Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 8047

Satpol PP Kewalahan Tangani Vila Tak Berizin di Sukamakmur

BOGOR DAILY- Maraknya bangunan vila dan tempat wisata yang tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB)diKecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor membuat penegak perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP ) kewalahan.

Sebab,banyak vila yang sudah berdiri namun tidak ada izin dari pemeringah daerah(pemda). Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, pihaknyan akan melayangkan surat teguran kepada para pengelola vila dan tempat wisata.

“Kita data dahulu, ada berapa banyak villa dan tempat wisata yang tidak mengantongi izin,”ungkapnya kepada Bogordaily.net

Nantinya, lebih lanjut dia menuturkan akan akan berkoordinasi dengam dinas terkait. “untuk dilakukannya penindakan perlu adanya pengawasan dari dinas atau pengawas bangunan, kita cuma melakukan tindakan sesuai data dari dinas terkait,”terangnya.

Aguspun mengimbau kepada para pengelola villa dan tempat wisata bukan hanya di Kecamatan Sukamakmur namun diwilayah lainpun agar mentaati peraturan pemerintah yang ada.

“Sebelum membangun usahakan perizinan sudah dilengkapi terlebih dahulu, dan mentaati peraturan yang ada”tutupnya.

Shin Tae-yong Menyampaikan Perkembangan Timnas U-19 di Kroasia

0

BOGORDAILY – Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong mengapresiasi perkembangan timnya yang sudah tiga hari berlatih di Kroasia sejak tiba pada, Minggu (30/9/2020).

Timnas U-19 langsung digembleng materi latihan sejak mendarat di Kroasia. Pada hari Minggu misalnya, Witan Sulaeman cs langsung berlatih pada sore hari meski baru tiba pada pagi harinya.

Meski begitu, pemain diberikan kesempatan untuk recovery setelah menempuh perjalanan panjang selama 20 jam dari Jakarta ke Zagreb, Ibu Kota Kroasia. Shin Tae-yong cuma memberikan materi latihan ringan pada latihan-latihan awal di sana.

“Saat ini perkembangan tim sudah semakin positif setiap harinya. Proses adaptasi pemain berjalan baik dan pemain selalu bekerja keras dan semangat terus,” kata Shin Tae-yong dalam rilis PSSI.

“Kami meningkatkan intensitas latihan mulai hari ini dan berikan materi taktik dan lain-lainnya. Makanan dan fasilitas di sini tidak ada masalah bagi kami. Soal lapangan, kami melakukan latihan di beberapa lapangan, jadi tidak hanya satu tempat latihan,” sambungnya.

Di sisi lain, salah satu pemain Bagas Kaffa mengaku menikmati menjalani pemusatan latihan di sana. Ia berjanji akan bekerja keras selama diberikan kesempatan bersama Timnas U-19.

“Kami terus bekerja keras dan semangat selama di sini. Materi latihan dari pelatih sangat bagus, kami menjalankan latihan sesuai yang diinginkan tim pelatih. Selain latihan kami juga sudah siap menjalani beberapa laga uji coba di sini,” tutur pemain Barito Putera itu.

Selain latihan, Timnas U-19 juga mengagendakan uji coba dengan tiga negara dalam turnamen International U-19 Friendly Tournament. Lawan pertama mereka adalah Kroasia (5/9), Kroasia (8/9), Arab Saudi (11/9).

Tak hanya ikut turnamen, Timnas Indonesia U-19 mengagendakan uji coba melawan tiga tim lainnya. Mereka adalah Qatar, Bosnia dan Herzegovina, dan Dinamo Zagreb.

Abaikan Protokol Kesehatan, 80 Pengendara Terjaring Razia Masker di Jonggol

Bogor Daily- Tingginya angka kasus Covid 19 membuat Satpol PP Kabupaten Bogor bergerak menyisir sejumlah titik. Ini dilakukan untuk menegakkan aturan penggunaan masker ke luar rumah.

Dari hasil razia di Jalan Raya Jonggol, sedikitnya ada 80 pebgendara yang kedapatan mengabaikan penggunaan masker.

Salah satu pelanggar, Syarif mengatakan dirinya lupa untuk menggunakan masker saat keluar rumah. “Lupa, dikiraian ada di motor,”ungkap dia.

Kanit Satpol PP Kecamatan Jonggol, Durahman, menuturkan kegiatan razia yang dilakukan sesuai peraturan Bupati (Perbub) No 42 Tahun 2020 tentang PSBB Pra Adaptasi Kebiasaan menuju masyarakat sehat, aman dan produktif baru.

“Pelanggar sendiri masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan, “ungkapnya.

Bagi para pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai aturan berlaku. “sanksi kerja sosial, denda Admistratif, serta membaca pancasila, dan diberikan masker serta surat peringatan agar lebih mematuhi protokol kesehatan demi semuanya,”terangnya (Arif)

Harga Emas Turun Rp2000 per Gram

BOGOR DAILY- Harga emas Antam hari ini turun noceng alias Rp 2.000 per gram. Harga emas Antam hari ini dijual di level Rp 1.024.000 per gram.
Demikian dikutip dari laman perdagangan Antam, untuk butik emas LM Pulogadung, Rabu (2/9/2020).

Pergerakan harga emas sendiri cukup stabil dalam sepekan terakhir. Rentang pergerakannya ada di level Rp 1.019.000-1.030.000/gram. Apakah ini waktunya untuk beli atau masih mau tunggu harganya turun lagi?

Yang pasti harga emas Antam stabil di atas harga Rp 1 juta per gram sejak akhir Juli lalu. Hal ini bisa jadi level psikologis baru bagi harga emas Antam.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini tak ada perubahan alias masih di level Rp 923.000 per gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga emas tersebut.

Harga emas Antam tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9%. Bila ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45% maka bawa NPWP saat transaksi.

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

Emas batangan 1 gram Rp 1.024.000
Emas batangan 5 gram Rp 4.900.000
Emas batangan 10 gram Rp 9.735.000
Emas batangan 25 gram Rp 24.212.000
Emas batangan 50 gram Rp 48.345.000
Emas batangan 100 gram Rp 96.612.000
Emas batangan 250 gram Rp 241.265.000
Emas batangan 500 gram Rp 482.320.000
Emas batangan 1.000 gram Rp 964.600.000

BPOM Mencatat Sudah 1.800 Orang Mendaftar Relawan Uji Klinis Vaksin Sinovac

BOGORDAILY – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM), Penny K Lukito, mengatakan 1.800 orang sudah mendaftarkan diri menjadi relawan uji klinik fase 3 vaksin Sinovac. Uji klinik fase 3 vaksin ini dilakukan di Bandung, Jawa Barat.

“Saat ini sudah ada 1.800 sukarelawan yang telah mendaftar sebagai subjek uji klinik,” ujarnya, Rabu (2/9).

Penny menjelaskan, uji klinik fase 3 vaksin yang dikembangkan PT Bio Farma ini sudah dimulai pada 11 Agustus 2020. PT Bio Farma bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk menguji kemanjuran dan keamanan vaksin Sinovac.

Hingga akhir Agustus 2020, sekitar 500 subjek telah direkrut dan sudah mendapatkan tahapan penyuntikan vaksin Sinovac. Target subjek uji klinik fase 3 vaksin Sinovac ini sebanyak 1.620 orang.

Dia menambahkan, Badan POM terus mengawal proses uji klinik fase 3 vaksin Sinovac untuk memastikan keamanannya hingga proses evaluasi data.

“Kita sudah mulai dengan penyusunan memberikan persetujuan protokol uji klinik. Ini terus kita kawal juga dalam pelaksanaannya, kemudian evaluasi hasil uji klinik untuk pemberian emergency use authorization atau izin pada masa darurat dan persiapan sarana produksi di Bio Farma untuk melakukan transfer teknologinya dalam rangka pengembangan menjadi produk komersilnya,” jelasnya.

Vaksin Sinovac Baru Bisa Diproduksi Februari atau Maret 2021

Project Integration Management Reseacrh and Development PT Bio Farma, Neni Nurainy memperkirakan uji klinis tahap tiga vaksin Covid-19 Sinovac baru rampung Januari 2021. Bila hasil uji klinis baik, maka produksi vaksin Covid-19 baru bisa dilakukan Februari atau Maret 2021.

“Kalau Januari kita sudah dapat data dan informasi yang baik, mohon doa semuanya baru bisa kita produksi pada Februari atau Maret 2021,” jelasnya dalam Talk Show Menanti Vaksin Covid-19, Sabtu (15/8).

Neni menyebut, produksi vaksin Covid-19 tergantung dari hasil analisis interim uji klinis fase 3 terhadap para relawan. Analisis interim sendiri dilakukan enam bulan setelah penyuntikan vaksin dilakukan.

Sembari menganalisis interim, Bio Farma menunggu data uji klinis fase 3 vaksin Sinovac di empat negara lain. Yakni, Bangladesh, Turki, Chile dan Brazil.

Bila seluruh data dalam negeri dan dari empat negara tersebut terkumpul selanjutnya diserahkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM).

“Ini untuk dilakukan evaluasi, kemudian registrasi,” ucap dia.

Neni melanjutkan, produksi vaksin Covid-19 Sinovac dilakukan secara bertahap. Demikian juga dengan distribusi kepada masyarakat dan pihak yang membutuhkan.

“Produksi kemudian rilis untuk dipergunakan. Kemudian produksi lagi untuk digunakan lagi,” katanya.

3.612 Warga Kabupaten Bogor Krisis Air Bersih

0

BOGOR DAILY- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mulai mengantisipasi ancaman kekeringan di sejumlah daerah.

Data BPBD Jabar mencatat saat ini ada 3.612 kepala keluarga di lima kecamatan di Kabupaten Bogor yang mengalami kekurangan air bersih. BPBD Jabar, telah mengirimkan bantuan sebanyak 106.000 liter air bersih.

Selain di Bogor, ada juga 360 kepala keluarga di Cileunyi, Kabupaten Bandung yang mengalami kesulitan air bersih.
“Sudah terkirim 6.000 liter air
bersih,” ujar Kepala Harian BPBD Jabar Dani Ramdan, kepada wartawan di Bandung, Selasa (1/9).

Dani mengatakan, berdasarkan surat peringatan yang disampaikan oleh BMKG Agustus hingga Oktober 2020 mulai memasuki musim kering atau kemarau.

“Tapi kemaraunya memang kemarau basah tahun ini, sehingga masih ada hujan meskipun sporadis,” katanya.

Dani mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mulai menerima sejumlah laporan dari daerah seperti di Bogor Barat. Di wilayah tersebut BPBD Jabar mulai menurunkan bantuan penyediaan air bersih meski hujan kadang datang.

“Itu yang paling banyak menerima laporan dari Bogor sebelah barat, kalau Bogor timur itu hujannya masih tinggi,” katanya.

Meski sudah ada laporan dari beberapa daerah terkait kebutuhan air, kata Dani, angka sebaran kekeringan belum tinggi. Jadi, hanya beberapa rukun warga di perkampungan, belum meluas satu desa atau kecamatan. “Belum ada yang sampai satu kecamatan,” katanya.

Mitigasi yang dilakukan BPBD Jabar, kata dia, antara lain mengirimkan tangki air bersih ke wilayah terdampak. BPBD Jabar sudah rutin menyiagakan keberadaan tangki air ini untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Tangki-tangki kita sudah tersebar di kabupaten/kota,” katanya.

Sedangkan untuk daerah yang mengalami kesulitan air bersih dengan durasi panjang, kata Dani, pihaknya juga menyiapkan upaya pipanisasi. Mitigasi ini diberikan pada desa yang betul-betul tidak memiliki sumber air terdekat.

“Mereka yang sumber airnya kurang dari lima kilo kita bisa pakai proyek pipanisasi,” katanya.

Messi + Suarez = Nyaris 70 Persen Gol Barca

0

BOGORDAILY – Lionel Messi dan Luis Suarez sudah berkontribusi di dalam nyaris 70 persen gol buat Barcelona di sepanjang musim 2019/2020. Apa jadinya jika mereka berdua jadi angkat kaki dari Barca pada musim panas ini?

Di seluruh kompetisi sepanjang 2019/2020, Barcelona mencetak total 110 gol. Dari jumlah itu, Messi mencetak 31 gol dan 26 assist sedangkan Suarez bikin 21 gol dan 12 assist.

Secara spesifik menyoal kolaborasi di antara keduanya, Messi mencatatkan 10 assist buat Suarez dan 16 assist sisanya buat pemain Barca lain. Sedangkan separuh assist Suarez di musim 2019/2020 adalah untuk Messi.

Dengan kata lain, tanpa menghitung assist mereka untuk satu sama lain karena itu sudah termasuk ke dalam hitungan gol keduanya, AS menyebut bahwa kombinasi Lionel Messi dan Luis Suarez membuat 74 dari total 110 gol Barcelona di seluruh kompetisi 2019/2020.

Atau dengan kata lain, Lionel Messi dan Luis Suarez berkontribusi terhadap kisaran 67,27 persen gol Blaugrana yang lahir sepanjang musim 2019/2020.

Mengingat masa depan kedua pemain di Camp Nou kini sedang jadi spekulasi, jumlah itu jelas harus diperhatikan benar oleh Blaugrana. Apalagi AS menyebut bahwa statistik kolaborasi Messi dan Suarez di 2019/2020 adalah yang terburuk sejak mereka main berdua.

Disebut lebih lanjut, Messi mencetak 280 gol dan Suarez dengan 198 gol sejak mulai main bersama-sama buat Barcelona. Selama enam musim kebersamaan mereka secara keseluruhan, Lionel Messi dan Luis Suarez sudah membukukan total 478 gol dan 244 assist di Barca.

Andaikata Lionel Messi dan Luis Suarez jadi pergi dari Barcelona di bursa transfer musim panas ini, klub Catalan yang kini dilatih Ronald Koeman itu akan punya PR (pekerjaan rumah) besar untuk menggantikan keduanya sebagai tukang gedor utama di lini depan.

Ini 7 Arahan Jokowi ke Gubernur untuk Kendalikan Corona

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pengarahan kepada para gubernur menghadapi pandemi virus Corona dan pemulihan ekonomi nasional. Arahan ini dimaksud untuk menyamakan frekuensi dan langkah efektif dalam menangani COVID.

“Ratas hari ini secara khusus saya kembali mengundang Bapak Ibu para Gubernur untuk menyamakan frekuensi, agar gerak kita mulai dari pemerintah pusat, para menteri, para gubernur dan tentu saja para bupati dan wali kota, bahkan sampai kepala desa, betul-betul sebuah langkah yang cepat pergerakan yang semakin efektif itu yang kita harapkan,” ujar Jokowi dalam ratas melalui virtual, yang disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (1/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga mengungkapkan terkait vaksin COVID-19. Dia menyebut telah mendapatkan komitmen untuk menerima 20-30 juta vaksin di akhir tahun ini.

Berikut arahan terbaru Jokowi ke gubernur untuk kendalikan Corona:

Lihat Angka Corona, Waspadai Tren Negara Lain

Jokowi meminta para gubernur mencermati angka kasus Corona di wilayah masing-masing. Jokowi mengingatkan bahwa kasus Corona kembali mengalami lonjakan di negara lain.

“Saya ingin dan ingatkan agar para gubernur melihat data dan angka-angka pergerakan kasus COVID di wilayah masing-masing. Hati-hati, saat ini berbagai negara kembali menjadi tren, terjadi tren peningkatan kasus positif, baik di negara Eropa maupun di kawasan Asia,” ujar Jokowi.

Corona di Indonesia Terkendali, Harus Dijaga

Jokowi menilai kasus Corona di Indonesia masih terkendali dibandingkan dengan negara lain.

“Hati-hati saat ini berbagai negara kembali menjadi tren, terjadi tren peningkatan kasus positif, baik di negara Eropa dan kawasan Asia. Oleh sebab itu, kita harus hati-hati, hati-hati di negara kita walaupun ada peningkatan kasus positif di daerah. Tetapi kalau dibandingkan dengan negara-negara lain posisi Indonesia masih relatif terkendali, dan ini yang harus kita jaga, bahwa pengendalian manajemen untuk COVID betul-betul masih pada posisi terkendali,” ujar Jokowi di acara ‘Pengarahan Presiden RI Kepada Para Gubernur’ di Istana Bogor, Selasa (1/9/2020).

Jokowi kemudian memaparkan data kasus Corona per 31 Agustus yang diterima dari Satgas COVID-19. Jokowi mengungkapkan angka kasus kesembuhan di Indonesia meningkat, dia membandingkan kasus kesembuhan di April dan Agustus.

“Data yang saya terima 31 Agustus kemarin, jumlah kasus positif di negara kita 175 ribu, dari 2,23 juta tes yang telah kita lakukan. Dan Alhamdulillah tingkat kesembuhan case recovery rate juga makin meningkat dari dulu, kita ingat di bulan April itu 15 persen, kemudian sekarang di bulan Agustus itu 72,1 persen. Jadi ada pergerakan yang lebih baik, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia yang 69 persen,” katanya.

“Tetapi untuk kasus meninggal, ini hati-hati untuk case fatality rate di Indonesia meskipun mengalami penurunan dari 7,83 di bulan April menjadi 4,2 di bulan ini, kita masih punya PR besar untuk menurunkan lagi karena angka fatality rate di negara kita masih lebih tinggi dibandingkan dengan fatality rate global yang berada di angkat 3,36 persen. Ini pekerjaan besar kita,” ucapnya.

Kasus aktif Corona atau kasus yang masih dalam perawatan juga menurun dari 77 persen di bulan April menjadi 23,7 persen di Agustus, menurut Jokowi angka kasus aktif di Indonesia masih lebih baik dari rata-rata dunia yakni sebesar 27 persen. Sementara, untuk kasus meninggal juga mengalami penurunan dari 7,83 di April menjadi 4,2 persen di Agustus.

Jokowi juga bersyukur kasus sembuh Corona kemarin ada 129.959. Jokowi bersyukur kasus kesembuhan Corona bisa ditingkatkan. Sedangkan kasus aktif bisa ditekan.”Sekali lagi kita harus waspadai betul sehingga kita tidak kehilangan kendali dalam penanganan penyebaran COVID,” imbuhnya.

“Kemudian juga ini perkembangan kasus harian pada 31 Agustus, jumlah kasus aktif masih 41.420 atau 23,7 persen, kemudian penambahan kasus positif per hari kemarin 2.743. Dan ini yang kita patut bersyukur, bahwa kasus sembuh sudah 72,1 persen atau 125.959, dan jumlah kasus meninggal 7.417 atau 4,2 persen,” jelasnya.

“Positivity rate kita di 31 Agustus yang dulu berada di atas, kemudian melandai tetapi apapun ini harus kita tekan terus, agar lebih baik,” tegasnya di depan kepala daerah se-Indonesia.

RI Dapat Komitmen Vaksin ‘Jadi’ Akhir 2021

Jokowi pun menyampaikan kabar gembira. Jokowi mengungkapkan Indonesia mendapatkan komitmen vaksin virus Coroba sebanyak 20-30 juta dalam bentuk barang jadi pada akhir 2020.

“Saya ingin menyampaikan upaya kita dalam percepatan pengujian dan pengadaan vaksin. Untuk jangka pendek kita berebutan, berlomba-lomba dengan negara lain dalam mendapatkan akses vaksin secepat-cepatnya,” kata Jokowi.

“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan komitmen 20 sampai 30 juta vaksin di akhir tahun 2020 ini dalam bentuk barang jadi,” imbuhnya.

Jokowi mengatakan Indonesia juga akan mendapatkan komitmen vaksin sekitar 290 juta. Total vaksin itu akan didapatkan hingga akhir 2021.

Kepada kepala daerah, Jokowi meminta agar senantiasa fokus menangani kasus Corona. Jokowi ingin memastikan masyarakat aman sebelum vaksin tersedia secara menyeluruh.

Vaksin Merah Putih Diproduksi 2021

Jokowi yakin vaksin Merah Putih buatan Indonesia bisa mulai diproduksi pada pertengahan 2021.

“Pada saat yang bersamaan, kita juga mengembangkan vaksin strain Indonesia yang kita namakan vaksin Merah Putih,” kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada para gubernur secara virtual di Istana Bogor, Selasa (1/9/2020).

Jokowi mengatakan vaksin Merah Putih sedang disiapkan oleh konsorsium. Konsorsium itu terdiri dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman serta sederet perguruan tinggi dan lembaga penelitian.

“Saat ini vaksin Merah Putih dalam tahap pembuatan benih vaksin dan prosesnya sudah sekitar 30-40%. Uji klinis awal tahun depan,” ucapnya.Jokowi

“Insyaallah siap produksi pertengahan 2021,” sambung Jokowi.

Jangan Sampai Masyarakat Kembali Diliputi Rasa Tidak Aman

Jokowi juga meminta agar para gubernur memainkan gas dan rem dengan seimbang.

“Saya minta sekali lagi untuk para gubernur memainkan gas rem ini dengan seimbang, dengan takaran takaran sesuai dengan data-data yang dimiliki,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan bila angka kematian tidak bisa diturunkan dan angka kesembuhan tidak dapat dinaikan. Maka, akan terus menimbulkan ketidak pastian di masyarakat.

Ketidakpastian ini, menurutnya, akan menimbulkan rasa tidak aman di masyarakat. Sehingga diharapkan pemerintah dapat menjaga masyarakat dari rasa tidak aman.

“Ini yang kita semuanya harus tahu, yang akan membuat masyarakat kembali diliputi rasa tidak aman,” kata Jokowi.

Turunkan Angka Kematian Akibat Corona

Jokowi mengingatkan masih ada pekerjaan rumah (PR) bagi Indonesia menurunkan angka kematian akibat Corona.

“Alhamdulillah tingkat kesembuhan (case recovery rate) juga makin meningkat. Dari dulu kita ingat di bulan April itu 15% kemudian sekarang di bulan Agustus itu 72,1%. Jadi ada pergerakan yang lebih baik, lebih tinggi dari pada rata-rata dunia yang 69%,” ujar Jokowi.

Meski angka kesembuhan mengalami peningkatan, Jokowi juga menyoroti angka kematian yang besarnya masih berada di atas rata-rata dunia. Hanya, dibanding pada awal pandemi, angka kematian Corona di Indonesia juga sudah mengalami penurunan.

Jokowi memaparkan data-data melalui grafik yang ditampilkan di hadapan para gubernur. Ia bersyukur karena kasus kesembuhan sudah mengalami peningkatan.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyoroti kasus-kasus Corona yang masih tinggi di sejumlah provinsi. Jokowi meminta para gubernur yang wilayahnya masih berada di zona merah menekan laju penambahan kasus Corona.

“Marilah kita lihat baik jumlah kasus, jumlah yang sembuh, dan yang meninggal semua angkanya, datanya kita miliki harian. Jadi hati-hati untuk yang angkanya masih tinggi, saya minta gubernur untuk betul-betul bekerja keras dengan gugus tugas yang ada agar bisa ditekan angkanya,” sebutnya.

Jokowi meminta gubernur aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Bila ada yang perlu ditangani pemerintah pusat, gubernur diminta tak segan memberi tahu.

Pemakaian Masker Kunci Sebelum Vaksin

Jokowi mengatakan pemakaian masker menjadi kunci sebelum vaksinasi diberikan kepada masyarakat.

“Karena itu, sekali lagi, saya ingin para gubernur, yang berkaitan dengan jaga jarak, cuci tangan, tidak berkerumun, tidak berdesakan, ini harus diulang-ulang terus,” kata Jokowi.

Jokowi menyoroti soal pemakaian masker. Menurutnya, pemakaian masker harus terus diingatkan kepada masyarakat.

“Terutama yang berkaitan dengan dengan pemakaian masker. Ini harus disampaikan terus-menerus,” ujar Jokowi.

Oleh sebab itu, pemakaian masker menurut Jokowi adalah kunci sebelum vaksinasi. Namun, juga perlu dibarengi pengawasan dan sanksi di lapangan.

Wabup Bogor jadi Korban Akun Palsu Facebook

BOGOR DAILY – Marak akun media sosial palsu di Kabupaten Bogor, tidak tanggung-tanggung banyak korban yang tertipu.

Lebih tercengangnya lagi, akun palsu media sosial Facebook itu mengatas namakan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Akun itu diketahui bernama iwan.setiawab.180. Dan mengirim pesan ke sejumlah orang dengan mengaku sebagai wakil bupati Bogor.

Jika melihat halaman akun tersebut, aktifitas pembaharuannya baru dilakukan tiga hari lalu.

Akun itu menampilkan foto profil Wabup Bogor Iwan Setiawan yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan peci hitam.

Informasi yang dihimpun, beberapa orang sudah dihubungi akun tersebut melalui Facebook Messanger, termasuk calon kepala desa (kades).

Bahkan, ada orang yang dikirimi pesan oleh akun tersebut dengan menawarkan mobil.

Saat dikonfirmasi, Wabup Bogor Iwan Setiawan membenarkan, adanya akun palsu yang menamakan dirinya.

“Hari ini saya dapat laporan kalau ada akun Facebook yang menamakan wabup Bogor. Saya pastikan itu akun palsu karena saya tidak pernah menghubungi orang lewat Facebook,” katanya.

Bahkan, Iwan juga tengah mempelajari akun tersebut dan berencana melapor ke polisi.

“Kita akan lapor, sedang dipelajari dulu. Karena khawatir dia sedang mencari korban,” tandasnya. (Andi).

Anggaran Covid-19 di Kabupatem Bogor Baru Dipakai 50 Persen

BOGOR DAILY-Pemerintah Ka­bu­paten (Pemkab) Bogor baru menyerap sekitar 50 per­­sen anggaran penangan­an pandemi Covid-19 dari anggar­an belanja daerah yang nilainya 384 miliar rupiah.

“Evaluasi serapan anggaran Covid sudah hampir 50 per­sen, karena ada yang dibayar bansos (bantuan sosial) tahap dua tinggal pencairan, dan bansos tahap tiga dengan jumlah yang sama,” ujar Bupati Bogor Ade Yasin, usai rapat koordinasi daya serap anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi di kantor Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (31/8).

Pasalnya, biaya tak terduga (BTT) dalam APBD tahun 2020 Kabupaten Bogor yang senilai 477 miliar rupiah dibagi menjadi dua peruntukkan, yakni 384 miliar rupiah untuk pena­nganan pandemi Covid-19, dan sisanya, 93 miliar rupiah untuk penanganan pascabencana di beberapa kecamatan wilayah barat Kabupaten Bogor.

Sedangkan anggaran penanganan Covid-19 dibagi menjadi tiga komponen prioritas, untuk penanganan kesehatan senilai 191 miliar rupiah, penanganan dampak ekonomi senilai 4 miliar rupiah, dan anggaran penyediaan bansos senilai 188 miliar rupiah.

Pemulihan Ekonomi

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin di tempat yang sama menyebutkan bahwa penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi kini menjadi fokus Pemkab Bogor ke depan. Menurutnya, agar lebih terarah maka waktu dekat akan dibentuk dua tim melalui surat keputusan (SK) Bupati Bogor.

Ia mengatakan, selain mem­­bedah dua bahasan pokok, pada rapat tersebut juga mem­bahas antisipasi dampak bencana kekeringan yang meng­ancam Kabupaten Bogor, terutama di wilayah sebelah timur.

“Materi antisipasi musim bencana alam kekeringan harus dipersiapkan dan ibu (bupati) minta Bappedalitbang agar menyusun masalah kondisi peta kemiskinan karena kemungkin­an meningkat,” tuturnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bogor mencatat 31 kecamatan zona merah di wilayahnya dan 19 pasien baru positif Covid-19.

“Ada tambahan 19 kasus konfirmasi positif baru, tambahan dua kasus sembuh, dan tambahan dua kasus konfirmasi meninggal dunia,” kata Bupati Bogor Ade Yasin.

Sebanyak 19 pasien baru itu berasal dari berbagai kecamatan, empat dari Citeureup, tiga dari Babakan Madang, dua dari Kemang, dua dari Dramaga, dua dari Rancabungur, serta masing-masing satu dari Cibinong, Ciomas, Tamansari, Sukaraja, Tenjolaya, dan Cileungsi.

SUMBER: Kontan.com