Friday, 15 May 2026
Home Blog Page 8040

Liga Inggris Bisa Didatangi Penonton, Arsenal Mulai Mendistribusi Tiket

0

BOGORDAILY – Liga Inggris sudah bisa dihadiri penonton pada awal Oktober. Arsenal mulai bergegas dengan membuat mekanisme pendistribusian tiket yang terbatas.

Liga Inggris 2020/2021 dijadwalkan mulai kick-off pada 12 September 2020. Pertandingan pertama mempertandingkan Fulham vs Arsenal. Beberapa jam kemudian menyusul laga antara Crystal Palace vs Southampton, West Ham vs Newcastle, dan Liverpool vs Leeds United.

Belum ada penonton yang bisa hadir ke stadion pada pekan pertama. Otoritas terkait pertandingan dan pemerintah Inggris sudah mengizinkan pertandingan bisa dihadiri penonton pada awal Oktober atau tepatnya saat memasuki pekan keempat.

Nah, Arsenal sudah bergerak untuk mengatur kedatangan penonton di pertandingan melawan Sheffield United pada 3 Oktober. Kehadiran penonton ke Emirates Stadium belum bisa sesuai dari kapasitas stadion, melainkan masih terbatas.

“Kami berharap dapat menyambut penonton datang lagi ke Stadion Emirates dengan kapasitas yang lebih sedikit di pertandingan Sheffield United yang dijadwalkan Sabtu 3 Oktober,” bunyi keterangan Arsenal.

Arsenal saat ini memprioritaskan para pemegang tiket musiman. Untuk selanjutnya, Meriam London bakal membagikan akses tiket ke penonton secara merata sesuai prosedur keselamatan.

“Kami fokus pada memaksimalkan jumlah penonton yang dapat menghadiri pertandingan dengan aman di Stadion Emirates dan memberikan akses yang adil dan merata dari keterbatasan ketersediaan ke semua pemegang tiket musiman.”

“Berdasarkan konsultasi kami dengan berbagai kelompok suporter, kami mengantisipasi permintaan yang sangat tinggi untuk tiket dari keterbatasan kesediaan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor itu, kami telah menetapkan bahwa pemegang tiket musiman Gold dan anggota Premium akan memiliki akses prioritas ke tiket terbatas yang tersedia.”

“Kami akan membagikan informasi lebih lanjut, jika kami dapat mengalokasikan tiket ke kelompok member lain atau bukan member.”

Gideon Tengker Bikin Heboh, Raffi dan Nagita Tetap Menghormati Orang Tua

0

BOGORDAILY – Meski sudah dibuat kaget dengan pengakuan Gideon Tengker dalam Instagram miliknya, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tetap terlihat tenang menghadapi masalah itu.

Kedua pasangan ini mengatakan sama sekali tidak pernah marah dengan Gideon Tengker dengan adanya pengakuan itu. Bagi Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Gideon Tengker adalah orang tua mereka yang harus selalu dihormati dan diberikan perhatian.

“Aku sama Gigi juga diajarkan oleh mama Reita dan mama Amy agar tetap menghormati dan menyayangi orang tua. Kita menjaga orang tua yang selama ini kita sayangin. Kita juga memberikan perhatian yang terbaik kepada orang tua kami,” tutur Raffi Ahmad dalam Channel YouTube miliknya.

Raffi Ahmad mengatakan dirinya memang jarang berkomunikasi dengan ayah mertuanya itu. Meski begitu sang istri, Nagita Slavina tetap intens berkomunikasi dengan Gideon Tengker.

“Kalau aku kan memang jarang intensitasnya komunikasi dengan papa, tapi kalau Gigi selalu komunikasi,” terang Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad mengakui jika sebulan lalu Gideon Tengker memang pernah datang ke rumahnya. Tapi kondisinya saat itu sedang tidak minum obat dengan teratur.

“Baru sebulan lalu ketemu Rafathar kok, tapi memang karena papa nggak minum obat untuk bertemu anak-anak kan kurang sehat juga ya,” jelas Raffi Ahmad lagi.

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina juga mengatakan meski memiliki kesibukan yang sangat padat tapi tetap menomorsatukan orang tua. Keduanya juga tidak pernah berusaha untuk menyampingkan perhatian untuk orang tuanya.

“Kita selalu melakukan yang terbaik dan saling menjaga ya,” tutur Raffi Ahmad.

Akan masalah yang sempat membuat heboh dunia hiburan Tanah Air ini pun Raffi Ahmad dan Nagita Slavina meminta maaf.

“Kita mohon maaf ya atas kegaduhan yang ada kita menegaskan sama sekali tidak ada masalah apa-apa kok beneran,” kata Raffi yang diiyakan Nagita Slavina.

Pemerintah Memprioritaskan Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Kesehatan

BOGORDAILY – Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir memastikan vaksin virus Corona siap digunakan pada awal 2021. Menurut dia, penyuntikan vaksin Covid-19 diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, hingga bidan.

Hal itu disampaikan Erick Thohir usai koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Kementerian BUMN Jakarta, Rabu 2 September 2020.

“Selain banyak hal yang kami diskusikan, inti pertemuan ini kami memetakan semua tenaga kesehatan, dokter, dan perawat yang akan mendapatkan imunisasi pertama saat vaksin siap digunakan awal tahun depan dan juga menjadi garda depan dalam melakukan imunisasi massal,” ujar Erick Thohir dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (4/9).

Dari hasil pemetaan yang diberikan IDI dan PPNI, tercatat ada 1,5 juta tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, dan bidan yang siap diterjunkan saat imunisasi massal vaksin Covid-19. Jumlah itu termasuk pula TNI-Polri.

Erick menuturkan bahwa kriteria serta kualifkasi dokter, perawat, dan bidan yang akan mendapatkan kesempatan pertama vaksinasi ditentukan oleh pihak IDI dan PPNI. Selain itu, akan ada tim khusus dalam Satgas Penanggulangan Covid-19 yang bertugas untuk menilai vaksin dengan bekerjasama dengan IDI dan Kemenkes.

“Hal ini bertujuan agar penggunaan vaksin bisa tepat sasaran dan efektif, mengingat keterbatasan di tahap awal saat vaksin ini siap digunakan,” jelasnya.

Erick menyebut pertemuan dengan IDI dan PPNI ini juga membahas upaya peningkatan protokol keselamatan dan proteksi bagi tenaga kesehatan yang terus dihantui risiko tinggi di tengah meningkatnya kasus positif Covid-19. Dia mengatakan nantinya akan diatur kembali pedoman dan pelaksana di lapangan agar kasus tenaga medis yang terdampak Covid-19 bisa ditekan.

“Intinya, protokol keselamatan dan proteksi dokter serta perawat harus mendapat perhatian serius agar tingkat risiko mereka gugur dalam tugas bisa ditekan,” tutur Erick Thohir.

Vaksin Tak Jamin Terhindar dari Corona Selamanya

Erick Thohir sebelumnya mengatakan, vaksinasi Virus Corona tidak membuat seseorang terhindar dari Virus Corona selamanya. Hal tersebut karena vaksin memiliki jangka waktu atau masa berlaku.

“Vaksin jadi salah satu upaya saat ini sangat prioritas, bukan dibalik gara gara vaksin tidak perlu protokol lagi. Atau sudahlah ada vaksin nanti semua sehat, enggak. Tadi disampaikan vaksin ada limitasinya 6 bulan hingga 2 tahun, berarti setelah diimunisasi atau vaksinasi bukan berarti sehat selama lamanya, tidak terkena selama-lamanya,” ujarnya, Jakarta, Kamis (3/9).

Untuk itu, kata Erick Thohir, meskipun nantinya sudah ada vaksin masyarakat tetap harus menjalankan protokol kesehatan Virus Corona. Meskipun melelahkan, namun langkah tersebut harus dilakukan agar penyebaran virus dapat diredam.

“Karena itu protokol Covid harus terus dijalankan memang melelahkan. Tapi ini menjadi bagian kehidupan baru harus dipertanggung jawabkan apalagi jika sayang ke diri sendiri dan keluarga,” paparnya.

Pemerintah terus memastikan pengadaan vaksin bisa dipercepat agar pandemi Virus Corona dapat segera ditangani. Sembari mencari vaksin yang tepat, pemerintah terus menggalakkan protokol Virus Corona.

“Di Indonesia sehat kami komite sangat serius tidak hanya tadi yang disampaikan mengenai terapi pengobatan, tes dan juga bagaimana penerapan daripada sosial dilakukan agar masyarakat ikut protokol,” tandasnya.

BPOM Catat Sudah 1.800 Orang Mendaftar Relawan Uji Klinis Vaksin Sinovac

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM), Penny K Lukito, mengatakan 1.800 orang sudah mendaftarkan diri menjadi relawan uji klinik fase 3 vaksin Sinovac. Uji klinik fase 3 vaksin ini dilakukan di Bandung, Jawa Barat.

“Saat ini sudah ada 1.800 sukarelawan yang telah mendaftar sebagai subjek uji klinik,” ujarnya, Rabu (2/9).

Penny menjelaskan, uji klinik fase 3 vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma ini sudah dimulai pada 11 Agustus 2020. PT Bio Farma bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk menguji kemanjuran dan keamanan vaksin Sinovac.

Hingga akhir Agustus 2020, sekitar 500 subjek telah direkrut dan sudah mendapatkan tahapan penyuntikan vaksin Sinovac. Target subjek uji klinik fase 3 vaksin Sinovac ini sebanyak 1.620 orang.

Dia menambahkan, Badan POM terus mengawal proses uji klinik fase 3 vaksin Sinovac untuk memastikan keamanannya hingga proses evaluasi data.

“Kita sudah mulai dengan penyusunan memberikan persetujuan protokol uji klinik. Ini terus kita kawal juga dalam pelaksanaannya, kemudian evaluasi hasil uji klinik untuk pemberian emergency use authorization atau izin pada masa darurat dan persiapan sarana produksi di Bio Farma untuk melakukan transfer teknologinya dalam rangka pengembangan menjadi produk komersilnya,” jelasnya.

Vaksin Sinovac Baru Bisa Diproduksi Februari atau Maret 2021

Project Integration Management Reseacrh and Development PT Bio Farma, Neni Nurainy memperkirakan uji klinis tahap tiga vaksin Covid-19 Sinovac baru rampung Januari 2021. Bila hasil uji klinis baik, maka produksi vaksin Covid-19 baru bisa dilakukan Februari atau Maret 2021.

“Kalau Januari kita sudah dapat data dan informasi yang baik, mohon doa semuanya baru bisa kita produksi pada Februari atau Maret 2021,” jelasnya dalam Talk Show Menanti Vaksin Covid-19, Sabtu (15/8).

Neni menyebut, produksi vaksin Covid-19 tergantung dari hasil analisis interim uji klinis fase 3 terhadap para relawan. Analisis interim sendiri dilakukan enam bulan setelah penyuntikan vaksin dilakukan.

Sembari menganalisis interim, Bio Farma menunggu data uji klinis fase 3 vaksin Sinovac di empat negara lain. Yakni, Bangladesh, Turki, Chile dan Brazil.

Bila seluruh data dalam negeri dan dari empat negara tersebut terkumpul selanjutnya diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

“Ini untuk dilakukan evaluasi, kemudian registrasi,” ucap dia.

Neni melanjutkan, produksi vaksin Covid-19 Sinovac dilakukan secara bertahap. Demikian juga dengan distribusi kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan.

“Produksi kemudian rilis untuk dipergunakan. Kemudian produksi lagi untuk digunakan lagi,” katanya.

Revina VT Dianggap Body Shaming, Marion Jola dan Awkarin Memberi Balasan Menohok

0

BOGORDAILY – Dunia hiburan Tanah Air kembali dihebohkan dengan para lakonnya. Kali ini kabar kurang mengenakkan datang dari Revina VT yang dianggap melakukan body shaming terhadap sesama perempuan.

Dalam Twitter miliknya, Revina VT bicara soal seorang perempuan yang melakukan olahraga dengan mengenakan pakaian sport bra dengan celana pendek.

“Lo pernah gak sih liat orang ngegym, terus pede bener pake sport bra+celana pendek yang pantatnya kelihatan separo tapi polusi visual aja buat mata lo. Perih banget,” ungkap Revina VT dalam Twitter miliknya.

“Serem ketemu orang begini. Takut liat orang begini. Lah, emang gue pengen ketemu lo? Enggak n***. Gue terganggu squat, dan di depan gue ada pantat separo item dan keteknya ke mana-mana tapi nggak bagus+baunya ebust. Kenapa gue yang keganggu lo yang marah? Dih, sjw,” paparnya lagi.

Mengetahui hal itu dan menjadi perbincangan, Revina VT langsung mendapatkan balasan menohok dari Awkarin dan juga Marion Jola. Hal itu disampaikan Awkarin lewat Instagram miliknya dan Marion Jola lewat Instagram Stories.

“Perlu diingatkan. Kita semua indah dan cantik. Yang membuat kita menjadi pribadi yang “tidak/kurang baik” adalah perilaku dan hati kita. Standar rupawan secara fisik itu tidak ada. Stretch-marks, warna kulit gelap, rambut bondol, wajah chubby, dan lain sebagainya semua indah. Tidak ada sesuatu yang pantas disebut polusi visual terkecuali sampah dan sampah plastik. Mba Revina, semoga cepat berdamai dengan hatinya dan semesta. @revinavt #NormalizeBodyPositivity,” balas Awkarin.

Marion Jola pun mengaku sedih dengan adanya pernyataan seperti itu dari Revina VT. Ia menganggap Revina VT sebaiknya tidak perlu bicara mengenai hal itu.

“Ngeri, karena mungkin dia ngerasa keren dengan berpendapat seenaknya, menyebut fisik orang lain jelek seenaknya. Sebagai tindakan bebas auto savage also to the point. I’m Savage Classy Boujee Rachet kali ah mbak Rev,” papar Marion Jola.

Tidak hanya satu, Marion Jola juga menjelaskan soal polusi mata yang diungkapkan Revina VT dalam Twitter yang dimaksudkan. Marion Jola sangat terganggu dengan kata-kata polusi mata.

“Mbak nanti kalau polusi matanya udah sampe buat sakit mata, baru boleh ya marah-marah keliling dunia sama yang punya fisik disturbing buat kamu,” jelas Marion Jola lagi.

Sergio Farias Kembali Gabung Persija, Kini Tanpa Dua Asistennya

0

BOGORDAILY – Persija Jakarta akhirnya sudah mulai bisa berlatih bersama pelatih kepalanya. Sergio Farias sudah tiba di Jakarta setelah terbang dari Brasil.

Persija sudah berlatih sejak beberapa pekan lalu untuk mempersiapkan diri di lanjutkan Shopee Liga 1 2020. Namun, latihan tersebut belum didampingi oleh Farias.

Untuk latihan ke depannya, Persija sudah bisa dipimpin oleh Farias. Pria asal Brasil itu tiba di Jakarta pada Kamis (3/9/2020) siang WIB. Sebelum kembali ke tim, Farias lebih dulu menjalani swab test sebagai prosedur.

Pelatih yang membawa Pohang Steelers juara Liga Champion Asia 2009 itu datang sendiri dan tidak bersama dua asistennya, yakni Stefano Impagliazzo dan Rodrigo Pellegrino. Manajemen Persija ingin memaksimalkan asisten pelatih lokal yang dalam dua musim terakhir telah berada di dalam tim. Sementara Luzardi akan tetap berada di dalam tim sebagai penerjemah Farias.

“Sergio Farias datang sendiri dan tidak bersama dua asistennya. Kami memastikan hal ini tidak menjadi masalah. Kami ingin mengoptimalkan pelatih lokal yang ada seperti Coach Sudirman dan Coach Ilham Ralibi yang pada dua musim terakhir turut menangani tim senior. Sergio Farias pun siap bekerja sama dengan pelatih lokal dan membawa Persija juara,” kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca, dikutip dari situs resmi klub.

“Saat mulai memimpin latihan, Farias dapat langsung mengoptimalkan program taktik. Hal ini karena Coach Sudirman dan Coach Ilham telah menggodok fisik pemain pada latihan yang telah berjalan nyaris tiga minggu,” tambahnya.

Sudirman dan Ilham Ralibi bisa dikatakan kenyang pengalaman di dunia sepakbola Indonesia. Sudirman merupakan legenda sepakbola Indonesia, dan beberapa kali menjadi asisten pelatih Persija pada era Benny Dollo, Iwan Setiawan, dan musim lalu.

Ilham Ralibi, yang diplot bertanggung jawab pada fisik pemain, merupakan jebolan Universitas Negeri Jakarta yang sebelumnya menangani Persija Academy. Dia turut berkontribusi menjadikan Persija EPA menjadi Akademi terbaik di Elite Pro Academy 2019. Ilham juga merupakan asisten pelatih fisik tim PON DKI 2016.

Ridwan Kamil: Jabar Mampu Tes PCR 50 Ribu per Minggu

BOGORDAILY – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jabar mampu melakukan pengetesan lebih dari 50 ribu per minggu dengan menggunakan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Yang sudah dilaporkan tapi belum ter-update secara online, minggu ini sudah pecah rekor di 54 ribu (pengetesan PCR). Dengan 50-an ribu per minggu, maka kami tinggal butuh lima minggu lagi (agar sesuai) standar WHO yaitu 1 persen dari jumlah penduduk (dites) tercapai,” ujar Kang Emil usai rapat mingguan Gugus Tugas Jabar di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (4/9) seperti dilansir Antara.

Pemprov Jabar, kata Kang Emil, berkomitmen untuk terus meningkatkan pengetesan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pihaknya mengejar jumlah pengetesan swab sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni satu persen dari total penduduk. Artinya, masyarakat Jabar yang harus dites berjumlah sekitar 500 ribu orang.

“Per (data) minggu lalu yang dilaporkan hari ini, Jabar sudah di angka 223.287 ribu tes PCR dari target satu persen jumlah penduduk yaitu kurang lebih 500 ribu pengetesan,” kata Kang Emil.

Kang Emil menjelaskan, penguatan tes PCR di 27 kota/kabupaten pun terus digenjot agar target pengetesan satu persen dari jumlah penduduk segera terpenuhi.

Selain itu, berbagai inovasi untuk meningkatkan jumlah pengetesan pun terus diupayakan Gugus Tugas Jabar, salah satunya membagikan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) di 29 Puskesmas serta membagikan PCR Portable atau jinjing dengan status hibah pinjam pakai kepada masing-masing kabupaten/kota.

“Kita terus melakukan inovasi, termasuk ada 29 Puskesmas sekarang juga menggunakan Tes Cepat Molekuler. Kemudian ada juga inovasi dengan PCR jinjing. Saya kira itu yang menjadi semangat Gugus Tugas Jawa Barat,” tutur Kang Emil.

Selain itu, Kang Emil juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi terhadap beberapa kebijakan, salah satunya pembukaan sekolah.

Kriteria sekolah yang dibuka sendiri yakni berada di wilayah yang Zona Hijau atau tidak memiliki kasus positif dalam jangka waktu lima bulan serta memiliki akses internet yang rendah.

Kebijakan lainnya, yakni penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Kang Emil berujar, tercatat sudah ada 590.858 ribu total pelanggaran hingga 29 Agustus 2020.

Dari jumlah tersebut, 499.898 di antaranya atau lebih dari 80 persen pelanggaran ditemukan di Kabupaten Bandung.

Arthur Melo Mendukung Juventus Dapatkan Luis Suarez

0

BOGORDAILY – Luis Suarez semakin dekat dengan kepindahan ke Juventus. Arthur Melo, pemain baru Bianconeri, mendukung upaya perekrutan bekas rekan setimnya itu.

Suarez diproyeksikan menjadi striker utama Juventus asuhan Andrea Pirlo. Penyerang Juve sebelumnya, Gonzalo Higuain, tak lagi dibutuhkan Pirlo dan rencananya akan segera dilepas.

Saat ditanyai mengenai prospek Suarez ke Turin dalam jumpa pers perdananya sebagai pemain Juventus, Arthur yang musim lalu masih bermain bersama Suarez di Barcelona tak bisa bicara banyak. Namun ia yakin Suarez bisa meningkatkan produktivitas gol Juventus bersama Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

“Saya belum bicara dengan Suarez dan saya juga tak tahu perkembangan kondisinya seperti apa,” kata Arthur, dikutip Marca.

BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 24: Arthur Melo of FC Barcelona celebrates with his teammates Sergio Busquets, Luis Suarez and Lionel Messi after scoring his team's second goal during the Liga match between FC Barcelona and Villarreal CF at Camp Nou on September 24, 2019 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)

“Tapi dia pemain yang hebat dan tak diragukan lagi akan sangat berguna bagi tim,” sambung gelandang asal Brasil itu.

Sejauh ini, Suarez dikabarkan tengah dalam proses pemutusan kontrak dengan Barcelona, yang masih tersisa semusim. Prosesnya sedikit terhambat, sebab penyerang Uruguay itu meminta kompensasi sebesar 25 juta Euro.

Namun Juve terus mendorong Barcelona agar mau melepas Suarez, karena dengan begitu, Juve bisa menggaet pemain 33 tahun itu secara gratis. Untuk memuluskan langkah itu, Juve siap menjanjikan stimulus berupa bonus performa kepada Barcelona.

Besaran bonus itu belum disepakati, namun akan bergantung bagaimana penampilan Suarez saat bermain bersama Juventus.

Pemerintah Mengkaji Suntik PMN Bio Farma Rp 1 T di 2021 Bangun Pabrik Vaksin dan Masker

BOGORDAILY – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengusulkan Bio Farma dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN). Hal itu disampaikannya kepada Komisi VI DPR RI dalam rapat yang digelar Kamis (3/9) malam.

“Kami tadi mengharapkan ada tambahan PMN untuk Bio Farma dan RNI, (jumlahnya) belum tahu, nanti, kan ini buat anggaran tahun depan,” ujar Menteri Erick saat ditemui usai rapat.

Menteri Erick melanjutkan, PMN untuk Bio Farma rencananya akan digunakan untuk pembangunan pabrik bahan baku masker.

“Bio Farma ini, anggarannya, kita pakai masker itu kan bahan di dalamnya kan masih impor, kita mengajukan kalau kita bikin pabrik saja supaya tidak impor,” jelasnya.

Suntik RNI Rp 1 T Bangun Ketahanan Pangan

rp 1 t bangun ketahanan pangan

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyatakan, ada 3 BUMN yang diusulkan mendapat PMN yaitu Bio Farma, RNI dan BUMN rumah sakit yang tidak disebutkan namanya dengan masing-masing besarannya Rp 1 triliun.

“Bio Farma Rp 1 triliun, hospital Rp 1 triliun, RNI Rp 1 triliun,” ujarnya.

“(PMN) RNI untuk program sawah, pangan lalu perikanan akan kita bangun banyak warehouse, cold storage sama pabrik es untuk perbaiki fasilitas logistik. Kalau Bio Farma buat bikin pabrik vaksin, rumah sakit kita bikin ICU sama alat-alat PCR test untuk Covid-19,” kata Budi.

Shin Tae-yong: Misteri Kualitas Lawan Menjadi Ujian Buat Pemain Timnas U-19

0

BOGORDAILY – Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong mengakui timnya buta kekuatan Bulgaria, Arab Saudi, dan Kroasia. Namun ia yakin hal itu memberikan dampak positif.

Timnas U-19 akan tampil di International U-19 Friendly Tournament. Bulgaria akan menjadi lawan pertama pada, Sabtu (5/9), lalu Kroasia, Selasa (8/9), dan Arab Saudi, Jumat (11/9).

Shin Tae-yong tak berharap banyak timnya bisa meraih hasil bagus pada tiga pertandingan itu. Namun ia ingin pemainnya bisa mendapat pelajaran saat menghadapi lawan yang kekuatannya relatif tak diketahui.

Ia juga menyambut ditundanya turnamen ini selama tiga hari. Dalam jadwal awal, seharusnya Timnas U-19 sudah bermain dengan menghadapi Kroasia pada, Rabu (2/9). Namun terjadi perubahan dan jadwal pertandingan perdana Timnas U-19 digeser ke Sabtu (5/9).

“Memang jujur kami belum tahu kualitas lawan yang nanti akan kami hadapi di sini. Namun itu justru bagus untuk menguji pemain,” kata Shin Tae-yong dalam video yang dirilis PSSI.

“Terkait mundurnya tanggal pertandingan perdana, menurut kami itu baik buat tim. Karena kami baru datang (30/8) terus bertanding itu tidak baik. Sekarang kami memiliki waktu untuk pemulihan, menurut kami ini baik untuk tim,” ujarnya menjelaskan.

Pada masa-masa awal ini, Shin Tae-yong masih memberikan kesempatan kepada pemain untuk menjalani latihan ringan saja. Secara bertahap, intensitas latihan akan ditingkatkan seiring berjalannya waktu.

Meski begitu, jadwal latihan Timnas U-19 sebenarnya cukup padat karena aktivitas dilakukan mulai Pagi, Sore, dan malam. Shin Tae-yong pun berharap para pemainnya bisa menjalaninya dengan lancar.

“Saya yakin mental dan fisik pemain sudah berkembang. Karena saya melihat setiap hari, mental dan fisik pemain mengalami peningkatan secara bertahap,” tutur pelatih asal Korea Selatan itu.

“Di awal kami hanya latihan untuk pemulihan. Suhu di Kroasia rata-rata 24 derajat hingga 25 derajat. Tetapi saat turun hujan, suhu turun ke 16-17 derajat. Jadi untuk pemain pasti cukup sulit, kami hati-hati agar pemain tidak flu,” ucapnya.

Ini Kata Pemprov DKI Soal Satgas COVID Menyebut Warga Jakarta Merasa Kebal Corona

BOGORDAILY – Satgas Penanganan COVID-19 menyebut warga DKI Jakarta merasa kebal dengan virus Corona. Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin pun meminta masyarakat untuk tidak merasa kebal dengan virus COVID-19.

“Saya nggak bisa memberikan komentar karena itu di masyarakat, yang jelas bahwa masyarakat mereka sudah tahu bahwa kita Jakarta masih pandemi COVID dan COVID itu nyata adanya, virus itu benar-benar ada, nah yang korban juga ada, yang dirawat di rumah sakit ada, kemudian yang meninggal juga ada, kan begitu. Masa kita merasa kebal bagaimana, kalau kebal kan nggal mungkin juga ada yang mati itu,” ujar Arifin saat dihubungi, Jumat (4/9/2020).

Oleh karena itu, Arifin meminta kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga diri dari penularan virus Corona. Menurutnya, setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda.

“Jadi, sebaiknya kita semuanya menjaga dari penularan virus, karena tiap orang kan mempunyai daya tahan tubuh, imun yang berbeda-beda, mungkin kepada seseorang yang daya imunnya lagi baik, sehingga dia bisa bertahan. Kalau ada yang imunnya kurang baik, apalagi dia punya penyakit bawaan ya bisa juga akhirnya menjadi korban sampai meninggal dan sebagainya. Jadi jangan pernah ada persepsi pada setiap orang yang merasa dirinya kebal dari virus COVID, nggak ada,” katanya.

Selain, Arifin menilai masyarakat DKI Jakarta saat ini juga cenderung sudah sadar dengan bahaya virus Corona. Menurutnya masyarakat saat ini setiap keluar rumah sudah ada kesadaran untuk menggunakan masker.

“Kalau bicara sadar, mereka keluar sudah pakai masker itu sudah ada kesadaran bahwa di luar itu ada virus, maka dia keluar pakai masker dia tetap pakai masker,” katanya.

Dia pun menyebut banyaknya pelanggaran yang dilakukan masyarakat akhir-akhir ini karena masyarakat sudah bosan berdiam diri di rumah. Akhirnya, warga sering keluar rumah.

“Kalau melanggar itu dikarenakan mereka sudah terlalu lama, wabah ini kan lama sudah berbulan-bulan dari mulai bulan Maret ya sampai September, nah ini kan menimbulkan kejenuhan. Menimbulkan kejenuhan mulai mereka bereaksi melakukan sebuah perlawanan, misalnya yang tadinya istilahnya stay at home ya himbauan supaya diam di rumah nah sekarang mereka jadi sering keluar ada semacam kejenuhan pada dirinya,” kata Arifin.

Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengungkap masih ada masyarakat yang menganggap diri mereka kebal atau tidak akan tertular COVID-19. Doni menyebut ada 5 provinsi tertinggi di mana masyarakatnya masih menganggap kebal terhadap virus Corona.

“Data beberapa bulan lalu terhadap lima provinsi adalah masih adanya masyarakat menganggap dirinya itu tidak mungkin kena COVID, yang tertinggi ternyata adalah di DKI Jakarta, yang kedua di Jawa Timur,” kata Doni dalam rapat di Komisi VIII DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9).

Dalam presentasi yang ditampilkan Doni, Provinsi DKI Jakarta memiliki persentase tertinggi di mana masyarakatnya merasa tidak berisiko tertular COVID-19, yaitu 30 persen. Disusul Jawa Timur dengan 29,20 persen, Jawa Tengah 18,30 persen, Jawa Barat 16,70 persen, dan Kalimantan Selatan 14,90 persen.

“Jadi kalau kita lihat hari ini angka kasus di Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mungkin data yang dikumpulkan tentunya mungkin sudah lumayan akurat. Berikutnya di Jawa Tengah dan juga di Jawa Barat serta di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.