Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 8170

Heboh, Bukit Kampung Palalangon Cigombong Bogor Dikerumuni Tenda Wisatawan, Langsung Dibubarkan

BOGORDAILY.net – New Normal yang didengungkan pemerintah mengakibatkan warga mulai abai terhadap Pandemi Corona.

Di Bogor sejumlah lokasi wisata diserbu, para wisatawan yang sudah haus hiburan. Salah satunya di sini.

Lokasi wisata alam Bukit Alas Bandawasa yang terletak di Kampung Palalongan, Pasir Jaya, Cigombong, Bogor, dipadati pengujung pada Minggu (31/5). Foto kerumunan tenda di lokasi tersebut menjadi sorotan warganet. Sebab, masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih diberlakukan di Bogor.

Plt Camat Cigombong, Asep Achdiat mengatakan, pengunjung yang melakukan kemah di lokasi tersebut langsung dibubarkan. Ia juga menutup lokasi wisata tersebut.

“Mereka dibubarkan secara persuasif tidak ada perlawanan, upaya ini karena kondisi masih PSBB. Melihat itu kami prihatin karena belum ada kesadaran dari masyarakat untuk tidak berkerumun,” ujar Asep Senin (1/6).

Asep menambahkan, selain membubarkan kerumunan, pihaknya juga memberikan edukasi terkait dengan aturan PSBB yang masih berlaku di Bogor.

“Untuk sementara sampai nanti masa PSBB berakhir lokasi akan ditutup,” kata Asep.

Ia menegaskan, memasuki new normal, kawasan wisata akan dibuka kembali. Meski begitu, pengelola tempat wisata wajib mematuhi ketentuan yang sudah diatur.

“Dengan protokol kesehatan COVID-19, memakai masker, social distancing, dan tidak berkerumun satu tenda dengan tenda lain,” tegasnya.

Bukit Alas Bandawasa Bogor dikenal sebagai bukit di atas awan. Sebab, pengunjung bisa melihat panorama gunung berselimut awan dari lokasi.(*)

Ini Alasan Pemerintah Menunda Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Tahun 2020

BOGORDAILY – Keberangkatan calon jemaah haji tahun 2020 resmi dibatalkan. Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan pembatalan itu dilakukan salah satunya lantaran pandemi virus Corona yang tak kunjung selesai.

“Karena pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh dunia dapat mengancam keselamatan jemaah. Agama mengajarkan, menjaga jiwa adalah hal yang harus diutamakan,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Kemenag, Selasa (2/6/2020).

Fachrul menjelaskan pihaknya telah melakukan kajian tentang ibadah haji di saat pandemi pada masa lalu. Dia mengungkapkan ibadah haji juga pernah ditutup karena adanya wabah menular.

“Didapatkan fakta bahwa penyelenggaraan ibadah haji pada masa terjadinya wabah telah mengakibatkan tragedi kemanusiaan di mana puluhan ribu jemaah haji menjadi korban. Kita tahu Saudi Arabia pernah menutup haji, ibadah haji thaun. Pada tahun 1814 karena wabah thaun, tahun 1837 dan 1858 karena wabah epidemi, 1892 karena wabah kolera, 1987 karena wabah meningitis. Indonesia juga pernah menutup karena pertimbangan masalah agresi Belanda tahun 1946, 1947, dan 1948. Menteri Agama Fathurrahman Kafrawi mengeluarkan Maklumat Kementerian Agama Nomor 4 Tahun 1947 tentang Penghentian Ibadah Haji di masa perang itu,” papar dia.

Pembatalan dilakukan juga lantaran tidak adanya kepastian dari Arab Saudi. Fachrul mengatakan tidak adanya kepastian itu membuat pemerintah Indonesia tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan terkait pelayanan dan perlindungan jemaah.

“Waktu terus berjalan dan semakin mepet. Rencana awal kita, keberangkatan kloter pertama pada 26 Juni. Artinya, untuk persiapan terkait visa, penerbangan, dan layanan di Saudi tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. Padahal akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai dibuka,” tutur Fachrul.

“Jika jemaah haji dipaksakan berangkat, ada risiko amat besar, yaitu menyangkut keselamatan jiwa dan kesulitan ibadah. Meski dipaksakan pun tidak mungkin karena Arab Saudi tak kunjung membuka akses,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Nizar Ali. Nizar menjelaskan pembatalan itu dilakukan karena, dalam komunikasi terakhirnya, pemerintah Arab Saudi belum juga memberikan kepastian.

“Sampai surat terakhir tanggal 1 kemarin yang dikirimkan kepada Kemenag, bahwa komunikasi langsung dengan Menteri Haji tidak bisa memastikan. Bahkan dalam surat itu belum ada kepastian apakah haji ini bisa diselenggarakan atau tidak. Karena melihat kondisi perkembangan COVID yang tidak kunjung selesai,” kata Nizar.

Nizar mengatakan tidak adanya kepastian dari Arab Saudi itu membuat pemerintah Indonesia tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan, tertama dalam hal pelayanan dan perlindungan calon jemaah haji.

“Pak Menteri tadi sudah menyampaikan, karena dihitung mundur dari 26 Juni hingga 2 Juni itu masih tersisa 24 hari, sementara butuh pengurusan visa, kesehatan, dan karantina, dan sebagainya,” kata Nizar.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengumumkan pembatalan keberangkatan jemaah haji. Pembatalan ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia.

“Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah,” kata Menag dalam jumpa pers yang disiarkan langsung melalui YouTube, Selasa (2/6/2020).

Klasemen Liga Jerman Hingga Pekan ke-29: Bayern Masih Perkasa

BOGORDAILY – Bayern Munich masih perkasa memimpin perburuan gelar juara Liga Jerman. Berikut klasemen Bundesliga hingga pekan ke-29, yang baru rampung dini hari tadi.

Pekan ke-29 Liga Jerman baru rampung dini hari tadi. Laga terakhirnya ditutup dengan kemenangan RB Leipzig atas FC Cologne dengan skor 4-2.

Hingga spieltag ke-29 tuntas, Bayern masih berada di peringkat pertama klasemen Liga Jerman. Die Roten, yang sebelumnya menang 5-0 atas Fortuna Duesseldorf, kini mengoleksi 67 angka dari 29 laga.

Bayern unggul 7 poin dari Borussia Dortmund. Die Borussen sebelumnya mengalahkan Paderborn 6-1, dan kini punya raihan 60 poin.

Di tempat ketiga ada Leipzig, yang menang atas Cologne dini hari tadi. Timo Werner dkk kini mengoleksi 58 angka dari 29 laga, berpotensi menyalip Dortmund.

Sementara di posisi empat dan lima ada Borussia Moenchengladbach dan Bayer Leverkusen, yang sama-sama mengoleksi 56 poin. Keduanya cuma beda gol, di mana Moenchengladbach punya produktivitas yang lebih baik.

Sementara di papan bawah, Duesselorf dan Bremen menempati zona merah, dengan masing-masing mengoleksi 27 dan 25 poin di posisi 16 dan 17. Adapun Paderborn kian terjerembab di dasar klasemen dengan 19 poin

Klasemen Liga Jerman

Pos. P W D L GD Pts Form
1
FC Bayern München
FC Bayern München 29 21 4 4 58 67
WWWWWW
2
Borussia Dortmund
Borussia Dortmund 29 18 6 5 45 60
WWWWLW
3
RB Leipzig
RB Leipzig 29 16 10 3 43 58
DDDWDW
4
Borussia Mönchengladbach
Borussia Mönchengladbach 29 17 5 7 22 56
LWWLDW
5
Bayer 04 Leverkusen
Bayer 04 Leverkusen 29 17 5 7 18 56
DWWWLW
6
VfL Wolfsburg
VfL Wolfsburg 29 11 9 9 5 42
DDWLWL
7
TSG 1899 Hoffenheim
TSG 1899 Hoffenheim 29 12 6 11 -8 42
LDLDWW
8
Sport-Club Freiburg
Sport-Club Freiburg 29 10 8 11 -3 38
LWDLDL
9
Hertha BSC
Hertha BSC 29 10 8 11 -7 38
DDWWDW
10
FC Schalke 04
FC Schalke 04 29 9 10 10 -12 37
LDLLLL
11
1. FC Köln
1. FC Köln 29 10 4 15 -10 34
WLDDLL
12
Eintracht Frankfurt
Eintracht Frankfurt 28 9 5 14 -7 32
LLLLDW
13
FC Augsburg
FC Augsburg 29 8 7 14 -16 31
LLLWDL
14
1. FC Union Berlin
1. FC Union Berlin 29 9 4 16 -18 31
DLLLDL
15
1. FSV Mainz 05
1. FSV Mainz 05 29 8 4 17 -25 28
WDDLDL
16
Fortuna Düsseldorf
Fortuna Düsseldorf 29 6 9 14 -27 27
DDDDWL
17
SV Werder Bremen
SV Werder Bremen 28 6 7 15 -29 25
LDLWDW
18
SC Paderborn 07
SC Paderborn 07 29 4 7 18 -29 19
LLDDDL

Jokowi Memastikan Pembukaan Tempat Ibadah-Aktivitas Ekonomi Didasari Data Keilmuan

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembukaan tempat ibadah hingga aktivitas ekonomi melalui tahapan yang ketat. Dia memastikan pembukaan itu menggunakan data-data keilmuwan.

“Kita tahu penyebaran COVID sampai saat ini di Tanah Air memang belum semua provinsi di wilayah bisa dikendalikan. Oleh sebab itu, pembukaan baik itu pembukaan untuk tempat ibadah, pembukaan aktivitas ekonomi, pembukaan sekolah semua melalui tahapan-tahapan yang ketat dengan melihat angka-angka kurva dari R0 maupun Rt-nya, semuanya memakai data-data keilmuwan yang ketat,” ujar Jokowi seusai meninjau Masjid Istiqlal, yang disiarkan di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (2/6/2020).

Jokowi pun meminta protokol kesehatan yang ketat untuk terus diterapkan. Sehingga, tatanan normal baru akan dapat diterapkan ke semua sektor dan wilayah.

“Sehingga kita harapkan akan berjalan dari tahapan ke tahapan, dari sektor ke sektor, dari provinsi ke provinsi, sesuai dengan angka-angka yang disampaikan,” tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi meninjau progres renovasi Masjid Istiqlal. Jokowi mengatakan, Masjid Istiqlal rencananya akan dibuka pada bulan Juli 2020 usai direnovasi. Namun keputusan tetap di tangan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar.

“Apakah setelah selesai akan dibuka? Belum kita putuskan. Tadi saya mendapat informasi dari Prof Nasaruddin, Bapak imam besar bahwa direncanakan Masjid Istiqlal akan dibuka pada bulan Juli, tetapi keputusan ada di bapak imam besar,” kata Jokowi.

Ibadah Haji Tahun 2020 Ditiadakan

BOGORDAILY.net – Ribuan calon jemaah haji Indonesia tahun ini tidak bisa berangkat. Kementerian Agama meniadakan ibadah haji karena Pandemi Corona.

Kementerian Agama menyampaikan peniadaan ini terkait dengan pandemi virus corona yang masih melanda Tanah Air maupun Arab Saudi.

“Pemerintah tidak memberangkatkan haji 2020,” kata Menag Fachrul Razi dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/6).

Indonesia pada tahun ini mendapatkan kuota haji untuk 221.000 orang. Jumlah ini terdiri dari 203.320 kuota haji 2020 reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

Dengan peniadaan ini, artinya ratusan ribu calon jemaah itu gagal berangkat haji pada tahun 2020. Kemenag telah berkomunikasi dengan MUI dan Komisi VIII terkait pembatalan pemberangkatan ibadah haji 2020.

Berdasarkan data Johns Hopkins University, per Selasa (2/6), jumlah pasien positif corona di Arab Saudi ada sebanyak 87.142 orang. Sementara, jumlah orang yang meninggal akibat corona tercatat ada 525 orang.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi juga telah menegaskan larangan umrah masih berlaku walau pelonggaran lockdown diterapkan.

Penangguhan umrah dilakukan Arab Saudi pada akhir Februari lalu setelah kasus virus corona mulai bermunculan di negara itu. Larangan masih ditetapkan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

“Penangguhan ini akan mengalami peninjauan secara berkala sesuai dengan kurva pandemi dan rekomendasi akan dikeluarkan oleh komisi ad-hoc,” ujar Kementerian Haji Arab Saudi, diberitakan media Arab, Gulf News, pada Kamis (28/5).(*)

BMKG : Kota dan Kabupaten Bogor Berpotensi Hujan sejak Pagi hingga Malam

BOGOR DAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di wilayah Bogor secara umum cerah berawan dan berpotensi hujan ringan pada pagi hingga malam hari Selasa (2/6/2020).

BMKG menyebutkan hujan ringan bisa terjadi pada pagi di 19 daerah Jawa Barat yaitu :

Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Cianjur, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Purwakarta, Kab. Bandung Barat, Kab. Bandung, Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kab. Majalengka, Kab. Sumedang, Kab. Kuningan, Kab. Pangandaran, Kab. Ciamis dan Kota Banjar.

Sedangkan pada siang sampai sore terjadi di 20 daerah Jawa Barat yaitu :

Kota Depok, Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab. Sumedang, Kab. Majalengka, Kab. Bandung, Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar dan Kab. Pangandaran.

BMKG juga menyebutkan bahwa Malam hari secara umum cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kab. Bogor, Kab. Sukabumi, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kab Bekasi dan Kota Bekasi.

Untuk dini hari sendiri secara umum cerah berawan hingga berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kab. Indramayu, Kab. Subang, Kab. Cirebon, Kota Cirebon. Potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kab. Sukabumi dan Kab. Cianjur

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca dikhawatirkan adanya hujan disertai kilat dan petir.

“Hujan yang dapat di sertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota Depok, Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kota Bogor, Kab. Sukabumi, Kota Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta, Kab. Subang, Kab. Sumedang, Kab. Majalengka, Kab. Bandung, Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar dan Kab. Pangandaran pada waktu siang/sore hingga malam hari. Potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kab. Sukabumi dan Kab. Cianjur pada waktu dini hari,” ujar Kasie Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga Bogor, Hadi Saputra. (Andi).

Wo sind sie heute? Die Verschwendung und Reisen haben eine Diskussion über MySpace He

Mit über 100.000 US-Dollar in mehr als 300 heißesten Extras ohne Geld für Online-Casino-, Holdem-Poker-, https://spin-slot.com/lucky-drink/ Aktivitäten- und Bingo-Wett-Websites. Alles, was Sie tun müssen, ist die Angabe nach oben auf einer neuen häufigen Online-Website von Texas Hold’em über das Over-Golf-Widget.

Anak Pedagang Daging di Pasar Cileungsi Positif Korona

BOGOR DAILY – Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Dede Syarif mengungkapkan, terkait kondisi bayi usia 1,5 tahun asal Kecamatan Cileungsi, yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia.

Ia menjelaskan, bayi berjenis kelamin perempuan itu terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 orang tuanya sebelum meninggal dunia.

“Jadi kemarin Minggu (31/5/2020) bayi itu baru terinfeksi virus dari ayahnya yang memang sudah meninggal dunia. Orang tuanya itu merupakan pedagang daging di Pasar Cileungsi,” katanya, Senin (1/6/2020).

Menurutnya, saat ini bayi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

“Pertama yang positif itu pedagang daging yang di Cileungsi. Terus menularkan ke semua keluarganya dan juga anaknya yang berusia 1,5 tahun. Saat ini bayinya dalam perawatan,” ujarnya.

Saat ini, tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mencatat, kasus Virus Korona yang merupakan klaster Pasar Cileungsi sebanyak 10 orang. (Andi).

Meski Diterpa Cobaan, Momen Lebaran Berbeda Bikin BCL Lebih Bersyukur

BOGORDAILY – Lebaran tahun ini menjadi perayaan pertama kali Bunga Citra Lestari (BCL) tanpa kehadiran sang suami, Ashraf Sinclair.

Diakui BCL, momen tahun ini menjadi pengalaman pertamanya merasakan Lebaran di tengah pandemi Corona dan juga tanpa adanya suami. Ia dan keluarga pun tetap menjalankan solat Ied meski dari rumah saja.

“Kita menjalankan solat Id di rumah dengan opah sebagai imam. He was beautiful and new experience,” ujar BCL, dikutip dari tayangan YouTubenya, Minggu (31/5/2020).

Meski diakui banyak kegiatan Lebaran yang berbeda, nikmat hari yang fitri bagi BCL tetap sama. Dalam tayangannya, BCL juga bersama keluarga merayakan hari fitri di kediamannya.

“Idul Fitri tahun ini, rasanya benar-benar berbeda. Itu juga dikarenakan kondisi pandemi saat ini, kita jadi nggak bisa keluar rumah untuk Solat Id atau pun bersilaturahmi dengan keluarga besar dan pada sahabat. Tapi itu semua tidak mengurangi kenikmatan di hari yang Fitri ini,” paparnya.

Keadaan pandemi saat Lebaran pun membuat BCL merasa pertemuan bersama keluarga adalah hal yang paling disyukurinya.

“Setelah itu kita saling bermaaf-maafan dan di momen ini kita semakin menyadari bahwa di luar cobaan yang hadir di dalam hidup kita, we realize we’re so blessed to have each other,” tutup BCL.

Tak Jadi Bunuh Diri, Ammar Zoni Teringat Petuah Sang Ayah

BOGORDAILY – Ammar Zoni mengaku ingin bunuh diri saat dirinya telah terjerat kasus narkoba jenis ganja pada 2017.

Namun hal itu tak jadi ia lakukan lantaran ingat pesan dari ayahnya. Terkait hal itu Ammar pun belajar mulai menyikapi masalahnya.

“Tapi yang gua inget dari bokap gitu, ‘kamu nggak usah mikirin apa yang akan terjadi kedepannya, yang paling penting adalah bagaimana kamu menyikapinya sekarang'”, ujar Ammar pada tayangan YouTube milik Daniel Mananta.

Ammar diminta untuk bertanggung jawab atas hidupnya kelak. Hal itu selalu diingat oleh suami dari Irish Bella ini.

“‘Apa yang kamu sikapi saat ini itu yang akan menentukan kamu ke depan nanti seperti apa'”, jelas Ammar.

“Jadi itu yang selalu gua ingat, itukan bagaimana cara gua, ya gua harus bisa menyikapinya,” lanjutnya.

Diakui Ammar, saat itu dirinya sempat ingin menggoreskan silet pada nadinya. Ia merasa tertekan karena banyak melakukan hal-hal yang tidak biasa dilakukan saat itu.

“Jadi pertama kali pas gua di Polres itu kalau gua bilang kalau ada silet ah gua potong deh nadi gua. Rasanya gitukan karena gua udah bener terpuruk banget,” jelas Ammar.

“Apalagi dalam satu ruang itu 24 jam udah makan disitu, kencing disitu, buang air disitu, semuanya gitukan. Udah parah deh,” tutupnya.