Home Blog Page 858

The Sahira Hotel Hadirkan Promo “ULIN DI BOGOR” untuk Meriahkan Hari Jadi Bogor ke-543

0

Bogordaily.net – Dalam rangka merayakan Hari Jadi Bogor (HJB) yang ke-543, The Sahira Hotel mempersembahkan “ULIN DI BOGOR”, sebuah penawaran eksklusif dengan harga terjangkau dan keuntungan menarik, khusus untuk para wisatawan yang ingin menikmati momen dan mengeksplorasi keindahan serta kekayaan budaya kota hujan.

Penawaran ini memberikan harga spesial mulai dari Rp 543.000 nett/malam, sesuai dengan angka perayaan HJB tahun ini.

Penawaran promo Ulin di Bogor berlaku pada periode booking 1–7 Juni 2025 untuk periode menginap hingga 22 Desember 2025.

Tak hanya itu, tamu bisa menikmati diskon 14% untuk bersantap di Rahisa Restaurant, restoran halal keluarga yang menjadi andalan The Sahira Hotel, berlaku pada tanggal 1–7 Juni 2025 untuk makan di tempat, room service, atau buffet grup minimal 30 orang untuk berbagai perayaan spesial Anda.

Dengan lokasi strategis di jantung Kota Bogor serta fasilitas yang ramah keluarga dan bernuansa elegan, The Sahira Hotel siap menjadi pilihan utama untuk staycation, liburan keluarga, maupun perjalanan bisnis di kota Bogor.

Diketahui, The Sahira Hotel merupakan hotel yang mengusung konsep madani elegan dan memadukan design kontemporer dengan sentuhan Khas Timur Tengah. Berlokasi di salah satu area utama pusat kota Bogor, hotel dikelilingi oleh gedung-gedung pusat pemerintahan, kuliner sampai oleh-oleh khas Bogor sehingga memiliki akses mudah ke destinasi yang wajib dikunjungi.

Akomodasi bintang 4 yang terletak di Jl Ahmad Yani no 17-23 Kota Bogor ini memiliki 122 kamar dengan 4 tipe berbeda, 12 ruang pertemuan dengan ballroom yang berkapasitas maksimal 250 orang, kolam renang dewasa dan anak-anak, fitness center, kids corner, Ajib Cafe, Rahisa Restaurant, serta Masjid Ass Safiri dengan luas yang mumpuni untuk melakukan ibadah berjamaah dengan nyaman dan lebih tenang. ***

PLN UP3 Bogor Tegaskan Komitmen Keselamatan Kerja pada Mitra Kerja

0

Bogordaily.net– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor terus berupaya menghidupkan budaya keselamatan kerja pada diri seluruh insan PLN yang berada di wilayah kerja PLN UP3 Bogor.

Salah satunya melalui pembinaan yang dilakukan pada Selasa, 20 Mei 2025, pada mitra kerja PLN meliputi regu satuan pengamanan, pengemudi, pelayanan teknik, penyambungan kWh meter, penertiban pemakaian tenaga listrik, pembacaan meter dan penagihan, dan pemeliharaan gedung.

Dalam kesempatan tersebut, Manager PLN UP3 Bogor, Grahaita Gumelar, menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan PLN UP3 Bogor.

Pembinaan mitra kerja PLN meliputi regu satuan pengamanan, pengemudi, pelayanan teknik, penyambungan kWh meter, penertiban pemakaian tenaga listrik, pembacaan meter dan penagihan, dan pemeliharaan gedung.

 

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem K3 dan menjaga lingkungan kerja yang aman bagi seluruh insan PLN dalam rangka mencapai zero accident dan mencegah fatality,” kata Gumelar.

Gumelar juga menyampaikan kembali soal “PLN Life Saving Rules” yang berisikan 3 aturan utama dan 7 aturan tambahan.

“Tiga aturan utama yang harus dipatuhi adalah cek tegangan dan pasang grounding. Pastikan selalu cek tegangan sebelum bekerja dan pastikan aman dari tegangan dan jangan lupa pasang grounding sebelum memulai pekerjaan. Kedua, pastikan izin kerja valid sebagai dasar bekerja. Ketiga, gunakan sarung tangan berisolasi pada pekerjaan bertegangan,” pesan Gumelar.

Selanjutnya, Gumelar juga menyampaikan tujuh aturan tambahan sebagai berikut. Pertama, pekerja yang berkompeten.

“Artinya, pekerja harus mempunyai kompetensi sesuai jenis pekerjaan dan aturan yang berlaku,” kata Gumelar.

Kedua, gunakan APD yang sesuai. “Petugas wajib menggunakan APD yang standar disesuaikan dengan risiko pekerjaan. Ketiga, wajib menggunakan full body harness saat bekerja di ketinggian yang lebih dari 1,8 meter. Selanjutnya, lakukan identifikasi bahaya dan risiko serta analisis bahaya pada setiap pekerjaan,” Gumelar melanjutkan.

Selain itu, yang tidak kalah penting adalah gunakan peralatan kerja sesuai standar dan dalam kondisi yang layak saat digunakan.

“Terapkan LOTO (Lock Out Tag Out) sesuai dengan prosedur yang berlaku dan terapkan juga Stop Work Authority jika ditemukan kondisi dan perilaku tidak aman pada saat pekerjaan sedang berlangsung,” tegas Gumelar.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, mengatakan bahwa manajemen dan mitra kerja harus berkontribusi dan berkolaborasi dalam implementasi K3 untuk mencegah accident dan fatality.

“PLN UID Jawa Barat berkomitmen menjadikan K3 sebagai kebutuhan, bukan hanya kewajiban,” tegasnya. ***

Sambut Idul Adha 1446 H, Pondok Pesantren Binaan YBM PLN Gelar Wisuda Santri

Bogordaily.net – Pondok Pesantren Tahfidz dan Entrepeneur Thursina binaan Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) kembali menggelar wisuda untuk 22 santri pada Rabu, 28 Mei 2025.

Santri yang lulus tidak hanya memenuhi syarat kelulusan akademik namun juga lulus dengan hafalan Al Quran mulai dari 20 juz sampai dengan 30 juz.

Jumlah santri lulus yang berasal dari berbagai daerah itu menguasai mata pelajaran umum, agama , kewirausahaan, dan tahfiz.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor, Grahaita Gumelar, bangga dengan pencapaian YBM PLN yang mampu memberdayakan masyarakat yang termasuk dalam mustahik melalui berbagai programnya.

Wisuda Santri Pondok Pesantren Tahfidz dan Entrepeneur Thursina binaan Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero).

“YBM PLN memiliki lima pilar yaitu ekonomi, kesehatan, sosial kemanusiaan, pendidikan, dan dakwah dengan berbagai kegiatan di dalamnya. Selain itu, YBM PLN juga menjalin kerjasama dan kolaborasi dengan lembaga dan stakeholder dalam menjalankan program sebagai langkah optimalisasi dalam menyalurkan dana zakat agar manfaatnya dapat tepat sasaran kepada mustahik yang membutuhkan dan dapat menjangkau mustahik yang lebih luas lagi,” terang Gumelar.

Pondok Pesantren Thursina yang beralamat di Jalan Taman Safari Indonesia, Kampung Joglo, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupate. Bogor, hadir di tengah-tengah masyarakat Bogor bukan hanya sekadar sebagai lembaga pendidikan tahfiz, tetapi juga sebagai tempat pembinaan karakter, kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan Islami. Biaya operasional pesantren ini berasal dari YBM PLN yang mengelola 2,5 persen zakat penghasilan dari pegawai yang beragama Islam setiap bulannya.

Ustaz Lahmudin, Kepala Sekolah Pondok Pesantren menyampaikan selamat kepada santri wisudawan sekaligus pada para muzaki.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan. Semoga Allah memberkahi semua dan ilmu yang telah didapatkan. Terima kasih pada para muzaki yang sudah support semua kegiatan kami di YBM PLN dan Pesantren Thursina, semoga menjadi amal jariyah,” ujarnya.

Tonny Bellamy, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, menyampaikan bahwa inisiatif YBM PLN ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Social Development Goals/SDGs) khususnya dalam mencapai pendidikan berkualitas yang layak dan inklusif serta mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang. ***

Menkop: Sebanyak 71.262 Kopdes/Kel Terbentuk, Rakyat Antusias Dukung Kopdeskel Merah Putih

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama dengan 18 Kementerian/Lembaga (KL) serta pemerintah daerah/wilayah mempererat sinerginya untuk menuntaskan target pembentukan 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel) Merah Putih. Hasil kolaborasi ini tercermin dari jumlah Kopdes/Kel yang telah terbentuk saat ini (Per 30 Mei 2025 Pukul 17.00 WIB) menembus angka 71.262 unit.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengapresiasi kinerja seluruh tim dari K/L yang tanpa lelah mendampingi desa-desa serta kelurahan di seluruh Indonesia untuk melaksanakan agenda musyawarah desa khusus (musdesus) dan musyawarah kelurahan khusus (muskelsus) untuk pembentukan kopdes/kel Merah Putih tersebut. Dalam setiap pendampingan, antusiasme masyarakat terhadap program ini begitu besar.

Menurutnya tidak kurang dari 200 orang di setiap desa yang terdiri dari beberapa unsur seperti pemuda, perempuan, tokoh desa/ kelurahan, tokoh adat, pemuka agama hingga perangkat organisasi lainnya di desa dilibatkan dan hadir dalam musdesus tersebut. Berkat dukungan dari mereka, berbagai hambatan dalam pembentukan di desa/kelurahan dapat tertangani dengan baik.

“Dukungan masyarakat terhadap pembentukan koperasi ini luar biasa. Mereka melihat koperasi sebagai solusi konkret dalam mendorong ekonomi lokal dan menciptakan keadilan sosial,” ujar Menkop Budi Arie dalam keterangan resminya, Jumat (30/5).

Menkop Budi Arie menegaskan bahwa momentum musdesus menjadi sangat krusial karena dari forum ini akan ditentukan struktur pengurus utama dari Kopdes/Kel Merah Putih. Untuk itulah diperlukan keterlibatan secara aktif dari berbagai unsur masyarakat desa dalam menentukan pengurus inti dari koperasi agar nantinya dapat mengemban amanah dengan baik.

Kehadiran beragam unsur masyarakat ini tidak hanya memperlihatkan semangat gotong royong, tetapi juga mencerminkan inklusivitas dan legitimasi dari pembentukan koperasi. Hal ini sejalan dengan Petunjuk Pelaksanaan pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, yang menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen desa.

“Semua itu harus dilaksanakan sesuai dengan panduan teknis yang ditetapkan dalam petunjuk pelaksanaannya agar ke depan tingkat kegagalan dari Koperasi ini dapat ditekan,” kata Menkop Budi Arie.

Dalam proses tersebut, koperasi tidak didirikan secara asal-asalan sebab seluruh rancangan dan konsep usaha koperasi dirumuskan dengan cermat dengan memperhatikan potensi bisnis lokal serta aspek kelayakan ekonomi.

“Kita akan mempersiapkan mockup dan modelling untuk pengoperasian kopdes/kel secara hati-hati (prudent), cermat, sesuai dengan potensi bisnis yang dimiliki oleh desa dan kelurahan,” ujar Menkop Budi Arie.

Setelah musyawarah dan penetapan rencana usaha, para pendiri melanjutkan dengan penyusunan anggaran dasar koperasi, termasuk rincian nama koperasi, bidang usaha, simpanan pokok dan wajib, serta struktur organisasi. Proses ini kemudian dicatatkan secara resmi kepada Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK) dan dilanjutkan dengan pengesahan di Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Keberhasilan pembentukan 80.000 Kopdes/Kel Merah Putih menjadi tonggak penting menuju pembangunan ekonomi desa yang mandiri, adil, dan berkelanjutan. Pemerintah berharap keberadaan koperasi ini akan memperkuat struktur ekonomi nasional dari akar rumput.

“Kami ingin koperasi ini menjadi agregator dan akselerator ekonomi desa yang berbasis pada kekeluargaan dan kemandirian. Ayo Berkoperasi, Koperasi Bangkit,” kata Menkop Budi Arie. ***

Pemkot Bogor Sambut Penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional 2025

0

Bogordaily.net – Menyambut penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2025, Forum Kota Sehat Kota Bogor menggelar rapat koordinasi (rakor) yang dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor.

Rakor ini digelar sebagai upaya menyamakan persepsi dan menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi penilaian Kota Sehat.

Dalam sambutannya, Hanafi menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencapai hasil optimal dalam penilaian.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berharap tercipta sinergi yang kuat dan langkah strategis yang terkoordinasi, sehingga target Kota Sehat tahun 2025 dapat tercapai dengan hasil maksimal dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga Kota Bogor.

Menurutnya, sebesar apa pun target yang ditetapkan tidak akan tercapai jika tidak didukung oleh kolaborasi yang solid.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, dibutuhkan peran aktif seluruh stakeholder, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Rakor ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Kota Bogor lebih sehat, bersih, dan nyaman,” ujar Hanafi, Jumat 30 Mei 2025

Ia juga mengingatkan bahwa kendala-kendala teknis yang dihadapi oleh forum atau tim pelaksana harus segera dikomunikasikan, terutama jika berkaitan dengan perangkat daerah.

Hanafi menuturkan bahwa koordinasi yang terbuka dan dukungan yang menyeluruh akan mempercepat penyelesaian masalah di lapangan.

“Pada hakikatnya, kerja sama ini juga akan membantu perangkat daerah itu sendiri. Mari kita satukan langkah, rumuskan strategi, dan perkuat komitmen untuk mewujudkan Kota Bogor yang sehat dan berkualitas,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tujuan utama program Kota Sehat bukan hanya mengejar predikat, melainkan membentuk pola pikir dan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

“Kesehatan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah. Hidup sehat adalah kebutuhan dan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat krusial dalam membangun lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman,” ungkapnya.

Hanafi juga menyoroti tantangan utama dalam pembangunan Kota Sehat, yakni belum sepenuhnya tumbuhnya kesadaran dan rasa tanggung jawab terhadap pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan, baik di kalangan masyarakat maupun aparatur pemerintahan.

“Ini menjadi kewajiban seluruh jajaran Pemkot Bogor untuk memfasilitasi dan mendorong keterlibatan aktif semua elemen. Program-program yang melibatkan partisipasi masyarakat dan pihak luar harus mendapat dukungan penuh agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” tutupnya. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Jamaah Haji Kloter Terakhir Kabupaten Bogor Berangkat Ke Tanah Suci

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melepas jamaah haji Kabupaten Bogor kloter terakhir, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Jumat 30 Mei 2025.

Adapun, kloter akhir ini terdiri dari kloter JKS 60 dan JKS 61. Kloter 60 berjumlah 141 jamaah,  sementara kloter 61 berjumlah 107 jamaah.

Diketahui, kedua kloter tersebut diterima di Embarkasi Haji Bekasi pada pukul 13.00 WIB dan 16.00 WIB, selanjutnya akan terbang ke tanah suci pada hari Sabtu 31 Mei 2025. Kloter 60 JKS take off pukul 11.00 WIB dengan nomor penerbangan SV 5371.

Sementara kloter 61 JKS take off pada pukul 21.05 WIB dengan nomor penerbangan SV 5319. Dan akan kembali tiba di tanah air pada tanggal 9 Juli 2025.

Staf Ahli Bupati Bogor Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Deni Humaedi menjelaskan bahwa, berkenan untuk mendoakan negara Indonesia dan khususnya Bumi Tegar Beriman Kabupaten Bogor agar aman dan sentosa.

Kemudian, masyarakatnya diberikan rizki yang berlimpah dan kesejahteraan, serta mohon didoakan agar para pemimpinnya diberikan kekuatan untuk menjalankan amanah.

“Mohon keikhlasan para jamaah, saat melaksanakan ibadah haji di tempat dan waktu mustajab untuk mendoakan Kabupaten Bogor yang kita cintai,” kata Deni.

Kemudian, ia menyampaikan kepada para petugas haji karom dan karu, kiranya dapat menjalankan tugas mulia membimbing, membina dan memandu jamaah haji Kabupaten Bogor dengan sebaik-baiknya, tulus dan ikhlas.

“Jaga kekompakan, kerukunan, kebersamaan, dan kembangkan sikap saling membantu satu sama lain. Serta jaga nama baik Kabupaten Bogor, Jawa Barat dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Selanjutnya, Bupati Bogor melalui Staf Ahli Bupati mengucapkan atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor, mengucapkan selamat, barakallah, kepada yang memperoleh kesempatan untuk menunaikan ibadah haji dan menjadi tamu Allah Subhanahu Wa Ta’ala di tanah suci.

“Insya Allah, dengan niat yang lurus, menjalankan ibadah haji lillahi ta’ala, serta bersungguh-sungguh beribadah sesuai syariat, jemaah haji Indonesia khususnya Kabupaten Bogor dapat menjadi haji yang mabrur,” ungkap Deni.***

Albin Pandita

Dorong Daya Saing UMKM, BRI Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM melalui Program BRI Peduli

0

Bogordaily.net – Komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali diwujudkan melalui langkah konkret. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk BRI Peduli, BRI menyelenggarakan kegiatan fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di berbagai daerah yang resmi dibuka pada Kamis (08/05).

Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal yang sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. BRI hadir untuk membantu pelaku usaha dalam memenuhi standar kehalalan produk sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM di pasar yang semakin kompetitif.

Sebanyak 70 UMKM dari seluruh penjuru Indonesia mengikuti program yang dilaksanakan secara langsung di Kantor Pusat BRI serta secara daring melalui platform virtual. Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut mencerminkan komitmen BRI dalam mendukung pelaku UMKM secara inklusif di seluruh penjuru negeri, yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan daya saing, keberlanjutan usaha, dan akses pasar bagi UMKM, terutama untuk produk makanan dan minuman. “Sertifikasi halal menjadi aspek penting dalam memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen, serta membuka peluang akses pasar yang lebih luas,” imbuhnya.

Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif sertifikasi, tetapi juga dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku UMKM secara menyeluruh.

Melalui pendekatan terstruktur, peserta dibekali dengan materi seperti proses sertifikasi halal dan dokumen sistem jaminan proses produk halal sebagai dasar dalam memahami kewajiban dan standar kehalalan produk.

Dengan pendampingan yang berkesinambungan, BRI memastikan pelaku usaha memiliki kemampuan yang memadai untuk mengelola proses sertifikasi secara berkelanjutan.

“Program ini merupakan bagian dari upaya strategis BRI untuk mendukung UMKM naik kelas. Dengan memiliki sertifikasi halal, para pelaku usaha dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan menembus pasar yang lebih besar, baik domestik maupun global,” ujar Hendy.

Melalui pendekatan ini, BRI berharap semakin banyak UMKM binaan yang tidak hanya bertahan di tengah tantangan ekonomi, tetapi juga berkembang menjadi pelaku usaha yang berdaya saing tinggi dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. ***

Hari Ini Bansos PKH dan BPNT Sudah Cair, Cek Saldo KKS Merah Putih

0

Bogordaily.net – Hari ini pencairan bantuan sosial atau bansos PKH dan BPNT sudah cair ke sejumlah penerimanya.

Penerima bansos ini bisa mengecek saldo KKS Merah Putih untuk memastikan BPNT tahap kedua alokasi April, Mei, Juni 2025 sudah ada yang tersalurkan, dengan nominal Rp600.000.

Meskipun belum cair serentak di semua daerah, ini adalah sinyal positif. Hanya beberapa daerah saja yang sudah melaporkan pencairan BPNT senilai Rp600.000.

Selain itu, ada juga laporan bahwa di Bank BNI, ada saldo tertahan sebesar Rp500.000. Kemungkinan besar ini adalah bantuan PKH tahap kedua alokasi April, Mei, Juni 2025.

Dengan adanya beberapa KPM bansos yang sudah mulai menerima dana pada hari ini, 30 Mei 2025, akan menjadi hari dimulainya pencairan massal untuk PKH dan BPNT.***

AIFA Chapter Bogor Gelar Halal Bihalal, Para Penggemar Metallica se Jabodetabek Kumpul

0

Bogordaily.net – Para penggemar grup musik cadas Metallica, di wilayah Jabodetabek berkumpul untuk menunjukkan kemampuan memainkan lagu-lagu hits Metallica di Sharing Kafe, Kamis 29 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan Acara reuni halal bihalal AIFA Chapter Bogor, pada Kamis 29 Mei 2025, malam.

Pertunjukan musik berlangsung meriah, penggunaan sound effek distorsi pada gitar, terdengar menggelegar di kuping serta menggema di dada pemain maupun penonton yang hadir.

Lagu-lagu hit seperti Master of Puppet, And Justis for All, One serta tidak ketinggalan Enter Sadman, melurcur mulus dari band band seperti Metallieur, Britzkrieg dan Rain Militia. Sontak aksi mereka di atas panggung menghipnotis penonton untuk berjingkrak serta melakukan aksi head bangger.

Ketua AIFA Chapter Bogor Azis Andrianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh para penggemar Metallica, bukan hanya dari wilayah Bogor saja. Banyak penggemar yang rela datang jauh-jauh dari wilayah lain seperti Jakarta, Depok, Tangerang hingga Bekasi.

Di bawah sorotan lampu, para penggemar yang hadir dituntun memsuki ruang waktu dalam dimensi berbada. Raungan suara gitar terdengar cepat menjadi monentum bagi para pencita Metallica yang hadir untuk mencapai puncak kekembiraan.

“Jadi kita membuat acara ini sebagai tempat reuni bagi para penggemar metallica,” kata Ketua AIFA Chapter Bogor Azis, Andrianto di sela-sela pertunjukan.

Ia menerangkan, acara ini mendapat respon baik dari para tamu undangan. Karena menjadi momen pertemuan kembali dengan teman-teman lama mereka.

Bahkan, kata Azis, tak jarang para penggemar yang hadir semua berbagi kisah menarik saat mereka menjadi Anak Band, membawakan lagu-lagu Metallica.

“Respon semua yang hadir sangat baik dengan adanya acara ini, mereka bahkan sampai berpelukan melepas rasa kangen, saat bertemu rekan lamanya,” jelasnya

Ia berharap dengan adanya acara ini, kekompakan dan silaturahmi tetap terjaga meski jarak memisahkan, dan semua kembali ke rutinitas masing-masing.

“Semoga momen ini bisa terus membuat silaturahmi dan hubungan sesama penggemar musk metallica bisa terjaga,” tutupnya.

Irfan Ramadhan

Komisi IV DPRD Kota Bogor Dukung Pemkot Sejahterakan Lansia

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah menyiapkan skenario pembentukan komunitas lansia. Wacana tersebut mendapatkan dukungan dan disambut baik dari anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti.

Menurut Endah, komitmen Pemkot Bogor dalam mensejahterakan lansia perlu didukung dan diapresiasi. Oleh karena itu Komisi IV menyambut baik.

Sebab, hal tersebut sudah dituangkan didalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 9 tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia (lansia).

“Perda ini ditetapkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam memberikan perlindungan dan memberdayakan lansia di Kota Bogor,” kata Endah

Endah mengingatkan kepada Pemkot Bogor, dengan diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari implementasi Perda Lansia maka sudah seharusnya Pemkot Bogor bergerak cepat menyusun program dan melaksanakan amanat Perda.

“Program yang memenuhi hak-hak lansia, pemberdayaan lansia dan perlindungan lansia harus segera dijalankan. Ini untuk mendampingi progam yang sudah ada seperti Taman Lansia Malabar, Musrenbang tematik dan lainnya,” jelas Endah.

Endah menyatakan bahwa dengan adanya Perda dan Perwali ini, diharapkan Kota Bogor dapat menjadi kota yang ramah lansia.

“Serta meningkatkan kualitas hidup para lansia melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat,” tutup Endah. ***

Muhammad Irfan Ramadan