Sunday, 17 May 2026
Home Blog Page 8068

Akhir Bulan Ini Vanessa Angel Jalani Sidang Kasus Narkoba

0

BOGORDAILY – Sidang perdana Vanessa Angel terkait kasus psikotropika akan digelar pada Senin (31/8). Vanessa Angel akan didakwa dengan Pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika juncto Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Psikotropika dalam Lampiran Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakbar Eko Ariyadi dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).

Seperti apa rangkaian urutan peristiwa kejadian, nanti akan terungkap semua saat jaksa membacakan surat dakwaan, yang tentu saja kronologinya merujuk pada pasal di atas. Nantinya dakwaan akan disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Sebelumnya, polisi menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka kasus psikotropika. Atas hal tersebut Vanessa terancam hukuman di atas 6 tahun penjara.

Namun polisi memberinya tahanan kota, karena beberapa pertimbangan. Salah satunya situasi saat ini yang sedang dilanda wabah Corona.

“Sudah terbit sprinhan, tetapi jenisnya penahanan kota. Jadi tidak boleh keluar dari Jakarta selama penahanan,” jelas Kasat Narkoba Polres Jakbar Kompol Ronaldo Maradona, Rabu (19/8) lalu.

Dengan status sebagai tahanan kota, Vanessa Angel dikenakan wajib lapor ke Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Setelah kasusnya dilimpahkan ke Kejari Jakarta Barat, Vanessa Angel juga tidak ditahan. Kejari Jakbar memberinya tahanan kota dengan pertimbangan Vanessa Angel masih menyusui.

“Terhadap tersangka, kami tidak melakukan penahanan. Adapun yang menjadi pertimbangan kami tersangka masih memiliki bayi yang perlu menyusui yang masih membutuhkan ASI ibunya,” kata Kasi Intel Kejari Jakbar Edwin I Beslar di Kejari Jakbar, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (6/8/2020).

Edwin mengatakan kasus Vanessa akan segera dibawa ke pengadilan untuk persidangan. Dia menyebut persiapan sidang kurang-lebih memakan waktu 2 pekan.

Sebelumnya, polisi menetapkan Vanessa Angel sebagai tersangka di kasus psikotropika. Vanessa Angel disebut tanpa hak menyimpan psikotropika Golongan IV.

Ronaldo mengatakan bahwa Vanessa Angel mengaku memiliki resep dokter untuk membeli Xanax tersebut. Akan tetapi, dosis Xanax yang dimiliki Vanessa Angel tidak sesuai dengan resep dokter.

“Tanpa hak menyimpan, memiliki bisa dipidana, ada ancaman hukumannya. Jadi bukan resep yang palsu dan dokter beri keterangan bahwa salah satu dulu ada resep, itu yang diberikan dan ada di tangan VA itu berbeda, yang satu di resep dokter itu 0,5 mg, (sedangkan) yang kami sita dari Saudari VA 1 mg,” kata Ronaldo.

Polisi juga telah memeriksa dokter yang memberikan resep Xanax tersebut kepada Vanessa Angel.

“Jadi keterangan dokter itu kami bisa simpulkan saat ini bahwa yang dikuasai atau barang yang disita penyidik dari Saudari VA itu bukanlah benda yang sama yang diberikan resep dokter yang dijelaskan dari yang sebelumnya,” jelasnya.

Kekeringan, Warga Desa Tajur Terpaksa Pakai Air Kali

Air Bersih di Desa Tajur Langka, BPBD kirim Bantuan

BOGORDAILY – Poros timur Kabupaten Bogor kerap kali jadi langganan kekeringan terparah saat musim kemarau. Banyak warga yang mengeluhkan minimnya air bersih lantaran sumber air di sana sudah kerontang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor pun langsung mendistribusikan air bersih sebanyak 10 ribu liter kepada warga yang berada di salah Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

“Pengiriman air bersih kali ini untuk di Desa Tajur, ada 350 kepala keluarga,dan 500 jiwa,” ungkap salah satu petugas BPBD, Nurriza.

Setiap harinya, dia menuturkan, pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan disejumlah wilayah yang berdampak kekeringan lainnya.

“Ada beberapa titik pengiriman air bersih, salah satunya di Desa Tajur,” terangnya.

Salah warga Desa Tajur, Herianto mengatakan, bantuan ini sangat bermanfaat baginya dan warga sekitar.

“Langka banget air bersih di Kampung Tajur, buat minum aja susah dapat air bersih, untung saja ada bantuan air bersih,” katanya.

Menurutnya, untuk mendapatkan air bersih, setiap hari Harianto harus berjalan sekitar satu kilo ke Kali Gede Tajur.

“Ngandelin air sumur palingan dapat seember, biasanya untuk nyuci,mandi, kadang minum aja ngambil di Kali Gede Tajur yang jaraknya lumayan jauh,” tandasnya. (rif)

Nadiem Janjikan Kuota, KPAI Menyinggung Pelajar yang Tak Punya Ponsel

BOGORDAILY – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi bantuan kuota yang dijanjikan Mendikbud Nadiem Makarim untuk pelajar dan mahasiswa. Meski begitu, KPAI menilai kebijakan itu kurang tepat dan tidak bisa dirasakan secara menyeluruh.

“KPAI mengapresiasi bantuan kuota internet kepada para siswa, guru, dan mahasiswa sebesar 35 GB per bulan, sehingga anggarannya mencapai Rp 9 T. Namun seharusnya, sebelum pemerintah membuat kebijakan harus berbasis pemetaan masalah dan data agar tepat sasaran dan menyelesaikan masalah serta anggaran negara termanfaatkan dengan baik,” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti ketika dihubungi, Kamis (27/8/2020).

Sebab, menurut Retno, tidak semua pelajar memiliki gadget. Dia lantas mempertanyakan bagaimana solusi bagi pelajar yang memiliki masalah tersebut.

“Karena masalahnya kan tidak melulu soal kuota internet, tetapi ada juga sinyalnya sulit dan nggak punya gadget. Kalau anak yang tidak punya gawai, lalu diberikan kuota internet, apakah tepat sasaran atau tepat guna? Begitupun bagi anak yang wilayahnya sulit sinyal, diberikan kuota internet tidak akan bisa memanfaatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan juga kepada para orang tua jika kebijakan ini berjalan. Retno meminta para orang tua mengawasi agar penggunaan internet tidak sia-sia.

“Kalau masalah main game atau TikTok selama dalam pengawasan orang tua dan waktunya dibatasi oleh orang tua, tidak terlalu membahayakan. Yang akan menimbulkan kecanduan kalau anak-anak dibiarkan berjam-jam bermain game online misalnya. Kuncinya di pengawasan dan edukasi ortu kepada anak-anaknya,” tuturnya.

Sebelumnya, Nadiem Makarim akan memberikan subsidi kuota internet untuk siswa, mahasiswa, guru, hingga dosen. Subsidi kuota akan diberikan selama September-Desember 2020.

“Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar Rp 9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen selama 3 sampai 4 bulan ke depan,” kata Nadiem dalam raker bersama Komisi X DPR RI, di MPR/DPR RI, Senayan, Kamis (27/8/2020).

Dalam paparan yang ditampilkan saat rapat bersama Komisi X DPR, Nadiem berjanji akan memberikan bantuan anggaran Rp 7,2 triliun untuk subsidi kuota internet kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen.

Rinciannya, setiap bulan siswa akan mendapat 35 GB per bulan, kemudian guru akan mendapat kuota 42 GB per bulan. Sementara dosen dan mahasiswa akan mendapat kuota 50 GB per bulan.

Banyak Bangli di Bibir Kali Cipamingkis, Satpol PP Bakal Bongkar Semuanya

BOGORDAILY -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor akan melakukan pengecekan kepada pihak kecamatan. Ikhwalnya, bangunan liar (bangli) di Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, berdiri tepat di bibir Kali Cipamingkis.

pantauan Bogordaily.net puluhan bangli berdiri tepat di tepi kali Cipamingkis, wilayah tersebut sudah lama dijadikan tempat wisata dadakan oleh pengendara yang melewati jalur tersebut.

Tak khayal sejumlah warga pun memanfaatkan dengan membangun warung dadakan untuk dijadikan tempat beristirahat para pengendara.

Kepala Satuan (Kasat) Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho mengtakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah kecamatan Jonggol terkait bangli tersebut.

“Nanti kita lakukan pengecekan ke lokasi,”ungkapnya kepada Bogordaily.net

Pihaknya, sambung dia tak segan untuk melakukan pembongkaran bila ternyata sudah menyalahi aturan.

“Penindakan pasti kami akam lakukan, namun ada prosedurnya dan diberikan surat peringatan untuk melakukan pembongkaran sendiri terlebih dahulu,” kata Agus Ridho.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani mengatakan akan memberikan surat peringatan kepada sejumlah pedagang.

“Kami berikan surat peringatan, yang berjualanpun bukan warga kami,” terangnya. (rif)

Mulai Besok Kota Bogor Mulai PSBB Lagi Selama Dua Pekan

BOGORDAILY – Kota Bogor ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19 oleh Gugus Tugas Nasional, kemarin. Sebagai langkah untuk menekan penyebaran virus Corona, Pemerintah Kota Bogor akan memberlakukan PSBB Skala Mikro dan Komunitas selama dua pekan.

“Baru saja kami bersama Forkopimda melakukan pembahasan terkait penetapan status zona merah oleh Gugus Tugas Nasional. Berdasarkan data, memang kasus positif di Kota Bogor selama 2 minggu terakhir menunjukkan lonjakan yang cukup tajam. Ini pertama karena mitigasi dan tracing kita yang masif. Yang kedua, karena testing kita yang masif, yaitu swab yang masif,” kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Jum’at (28/8/2020).

“Fokus kita, kami forkompimda bersepakat mulai besok, kita akan menerapkan pembatasan berskala mikro dan komunitas. Pemberlakuan selama dua pekan terhitung mulai besok. Artinya, pembatasan aktivitas dan kegiatan di tingkat RT/RW yang masuk dalam zona merah,” imbuhnya.

PSBB skala mikro dan komunitas ini, kata Bima, akan diterapkan secara ketat di tingkat RT dan RW yang menjadi zona merah di Kota Bogor. Warga yang berada pada zona merah dilarang beraktivitas baik itu sosial maupun keagamaan, seperti sholat jum’at maupun peringatan hari besar keagamaan.

“Jadi tidak boleh berkerumun, beraktivitas di luar, jadi diminta tetap di dalam rumah kecuali untuk keperluan medis dan pangan. Jadi ini adalah skala mikro di tingkat RW, kami sudah mendata RW mana saja yang zona merah,” papar Bima.

Bima menyebut, dari total 797 RW yang ada di Kota Bogor, ada 104 RW yang masuk dalam kategori zona merah atau paling banyak kasus positifnya.

Pada penerapan PSBB skala mikro atau komunitas, Pemkot Bogor dan forkopimda juga sepakat membatasi jam operasional untuk pabrik, pusat perbelanjaan, mall, restoran, kafe. Penerapan protokol kesehatan juga akan diawasi lebih ketat. Sanksi juga akan diberikan bagi pelanggar tanpa melewati tahapan teguran.

“Pemkot dan forkompimda sepakat untuk membatasi jam operasional semua kegiatan di Kota Bogor. Jadi mall, kafe, restoran, diminta untuk tidak buka setelah jam 6 sore setiap hari. Buka bisa dimajukan tetapi harus tutup jam 6 sore,” sebut Bima.

Pemkot Bogor juga akan menutup fasilitas publik milik pemerintah seperti taman dan meberlakukan kembali perwali yang bisa langsung menerapkan sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan.

Sebelum Meninggal Dunia Barli Asmara Bikin Grup untuk Minta Maaf

0

BOGORDAILY – Barli Asmara meninggal dunia. Kabar ini membuat banyak orang kaget dan sedih karena begitu mendadak kepergian sang desainer kondang Indonesia.

Ternyata sebelum meninggal dunia, Barli Asmara sempat membuat grup WhatsAppuntuk meminta maaf sebelum dirinya memutuskan untuk tinggal di Bali.

Hal itu disampaikan oleh Tya Ariestya dalam Instagram miliknya. Tya Ariestya sangat tak menyangka Barli Asmara pergi secepat ini.

“Kakaaaaaak, terakhir telv an emang pamitan krn mau tinggal di Bali, sampe bikin group wa segalaa,” buka Tya Ariestya dalam Instagram miliknya.

“Pake Minta maaf klo ada salah2 pdhal cm pindah ke Bali aja, tetep minta support nya utk karya2 nya dan akan terus kirimin koleksi2 terbaru yg pantes sama badan aku,” ungkap Tya Ariestya lagi.

 

Tya Ariestya pun mendoakan Barli Asmara semoga kebaikannya selama hidup bisa diterima dan mendapatkan tempat terbaik.

“Kakaaaaaaaaaaaaaaak @barliasmara @barliasmara.id , yg tenang disana… Kakak org yg super baik, super humble, semua org peduli sama kakak & selalu ngeluangin waktu buat temen2 nya,” ucapnya.

“Kakaaaakkkkkk, semoga dapat tempat terbaik di sisi Nya Semoga diterima segala amal & ibadah nya Innalillahiwainnaillaihirajiun , Kakak @barliasmara dengan segala kebaikannya,” tutup Tya Ariestya.

Tak hanya Tya Ariestya yang mengungkapkan betapa kebaikan Barli Asmara begitu pernah terasa bahkan sampai saat ini masih sangat dirasakan.

Zaskia Sungkar juga menjadi salah satu orang yang merasakan betapa baiknya sosok Barli Asmara. Zaskia Sungkar mengatakan soal betapa hanya Barli Asmara yang memberikan dukungan pada karya yang diciptakan Zaskia Sungkar.

“Terimakasih kakak ku , mentor ku , sahabat ku .. dulu disaat orang memandang sebelah mata karyaku , kamu muji usahaku .. disaat aku ngerasa lemah kamu yang selalu ngasih ak semangat dan ngajarin aku tanpa pamrih . Selamat jalan kk ku sayang,” ungkap Zaskia Sungkar dalam Instagram miliknya.

 

Desainer Barli Asmara meninggal dunia pada Kamis, 27 Agustus 2020, pukul 15.00 WITA, di Bali. Barli Asmara meninggal dunia karena penyakit radang otak yang diidapnya.

Shopee Liga 1 2020: Cari Kiper Tambahan, Persela Lamongan Menggelar Seleksi

0

BOGORDAILY – Persela Lamongan mencari kiper tambahan, jelang bertarung di Shopee Liga 1 2020. Laskar Joko Tingkir menggelar seleksi untuk mendapatkannya.

Seleksi dilakukan Persela, jelang dilanjutkannya Shopee Liga 1 2020 pada Oktober mendatang. Sektor kiper yang menjadi fokus tim asal Jawa Timur itu.

Saat ini, Persela cuma punya dua kiper, setelah Alfonsius Kelvan terpaksa mengundurkan diri karena ingin fokus mendampingi keluarga dan meneruskan bisnis keluarga. Tinggal Reki Rahayu dan M. Rio Agatha yang bertahan, dan dua penjaga gawang saja dirasa kurang untuk bersaing di Shopee Liga 1 2020.

“Putaran pertama 14 pertandingan pakai 2 kiper, riskan banget, bahaya banget. Misal satu cedera, besoknya tidak bisa main, hanya tinggal satu kiper, jadi minimal ada yang menemani,” kata pelatih Kiper Persela, Erick Ibrahim

Seleksi perdana pun digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (26/8/2020). Di hari pertama, 8 kiper belia ikut serta seleksi.

Mereka adalah Owen, Sheva, Syaiful Anam, Abhirama, Yusuf Bahtiar, Wahyu Anggara, Dito dan Azril.

“Hari ini ada 8 kiper yang datang, mereka rata-rata kelaihian 2001. Ada 2 orang yang kelahiran 2002, ada 1 anak Lamongan,” kata Erick, yang juga mantan kiper Timnas pada era 1991 itu.

Hari pertama seleksi difokuskan untuk melihat teknik dasar yang dimiliki calon kiper Persela. Sementara di hari kedua, akan dilihat sejauh mana kemampuan para kiper itu dalam mendistribusikan bola untuk membangun serangan, serta komunikasi dengan rekan satu tim. Rencananya, seleksi akan digelar hingga Sabtu (29/8/2020).

Erick menambahkan, rencananya mereka akan mengambil 2 kiper dari hasil seleksi ini. Pertimbangannya, para kiper masih muda, sehingga bisa diproyeksikan ke skuad Persela junior.

“Karena ini masih bisa untuk ke Elite Pro Academy yang akan datang, karena masih kelahiran 2001,” pungkasnya.

14 Desa di Kabupaten Bogor Krisis Air Bersih

BOGORDAILY – Musim kemarau panjang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diprediksi sampai September 2020, memicu 14 desa di Kecamatan Jasinga kekurangan air bersih.

Camat Jasinga, Hidayat Saputradinata mengatakan, pihaknya telah mengajukan suplai ketersediaan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk 14 desa di Jasinga.

“Kebutuhan air bersih saja yang kita tangani buka kekeringan itu. Saat ini kita sedang mobilisasi, sedang kerja sama dengan BPBD untuk suplai air bersih. Yang jelas sebelumnya kita ngajuin 11 desa sekarang jadi 14,” ucapnya.

Hidayat memaparkan, ke-14 desa tersebut, meliputi Desa Sipak, Cikopomayak, Barengkok, Bagoang, Wirajaya, Koleang, dan Jasinga. Kemudian, Tegalwangi, Curug, Kalongsawah, Neglasari, Pamagersari, Pangaur dan Setu.

Hidayat mengatakan, krisis air bersih juga terjadi akibat curah hujan yang minim. Pihaknya pun mengusahakan agar 14 desa tersebut tidak mengalami krisis air dengan mendatangan kiriman dari BPBD, PMI, dan PDAM Tirta Kahuripan secara rutin untuk tiga desa dalam satu hari.

“Karena mau musim kemarau dan belum hujan jadi kita antisipasi aja. Air bersih yang menjadi utama, karena masyarakat masih memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan yang lainnya,” ucap Hidayat.

Sementara itu, Hidayat menyebut persawahan hingga kini masih aman karena masih dialiri air.

“Untuk sawah, air masih ada untuk prediksi gagal panen tidak ada. Karena air sungai Cidurian masih mengalir begitupun sungai di sekitar Jasinga,” kata Hidayat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Bogor, Joko Pitoyo mengatakan, Kecamatan Jasinga sebagai wilayah paling terdampak kekeringan saat kemarau di wilayahnya tahun ini. Terdapat 11 desa yang mengajukan bantuan air bersih, karena warga di sana kekurangan.

31 OGDJ Pangandaran Dirujuk ke RSJ Marzoeki Mahdi Bogor

BOGORDAILY – Sebanyak 31 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Pangandaran dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr H Marzoeki Mahdi Bogor. Para ODGJ itu dirujuk berkat kerja sama yang antara Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama RSJ Marzoeki Mahdi Bogor.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yati Nurhayati, menyebutkan saat ini terdapat 674 ODGJ yang tersebar di 10 kecamatan di Pangandaran. Dari total kasus itu, sekitar 450 ODGJ sudah mendapatkan pelayanan di 15 puskesmas yang ada. Sementara itu, sisanya masih belum tertangani dengan maksimal.

“Hari ini kita evakuasi 31 ODGJ ke RSJ di Bogor agar mendapatkan penanganan maksimal,” kata dia.

Sementara itu, Promotor Kesehatan Jiwa Masyarakat, RSJ Marzoeki Mahdi, Iyep Yudiana, mengatakan, para ODGJ itu akan dirawat di RSJ Bogor selama sekira dua pekan.

Menurut dia, para ODGJ itu sebelumnya telah melakukan uji cepat (rapid test). Dari tes yang dilakukan, tak ada satu pun ODGJ yang hasilnya reaktif.

Ia menambahkan, para ODGJ itu rencananya akan dikembalikan ke Pangandaran pada 16 September. “Setelah itu kita akan lekukan lagi evakuasi massal ODGJ berat tahap kedua pada 17 September,” kata dia.

Ia mengatakan, penanganan ODGJ tak bisa diserahkan ke rumah sakit sepenuhnya. Setelah menjalani perawatan terbatas, ODGJ akan dikembalikan kepada keluarganya.

Iyep menjelaskan, tindak lanjut penanganan ODGJ pascaperawatan sangat penting untuk dilakukan. Artinya, pasien harus tetap diberikan obat secara teratur, kontrol secara rutin, komunikasi yang aktif, aktivitas secara bertahap sesuai kemampuan dan resosialisasi kepada masyarakat.

Jokowi Menerbitkan Inpres Percepatan Perbaikan Rumah Terdampak Gempa di NTB

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan instruksi Presiden (Inpres) nomer 7 tahun 2020 tentang Percepatan Penyelesaian Perbaikan dan Pembangunan Kembali Rumah Masyarakat Pada Wilayah Terdampak Bencana Gempa Bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Inpres tersebut menintruksikan pada Menteri Menko PMK, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Keuangan, Panglima TNI, BNPB, hingga Pemerintah Daerah setempat untuk melaksanakan percepatan dengan menggunakan dana siap pakai dan ditargetkan selesai paling lambat Desember 2020.

“Melaksanakan percepatan penyelesaian perbaikan dan pembangunan kembali rumah masyarakat pada wilayah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tengga Barat dengan menggunakan dana siap pakai yang diselesaikan paling lambat bulan Desember 2020,” seperti dikutip dalam salinan Inpres, Jumat (28/8).

Selanjutnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertugas untuk mengusulkan alokasi anggaran kepada Menteri Keuangan untuk pendanaan percepatan penyelesaian pembangunan rumah masyarakat di NTB. Ada beberapa kategori usulan dalam Inpres tersebut yaitu mulai dari Rp 50 juta untuk rusak berat, Rp 25 juta rusak sedang, dan Rp 10 juta untuk rusak ringan.

“BNPB Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan percepatan penyelesaian perbaikan dan pembangunan kembali rumah masyarakat pada wilayah terdampak bencana gempa bumi di NTB,” pada peraturan tersebut.

Kemudian kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melaksanakan pendampingan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Sementara itu Gubernur Provinisi Nusa Tenggara Barat pun harus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada pemerintah daerah. Serta memfasilitasi proses perizinan yang diperlukan dalam percepatan.

“Melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait guna kelancaran pelaksanaan percepatan penyelesaian perbaikan dan pembangunan kembali rumah masyarakat korban bencana gempa bumi di NTB kepada BNPB,” bunyi pasal tersebut.

Inpres ini diteken Jokowi pada Rabu (19/8). Kemudian Inpres tersebut mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan.