Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 8049

Berkat Progam Asimilasi COVID-19 Reza Bukan Bebas dari Penjara

0

BOGORDAILY – Presenter Reza Bukan akhirnya bebas dari masa hukumannya akibat kasus narkoba. Rupanya kebebesannya itu berkat program asimilasi COVID-19.

Kebebasan itu terjadi pada 18 Agustus 2020 lalu. Hal itu diungkpan Reza di youtube milik Augie Fantinus berjudul ‘Reza (Bukan) yang dulu lagi, Siap dengan kehidupan yg “BARU”!’.

“Gue keluar itu pokoknya dapet asimilasi COVID-19 setelah 18 Agustus setelah 17 Agustus, karena progam COVID itu sebenarnya ya,” kata Reza Bukan dilihat detikcom pada Senin (31/8/2020).

Memang sebelumnya Reza divonis oleh hakim selama 4 tahun 6 bulan. Ia sudah menjalani hukumannya sejak 2018.

Meski mendapatkan program asimilasi, awalnya Reza Bukan mengaku kaget.

“4 tahun 6 bulan subsider, ya dapet keputusan mendapatkan asimiliasi COVID dan bisa ikut asimilasi tanggal 18 Agustus, dan gue begitu kaget dan begitu syok,” ungkap Reza Bukan.

Sebelum bebas Reza akui dirinya sudah mendapatkan informasi dari pihak rutan sejak awal Agustus 2020. Saat itu dia masih terbayang akan bebas di tahun depan.

“Gue tahu keputusan itu pas awal di bulan Agustus. Masih ada dua minggu kan dan gue ngerasa kalau bebas 2021 lah masih tahun depan lagi,” kata Reza Bukan.

“Begitu pas ketemu sama pak Kasianta. ngasih tau ‘good news bad news mau yang mana?’, ‘bad newsnya pak?’ ‘badnewsnya adalah remisi kamu belom turun’, waduh. ‘kalo good newsnya pak?’,’kamu bisa ikut asimilasi’ dang begitu rasa ‘dibilang kamu bisa ikut asmilasi’, semakin yakin bahwa elu keluar elu keluar,” bebernya lagi.

Tak hanya itu Reza Bukan juga sempat bingung apakah akan mengambil jalan asimilasi untuk kebebasannya. Karena di pikirannya saat itu jika dirinya bebas akan menjalani hidup yang kurang baik.

Di sisi lain selama menjalani hidup di dalam tahanan, Reza mengambil hikmah. Dia juga banyak belajar agar sabar dan bertaubat agar tak mengulangi kesalahannya lagi.”Tapi ya begitu, gw nggak mau merasain bahwa ada yang menyakini kalo mau keluar tuh males gereja lah males olahraga males ngapa nagapin maunya di kamar santai, karena udah merasa nyaman, kalo gw nggak gw tetep gereja tetep olahraga juga,” katanya.

“Pengalaman di dalem gw dibentuk agar bisa sabar, karena kita melihat orang pulang duluan bebas orang putusanya bisa selesai ya sabar watkunya ada,” pungkasnya.

Ayah Atta Halilintar Digugat Soal Diskriminasi Anak

0

BOGORDAILY – Halilintar Anofial Asmid yang merupakan ayah dari YouTuber Atta Halilintar dilaporkan mantan istri atas gugatan penelantaran anak di Polres Metro Jakarta Selatan.

Anofial disebut tak memberikan nafkah kepada anak dari istri keduanya, Happy Hariadi. Laporan tersebut sudah dilayangkan sejak Oktober 2019 oleh kuasa hukum Happy.

“(Isi gugatan) Pemberian nafkah dan perlakuan terhadap anak tersebut,” ujar Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nunu Suparmi saat ditemui di Polres, Senin (31/8/2020).

Lebih lanjut, Nunu juga menjelaskan pernikahan Anofial dengan Happy memang resmi. Mereka menikah pada 1998 dan memutuskan untuk bercerai pada 2006.

Pernikahan mereka saat itu dikaruniai seorang anak perempuan. Disebut Nunu, saat ini anak tersebut sudah berumur kurang lebih 17 tahun.

“(Pernikahan) Resmi, dan direstuin oleh istri pertama Pak Halilintar (Anofial). Itu terjadi pada 21 April 1998 dan bercerai 6 Maret 2006. Di Bandung,” sambung Nunu.

“(Anak) Perempuan, usianya waktu dibuat laporan itu 16 tahun. Sekarang mungkin 17,” lanjutnya.

Atas kasus ini, Anofial digugat lewat beberapa pasal. Pasal-pasal tersebut dijelaskan Nunu dan berkaitan dengan diskriminasi anak.

“Pasal 76 A dan 76 B, juncto 77 UU RI tahun 2014 tentang diskrimimasi anak,” tegas Nunu.

Kasus ini kembali menyita perhatian publik terhadap keluarga Gen Halilintar setelah kasus dugaan skandal Atta Halilintar dengan beberapa artis perempuan. Laporan Happy ini pun nantinya akan memanggil Anofial serta beberapa keluarganya untuk menjadi saksi dalam menjalankan BAP.

Lewandowski Bisa Main Hingga Umur 40 Tahun

0

BOGORDAILY – Di usianya yang tak lagi muda, Robert Lewandowski justru mencapai performa terbaiknya. Lewandowski mengungkapkan bahwa dia bisa bermain sampai usia 40 tahun.

Superstar sepakbola Polandia itu baru saja menjalani musim untuk kenang di 2019/20. Sebanyak 55 gol diceploskan Lewandowski di seluruh kompetisi untuk membawa Bayern Munich memenangi treble, titel Liga Champions pertama dalam kariernya.

Lebih hebat lagi, Lewandowski menjadi pencetak gol terbanyak di tiga kompetisi yang dimenangi Bayern itu. Padahal saat ini usia Lewandowski sudah 32 tahun.

Kontrak Lewandowski di Allianz Arena masih berlangsung sampai tiga tahun ke depan. Itu artinya, mantan penggawa Borussia Dortmund itu akan berumur 35 tahun saat kesepakatan itu berakhir.

Belum lama ini Lewandowski mengungkapkan, kontrak itu bukanlah yang terakhir dalam kariernya. Dalam wawancaranya dengan Kicker, Robert Lewandowski menegaskan bahwa dia masih ingin bermain selama bertahun-tahun lagi.

“Mungkin delapan tahun,” sahut dia dilansir Stat Perform News. “Mengakhiri karier di Bayern merupakan sebuah opsi, sudah pasti, tapi aku masih memiliki tahun-tahun di depan. Aku tidak memikirkan tentang gantung sepatu.”

“Aku tidak merasa seperti aku sudah berusia 32 tahun. Aku justru merasa sekarang lebih baik daripada saat aku berusia 26 tahun. Aku bekerja secara spesifik dalam beberapa tahun terakhir untuk mencapai level optimalku,” terang Lewandowski.

Lewandowski memulai kariernya di level tertinggi saat bergabung Borussia Dortmund pada 2010. Setelah mengemas 103 gol dan 187 pertandingan selama empat musim, Robert Lewandowski menyeberang ke Bayern Munich dan hingga kini sudah mencetak hampir 250 gol dalam enam musim untuk memenangi total 10 gelar juara mayor.

Ini Tanggapan Irwansyah Soal Sering Terseret Kasus

0

BOGORDAILY – Artis Irwansyah belakangan ini kerap mencuri perhatian publik. Hal itu karena, nama Irwansyah kerap terseret dalam beberapa kasus.

Beberapa kali Irwansyah memang sempat menyambangi Polrestabes Bandung hingga Pengadilan Jakarta Pusat Tipikor untuk menyelesaikan kasusnya.

Dalam hal ini, Irwansyah mengaku lelah dan bingung lantaran sering dilibatkan dengan kasus-kasus. Hal ini diungkapkan Irwansyah saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (31/8/2020).

“Gue juga nggak ngerti kenapa gue dilaporkan mulu,” ujar Irwansyah.

Diketahui, kedatangan Irwansyah hari ini ke Polres untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik yang menyeret namanya.

Hal ini dikhawatirkan Irwansyah dapat menimbulkan rasa takut pihak lain bila ingin bekerja sama dengannya. Meski begitu, Irwansyah sesungguhnya tak ingin terlibat dalam kasus-kasus yang memberikan dirinya stigma negatif.

“Ya nggaklah, itu kan siapa yang duluan. Aku kan sebenarnya nggak pengin kayak gini, karena kan ya mereka duluan segala macem. Jadinya aku nggak bisa apa-apa ya. Ya aku konsultasi sama Mas Zakir katanya lapor aja ya udah,” papar Irwansyah.

Selain itu, Irwansyah mengaku saat ini ingin lebih selektif dalam memilih rekan kerja sama. Tudingan-tudingan yang seperti ini dianggap Irwansyah dapat merusak nama baiknya.

“(Selektif) Iya pasti kalau saya pasti sekarang. Karena memang sudah sih orang di depannya baik-baik di belakangnya seperti apa,” jelasnya.

Selain itu Irwansyah juga turut khawatir dengan keadaan keluarganya jika ia terus dilibatkan dalam kasus-kasus ini. Irwansyah ingin keseharian dan pekerjaannya berjalan sesuai pada secara semestinya.

“Ya harus fokus semuanyalah, kan tetap berjalan, pekerjaan jalan ya rumah tangga harus berjalan. Jadi milih waktunya harus bener-bener,” ungkapnya.

Diketahui, Irwansyah sempat terseret dalam kasus tudingan wanprestasi oleh Medina Zein. Kasus tersebut menyebutkan Irwansyah sudah menggelapkan dana bisnisnya Bandung Makuta sebesar Rp 1,9 miliar.

Hal ini membawa Irwansyah untuk kerap mendatangi Polrestabes Bandung untuk menjalankan pemeriksaan atas laporan Medina Zein.

Bukan hanya itu, Irwansyah bahkan terseret atas kasus penggelapan dana oleh Tubagus Chairi Wardana alias Wawan. Keterlibatan tersebut lantaran Irwansyah sempat menerima uang dari Wawan untuk melaksanakan kerja sama dalam bidang film.

Wawan kemudian menjadi tersangka dalam kasus korupsi. Irwansyah pun sempat menyambangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Tipikor untuk dimintai kesaksiannya.

Pemerintah Mengakui Kapasitas Penumpang di Transportasi Umum Sulit Dibatasi

BOGORDAILY – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa menerapkan protokol kesehatan di transportasi umum sulit dilakukan. Hal ini lantaran kapasitas penumpang selalu melebihi jumlah yang sudah ditetapkan.

Dia mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan KRL hanya boleh mengangkut penumpang dengan kapasitas 45 persen. Namun kenyataannya, kapasitas penumpang setiap harinya lebih dari 45 persen.

“Saya berikan ilustrasi juga apa yang terjadi di kereta api. Di KRL itu kapasitasnya 45 persen. Di lapangan, berangkat dari Bogor 45 persen, tapi di Jakarta, orang masuk-masuk lagi, susah juga. Memang di lapangan, ini sesuatu yang sulit,” kata Budi Karya dalam rapat kerja bersama komisi V DPR yang disiarkan di akun youtube DPR RI, Senin (31/8/).

Budi Karya menyampaikan, pemerintah telah menegaskan tidak akan menaikkan jumlah maksimal kapasitas penumpang. Padahal KAI selaku operator sudah meminta untuk dinaikkan kapasitasnya.

“Kapasitas angkut KRL kami pertahankan 45 persen. Meski KAI sudah minta ditingkatkan, tapi pakar epidemiologi bilang tidak bisa (untuk ditingkatkan),” ujarnya.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh Kemenhub untuk menekan jumlah penumpang KRL. Budi Karya menyebut, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah menyiapkan alternatif untuk mengantisipasi antrean panjang penumpang di stasiun-stasiun keberangkatan. Pada jam-jam tertentu, BPTJ menyediakan subsidi bus gratis, seperti dari Bogor, untuk tujuan Jakarta.

“Bu Polana kasih subsidi bus gratis dari BPTJ. Kita sediakan bus gratis dari Bogor ke Jakarta,” ujarnya

Adapun di hari sibuk seperti hari Senin, BPTJ menambah kapasitas armada gratis hingga 100 unit. Kemenhub rutin membahas senario untuk mencegah membludaknya penumpang setiap satu minggu sekali bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo.

“Sekarang ini, hampir tiap minggu kami diskusi sama pak Doni Manardo. Kami bahas detail bagaimana agar kapasitas KRL tetap bisa terjaga 45 persen. Bagaimana jika hari Senin (di hari Sibuk) kita sediakan 100 bus gratis dari Bogor, Tangerang ke Jakarta,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada 6 Juli lalu, PT KAI pernah mengajukan relaksasi untuk kapasitas maksimal KRL. Dalam keterangan resminya, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo meminta kapasitas angkut kereta ditingkatkan menjadi 60 persen untuk mengurangi kepadatan antrean penumpang di stasiun.

Sejak ditetapkan kapasitas angkut maksimal 45 persen atau 74 pelanggan per kereta pada 8 Juni, PT KAI melaporkan, sejumlah antrean penumpang memang tampak mengular di berbagai stasiun pada jam-jam tertentu.

Vanessa Angel Stres Menjalani Sidang Narkoba, Bibi Ardiansyah Sedih

0

BOGORDAILY – Artis Vanessa Angel mengaku stres saat menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Bibi Ardiansyah pun sedih saat mengetahui hal tersebut.

Bukan tanpa alasan. Sebab, ini kali keduanya Vanessa Angel terjerat dalam masalah hukum. Sebelumnya, ia ditangkap oleh polisi dan divonis bersalah oleh Pengadilan Surabaya atas kasus prostitusi online.

“Ya sedih aja. Sebelumnya kan Vanessa juga pernah ngalamin kayak gini. Nah dalam 3 hari ini dia mikirin hari ini, Senin dia benar-benar stres,” kata Bibi Ardiansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (31/8/2020).

Hal itu juga berimbas kepada anaknya, Gala Sky Andriansyah. ASI yang dihasilkan oleh Vanessa Angel jadi tak maksimal. Alhasil, ASI-nya tak keluar banyak dan tak bagus untuk dikonsumsi sang bayi.

“Jadi lanjut lagi ke Gala stresnya,” sambung Bibi Ardiansyah.

Kendati demikian, Bibi Ardiansyah berharap semoga stres itu tidak terjadi berkepanjangan. Sebagai suami, Bibi Ardiansyah pun juga sudah mencoba untuk menenangkan istrinya tersebut.

“Ya gue nggak penginlah sebagai kepala keluarga ngelihat yang kayak gitu. Karena gue juga baru jadi orang tua. Jadi semoga ke depannya diberi kelancaranlah sama Allah,” tutur Bibi Ardiansyah.

“Dia nenangin terus sih ya berdoa. Semangatin ya dibikin kuatlah,” timpal Vanessa Angel.

Salah satu cara Bibi Ardiansyah menenangkan Vanessa Angel dengan cara mengajaknya nyanyi bersama. Walau tak bisa ke luar rumah, ia mencoba menghibur Vanessa Angel di kediamannya.

“Kita nenanginnya karokean aja sih sebenarnya di rumah ha ha ha. Orang tua Vanes juga benar-benar supportlah,” imbuh Bibi Ardiansyah.

“Udah ya kasian Galanya sendirian, thank you,” tutup Bibi Ardiansyah mengakhiri wawancara.

Ini Dua Kiper yang Lolos Seleksi Persela Lamongan

0

BOGORDAILY – Persela Lamongan sudah membocorkan dua kiper yang lolos hasil seleksi. Mereka adalah Sheva Meindieta Firmansyah dari Sidoarjo dan Wahyu Anggara Indra Tanaya dari Tuban.

Pelatih kiper Persela, Erick Ibrahim, mengaku telah menentukan dua nama itu dari beberapa hari lalu. Sheva dan Wahyu merupakan pemain kelahiran 2001.

“Keduanya memiliki postur tubuh yang cukup ideal untuk seorang penjaga gawang, yaitu 185 senti. Posturnya tinggi, potensinya bagus,” kata Erick Ibrahim pada wartawan, Senin (31/8/2020).

Selain postur tinggi dan kemampuan menangkap bola, keduanya dianggap punya kemampuan yang bagus dalam mendistribusikan bola. Semua itu cocok dengan kriteria yang diinginkan oleh Persela.

Meski telah dinyatakan lolos seleksi, kemampuan keduanya akan terus dipantau perkembangannya selama sesi latihan bersama Persela Lamongan untuk menyambut bergulirnya lagi Shopee Liga 1 2020.

“Distribusi itu sangat penting ya sekarang, untuk build up serangan,” sambungnya.

“Mulai besok sudah gabung latihan. Mudah-mudahan bisa lebih berkembang.”

Untuk diketahui, Sheva Meindieta Firmansyah merupakan kiper kelahiran Sidoarjo dan mengasah kemampuannya di ASIFA (Aji Santoso International Football Academi). Selama di ASIFA, kiper yang biasa disapa Sheva itu berkesempatan mencicipi sejumlah turnamen baik di dalam maupun luar negeri

Beberapa diantaranya adalah di Ghotia Cup Swedia, Dana Cup Denmark dan Kejora Cup Malaysia pada tahun 2016, kemudian Piala Suratin Jawa Timur tahun 2017 dan 2018, lalu terakhir memperkuat ASIFA FC di Liga 3 Zona Jawa Timur musim 2019.

Untuk Wahyu Anggara Indra Tanaya,d ia mulai mengasah kemampuan penjaga gawang Sekolah Sepakbola (SSB) EsGe Tuban tahun 2011 – 2014, dilanjutkan di SSB BSP tahun 2015 – 2020, serta di GK Center Akademi Tuban hingga sekarang. Sebelumnya Anggara juga sempat memperkuat sejumlah tim, diantaranya Persatu Tuban U17 di Piala Suratin U17 hingga Bumi Wali FC Tuban di Liga 3.

PWSC Minta Kejelasan Mengenai Pengelolaan Air

BOGOR DAILY – Paguyuban Warga Sentul City (PWSC) meminta kejelasan dari pihak PDAM Tirta Kahuripan, mengenai pengalihan pengelolaan air dan tindak lanjut pengembangan di wilayah Sentul City, Selasa (1/9/2020).

Sekretaris PWSC, Rino Sadanur mengungkapkan, pada kunjungannya ke kantor PDAM Tirta Kahuripan itu, merupakan tindak lanjut pengembangan dan pengelolaan air yang akan diambil oleh perusahaan daerah dari Sentul City.

“Kami ketemu Dirut Operasional PDAM Tirta Kahuripan. Pertama kami ingin mendapat penjelasan dari PDAM mengenai kasus terjadi di SC (Sentul City), terutama pengalihan pengolahan air dari pengembang ke PDAM. Kami ingin dapat penjelasan dirut utama tapi hari ini kami ditemukan dengan dirut ops,” katanya kepada wartawan.

Ia mengaku, perwakilan dari PWSC sangat puas dengan hasil yang di dapat ketika melakukan pertemuan dengan Direktur Operasional PDAM. Bahwa, perusahaan milik daerah itu akan melakukan pembahasan dengan pihak pengembang di Sentul City mengenai saluran air.

“Dan saat ini adalah proses verifikasi hampir selesai, kemudian ada nantinya masalah teknis dibicarakan PDAM dengan pengembang SC,” akunya.

Sebagai perwakilan warga Sentul City, semua warga tentunya menerima keputusan yang baik.

“Kami tidak mengatakan itu (memilih PDAM), intinya yang kami terima dari segi kuantitas, kualitas itu tidak mengurangi apa yang saat ini kami terima. Jadi terserah siapa pengelola selama apa kebutuhan warga terlayani baik. Jadi tidak ada alergi ke PDAM, jadi tidak berpengaruh ke pelayanan juga,” tukasnya.

Sementara, dari pihak PDAM Tirta Kahuripan belum bisa menjelaskan mengenai persoalan dengan Sentul City, karena masih dalam tahap verifikasi. (Andi)

Wapres Akui Angka Kemiskinan Meningkat Karena Pandemi Covid-19

BOGORDAILY – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan pengentasan kemiskinan di Indonesia mengalami kemunduran. Hal itu ditandai dengan potensi peningkatan angka kemiskinan mencapai 11,5 persen pada akhir tahun 2020, apabila penanganan Covid-19 tidak berjalan optimal.

“Angka kemiskinan masih berpotensi meningkat lagi menjadi 11,5 persen pada akhir tahun ini, atau kembali ke kondisi pada tahun 2011, apabila upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi tidak berjalan sesuai harapan,” kata Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada Simposium Nasional Universitas Hasanuddin Makassar, yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (1/9).

Sejak pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19, Ma’ruf menyebutkan jumlah warga miskin di Indonesia bertambah lebih dari 1,6 juta orang dari data kemiskinan pada September 2019.

“Bila kita lihat angka kemiskinan pada Maret 2020, seiring dengan terjadinya pandemi Covid-19, maka jumlah warga miskin telah meningkat menjadi 26,42 juta orang atau 9,78 persen, dibandingkan dengan data bulan September 2019 yang berjumlah 24,79 juta orang atau 9,22 persen,” katanya dalam seminar tentang Kesehatan, Ketahanan Pangan dan Kemiskinan tersebut.

Untuk mencegah kemunduran semakin jauh, Ma’ruf mengatakan Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melindungi kesejahteraan masyarakat. Antara lain dengan memberikan bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan Bantuan Tagihan Listrik.

“Pemerintah juga telah memperluas cakupan penerima bantuan dari yang sebelumnya 25 persen rumah tangga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah, menjadi 40 persen terbawah. Alokasi anggaran perlindungan sosial ini berjumlah Rp203,9 triliun,” tukasnya.

Luncurkan 2 Program Bantuan Baru

Untuk menyasar kategori masyarakat rumah tangga terbawah tersebut, Pemerintah telah meluncurkan dua program bantuan baru, yakni Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro dan program Subsidi Upah.

Banpres Produktif Usaha Mikro ditujukan untuk 9,12 juta usaha mikro kecil (UMK) dengan total anggaran Rp22 triliun, sementara Subsidi Upah diberikan untuk 15,7 juta pekerja dengan anggaran Rp37,78 triliun.

Ma’ruf Amin berharap anggaran yang sangat besar untuk berbagai program bansos tersebut akan berkurang seiring dengan berakhirnya pandemi Covid-19 dan pulihnya ekonomi nasional. Setelah ekonomi pulih, maka Pemerintah akan menaruh perhatian lebih pada program-program pengentasan kemiskinan.

“Anggaran bansos yang sangat besar ini diharapkan akan jauh berkurang setelah pandemi Covid-19 mereda. Pemerintah selanjutnya akan lebih menekankan kepada program pemberdayaan dalam rangka menanggulangi kemiskinan,” ujarnya.

Korban Tenggelam di Sungai Cianten Ditemukan Meninggal

BOGOR DAILY – Alex Suherman (40) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Cianten, Kampung Batu Beulah, Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Selasa (1/9/2020) akhirnya ditemukan.

Naas, tim gabungan berhasil menemukan Alex dengan keadaan meninggal dunia, sekitar pukul 15:00 WIB.

“Sudah ditemukan, dengan keadaan meninggal dunia, sekitar 15 meter dari titik kejadian,” kata Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam.

Menurutnya, jenazah langsung dilarikan ke kediamannya di Kampung Batu Beulah, Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang.

“Sudah dilarikan ke rumah duka,” tukasnya.

Sebelumnya, Alex Suherman tenggelam di Sungai Cianten, Kecamatan Cibungbulang karena keram saat mandi bersama temannya.

“Jadi gini. Pertama, korban ini mandi bersama temannya di Sungai Cianten, akan tetapi korban keram dan tercebur ke sungai,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2020).

Menurut Adam, korban sempat ditolong oleh temannya yang juga mandi di Sungai Cianten, Kampung Batu Beulah, Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang.

“Namun, temannya lebih menyelamatkan diri serndiri. Dan sempat memegang tangan korban, tapi di lepaskan, korban langsung hilang begitu saja tidak muncul lagi, kedalaman sekitar empat sampai lima meter,” jelasnya. (Andi)