Check out Cheaters time 12 completely full periods. HDFC Standard bank said the fraudsters are constantly on the look-out for newer factors to execute their styles and the EMI moratorium has emerged as a beloved a single. Fraudsters might in advance your mailbox to another handle sometimes known seeing that a good ‘series target’, where they will intercept it all and potentially gain access to any arthritic details.
Viral, Beli Rumah Bonus Janda
BOGORDAILY – Setelah sebelumnya beredar di media sosial seorang wanita yang menjual rumah sambil menawarkan diri jadi istri, kini hal serupa kembali terjadi. Kali ini seorang wanita di Bandung yang melakukannya.
Berawal dari akun Instagram @warung_jurnalis yang mengunggah foto seorang wanita yang berhijab hitam, yang menjual rumahnya yang bertuliskan ‘Beli rumah dapat janda.’ Dalam keterangan di Instagram tertulis, identitas wanita yang menjual rumah sekaligus ingin dirinya diperistri itu bernama Ayu Novi Astiana.
“BELI RUMAH DAPAT JANDA MUDA! Ayu Novi Astiana (31) warga Kab Bandung Barat menjual rumah sekaligus mendapatkan dirinya. Ayu siap menjadi istri bagi pria beruntung yang membeli rumahnya. Ayu baru resmi bercerai Mei lalu, Selama tiga bulan belakangan, janda muda beranak dua itu berjibaku menawarkan rumahnya. Rumah yang akan dijualnya memiliki luas 52 meter persegi dengan harga Rp 250 juta. Harga tersebut masih bisa dinego, sambil membicarakan kemungkinan mempersuntingnya,” tulis @warung_jurnalis (19/8/2020).
Hingga Jumat siang (21/8/2020) postingan viral tersebut sudah mendapatkan 4.624 Likes dan 258 komentar. Warganet pun memuji Ayu yang menjual rumahnya dengan teknik pemasaran menarik, dan tak sedikit juga netizen yang tertarik padanya.
“Trik marketing biar nggak kehilangan rumah ,” tulis akun Instagram @wisnunyonk20.
“Iklannya kurang menarik, harusnya nikahin janda gratis rumah pasti banyak ygantri tuh,” kata akun @rineksa_giri.
“Strategi pintar ,” timpal balik akun @mastaufik_hidayat.
“Yang jomblo akut merapat gihh,” ujar pengguna Instagram @wahyugesta45.
Pemilik rumah, Ayu Novi Astiana mengaku tidak menyangka bahwa rumah yang ia jual jadi viral. Kini dia pun kebanjiran pesan masuk di ponselnya.
“Saya sama sekali nggak nyangka. Kaget ya yang jelas karena banyak nomer masuk. Ini rumah pribadi saya, tidak ada sangkut pautnya dengan mantan suami. Karena saya menikah dengannya rumah ini sudah berdiri. Alamat rumah saya ada di Kampung Cihaliwung Wetan, Padalarang, Bandung Barat. Dibuka dengan harga Rp 250 juta (masih bisa nego),” ungkap Ayu, Jumat (21/8/2020).
PSSI Memilih Kroasia Buat Lokasi Pemusatan Latihan Timnas U-19
BOGORDAILY – PSSI akhirnya memutuskan lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di luar negeri. Bukan Korea Selatan, Prancis, Jerman, Belanda. Tetapi, Kroasia.
Saat ini Timnas U-19 mulai melaksanakan latihan di Jakarta lagi mulai Kamis (20/08/2020). Timnas U-19 sempat diliburkan selama empat hari sejak 15 Agustus lalu.
Jika tak ada halangan, Witan Sulaeman cs akan berangkat ke Kroasia pada akhir Agustus mendatang. Sambil menunggu keberangkatan, Timnas U-19 akan terus menggelar latihan di Jakarta.
“Kroasia merupakan salah satu negara yang hebat di sepakbola, buktinya pada Piala Dunia 2018 mereka menjadi runner-up dan peringkat enam pada rangking FIFA saat ini,” ujarnya menambahkan.
Longgarnya peraturan karantina menjadi alasan PSSI memilih Kroasia. Sebenarnya Korea Selatan sempat menjadi tujuan utama, namun Timnas U-19 wajib menjalani karantina selama 14 hari di sana.
Kemudian muncul tiga opsi dari negara Eropa yakni Prancis, Jerman, dan Belanda. Namun pada akhirnya Kroasia yang dipilih karena peraturan isolasinya lebih longgar.
“Begitu Timnas U-19 mendarat di Kroasia, kami sudah mendapatkan info bahwa mereka tidak perlu melakukan karantina. Tentu hal ini sangat menguntungkan bagi timnas U-19,” tutur pria yang biasa disapa Iwan Bule menjelaskan.
“Suhu di Kroasia juga tidak terlalu berbeda dengan Uzbekistan (host Piala Asia U-19 2020). Karena rencananya Timnas U-19 akan berangkat ke Uzbekistan pada 4 Oktober mendatang,” ucapnya.
Ini Alasan Lumbung Pangan Jatim Tetap Buka Meski 22 Pegawai Positif COVID-19
BOGORDAILY – Sebanyak 22 pegawai Lumbung Pangan Jatim (LPJ) terkonfirmasi positif COVID-19. Meski begitu, Pengelola memastikan tetap buka.
Penanggung jawab Lumbung Pangan Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, pihaknya akan tetap menjalankan penjualan produk sembako dan turunannya yang bertempat di Jatim Expo.
“Kami sedang menjalankan tugas mulia, kami sebagian (pegawai) kena terpapar tapi kami tetap bertekad menjalankan Lumbung Pangan Jatim ini. Karena ini kepentingan masyarakat yang masih terdampak COVID-19 ini. Sehingga tetap kami jalankan sampai Desember. Tidak ada lockdown,” kata Erlangga saat jumpa press di rumah makan di Jalan Ahmad Yani, Kamis (20/8/2020).
“Memang tiga sampai empat hari ke depan. Karena yang terkena itu teman-teman yang justru tidak berhadapan dengan konsumen. Namun teman-teman (pelayanan daring atau online). Adminnya banyak yang kena. Bukan yang melayani masyarakat yang datang ke JX,” ungkap Erlangga.
Sehingga untuk tetap menjalankan Lumbung Pangan Jatim, Erlangga mengaku secara mendadak mencari pengganti 22 pegawai yang positif, dari sebanyak 151 pegawai yang dilakukan test swab.
“Saya mohon maaf kalau pengirimannya terganggu. Karena personel pengirimnya (online) berkurang sekitar 15 atau 16 yang daring. Dan 4 bagian keuangan,” ungkap Erlangga.
Erlangga memastikan jika layanan penjualan langsung atau offline masih bisa terlayani. Sedangkan untuk layanan online dengan pembayaran COD, mulai hari ini hingga Sabtu depan tutup sementara.
“Yang layanan terganggu adalah layanan WA (WhatsApp) yang pembayaran COD itu kita close sampai hari Sabtu. Mulai hari, Kamis, Jumat, Sabtu, tiga hari. Insya Allah Minggu mulai lagi,” ujar Erlangga.
Ia memastikan Lumbung Pangan Jatim sudah bisa melayani masyarakat di 38 Kota/Kabupaten. Pengirimannya tidak menggunakan ongkos kirim alias gratis.
“Lumbung Pangan Jatim seharusnya berakhir Juli lalu namun diperpanjang hingga Desember 2020 mendatang. Kemudahan mengakses sembako murah di tengah pandemi COVID-19 tanpa memandang status sosial. Apalagi program belanja tanpa ongkos kirim,” terang Erlangga.
Selain itu, di Lumbung Pangan Jatim ini, pihaknya tidak mengambil keuntungan sama sekali. Semua biaya dibebaskan untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Corona.
“Kami yang ditugaskan tidak boleh mengambil untung satu Rupiah pun. Tidak boleh ada keuntungan sama sekali. Karena memang keadaan darurat COVID-19. Kami merasa ini tugas mulia melayani masyarakat,” pungkas Erlangga.
One Way Puncak Tak Mempan, Kendaraan Tak Bergerak dari Puncak Pass
BOGORDAILY – Hari ke-dua semenjak libur panjang pekan ini Jalan Raya Puncak, Jumat (21/8), terpantau padat. Sistem one way yang diberlakukan Kepolisian Resor Bogorsejak pukul 07:30 WIB untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Raya Puncak tidak efektif.
Volume kendaraan dari Jakarta menuju Puncak membeludak Jumat siang. Dari arah Puncak Pass ke Jakarta, tepatnya mulai Km 85, kemacetan sepanjang 14 Km terjadi.
Kemacetan disebabkan dominasi kendaraan roda empat berplat B yang menuju Puncak.
Rekayasa one way yang diterapkan Kepolisian Resor Bogor justru mengakibatkan kendaraan roda empat dari arah Puncak Pass menuju Jakarta tidak bisa turun.
Sampai saat ini, pukul 14:40 WIB, polisi masih terus berupaya menguras volume kendaraan yang berjalan menuju ke Puncak.
Berdasarkan informasi seorang petugas, volume kendaraan menuju Puncak bertumpuk mulai dari Traffic Light Simpang Gadog – Kawasan Taman Safari Indonesia.
“One way diterapkan dari arah Jakarta menuju Puncak. Sekarang masih terus berupaya menguras volume kendaraan yang bertumpuk-tumpuk dari Simpang Gadog – Taman Safari,” ujar petugas kepolisian.
“Hasilnya ya begini (menunjuk tumpukan kendaraan dari arah PuncakPass menuju Jakarta yang tidak bisa turun),” sambung dia.
Anies Terbitkan Pergub: Warga Melanggar Protokol Kesehatan Didenda hingga Rp 1 Juta
BOGORDAILY – Pemprov DKI Jakarta akan memperlakukan denda progresif terhadap masyarakat, pelaku usaha, dan penanggung jawab fasilitas umum yang berulang kali melanggar protokol kesehatan terkait Covid-19.
Hal tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 79 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19.
Salah satunya yakni terkait penggunaan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Berdasarkan Pasal 5, warga yang tidak mengenakan masker akan didenda administrasi sebesar Rp 250 ribu atau kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum menggunakan rompi selama satu jam.
Namun, bila warga tersebut melakukan pelanggaran secara berulang maka akan dikenakan sanksi lebih berat secara administrasi ataupun kerja sosial.
“Pelanggaran berulang kali dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 120 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp500 ribu,” kata Anies dalam Pergub, Jumat (21/8/2020).
Kemudian pelanggaran untuk yang kedua kalinya, warga dikenakan kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama 180 menit atau denda administratif paling banyak sebesar Rp 750 ribu.
Lalu, bila masyarakat melakukan pelanggaran berulang sebanyak tiga kali atau lebih, maka warga dikenakan sanksi kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi selama empat jam atau denda administratif sebesar Rp 1 juta.
“Setiap melakukan penindakan kepada pelanggar yang tidak menggunakan masker di luar rumah, Satpol PP mendata nama, alamat dan nomor induk kependudukan, pelanggar untuk dimasukan ke basis data atau sistem informasi,” ucapnya.
Sementara itu, jumlah kasus positif Corona atau Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan sebanyak 2.266 orang pada Kamis (20/8/2020).
Dengan begitu, maka total akumulatif 147.211 orang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19. Sementara itu, jumlah kasus sembuh pada hari ini ada 2.017 orang.
Sedangkan jumlah kumulatif yang dinyatakan sembuh sebanyak 100.674 orang. Kemudian, untuk pasien meninggal pada hari ini berjumlah 72 orang dan total akumulatif ada 6.418 orang.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) DKI Jakarta masih menjadi penyumbang kasus terbanyak positif Covid-19 pada hari ini yakni, 594 orang. Selain itu Jakarta juga memiliki data tertinggi kasus sembuh Covid-19 sebanyak 724 orang.
Shin Tae-yong: Timnas U-19 Membutuhkan Pemain Keturunan, Bukan Naturalisasi
BOGORDAILY – Shin Tae-yong memastikan Timnas Indonesia U-19 membutuhkan tenaga pemain keturunan. Pemain tersebut harus punya darah Indonesia, bukan naturalisasi.
PSSI dikabarkan akan menaturalisasi sejumlah pemain Brasil untuk digunakan di Piala Dunia U-20 2021. Saat ini sudah ada lima pemain muda asal Brasil yang direkrut klub Shopee Liga 1 2020.
Mereka tergabung di Persija Jakarta, Arema FC, dan Madura United. Cuma Persija yang tak mengakui kabar rencana naturalisasi, sementara Arema dan Madura United membenarkan kabar tersebut lewat rilis klub masing-masing.
Shin Tae-yong selaku Pelatih Timnas U-19 pun ikut angkat suara. Ia menyebut PSSI tak punya rencana menaturalisasi pemain asal Brasil.
“Mencari pemain naturalisasi yang ada darah Indonesia (keturunan), untuk perkembangan sepakbola Indonesia memang perlu dan dibutuhkan pemain-pemain tersebut. Kami sedang mencari,” kata Shin Tae-yong setelah memimpin latihan Timnas U-19, Kamis (20/8/2020).
“Untuk (naturalisasi pemain Brasil) itu tidak ada sama sekali. Kami mau mencari pemain berdarah Indonesia di luar negeri, supaya sepakbola Indonesia bisa upgrade satu tingkat lagi,” ujarnya menambahkan.
Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri memberikan pernyataan serupa. Hanya pemain dari luar negeri yang punya darah keturunan Indonesia yang akan dipanggil ke Timnas U-19.
Indra Sjafri mencontohkan kehadiran Elkan Baggott dan Jack Brown yang dipanggil ke Pemusatan Latihan Timnas U-19. Kedua pemain tersebut memang punya darah Indonesia dari orangtua mereka.
“Kami mencari pemain keturunan yang sudah punya paspor Indonesia. Kenapa? Karena di dunia manapun yang boleh ke timnas, yang hanya punya paspor Indonesia. Itu sudah kami lakukan dengan memanggil Elkan dan Jack Brown,” tutur Indra Sjafri.
“Soal naturalisasi? Sampai saat ini belum ada pembicaraan Shin dengan saya sebagai Dirtek, saya juga belum ada pembicaraan ke PSSI,” ucapnya.
Menjadi Pusat Produksi Vaksin COVID-19, Polda Jabar Kawal Bio Farma
BOGORDAILYÂ – Polda Jabar akan memberikan pengamanan aktivitas di lingkungan PT Bio Farma yang nantinya akan menjadi pusat produksi vaksin COVID-19 di Indonesia. Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi menilai Biofarma sebagai objek strategis dalam penanganan pandemi.
“PT. Bio Farma ini merupakan objek sangat strategis yang wajib diamankan terutama dalam menangani pandemi COVID-19 ini,” kata Rudy dalam keterangannya yang ditulis Jumat (21/8/2020).
Seperti diketahui saat ini uji klinis kandidat vaksin COVID-19 fase ketiga dari Sinovac China tengah dilaksanakan. Vaksin diberikan bertahap kepada 1.620 relawan dan ditargetkan akan rampung pada awal Januari mendatang.
Apabila uji klinis berhasil, vaksin akan diregistrasi dulu ke BPOM kemudian diproduksi di Bio Farma. Bio Farma sendiri akan memiliki kapasitas vaksin COVID-19 250 juta dosis pertahun pada Desember mendatang.
Rencananya, produksi dimulai setelah bulan Januari 2021. Adapun uji klinis vaksin dilakukan di enam titik di Bandung termasuk Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad.
Sevilla Vs Inter: Los Palanganas Menebar Ancaman ke Nerazzurri
BOGORDAILY – Final Liga Europa mempertemukan Sevilla vs Inter Milan. Penggawa Los Palanganas, Nemenja Gudelj, sudah menebar ancaman ke Nerazzurri menjelang pertandingan.
Sevilla akan menghadapi Inter di partai pamungkas Liga Europa. Duel kedua tim dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB di Stadion RheinEnergie, Jerman.
Di atas kertas, Inter menjadi unggulan di laga final nanti. Skuat asuhan Antonio Conte itu punya materi pemain bintang yang mumpuni ketimbang lawannya dari Spanyol tersebut.
Dalam perjalanannya ke final, Sevilla bahkan mampu menaklukkan salah satu tim favorit juara Liga Europa musim ini, Manchester United, di babak semifinal. Skuat asuhan Julen Lopetegui itu berhasil menyingkirkan Setan Merah dengan skor 2-1.
Kejutan seperti saat menaklukan MU yang ingin kembali diulangi Sevilla kala bertemu Inter di babak final nanti. Pernyataan itu disampaikan Gudelj selaku gelandang Los Palanganas menjelang laga Sevilla vs Inter.
“Inter adalah tim Liga Champions yang selalu ingin memenangkan gelar di Italia. Mereka tangguh dan klub yang sangat besar,” kata Gudelj kepada Estadio Deportivo, dikutip dari Football Italia.
“Kami semua tahu soal itu dan mereka menunjukkannya saat melawan Shakhtar, mereka melakukan pada yang harus mereka lakukan. Kami sadar mereka memiliki pemain bagus dan kami harus menampilkan versi terbaik dari kamu untuk memenangkan pertandingan nanti,” sambungnya.
“Kami juga paham potensi kami sendiri, para pemain yang kami miliki, dan itu pasti akan menjadi pertandingan yang sangat bagus. Jelas, kami bisa mengalahkan tim mana pun jika kami bermain di level tertinggi kami, bekerja seperti yang kami lakukan sepanjang musim dan melakukan pekerjaan taktis yang biasa kami lakukan,”.
“Jika kami melakukan semuanya dengan benar, maka kami bisa mengalahkan tim mana pun. Kami memiliki banyak kualitas di tim kami,” demikian kata Gudelj menatap duel Sevilla vs Inter di final Liga Europa.
