Home Blog Page 818

Satreskrim Polresta Bogor Kota Ringkus Komplotan Curanmor Lintas Wilayah, 53 Motor Disita

Bogordaily.net – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap dan meringkus komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Dalam penangkapan tersebut, tiga orang tersangka berhasil diamankan, salah satunya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, satu dari tiga pelaku yang diringkus, terpaksa harus menerima timah panas dari petugas lantaran mencoba melawan saat akan ditangkap.

Ketiga tersangka yang diamankan inisial AM di wilayah Sindangbarang, AA di Bogor Selatan, dan AS di Provinsi Banten.

“Para pelaku merupakan bagian dari sindikat curanmor yang telah beraksi di lebih dari 50 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, bahkan hingga ke Jakarta,” ujarnya, Rabu 11 Juni 2025

Ia menerangkan, kasus ini juga mengungkap pola kerja para pelaku. Mereka beraksi secara berkelompok dengan membagi peran sebagai pemantau, eksekutor (pemetik).

Ia menambahkan, aksi para pelaku dilakukan secara sistematis pada dini hari antara pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

Target utama adalah sepeda motor yang terparkir di halaman rumah atau area permukiman terbuka.

” Pelaku merusak kunci kontak kendaraan menggunakan kunci palsu atau kunci leter T yang telah dipersiapkan sebelumnya,” ujarnya

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif kejahatan ini diketahui untuk mendukung gaya hidup (life style) para pelaku.

Sasaran utama mereka adalah kendaraan bermotor yang diparkir tanpa pengamanan tambahan, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

Adapun barang bukti yang diamankan, diantaranya berbagai jenis kunci motor, kunci letter T, dan 53 kendaraan roda dua.

Pasal Hukum dan Penahanan

Ketiga tersangka saat ini telah ditahan di Polresta Bogor Kota dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Kasat Reskrim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor, khususnya saat memarkir kendaraan.

“ Kami minta warga menggunakan kunci ganda, memasang CCTV, serta melaporkan aktivitas mencurigakan ke Call Center 110,” ujarnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Baper Maksimal! Duet Babay dan Tari Sentuh Hati Juri di Dangdut 24 Karat Karaoke Dadakan MNCTV

0

Bogordaily.net – Panggung “Dangdut 24 Karat Karaoke Dadakan” MNCTV kembali dipenuhi kejutan dan emosi. Kali ini, pasangan Babay dan Tari mencuri perhatian lewat penampilan karaoke spontan yang menyentuh, meski sempat menuai komentar “kurang greget” dari juri.

Dangdut 24 Karat Karaoke Dadakan tayang setiap Kamis pukul 21.30 WIB, program ini dipandu oleh Ruben Onsu, ditemani Kembang Goyang Mia KDI dan Kiky Primadona.

Mereka menghadirkan keseruan, kehangatan, dan spontanitas yang jadi ciri khas acara. Peserta datang dari berbagai latar belakang, dari pasangan suami istri, saudara, orang tua dan anak, hingga kekasih semuanya tampil dengan keberanian menunjukkan kebersamaan mereka lewat lagu-lagu dangdut.

Di episode kali ini, Babay dan Tari tampil membawakan lagu penuh rindu, namun sempat dianggap kurang menjiwai oleh para juri.

Wika Salim dengan jujur menyampaikan, “Aku ngerasanya tadi chemistrynya kayak ketahan, jadi kurang dapet banget rasa rindunya.” Meski demikian, kehadiran mereka tetap berhasil menyentuh hati penonton dan juri lainnya.

Tiga juri tetap Wika Salim, Ira Swara, dan Beniqno memberikan penilaian langsung yang spontan, jujur, dan sering kali membangkitkan gelak tawa.

Tak jarang komentar mereka memancing momen lucu, seperti saat penampilan Babay dan Tari yang sempat membuat Ruben Onsu ikut disorot karena dianggap “lebih cocok” berpasangan dengan sang ibu peserta.

Walau belum sukses membawa pulang hadiah utama, Babay dan Tari tetap mendapatkan Rp 5.100.000 dan banyak dukungan dari penonton.

“Semoga bermanfaat dan jobnya makin banyak,” ucap Wika penuh haru saat mengumumkan hasil akhir.

Jangan lewatkan keseruannya setiap Kamis, pukul 21.00 WIB hanya di MNCTV.***

 

Remaja 16 Tahun Dilaporkan Hilang Usai Pamitan ke Bioskop, Ini Ciri-Cirinya

Bogordaily.net – Seorang remaja perempuan bernama Lutfiana Rizki Putri, berusia 16 tahun, dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Kamis, 5 Juni 2025.

Gadis yang akrab disapa Pipih ini diketahui terakhir kali berpamitan kepada keluarga untuk pergi menonton bioskop bersama temannya di kawasan Transmart, sekitar pukul 10.30 WIB.

Namun sejak saat itu, tidak ada kabar maupun jejak yang bisa dihubungi. Tak satu pun anggota keluarga melihat langsung saat Lutfiana meninggalkan rumah.

Hingga kini, pihak keluarga masih terus berusaha mencari keberadaan anak mereka dengan penuh kekhawatiran dan kecemasan yang mendalam.

Ciri-ciri Terakhir Saat Meninggalkan Rumah

Berdasarkan keterangan keluarga, saat terakhir terlihat, Lutfiana mengenakan:

  • Celana levis robek-robek
  • Jaket warna pink
  • Kaos dalam warna hitam
  • Sepatu berwarna cream

Keluarga menyebutkan bahwa ia berpostur tubuh sedang, berambut lurus sebahu, dan dikenal sebagai pribadi tertutup namun ramah kepada orang-orang terdekat.

Tinggalkan Surat Pamit Penuh Luka

Yang membuat kasus ini semakin memilukan adalah ditemukannya selembar surat pamit yang ditulis tangan oleh Lutfiana sebelum kepergiannya.

Dalam surat tersebut, ia mengungkapkan banyak hal menyedihkan, termasuk tekanan emosional, kelelahan batin, dan trauma masa lalu yang selama ini ia pendam sendiri.

Dalam surat yang ditulis dengan tulisan tangan yang terbata dan penuh coretan emosional, Lutfiana menyampaikan isi hatinya kepada sang ibu.

Ia meminta maaf, mengungkapkan rasa sayangnya kepada ibunya, namun juga menyebut bahwa ia menyimpan luka yang dalam akibat perlakuan dari orang terdekat di keluarganya.

“Maaf ya, Mah… Jangan cari Pipih. Pipih bahagia…,” tulis Lutfiana dalam bagian akhir suratnya.
“Pipih capek, Mah… Jujur lelah nahan semua ini. Pipih juga butuh pelukan dari Mamah.”
“Pipih pernah disentuh Ayah di bagian dada, gak hanya Ayah, tapi Mas juga, Mah… Tolong jangan benci mereka, tapi jujur capek.”

Kutipan tersebut mengindikasikan adanya tindak pelecehan seksual dalam lingkup keluarga, yang sangat mungkin menjadi pemicu keputusan tragis Lutfiana untuk meninggalkan rumah.

Pihak keluarga belum mengonfirmasi keaslian dari surat tersebut, namun masyarakat berharap pihak berwenang bisa menyelidikinya secara serius.

Kontak Keluarga

Keluarga telah melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian Sektor terdekat, dan telah menyebarkan informasi melalui media sosial, pamflet, dan grup-grup warga. Mereka berharap masyarakat yang melihat sosok dengan ciri-ciri mirip Lutfiana bisa segera menghubungi pihak keluarga.

Jika Anda memiliki informasi tentang keberadaan Lutfiana, silakan segera menghubungi pihak keluarga di nomor: 0895 2481 8390

 

RSUD Kota Bogor Gelar Podcast Kesehatan, Bahas Soal Hipertensi

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Bogor akan menggelar podcast kesehatan yang bertema ‘Pembunuh Diam-Diam : Apa itu Hipertensi’.

Podcast kesehatan ini akan dilaksanakan secara live streaming melalui kanal Youtube RSUD KOTA BOGOR DAILY.

Kamu bisa mengikuti podcast yang membahas hipertensi ini pada Kamis 12 Juni 2025. Mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai.

Podcast RSUD Kota Bogor tersebut akan diisi oleh narasumber yang ahli dalam bidang kesehatan yaitu dr. Indera Noor Achmad, Sp.JP., FIHA (pembicara) dr. Hania Danty Chairunnisa (moderator).

Seperti yang diketahui, Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi.

Kondisi ini umumnya ditandai dengan tekanan darah di atas 140/90 mmHG dan akan dianggap parah jika sudah menyentuh angka 180/120 mmHG.

Hipertensi dapat menyebabkan dinding arteri melemah sehingga memicu terbentuknya kantong yang rapuh pada pembuluh darah arteri.

Jika tekanan darah terlalu tinggi, maka lama kelamaan arteri dapat pecah yang kemudian menimbulkan kerusakan organ permanen hingga kematian

Makanan pemicu hipertensi termasuk makanan tinggi garam seperti makanan olahan, fast food, keripik, dan daging asin, serta makanan berlemak jenuh seperti gorengan dan daging berlemak.

Minuman berkafein dan alkohol berlebih juga dapat meningkatkan tekanan darah. Hindari makanan ini untuk membantu mengontrol hipertensi. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Heboh! Habib Melelang Bolu yang Sudah Digigit, Netizen: Najis!

0

Bogordaily.net – Viral seorang pria yang disebut sebagai Habib, yang terekam sedang melelang bolu bekas gigitannya. Tak tanggung-tanggung, harga awal lelang dibuka mulai dari Rp150 ribu.

Video tersebut diunggah oleh akun media sosial dan langsung menjadi viral, menuai pro dan kontra dari warganet.

Dalam video itu terlihat si habib memegang potongan kue bolu dan menyebut bahwa kue tersebut telah ia gigit sebelumnya, lalu mulai melelangnya kepada para pengikutnya.

“Tuai pro kontra, seorang habib lelang bolu bekas gigitannya mulai start dari 150 ribu,” tulis keterangan dalam video yang dikutip pada Rabu 11 Juni 2025.

Komentar Netizen Pedas Soal Bolu Habib yang Dilelang

Tentu saja, aksi nyeleneh tersebut langsung mengundang beragam reaksi dari publik. Sebagian besar netizen merasa jijik dan tak habis pikir dengan lelang makanan bekas tersebut.

“Lha mau gitu bekas jigongnya?” komentar seorang netizen dengan nada heran.

“Jijik gak sih itu, gw sih ogah,” timpal netizen lainnya.

“Idih najis banget,” sahut netizen yang lain.

Di sisi lain, sebagian kecil warganet menilai hal itu hanyalah bentuk gimmick atau hiburan, meski tetap mempertanyakan pantas atau tidaknya tindakan tersebut dilakukan di ruang publik.

Belum diketahui pasti siapa sosok habib tersebut dan dalam konteks apa lelang itu dilakukan.

Namun aksi ini menambah daftar panjang fenomena konten kontroversial demi popularitas yang belakangan semakin sering terjadi di media sosial.

Sejumlah warganet bahkan menyayangkan jika gelar atau status keagamaan digunakan untuk menarik perhatian lewat cara-cara yang tidak mencerminkan nilai kesopanan atau kebersihan.***

Tragis! Mahasiswa Unila Tewas Usai Diksar, Diduga Dipaksa Minum Spiritus oleh Senior

0

Bogordaily.net – Kasus kekerasan dalam dunia pendidikan kembali menyita perhatian publik. Kali ini, insiden tragis menimpa seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) bernama Pratama Wijaya Kusuma, yang ditemukan tewas usai mengikuti kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mapala Mahepel, organisasi pencinta alam di kampus tersebut.

Fakta terbaru yang terungkap dalam kasus ini mengejutkan banyak pihak. Pratama diduga tak hanya mengalami kekerasan fisik, namun juga dipaksa meminum cairan spiritus oleh seniornya saat mengikuti kegiatan tersebut.

“Iya benar, berdasarkan keterangan lima rekan korban yang juga mengalami kekerasan, bahwa korban ini dipaksa meminum cairan spiritus,” ungkap Icen Amsterly, kuasa hukum keluarga korban, saat memberikan keterangan di Mapolda Lampung pada Kamis 5 Juni 2025.

Menurut Icen, total ada enam mahasiswa yang mengikuti kegiatan Diksar tersebut. Namun hanya Pratama yang mendapat perlakuan ekstrem berupa pemaksaan menenggak cairan berbahaya tersebut.

“Iya, hanya dia (Pratama) yang dipaksa minum spiritus,” tegas Icen.

Lebih lanjut, Icen menjelaskan bahwa kedatangan keluarga ke Mapolda Lampung juga bertujuan untuk menyerahkan sejumlah bukti tambahan yang akan mendukung proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Ada yang kami bawa (bukti). Ini akan kami serahkan ke penyidik,” jelasnya.

Kematian tragis Pratama Wijaya Kusuma ini menambah daftar panjang kasus kekerasan dalam kegiatan organisasi mahasiswa yang berujung maut.

Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menuai kemarahan dan keprihatinan masyarakat luas.

Desakan pun bermunculan agar pihak kampus dan kepolisian segera bertindak tegas dan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

Banyak pihak menilai bahwa kegiatan Diksar yang seharusnya menjadi ajang pembinaan mental dan fisik justru kerap disalahgunakan menjadi ajang kekerasan terselubung.***

Sentuh 12,2 juta Transaksi, BSI Agen Jadi Pilar Layanan Syariah Tanpa Cabang

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menegaskan peran penting BSI Agen dalam mendekatkan layanan keuangan syariah kepada masyarakat. Hingga Mei 2025, BSI Agen tercatat membukukan volume transaksi mencapai Rp31,33 triliun atau sekitar12,2 juta transaksi.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan bahwa “BSI Agen mampu menjadi alternatif pendapatan bagi masyarakat di daerah. Selain agen layanan keuangan syariah, ternyata kehadiran BSI Agen menarik minat masyarakat di daerah sebagai sumber alternatif pendapatan”.

Menurut Anton, BSI Agen diharapkan menjadi solusi strategis inklusi dan penetrasi keuangan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari kantor cabang bank.

Melalui layanan seperti setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan, top-up e-wallet, referral gadai emas, hingga pelunasan pembayaran haji, masyarakat kini dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah.

“BSI Agen bukan hanya memperluas jangkauan layanan kami, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal. Kami melihat potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat melalui agen ini,” ujar Anton.

Lebih lanjut, Anton menegaskan bahwa strategi ini sejalan dengan misi BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang inklusif.

“Kami tidak hanya membuka akses, tapi juga membuka peluang. Banyak agen kami yang kini tumbuh menjadi pelaku ekonomi produktif di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Pertumbuhan BSI Agen mencapai 18,36% secara tahunan dan mencapai sekitar 120 ribu agen, mencerminkan antusiasme dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah.

Agen-agen ini tersebar luas, terutama di wilayah Aceh, Palembang, dan Surabaya.

Profil agen didominasi oleh pelaku usaha mikro seperti pedagang dan pemilik toko kelontong. Peran BSI Agen diharapkan juga mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah di lingkungannya.

Ke depan, BSI menetapkan target untuk meningkatkan jumlah BSI Agen menjadi 123.000 agen pada akhir tahun 2025.

Target ini akan dicapai melalui pemetaan wilayah-wilayah strategis berbasis kebutuhan layanan keuangan, khususnya di daerah yang belum terjangkau kantor cabang.

Selain memperluas cakupan geografis, BSI juga berfokus pada penguatan fungsi agen agar mampu memberikan fitur layanan yang lebih luas.

“Kami terus mendorong agar BSI Agen tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga relevan secara fungsi. Ke depan, setiap agen akan menjadi representasi keuangan syariah dalam pelayanan yang modern, cepat, dan memberdayakan,” tutup Anton.***

RSUD Kota Bogor Gelar Edukasi Bahas Bahaya Hipertensi, Catat Tanggalnya!

0

Bogordaily.net – RSUD Kota Bogor kembali menghadirkan edukasi kesehatan melalui live streaming YouTube yang terbuka untuk umum.

Kali ini, tema yang diangkat adalah “Pembunuh Diam-Diam: Apa Itu Hipertensi”, yang akan diselenggarakan pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 12 Juni 2025
  • Waktu: Pukul 13.00 WIB hingga selesai
  • empat: Live Streaming YouTube RSUD Kota Bogor

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama dr. Indera Noor Achmad, Sp.JP., FIHA, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang akan membagikan pengetahuan mendalam seputar hipertensi,.

Gejala-gejalanya yang kerap tak terasa, serta bahaya laten dari penyakit ini jika tidak ditangani dengan tepat. Acara akan dipandu oleh dr. Hania Danty Chairunnisa sebagai moderator.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap disebut sebagai “silent killer” karena tidak menunjukkan gejala pada tahap awal namun bisa menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal.

Melalui acara ini, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya deteksi dini, gaya hidup sehat, dan pemantauan tekanan darah secara berkala.

RSUD Kota Bogor mengundang seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Bogor dan sekitarnya, untuk mengikuti acara ini secara langsung melalui kanal YouTube resmi RSUD Kota Bogor.

Partisipasi aktif masyarakat dalam menyimak edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga tekanan darah tetap normal.

Ayo bergabung dan ramaikan acara edukasi RSUD Kota Bogor ini! Mari bersama-sama belajar mengenali dan mencegah hipertensi sebelum terlambat.***

Viral! Oknum Guru Tendang Kepala Siswa di Kelas, Sekolah Masih Bungkam

0

Bogordaily.net – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh aksi kekerasan yang dilakukan seorang oknum guru yang tendang siswa di ruang kelasnya.

Peristiwa ini terjadi di SMP Negeri 1 Karangawen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Selasa 10 Juni 2025 pagi, dan langsung menuai sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @matajateng, terlihat seorang pria berkemeja cokelat dan mengenakan peci berdiri di atas meja siswa, lalu menendang kepala seorang murid laki-laki berinisial G sebanyak tiga kali.

Aksi itu dilakukan di hadapan siswa lainnya yang terdengar tertawa, bahkan diduga turut merekam kejadian.

Sambil membentak dengan nada tinggi, sang guru mengajukan pertanyaan kasar, “Koncomu biasane sopo?”, lalu melepaskan tendangan ke kepala korban.

Meskipun siswa G mencoba menjawab, suaranya tertutup oleh suasana gaduh di dalam kelas.

Tak berhenti, guru tersebut kembali menghardik dengan nada tinggi dan menunjuk ke arah siswa yang tampak tertekan.

Menurut penuturan kakak korban, Fajar, kejadian bermula saat terdengar suara siulan di kelas ketika siswa akan mengerjakan tes.

Guru tersebut langsung menuduh G sebagai pelakunya, padahal tidak ada bukti jelas. Akibatnya, G menjadi sasaran pelampiasan emosi.

Video kekerasan ini menyebar luas di media sosial dan memicu kemarahan publik. Banyak pihak mengecam tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan yang mencoreng dunia pendidikan.

Reaksi keras juga datang dari aktivis pendidikan dan orang tua siswa yang menuntut agar pelaku diberi sanksi tegas.

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Demak belum memberikan pernyataan resmi.

Masyarakat dan berbagai pihak mendesak agar investigasi dilakukan secara menyeluruh, dan oknum guru tersebut diproses sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sekolah seharusnya menjadi ruang aman, bukan tempat kekerasan.

Masyarakat berharap agar kejadian serupa tak terulang, dan ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku serta memperkuat sistem pengawasan di lingkungan pendidikan.***

Prabowo Resmi Cabut Izin Tambang 4 Perusahaan di Raja Ampat, Produksi Dihentikan!

0

Bogordaily.net – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas terkait aktivitas pertambangan di wilayah konservasi Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Pemerintah secara resmi mencabut izin usaha pertambangan (IUP) dari empat perusahaan yang sebelumnya beroperasi di wilayah tersebut.

Kebijakan ini diumumkan secara resmi oleh Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, pada Selasa 10 Juni 2025.

Keputusan tersebut diambil langsung atas petunjuk Presiden Prabowo Subianto setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk perlindungan lingkungan dan kelestarian kawasan Raja Ampat yang merupakan salah satu ekosistem laut terkaya di dunia.

Langkah tersebut menandai komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan strategis dari eksploitasi berlebihan.

Raja Ampat selama ini dikenal sebagai kawasan dengan biodiversitas laut yang tinggi dan merupakan tujuan ekowisata internasional.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa dari lima IUP yang sempat beroperasi di Raja Ampat, hanya satu yang memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) aktif, yakni PT GAG Nikel.

Empat IUP lainnya tidak memiliki RKAB aktif di tahun 2025, sehingga menjadi dasar kuat untuk pencabutan izin.

Produksi seluruh IUP yang aktif juga telah dihentikan sementara guna menjalani evaluasi dan proses pencabutan permanen.

Pemerintah menegaskan bahwa setiap aktivitas pertambangan harus sesuai dengan aturan dan tidak boleh merusak lingkungan, terutama di wilayah sensitif seperti Raja Ampat.

Kebijakan ini mendapat perhatian luas karena dinilai sebagai langkah berani untuk mengutamakan kelestarian lingkungan dibanding kepentingan ekonomi sesaat.

Dengan pencabutan izin ini, diharapkan kawasan Raja Ampat bisa tetap lestari dan menjadi warisan alam Indonesia yang tak ternilai.***