Home Blog Page 844

Kecelakaan Maut di Jalan Pandu Raya Bogor, Dua Mobil Adu Banteng, Satu Orang Tewas

0

Bogordaily.net – Kecelakaan maut di Jalan Pandu Raya Bogor kembali terjadi. Dua mobil adu banteng, satu orang dikabarkan meninggal dunia.

Ya, Kamis 5 Juni 2025 pagi, Jalan Pandu Raya di Kota Bogor masih seperti biasa. Lalu lintas padat, tapi sabar.

Angin menyapu pelan Taman Corat-Coret di sisi jalan. Beberapa orang terlihat duduk-duduk di sekitar taman.

Sebagian lagi tampak baru saja selesai berolahraga. Langit belum terlalu cerah, tapi cukup untuk membuat siapa pun berpikir hari itu akan berjalan normal.

Tapi hidup tak pernah seratus persen bisa ditebak. Ia selalu menyimpan kemungkinan yang tidak kita rencanakan.

Kadang dalam satu detik, segalanya berubah. Dan Kamis pagi itu, pukul 08.20, tepatnya di dekat taman yang penuh coretan ekspresi itu, waktu seakan berhenti.

Dua mobil—dua kendaraan roda empat—melaju dari arah berlawanan. Tak ada yang menyangka keduanya akan saling bertemu.

Bukan dalam arti ramah, bukan pula dalam artian temu kangen. Tapi dalam arti yang paling keras, paling kasar, dan paling menyakitkan: adu banteng.

Dentuman itu terdengar nyaring. Seperti suara besi yang sedang dihancurkan. Seperti tabrakan masa depan dan masa lalu di satu titik tanpa kompromi.

Orang-orang yang semula duduk santai di taman itu sontak berdiri. Beberapa lari mendekat. Selebihnya hanya terdiam, ngeri.

Mobil pertama—warna hitam, tampak seperti MPV. Mobil kedua, berwarna gelap, jenis SUV. Keduanya tak bisa dikenali sepenuhnya.

Bagian depannya hancur total. Kaca pecah berserakan. Bau oli dan serpihan besi bercampur dengan debu jalan yang naik ke udara.

Seorang pria, dari salah satu mobil, tak bergerak, tergeletak di jalan. Petugas kepolisian datang cepat. Mereka langsung sigap, warga diminta menjauh, dan evakuasi segera dilakukan.

Satu nyawa dikabarkan melayang. Tidak ada identitas yang disampaikan pagi itu.

Saya membayangkan bagaimana pagi itu dimulai bagi korban. Mungkin ia sempat menyuap nasi. Mungkin masih sempat mencium anaknya sebelum berangkat.

Mungkin sedang terburu-buru ke kantor, atau mungkin justru baru saja menyelesaikan tugas malam. Tidak ada yang tahu.

Petugas dari Polresta Bogor Kota kini menangani kasus ini. Mereka sedang menyelidiki—kecepatan, kondisi jalan, rem, dan tentu saja: siapa yang sebenarnya kehilangan kendali.

Tapi bagi banyak orang yang berdiri menonton di sana.

Sore nanti, barangkali jalan itu akan kembali ramai. Orang-orang melintas seperti biasa. Taman Corat-Coret kembali riuh.

Tapi jejak kecelakaan maut di Jalan Pandu Raya Kota Bogor dan darah di aspal itu—yang mungkin sudah dibersihkan petugas—tak akan hilang dari ingatan siapa pun yang melihatnya.

Dan bagi satu keluarga di sudut Kota Bogor sana, Kamis ini akan tercatat sebagai hari yang tak pernah mereka lupakan.***

RS Azra Bogor Gelar Donor Darah, Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan Kemanusiaan

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit (RS) Azra Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemanusiaan dengan menggelar kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan pada Rabu, 25 Juni 2025.

Acara ini akan berlangsung di Training Center RS Azra, mulai pukul 09:00 WIB hingga 11:00 WIB.

Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi bagian dari upaya RS Azra untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang sangat dibutuhkan oleh pasien-pasien di berbagai rumah sakit.

Dengan mengusung tema “Ayo Donor Darah, Setetes Darahmu, Harapan Bagi Sesama”, RS Azra ingin mengajak masyarakat untuk peduli dan berperan aktif dalam menyelamatkan nyawa sesama.

Pihak rumah sakit juga menjamin bahwa proses donor darah akan dilakukan dengan standar medis yang aman dan nyaman.

Para peserta yang ingin mendonorkan darah diimbau untuk sarapan terlebih dahulu dan dalam kondisi sehat.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi ke nomor 0813-1454-1876 atau datang langsung ke lokasi kegiatan pada waktu yang telah ditentukan.

Tentang RS Azra

Rumah Sakit Azra awalnya merupakan klinik bersalin yang berdiri pada tahun 1982. Klinik tersebut diberi nama Klinik Bersalin Azra yang di dirikan oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG. Klinik Bersalin Azra ini terletak di Jalan Gunung Gede No. 3 Bogor yang mempunyai tujuan memberikan pelayanan kebidanan dan kandungan

Banyaknya permintaan dari pasien dan keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selain dari pelayanan kebidanan dan kandungan, maka melalui proses pertimbangan yang matang didirikanlah Rumah Sakit Azra pada tanggal 6 April 1994.

Status badan usaha Rumah Sakit Azra berbentuk Yayasan. Lokasi Rumah Sakit Azra ini berada di pusat kota Bogor, sangat strategis dan mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, tepatnya di Jalan Raya Pajajaran 219 – Bogor.

Pada periode 2000 – 2001 Rumah Sakit Azra melakukan pengembangan fasilitas rumah sakit dengan membangun gedung baru dan menata gedung lama serta membeli peralatan kesehatan yang memiliki teknologi lebih maju.

Sehingga Rumah Sakit Azra menjadi Rumah Sakit Swasta tipe C yang memiliki ruang umum dengan memiliki 105 tempat tidur ( bed ) yang terdiri dari beberapa tipe kelas.

Pada tahun 2002 kepemilikannya berubah menjadi perseroan terbatas yang bernama PT. ARTHASABENA PUTRA (PT ASP) maka dengan perubahan tersebut secara operasional Rumah Sakit Azra berubah menjadi rumah sakit yang bersifat umum dengan segala aktifitas dan kelengkapannya.

Kepemimpinan Rumah Sakit Azra dijabat oleh Dr. Hidayat Danukusumah, SpOG, Dr. Rizasyah Daud, Msc, SpPD-Kr sebagai Direktur Medik dan Ny. Aida Hidayat Danukusumah sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan.

Pada bulan Januari 2012 Rumah Sakit Azra telah mendapatkan Akreditasi dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai suatu pengakuan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Rumah Sakit Azra yang telah memenuhi standar yang telah ditentukan secara Nasional.***

Ibnu Galansa

Healthy Love, Happy Life”, RS Azra Bogor Luncurkan Paket MCU Spesial untuk Pasangan

0

Bogordaily.net – RS Azra Bogor menghadirkan paket medical check-up “Healthy Love, Happy Life” yang dirancang untuk menjaga kesehatan pria dan wanita dengan harga mulai dari Rp 500.000.

Paket ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum hingga pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis.

Pilihan Paket Medical Check-Up:

1. Medical Check-Up Silver (Pria & Wanita) – Rp 500.000.

Pemeriksaan dokter umum, Hematologi lengkap, Urin lengkap, Gula darah sewaktu, VDRL (skrining sifilis), HIV, HbsAg (skrining hepatitis B)

2. Medical Check-Up Gold (Pria) – Rp 2.000.000.

Pemeriksaan dokter umum, Konsultasi dengan dokter spesialis urologi, Hematologi lengkap & morfologi darah tepi, Gula darah sewaktu, Sperma analisis, USG Doppler Regio Testis, Golongan darah & Rhesus, VDRL, HbsAg & Anti HBs.

3. Medical Check-Up Gold (Wanita) – Rp 3.000.000.

Pemeriksaan dokter umum, Konsultasi dengan dokter spesialis obgyn & urologi, Hematologi lengkap & morfologi darah tepi, Golongan darah & Rhesus, Gula darah puasa/GD2PP, HbsAg & Anti HBs, VDRL, Urine lengkap, Skrining infeksi TORCH (Anti Toxoplasma IgM & IgG, Anti Rubella IgM & IgG, Anti CMV IgM & IgG, Anti HSV 2 IgM & IgG), Analisis Hb HPLC & Badan Inklusi HbH, Rontgen Thorax, USG Ginekologi & USG Mamae.

Paket pemeriksaan ini dirancang untuk memberikan pemantauan kesehatan yang komprehensif, baik bagi individu yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya maupun bagi pasangan yang berencana memiliki keturunan.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, masyarakat dapat langsung menghubungi RS Azra Bogor di nomor 0251-8318-456.***

Ibnu Galansa

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Pertegas Komitmen dalam Menjaga Ekosistem Lingkungan melalui BRI Menanam – Grow & Green

0

Bogordaily.net – Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten mendorong penerapan nilai-nilai lingkungan, sosial dan tata kelola yang baik (Environmental, Social, and Governance/ESG). Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni, BRI kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat melalui program BRI Menanam – Grow & Green.

Program ini telah memberikan dampak nyata yang dapat membantu mengatasi perubahan iklim dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui berbagai aktivitas yang mendukung pemulihan ekosistem, baik di laut maupun di darat.

Dalam pelaksanaannya, BRI Menanam – Grow & Green terbagi dalam empat bagian, yaitu: Grow & Green Reforestation yaitu aktivitas penanaman pohon di lahan kritis, dengan mengutamakan pohon produktif dan bernilai ekonomis; Grow & Green Coral Reef yaitu kegiatan transplantasi terumbu karang untuk meningkatkan tutupan karang sebagai habitat bagi berbagai biota laut.

Selain itu, terdapat pula Grow & Green Mangrove yaitu rehabilitasi dan konservasi mangrove serta cemara laut sebagai bagian dari restorasi daerah pesisir di Indonesia dan Grow & Green Biodiversity – yaitu aktivitas penanaman pohon endemik dan konservasi satwa yang dilindungi.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa BRI Menanam – Grow & Green merupakan bentuk nyata komitmen BRI dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan kinerja berkelanjutan yang berbasis ESG. Program ini menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan dengan tujuan melestarikan lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan perekonomian.

“Program ini secara nyata dapat membantu mengatasi perubahan iklim dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui berbagai aktivitas yang mendukung upaya pemulihan ekosistem, baik di laut maupun di darat,” ungkapnya.

BRI Menanam – Grow & Green mengedepankan tiga nilai inti: sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dalam aspek sosial, program ini memberikan pemberdayaan kepada kelompok tani. Dalam aspek ekonomi, program ini membantu meningkatkan pendapatan kelompok tani melalui kegiatan penanaman, perawatan, dan pendataan tanaman.

Sejak diluncurkan pada tahun 2022, program ini telah dilaksanakan di 17 titik di berbagai wilayah Indonesia. Capaian program ini antara lain, penanaman 70.300 tanaman produktif, transplantasi 5.430 fragmen karang di area seluas 0,45 hektare, restorasi 3.000 tegakan lamun di area 625 m², rehabilitasi kawasan hutan dan pesisir seluas 306,75 hektare serta berkontribusi terhadap serapan karbon sebesar 53 ton CO₂e per tahun dan cadangan karbon 14 ton CO₂e.

Program ini juga telah melibatkan dan memberdayakan 29 kelompok masyarakat, terdiri dari Kelompok Tani Hutan (KTH), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Mereka mendapatkan berbagai manfaat seperti pelatihan selam dan pemandu wisata selam, budidaya ikan ramah lingkungan dan pelatihan pengelolaan ekosistem terumbu karang. Sampai dengan bulan Mei 2025, sebanyak 39 sertifikasi bidang kelautan telah diterima oleh anggota kelompok. Jenis sertifikasi tersebut diantaranya Open Water/ One Star Scuba Diver, Reef Check EcoDiver, Rescue Diver, One Star Instructor, dan Pemandu Wisata Selam.

Dalam pelaksanaannya, BRI berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-profit dan masyarakat lokal dengan jangka waktu tertentu. Program ini merupakan inisiatif berkelanjutan yang terus dimonitor dan dievaluasi keberhasilannya.

Gandeng Generasi Muda, Dorong Keberlanjutan dan Pemulihan Ekosistem Pesisir

Secara khusus, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, BRI menggandeng generasi muda dalam aksi nyata pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Kabupaten Mamuju (Sulawesi Barat) dan Kabupaten Tuban (Jawa Timur).

Di Mamuju, BRI Menanam – Grow & Green melibatkan siswa/i SMA Negeri 1 Mamuju dan mahasiswa pencinta alam “Mapala Cakrawala Manakkara” dari Universitas Muhammadiyah Mamuju. Mereka belajar langsung tentang transplantasi terumbu karang dan budidaya ikan ramah lingkungan menggunakan keramba jaring apung. Aktivitas ini memperkenalkan praktik konservasi yang berdampak ganda bagi keberlanjutan ekosistem laut dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara itu di Kabupaten Tuban, BRI menggandeng siswa/i SMKN 1 Tuban melakukan penanaman cemara laut sebagai upaya mencegah abrasi dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Para pelajar juga mendapatkan edukasi langsung mengenai tantangan perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan pentingnya peran generasi muda dalam solusi berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tapi menanam kesadaran bagi anak-anak kami tentang pentingnya menjaga bumi. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mencintai dan merawat lingkungan sejak dini,” ungkap Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tuban Firdaus Dias.

Hendy menambahkan bahwa perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan suhu global dalam beberapa dekade terakhir menuntut aksi nyata dari perusahaan dalam menjaga kelestarian alam. BRI Menanam – Grow & Green menjadi contoh konkret penerapan prinsip ESG yang tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

“Pelaksanaan kegiatan Grow & Green di Mamuju dan Tuban menjadi contoh nyata BRI dengan melibatkan generasi muda dalam mewujudkan tanggung jawab menjaga lingkungan. Edukasi dan keterlibatan aktif generasi muda adalah kunci lahirnya perubahan yang berkelanjutan. Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bahwa menjaga bumi berarti menjaga kehidupan itu sendiri,” pungkas Hendy. ***

5 PSK dan 1 Pria Hidung Belang Terjaring Razia Satpol PP di Kecamatan Sukaraja

Bogordaily.net – Satpol PP Kabupaten Bogor kembali melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat) di kawasan Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Selasa 3 Juni 2025.

Dalam operasi tersebut, Satpol PP berhasil mengamankan 5 orang para pekerja seks komersial (PSK) dan 1 orang pria hidung belang. Adapun razia tersebut melibatkan Garnisun hingga Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor Anwar Anggana menjelaskan bahwa, operasi tersebut dilakukan menindaklanjuti aduan dari masyarakat maraknya dugaan prostitusi di wilayah pasir jambu gang sol sepatu Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Dalam rangka operasi penyakit masyarakat (pekat), petugas berhasil mengamankan 5 (lima) orang wanita yang diduga sebagai Wanita tuna Susila (WTS) serta 1 (satu) orang pria hidung belang,” kata Anwar, Rabu 4 Juni 2025.

Menurutnya, penangkapan para PSK itu dilakukan di sebuah kontrakan yang berlokasi di pasir jambu Gang Sol sepatu.

“Keenam orang tersebut langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pendataan,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk terduga wanita tuna susila dan pria hidung belang di serahkan kepada Dinas Sosial untuk di assessment lebih lanjut.

“5 (lima) orang wanita positif sebagai wanita tuna susila kemudian dikirim ke Panti Rehabilitasi di Cibadak Sukabumi dan untuk 1 orang pria yang diamankan membuat surat pernyataan,” ujar Anwar.

Sementara itu, operasi pekat ini merupakan bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta menjaga ketertiban dan moralitas di lingkungan masyarakat.***

Albin Pandita

Ketua TP PKK Kota Bogor Hadiri Penyaluran Infak Beras di The Yatim Village

0

Bogordaily.net – Masih dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, menghadiri kegiatan penyaluran infak beras di Pondok Pesantren Tahfidz Quran dan Yatim, The Yatim Village, Jalan Otto Iskandardinata, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Pasukan Amal Soleh (Paskas) Bogor, Bogordaily, dan Kadin Kota Bogor.

Total infak beras yang didistribusikan mencapai 54,3 ton untuk 789 pondok pesantren di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Yantie Rachim menyampaikan bahwa kegiatan ini pada prinsipnya bertujuan untuk membantu anak-anak, khususnya di The Yatim Village, agar tetap sehat dan tidak mengalami kelaparan.

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menghadiri kegiatan penyaluran dan distribusi beras di Pondok Pesantren Tahfidz Quran dan Yatim, The Yatim Village. (Istimewa/bogordaily.net).

“Sebanyak 300 kg didistribusikan di Kota Bogor, salah satunya di The Yatim Village, Kelurahan Babakan Pasar. Kita berbagi dengan anak-anak yatim maupun para santri, saling mendoakan agar Indonesia, khususnya Kota Bogor, senantiasa makmur dan penuh berkah sepanjang waktu,” ujar Yantie Rachim, Rabu 4 Juni 2025.

Suasana haru tercipta ketika salah satu santriwati dengan kondisi istimewa, Siti, memberikan hadiah berupa puisi berjudul “Pesan Cinta”, serta pigura ucapan selamat HJB ke-543 karya para santri Ponpes The Yatim Village.

Ketua Kadin Kota Bogor, Maryati Dona Hasanah, mengungkapkan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut, karena Kadin Kota Bogor diberi kesempatan untuk turut berkontribusi.

Ia berharap, ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dan berkontribusi dalam kegiatan serupa.

Di akhir kegiatan, Komandan Paskas Bogor, Rangga, menuturkan bahwa setiap bulan pihaknya menyalurkan beras kepada The Yatim Village maupun pondok pesantren lainnya, dengan jumlah yang bervariasi tergantung dari perolehan donatur.

Sebagai informasi, program infak beras ini telah berjalan sejak tahun 2017.***

Ibnu Galansa

Menkop: Kopdes/Kel Merah Putih di Maluku Utara Jadi Contoh Nyata Menghadapi Tantangan yang Ada

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengapresiasi Provinsi Maluku Utara, terutama Kota Tidore Kepulauan, yang telah menyukseskan pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih. Terutama dengan terbentuknya Kopdes/kel Merah Putih di Desa Balbar, Kota Tidore Kepulauan.

Pada tanggal 3 Juni 2025 pukul 11.15 WIT, seluruh 89 desa dan kelurahan (100 persen) di Kota Tidore Kepulauan telah berhasil melaksanakan Musyawarah Desa/Kelurahan Khusus (Musdesus). Hal ini menunjukkan komitmen dan kerja keras dari seluruh perangkat desa/kelurahan, tokoh masyarakat, dan pihak terkait.

“Target sebanyak 80.000 Kopdes/kel Merah Putih ini untuk mengatasi masalah di desa/kelurahan. Mulai dari panjangnya rantai distribusi, keterbatasan permodalan, dominasi tengkulak yang merugikan petani dan konsumen, serta memutus rantai rentenir dan pinjol ilegal,” kata Menkop Budi Arie dalam Peluncuran dan Dialog Percepatan Musdesus Pembentukan Kopdes/kel Merah Putih di Maluku Utara, Rabu (4/6/2025).

Meski begitu, Menkop Budi menegaskan, masih ada sejumlah tantangan dalam mewujudkan cita-cita koperasi yang bisa mengatasi permasalahan di desa/kelurahan. Dia menyebut, masih rendahnya partisipasi masyarakat dan kesadaran kolektif akan pentingnya koperasi. Adanya persepsi/image negatif publik terhadap koperasi, karena kasus koperasi bermasalah dan pinjol ilegal berkedok koperasi.

Kemudian, skala ekonomi dan potensi di setiap desa berbeda. Kapasitas dan kompetensi SDM di setiap desa berbeda, maupun kemungkinan adanya elite capture dalam pembentukan dan kepengurusan. Serta kemungkinan fraud dalam pengelolaan yang tidak profesional, dan potensi keberlanjutan lembaga dan usaha koperasi ke depan.

“Pembangunan Kopdes/kel Merah Putih ini harus dipercepat, namun untuk operasional harus hati-hati dan tidak menghilangkan aspek prudent termasuk menyiapkan mitigasi risiko,” tegasnya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Menkop menyebut kunci kesuksesan pengelolaan Kopdes/kel Merah Putih adalah People (SDM Koperasi) meliputi Kepimpinan (Pengurus dan Pengawas), Pengelola dan Anggota.

Lalu Organization (Kelembagaan & Usaha Koperasi), termasuk legalitas dan kelembagaan, Unit usaha yg berkelanjutan, Digitalisasi, Tata kelola dan terpercaya. Kemudian System (Ekosistem Kelembagaan & Usaha Koperasi). Adanya keberpihakan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah, Akses Pasar dan Pembiayaan, Pendampingan dan supervisi, dan dukungan Masyarakat.

Menkop Budi Arie mengatakan, sinergi lintas sektor, peningkatan kualitas SDM koperasi, dan penguatan tata kelola kelembagaan menjadi kunci keberhasilan bagi koperasi ini dalam menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. “Semoga upaya ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi seluruh komunitas desa dan kelurahan di sekitarnya,” harapnya.

Tak hanya itu, di kesempatan yang sama, dilakukan juga momen penting dengan penyerahan simbolis surat keputusan badan hukum kepada Koperasi Desa Merah Putih Balbar. Langkah ini menegaskan legalitas koperasi sebagai badan hukum yang sah dan siap berkontribusi nyata dalam membangun ekonomi desa yang mandiri, berdaulat, dan berkeadilan. Adanya dukungan gerai-gerai seperti sembako, apotek, dan klinik desa, koperasi ini semakin menguat sebagai pusat ekonomi desa yang dapat memperkuat ketahanan pangan nasional.

Desa Balbar di Tidore Kepulauan, yang kaya akan potensi lokal, warisan budaya, dan keindahan alam, menjadi lokasi strategis untuk pengembangan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Diharapkan koperasi ini dapat menjadi contoh nyata. Sehingga koperasi lain bisa belajar dari percontohan ini dalam pengembangan usaha Kopdes/kel Merah Putih. Memberikan dampak positif bagi masyarakat desa dan kelurahan di sekitarnya,” katanya. ***

Wamenkop : Percepat Penerbitan Badan Hukum Kopdes/ Kel Merah Putih, Posko Wilayah Dibutuhkan

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono yang juga sebagai Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Nasional Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih menyatakan bahwa untuk mengakselerasi proses penerbitan Badan Hukum Koperasi diperlukan posko bersama di setiap daerah.

Melalui posko ini nantinya akan dioptimalkan peran masing-masing Kementerian dan Lembaga (K/L) serta pemerintah daerah dalam rangka penanganan masalah yang dihadapi setiap desa / kelurahan untuk mendapatkan legalitas Badan Hukum Koperasi.

Wamenkop Ferry Juliantono mengatakan bahwa target pengesahan badan hukum koperasi di seluruh wilayah di Indonesia dapat diselesaikan akhir Juni 2025. Saat ini proses sosialisasi pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih telah selesai dilakukan secara nasional. Per hari ini (Rabu, 4 Juni 2025) jumlah desa/ kelurahan yang telah selesai mengurus Badan Hukum Koperasi baru mencapai 17.659 unit, sementara untuk pembentukan Kopdes/ Kel Merah Putih melalui musyawarah desa khusus (musdesus) mencapai 78.719 unit.

Besarnya gap jumlah Kopdes/ Kel Merah Putih yang terbentuk dengan jumlah Badan Hukum Koperasi yang terbit memerlukan upaya percepatan ekstra agar target akhir Juni 2025, seluruh Koperasi yang terbentuk memiliki legalitas yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum (Kemenkum). Salah satu solusi percepatan tersebut yaitu dengan membentuk posko khusus untuk memfasilitasi segala permasalahan di tingkat desa / kelurahan yang dimoderasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Dalam mengakselerasi itu (penerbitan Badan Hukum Koperasi), saya kira butuh dukungan dari Kemendagri menginstruksikan perangkat di wilayah untuk membentuk posko dimana hadir seluruh dinas terkait termasuk notarisnya dan didampingi Kanwil Hukum supaya dokumen permohonan Badan Hukum yang mengalami kendala dapat segera diupload pada sistem (Sistem Administrasi Badan Hukum/ SABH),” kata Wamenkop Ferry Juliantono saat memimpin rapat koordinasi (rakor) antar K/L di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (4/6).

Melalui sinergi dan kolaborasi yang erat serta harmonisasi koordinasi antar Kementerian/Lembaga terutama anggota Satgas Nasional diharapkan percepatan dapat dilakukan sehingga target harian jumlah Kopdes/ Kel Merah Putih yang mendapatkan Badan Hukum dari KemenKum mencapai 2.000 – 2.500 unit koperasi per hari. Apabila target harian Badan Hukum Koperasi dapat diterbitkan secara simultan, maka akhir Juni 2025 seluruh Kopdes/ Kel Merah Putih bakal memiliki legalitas resmi dari pemerintah.

“Mudah – mudahan setiap hari bisa 2.000 – 2.500 Badan Hukum terbit, sehingga sesuai arahan dari Ketua Satgas Nasional sampai akhir Juni 2025 maka 80.000 koperasi bisa terbentuk Badan Hukumnya,” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Dalam rakor tersebut juga diputuskan untuk menetapkan sebanyak 80 mock up Kopdes/ Kel Merah Putih yang nantinya akan menjadi percontohan secara nasional mulai dari bangunan fisik koperasi, ekosistem koperasi hingga skema bisnis yang dijalankan. Melalui percontohan tersebut diharapkan Kopdes/ Kel Merah Putih yang belum terbangun ekosistemnya dapat mencontoh koperasi-koperasi yang sudah berkembang dan berjalan dengan baik.

“Mock up yang sudah kita identifikasi di beberapa titik akan kita seleksi lagi mana-mana yang kita setujui dan akan kita lakukan dengan pendekatan seideal mungkin,” ucap Wamenkop Ferry Juliantono.

Wamenkop Ferry Juliantono meminta seluruh tim dari Satgas Percepatan Kopdes/ Kel Merah Putih dan Pemerintah Daerah melalui Satgas Wilayah untuk terlibat aktif dalam proses percepatan penerbitan Badan Hukum Koperasi. Diharapkan seluruh permasalahan yang dihadapi di lapangan dapat diinventarisasi untuk kemudian dicarikan solusi yang konkret.

“Peran dari Satgas Wilayah ini sangat penting sekali khususnya dalam menentukan mock up koperasi. Satgas juga kami harapkan dapat melakukan u verifikasi dan optimalisasi aset yang digunakan untuk kegiatan koperasi,” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Di tempat yang sama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menambahkan bahwa dalam waktu dekat Kementerian BUMN akan menyiapkan 22 titik piloting Kopdes/ Kel Merah Putih untuk menguji skema pendanaan perbankan dan model bisnis koperasi yang terintegrasi dengan ekosistem bisnis dari BUMN. BUMN yang dilibatkan dalam piloting ini yaitu PT Bank Rakyat Indonesia, Perum Bulog, PT Pos Indonesia, dan PT Pertamina Patra Niaga.

“Piloting ini akan sama – sama kita kawal supaya berhasil dengan begitu tingkat kegagalan Kopdes/ Kel Merah Putih nantinya dapat diminimalisir,” kata Wamen Kartika.

Sementara terkait dengan mock up, dari Kementerian BUMN akan menyiapkan beberapa Kopdes/ Kel Merah Putih yang siap menjadi percontohan dengan standar tampilan dan ekosistem bisnis yang sudah terbentuk. Diharapkan dengan mockup yang diusulkan tersebut dapat menjadi percontohan terbaik bagi seluruh Kopdes/ Kel Merah Putih secara nasional.

Sementara itu Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Eddy O.S. Hiariej menambahkan beberapa penyebab terhambatnya akselerasi penerbitan Badan Hukum Kopdes/ Kel Merah Putih yang diidentifikasi oleh Kementerian Hukum adalah hasil musdesus yang digelar di desa tidak segera diserahkan ke Notaris. Akibatnya proses verifikasi dan permohonan penerbitan Badan Hukum di Kementerian Hukum tidak dapat dilakukan.

“Hasil uji petik ada kendala salah satunya berkas permohonan belum disampaikan ke notaris untuk pembentukan akta sehingga menghambat proses pembentukan akta,” kata Eddy.

“Sampai saat ini yang sudah pesan nama (Badan Hukum Kopdes/ Kel Merah Putih) ada sekitar 58 ribuan, tapi yang sudah ada akta pendirian dari Notaris baru sekitar 17 ribuan sehingga hal ini perlu sinergi dan percepatan dari semua pihak terkait,” katanya. ***

Rayakan HUT Jakarta ke-498, Grand Savero Bogor Hadirkan Promo Spesial Bagi Pemilik KTP DKI Jakarta

0

Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-498 Jakarta, Grand Savero Bogor menghadirkan promo spesial “SAPA JKT”(Savero Punya Apresiasi untuk Jakarta Tercinta).

Promo ini berlaku untuk periode menginap 21–23 Juni 2025, khusus untuk para tamu yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Dengan harga spesial hanya Rp. 749.800/nett untuk 2 hari 1 malam, para tamu sudah bisa menikmati beragam fasilitas eksklusif yang disiapkan oleh Grand Savero Bogor. Paket “SAPA JKT” ini mencakup:

  • Menginap di Superior Room* (King/Twin Bed)
  • Sarapan untuk 2 orang
  • Diskon 10% untuk layanan pijat
  • Diskon 10% untuk harga perpanjangan menginap
  • Gratis upgrade ke kamar Deluxe* (berdasarkan ketersediaan kamar)
  • Gratis 1 varian OLGA (Oleh-oleh Grand Savero) saat check-out
  • Promo hanya berlaku untuk pemesanan langsung dan selama periode booking 26 Mei – 22 Juni 2025

General Manager Grand Savero Bogor, Dendi Basuwuro, menyampaikan bahwa promo ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat Jakarta yang selalu menjadi bagian penting dari pasar utama Grand Savero.

“Kami ingin turut merayakan semangat ulang tahun Jakarta dengan memberikan penawaran khusus untuk warga Ibu Kota. Lewat promo SAPA JKT ini, kami berharap masyarakat Jakarta bisa menikmati liburan singkat dengan pengalaman menginap yang menyenangkan dan penuh apresiasi dari kami,” ujar Dendi.

Untuk informasi dan reservasi, silakan hubungi Grand Savero Bogor melalui telepon di (0251) 835 8888 atau WhatsApp 0812 2577 1939. Ikuti akun media sosial @grandsaverobgr untuk update promo dan event lain. ***

Rayakan Idul Adha dengan Promo Menarik “Sapi Deals” dari Grand Savero Bogor

0

Bogordaily.net – Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 H, Grand Savero Bogor kembali menghadirkan promo spesial “SAPI DEALS” (Savero Adha Promo Istimewa), yang berlaku selama periode menginap 4–10 Juni 2025.

Dengan harga spesial mulai dari Rp. 1.646.000/nett untuk 3 hari 2 malam dan Rp. 888.000/nett untuk 2 hari 1 malam. Tamu bisa menikmati pengalaman menginap yang nyaman dan penuh keuntungan di jantung Kota Bogor.

Paket “SAPI DEALS” ini mencakup:

  • Menginap di Superior Room (King/Twin Bed)
  • Sarapan untuk 2 orang
  • Diskon 10% untuk Food & Beverage
  • Diskon 20% untuk layanan pijat
  • Gratis upgrade ke kamar Deluxe (berdasarkan ketersediaan kamar)
  • Promo khusus untuk early bird (pemesanan 7 hari sebelum check-in)
  • Gratis 1 ekor ayam panggang (roastchick) yang diberikan saat check-out

Promo ini hanya berlaku untuk pemesanan langsung ke hotel selama periode reservasi 20 Mei – 10 Juni 2025, dengan jumlah kamar yang terbatas.

General Manager Grand Savero Bogor, Dendi Basuwuro, menyampaikan bahwa promo ini hadir sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu yang ingin merayakan Iduladha dengan penuh kenyamanan.

“Kami ingin memberikan pengalaman berbeda saat Iduladha melalui promo SAPI DEALS. Selain menginap dengan harga spesial, tamu juga bisa menikmati berbagai keuntungan tambahan, termasuk hadiah spesial berupa ayam panggang saat check-out,” ujarnya.

Untuk informasi dan reservasi, silakan hubungi Grand Savero Bogor melalui telepon di (0251) 835 8888 atau WhatsApp 0812 2577 1939. Ikuti juga media sosial @grandsaverobgr untuk mendapatkan update promo menarik lainnya. ***