Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 8023

Real Madrid Tak Perlu Belanja Masih Punya Benzema dan Hazard

0

BOGORDAILY – Eks pemain Real Madrid Fernando Morientes menilai mantan klubnya itu tak perlu rekrutan baru. Karim Benzema dan Eden Hazard dalam kondisi terbaik dinilai sudah jadi basis yang bagus.

Madrid belum mendatangkan pemain baru pada bursa transfer musim panas ini. Pemain yang masuk sejauh ini adalah mereka yang baru kembali dari masa peminjaman seperti Sergio Reguilon.

Pandemi virus corona disebut-sebut membuat Real Madrid harus berhemat dan tak belanja besar. Gagalnya transfer Donny van de Beek dan Kai Haverzt disebabkan oleh masalah finansial yang muncul akibat pandemi.

Meski demikian, Morientes tak khawatir. Menurut mantan striker Spanyol itu, pulihnya Eden Hazard sudah seperti rekrutan baru untuk Madrid.

Hazard, yang dibeli dari Chelsea pada musim panas 2019, memang belum tampil sesuai ekspektasi. Kerap diganggu cedera, pesepakbola asal Belgia itu cuma tampil 22 kali di semua kompetisi dengan torehan 1 gol dan 7 assist.

“Yang terbaik dari Hazard, yang terbaik dari Rodrygo, yang terbaik dari Asensio, atau yang terbaik dari Vinicius ditemani oleh Benzema yang bertanggung jawab dan berpengalaman adalah titik awal yang bagus,” ujar Morientes seperti dilansir Sport.

“Rekrutan tahun ini sudah dibuat musim panas lalu (Hazard) karena dia belum meledak. Tapi kalau dia dalam kondisi terbaiknya, dia sejajar Messi.”

“Pemain-pemain dari akademi juga bisa berperan penting dalam jangka menengah atau panjang,” katanya menambahkan.

Morientes juga meyakini Benzema masih mampu jadi andalan di lini serang Los Blancos. Musim lalu, Benzema menjadi top skorer Madrid dengan 27 gol di semua kompetisi.

“Dia menunjukkan kalau dia cukup untuk memimpin lini serang karena mereka yang ada di sekelilingnya tidak dalam kondisi terbaik,” ucap Morientes.

Pemberlakuan Jam Malam di Bogor Berhasil Kembalikan dari Zona Merah Menjadi Zona Orange

0

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, menunjukkan level kewaspadaan Kota Bogor sudah tidak lagi zona merah tetapi sudah turun ke zona oranye karena ada perbaikan pada sejumlah indikator.

“Alhamdulillah, ini patut kita syukuri bersama. Kita juga melihat ada efek pemberlakukan pembatasan jam malam dan jam operasional. Warga relatif lebih berhitung untuk berkumpul, keluar dan lain-lain,” ujar Bima Arya, Selasa (8/9/2020).

Meski demikian, Bima Arya memerintahkan untuk pedomani dua hal kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Bogor, yakni konsolidasi lapangan dan akselerasi administrasi.

Khusus aparatur wilayah di level RW, kelurahan hingga kecamatan, Bima meminta untuk memastikan unit lacak dan unit pantau pada Tim Detektif (deteksi aktif) Covid-19 menjalankan tiga arahan, yaitu penguatan kampanye protokol kesehatan melalui berbagai kanal, pastikan di zona merah tidak ada kegiatan-kegiatan yang mengandung risiko penyebaran atau penularan Covid-19.

“Untuk dinas turun ke lapangan semaksimal mungkin pelaksanaan kampanye protokol kesehatan secara masif. Khusus warga diperlukan pendekatan dengan cara yang pas. Turunnya zona Kota Bogor ke oranye, saya melihat ada efek dari konsolidasi kita di lapangan untuk itu semua jajaran jangan sampai kendor, semua ikut jadi bagian kampanye protokol kesehatan masif,” katanya.

Bima juga menyampaikan dan mengingatkan tentang tiga klaster penyebaran Covid-19 yaitu perkantoran, keluarga dan pilkada. Dua klaster awal menjadi perhatian Pemerintah Kota Bogor. Pemberlakuan jam malam dan pembatasan jam operasional akan terus dilaksanakan hingga ada evaluasi.

“Target kita jangan sampai kembali ke zona merah, tetapi ke zona kuning atau zona hijau, walaupun agak berat karena kedekatan Kota Bogor dengan DKI Jakarta,” kata Bima Arya.

98 Juta Orang Bakal Dapat Vaksin Corona Gratis

0

BOGORDAILY – (Menristek) Bambang Brodjonegoro menjelaskan, hingga saat ini belum ada kebijakan mengenai pembiayaan vaksin. Namun, dia bilang, masyarakat yang tercatat sebagai PBI akan mendapat vaksin gratis.

“Dan sejauh ini mengenai pembiayaan vaksin di masyarkat tentunya belum ada policy-nya karena vaksinnya belum official,” kata Bambang di Komisi VII DPR Jakarta, Selasa (8/9/2020).

“Tetapi yang pasti yang PBI penerima bantuan iuran BPJS kalau nggak salah 97 atau 98 juta orang itu akan mendapatkan vaksin gratis yang 98 juta,” sambungnya.

Dia mengatakan, pemerintah nantinya akan melihat lagi kebijakan di luar PBI. Bambang bilang, hal tersebut baru informasi awal, belum menyeluruh.

“Nah nanti tentunya pemerintah dan Kementerian Kesehatan akan melihat siapa lagi nanti, atau bagaimana biaya vaksin untuk di luar PBI. Jadi ini informasi awal belum informasi yang menyeluruh,” terangnya.

 

Harga Emas Turun Terus

0

BOGORDAILY – Harga emas batangan atau logam mulia Antam dalam sepekan terakhir tercatat turun terus alias tak pernah naik setelah menyentuh level tertinggi dalam sejarah pada awal Agustus lalu. Harganya sempat menembus level Rp 1.065.000/gram pada 7 Agustus 2020 lalu.

Berikut 3 fakta mengenai harga emas yang turun terus sampai hari ini:

1. Turun Rp 5.000

Dikutip dari situs perdagangan Logam Mulia Antam, Selasa (8/9/2020), hari ini emas turun Rp 5.000 dari harga kemarin menjadi di level Rp 1.015.000 per gram.

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini turun Rp 6.000. Harga buyback berada di level Rp 914.000 per gram.

Harga buyback itu berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga emas tersebut.

2. Naik-Turun Seperti Roller Coaster

Harga emas beberapa kali sempat turun naik bak roller coaster. Harganya sempat turun paling dalam di 26 Agustus sampai level Rp 1.011.000/gram. Lalu pada akhir bulan Agustus melesat lagi ke level Rp 1.030.000/gram.

Namun memasuki September pertama, harga emas terus turun menjadi di level Rp 1.026.000/gram, lalu turun lagi menjadi Rp 1.024.000/gram dan bergerak stagnan hingga turun saat ini di level Rp 1.015.000.

3. Daftar Harga Antam Hari Ini

Emas batangan 1 gram Rp 1.015.000

Emas batangan 5 gram Rp 4.855.000

Emas batangan 10 gram Rp 9.645.000

Emas batangan 25 gram Rp 23.987.000

Emas batangan 50 gram Rp 47.895.000

Emas batangan 100 gram Rp 95.712.000

Emas batangan 250 gram Rp 239.015.000

Emas batangan 500 gram Rp 477.820.000

Emas batangan 1.000 gram Rp 955.600.000

Pengakuan Shandy Aulia Menjalani 2 Agama

0

BOGORDAILY – Shandy Aulia membawa kabar baru. Kali ini bukan tentang anaknya, Claire yang sering kena bully dari netizen. Kali ini Shandy Aulia memberikan pengakuan soal dirinya yang pernah menjalani dua agama.

Hal itu terjadi saat Shandy Aulia masih kecil dan tinggal dengan sang bunda. Shandy Aulia memberikan pengakuannya lewat Channel YouTube miliknya.

Kala itu Shandy Aulia, berbagi cerita dengan Dian yang tak lain adalah kakak pertamanya.

“Aku dulu memang menjalani dua agama, sampai usia aku di 15 tahun aku masih menjalani dua agama,” ungkap Shandy Aulia dalam Channel YouTube miliknya.

Bukan tanpa alasan Shandy Aulia menjalani dua agama sekaligus. Hal itu dikarenakan dirinya yang sering tinggal dengan kerabat dan orang tua dengan beda agama.

“Jadi waktu kecil aku sering nginep di rumah ibu (panggilan untuk kerabat Shandy) ibu itu kan muslim yang taat banget, jadi aku masih puasa dan aku juga salat saat tinggal sama ibu,” tukas Shandy Aulia.

“Nah pas sama mama ya aku ke gereja juga sih jadi dua momen itu aku masih menikmati banget deh. Ya namanya anak-anak ya mungkin saat itu fokusnya bukan ke Tuhan tapi ya tahu kalau Tuhan itu ada,” jelas Shandy Aulia lagi.

Perceraian orang tuanya menjadikan Shandy Aulia harus tinggal dengan sang bunda. Sedangkan sang ayah tinggal secara terpisah.

“Sampai di titik mendekati 17 tahun, aku mulai berani ngomong ke mama dan papa kalau agama yang aku pilih adalah ini. Ya walaupun banyak pertentangan tapi mutlak ini adalah pilihan aku, nggak ada campur tangan dari papa dan mama gitu lo,” ucap Shandy Aulia lagi.

Memutuskan untuk memeluk agama kristen dikatakan Shandy Aulia bukan halangan untuk tetap dekat dengan ketiga kakaknya.

“Kita juga sampai sekarang masih sangat dekat ya nggak ada yang gimana-gimana banget gitu lo. Walaupun kita beda agama tapi kita akur-aku aja kok,” papar Shandy Aulia.

LIPI Antisipasi Bencana Banjir Yang Akan Terjadi Ditengah Pandemi

BOGOR DAILY – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Cibinong, Kabupaten Bogor mulai mengantisipasi curah hujan yang dimungkinkan akan terjadi di bulan-bulan akhir tahun.

Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko mengatakan, banjir merupakan salah satu bencana rutin yang selalu melanda berbagai daerah di tanah air.

Dampak dari bencana banjir sangat berat bagi masyarakat yang terkena. Terlebih kata Tri sapaan akrabnya, di era pandemi ini, banjir akan memperburuk kondisi masyarakat terdampak.

“Banjir akan menurunkan kemampuan masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus korona,” ujarnya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Selasa (8/9/2020).

Untuk itu LIPI berupaya mengembangkan protokol dan mitigasi baru bencana banjir di tengah pandemi Covid-19. “Kita akan tetap siaga,” katanya.

Direktur Eksekutif APCE – UNESCO C2C, Prof. Dr. Ignasius Dwi Atmana Sutapa menjelaskan, beberapa faktor utama yang dapat menjadi penyebab terjadinya banjir ialah curah hujan yang tinggi akibat perubahan iklim,
berkurangnya daerah tangkapan air, perubahan tata guna lahan.

Selanjutnya, saluran air atau drainase tidak memadai serta perilaku
masyarakat yang kurang peduli terhadap lingkungan seperti membuang sampah sembarangan.

“Berbagai kendala yang dihadapi untuk menangani permasalahan bencana banjir diantaranya: kebijakan desentralisasi, pengelolaan sumber
daya yang tidak optimal serta tumpang tindih kewenangan antar sektor dan tingkatan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, rendahnya koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam upaya menangani permasalahan, banjir juga menjadi penyebab sulitnya mengatasi problem tersebut. Menurutnya, Pandemi Covid-19 menambah tantangan dalam pengelolaan banjir.

“Pada situasi tanpa bencana banjir
saja, hingga tanggal 3 September 2020 jumlah terkonfirmasi positif di Indonesia mencapai 184.268 orang. Jumlah yang meninggal dunia 7.750 dan yang sembuh 132.055. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum dapat memprediksikan
kapan pandemi ini akan berakhir,” jelasnya.

Di sisi lain, dampak Covid-19 dari sisi perekonomian masih belum selesai, akan diperparah dengan situasi banjir yang akan mengganggu jalannya kegiatan perekonomian masyarakat.

  • “Upaya komprehensif harus dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Daerah, maupun pemangku kepentingan yang lain, dalam rangka meningkatkan
    awareness, kemampuan, dan kesiapsiagaan untuk antisipasi dan mitigasi terhadap bencana banjir di Indonesia di masa pandemi,” tutupnya. (Andi)

PemkaMenyerah, Pemkab Alihkan Anggaran Piala Dunia

Bupati Bogor, Ade Yasin angkat tangan, mengenai Stadion Pakansari tidak di tunjuk menjadi salah satu venue Piala Dunia U20.

Bahkan, rencananya anggaran ratusan miliar untuk penataan jelang Piala Dunia U20 itu akan dialokasikan kepada yang lain.

“Anggaran itu (rencana Piala Dunia U20) akan gunakan juga untuk beberapa usulan di tahun 2021,” ujarnya, Selasa (8/9/2020).

Pengendara roda dua saat melintas di jalan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Foto : Andi/Bogordaily.net

Ia menyebutkan, anggaran itu nantinya akan digunakan untuk penataan sekitar kawasan Cibinong Raya.

“Nantinya untuk penataan wilayah Cibinong,” tutupnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto meminta, agar sesegera mungkin Pemkab Bogor mengembalikan dana penataan dan revitalisasi Stadion Pakansari.

“Kita (DPRD) sudah bersurat secara resmi agar Pemkab Bogor,” singkatnya. (Andi)

Wabup Sebutkan Banyak Vila Liar Milik Petinggi Negara di Puncak Bogor

BOGORDAILY – Banyaknya vila liar di kawasan Puncak Bogor milik pejabat belakangan bikin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tambah pusing.

Hal itu dikeluhkan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup)Bogor, Iwan Setiawan. Dia mengeluhkan bahwa Pembongkaran vila liar di kawasan Puncak Bogor tidak mudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Dia mengatakan bahwa pembongkaran vila liar ini harus dilengkapi kajian serta dukungan dari Pemerintah Pusat.

“Tujuan pembongkaran buat apa, kita diskusikan, karena ada beberapa gampang diomongin tapi susah dilaksanakan. Jadi kalau ngomongin puncak itu kadang-kadang kita yang pusing. Jadi, kita ada kajian dan kami minta backup dari pusat,” kata Iwan Setiawan, Selasa (8/9/2020).

Wabup Kabupaten Bogor Iwan Setiawan

Sebab, kata dia, banyak vila di kawasan Puncak Bogor yang dimiliki oleh petinggi-petinggi negara atau bukan orang sembarangan.

Sehingga dengan dukungan pusat, dia berharap pembongkaran vila di Puncak bisa dilakukan tanpa tebang pilih.

“Karena tahu sendiri Puncak itu seksi banget. Petinggi, mantan petinggi, pejabat yang punya (vila) dibongkar aja gimana. Harus semua sama ya, saya gak mau pilih-pilih, oh ini mah orang biasa bongkar, oh ini mah ada ininya jangan, gak boleh,”  katanya.

Sebagaimana diketahui, karena banyaknya pembangunan tak berizin, lahan kebun teh PTPN VIII Gunung Mas pun kian hari kian berkurang.

“Kalau kita pemda kewenangan ke internal mereka (PTPN) gak bisa, cuma kita sebagai pemangku wilayah prihatin, sekarang kekuatan pertahanan, pengamanan PTPN itu sangat lemah. Jadi saya sudah ngobrol dengan PTPN, mereka tidak ada anggaran pengamanan, penertiban. Makanya ini harus kewenangan dari pusat,” ungkapnya.

David dan Victoria Beckham Disebutkan Terinfeksi Corona Usai Pesta di LA

0

BOGORDAILY – David Beckham dan Victoria Beckham dilaporkan terinfeksi virus Corona usai menghadiri sebuah pesta di Los Angeles. Kabar tersebut pun menjadi berita hangat beberapa media bahkan beberapa kerabat dekat mereka juga dinyatakan positif COVID-19.

Penyebaran virus tersebut terjadi saat David Beckham merilis klub bola baru miliknya yakni Inter Miami. Menurut sumber dekatnya, Victoria pun kini sangat ketakutan dan khawatir jika keluarga mereka yang menjadi penyebar virus tersebut.

“David sedang melakukan tugasnya dengan klubnya yakni Inter Miami dan Victoria bersama keluarganya terbang ke sana untuk mendukungnya.”

“Mereka menghadiri beberapa acara yang digelar David (Beckham) dalam rangkaian promosi tersebut, mereka pun bersalaman dan mencium beberapa fans serta bersenang-senang bersama beberapa petinggi kelab,” tuturnya.

Usai kejadian tersebut, mereka pun kembali ke London namun sayangnya tiba-tiba saja David merasa tak enak badan. Victoria Beckham pun mengalami gangguan tenggorokan dan hal serupa menimpa beberapa staff mereka.

“Pada saat yang bersamaan, beberapa staff mereka, termasuk supir, pengawal dan asisten mendadak sakit. Bahkan beberapa di antaranya sangat parah. Victoria pun panik dan melakukan isolasi pada seluruh keluarga selama lebih dari dua minggu,” terangnya.

Mantan personel Spice Girl itu khawatir jika keluarganya menyebarkan virus tersebut usai menghadiri acara di Los Angeles dan memilih untuk meminimalisir resiko penularan tersebut dengan beberapa protokol.

David dan Victoria Beckham pun kini sedang dalam tahap pemulihan dan melakukan pengecekan rutin bersama para stafnya itu. Mereka pun disebut menyembunyikan kondisi tersebut dari publik dan memilih untuk memberikan update kegiatan di rumah tanpa menyebutkan kondisi kesehatan mereka.

Lewat beberapa sumber disebutkan jika kini kondisi David Beckham dan keluarga telah sembuh, namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait rumor tersebut.

Satpol PP ‘Ngamuk’ di Suryakencana

0

BOGOR DAILY – Aparat Satpol PP Kota Bogor ‘Ngamuk’ di kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.

Mereka murka melihat para pedagang kaki lima berjualan di trotoar jalan, dan langsung merazia dan menertibkan para PkL tersebut.

Dalam razia PKL ini petugas Satpol PP dibikin geram oleh pedagang, lantaran trotoar sebagai pejalan kaki ditutup oleh dagangan.

Sepanjang pusat perbelanjaaan ini, mereka hampir semua melanggarnya, jalan trotoar yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki, ditutup oleh dagangan yang di simpannya, sehingga petugas terpaksa meminta kepqda pemilik ruko untuk memindahkan barang dagangan tersebut.

Petugas Satpol PP Kota Bogor, akan terus melakukan pengawasan dan berpatroli di wilayah tersebut, bagi pedagang yang masih membandel nantinya, akan diberikan sanksi yang lebih tegas oleh petugas Satpol PP. (*)

https://youtu.be/L_qP6OjFqQM