangan, Vanessa Angel Serba Kurang Baik

0

BOGORDAILY – Nama Vanessa Angel kembali menjadi sorotan publik setelah diamankan satuan kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat lantaran kepemilikan psikotropika. Sebelum kasus tersebut, Vanessa sempat ditahan di Rutan Medaeng, Jawa Timur, lantaran kasus konten asusila dari prostitusi online pada 2019 lalu.

Vanessa Angel kemudian banyak menuai hujatan di media sosial karena sering dikabarkan bertengkar dengan sang ayah, Doddy Sudrajat. Warganet tampak sering menghujat Vanessa yang sering tampil seksi di media sosial.

Kondisi psikis Vanessa Angel saat ini pun dijelaskan Arjana Bagaskara, kuasa hukumnya, saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (7/9/2020).

“(Psikis Vanessa) Kurang baik ya, tapi kami berdoa supaya diberikan kelancaran dan optimis hasilnya (sidang) bakal meringankanlah,” ujar Arjana.

“Kami dari penasihat hukum memberikan masukan pada klien kami,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Arjana juga menyebut perekonomian Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah, kini semakin menurun. Vanessa memang belakangan memilih untuk berjualan kebab sampai nasi kebuli di tengah pandemi virus Corona.

“Betul-betul menurun (ekonomi), mungkin iya,” jelasnya.

Selain itu, Vanessa Angel belum lama ini harus kehilangan akun Instagramnya. Hal itu disebut sangat membuat Vanessa sedih.

Terkait dengan kehilangan akun Instagram, Arjana tak dapat memastikan hal itu terjadi karena kasus kepemilikan psikotropika oleh Vanessa Angel.

“Klien kami sangat sedih kemarin akun IG-nya di-report oleh orang yang tak bertunggung jawab,” jelas Arjana.

“Saya nggak tahu berkaitan atau tidak (dengan kasus kepemilikkan xanax), tapi bisa merubah opini publik. Karena IG adalah bagian dari profile kita, gimana diberikan kata-kata nggak enak kasihan,” tutupnya.

Terjangkit Kanker, Mantan Pelatih Timnas Alfred Riedl Meninggal Dunia

0

BOGOR DAILY – Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, meninggal dunia pada Selasa (8/9/2020) waktu setempat di Austria.

Kepergiannya tentu sangat menyentuh sepak bola Tanah Air. Riedl pernah membawa timnas Indonesia melangkah ke partai final pada ajang Piala AFF 2010.

Saat itu, masyarakat Indonesia begitu gegap gempita merayakan langkah tim kebanggaannya selangkah lagi meraih trofi Piala AFF 2010.

Sayang seribu sayang, timnas Indonesia gagal juara setelah tumbang dari Malaysia dengan aggregat 2-4 (0-3, 2-1).

Melansir kurier.at, Alfred Riedl meninggal dunia karena penyakit kanker.

Sebelum meninggal, dia dirawat dengan penuh kasih oleh istrinya, Jola. Alfred Riedl meinggal dunia di usianya 70 tahun.

Nama Alfred Riedl begitu terkenal di dunia sepak bola Asia Tenggara, dia pernah membesut timnas Vietnam, Laos, dan terakhir Indonesia.

Dari tiga negara tersebut, dia selalu mendapat predikat pelatih sukses.

Saat menangani timnas Vietnam, Alfred Riedl bahkan mendapat donor ginjal dari pencinta sepak bola Vietnam.

Alasannya tentu karena prestasi Riedl yang mampu membawa timnas Vietnam ke arah yang diinginkan oleh para fans.

Adapun para calon donor itu dari berbagai latar belakang, di antaranya pegawai bank, spoir truk, pedagang hingga biksu.

Kejadian tersebut juga membuat Riedl beralasan tidak akan pernah merayakan gol dari tim manapun yang dia besut selain timnas Vietnam.

Di Laos, nama dia terkenal karena untuk kali pertama dalam sejarah mampu mengalahkan timnas Indonesia dengan skor dua gol tanpa balas dalam ajang SEA Games 2009.

Kemudian pada tahun 2010-2011, dia melatih timnas Indonesia.

Kala itu, nama Alfred Riedl diagung-agungkan karena membawa skuad Garuda tembus final Piala AFF 2010.

Pelatih asal Austria itu sejatinya bakal menukangi Persebaya Surabaya dalam kontes Shopee Liga 1 2020.

Akan tetapi, karena masalah kesehatan, dia urung datang ke Indonesia dan membatalkan kerjasama dengan Persebaya. (*)

Atta Halilintar Dianggap Tak Sopan saat Bertemu Menteri Perhubungan, Kenapa?

0

BOGORDAILY – Atta Halilintar kali ini membawa berita terbarunya. Bukan lantaran hubungannya dengan Aurel Hermansyah atau tentang berita poligami yang pernah dilakukan sang ayah.

Kemarin Atta Halilintar memang sudah kembali mendatangi Bandara Soekarno Hatta untuk terbang ke Bali. Di bandara, Atta Halilintar bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Atta Halilintar pun memposting pertemuannya dengan Budi Karya Sumadi dalam Instagram miliknya.

“Pertama Kali terbang Setelah 8 Bulan mau nyusul #CalonBojo…. Terima Kasih Pak Mentri Perhubungan Nemenin Melihat Protokol kesehatan Di Bandara Dan pesawat Garuda Indonesia INDONESIA BISA BANGKIT! Ekonomi Indonesia Segera Pulih!,” tulis Atta Halilintar dalam Instagram miliknya.

Tapi sayangnya, postingan itu langsung menjadi viral. Hal itu dikarenakan Atta Halilintar yang dianggap berpakaian tidak sopan saat bertemu dengan Budi Karya.

Saat bertemu dengan Budi Karya, Atta Halilintar memang menggunakan batik untuk atasannya. Tapi yang menjadi masalah adalah, ada salah satu netizen yang menganggap Atta Halilintar tidak sopan lantaran kala itu Atta menggunakan bawahan celana jeans.

Sontak saja nama Atta langsung menjadi trending di Twitter.

“Bila saja busana yang dikenakan Atta itu batik ori, batik hasil karya budaya luhur bangsa, sangat tidak pantas dikombinasikan dengan celana denim belel dan sobek begitu. Jangan pernah lagi pakai batik kalau anda tidak punya kemampuan mengapresiasi batik,” nyinyir salah satu akun putu***.

Sontak saja apa yang dituliskan itu menjadi bahan perbincangan. Banyak yang menganggap memakai batik dipadukan dengan celana jeans bukanlah satu hal yang harus dipermasalahkan.

“Yang pakai baju siapa yang repot siapa, aduh pusing tsaayyyy yang penting kan atta nggak pernah minta beliin sama anda toh pak, nggak usah yang aneh-aneh deh ya,” komen akun lig***.

“masalah pake celana ajah diributin kalau atta nggak pake celana itu baru masalah,” balas akun yet***.

Atta pun mengetahui hal itu. Bukannya marah, Atta Halilintar justru bingung dengan apa yang diperlihatkannya menjadi masalah.

“Pake jeans jadi masalah, pantes ANJAY jadi masalah. Banyak masalah yang lebih penting,” beber Atta Halilintar.

Widi Mulia Menemani Dwi Sasono Jalani Sidang Narkoba

0

BOGORDAILY – Sidang narkoba Dwi Sasono kembali digelar. Sidang narkoba tersebut digelar secara online seperti sidang sebelumnya. Ini adalah sidang narkoba kedua yang dijalankan Dwi Sasono.

Dalam kesempatan ini, Dwi Sasono ditemani Widi Mulia. Widi Mulia memposting hal itu dalam Instagram miliknya. Keduanya terlihat mengenakan masker.

Dalam unggahannya, Widi Mulia mengucapkan terima kasih pada semua doa dan dukungan yang selama ini diberikan untuk Dwi Sasono.

“Selamat sore! Mau ngucapin terima kasih banyak nih untuk doa kalian selama ini. Tadi siang sidang lanjutan ke-2 suami saya, @dwisasono yang dilakukan secara online berjalan dengan lancar, Alhamdulillah…,” tulis Widi Mulia dalam Instagram miliknya.

“Semoga berita baik ini mengawali berita-berita baik selanjutnya. Amin YRA! Terima kasih Om @isarobo467 yang mendampingi selama 2 minggu ini.. Kami aja pake masker dan jaga jarak, masa kalian ngga?” ungkap Widi Mulia lagi.

Postingan itu langsung mendapatkan banyak respons dari netizen dan juga sahabat yang melihatnya.

“Aminnnn semoga lancar semuanya dan dimudahkan @widimulia @dwisasono,” komentar Lukman Sardi.

“terima kasih sudah mendukung kami selalu dalam doa ya pak Lukman dan bu Lia sayang,” jawab Widi Mulia.

“Sehat Selalu Pqpa Uwiii @dwisasono Semoga Lancar semua Proses nya ya mama didi,” papar Cynthia Lamusu.

“Bapak kurus sekaliii.. semoga tetap sehat dan tetap bersabar serta bahagia,” papar akun mia***.

“lari terus diaa,” jawab Widi Mulia.

“Kangen Pak Dwiiiiii,” papar Anggy Umbara.

“kami puuunn! Sukses untuk @filmsabariniujian ya pak Anggii,” ungkap Widi Mulia.

Sidang berikutnya akan digelar minggu depan. Widi Mulia mengatakan sangat berterima kasih atas semua doa yang datang kepada keluarganya.

“Sidang akan dilanjutkan minggu depan dan mudah-mudahan tidak ada kendala apapun,” kata Widi Mulia dalam video yang diunggahnya.

Ayu Dewi Susah Payah Biayai Sendiri Sekolahnya Sejak SMA

0

BOGORDAILY – Ayu Dewi tak melupakan pendidikan meski sudah sukses menjadi artis. Bahkan Ayu Dewi kini tengah menempuh jenjang strata-2 (S2).

Namun setiap bersekolah, Ayu Dewi mengaku membiayai sendiri, dimulai sejak Sekolah Menengah Atas (SMA). Bukan tanpa alasan, Ayu Dewi bukan terlahir sebagai keluarga berkecukupan.

Sehingga dia tak mau membebani orang tuanya untuk biaya pendidikannya. Hal itu di ceritakan Ayu Dewi dalam unggahan di Instagram.

“Dari SMA kelas 3, terus S1 sampe sekarang bismillah S2, alhamdulillah dikasih kesempatan bisa bayar sekolah sendiri nggak minta orang tua. Berangkat dari keluarga yang dari kecil terbilang kurang dari cukup sampe bisa di titik sekarang, I can proudly say that Im A Self Made Person,” tulis Ayu Dewi, pada Selasa (8/9/2020).

Meski demikian Ayu Dewi mengaku tak memungkiri perjuangan menempuh ilmu berkat doa dari orang tuanya. Sehingga dia yakin doa orang tua selalu dalam kehidupannya yang selalu diridhoi oleh Tuhan.

“Tapi eits, walaupun namanya Self Made Person, tetep nggak bisa dibilang semuanya karena diri sendiri. Karena ada Allah yang jagain dan doa orang tua yang selalu mengiringi dari segala sisi dan lini kehidupan,” ujarnya.

Di sisi lain Ayu juga mengaku banyak mendapatkan pertanyaan mengapa mengambil pendidikan lagi, terkadang dia mengaku dituding tak pernah puas. Namun dia justru memanfaatkan ketidakpuasannya lewat hal yang positif seperti halnya menempuh pendidikan, yang ilmunya kelak bermanfaat untuk orang banyak.

“Banyak yang nanya, ‘Ngapain sekolah lagi? Kan sekarang sudah enak’. Balik lagi, manusia kan emang nggak ada puasnya yah. Tapi alangkah baiknya kalau ketidakpuasan itu diarahkan ke hal yang bermanfaat nggak cuma buat diri sendiri tapi juga buat orang banyak,” ungkapnya.

Selain itu Ayu Dewi juga percaya, dengan dirinya berilmu. Maka orang tuanya akan dinilai lebih di mata Tuhan.

“Dan juga semoga bisa jadi point plus buat orangtua di hadapan-Nya. Karena punya anak yang berilmu Insya Allah,” ungkapnya.

Ayu Dewi juga berharap kisahnya ini menjadi inspirasi bagi orang banyak. Dia pun kini tetap berdoa, bersyukur kepada Tuhan agar hidupnya lebih baik.

“Semoga sedikit cerita ini bisa jadi motivasi buat semua orang yang lagi ngerasa hidupnya nggak enak. Karena enak nggak enak hidup ada banyak andil kita di dalamnya. Percaya saja sama Allah. Minta yang banyak sama Allah. Insya Allah dikasih kalau kitanya selalu mencoba bersyukur sama keadaan yang dikasih.

Tak lupa sebagai manusia yang taat kepada Tuhan dia selalu berusaha menjalani kehidupan yang diiringi doa. Ayu Dewi juga berdoa agar selalu diberikan rezeki.

Pake doa, usaha, restu orangtua dan pola pandang hidup semangat aka positif Doain ya buibu anak banyak ini, sekolah lagi. Semoga semua punya kesempatan dan rezeki yang sama. Amin. Semangat semua,” pungkasnya.

Kemenag: Penceramah Bersertifikat Bukan Sertifikasi Profesi

BOGORDAILY – Kementerian Agama dalam waktu dekat akan menyelenggarakan program penceramah bersertifikat. Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menegaskan, program ini bukanlah sertifikasi profesi.

“Penceramah bersertifikat ini bukan sertifikasi profesi, seperti sertifikasi dosen dan guru. Kalau guru dan dosen itu sertifikasi profesi sehingga jika mereka sudah tersertifikasi maka harus dibayar sesuai standar yang ditetapkan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9).

“Kalau penceramah bersertifikat, ini sebenarnya kegiatan biasa saja untuk meningkatkan kapasitas penceramah. Setelah mengikuti kegiatan, diberi sertifikat,” sambungnya.

Penceramah Sertifikat, kata Kamaruddin, seperti program peningkatan kapasitas penyuluh agama dan penghulu yang dilakukan Dirjen Bimas Islam. Saat ini tercatat ada sekitar 50ribu penyuluh dan 10ribu penghulu di Indonesia.

Untuk mengoptimalkan layanan, mereka secara bertahap ditingkatkan kapasitasnya di bidang literasi tentang zakat, wakaf, moderasi beragama. Setelah mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas, mereka mendapatkan sertifikat.

“Jadi ini sertifikasi biasa yang tidak berkonsekuensi apa-apa. Jadi bukan sertifikasi profesi sehingga ini tidak berkonsekuensi wajib atau tidak. Bukan berarti yang tidak bersertifikat tidak boleh berceramah; atau yang boleh berceramah hanya yang bersertifikat. Sama sekali tidak begitu,” tegas Kamaruddin.

“Ini hanya kegiatan biasa yang ingin memberikan afirmasi kepada penceramah kita, ingin memperluas wawasan mereka tentang agama dan ideologi bangsa. Jadi ini bukan sertifikasi, tapi penceramah bersertifikat,” lanjutnya.

Kamaruddin menambahkan, penceramah bersertifikat berlaku untuk penceramah semua agama. Namun, program ini tidak bersifat wajib atau mengikat. Dalam pelaksanaannya, Kemenag berperan sebagai fasilitator dan koordinator.

Program ini juga akan melibatkan sejumlah lembaga lain, antara lain Lemhanas, BNPT, BPIP, serta ormas dan majelis agama. Menurut Kamaruddin, Lemhanas memiliki otoritas untuk menjelaskan dan memberi penguatan wawasan penceramah tentang ketahanan negara. BPIP akan memperkaya perspektif tentang Pancasila sebagai dasar negara. Sementara BNPT, akan menjelaskan dinamika yang terjadi di kancah global maupun nasional tentang potensi destruktif terhadap perkembangan agama di Indonesia.

“Untuk Bimas Islam, target tahun ini 8.200 penceramah. Kemenag mengajak MUI bisa ikut memberikan materi,” tandasnya.

Real Madrid Tak Perlu Belanja Masih Punya Benzema dan Hazard

0

BOGORDAILY – Eks pemain Real Madrid Fernando Morientes menilai mantan klubnya itu tak perlu rekrutan baru. Karim Benzema dan Eden Hazard dalam kondisi terbaik dinilai sudah jadi basis yang bagus.

Madrid belum mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas ini. Pemain yang masuk sejauh ini adalah mereka yang baru kembali dari masa peminjaman seperti Sergio Reguilon.

Pandemi virus corona disebut-sebut membuat Real Madrid harus berhemat dan tak belanja besar. Gagalnya transfer Donny van de Beek dan Kai Haverzt disebabkan oleh masalah finansial yang muncul akibat pandemi.

Meski demikian, Morientes tak khawatir. Menurut mantan striker Spanyol itu, pulihnya Eden Hazard sudah seperti rekrutan baru untuk Madrid.

Hazard, yang dibeli dari Chelsea pada musim panas 2019, memang belum tampil sesuai ekspektasi. Kerap diganggu cedera, pesepakbola asal Belgia itu cuma tampil 22 kali di semua kompetisi dengan torehan 1 gol dan 7 assist.

“Yang terbaik dari Hazard, yang terbaik dari Rodrygo, yang terbaik dari Asensio, atau yang terbaik dari Vinicius ditemani oleh Benzema yang bertanggung jawab dan berpengalaman adalah titik awal yang bagus,” ujar Morientes seperti dilansir Sport.

“Rekrutan tahun ini sudah dibuat musim panas lalu (Hazard) karena dia belum meledak. Tapi kalau dia dalam kondisi terbaiknya, dia sejajar Messi.”

“Pemain-pemain dari akademi juga bisa berperan penting dalam jangka menengah atau panjang,” katanya menambahkan.

Morientes juga meyakini Benzema masih mampu jadi andalan di lini serang Los Blancos. Musim lalu, Benzema menjadi top skorer Madrid dengan 27 gol di semua kompetisi.

“Dia menunjukkan kalau dia cukup untuk memimpin lini serang karena mereka yang ada di sekelilingnya tidak dalam kondisi terbaik,” ucap Morientes.

Pemberlakuan Jam Malam di Bogor Berhasil Kembalikan dari Zona Merah Menjadi Zona Orange

0

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, menunjukkan level kewaspadaan Kota Bogor sudah tidak lagi zona merah tetapi sudah turun ke zona oranye karena ada perbaikan pada sejumlah indikator.

“Alhamdulillah, ini patut kita syukuri bersama. Kita juga melihat ada efek pemberlakukan pembatasan jam malam dan jam operasional. Warga relatif lebih berhitung untuk berkumpul, keluar dan lain-lain,” ujar Bima Arya, Selasa (8/9/2020).

Meski demikian, Bima Arya memerintahkan untuk pedomani dua hal kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor, yakni konsolidasi lapangan dan akselerasi administrasi.

Khusus aparatur wilayah di level RW, kelurahan hingga kecamatan, Bima meminta untuk memastikan unit lacak dan unit pantau pada Tim Detektif (deteksi aktif) Covid-19 menjalankan tiga arahan, yaitu penguatan kampanye protokol kesehatan melalui berbagai kanal, pastikan di zona merah tidak ada kegiatan-kegiatan yang mengandung risiko penyebaran atau penularan Covid-19.

“Untuk dinas turun ke lapangan semaksimal mungkin pelaksanaan kampanye protokol kesehatan secara masif. Khusus warga diperlukan pendekatan dengan cara yang pas. Turunnya zona Kota Bogor ke oranye, saya melihat ada efek dari konsolidasi kita di lapangan untuk itu semua jajaran jangan sampai kendor, semua ikut jadi bagian kampanye protokol kesehatan masif,” katanya.

Bima juga menyampaikan dan mengingatkan tentang tiga klaster penyebaran Covid-19 yaitu perkantoran, keluarga dan pilkada. Dua klaster awal menjadi perhatian Pemerintah Kota Bogor. Pemberlakuan jam malam dan pembatasan jam operasional akan terus dilaksanakan hingga ada evaluasi.

“Target kita jangan sampai kembali ke zona merah, tetapi ke zona kuning atau zona hijau, walaupun agak berat karena kedekatan Kota Bogor dengan DKI Jakarta,” kata Bima Arya.

98 Juta Orang Bakal Dapat Vaksin Corona Gratis

0

BOGORDAILY – (Menristek) Bambang Brodjonegoro menjelaskan, hingga saat ini belum ada kebijakan mengenai pembiayaan vaksin. Namun, dia bilang, masyarakat yang tercatat sebagai PBI akan mendapat vaksin gratis.

“Dan sejauh ini mengenai pembiayaan vaksin di masyarkat tentunya belum ada policy-nya karena vaksinnya belum official,” kata Bambang di Komisi VII DPR Jakarta, Selasa (8/9/2020).

“Tetapi yang pasti yang PBI penerima bantuan iuran BPJS kalau nggak salah 97 atau 98 juta orang itu akan mendapatkan vaksin gratis yang 98 juta,” sambungnya.

Dia mengatakan, pemerintah nantinya akan melihat lagi kebijakan di luar PBI. Bambang bilang, hal tersebut baru informasi awal, belum menyeluruh.

“Nah nanti tentunya pemerintah dan Kementerian Kesehatan akan melihat siapa lagi nanti, atau bagaimana biaya vaksin untuk di luar PBI. Jadi ini informasi awal belum informasi yang menyeluruh,” terangnya.