Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8568

Istri Parto Istighfar Lihat Kondisi Dalam Mobilnya, Usai Banjir Surut

0

BOGORDAILY – Banjir di rumah komedian Parto sudah surut. Setelah terendam banjir, kediaman pribadi dan deretan mobil di garis rumahnya pun terdapat lumpur.

Parto dan keluarga mulai kerja bakti membersihkan lumpur yang mengotori garasi dan setiap sudut rumahnya. Dilihat dari Instagram stories istri Parto, Dien, kondisi enam mobil miliknya pun cukup memprihatinkan.

Dilihat, Jumat (3/1/2020) Dien, memperlihatkan bagian dalam tiga dari enam mobilnya yang terendam banjir.

“Aku sedih inilah kondisi mobil. Ah ada foto Amanda. Itu bantal. Ya Allah aku sedih banget ini mobil kesayangan, ya ampun, ya Allah astaghfirullah,” ucap Dien, istri Parto memperlihatkan mobil Mercedes Benz-nya yang penuh lumpur.

Usai Banjir Surut, Istri Parto Istigfar Lihat Kondisi Dalam Mobilnya

Bangku mobilnya sudah dipenuhi dengan lumpur. Masih ada bagian-bagian yang basah.

Dia juga memperlihatkan bagian dalam mobil Mazda putihnya. Seluruh bagian dalamnya dipenuhi lumpur.

“Ini juga parah banget ya Allah, astaghfirullah semua kerendem udah hampir telapak,” ungkapnya.

“Ya Allah,” ucap Dien lagi.

Meski miris melihat kondisi mobil-mobilnya, Dien menuliskan dirinya ikhlas. Satu persatu mobilnya dibawa ke bengkel menggunakan truk.

Pertanda Ghaib, Sehari Sebelum Banjir Dahsyat di Sukajaya. Ngaruwet Tujuh Gunung Sesaji Berhamburan

BOGORDAILY – Pengamat Sosial dan Budayawan Ki Sumantri sudah merasakan tanda-tanda, sebelum terjadinya banjir akibat luapan Sungai Cidurian dan longsor yang menimpa warga Sukajaya, Cigudeg dan Jasinga.

Ki Sumantri mengatakan, sebelum terjadinya bencana itu dirinya bersama 60 warga Jasinga melakukan ‘Ngaruwat’ (doa bersama) di Gunung Angsana, tempatnya di Makam Abah Buyit Kabir di Desa Setu, Kecamatan Jasinga.

“Tanggal 28 dan 29 saya Ngaruwat Gunung Angsana tempatnya di makam Abah Buyut Kabir, letaknya di bawah bukit gunung Angsana karena ke atas tidak dapat izin karena sudah di bangun PT,” ujarnya kepada Bogordaily.net, Jumat (3/1/2020).

Karena hal ini adalah bentuk rangkaian dirinya bersama warga Jasinga untuk melakukan ‘Ngaruwat’ dari bagian tujuh Gunung, dan terlaksana di makam Abah Uyut Kabir yang ke lima.

“Ada tanda-tanda pas ‘ngaruwat’ itu gunung, dan sesaji juga tiba-tiba tumpah ke mana-mana, dan disitu ada tokoh masyarakat juga yang ikut dilokasi, dan kurang lebih di situ ada 60 orang, melakukan doa di situ dan melakukan munajat, pas malam 29 itu, dan Alhamdulillah selesai,” katanya.

Dirinya juga berencana akan menanam pepohonan sebanyak 1000 pohon dilokasi tersebut, dan terhalang karena pas akan mengambil bibit tersebut ada pengecoran dilokasi pengambilan.

“Dua Minggu lagi rencana di tanam, tokoh masyarakat Mbah Uding dan Mbah Drajat sangat mendukung dengan adanya upacara, ngingetin kita semua, supaya kita itu tidak lupa dari alam, apalagi alamnya sudah di rusak,” ucapnya.

Kejadian atau peristiwa alam ini jangan menyalahkan siapa-siapa, menurutnya, yang utama adalah salahkan diri pribadi sendiri, karena manusia saat ini belum menyentuh proses alam dan buang sampah juga masih sembarangan.

“Dan tidak bisa mengandalkan dari hilir air, karena air mah dari atas ke bawah, dan jangan ada yang menyalahkan, intinya harus kompak, kerjasama bagaimana persoalan jika menghadapi musim hujan datang,” jelasnya.

Ia menuturkan, kapasitas air walaupun dibangun beberapa Bendungan tidak akan membendung air. Jalan satu-satunya adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) harus sesuai jarak 50 meter ke kiri dan ke kanan.

Coba lihat saja lanjut dia, apakah DAS sungai Ciliwung itu sesuai dengan jarak 50 meter ke kiri dan ke kanan. Bahkan, banyak perumaha yang mepet ke dekat aliran sungai.

Bahkan, pasos pasum dekat aliran sungai saat ini dibangun habis-habisan dipakai perumahan dan parkir. Dan sampah juga membuang dengan asal karena berpikirnya supaya praktis.

“Wayahna etamah (dalam bahasa Sunda.red), jangan menyalahkan siapa-siapa ini adalah pepeling jeung urang sadayana nu hirup di dunia,” jelasnya.

Dan dirinya menyarankan, pemerintah jangan hanya menunggu ketika sudah terjadi bencana seharusnya sebelum terjadinya bencana. Minimal sudah jauh hari mengintruksikan kepada masyarakat baik dari tingkat pusat maupun daerah. Dan tugas DAS sendiri harus segera dibenahi.

“Pas jiarah kemarin kita jam 10:00 malam sampai jam 12:00, ke tujuh gunung, dan kemarin baru ke lima, patilasan Eyang Tajimalela sama Tajinangsa, Eyang Tajimalela itu salah satu tokoh spiritual dan tokoh perjuangan Sunda, yang memang masih keturunan Pajajaran yang memperjuangkan kebenaran,” ucapnya.

Ia menjelaskan, mengenai Tata Saji kenapa harus dilaksanakan, supaya kondisi adanya bahan-bahan yang menjadi saji ini apakah masih lengkap atau tidak, karena sampai saat ini sudah mengurang.

“Telur ayam kampung juga sudah mulai langka, ketika sasaji atau babakti bersama ini dilaksanakan supaya gotong royong terbangun, dan perputaran ekonomi mikro, atau sirkulasi supaya terjaga, sekarang sudah tidak seimbang, dan sedikit-sedikit alam itu sudah menghilang akibat ukah manusia,” jelasnya lagi.

Tujuan dilaksanakannya ‘Ngaruwat’ tujuh Gunung ini ada di Ramalan Karuhun Sunda, yaitu disebut ‘Lamun Kadenge Sora Anu Tutunggulan di Gunung Halimun, Disusul Ku Suwara Maung Ti Gunhng Halimun, Nah Didinya Bakal Kajadian Tujuh Gunung Bitu Dimana Bedahna Talaga’

“Didinya orang sunda bakal di calukan, yang punya konsep alam itu di sunda, gunung ulah di rugrug, pasir di saeur, selama ini tidak menggunakan prinsip jaman dulu, nyaah kana lingkungan, pepelakan, gunung di jaga, mata cai dijaga, gawir di pelakan, moal aman mun di acak-acak mah, prediksi kapan kiamat itu sudah terjadi bisa aja kiamat besar juga datang hari ini, gak ada yang bisa prediksi, tinggal manusia eta nu bisa ngajaga apa hayang panjang apa hayang pondok,” jelasnya. (Andi).

11 Titik di Sukajaya Terisolir

BOGORDAILY – Masih banyaknya warga yang terisolir di wilayah Kecamatan Sukajaya, hal itupun membuat sejumlah relawan terus bergerak membantu dengan berbagai cara.

Seperti yang dilakukan FMKS dan anggota DPRD Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya. Wakil rakyat ini ingin meminta informasi mengenai bencana yang terjadi di Sukajaya kepada ketua FMKS.

Usai menyerahkan bantuan donassi akhirnya ketua FMKS memetakan setidaknya ada 11 titik warga yang saat ini masih terisolir yang tersebar di berbagai desa mulai dari pasirmadang, Cileuksa, Cisarua, Kiarapandak dan kiarasari.

“Data yang kami terima dari teman-teman disejumlah wilayah ada 11 titik warga yang terisolir,” kata ketua FMKS Sukajaya Ajiz Suleman, Jumat (3/1/2020) kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, pihaknya dan sejumlah relawan baru bisa menembus 1 titik di desa Harkat Jaya sedangkan wilayah lainnya belum tersebuth.

“Kita masih fokus disatu titik yaitu di harkat jaya ini,” ujarnya.

Memang, pihaknya dan sejumlah relawan agak kesulitan hal ini disebabkan oleh terputusnya insprastruktur yaitu banyak jalan yang terputus.

‘Dari laporan banyak jalan yang terputus, dan jalan itu memang jalan utama menuju ke desa-desa lainnya seperti Kiarasari,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Asep Wahyu Wijaya (AW) langsung menyiapkan berbagai skema yang bisa dilakukan untuk membantu warga lainnya.

Menurutnya, hal yang harus diutamakan adalah data pengungsi dan kebutuhan, pasalnya itu akan jadi dasar bantuan masuk dan cara bagaimana nanti massuk menyalurkan bantuan.

“Memang ini harus ada rancangan, sehingga akses bisa terbuka dan kiriman logistic terhadap warga yang terisolir tadi bisa terbantu dengan cepat, karena memang dilihat dari waktu sudah mau dua hari pasti membutuhkan bantuan makanan,” tuturnya. (Andi)

Rachel Amanda Juga Butuh Variasi Peran, Langganan Jadi Cewek Sedih

0

BOGORDAILY – Rachel Amanda kembali menunjukkan keahliannya berakting dalam film ‘Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini’. Berperan sebagai Awan, Amanda kembali mendapat peran yang mellow.

Saat ngobrol-ngobrol lebih dalam dengan detikcom di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, perempuan yang akrab disapa Manda itu mengatakan dirinya bukan spesialis drama mellow.

“Nggak dong, kalau aku bisa ngapain aja. Cuma kebetulan dapat ceritanya kayak gini. Sebelumnya ‘Terlalu Tampan’ nggak ada sedih-sedihnya, lucu aja,” ungkap Rachel Amanda kepada detikcom.

Beberapa filmnya sebelum ‘NKCTHI’, memang memperlihatkan karakter Amanda yang berbeda. Dalam film ‘Terlalu Tampan’, ‘Dua Garis Biru’, dan ‘Trinity Traveler’ memperlihatkan sosok rachel Amanda yang lebih ceria.

“Akhir-akhir ini justru nggak (dapat mellow) ya. Memang buat aku penting juga kalau buat variasi. Bukannya aku nggak mau dapat peran sedih, aku balik lagi ke kepentingan cerita dan skenario,” tuturnya.

“Film ini nggak semuanya sedih, ada senang-senangnya, bikin mesem-mesemnya,” jelas Amanda tentang film ‘NKCTHI’.

‘NKCTHI’ diadaptasi dari sebuah buku berjudul sama. Di mana dalam buku tersebut seorang ibu menuliskan semua kisah-kisahnya berupa kalimat-kalimat yang kelak menjadi sesuatu untuk buah hatinya.

Sebelumnya, karakter Awan sendiri dibuatkan khusus serialnya sebagai pemanasan filmnya.

Rachel Amanda juga sebelumnya mencuri perhatian dengan karakternya berbedanya di ‘Dua Garis Biru’.

Awal Pekan Depan Persebaya Surabaya Mulai Latihan

0

BOGORDAILY – Persebaya Surabaya sudah menentukan waktu mulai latihan menyambut Liga 1 2020. Bajul Ijo mulai mengasah diri pada awal pekan depan.

Hal itu seperti diungkapkan oleh pelatih Persebaya, Aji Santoso. Dia juga mengungkapkan rencana pemusatan latihan di Yogyakarta.

“Rencananya tanggal 6 Januari semua pemain sudah kumpul dan kami mulai latihan. Kami tentunya akan mempersiapkan tim sebaik mungkin,” kata Aji di situs Liga 1.

“Tanggal 15 Januari nanti rencananya kami akan ke Jogja untuk melakukan pemusatan latihan di sana,” dia menambahkan.

Persebaya akan mengikuti beberapa ajang di musim 2020. Selain Liga 1, tim kebanggaan Bonek itu juga akan ambil bagian di ASEAN Club Championship (ACC) 2020 dan Piala Indonesia 2020.

Aji menegaskan bahwa dirinya bakal melakukan pertemuan dengan manajemen Persebaya untuk membahas turnamen yang akan menjadi prioritas.

“Kami akan mengikuti beberapa kompetisi. Tidak semua jadi prioritas. Saya sebagai pelatih akan bertemu dengan manajemen untuk membahas mana yang akan jadi prioritas,” kata eks pelatih Persela Lamongan dan PSIM Yogyakarta itu.

Untuk mengarungi musim baru, beberapa pemain sudah didatangkan oleh Persebaya. Arif Satria didatangkan dari Persela Lamongan, Bayu Nugroho digaet dari PSIS Semarang, dan Ricky Kambuaya direkrut dari PSS Sleman.

“Bayu adalah gelandang serang yang punya potensi besar. Kami butuh kedalaman skuad yang bagus karena banyak kompetisi yang akan kami ikuti tahun ini. Bayu akan menambah solid lini tengah,” kata Aji lagi.

Panglima TNI Mengunjungi Pengungsi Korban Banjir di Bendungan Hilir

BOGORDAILY – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis mengunjungi wilayah Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Mereka mengecek lokasi yang sempat terendam banjir.

Hadi dan Idham mengecek kerja anggotanya dalam membantu warga membersihkan permukiman dari lumpur yang mengendap dan sampah yang terbawa banjir.

“Beri imbauan kepada warga agar berada di tempat yang aman, kemudian ini (permukiman yang penuh lumpur) dibersihkan,” ucap Hadi kepada salah satu prajuritnya di Benhil, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).

Setelah itu mereka berdua mengunjungi area Rusun Benhil, yang lantai bawahnya dijadikan tempat pengungsian warga. “Ibu-ibu, gimana keadaannya?” sapa Hadi.

“Sehat…” jawab para ibu kompak.

Hadi lalu mengimbau para ibu yang merasa kondisi kesehatannya atau keluarganya menurun, untuk segera melapor ke petugas baik TNI-Polri maupun pemda setempat yang bersiaga di posko banjir. Hadi mencoba membesarkan hati para pengungsi.

“Kita menampung di sini yang penting bisa selonjor, tetap jaga kesehatan. Kalau sakit lapor ke petugas. Saya dengan Bapak Kapolri memberikan bantuan semoga bisa mengurangi beban atas kejadian ini,” ujar Hadi kepada warga.

“Iya Pak,” jawab warga.

Ruben Onsu Drop, 30 Gerai ‘Geprek Bensu’ Kebanjiran

0

BOGORDAILY – Ruben Onsu tengah berlibur ke Italia. Ia pun drop saat mengetahui gerai usaha ayamnya, Geprek Bensu, terendam banjir.

Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 30 gerai yang mendapatkan musibah tersebut. Ruben Onsu tak menyangka hal itu bisa terjadi.

“Ya drop lah,” kata Ruben Onsu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (2/1/2020).

“Bukan karena usahanya tapi karena saya pikir Jakarta udah aman kan karena kemarin ini jarang banjr. Kok ini banjir airnya cukup tinggi,” sambungnya.

Soal kerugian, Ruben Onsu enggan untuk membeberkannya. Yang jelas, suami dari Sarwendah itu kini hanya bisa berharap semoga semuanya baik-baik saja, termasuk para karyawannya.

“Ya kurang etis kalau disebutin, kalau kerugian nggak disebutin lah, anggap saja bukan rejeki,” ujar Ruben Onsu.

“Cuma yang sekarang saya pikirin adalah bagaiman karyawan yang kena banjir bisa sehat-sehat saja. Jadi yang saya lakukan hanya bisa doa saja lebih dulu semoga bisa kembali seperti semula,” tutup Ruben Onsu.

Usai Banjir Roy Marten Langsung Bunuh 4 Ular yang Ditemukan

0

BOGORDAILY – Keluarga Roy Marten menemukan 4 ular tanah setelah banjir surut di kediaman pribadinya. Ular tersebut juga sempat diabadikan oleh adik Gading, Gibran Marten.

Roy Marten mengatakan memang ada ular-ular yang masuk ke dalam rumahnya kala air banjir merendam lantai satu.

“Ular kecil-kecil ketangkap ada 4 ekor, dari luapan kali depan,” kata Roy ketika dihubungi detikcom, Jumat (3/1/2020).

Ketika menemukan ular tanah tersebut, Roy pun langsung membunuhnya. Untuk sekarang ini kondisi rumahnya pun sudah beres.

“Sudah beres. Kalau nggak banjir, juga nggak ada ular di rumahnya,” tukas Roy.

Keluarga Roy Marten juga menjadi korban dari banjir yang melanda Jakarta pada 1 Januari 2020. Musibah banjir itu menyebabkan puluhan ribu warga Jakarta mengungsi dan 16 orang meninggal dunia.

Mahfud MD Bahas Soal Khilafah Saat Bertemu Ormas Islam

BOGORDAILY – Menko Polhukam Mahfud Md menerima rombongan Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) secara tertutup di kantornya, Jumat (3/1). Mereka membahas sejumlah masalah.

“Yang dibicarakan banyak sekali, menyangkut soal kebijakan dan soal kasus-kasus yang harus diselesaikan jangka pendek, yang harus dibangun jangka panjang,” kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Jumat (3/1).

Mahfud tak menguraikan satu persatu persoalan yang dibahas. Namun, yang paling pokok adalah soal Khilafah.

“Ormas-ormas Islam ini sebenarnya dia agak gerah juga terhadap isu-isu sistem lain, tegasnya sistem khilafah yang sekarang yang ditawarkan, yang sebenarnya itu agendanya merusak. Merusak bangsa kita ini yang secara saat ini sudah sah berdiri sesuai dengan Islam,” ungkap Mahfud.

Mereka juga berdiskusi mengenai isu yang menyudutkan pemerintah. Seolah pemerintah phobia terhadap Islam.

“Tuduhan-tuduhan bahwa pemerintah itu Phobia terhadap Islam itu sebenarnya tidak ada,” jelas Mahfud.

Sekretaris Umum LPOI, KH Luthfi At-Tamimi meyakini, pemerintah tidak membenci umat muslim. Isu tersebut tidak benar.

“Tidak pernah membenci. Membenci Muslim itu enggak ada. Enggak ada Khilafah di negeri ini. Adanya NKRI, adanya Presiden,” ucapnya.

Real Madrid Kerap Kali Tampil Limbung di Awal Tahun

0

BOGORDAILY – Real Madrid kerap kali tampil limbung di awal tahun. El Real hanya sekali menang dalam lima musim terakhir di laga pertama mereka usai tahun baru.

Madrid akan mengawali kiprah mereka di tahun 2020 dengan menghadapi Getafe pada pekan ke-19 Liga Spanyol, Sabtu (4/1/2020). Dalam laga di Coliseum Alfonso Perez tersebut, El Real jelas mengincar tiga angka di menyalip Barcelona di puncak klasemen.

Mereka kini berada di urutan kedua pada dengan 37 poin tertinggal dua angka dari Blaugrana. Barcelona sendiri baru akan melakoni laga pekan ke-19 menghadapi Espanyol dalam Derby Catalonia, Minggu (5/1) dini hari WIB.

Namun kiprah Madrid untuk meraih angka penuh di markas Getafe bakal dibayangi catatan buruk mereka tiap kali berlaga di awal tahun. Dikutip dari Marca, mereka hanya sekali menang di laga pertama usai tahun baru dalam lima musim terakhir.

Madrid punya catatan buruk usai tahun baru bersama Zinedine Zidane dalam dua tahun terakhir. Di 2019, mereka mengawali tahun dengan imbang 2-2 dengan Villarreal. Pada laga berikutnya, Los Blancos justru kalah di kandang 0-2 dari Real Sociedad.

Kondisi nyaris serupa terjadi di 2018. Madrid imbang 2-2 di laga pembuka tahun dengan Celta Vigo kemudian kalah 0-1 di Santiago Bernabeu atas Villarreal.

Satu-satunya start apik Madrid di awal tahun bersama Zidane terjadi pada 2017. Saat itu mereka mampu meraih dua kemenangan beruntun.

Madrid menang 3-0 saat berjumpa Sevilla di ajang Copa del Rey. Mereka melanjutkan laju kemenangan di tahun 2017 dengan membekap Granada 5-0.

Tak hanya Zidane, catatan buruk di awal tahun juga dialami dua pendahulunya di Madrid yaitu Rafael Benitez dan Carlo Ancelotti. Benitez dipecat oleh Madrid usai mengawali tahun 2016 dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Valencia.

Tim Kelelawar Hitam di tahun sebelumnya juga menghadirkan mimpi buruk bagi Madrid saat membuka kalender. Mereka mengalahkan skuat asuhan Ancelotti 2-1 di Mestalla pada awal tahun 2015.