Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 8575

Heboh, Trending #SaveParungpanjang, “Jawara” Jasinga Sampaikan Maklumat

BOGORDAILY – Save Parungpanjang hari ini ramai dibahas di akun media sosial Twitter. Hal itupun dikarenakan, buntut dari ketidak nyamanan masyarakat terhadap aktifitas tambang yang tidak sehat.

Pasalnya, truk tambang yang mengangkut hasil tambang itu melebihi tonase, sehingga membuat jalan menjadi rusak.

Salah satu “jawara” sekaligus pentolan dan juga anggota DPRD Kabupaten Bogor menyampaikan maklumat.

Dia adalah Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Permadi Dalung.

Menurutnya, pemerintah Provinsi Jawa Barat seharusnya hadir langsung, untuk menyekesaikan permasalahan di jalur tambang, yang melintasi Kecamatan Rumpin, Parungpanjang, Gunungsindur dan Tenjo.

“Seharusnya pembahasan mengenai jalur khusus tambang harus segera selesai, jangan sampai pemerintah acuh seperti ini,” katanya kepada Bogordaily.net ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (26/12/2019).

Pria yang merupakan warga Jasinga ini juga mengusulkan, jika anggaran untuk pembangunan jalan khusus tambang terlalu besar.

Menurut Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bogor ini, pemerintah lebih baik memperbaiki jalan dengan kondisi yang layak.

“Kalau anggarannya terlalu besar dan tidak sanggup, lebih baik dilebarkan jalan yang ada dan diperbaiki, dan harus ada pembatas tengah jalan, serta ditanam tanaman penghijau supaya ada keindahan,” tukasnya. (Andi).

Daftar Bencana di Tahun 2019 Dari Catatan BPBD Kabupaten Bogor

BOGORDAILY – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat, dari awal tahun sampai 11 Desember 2019 ada 754 kejadian bencana alam di Bumi Tegar Beriman.

Hal itupun diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yani Hasan, saat simulasi penanggulangan bencana daerah di Lapangan Tegar Beriman.

Ie mengatakan, jenis bencana alam  yang menimpa warga Bumi Tegar Beriman adalah tanah longsor, banjir, angin puting beliung, tenggelam, tersambar petir, kebakaran, kekeringan, pohon tumbang dan gempa bumi.

“Ada 225 kejadian angin puting beliung, 180 kejadian tanah longsor, 48 kejadian banjir dan 330 kejadian lainnya ialah tenggelam, tersambar petir, kebakaran, kekeringan, pohon tumbang dan gempa bumi,” katanya kepada Bogordaily.net, Rabu (18/12/2019).

Dirinya juga menghimbau, kepada masyarakat yang tinggal di dekat aliran air, tebingan agar siap siaga menjelang musim yang masuk penghujan ini

“Di semua desa sudah ada Tagana, ditambah lagi desa siaga bencana, jadi sudah bisa diantisipasi kalau ada bencana,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, akan mendukung mengenai anggaran untuk waspada bencana yang diprediksi akan terjadi di Bumi Tegar Beriman ini.

“Setelah kemarin evaluasi kita sudah anggarkan, dan ada penambahan, karena bencana ini susah untuk diduga, anggarannya juga harus garis aman,” ucapnya.

Mengenai angka, dirinya menyebutkan untuk anggaran bencana daerah itu dikisaran Rp25 Miliar.

“Tapi ada juga anggaran untuk program dinas, dan ada peningkatan untuk BPBD dan Sosial, kita harus dukung siaga bencana itu di setiap desa, yaitu desa tanggap bencana (Destana),” tukasnya. (Andi)

Benarkah Adik Kriss Hatta Mendapat Fasilitas Fantastis dari Garuda?

0

BOGORDAILY – Nama adik Kriss Hatta, Cyndyana Lorens, terseret dalam masalah skandal Garuda. AdikKriss Hatta terseret lantaran cuitan @digeeembok mengeluarkan nama Loren.

“Sekarang gini ya, mamanya ini klarifikasi kalau anak saya ini nggak ada fasilitas apa-apa dari Garuda. Dalam satu tahun aja nih anak saya kena grounded 6 bulan. 6 bulan itu nggak sedikit ya, jadi setengah tahun nggak terbang,” ucap ibunda Cyndyana dan Kriss Hatta, Tuty Suratinah, kepada detikcom di kawasan Jakarta Timur.

“Jadi kalau di luar sana bilang punya fasilitas ini, fasilitas itu fitnah bohong. Itu semua dari keluarga dan sampai sekarang anak saya normal di lingkungan Garuda, terbang ke Amsterdam, ke Korea, sekarang dia juga lagi di Surabaya,” sambungnya.

Tuty Suratinah pun cukup tenang lantaran tidak ada video atau foto yang menyudutkan anak perempuannya itu. Terlebih Cyndyana Lorens juga sudah memberikan klarifikasi langsung di media sosialnya.

“Jadi kalau ada akun yang memberitakan anak saya gini, gini, gini, mereka kan belum mengeluarkan video, ya dari keluarga, semua anak saya juga di media sosial sudah klarifikasi, itu fitnah, bohong,” tegasnya.

Heboh nama Cyndyana Lorens dikaitkan dengan skandal Garuda, sang bunda punya cara untuk menenangkan. Menurutnya, status Cydyana Lorens sebagai adik Kriss Hatta juga membuatnya semakin dibicarakan.

“Kebetulan ini adalah adiknya Kriss, berita kakaknya aja sudah heboh, jadi adiknya heboh. Di Indonesia ini banyak pramugari, kalau pramugari satu, dua salah, ya jangan semua image pramugari jelek, gitu,” tukas Tuty.

KPK Memanggil Pejabat MA Jadi Saksi Kasus Suap-Gratifikasi Rp 46 Miliar

BOGORDAILY – KPK memanggil Kepala Biro Kepegawaian Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung (MA), Supatmi, terkait kasus dugaan suap Rp 46 miliar. Supatmi dipanggil sebagai saksi.

Berdasarkan jadwal pemeriksaan KPK, Kamis (26/12/2019), Supatmi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Hiendra ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Sekretaris MA Nurhadi dan menantu dari Nurhadi, Rezky Herbiyono. Nurhadi diduga menerima suap dan gratifikasi.

Total uang yang diduga diterima Nurhadi sekitar Rp 46 miliar. KPK menduga duit itu diterima Nurhadi terkait perkara yang sedang berjalan di MA.

KPK menduga Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono, menerima gratifikasi berkaitan dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK (peninjauan kembali) di MA. Penerimaan gratifikasi itu tidak dilaporkan KPK dalam jangka 30 hari kerja.

“Sehingga, secara keseluruhan diduga NHD (Nurhadi) melalui RHE (Rezky Herbiyono) telah menerima janji dalam bentuk 9 lembar cek dari PT MIT serta suap/gratifikasi dengan total Rp 46 miliar,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Pengacara Akan Menyiapkan Panitia Sambut Kebebasan Ahmad Dhani

0

BOGORDAILY – Ahmad Dhani akan menghirup udara bebas pekan depan. Diklaim bakal ada ribuan orang yang menyambut kebebasan Dhani nanti.

Untuk itu, pengacara pun menyiapkan panitia yang akan menyambut dan menjemput Ahmad Dhani usai keluar dari LP Cipinang.

“Kita sudah bentuk panitia untuk jemput dia,” ungkap Hendarsam Marantoko, sang pengacara saat dihubungi, Rabu (25/12/2019).

Selain sahabat dari jajaran artis, Hendarsam menambahkan kliennya juga akan dijemput oleh beberapa kalangan.

Di antaranya anggota Partai Gerindra hingga penggemar. Fans di antaranya disebut akan menyambut Dhani keluar 30 Desember 2019.

“Salah satunya teman artis dan fansnya akan datang buat nyambut Dhani,” lanjut Hendarsam.

“Dari temen artis Ahmad Dhani aja udah ratusan ya kan, ditambah temen Partai Gerindra juga dari relawan dan fansnya juga,” pungkasnya.

Shin Tae-yong Tertantang Tiru Sukses Park Hang-seo di Vietnam

0

BOGORDAILY – Calon pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tertantang dengan kesuksesan Park Hang-seo menangani Vietnam. Ia menyebut tak mau kalah dengan seniornya itu.

Tae-yong akan segera resmi menangani Indonesia dalam waktu dekat. Pelatih 49 tahun tersebut hanya tinggal meneken kontrak di Tanah Air selepas Natal.

Mengutip berita zing.vn, Tae-yong mengatakan jika dirinya tertantang melatih Timnas Indonesia setelah melihat kesuksesan kompatriotnya, Hang-seo, bersama timnas Vietnam. Pelatih 60 tahun itu berhasil membawa Negeri Paman Ho menjadi runner-up Piala Asia U-23 dan meraih medali emas SEA Games 2019.

“Berkat kesuksesan pelatih Park Hang-seo di Asia Tenggara, kesempatan yang baik juga datang kepada saya. Saya juga mau mencapai kesuksesan itu, sehingga pelatih-pelatih Korea Selatan lainnya bisa melatih tim Asia Tenggara di masa depan,” kata Tae-Yong.

Sementara itu, Hang-seo menyebut jika Tae-yong adalah sosok pelatih yang cerdik. Ia pun tak sabar bisa bertemu dengannya lagi saat Vietnam bertemu Indonesia kelak.

“Sin Tae-yong adalah junior dan juga adik saya yang terkasih. Pelatih cerdik dengan julukan ‘rubah’ yang akan menangani tim tetangga. Saya turut merasa tegang,” ujar Hang-seo.

Pada bulan Desember ini, Hang-seo membawa skuat timnas Vietnam U-23 menjalani latihan di Korea Selatan. Itu sebagai salah satu persiapan The Golden Stars menghadapi Piala Asia U-23 yang berlangsung 8-26 Januari 2020 di Thailand, adapun Indonesia gagal lolos ke putaran final.

Ria Ricis Pernah Rasakan Dilecehkan Saat Masa Lalunya Jadi Sales

0

BOGORDAILY – Ria Ricis menceritakan masa lalunya yang terbilang tak mudah. Sebelum dikenal sebagai sebagai youtuber terkenal, dirinya sempat mencari uang dengan banyak cara.

Sejak muda sudah bekerja, Ricis pernah bekerja sebagai sales dealer. Di situ ia pernah merasakan ‘pelecehan’.

“Dulu aku pernah kerja nganter-nganter makanan. Terus gimana caranya dapat uang bonus dari bos terus pernah juga digituin,” ujar Ricis seraya mengacungkan dua jarinya saat berbincang dengan Melaney Ricardo.

“Dilecehkan secara tidak langsung?” tanya Melaney.

“Iya, karena kan (aku kerja) jadi sales dealer juga pernah kan dulu,” timpal Ricis.

Namun semua itu dikatakan Ricis sudah berlalu. Dulu ia sudah giat mencari uang karena dirinya tak mau dianggap manja meski ia adalah anak bungsu.

“Aku kerja dari dulu, Kak. Kita kan bukan dari keluarga kaya makanya aku nggak mau manja,” tuturnya.

Promo Super Ahsan Lake Kemang, Potong Harga Rp25-Rp60 Juta

BOGORDAILY – Project rumah impian cluster Ahsan Lake Kemang saat ini sedang gencar pemasaran di tahap softlaunchingnya.

“Sebelumnya di tahap prelaunching awal pemasaran bulan Oktober hingga November sudah sold out hingga kurang lebih 12 unit dari total 36 unit rumah yang akan di bangun,” kata Ogi Irawan, Manager Marketing Ahsan Lake Kemang.

Di tahap prelaunching konsumen, kata dia, merasa puas bisa mendapatkan rumah eksklusif 2 lantai dan spesifikasi yang terbaik, dengan harga yang sangat terjangkau.

“Di akhir tahun 2019 ini Rumah impian Ahsan Lake Kemang memberikan kejutan kembali kepada masyarakat, dengan mengadakan program promo super melimpah Potongan harga 25 juta hingga 60 juta, gratis biaya biaya awal, bonus tambahan sepaket ( AC, TV, Toren, dan mesin Air ) tanpa di undi, program ini hanya di berikan untuk 5 orang Tercepat Booking unit,” katanya. (bdn)

Belum 2 Bulan, Perpres Kemendikbud di Rombak Jokowi

BOGORDAILY – Belum sampai dua bulan, Jokowi merombak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lewat Peraturan Presiden (Perpres). Apa yang diubah Jokowi?

Perpres pertama dikeluarkan pada 24 Oktober 2019 yaitu Perpres Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kemendikbud. Nah, pada 16 Desember 2019, Perpres itu diubah dengan Perpres Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kemendikbud. Apa bedanya?

Salah satunya adalah perampingan struktur organisasi. Bila dengan Perpres lama ada 16 pos di Kemendikbud, maka di Perpres baru hanya 9 pos. Berikut perbedaan sebelum dan sesudah sebagaimana dikutip detikcom, Kamis (26/12/2019):

Perpres Nomor 72 Tahun 2019

Pasal 6
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas:

a. Sekretariat Jenderal;
b. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
d. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah;
e. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan;
f. Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi;
g. Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi Pendidikan Tinggi;
h. Direktorat Jenderal Kebudayaan;
i. Inspektorat Jenderal;
j. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan;
k. Badan Penelitian dan Pengembangan;
l. Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing;
m. Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah;
n. Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter;
o. Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan; dan
p. Staf Ahli Bidang Akademik.

Perpres Nomor 82 Tahun 2019

Pasal 6
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri atas:
a. Sekretariat Jenderal;
b. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
c. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah;
d. Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi;
e. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
f. Direktorat Jenderal Kebudayaan;
g. Inspektorat Jenderal;
h. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan;
i. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; dan
j. Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan.

Rossi Belum Mau Pensiun dari MotoGP, Ini Alasannya

0

BOGORDAILY – Valentino Rossi masih tetap mengikuti balapan MotoGP di usia kepala empat. Kecintaannya akan dunia balap yang membuatnya tetap menggeber motor di lintasan.

The Doctor merupakan pebalap tertua yang mengikuti ajang MotoGP di kelas utama musim lalu. Saat itu, ia sudah berusia 40 tahun.

Meski telah berumur, namun belum ada tanda-tanda Rossi akan segera gantung helm. Pada kompetisi MotoGP 2020, juara dunia sembilan kali itu akan mengikuti musim ke-25 di ajang balapan motor sepanjang kariernya.

Padahal tahun depan Rossi sudah memasuki usia 41 tahun di tanggal 19 Februari. Rider tim Monster Energy Yamaha tersebut mengaku, kecintaannya dan kebahagiaan saat menekuni dunia balap membuatnya enggan berhenti dari ajang MotoGP, meski kini dianggap tak lagi kompetitif.

“Dalam balapan dibutuhkan pergerakan, refleks, pikiran, perhatian, gestur tubuh. Itu juga membawa berbagai keuntungan, hasrat, sedikit risiko, serta kebahagiaan yang eksklusif. Kenikmatan memenangi dan meraih sesuatu, satu tujuan, satu pencapaian.” kata Rossi dikutip dari Speedweek.

“Mengikuti balapan seperti menghilangkan momen-momen ketika tak ada hal lain yang dilakukan, menghabiskan waktu, terkadang menghilangkan kebosanan,” imbuhnya.

“Balapan seperti sistem untuk hidup, meraih kemenangan dan menjadi juara dunia karena dunia selalu penuh kemajuan. Itu adalah sebuah aspirasi dan terkadang pilihan; atau satu sikap yang memperkuat perasaan, reaksi, dan kebahagiaan.”

“Saat mengikuti balapan diperlukan persiapan matang dan kemampuan khusus, jika tidak maka akan berujung kesalahan dan petaka. Dibutuhkan hati dan pikiran saat membalap. Hal iniyang membuat kita menghargai kelambatan, ketika tidak ada artinya menjadi yang tercepat,” demikian dia.