Friday, 15 May 2026
Home Blog Page 8041

Revina VT Dianggap Body Shaming, Marion Jola dan Awkarin Memberi Balasan Menohok

0

BOGORDAILY – Dunia hiburan Tanah Air kembali dihebohkan dengan para lakonnya. Kali ini kabar kurang mengenakkan datang dari Revina VT yang dianggap melakukan body shaming terhadap sesama perempuan.

Dalam Twitter miliknya, Revina VT bicara soal seorang perempuan yang melakukan olahraga dengan mengenakan pakaian sport bra dengan celana pendek.

“Lo pernah gak sih liat orang ngegym, terus pede bener pake sport bra+celana pendek yang pantatnya kelihatan separo tapi polusi visual aja buat mata lo. Perih banget,” ungkap Revina VT dalam Twitter miliknya.

“Serem ketemu orang begini. Takut liat orang begini. Lah, emang gue pengen ketemu lo? Enggak n***. Gue terganggu squat, dan di depan gue ada pantat separo item dan keteknya ke mana-mana tapi nggak bagus+baunya ebust. Kenapa gue yang keganggu lo yang marah? Dih, sjw,” paparnya lagi.

Mengetahui hal itu dan menjadi perbincangan, Revina VT langsung mendapatkan balasan menohok dari Awkarin dan juga Marion Jola. Hal itu disampaikan Awkarin lewat Instagram miliknya dan Marion Jola lewat Instagram Stories.

“Perlu diingatkan. Kita semua indah dan cantik. Yang membuat kita menjadi pribadi yang “tidak/kurang baik” adalah perilaku dan hati kita. Standar rupawan secara fisik itu tidak ada. Stretch-marks, warna kulit gelap, rambut bondol, wajah chubby, dan lain sebagainya semua indah. Tidak ada sesuatu yang pantas disebut polusi visual terkecuali sampah dan sampah plastik. Mba Revina, semoga cepat berdamai dengan hatinya dan semesta. @revinavt #NormalizeBodyPositivity,” balas Awkarin.

Marion Jola pun mengaku sedih dengan adanya pernyataan seperti itu dari Revina VT. Ia menganggap Revina VT sebaiknya tidak perlu bicara mengenai hal itu.

“Ngeri, karena mungkin dia ngerasa keren dengan berpendapat seenaknya, menyebut fisik orang lain jelek seenaknya. Sebagai tindakan bebas auto savage also to the point. I’m Savage Classy Boujee Rachet kali ah mbak Rev,” papar Marion Jola.

Tidak hanya satu, Marion Jola juga menjelaskan soal polusi mata yang diungkapkan Revina VT dalam Twitter yang dimaksudkan. Marion Jola sangat terganggu dengan kata-kata polusi mata.

“Mbak nanti kalau polusi matanya udah sampe buat sakit mata, baru boleh ya marah-marah keliling dunia sama yang punya fisik disturbing buat kamu,” jelas Marion Jola lagi.

Sergio Farias Kembali Gabung Persija, Kini Tanpa Dua Asistennya

0

BOGORDAILY – Persija Jakarta akhirnya sudah mulai bisa berlatih bersama pelatih kepalanya. Sergio Farias sudah tiba di Jakarta setelah terbang dari Brasil.

Persija sudah berlatih sejak beberapa pekan lalu untuk mempersiapkan diri di lanjutkan Shopee Liga 1 2020. Namun, latihan tersebut belum didampingi oleh Farias.

Untuk latihan ke depannya, Persija sudah bisa dipimpin oleh Farias. Pria asal Brasil itu tiba di Jakarta pada Kamis (3/9/2020) siang WIB. Sebelum kembali ke tim, Farias lebih dulu menjalani swab test sebagai prosedur.

Pelatih yang membawa Pohang Steelers juara Liga Champion Asia 2009 itu datang sendiri dan tidak bersama dua asistennya, yakni Stefano Impagliazzo dan Rodrigo Pellegrino. Manajemen Persija ingin memaksimalkan asisten pelatih lokal yang dalam dua musim terakhir telah berada di dalam tim. Sementara Luzardi akan tetap berada di dalam tim sebagai penerjemah Farias.

“Sergio Farias datang sendiri dan tidak bersama dua asistennya. Kami memastikan hal ini tidak menjadi masalah. Kami ingin mengoptimalkan pelatih lokal yang ada seperti Coach Sudirman dan Coach Ilham Ralibi yang pada dua musim terakhir turut menangani tim senior. Sergio Farias pun siap bekerja sama dengan pelatih lokal dan membawa Persija juara,” kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca, dikutip dari situs resmi klub.

“Saat mulai memimpin latihan, Farias dapat langsung mengoptimalkan program taktik. Hal ini karena Coach Sudirman dan Coach Ilham telah menggodok fisik pemain pada latihan yang telah berjalan nyaris tiga minggu,” tambahnya.

Sudirman dan Ilham Ralibi bisa dikatakan kenyang pengalaman di dunia sepakbola Indonesia. Sudirman merupakan legenda sepakbola Indonesia, dan beberapa kali menjadi asisten pelatih Persija pada era Benny Dollo, Iwan Setiawan, dan musim lalu.

Ilham Ralibi, yang diplot bertanggung jawab pada fisik pemain, merupakan jebolan Universitas Negeri Jakarta yang sebelumnya menangani Persija Academy. Dia turut berkontribusi menjadikan Persija EPA menjadi Akademi terbaik di Elite Pro Academy 2019. Ilham juga merupakan asisten pelatih fisik tim PON DKI 2016.

Ridwan Kamil: Jabar Mampu Tes PCR 50 Ribu per Minggu

BOGORDAILY – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan Provinsi Jabar mampu melakukan pengetesan lebih dari 50 ribu per minggu dengan menggunakan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Yang sudah dilaporkan tapi belum ter-update secara online, minggu ini sudah pecah rekor di 54 ribu (pengetesan PCR). Dengan 50-an ribu per minggu, maka kami tinggal butuh lima minggu lagi (agar sesuai) standar WHO yaitu 1 persen dari jumlah penduduk (dites) tercapai,” ujar Kang Emil usai rapat mingguan Gugus Tugas Jabar di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (4/9) seperti dilansir Antara.

Pemprov Jabar, kata Kang Emil, berkomitmen untuk terus meningkatkan pengetesan metode uji usap (swab test) Polymerase Chain Reaction (PCR).

Pihaknya mengejar jumlah pengetesan swab sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni satu persen dari total penduduk. Artinya, masyarakat Jabar yang harus dites berjumlah sekitar 500 ribu orang.

“Per (data) minggu lalu yang dilaporkan hari ini, Jabar sudah di angka 223.287 ribu tes PCR dari target satu persen jumlah penduduk yaitu kurang lebih 500 ribu pengetesan,” kata Kang Emil.

Kang Emil menjelaskan, penguatan tes PCR di 27 kota/kabupaten pun terus digenjot agar target pengetesan satu persen dari jumlah penduduk segera terpenuhi.

Selain itu, berbagai inovasi untuk meningkatkan jumlah pengetesan pun terus diupayakan Gugus Tugas Jabar, salah satunya membagikan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) di 29 Puskesmas serta membagikan PCR Portable atau jinjing dengan status hibah pinjam pakai kepada masing-masing kabupaten/kota.

“Kita terus melakukan inovasi, termasuk ada 29 Puskesmas sekarang juga menggunakan Tes Cepat Molekuler. Kemudian ada juga inovasi dengan PCR jinjing. Saya kira itu yang menjadi semangat Gugus Tugas Jawa Barat,” tutur Kang Emil.

Selain itu, Kang Emil juga menjelaskan bahwa pihaknya melakukan evaluasi terhadap beberapa kebijakan, salah satunya pembukaan sekolah.

Kriteria sekolah yang dibuka sendiri yakni berada di wilayah yang Zona Hijau atau tidak memiliki kasus positif dalam jangka waktu lima bulan serta memiliki akses internet yang rendah.

Kebijakan lainnya, yakni penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Kang Emil berujar, tercatat sudah ada 590.858 ribu total pelanggaran hingga 29 Agustus 2020.

Dari jumlah tersebut, 499.898 di antaranya atau lebih dari 80 persen pelanggaran ditemukan di Kabupaten Bandung.

Arthur Melo Mendukung Juventus Dapatkan Luis Suarez

0

BOGORDAILY – Luis Suarez semakin dekat dengan kepindahan ke Juventus. Arthur Melo, pemain baru Bianconeri, mendukung upaya perekrutan bekas rekan setimnya itu.

Suarez diproyeksikan menjadi striker utama Juventus asuhan Andrea Pirlo. Penyerang Juve sebelumnya, Gonzalo Higuain, tak lagi dibutuhkan Pirlo dan rencananya akan segera dilepas.

Saat ditanyai mengenai prospek Suarez ke Turin dalam jumpa pers perdananya sebagai pemain Juventus, Arthur yang musim lalu masih bermain bersama Suarez di Barcelona tak bisa bicara banyak. Namun ia yakin Suarez bisa meningkatkan produktivitas gol Juventus bersama Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

“Saya belum bicara dengan Suarez dan saya juga tak tahu perkembangan kondisinya seperti apa,” kata Arthur, dikutip Marca.

BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 24: Arthur Melo of FC Barcelona celebrates with his teammates Sergio Busquets, Luis Suarez and Lionel Messi after scoring his team's second goal during the Liga match between FC Barcelona and Villarreal CF at Camp Nou on September 24, 2019 in Barcelona, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)

“Tapi dia pemain yang hebat dan tak diragukan lagi akan sangat berguna bagi tim,” sambung gelandang asal Brasil itu.

Sejauh ini, Suarez dikabarkan tengah dalam proses pemutusan kontrak dengan Barcelona, yang masih tersisa semusim. Prosesnya sedikit terhambat, sebab penyerang Uruguay itu meminta kompensasi sebesar 25 juta Euro.

Namun Juve terus mendorong Barcelona agar mau melepas Suarez, karena dengan begitu, Juve bisa menggaet pemain 33 tahun itu secara gratis. Untuk memuluskan langkah itu, Juve siap menjanjikan stimulus berupa bonus performa kepada Barcelona.

Besaran bonus itu belum disepakati, namun akan bergantung bagaimana penampilan Suarez saat bermain bersama Juventus.

Pemerintah Mengkaji Suntik PMN Bio Farma Rp 1 T di 2021 Bangun Pabrik Vaksin dan Masker

BOGORDAILY – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengusulkan Bio Farma dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN). Hal itu disampaikannya kepada Komisi VI DPR RI dalam rapat yang digelar Kamis (3/9) malam.

“Kami tadi mengharapkan ada tambahan PMN untuk Bio Farma dan RNI, (jumlahnya) belum tahu, nanti, kan ini buat anggaran tahun depan,” ujar Menteri Erick saat ditemui usai rapat.

Menteri Erick melanjutkan, PMN untuk Bio Farma rencananya akan digunakan untuk pembangunan pabrik bahan baku masker.

“Bio Farma ini, anggarannya, kita pakai masker itu kan bahan di dalamnya kan masih impor, kita mengajukan kalau kita bikin pabrik saja supaya tidak impor,” jelasnya.

Suntik RNI Rp 1 T Bangun Ketahanan Pangan

rp 1 t bangun ketahanan pangan

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyatakan, ada 3 BUMN yang diusulkan mendapat PMN yaitu Bio Farma, RNI dan BUMN rumah sakit yang tidak disebutkan namanya dengan masing-masing besarannya Rp 1 triliun.

“Bio Farma Rp 1 triliun, hospital Rp 1 triliun, RNI Rp 1 triliun,” ujarnya.

“(PMN) RNI untuk program sawah, pangan lalu perikanan akan kita bangun banyak warehouse, cold storage sama pabrik es untuk perbaiki fasilitas logistik. Kalau Bio Farma buat bikin pabrik vaksin, rumah sakit kita bikin ICU sama alat-alat PCR test untuk Covid-19,” kata Budi.

Shin Tae-yong: Misteri Kualitas Lawan Menjadi Ujian Buat Pemain Timnas U-19

0

BOGORDAILY – Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong mengakui timnya buta kekuatan Bulgaria, Arab Saudi, dan Kroasia. Namun ia yakin hal itu memberikan dampak positif.

Timnas U-19 akan tampil di International U-19 Friendly Tournament. Bulgaria akan menjadi lawan pertama pada, Sabtu (5/9), lalu Kroasia, Selasa (8/9), dan Arab Saudi, Jumat (11/9).

Shin Tae-yong tak berharap banyak timnya bisa meraih hasil bagus pada tiga pertandingan itu. Namun ia ingin pemainnya bisa mendapat pelajaran saat menghadapi lawan yang kekuatannya relatif tak diketahui.

Ia juga menyambut ditundanya turnamen ini selama tiga hari. Dalam jadwal awal, seharusnya Timnas U-19 sudah bermain dengan menghadapi Kroasia pada, Rabu (2/9). Namun terjadi perubahan dan jadwal pertandingan perdana Timnas U-19 digeser ke Sabtu (5/9).

“Memang jujur kami belum tahu kualitas lawan yang nanti akan kami hadapi di sini. Namun itu justru bagus untuk menguji pemain,” kata Shin Tae-yong dalam video yang dirilis PSSI.

“Terkait mundurnya tanggal pertandingan perdana, menurut kami itu baik buat tim. Karena kami baru datang (30/8) terus bertanding itu tidak baik. Sekarang kami memiliki waktu untuk pemulihan, menurut kami ini baik untuk tim,” ujarnya menjelaskan.

Pada masa-masa awal ini, Shin Tae-yong masih memberikan kesempatan kepada pemain untuk menjalani latihan ringan saja. Secara bertahap, intensitas latihan akan ditingkatkan seiring berjalannya waktu.

Meski begitu, jadwal latihan Timnas U-19 sebenarnya cukup padat karena aktivitas dilakukan mulai Pagi, Sore, dan malam. Shin Tae-yong pun berharap para pemainnya bisa menjalaninya dengan lancar.

“Saya yakin mental dan fisik pemain sudah berkembang. Karena saya melihat setiap hari, mental dan fisik pemain mengalami peningkatan secara bertahap,” tutur pelatih asal Korea Selatan itu.

“Di awal kami hanya latihan untuk pemulihan. Suhu di Kroasia rata-rata 24 derajat hingga 25 derajat. Tetapi saat turun hujan, suhu turun ke 16-17 derajat. Jadi untuk pemain pasti cukup sulit, kami hati-hati agar pemain tidak flu,” ucapnya.

Ini Kata Pemprov DKI Soal Satgas COVID Menyebut Warga Jakarta Merasa Kebal Corona

BOGORDAILY – Satgas Penanganan COVID-19 menyebut warga DKI Jakarta merasa kebal dengan virus Corona. Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin pun meminta masyarakat untuk tidak merasa kebal dengan virus COVID-19.

“Saya nggak bisa memberikan komentar karena itu di masyarakat, yang jelas bahwa masyarakat mereka sudah tahu bahwa kita Jakarta masih pandemi COVID dan COVID itu nyata adanya, virus itu benar-benar ada, nah yang korban juga ada, yang dirawat di rumah sakit ada, kemudian yang meninggal juga ada, kan begitu. Masa kita merasa kebal bagaimana, kalau kebal kan nggal mungkin juga ada yang mati itu,” ujar Arifin saat dihubungi, Jumat (4/9/2020).

Oleh karena itu, Arifin meminta kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga diri dari penularan virus Corona. Menurutnya, setiap orang memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda.

“Jadi, sebaiknya kita semuanya menjaga dari penularan virus, karena tiap orang kan mempunyai daya tahan tubuh, imun yang berbeda-beda, mungkin kepada seseorang yang daya imunnya lagi baik, sehingga dia bisa bertahan. Kalau ada yang imunnya kurang baik, apalagi dia punya penyakit bawaan ya bisa juga akhirnya menjadi korban sampai meninggal dan sebagainya. Jadi jangan pernah ada persepsi pada setiap orang yang merasa dirinya kebal dari virus COVID, nggak ada,” katanya.

Selain, Arifin menilai masyarakat DKI Jakarta saat ini juga cenderung sudah sadar dengan bahaya virus Corona. Menurutnya masyarakat saat ini setiap keluar rumah sudah ada kesadaran untuk menggunakan masker.

“Kalau bicara sadar, mereka keluar sudah pakai masker itu sudah ada kesadaran bahwa di luar itu ada virus, maka dia keluar pakai masker dia tetap pakai masker,” katanya.

Dia pun menyebut banyaknya pelanggaran yang dilakukan masyarakat akhir-akhir ini karena masyarakat sudah bosan berdiam diri di rumah. Akhirnya, warga sering keluar rumah.

“Kalau melanggar itu dikarenakan mereka sudah terlalu lama, wabah ini kan lama sudah berbulan-bulan dari mulai bulan Maret ya sampai September, nah ini kan menimbulkan kejenuhan. Menimbulkan kejenuhan mulai mereka bereaksi melakukan sebuah perlawanan, misalnya yang tadinya istilahnya stay at home ya himbauan supaya diam di rumah nah sekarang mereka jadi sering keluar ada semacam kejenuhan pada dirinya,” kata Arifin.

Sebelumnya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengungkap masih ada masyarakat yang menganggap diri mereka kebal atau tidak akan tertular COVID-19. Doni menyebut ada 5 provinsi tertinggi di mana masyarakatnya masih menganggap kebal terhadap virus Corona.

“Data beberapa bulan lalu terhadap lima provinsi adalah masih adanya masyarakat menganggap dirinya itu tidak mungkin kena COVID, yang tertinggi ternyata adalah di DKI Jakarta, yang kedua di Jawa Timur,” kata Doni dalam rapat di Komisi VIII DPR, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9).

Dalam presentasi yang ditampilkan Doni, Provinsi DKI Jakarta memiliki persentase tertinggi di mana masyarakatnya merasa tidak berisiko tertular COVID-19, yaitu 30 persen. Disusul Jawa Timur dengan 29,20 persen, Jawa Tengah 18,30 persen, Jawa Barat 16,70 persen, dan Kalimantan Selatan 14,90 persen.

“Jadi kalau kita lihat hari ini angka kasus di Jakarta dan Jawa Timur masih tinggi, mungkin data yang dikumpulkan tentunya mungkin sudah lumayan akurat. Berikutnya di Jawa Tengah dan juga di Jawa Barat serta di Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Milagros Putra Mandiri Salurkan Bantuan Air Sehat untuk Pemkot Bogor

BOGOR DAILY  – Menengarai status Kota Bogor yang ditempatkan pada posisi Zona Merah, akibat meningkatnya kasus merebaknya virus corona (Covid-19), PT Milagros Putra Mandiri (MPM) hadir di saat dan tempat yang tepat.

Perusahaan air alami yang disebut-sebut ‘beda tipis’ dengan air zam-zam ini,turut berkontribusi menyalurkan bantuan berupa produk air sehatnya dan paket beras bagi masyarakat, tenaga kesehatan dan pasien Covid 19.

Direktur Utama PT MPM, Angga Pambudi Adji menyerahkan langsung bantuan sosial tersebut dan diterima oleh Ketua Satgas Penanganan COvid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim pada Kamis 3 September 2020 di markas Penanganan covid-19 di Jalan Pajajaran, Bogor Tengah.

Hadir dalam kesempatan yang penuh keakraban itu, ke Enam Camat di kota Bogor, termasuk Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Supriyatna dan staf khusus penanganan covid-19.

Menurut Ketua Satgas Dedie A Rachim, yang juga Wakil Wali Kota Bogor, bantuan yang disalurkan oleh perusahaan air kesehatan tersebut, selanjutnya akan didistribusikan ke masyarakat, pasien dan tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 di seluruh wilayah Kota Bogor.

“Bapak dan ibu camat sekalian, silahkan bawa dan distribusikan bantuan ini kepada masyarakat khususnya yang terdampak di wilayah masing-masing termasuk kepada tenaga medis yang menanganinya. Ini berkah yang diterima sekaligus amanah yang perlu kita laksanakan. Terima kasih kepada Milagros yang telah menyalurkan kepeduliaannya kepada Kota Bogor,” ujar Dedie, usai menerima bantuan tersebut.

Sementara itu, usai pemberian kepedulian tersebut, Angga Pambudi Adji sang Dirut Milagros Putra Mandiri menjelaskan, Milagros adalah produk air alkali dengan kadar pH 9.8 dan memiliki kandungan antioksidan, juga energi skalar yang kuat. Air ini tidak hanya digunakan untuk melepas dahaga, namun juga dipercaya mampu mengatasi berbagai macam penyakit dengan menguatkan imun (kekuatan) tubuh.

Intinya, Milagros adalah produk air alkali murni, yang diproses tanpa menggunakan kimia lainnya dan hanya menggunakan mesin untuk pengemasan ke dalam botol yang bentuknya spesifik.

Seperti diketahui, air alkali memiliki sifat basa dan dipercaya, sangat baik untuk tubuh karena memiliki manfaat untuk menetralkan kadar asam dalam tubuh. Jumlah gangguan tubuh akibat kelebihan asam dalam tubuh, dianggap lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penyakit yang disebabkan oleh sifat basa.

Hal ini lah yang membuat air alkali dianggap sangat mampu untuk menyembuhkan berbabagi jenis penyakit dan Milagros adalah air alkali dengan kandungan pH 9.8, antioksidan, dan juga energi skalar yang kuat.
Milagros dapat menambah stamina. Konsumsi Milagros sebelum berolahraga diketahui dapat membuat stamina kita bertahan lebih lama, sehingga tidak mudah lelah. Air ini juga dipercaya dapat menambahkan energi dan membuat orang lebih bersemangat sebelum melakukan berbagai aktivitas.

Selain itu, Milagros bisa menjadi antiracun yang baik sehingga gejala penyakit pun dapat teratasi meskipun tanpa menggunakan obat. Dan air ini, dapat menetralkan asam lambung karena beberapa masalah pencernaan dalam tubuh, dimulai dari lambung.

Kemudian air alkali dalam Milagros, dapat meningkatkan fungsi ginjal dimana salah satu fungsi ginjal adalah menyaring darah dalam tubuh. Konsumsi makanan atau minuman yang sembarangan bisa memperberat kerja ginjal dan menghambat penyaringan darah. Air alkali dipercaya dapat membersihkan ginjal sehingga ginjal dapat bekerja lebih baik.

Begitu juga, Milagros dapat memperlancar aliran darah. Apabila peredaran darah lancar, maka tentunya tubuh juga dapat bekerja dengan baik. Lancarnya peredaran darah juga bisa menghindarkan orang dari berbagai penyakit termasuk penyakit kardiovaskular.

Dan terhadap diabetes, karena salah satu penyebab diabetes adalah tingginya kadar gula darah yang disebabkan akibat pankreas yang tidak menghasilkan hormon insulin dengan cukup. Air alkali akan membantu kerja pankreas dalam menghasilkan insulin, sehingga peningkatan gula darah pun dapat dihindarkan.

“Intinya, dari hasil penelitian para ahli di bidangnya dan testimoni para pengguna
Milagros, banyak sekali manfaatnya air alkali tersebut. Jadi karena Milagros hanya merupakan air murni berkandungan alkali dengan pH 9,8, maka dapat diyakini kalau air alkali itu, selain dapat memperkuat imun tubuh, juga dapat mengantisipasi sekaligus mengobati berbagai kendala dalam tubuh,” ujar Angga, pimpinan perusahaan itu.

Tarif Bea Materai Dipatok Rp10 Ribu

BOGOR DAILY- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bea meterai, yang sebelumnya Rp3 ribu dan Rp6 ribu kini diubah menjadi satu tarif yaitu Rp10 ribu mulai 1 Januari 2021.

Hal itu seiring dengan pembahasan RUU tentang Bea Meterai oleh Panja DPR RI yang dilakukan selama dua hari yaitu pada 31 Agustus dan 1 September 2020 telah selesai sehingga siap untuk dibawa ke rapat paripurna DPR RI.

“UU ini akan berlaku mulai 1 Januari 2021, jadi tidak berlaku secara langsung pada saat diundangkan,” katanya dalam raker bersama Komisi XI DPR RI dikutip dari Antara, Kamis (3/9/2020).

Sri Mulyani menyatakan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) termasuk dokumen yang nilainya di bawah atau sama dengan Rp5 juta tidak perlu menggunakan meterai.

“Ini adalah salah satu bentuk pemihakan. Ini kenaikan dari yang tadinya dokumen di atas Rp1 juta harus berbiaya meterai,” ujarnya.

Ia melanjutkan RUU Bea Meterai yang berisi 32 pasal tersebut juga berisi mengenai penyetaraan pengenaan pajak atas dokumen baik dalam bentuk kertas maupun digital.

“Ini sesuai dengan perubahan zaman sehingga kita berharap dengan adanya UU ini kita bisa memberikan kesamaan perlakuan untuk dokumen kertas dan nonkertas,” katanya.

Kemudian, UU yang sudah 34 tahun belum pernah direvisi ini turut memberikan kepastian hukum bagi dokumen elektronik untuk menggunakan meterai elektronik sesuai dengan perkembangan teknologi.

“Untuk saat terutang dan subjek bea meterai secara terperinci per jenis dokumen dan penyempurnaan administrasi pemungutan bea meterai ini juga diharapkan memberikan kepastian hukum,” jelasnya.

Selanjutnya, RUU Bea Meterai ini mengatur mengenai pembebasan bea meterai terhadap penanganan bencana alam serta kegiatan bersifat keagamaan dan sosial dalam rangka mendorong program pemerintah dalam melakukan perjanjian internasional.

Tak hanya itu, penyempurnaan sanksi administratif dan ketidakpatuhan pemenuhan pembayaran bea meterai juga diatur dalam RUU ini.

Sanksi pidana pun tak luput disempurnakan dalam RUU Bea Meterai untuk meminimalkan sekaligus mencegah tindak pidana di bidang perpajakan.

“Juga dilakukan penyempurnaan termasuk mengenai pengedaran, penjualan, pemakaian meterai palsu serta bekas pakai,” katanya.

Ia mengatakan berbagai kebijakan dalam RUU Bea Meterai yang sebentar lagi menjadi UU ini mulai diberlakukan pada awal Januari 2021 agar pemerintah dapat menyiapkan seluruh peraturan perundang-undangan di bawahnya.

“Kita berharap ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperbaiki policy serta instrumen pemerintah,” ujarnya.

Pelanggar PSBB Masuk Peti Mati, Satpol PP: Nggak Ada Lagi yang Gitu-gitu

BOGOR DAILY- Sebuah video seorang pelanggar PSBB transisi di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu kemarin diberi sanksi masuk ke dalam peti mati. Kepala Satpol Provinsi PP DKI Jakarta Arifin memastikan tak ada lagi pelanggar PSBB yang masuk ke dalam peti mati.
“Itu sudah kita clear-kan, nggak ada lagi yang gitu-gitu,” ujar Arifin saat dihubungi, Jumat (4/9/2020).
Arifin mengatakan, pelanggar PSBB transisi masuk peti mati itu bukan bagian dari sanksi. Menurutnya, bagi warga yang melakukan pelanggaran tidak menggunakan masker, sanksi yang berlaku itu hanya denda dan kerja sosial.

“Itu bukan dalam rangka pemberian sanksi ya, sanksi untuk Pelanggar PSBB kan sudah diatur di dalam Pergub ya, melanggar kalau masker ada dua pilihannya kerja sosial dan juga sanksi denda,” katanya.

Saat ini, beberapa wilayah di Jakarta telah memasang peti mati di pinggir sebagai tanda berbahaya virus Corona. Meski demikian, Arifin belum mengetahui seberapa efektif pemasangan peti mati itu.

“Saya belum tahu, itu kan dipasang baru kemarin, belum lama,” kata Arifin.

Sebelumnya, video warga pelanggar protokol COVID-19 karena tak bermasker di Jakarta Timur (Jaktim) diberi sanksi masuk peti mati viral di media sosial dengan berbagai tanggapan. Satpol PP Jaktim memberikan penjelasan terkait pemberian sanksi masuk peti mati tersebut.

Kasatpol PP Jaktim Budhy Novian mengaku dia juga mengetahui adanya peristiwa tersebut dari sebuah video yang diterimanya. Dia kemudian mengecek ke anggotanya yang bertugas di Pasar Rebo, Jaktim.

“Jadi, saya coba cross check ke petugas, kemarin itu saya dapat kiriman juga (video), ‘waduh apaan ini’. Jadi pada waktu itu memang Camat Pasar Rebo dan perangkatnya lagi giat-giatnya sosialisasi bawa peti mati, harapannya ada kesadaran buat masyarakat pada saat kegiatan operasi masker di perempatan gentong RT 11 RW 11,” ujar Budhy saat dihubungi, Kamis (3/9).