Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8541

Perkenalkan, Lana Disabilitas yang Mahir Bahasa Inggris Asyik Berbincang dengan Mensos

BOGORDAILY – Seorang anak muda penyandang disabilitas menjadi perhatian serius bagi Menteri Sosial RI Juliari P Batubara saat mengunjungi Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Salah satu penyandang disabilitas menjadi perhatian bagi Mensos itupun bernama Lana Sundriana (20), mahir berbahasa Inggris.

Saat diberi tahu oleh petugas bahwa Lana pandai Bahasa Inggris, Juliari pun langsung mengajak lana bercakap-cakap mengunakan Bahasa Inggris.

“What is your name ?,” kata Juliari.

Sontak Lana sapaan akrab penyandang disabilitas itupun menjawab “Lana,”

Percakapan pun mulai berlanjut, pria yang sering disapa Juliari ini menanya kembali kepada Lana. “Do you like to be here?,”

Hal itu langsung dijawab oleh pria kelahiran Batam itu (Lana.red)
“Yes,” jawab Lana.

Ketika di wawancarai Bogordaily.net, Lana yang merupakan warga asli Batam itu sudah bisa berbahasa Inggris, dikarenakan sering diajarkan oleh orang tuanya.

“Always Englis time,” katanya. (Andi)

Reaksi Walikota dan Bupati soal Bentrok Ormas di Bogor

BOGORDAILY – Bentrok diduga dua ormas yang terjadi di Jalan Raya Abdullah Bin Nur, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor ditanggapi Wali Kota Bogor Bima Arya.

Ia mengatakan, bentor antara dua ormas yang diduga itu adalah kejadian di Kabupaten Bogor. Hal itupun sudah atas informasi dari Kapolresta Kota Bogor.

“Saya koordinasi dengan kapolres tadi itu kejadian di Kabupaten, banyak juga pelakunya di kabupaten cuman ke bawa merembet ke kota. Jadi selalu seperti itu ributnya di kabupaten ke Kota,” katanya kepada wartawan, Senin (20/1/2020).

Dirinya juga sudah melakukan kordinasi dengan pihak keamanan yaitu Polresta Bogor Kota. Bahwa, bentrok diduga dua ormas itu sudah di redakan.

Dirinya juga akan berkordinasi dengan dua pemimpin diduga ormas tersebut.

“Saya sudah kontak pemuda pancasila tadi, sekarang dilakukan proses mediasi terus supaya tidak ada lagi,” tegasnya.

Menanggapi pernyataan dari Walikota Bogor Bima Arya, Bupati Bogor Ade Yasin menjawab bahwa kejadian bentrok diduga dua ormas itu terjadi di Kota Bogor.

“Kata siapa, itu kejadian di Kota Bogor,” singkatnya usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Senin (20/1/2020). (Andi)

Anak Sakit, Inul Daratista Rela Terbang ke Singapura Demi Beli Mainan

0

BOGORDAILY – Belum lama ini, Inul Daratista tiba-tiba saja terbang ke Singapura demi sang buah hati, Yusuf Ivander Damares yang sedang sakit. Hal tersebut diungkapkan Inul saat ditemui di kawasan Trans TV, Jakarta Selatan belum lama ini.

“Jadi itu ceritanya kemarin bapaknya jalan-jalan ke Singapura sama aku, terus anaknya ngintil. Lihat ada permainan, awalnya nggak dibeliin,” buka Inul Daratista.

Namun Inul mengatakan saat tiba di Jakarta, sang buah hati tiba-tiba saja sakit. Suhu badannya panas.

“Eh sampai rumah kemarin badannya anget,” lanjut Inul.

Ternyata Ivander kepikiran dengan mainan yang tidak diizinkan dibeli oleh sang ibunda. Ia pun bertanya apakah boleh mainan tersebut dimilikinya.

“Aku jawab, ‘Yang penting sehat dulu, kalau sehat, sembuh, mama nggak khawatir, mama nggak kepikiran, kamu mau apa saja mama kasih’,” ujar Inul lagi.

Inul pun mengaku tak masalah pergi ke Singapura membeli mainan asal sang buah hati sembuh.

“Karena kan saya pikir aku kerja buat siapa? Kan nggak mungkin buat suami dong, buat suami sama istri kerjanya buat siapa? Ya buat anak. Tidak masalah. Selama saya pikir saya masih mampu,” imbuh Inul.

Alhamdulillah, Akses Jalan Longsor di Sukajaya Sudah Tembus Pasir Madang

BOGORDAILY – Ketua Satgas Balai Enam, Kementerian PUPR, Suparman, mengatakan, pihaknya saat ini akan fokus kepada pembukaan akses terlebih dahulu, untuk bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Kami saat ini fokus kepada pembukaan akses terlebih dahulu, sehingga bisa dilewati oleh masyarakat dan logistik bisa masuk,” katanya kepada Bogordaily.net ketika ditemui dilokasi longsor Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Selasa (7/1/2020).

Ia mengatakan, untuk titik pertama pada Senin (6/1/2020) pihaknya melakukan pembukaan akses jalan yang tertutup longsor di Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya.

“Jadi untuk titik pertama kemarin jam 5 sore sudah bisa terbuka yang di Kampung Ciputih Tonggoh. Nah karena teman teman kita operator sudah 24 jam belum tidur, tadi malam jam 8 saya suruh istirahat,” jelasnya.

Menurutnya, pengerjaan di Kampung Pasir Madang, Desa Pasir Madang baru di kerjakan tadi pukul 11:00 WIB siang dan sudah mulai terbuka, dengan menggunakan alat bwrat yang ada di kerahkan sebanyak tujuh.

“Dengan alat berat yg ada di sini, eksavator besar 1, eksa kecil satu, buldoser 1, loader ada 4,” ungkapnya.

Ketika ditanya pengerjaan saat ini, dirinya akan fokus kepada penanganan sampai habis di Desa Pasir Madang yang terdampak longsor.

“Kalau kemarin infonya cuma sampai kecamatan sampai kantor desa, ternyata pas kita masuk, di sini masih kampungnya juga. Cuma untuk sampai ke kampung itu ini titik terberat. Mudah mudahan ini dalam waktu 2 jam ini sudah bisa kebuka. Habis itu kita bisa masuk ke kampungnya,” jelasnya lagi.

Ketika ditanya juga kenapa kondisinya dalam pembukaan jalur longsor ini sangat sulit ?, dirinya menjawab katena tinghi longsor menutupi jalan dua sampai tiga meter.

“Alat kita tidak bisa semuanya bergerak. Yang kita optinalkan, yang bisa bergerak adalah eksavator dan buldoser. Jadi supaya kita lebih epektif maka loader kita arahkan membersihkan. Jadi semuanya bekerja,” titurnya.

Ia mengaku, masih ada satu desa yang belum terbuka akses jalannya, mengenai ada beberapa titik dirinya belum bisa menjawab karena kekurangan data.

“Ini tadi ada staf saya suruh masuk kesana tapi engga bisa. Karena ada kurang lebih 200 meter jalan yang tertutup. Itu yang mau masuk ke Cileuksa dari Pasir Madang,” tukasnya. (Andi).

Umumkan Kehamilan Keduanya Andien buat Puisi Menyentuh

0

BOGORDAILY – Penyanyi Andien ternyata tengah hamil anak kedua. Andien mengumumkan kabar bahagia itu dengan untaian puisi indah.

Kabar bahagia itu datang lewat channel YouTube Andien Aisyah. Menggunakan baju bernuansa putih, Andien memperlihatkan perutnya yang sudah membesar.

Dalam pusaran waktu yang begitu cepat berlalu
Kita melangkah jauh
Bergulir bersama detik
Mendesir bersama angin
Dalam hidup kita mencari
Melalui bahagia
Melalui air mata
Mencari sebuah cahaya
Bersahabat dengan bayangan sendiri
Memeluk sepi ketika tawa begitu fana
Nyatanya… semesta tak pernah berhenti berujar
Bangun… hidup membutuhkanmu untuk terus berpijar
Ada yang hilang
Ada yang datang
Semua ada untuk belajar
Cinta hadir saat kita siap menerimanya
Tak ada yang bisa mempercepat
Dan, jika sudah waktunya
Tidak ada yang mampu memperlambat
Perjalanan….
Selalu membawa kita ke tempat yang penuh kejutan,” begitulah untaian puisi Andien mengantarkan kabar kehamilannya yang kedua dilihat, Senin (20/1/2020).

Puisi Menyentuh Andien, Umumkan Kehamilan Keduanyah

Anak pertama Andien dan Irfan Wahyudi, Kawa, di akhir video mengajukan pertanyaan menggemaskan. Kawa seperti tak sabar menanti kelahiran sang adik.

Robert Alberts Menilai Persib Bandung Alami Peningkatan

0

BOGORDAILY – Persib Bandung berhasil mengalahkan Hanoi FC dalam ajang Asia Challenge Cup 2020. Pelatih Robert Rene Alberts menilai Maung Bandung alami peningkatan.

Persib memulai perjalanan di Asia Challenge Cup 2020 dengan sangat buruk. Mereka dilumat tuan rumah Selangor FC 0-3.

Persib berhasil meraih kemenangan di laga kedua saat bertemu Hanoi FC, Minggu (19/1/2020). Dedi Kusnandar dkk. menumbangkan lawannya 2-0.

Kemenangan tersebut tidak dilalui Persib dalam waktu 90 menit. Babak kedua terpaksa tak digelar karena cuaca buruk yang menyebabkan lapangan di Stadion Shah Alam tergenang air.

Robert memuji anak asuhnya dalam kemenangan itu. Dia menilai pemain sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Secara keseluruhan, permainan kami mulai berkembang. Semua pemain berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Robert setelah pertandingan, yang dikutip dari situs resmi Persib.

“Saya senang karena pemain mau bekerja keras walaupun ini hanya ajang pemanasan,” tegasnya.

Ibukota Bogor Barat di Rumpin? Berkasnya Sudah Dikirim ke Provinsi

BOGORDAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin, menyebutkan, bahwa mengenai persiapan dalam rangka pelengkapan berkas pembentukan Kabupaten Bogor Barat, sudah siap diajukan ke pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal itupun diungkapkan, setelah Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor mengenai pembahasan pembentukan ajuan pemekaran Kabupaten Bogor Barat, yang dilaksanakan di gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bogor.

“Rapat kali ini adalah melengkapi semua persyaratan nya, dan disampaikan kepada Gubernur paling lambat akhir bulan Januari,” katanya kepada Bogordaily.net, Senin (20/1/2020).

Seharusnya, menurut Ade sapaan akrabnya, penyerahan berkas dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2019 lalu. Akan tetapi masih adanya pembahasan lain menjadikan pemunduran dalam penyerahan berkasnya ke Provinsi Jabar.

“Kabupaten Bogor ini bebannya sudah besar dengan jumlah penduduk dan luas wilayah, saya pikir jangan di samakan dengan daerah lain,” tegasnya.

Karena lanjut politisi PPP ini, di daerah lain itu perkembangan DOB itu agak lambat. Tapi di Jabar dirinya menilai semuanya lancar seperti di Pangandaran, Bandung Barat, Kabupaten Cimahi.

“Jangan menjadi pengecualian juga yah, kalau memang belum di buka di Jawa Barat ini menjadi pengecualian,” ucapnya.

Mengenai ada usulan pemindahan ibukota selain Cigudeg dirinya menjawab, silahkan saja di kaji ulang. Menurutnya mengenai DOB sudah selesai akan tetapi dirinya juga harus berkomunikasi dengan para ahli mengenai ibukota nya juga.

“Itu secara tidak formal, saya sudah sampaikan bahwa sudah selesai tapi saya ada beberapa pertimbangan dari beberapa senior, termasuk yang di Pusat karena labilnya dianggap tanah di Cigudeg, kenapa tidak alternatif lain, seperti Rumpin, ini perlu di kaji juga silahkan mangga di kaji.
Hanya untuk penentuan itu silahkan dikaji lagi, itu kan tergantung temen temen yang sepakat atau tidak, tapi kan kalau tetap gak masalah,” jelasnya.

Ketika ditanya alasannya Rumpin, dirinya menjawab karena tanahnya cukup stabil. “Tanahnya stabil kalau di Rumpin,” ungkapnya.

Untuk pegawai sendiri lanjut ibu beranak dua ini, PNS dan anggota DPRD akan dipindahkan. Karena, Kabupaten Bogor Barat ini masih menginduk ke Kabupaten Bogor Barat.

“Anggaran per tahun nanti Rp25 juta, itu kalau dianggap cukup pertahun kalau tidak itu ada pertimbangan lain. Persiapan saja itu mah, kenapa tidak besar, karena ada kekhawatiran di jalan supaya Silpa juga tidak besar,” tukasnya. (Andi).

Baim Wong Membeberkan Alasan Unggah Video soal Pecat Sopir Pribadi

0

BOGORDAILY – Baim Wong memang mengunggah vlog terbarunya soal pemecatan sopir pribadinya, Hamzah, belum lama ini. Ia mengatakan ada alasan tertentu mengapa sampai hal tersebut dipublikasikan.

“Supaya semua orang tahu kalau Hamzah sudah tidak menjadi bagian dari Bapau family,” terang Baim dalam Channel YouTube miliknya.

Bukan hanya itu, Baim juga menjelaskan agar namanya dan nama Paula tidak disalahgunakan dengan semena-mena.

“Jadi biar dia juga tidak mempergunakan nama gue dan juga Paula atau kita semua dalam setiap kesempatan, jadi nggak ada yang dirugikan,” jelasnya lagi.

Namun Baim mengatakan, Hamzah sebenarnya adalah orang yang sangat baik dan bertanggung jawab dalam pekerjaan.

“Sebenarnya susah juga sih buat ambil keputusan ini, tapi kita harus ambil karena memang ini yang terbaik,” jelas Baim Wong.

Penjelasan Kapolres Bogor Kota soal Bentrok Massa di Yasmin

0

BOGORDAILY – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan bentrokan tersebut buntut daripada permasalahan yang berkembang diwliayah Bojong Gede.

Kemudian berimbas tadi malam dini hari tadi di depan Bogor Valley kedua ormas saling serang karena ada kelompok yang duduk duduk kemudian dihampiri kemudian ribut.

Dua ormas yang terlibat bentrok adalah Pemuda Pancasila (PP) dan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB).

“Pagi ini sudah kita antisipasi dan kita mediasi namun karena infonya sudah berkembang masing-masing anggota kemudian berdatangan dari Bekasi-Tangerang, Depok dari Ciomas kita antisipasi dan kita sekat,” jelasnya kepada wartawan.

Hingga disatu titik, lanjutnya, mereka bertemu dan terjadi keributan itu pun sudah berhasil kita halau dan alhamdulillah sampai saat ini situasi temaot keributan sudah kondusfi arus lalu lintas sudah membubarkan diri dan sudah kita halau.

“Maka imbauan dari kami masing masing ormas lebih tertib karena bagaiana pun juga pendirian ormas ini untuk membantu pemerintah daerah dalam kegiatan kemasyarakatan yang positif,” pungkasnya.

5 WNI Diculik, Pemerintah Dinilai Bisa Meminta Pertanggungjawaban Malaysia

BOGORDAILY – Pemerintah Indonesia dinilai bisa meminta pertanggungjawaban pemerintah Malaysia terkait peristiwa penculikan lima warga negara Indonesia (WNI) di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu, N Sabah, Malaysia. Sebab, pemerintah RI disebut memiliki kesepakatan bersama dengan Malaysia dan Filipina untuk menjaga masing-masing wilayah lautnya dari perompak.

“Yang kita tahu kan kejadian ini (penculikan) kan nggak sekali, ya. Yang dulu kan pernah, kan ada kejadian, terus kemudian mendorong ketiga negara, Malaysia, Filipina dan Indonesia untuk sepakat melakukan patroli bersama di wilayah perairan itu. Nah akhirnya, ya, terlihat pemerintah melakukan patroli bersama,” kata Dosen Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Arie Afriansyah kepada wartawan, Minggu (19/1/2020).

Arie memprediksi peristiwa penculikan lima WNI itu bisa terjadi karena dua hal. Pertama, karena pelaku penculikan yang telah membaca pola patroli yang diterapkan.

“Dan kedua, mungkin saja, apa namanya, kekuatan patroli juga perlu ditingkatkan, karena ini ternyata kejadian lagi,” sebut Arie.

Yang menarik, menurut Arie, peristiwa penculikan WNI itu kembali terjadi di perairan Malaysia. Dia menilai ada kemungkinan pemerintah Malaysia tak bisa menjaga wilayah lautnya.

“Kita tahu kan patroli bersama itu adalah patroli masing-masing Angkatan Laut (AL) di wilayahnya masing-masing, ya nggak. Berarti kan di sini kita bisa lihat, berarti wilayah Malaysia ‘kurang terjaga’ berarti,” terangnya.

“Nah berarti pemerintah RI bisa mempertanyakan kepada pemerintah Malaysia, mengapa itu bisa terjadi? Dan apakah patrolinya berkurang? Apakah patrolinya ada suatu miss koordinasi? Atau bagaimana?” imbuh Arie.

Begitu juga kepada pemerintah Filipina. Dia menilai pemerintah Indonesia juga bisa mempertanyakan bagaimana Filipina menjaga perairan lautnya.

“Nah, kita dan bersama Filipina tentunya kita juga mempertanyakan. Bagaimana, kok Abu Sayyaf masih saja bisa leluasa bergerak di sana? Begitu. Karena kan ternyata Indonesia lagi yang punya… kena getahnya,” jelas Arie.

“Nah, akhirnya Indonesia harus berusaha lebih keras lagi nih terhadap Filipina dan Malaysia untuk melindungi warga negaranya,” sambungnya.

Sebelumnya, lima WNI yang bekerja di kapal ikan Malaysia diculik di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu, N Sabah. Penculikan terjadi pada Kamis (16/1).

Informasi yang diperoleh melalui siaran tertulis aparat kepolisian Tambisan, disebutkan lokasi penculikan tidak jauh dari kasus yang menimpa Muhammad Farhan (27) cs pada 23 September 2019, tepatnya di perairan Tambisan Tungku Lahad Datu.

Pemerintah RI mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Filipina karena kapal itu disebut bergerak dari arah Filipina. Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan kasus hilangnya kapal ikan milik Malaysia yang berawak 8 WNI di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, terkonfirmasi sebagai kasus penculikan.

“Konfirmasi tersebut didapat ketika kapal ikan dengan nomor registrasi SSK 00543/F tersebut terlihat masuk perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah dari arah Filipina pada tanggal 17 Januari 2020 pukul 21.10 waktu setempat. Di dalam kapal terdapat 3 awak kapal WNI yang dilepaskan penculik dan mengkonfirmasi 5 awak kapal WNI lainnya dibawa kelompok penculik,” kata Faizasyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/1).