Thursday, 16 April 2026
Home Blog Page 8112

Hasil Rapid Tes Massal di Stasiun Bogor-Bojonggede Dua Penumpang KRL Positif Covid-19

BOGOR DAILY – Dua orang penumpang KRL di stasiun Bogor dan Bojonggede terinfeksi Virus Korona, setelah mengikuti rapid tes secara massal beberapa waktu lalu oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat.

Ketika dikonfirmasi, Koordinator Sub Divisi Deteksi Dini dan Pelacakan Kontak pada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar, Dedi Mulyadi membenarkan, bahwa ada dua orang dinyatakan positif.

“Iya benar, ada dua orang. Sebelumnya reaktif Covid-19, setelah di swab dan hasilnya keluar, dan positif terinfeksi Virus Korona,” katanya ketika dihubungi, Rabu (8/7/2020).

Menurut Dedi, dua orang yang positif Covid-19 itu merupakan warga Bogor. “Dua-dua nya warga Bogor,” tuturnya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar dan Kabupaten/Kota Bogor melakukan rapid tes secara massal kepada penumpang KRL pada 26 Juni 2020 lalu.

Hasil rapid tes di Stasiun Kota Bogor sebanyak 501 orang, dan reaktif Covid-19 delapan orang, sedangkan di Stasiun Bojonggede sebanyak 356 penumpang, tujuh orang reaktif Covid-19. (Andi).

Mulai 29 Juli 2020 Bioskop Seluruh Indonesia Sepakat Kembali Beroperasi

BOGORDAILY – Ketua Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), Djonny Syafruddin mengatakan pihaknya masih membutuhkan waktu untuk menerapkan protokol kesehatan untuk saat kembali beroperasi. GPBSI merupakan pihak yang mewakili bioskop CGV, XXI, Cinepolis, Platinum, Dakota Cinema, dan New Star Cineplex.

“Para pelaku industri bioskop telah berdiskusi dan bersepakat untuk dapat kembali melakukan kegiatan operasional bioskop terhitung mulai Rabu, 29 Juli 2020 secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Djonny dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2020).

Dia menjelaskan waktu beberapa pekan tersebut akan digunakan oleh manajemen bioskop untuk memastikan kesiapan materi komunikasi. Lalu sosialisasi penerapan protokol kesehatan di lingkungan bioskop.

Selanjutnya, kata Djonny akan dilakukan edukasi dan pelatihan internal terkait penerapan protokol kesehatan kepada petugas yang akan bertugas.

“Kemudian kmunikasi kepada rumah-rumah produksi terkait kesiapan film serta materi promosi yang akan dilakukan setelah bioskop dapat kembali aktif beroperasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah mengizinkan sektor hiburan dan rekreasi kembali beroperasi saat pelaksanaan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi mulai 6-16 Juli 2020.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Nomor 140 Tahun 2020 yang telah ditandatangani oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia pada 6 Juli 2020.

Dalam SK tersebut disebutkan sektor hiburan dan rekreasi terdiri dari pemutaran film, produksi film, dan penyelenggaraan pertunjukan atau nobar di ruang terbuka.

Kemudian, ada pula penyelenggaraan pertemuan meeting atau corporate event di ruangan terbuka.

Cucu mengimbau pengelola tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19, mulai dari mewajibkan karyawan dan pengunjung untuk menggunakan masker hingga membatasi jumlah pengunjung.

Selain itu dia juga menyarankan agar masyarakat dapat membeli tiket bioskop secara online atau pembelian dapat dilakukan secara non tunai.

Baim Wong Diserbu Fans di Tengah Pandemi COVID-19 di Klaten

BOGORDAILY – Video artis Baim Wong dikeroyok fans saat kunjungan ke Dusun Degaran, Desa Sentono, Kecamatan Karangdowo, Klaten viral. Rekaman kunjungan artis bernama Muhammad Ibrahim itu tersebar di berbagai media sosial, dari Instagram sampai grup Facebook.

Di akun Instagram @klatenkita, postingan kedatangan Baim itu sudah di-like 11.300 kali dengan 457 komentar netizen pukul 20.00 WIB. Padahal unggahan yang diberi tag kalimat ” Baim Wong dan Paula Berkunjung ke Karangdowo,” itu baru diunggah 3 jam.

Dalam rekaman, artis yang juga YouTuber itu berjalan di jalan kampung mengenakan masker, kaos hitam dan istrinya Paula dengan baju putih. Pada rekaman 14 detik itu rombongan Baim dikawal polisi dan disapa warga sepanjang jalan.

Di akun grup Facebook Kabar Bayat Klaten, video lain diunggah akun Tombo Gelo. Unggahan video disertai narasi “Artis Baim Wong ternyata, sambutan asli wong klaten luar biasa. Tadi siang pulang kampung jadi kroyokan para idolanya. Bahkan keamanan sampe kewalahan untuk mencegah supaya tidak berkerumun karena masih usum ( musim) corona, artis memang idolane akeh,,, mas ACUN, memang luar biasa.”

Pada video itu Baim dan Paula terjebak kerumunan massa yang mendekati untuk berfoto. Polisi tampak berupaya keras menghalau ratusan orang.

Kepala Desa Sentono Kecamatan Karangdowo, Mulyono membenarkan kedatangan rombongan Baim Wong itu. Baim datang mengantarkan warganya Gandung Ariharteja alias Acun (33) yang nekat menemui Baim bersepeda ke Jakarta.

“Dalam rangka mengantar atau mengembalikan Gandung ke keluarga. Karena sudah nekat naik sepeda sampai ke Jakarta,” ungkap Mulyono saat dikonfirmasi detikcom lewat ponsel, Selasa (7/7/2020) malam.

Mulyono mengatakan rombongan Baim datang kurang lebih jam 11.15 WIB dengan 2 bus bersama crew kurang lebih 15 orang. Gugus tugas desa sudah menerapkan protokol COVID.

“Sudah protokol COVID. Perangkat desa dan relawan serta Muspika tegas kalo ke lokasi pakai masker, diukur suhu tubuh dan cuci tangan pakai sabun,” lanjut Mulyono.

Namun, imbuh Mulyono, setelah Baim datang tim gugus dan relawan kewalahan. Upaya mengatur jarak dilakukan tapi masyarakat sulit.

“Protokol COVID diterapkan, yang tidak mentaati tidak boleh ke lokasi. Tapi setalah Baim datang kita kewalahan ngatur jaga jaraknya,” imbuh Mulyono.

Mulyono tidak kaget kunjungan Baim itu viral. Bahkan tidak hanya di Klaten tapi sampai jauh dan cepat.

“Kalo rekaman sama foto tadi rekanku di Malaysia juga dapat kok. Tidak tahu kok cepat sekali, ya mudah-mudahan aman semua,” pungkas Mulyono.

Gandung saat dikonfirmasi detikcom juga membenarkan Baim ke rumahnya. Baim mengantar pulang.

“Iya. Tadi siang ( ke rumahnya),” jawab Gandung singkat kepada detikcom lewat ponsel.

PSSI Menantikan Kembalinya Shin Tae-yong ke Indonesia

BOGORDAILY – Shin Tae-yong belum juga kembali ke Indonesia, untuk menggelar latihan Timnas Indonesia U-19. PSSI menanti-nanti kedatangan pelatih asal Korea Selatan itu.

Shin batal tiba di tanah air pada pekan pertama Juli. Kepala pelatih tim nasional Indonesia itu masih ingin menggelar latihan di Korea Selatan.

PSSI pun memberikan kelonggaran batas waktu kedatangan Shin. Paling lama, federasi menunggunya sampai pekan kedua Juli.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga menegaskan belum berpikir memberi sanksi kepada Shin. Ia masih yakin pelatihnya itu akan segera kembali ke Indonesia.

“Sementara (ini) kami belum mendiskusikan sampai ke sana (sanksi), karena saya yakin Shin Tae Yong akan kembali ke Indonesia untuk berlatih,” kata Iriawan dalam pesan singkatnya kepada pewarta, Selasa (7/7/2020).

Iwan Bule, panggilan karib Mochamad Iriawan, juga menyinggung soal road map yang dibuat Shin. Ia mengaku road map itu dalam tahap peninjauan ulang.

“Road map masih dalam proses review,” kata Iriawan.

Diketahui, dalam isi road map yang dikirimkan Shin, ia meminta Timnas Indonesia U-19 tiba di Korea Selatan 13 Juli. Rencananya, Amiruddin Bagus Kahfi dkk akan langsung dikarantina selama 14 hari sampai 17 Juli 2020.

Setelah karantina, training camp (TC) kemudian berlangsung mulai 28 Juli-31 Agustus atau sebelum kembali ke Indonesia. Setibanya di Jakarta, Shin akan menggelar TC gabungan antara Timnas U-19 dan Timnas Indonesia senior pada 7 September hingga 4 Oktober 2020, sebelum Timnas U-19 bertolak ke Uzbekiztan untuk berlaga di Piala Asia U-19 2020.

Golkar Kota Bogor Bersiap Pilih Ketua Baru. Musdanya Digelar Agustus

BOGOR DAILY – DPD Golkar Kota Bogor dipastikan akan digelar Musyawarah Daerah (Musda) pada akhir bulan Agustus 2020 nanti.

“Kami sudah menggelar rapat pleno dalam memutuskan Musda Golkar bersama pengurus, dan dipastikan akan digelar pada 31 Agustus 2020,” ujar Organizing Committe (OC) Musda DPD Partai Golkar Kota Bogor, Eka Wardana, Rabu (8/7/2020).

Menurut Eka, pada pleno itu pihaknya belum menentukan tempat dimana lokasi yang akan dilaksanakannya Musda Golkar Kota Bogor.

“Untuk tempat dimananya kita belum tentukan, kemarin baru penetapan tanggal dan bulannya saja,” katanya.

Pihaknya juga saat ini masih mengurus administrasi pelaksanaan terlebih dahulu, untuk pendaftaran calon sendiri belum dibuka.

“Untuk calon masih belum tahu siapa saja, soalnya belum kita buka pendaftarannya, kemarin baru penetapan tanggal dan panitia saha,” akunya.

Untuk diketahui, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor periode 2016-2020 dipimpin oleh Tauhid J Tagor, yang sebelumnya Yus Ruswandi yang terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor sejak 2 Agustus 2016 dalam Musda IX Golkar Kota Bogor, akan tetapi dilengserkan karena tidak memiliki kepercayaan dari Pimpinan Kecamatan (PK).

17 Orang Calon Kadis Lolos Administrasi Lelang Jabatan di Pemkab Bogor, Ini Daftarnya!!

BOGOR DAILY – Sebanyak 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lolos dalam seleksi administrasi lelang jabatan terbuka Pemerintah Kabupaten Bogor, Rabu (7/7/2020).

Sebelumnya, dari surat pengumuman nomor 004/Pansel-I/Kab.Bogor/2020, lelang jabatan itu diikuti oleh 20 orang pejabat pembina tingkat I atau PNS golongan IV/B atau A.

Akan tetapi, pada seleksi administrasi sebanyak tiga PNS gugur dan hanya 18 orang yang dinyatakan memenuhi syarat seleksi tersebut.

Untuk diketahui, Pemkab Bogor melelang jabatan pada enam jabatan tinggi pratama. Yakni Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah dan Kepala Satpol PP.

Posisi Kepala Dinas UMKM menjadi incaran dengan yang mendaftar sebanyak delapan orang.

Disusul posisi Kepala DLH diincar enam orang. Kemudian posisi Staf Ahli juga jadi rebutan banyak orang yakni lima orang. Sementara Kepala Diskominfo diincar oleh empat orang dan posisi Kepala Bappenda hanya diperebutkan oleh tiga orang.

Berikut 17 ASN yang mendaftar untuk mengisi enam jabatan kosong Pemkab Bogor, yakni :

Suryanto Putra (Sekretaris Dinas PUPR)
Jabatan Tujuan : Kepala DLH dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM

Arif Rahman (Sekretaris Bappenda)
Jabatan Tujuan : Kepala Bappenda dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM

Arman Jaya (Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM)
Jabatan Tujuan : Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra

Irwan Purnawan (Kepala Bagian Perundang-undangan)
Jabatan Tujuan : Kepala Diskominfo dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra

Anwar Anggana (Sekretaris DLH)
Jabatan Tujuan : Kepala DLH

Enday Zarkasyi (Kepala Kesbangpol)
Jabatan Tujuan : Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra

Makmur Rozak (Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas)
Jabatan Tujuan : Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra dan Kepala Satpol PP

Asep Agus Ridallah (Sekretaris DPMPTSP)
Jabatan Tujuan : Kepala Satpol PP dan Kepala Bappenda

Dr Mustakim (Sekretaris Dispora)
Jabatan Tujuan : Kepala Dinas Koperasi dan UMKM dan Kepala Bappenda

Dadang Sofyan Iskandar (Sekretaris Bappeda)
Jabatan Tujuan : Kepala DLH dan Kepala Diskominfo

Ajat Rochmat Jatnika (Kepala Bagian Program dan Pengendalian Pembangunan)
Jabatan Tujuan : Kepala DLH

Camat Bojonggede, Jajang Dace Hatomi melamar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kesra.

Camat Tenjo, Asnan yang melamar sebagai Kepala Diskominfo dan Dinas Koperasi dan UMKM.

Camat Citeurep, Asep Mulyana Sudrajat yang melamar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Camat Cijeruk, Hadijana melamar posisi Kepala Diskominfo dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM.

Camat Ciawi, Agus Hasan Slamet melamar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM sekaligus Kepala Satpol PP.

Camat Klapanunggal, Ahmad Kosasih melamar sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. (Andi).

Kemendikbud dan Kemenparekraf Menerbitkan SKB Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif

BOGORDAILY – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Teknis Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

SKB dengan Nomor 02/KB/2020 dan KB/1/UM.04.00/M-K/2020 tersebut ditandatangani Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata da Ekonomi Kreatif pada 2 Juli 2020 di Jakarta.

“Adanya SKB ini didorong oleh situasi yang ada di lapangan yang memerlukan pegangan dengan dasar hukum yang legal dalam menjalankan kegiatan kebudayaan dan ekonomi kreatif,” kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid di Jakarta, Selasa (7/7).

Dia menjelaskan, SKB tersebut memang ditunggu oleh para seniman maupun insan perfilman agar dapat berkegiatan kembali.

SKB tersebut berisi mengenai panduan teknis kegiatan kebudayaan dan lingkungan kreatif, diantaranya museum, taman budaya, galeri, sanggar, padepokan, dan ruang pamer seni lainnya, serta bioskop, dan ruang pertunjukan. Kemudian cagar budaya, pertunjukan seni, dan produksi audio visual.

SKB tersebut juga mengatur bagaimana penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19. SKB itu, kata Hilmar, harus menjadi rujukan agar menerapkan protokol kesehatan, dilakukan secara ketat dan tidak boleh longgar di lapangan.

“Baik pengelola dapat mengubah protokol kesehatan tersebut, dengan catatan lebih ketat dari aturan yang sudah disiapkan. Tidak boleh penerapannya malah di bawah SKB,” jelas Hilmar.

Penyelenggara kegiatan atau layanan dapat menyelenggarakan kegiatan setelah mendapatkan persetujuan dari kepala daerah selaku kepala gugus tugas dan wajib mengikuti protokol kesehatan.

Protokol kesehatan tersebut diantaranya menggunakan masker di tempat kegiatan yang mana sebaiknya masker tiga lapis, melakukan pembersihan secara berkala, menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun yang memadai dan mudah diakses, melakukan pengecekan suhu badan, memastikan pekerja memahami perlindungan diri, dan lainnya.

Edan, Warga Cilebut Sukaraja Produksi Uang Palsu. Ini Dia Orangnya!!

BOGOR DAILY – Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor berhasil mengungkap jaringan uang palsu, di wilayah hukum Kabupaten Bogor.

Dari hasil pengungkapan itu, tim Reskrim Polres Bogor mengamankan ratusan juta rupiah uang palsu dan uang dolar, yang hendak disebarkan.

“Kami telah berhasil mengungkap jaringan kasus peredaran uang palsu dengan menangkap tujuh tersangka, dan barang bukti berupa uang palsu yang akan di edarkan berupa pecahan Rp100.000 sebanyak Rp357.900.000, uang palsu pecahan $100 sebanyak 92 lembar, 15 lembar bahan uang palsu $, 1 buah printer, 1 buah mesin pencetak uang,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy kepada wartawan, Selasa (8/7/2020).

Menurut eks penyidik KPK ini, pelaku berhasil ditangkap di daerah Cilebut Sukaraja, kemudian dilanjut melakukan pengembangan dan berhasil menangkap para pelaku lainnya di wilayah Pabuaran Residen Kota Tangerang.

“Para pelaku tersebut berinisial AKR (50), R S alias C (43), RF (48), DS (34), SP (51) , ESR (47), dan NPN (55),” tuturnya.

Ia menjelaskan, uang palsu yang baru dicetak itu belum diedarkan oleh pelaku.

“Tentunya para pelaku ini memanfaatkan situasi moment pandemi Covid-19, namun kami berhasil menangkap lebih dulu, sehingga uang palsu tidak sempat beredar khususnya di wilayah Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Para tersangka lanjut Roland dijerat Pasal 36 ayat (3) juncto Pasal 26 Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengam ancaman pidana penjara diatas 10 tahun dan pidana denda paling banyak Rp10 M. (Andi).

Atletico Tertahan di Markas Celta Vigo

BOGORDAILY – Atletico Madrid gagal meraup kemenangan saat bertandang ke markas Celta Vigo. Di hadapan tim papan bawah itu, Atletico cuma mampu bermain imbang 1-1.

Atletico sebenarnya mengawali pertandingan lanjutan Liga Spanyol di Abanca-Balaidos, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB dengan amat baik. Los Colchoneros sudah memimpin saat laga baru berjalan 51 detik!

Angel Correa dalam posisi bebas menerima umpan Santiago Arias dan mengirim umpan silang yang disontek dengan mudah ke dalam gawang oleh Alvaro Morata. Atletico pun sudah unggul di menit pertama.

Celta merespons dengan peluang Brais Mendez di menit ke-19. Tapi sepakannya membentur Stefan Savic dan cuma berakhir di samping gawang.

Mendez kembali menjadi ancaman Atletico di menit ke-40. Kali ini sepakan melengkungnya dari luar kotak penalti masih berakhir tipis di samping gawang.

Atletico nyaris saja menggandakan keunggulan di masa injury time babak pertama. Umpan tarik Marcos Llorente mengarah ke Correa, hanya saja gagal disambar rekan setimnya itu.

Babak kedua baru berjalan tiga menit saat Celta menyamakan kedudukan. Fran Beltran menyambut umpan Mendez dengan tembakan voli, yang kendatipun kontak dengan bola tak bersih, tapi menyasar ke pojok kiri atas gawang.

Celta terus menebar bahaya untuk tamunya. Sepakan keras Mendez di menit ke-58 dihalau oleh Jan Oblak, yang kembali dibuat sibuk oleh tembakan Santi Mina di menit ke-66.

Kiper pengganti Celta, Ivan Villar, tampil apik untuk mengadang peluang Thomas Lemar di menit ke-87. Sementara itu kedua tim sama-sama mengklaim penalti jelang laga berakhir, tapi tak satupun berbuah tendangan 12 pas.

Laga berakhir sama kuat 1-1. Atletico masih tetap di posisi tiga klasemen Liga Spanyol dengan 63 poin dari 35 pertandingan, sedangkan Celta di urutan 15 dengan 36 poin.

Susunan pemain:

Celta Vigo: Ruben Blanco (Ivan Villar 81′); Joseph Aidoo, Jeison Murillo, Jorge Saenz; Hugo Mallo (c), Fran Beltran, Okay Yokuslu, Brais Mendez (Rafinha 60′), Lucas Olaza; Iago Aspas (Bradaric 91′), Fedor Smolov (Santi Mina 59′)

Atletico Madrid: Jan Oblak; Santiago Arias, Jose Gimenez, Stefan Savic, Renan Lodi (Manu Sanchez 69′); Saul Niguez, Thomas Partey (Herrera 68′), Koke (c), Marcos Llorente (Vitolo 68′); Angel Correa (Thomas Lemar 73′)), Alvaro Morata (Ivan Saponjic 88′).

DPR Dorong Sekolah Swasta Dibiayai APBN untuk Mencegah Kisruh PPDB

BOGORDAILY – Keterbatasan daya tampung sekolah-sekolah negeri menjadi salah satu pemicu kekisruhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di setiap tahun ajaran baru. Pemerintah pun diminta membuat terobosan dengan menerapkan konsep Sekolah Amanat Undang-Undang (SAU).

“Konsep SAU adalah sekolah swasta yang dibiayai APBN, sehingga mempunyai kualitas seperti sekolah negeri. Dengan SAU ini calon siswa maupun orang tua siswa kian banyak opsi dalam memilih sekolah yang berkualitas,” ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Rabu (8/7).

Huda menjelaskan, keterbatasan akses menjadi salah satu persoalan besar pendidikan di Indonesia. Kondisi ini salah satunya tercermin dari angka partisipasi murni (APM) nasional baik di tingkat SMA, SMP, maupun SD. Di setiap jenjang Pendidikan tersebut angka anak usia didik yang tidak bisa bersekolah masih cukup besar.

Huda menjelaskan, di jenjang sekolah menengah atas APM nasional di kisaran 40 persen, SMP 30 persen dan SD 3 persen. “Keterbatasan akses ini salah satunya dipicu karena daya tampung sekolah negeri yang terbatas. Sehingga tidak bisa menampung seluruh anak usia didik di masing-masing jenjang. Maka wajar jika setiap tahun PPDB akan kisruh apapun metodenya karena banyaknya pihak-pihak yang kecewa,” ungkapnya.

Dia menilai, SAU bisa menjadi solusi jangka pendek dan murah mengingat saat ini banyak sekolah-sekolah swasta yang menyediakan layanan Pendidikan. Hanya saja sebagian besar sekolah-sekolah tersebut dikelola sekadarnya karena keterbatasan biaya.

“Jika konsep SAU ini dilaksanakan maka pemerintah hanya wajib menyediakan biaya operasional sekolah tanpa terbebani dengan urusan infrastruktur maupun ketersediaan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya.

Huda melanjutkan, konsep ini jauh lebih murah dibandingkan jika pemerintah harus membangun unit-unit sekolah baru untuk menampung seluruh peserta didik. Apalagi dalam satu dua tahun kedepan, anggaran pemerintah akan lebih banyak digunakan untuk memulihkan berbagai sektor terdampak wabah Covid-19.

“Saat ini pemerintah dengan keterbatasan anggaran tidak mungkin dalam waktu singkat pemerintah bisa membangun unit sekolah baru yang dibutuhkan agar sesuai dengan jumlah peserta didik, sedangkan Konsep SAU bisa diterapkan dalam waktu 1-2 tahun ke depan,” paparnya.

Untuk menjaga kualitas SAU, kata Huda bisa digunakan sistem diskualifikasi. Jika sekolah-sekolah swasta yang dibiayai oleh APBN tidak mampu memenuhi standar akademik, maka pada tahun berikutnya mereka didiskualifikasi dengan tidak lagi menerima biaya operasional sekolah.

“Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud tinggal menentukan standar akademik yang harus dicapai sekolah-sekolah swasta. Jika tidak tercapai ya tinggal didiskualifikasi,” katanya.

Politikus PKB ini mengungkapkan konsep SAU telah diterapkan di banyak Negara lain. Di Amerika Serikat misalnya ada konsep Carter School telah diterapkan sejak tahun 2000 dan meningkatkan akses Pendidikan bagi banyak anak usia didik. Konsep ini juga telah banyak disuarakan oleh peggiat pendidikan di tanah air.

“Saya mempunyai komitmen untuk mengusulkan konsep ini agar terakomodasi dalam pembahasan revisi UU Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang akan dibahas tahun depan,” pungkasnya.