Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 862

 Road Trip Seru ke Bali Sampai Drama Cari makan

0

Bogordaily.net – Jadi, ceritanya aku dan keluargaku itu benar-benar suka banget road trip. Kami sudah menjelajahi berbagai kota, dari Pulau Sumatera hingga ke Pulau Jawa, menikmati perjalanan panjang, melihat pemandangan baru, dan mencicipi kuliner khas di setiap daerah yang kami singgahi. Setiap perjalanan selalu punya cerita seru dan pengalaman yang nggak terlupakan.

Biasanya, kami melakukan perjalanan ini saat liburan sekolah atau libur panjang, supaya semua anggota keluarga bisa ikut tanpa terburu-buru oleh aktivitas atau pekerjaan. Karena dengan begitu, kami bisa menikmati setiap momen bersama dengan lebih santai dan leluasa.

Nah, dua tahun yang lalu, akhirnya kami sepakat untuk road trip ke Bali! Rasanya super excited dong , karena siapa sih yang nggak pengen ke Bali? Pulau yang selalu jadi ikon wisata Indonesia, terkenal sampai ke luar negeri. Bayanganku sih bakal seru banget mulai dari main di pantai, budaya, dan pastinya, wisata kuliner. Pokoknya, ekspektasiku tinggi banget buat trip kali ini!

Sempat kepikiran, kenapa nggak naik pesawat aja biar waktu liburan bisa lebih banyak dihabiskan di Bali daripada di perjalanan? Tapi ayah, sebagai orang yang paling suka road trip, punya pandangan lain.

Buat ayah, perjalanan itu bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tapi bagian dari petualangan itu sendiri. Dia selalu menikmati setiap momen di jalan, apalagi kalau bisa menunjukkan hal-hal menarik atau unik yang kami temui sepanjang perjalanan. Selain itu, ayah juga ingin memastikan kami tetap bisa quality time bareng keluarga.

Menurutnya kalau naik mobil, kami jadi punya lebih banyak waktu buat ngobrol dan berbagi cerita satu sama lain. Soalnya kalau di perjalanan cuma main HP terus, pasti bakal cepat bosan dan malah jadi nggak seru.

Makanya, di setiap road trip, kami selalu punya sesi ngobrol santai, bercanda, bahkan nostalgia tentang perjalanan-perjalanan sebelumnya. Hal-hal kayak gini yang bikin kami semakin dekat sebagai keluarga, dan pada akhirnya aku sadar kalau keputusan ayah buat road trip ke Bali memang pilihan yang tepat!

Namun ternyata, ekspektasi nggak selalu sesuai realita. Biasanya, kalau jalan-jalan, kulineran itu wajib banget. Cobain makanan khas, jajan di tempat-tempat unik, pokoknya eksplorasi rasa deh Tapi kali ini agak beda.

Ayahku yang pernah ke Bali sebelumnya punya pengalaman kurang menyenangkan dulu, dia pernah nggak sengaja makan makanan yang ternyata mengandung babi yang dalam keyakinan kami umat islam hal itu termasuk makanan yang tidak boleh dikonsumsi atau haram. Pengalaman tersebut membuat ayah semakin waspada saat kami kembali ke sana, Karena itu, selama di Bali, kami pun harus ekstra selektif dalam menentukan tempat makan.

Bali tetaplah Bali, dengan segala keindahannya. Pantai yang memesona, pura yang megah, dan penduduk yang ramah, semuanya bikin suasana jadi berkesan. Tapi di balik itu, tantangan mencari makanan yang sesuai dengan preferensi keluarga ternyata jadi petualangan tersendiri.

Mencari makanan halal di Bali sebenernya bukan hal yang mustahil, tapi karena kami sekeluarga agak “parno,” jadinya ribet sendiri. Kadang kami sampai berdiskusi panjang sebelum akhirnya berani memesan makanan.

Misalnya, waktu lihat rumah makan yang jual sate lilit, meskipun tertulis “sate lilit ayam,” tetap aja ada perasaan ragu, “Ini beneran ayam, kan?” Hehe, lebay sih, tapi ya begitulah.

Akhirnya, strategi kami adalah cari makanan yang udah pasti-pasti aja. Minimarket jadi sahabat terbaik. Indomaret dan Alfamart selalu ready buat menyelamatkan perut dengan snack, roti, dan minuman kemasan.

Pilihan lain? Fast food ada kok Bahkan, pertama kalinya aku nyobain Gacoan itu ya di Bali! Saking udah bingung mau makan apa lagi, kami akhirnya masuk ke restoran cepat saji yang jelas-jelas aman.

Setiap hari, kami selalu buka sosial media dan Google Maps buat cari tempat makan halal yang recommended. Kadang ketemu, kadang masih ragu. Terus, kalau udah yakin mau makan di suatu tempat, proses meyakinkan diri pun dimulai tanya dulu ke pelayan, minta kepastian berkali-kali, sampai akhirnya bisa makan dengan tenang.

Pernah juga suatu malam, kami muter-muter nyari tempat makan karena udah bosen sama fast food. Setelah beberapa kali nyasar dan hampir menyerah, akhirnya ketemu satu rumah makan bernama Ongan Sari di daerah Kesiman Petilan, Denpasar.

Awalnya, tempat ini keliatan sepi, tapi di parkiran banyak mobil plat Jakarta. Feeling kami bilang, “Ini pasti tempatnya enak!” Benar aja dong Begitu masuk, tempatnya luas banget, ada taman dan area bermain.

Makanannya? Super enak, menu favorit kami waktu itu adalah ayam betutu dan nasi campur khas Bali yang sudah dipastikan halal. Kami langsung nyesel, “Kenapa baru nemu tempat ini di hari terakhir?!” Sejak saat itu, kami sepakat kalau nanti ke Bali lagi, Ongan Sari bakal jadi destinasi wajib buat makan.

Dari perjalanan ini, aku belajar satu hal penting: sebelum traveling, wajib banget riset soal kuliner. Kalau punya preferensi khusus dalam makanan, cari tahu dulu tempat-tempat yang recommended biar nggak bingung di lokasi.

Tapi meskipun ada sedikit drama soal makanan, perjalanan ke Bali tetap jadi salah satu pengalaman terbaik dalam hidupku. Bali tetap punya daya pikat tersendiri dengan keindahannya, dan aku sudah nggak sabar untuk berkunjung lagi kesana suatu hari nanti!***

Mezayya Puspita Maharani

Drh. Wining Astini: Perjalanan Akademisi dan Peneliti di Dunia Kesehatan Hewan

0

Bogordaily.net – Drh. Wining Astini, M.Si lahir di Jawa Timur pada tahun 1992. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga dan berhasil meraih gelar Dokter Hewan pada tahun 2015. Setelah menyelesaikan pendidikan profesinya, ia melanjutkan studi di Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk meraih gelar Magister Sains dengan fokus utama penelitiannya terkait stem cell. Sebelum terjun ke dunia akademik sebagai dosen, ia sempat bekerja sebagai asisten peneliti di Jakarta tepatnya di bawah naungan Divisi Penyakit Dalam FK UI.

Ketertarikan Wining terhadap bidang paramedik veteriner muncul dari latar belakang pendidikannya yang berfokus pada kesehatan hewan. Selain pernah bekerja di lembaga riset IMERI FK UI, Ia juga pernah bekerja di di FAO ECTAD (Emergency Centre for Transboundary Animal Diseases) sebagai bagian dari tim yang berfokus pada riset terkait kejadian penyakit Avian Influeza yang merupakan penyakit zoonosis. Penyakit ini sendiri merupakan penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Sebagai akademisi, Drh. Wining Astini, saat ini membantu mengajar beberapa mata kuliah yang berkaitan dengan anatomi, patologi, dan zoonosis. Dalam perannya sebagai dosen, ia masih dibimbing oleh dosen senior yang lebih berpengalaman. Salah satu tantangan yang ia hadapi dalam mengajar adalah memahami karakter mahasiswa yang beragam. Untuk mengatasi hal tersebut, ia menerapkan berbagai metode pembelajaran, seperti studi kasus dan diskusi interaktif, guna meningkatkan pemahaman serta ketertarikan mahasiswa terhadap materi yang diajarkan.

Menurut Wining, sektor kesehatan hewan di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, terutama dengan munculnya penyakit baru serta kembalinya penyakit lama yang sempat melanda. Penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), serta berbagai penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia menjadi ancaman serius. Selain itu, perubahan iklim dan pemanasan global juga berkontribusi terhadap munculnya penyakit baru, sehingga diperlukan strategi pengendalian yang lebih inovatif.

Selain aktif di bidang akademik dan penelitian, Drh. Wining Astini, juga memiliki berbagai pencapaian yang membanggakan. Pada tahun 2018, sebelum menikah, ia meraih penghargaan sebagai Best Presenter dalam sebuah konferensi internasional di Belanda. Ia juga memiliki banyak publikasi ilmiah di bidang kesehatan, termasuk penelitian tentang probiotik komersial pada ayam boiler, pengaruh stem cell pada penuaan fisiologis tikus, serta prediksi keparahan COVID-19 berdasarkan parameter imunologi. Selain itu, ia juga menulis buku “Sukses UKMPPDH Soal & Pembahasan,” yang diterbitkan pada tahun 2021 dan 2024.

Dalam penelitian yang lebih spesifik, ia turut berkontribusi dalam berbagai studi tentang mesenchymal stem cell, terutama dalam perbaikan fungsi testis dan pankreas pada model tikus tua. Hasil-hasil penelitiannya telah dipublikasikan di berbagai jurnal nasional maupun internasional, termasuk Journal of The Indonesian Veterinary Research, Journal of SCRTE, dan Transactions of The Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene.

Prestasi akademik dan profesionalnya semakin lengkap dengan penghargaan yang ia terima, termasuk sebagai penerima beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan RI sejak tahun 2015. Beasiswa ini membantunya melanjutkan pendidikan tinggi dan memperdalam risetnya di bidang kesehatan hewan.

Dengan berbagai pencapaian dan pengalamannya, Wining berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perkembangan paramedik veteriner di Indonesia. Ia ingin melihat sektor kesehatan hewan di Tanah Air semakin maju dengan inovasi-inovasi yang mampu menjawab tantangan yang ada. Wining optimis bahwa dunia paramedik veteriner Indonesia dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan hewan serta kesehatan masyarakat secara keseluruhan di masa depan.***

 

Mezayya Puspita Maharani

Bika Ambon Ci Mehong Kena Kritik karena Ada Binatang di Dalamnya

0

OplehL Naura Kirana Maheswari                                                                                  Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University

Di era digital saat ini, reputasi bisnis dapat berubah sangat cepat. Hal ini terjadi pada kasus Bika Ambon Ci Mehong yang menjadi perhatian publik setelah food vlogger Shely Che mengunggah video di TikTok pada 29 Januari 2025. Video tersebut menunjukkan adanya temuan yang diduga binatang kecil dalam produk tersebut. Peristiwa ini menarik untuk dibahas lebih dalam karena menunjukkan bagaimana media sosial telah mengubah lanskap bisnis kuliner, di mana setiap kejadian dapat terekam dan menyebar dengan cepat.

Shely Che Sosok di Balik Viralnya Bika Ambon

Shely Che bukanlah nama baru dalam dunia kuliner digital Indonesia. Sejak 2016, ia telah membangun reputasinya sebagai food vlogger yang dikenal dengan ulasan-ulasan jujur dan objektifnya. Perjalanan karirnya dimulai dari channel YouTube yang kemudian merambah ke berbagai platform media sosial lainnya. Selama hampir satu dekade berkarya, Shely Che telah mengulas ribuan makanan dari berbagai tingkatan harga, mulai dari jajanan kaki lima hingga hidangan premium di restoran bintang lima. Dengan pengikut sekitar 509.200 di TikTok. Ia dikenal dengan ulasannya yang mencakup berbagai aspek kuliner seperti rasa, tekstur, kebersihan, dan nilai uang. Konsistensinya dalam memberikan ulasan telah membuatnya dipercaya oleh ratusan ribu pengikutnya di berbagai platform media sosial. Dalam videonya tentang Bika Ambon Ci Mehong, ia tetap mengakui kelezatan produk tersebut meski menemukan masalah di dalamnya, menunjukkan profesionalisme dalam memberikan review yang berimbang.

Ekspektasi Konsumen

Kasus ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ekspektasi konsumen dan realita produksi. Produk yang diposisikan sebagai “premium” dengan harga Rp100.000 untuk ukuran mini menimbulkan ekspektasi tinggi dari konsumen terkait kualitas dan kebersihan. Dalam industri makanan premium, konsumen tidak hanya membayar untuk rasa, tetapi juga untuk jaminan kualitas, kebersihan, dan keamanan pangan yang seharusnya berada di atas standar rata-rata. Harga premium idealnya mencerminkan investasi dalam berbagai aspek produksi, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas tinggi hingga proses quality control yang ketat.

Dampak Media Sosial

Video tersebut mendapat sekitar 500 ribu likes dan 17.100 komentar, yang menunjukkan perhatian publik terhadap isu keamanan pangan. Angka ini menggambarkan keprihatinan masyarakat terhadap standar kebersihan dalam industri makanan. Media sosial telah menjadi wadah diskusi publik dan sarana kontrol terhadap standar kualitas industri kuliner, dimana konsumen modern semakin kritis dan peduli terhadap kualitas makanan yang mereka konsumsi.

Viralnya kasus ini diperkuat dengan adanya tanggapan melalui live Instagram. Platform media sosial telah memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk menyuarakan pendapat mereka, menciptakan forum diskusi yang luas dan beragam tentang standar kualitas dalam industri kuliner.

Respons Terhadap Kritik

Tanggapan Ci Mehong melalui live Instagram pada 31 Januari 2025 menjadi sorotan dalam kasus ini. Ia menyatakan bahwa kondisi temuan yang masih utuh tidak mungkin terjadi dalam proses produksi Bika Ambon yang adonannya lengket. Meskipun secara logika argumentasi tersebut memiliki dasar, namun cara penyampaian tanggapan tersebut justru menimbulkan perdebatan baru di kalangan pengguna media sosial.

Kasus ini menunjukkan bahwa di era digital, cara merespons kritik dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap sebuah merek. Transparansi dan kemampuan untuk mengevaluasi situasi secara objektif menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.

Pembelajaran bagi Industri Kuliner

Insiden ini memberikan pelajaran tentang pentingnya manajemen kualitas dan penanganan krisis. Harga premium perlu diimbangi dengan standar kualitas tinggi di semua aspek produksi. Produsen makanan perlu memahami bahwa investasi dalam sistem quality control dan kebersihan merupakan komponen penting dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.

Lebih lanjut, kemampuan untuk menangani kritik secara profesional menjadi kunci untuk mempertahankan reputasi bisnis, terutama di era digital dimana informasi dapat menyebar dengan cepat. Sistem manajemen mutu yang ketat dan pelatihan karyawan tentang standar kebersihan merupakan aspek yang tidak boleh diabaikan dalam industri kuliner, terlepas dari segmen pasar yang dituju.

Sehari di Kota Lama Semarang: Solo Traveler, Bangunan Tua, dan Cerita Masa Lalu

0

Bogordaily.net – Kota lama semarang dikenal sebagai salah satu destinasi pilihan yang patut untuk diperhatikan. Mungkin mayoritas dari masyarakat mengetahui Kota Wisata yang berada di Jakarta Kota. Kota Lama Semarang cocok menjadi alternatif liburan bagi kalian yang mempunyai waktu cukup panjang, letaknya yang berada di Jawa Tengah akan membuat banyak orang merasakan pengalaman baru, terlebih lagi jika kalian bertempat tinggal di luar Jawa Tengah.

Solo traveling yang Saya jalani tidak semata-mata hanya ingin menggunakan waktu libur, sedikit informasi, Saya melakukan perjalanan ke Semarang di tengah-tengah pekerjaan saya.

Kala itu, Saya merasa terlalu lelah atau anak generasi Z sekarang lebih sering menyebutnya dengan kata burn out. Lalu Saya mulai berpikir untuk mencari tempat yang dapat melepaskan kelelahan Saya sejenak. Akhirnya Saya memutuskan untuk pergi ke Kota Semarang. Letaknya yang jauh dari tempat tinggal Saya, membuat Saya merasakan sensasi baru yang menyenangkan, terlebih lagi ketika segala preparasi dan juga perjalanan hanya dinikmati oleh diri Saya sendiri.

Perjalanan Menuju Semarang

Perjalanan dimulai ketika Saya membeli tiket pada pukul 23.55 menuju Semarang Tawang. Sialnya, Saya tidak mendapatkan ekonomi premium, melainkan kursi tegak yang harus saya terima selama 6 (enam) jam perjalanan.

Awalnya, Saya merasa sangat takut terlebih lagi ekonomi biasa setiap kursinya selalu berhadapan antara satu sama lain, maka dari itu selain dari tegaknya badan Saya, Saya juga harus dapat beradaptasi dengan orang asing di depan saya. Kala itu waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam.

Saya pun tiba di stasiun Bekasi, suasana tetap ramai dengan hiruk piruk orang-orang yang sedang mempersiapkan keberangkatan mereka. Awalnya Saya sempat ragu dan juga merasa aneh karena harus berpergian sendiri.

Namun ketika Saya sudah melewati boarding pass itu, Saya tiba-tiba merasa lebih percaya diri, karena akhirnya Saya dapat menikmati waktu sendiri tanpa memikirkan pekerjaan apapun.

Pintu kereta terbuka, untungnya tas yang Saya bawa tidak terlalu berat karena memang Saya hanya mempersiapkan untuk pergi liburan hanya beberapa hari saja, tidak terlalu lama.

Dengan berani Saya menginjakkan kaki di kereta, awalnya badan Saya sempat merinding ketika melihat banyak orang sudah berada di posisi mereka masing-masing yaitu saling berhadapan. Setelah memeriksa beberapa kali nomor kursi yang tertera di tiket, diri ini pun berhasil untuk duduk.

Tas Saya taruh di bagasi kereta yang terletak di atas kepala agar tidak menyusahkan dan ini adalah kesialan pertama yang saya alami, seluruh orang di tempat kursi tersebut adalah laki-laki. Untungnya, Saya berada di posisi ujung yang dekat dengan hall kereta.

Tak lama setelah Saya mendudukkan diri di kursi kereta, kereta pun mulai berjalan. Di 1 (satu) jam pertama, Saya tidak terlalu merasa kesusahan, terlebih lagi Saya merasa dapat tidur di perjalanan dan ketika sudah bangun matahari pun sudah terbit.

Tetapi ketika jam berikutnya mulai terus bergulir, tiba-tiba Saya merasakan perasaan yang campur aduk. AC kereta yang sangat dingin membuat badan Saya menggigil, padahal Saya sudah mengenakkan hoodie yang cukup tebal.

Kedinginan tersebut diperburuk oleh keadaan badan Saya yang mulai merasa kesakitan karena terus duduk tegak dalam waktu lama. Beragam posisi sudah mulai Saya coba untuk membuat diri Saya lebih nyaman, namun nihil, kursi tersebut memang sangat tidak nyaman.

Dengan terpaksa, Saya menghadap ke-depan sembari melirik sekitar, banyak orang yang sudah tidur. Lalu di keadaan seperti itu, Saya mulai berpikir apakah saya satu-satunya orang yang tak pernah melakukan perjalanan di tempat kursi ini sebelumnya?

Waktu pun berlalu dengan cepat. Fajar yang mulai menyingsing membuat Saya merasa sangat lega, karena akhirnya badan saya tidak akan terasa sakit lagi. Ketika kereta sudah berhenti di stasiun Semarang Tawang, Saya segera bergegas untuk keluar dan menghirup segarnya udara Kota Semarang.

Impresi yang diberikan oleh Kota Semarang saat itu ialah sebuah perasaan yang unik. Faktor dari keberadaan Saya yang hanya seorang diri, pergi ke Provinsi yang sangat tidak familiar, membuat Saya tertegun dan juga sangat senang.

Selama perjalanan menelusuri Kota Semarang, Saya melihat pemandangan yang sangat indah, jalanan di Kota Semarang tidak terlalu ramai seperti Kota besar di Jakarta ataupun kota-kota lainnya di Jawa Barat.

Hal tersebut membuat Saya dapat merasakan desiran angin yang menyapu diri Saya, meskipun banyak sekali stigma masyarakat yang menyebut Kota Semarang itu sangat panas. Tetapi Saya bersyukur dapat datang ke kota ini di pagi hari.

Pagi di Kota Lama: Menelusuri Jejak Sejarah

Setelah merapihkan diri di tempat penginapan, Saya pun bergegas menuju destinasi utama saya yakni adalah Kota Lama. Sebenarnya, Saya tidak banyak mendengar mengenai destinasi wisata ini sebelumnya, Saya pikir juga wisata ini hampir mirip dengan yang ada di Jakarta maupun Bandung.

Tetapi ketika saya sudah menginjakkan kaki di Kota lama Semarang, semuanya nampak berbeda. Karena Saya menilai bahwa keasrian yang dimiliki oleh Kota lama Semarang sangatlah berbeda dengan destinasi wisata lainnya.

Di sepanjang jalan, masih terdapat banyak sekali gedung-gedung khas Eropa yang belum tersentuh modernisasi, Saya juga dapat menelusuri beberapa jalan yang nampak sepi, namun hal tersebut tidak mengurangi experience yang saya rasakan.

Hampir seluruh bangunan nampak megah dan juga terawatt dengan baik. Orang-orang yang ada disitu juga menampilkan senyuman terbaik mereka, Saya merasa senang sekali. Salah satu ikon yang bisa dicari untuk dapat diabadikan adalah Gereja Blenduk dan kawasan sekitar Jalan Letjen Suprapto.

Mengunjungi Galeri Seni: Napak Tilas Kreativitas 

Setelah menelusuri jejak sejarah, Saya Kembali menemukan tempat yang menarik perhatian, yakni adalah sebuah galeri seni yang cukup terkenal di Kota Lama Semarang.

Dengan hanya membayar 10.000 Saya sudah dapat masuk ke dalam pameran galeri tersebut. Cukup terkejut karena seni yang disajikan terlihat modern dan juga unik.

Setiap lukisan memiliki pesona nya sendiri, membuat mata saya Kembali takjub ketika menelusuri satu persatu lukisan yang disajikan.

Setelah mengabadikan momen dengan cukup lama, hal yang unik dari pameran galeri tersebut adalah mereka mempunyai lahan yang cukup luas di samping dan digunakan sebagai café.

Saya pun tertarik dan memasuki café tersebut, ternyata tidak hanya minuman yang disajikan, namun ada beberapa dessert pilihan yang dapat menarik minat.

Setelah berdialog diri dengan cukup lama, Saya pun memutuskan untuk membeli milkbun, matcha, dan juga cheesecake dengan total sejumlah kurang lebih 100.000 rupiah.

Meskipun cukup mahal, menurut Saya, Anda akan merasa cukup worth it ketika duduk di kursi yang disediakan, dikarenakan Anda juga akan melihat mural besar yang terpampang di tembok café bagian luar, menambah estetika dari café ini sendiri.

Berburu Barang Antik

Setelah berdiam diri cukup lama dan menyantap dengan lezat dessert yang diberikan, saya memutuskan untuk keluar dari café dan Kembali menelusuri kota lama semarang.

Saya merasa cukup terkejut ketika mengetahui bahwa terdapat pasar barang antik yang cukup besar. Minat Saya yang cukup tinggi mendorong Saya untuk memasuki pasar barang antik tersebut.

Di sepanjang jalan akan terlihat beberapa pedagang yang menawarkan dagangan mereka. Keragaman barang yang diperjual belikan sangat meningkatkan rasa penasaran Saya untuk melihat secara lebih detail.

Terlebih lagi barang antic tersebut nampak dirawat dengan sangat baik, meskipun mereka adalah barang-barang lama, Anda tidak akan menemukan kerusakan yang signifikan secara kualitas.

Berburu Oleh-Oleh di Toko Trendy

Setelah menelusuri cukup lama, Saya memutuskan untuk berpindah tempat ke tempat oleh-oleh yang ada di Kota Lama. Terlihat barang yang disajikan sangat berbeda dengan pasar antik yang Saya datangi sebelumnya, karena barang-barang ini lebih trendy dan juga memiliki estetika yang disukai oleh generasi z.

Mayoritas barang yang diperjualbelikan adalah seperti handmade, ataupun barang yang memiliki ciri khas Kota Semarang. Tentu hal ini akan mendorong industri kreatif untuk memberdayakan para UMKM khususnya di bidang ekonomi kreatif. Harga yang dijual pun tidak terlalu mahal, Anda tidak harus merogoh kocek lebih ketika ingin membeli barang bagus disini.

Sebagai seorang solo traveling, Saya merasa Kota Lama Semarang dapat dijadikan sebagai pilihan wisata yang menarik, selain dari keamanan bagi kalian khususnya Wanita yang berpergian sendiri, Kota Lama Semarang juga dapat memberikan experience seru yang menarik meskipun Anda tidak membawa teman.***

 

Anggia Leksa Putri

 

Indonesia Vs Australia: Timnas Terancam Tanpa 3 Pemain Andalan

0

Bogordaily.net – Indonesia vs Australia ditunggu-tunggu publik bola tanah air untuk melihat debut Patrick Kluivert di Timnas.

Sementara rombongan pemain Timnas Indonesia yang diisi Rizky Ridho (Persija), Muhammad Ferarri (Persija), Ricky Kambuaya (Dewa United), Septian Bagaskara (Dewa United), Ernando Ari (Persebaya), Nadeo Argawinata (Borneo FC), Ramadhan Sananta (Persis), dan Hokky Caraka (PSS Sleman) tiba di Sydney, Australia pada Senin (17/3/2025).

Delapan pemain yang merumput di BRI Liga 1 Indonesia itu tiba di Sydney setelah melakukan perjalanan dari Jakarta pada Minggu malam. Mereka datang ke Negeri Kanguru bersama pelatih Patrick Kluivert, Denny Landzaat, Alex Pastoor, dan Gerald Vanenburg.

Sederet nama pelatih untuk urusan luar teknis, seperti Quentin Jakoba, Sofie Imam, Leo Echteld dan Chesley ten Oever, Jordy Kluitenberg, Regi Blinker dan Bram Verbruggen, serta Jordi Cruyff juga masuk dalam rombongan tersebut.

Dikutip dari akun Instagram suporter timnas Indonesia, Garuda Australia, delapan pemain itu melengkapi kedatangan pemain tim Garuda di Sydney, sehingga total sudah berjumlah 17 pemain.

Mereka yang lebih dulu tiba di Sydney adalah pemain-pemain yang merumput di liga luar negeri seperti Thom Haye, Rafael Struick, Justin Hubner, Marselino Ferdinan, Nathan Tjoe A-On, Ole Romeny, Ivar Jenner, Sandy Walsh, dan Jordi Amat.

PSSI melaporkan bahwa pada hari ini tim Garuda akan menjalani latihan perdana di Sydney untuk melawan tuan rumah Australia pada laga ketujuh putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, Kamis (20/3/2025) pukul 16.10 WIB.

Dari 30 pemain yang dipanggil Kluivert, tiga di antaranya akan absen pada pertandingan itu karena cedera dan akumulasi kartu.

Lantas siapa saja tiga pemain yang dimaksud? berikut tiga pemain yang dipastikan absen melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen saat membela Dender di Liga Belgia. [Dok. IG/@0ratmangoen]
Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen saat membela Dender di Liga Belgia. [Dok. IG/@0ratmangoen]
Bukan karena cedera atau tidak diizinkan klub tempat ia berkarier, Ragnar Oratmangoen harus absen di laga ini karena akumulasi kartu yang didapat.

3 Pemain Timnas Indonesia yang Dipastikan Absen Lawan Australia

1.Ragnar Oratmangoen.
Sesuai regulasi yang ada, jika pemain mendapatkan dua kartu kuning dari sejumlah laga yang dijalani, diharuskan absen satu pertandingan.

Meski begitu, Ragnar dipastikan tersedia saat Timnas Indonesia menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

2. Justin Hubner

Nasib yang sama dialami Justin Hubner, tetapi dengan sedikit cerita berbeda, di mana ia diganjar dua kartu kuning di laga melawan Arab Saudi.

Hal itu membuatnya kena kartu merah, hasilnya Justin Hubner harus menjalani skorsing satu pertandingan dan itu melawan Australia.

Setelah itu, Justin Hubner bisa kembali membela Timnas Indonesia di SUGBK saat menjamu tamu dari Timur Tengah, Bahrain.

3. Egy Maulana Vikri

Sayang seribu sayang, saat performanya mentereng di kancah lokal, Egy Maulana Vikri justru dipaksa absen dari Timnas Indonesia.

Bukan karena akumulasi kartu, Egy Maulana Vikri tersingkir dari skuad Garuda karena cedera yang dialaminya saat bermain untuk Dewa United.

Belum diketahui apakah Egy bisa dimainkan saat Indonesia menjamu Bahrain di SUGBK atau tidak, menarik untuk dinantikan.

3 Pemain Timnas Indonesia yang Dipastikan Absen Lawan Australia
Winger Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.

Saat ini, Indonesia ada di peringkat ketiga klasemen sementara Grup C dengan enam poin dari enam pertandingan. Jay Idzes dan kawan-kawan terpaut satu poin dari Australia di posisi kedua dan 10 poin dari Jepang di posisi pertama.

Dua tim teratas setiap grup di putaran ketiga akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Dua tim di bawahnya di peringkat tiga dan empat akan mengejar tiket tersisa di babak kualifikasi putaran keempat, sementara dua tim terbawah akan gugur.***

Dedie Rachim Borong Produk UMKM di Balkot Ramadhan Fest 2025

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyempatkan diri untuk mengelilingi stand bazar UMKM dalam ‘Balkot Ramadhan Fest 2025’ yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Senin (17/3/2025).

Tidak sekadar meninjau, ia juga memborong berbagai produk UMKM, mulai dari bahan pangan, sembako, hingga aneka makanan dan minuman yang dijual oleh para pelaku usaha lokal.

Saat berkeliling, Dedie A. Rachim juga menyapa para pedagang satu per satu dan berbincang mengenai usaha mereka. Ia juga mengapresiasi kualitas produk yang dipasarkan dalam festival ini.

Dalam kesempatan itu, Dedie A. Rachim menegaskan bahwa Balkot Ramadhan Fest bukan hanya sekadar bazar, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan selama bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini bukan hanya membantu UMKM untuk berkembang, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang wajar. Semoga dengan adanya festival ini, daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi bisa terkendali,” ujarnya.

Di akhir, Dedie A. Rachim turut mengajak masyarakat untuk meramaikan Balkot Ramadhan Fest 2025 dengan berbelanja di bazar UMKM.

Menurutnya, dengan berbelanja di festival ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan produk dengan harga terjangkau tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung perkembangan UMKM lokal agar semakin maju dan berdaya saing.

Melalui Balkot Ramadhan Fest, diharapkan para pelaku UMKM di Kota Bogor dapat terus tumbuh dan berkontribusi sebagai motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.***

Download The Spike Mod Apk Unlocked All Characters Versi Terbaru: Link dan Cara Instalasi

0

Bogordaily.net – The Spike Mod Apk hadir sebagai versi modifikasi dari game populer The Spike Volleyball Story, menawarkan pengalaman bermain yang lebih seru dan tanpa batas.

Bagi para penggemar game ini, mencari download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru menjadi solusi terbaik untuk menikmati fitur premium tanpa perlu melakukan pembelian dalam game.

Dengan versi modifikasi ini, pemain bisa langsung menggunakan semua karakter dengan peringkat tertinggi serta menikmati fitur unlimited money untuk meningkatkan performa dalam permainan.

Fitur Unggulan The Spike Mod Apk Unlocked All Characters Versi Terbaru

Versi modifikasi ini menghadirkan berbagai fitur menarik yang membuat pengalaman bermain semakin menyenangkan. Berikut beberapa fitur utama yang bisa Anda dapatkan:

Unlocked All Characters
Semua karakter dalam game sudah terbuka sejak awal, memungkinkan pemain untuk langsung menggunakan karakter terbaik tanpa perlu menyelesaikan misi atau meningkatkan level.

Unlimited Money
Pemain bisa menikmati uang tak terbatas untuk membeli item dalam game tanpa batasan. Dengan fitur ini, berbagai perlengkapan dan peningkatan karakter bisa diperoleh dengan mudah.


Akses Langsung ke Semua Mode Permainan</strong>
Dengan download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru, pemain bisa langsung mengakses semua mode permainan tanpa harus menyelesaikan tantangan tertentu terlebih dahulu.

Tanpa Iklan dan Tanpa Root
Versi modifikasi ini sudah dioptimalkan agar bebas iklan dan tidak memerlukan akses root, sehingga lebih aman dan nyaman saat dimainkan.

<p><strong&gt;Cara Download dan Instal The Spike Mod Apk Unlocked All Characters Versi Terbaru</strong>&lt;br />Bagi Anda yang ingin menikmati fitur-fitur premium dari The Spike Mod Apk, berikut langkah-langkah untuk mengunduh dan menginstalnya:

1. Aktifkan Izin Instalasi dari Sumber Tidak Dikenal
Sebelum mengunduh file APK, pastikan perangkat Anda mengizinkan pemasangan aplikasi dari luar Play Store. Masuk ke Pengaturan > Keamanan > Aktifkan Sumber Tidak Dikenal.</p>

<p><p&gt;2. Download File APK</p><p>dari Sumber Terpercaya<br />Cari download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru melalui situs yang terpercaya, seperti Mediafire atau platform lain yang aman. Pastikan Anda mengunduh versi terbaru untuk mendapatkan fitur lengkap tanpa bug.

3. Instal Aplikasi
Setelah file APK berhasil diunduh, buka file tersebut dan ikuti petunjuk instalasi yang muncul di layar. Proses ini akan berjalan otomatis hingga selesai.

4. Mulai Bermain
Setelah proses instalasi selesai, buka aplikasi dan nikmati pengalaman bermain dengan semua karakter terbuka serta fitur unlimited money tanpa batasan.

Risiko dan Keamanan Menggunakan The Spike Mod Apk
Meskipun menawarkan banyak keuntungan, penggunaan aplikasi modifikasi seperti ini tetap memiliki risiko yang harus diperhatikan. Beberapa di antaranya adalah:

Ancaman Keamanan: File APK dari sumber tidak resmi berpotensi mengandung virus atau malware yang dapat membahayakan perangkat.

Pelanggaran Hak Cipta: Versi modifikasi adalah hasil modifikasi dari game resmi, yang berarti penggunaannya bisa melanggar ketentuan pengembang asli.

Kerentanan Data Pribadi: Beberapa aplikasi mod tidak memiliki sistem keamanan yang ketat, sehingga bisa menjadi celah bagi peretas untuk mencuri data pribadi pengguna.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk download, pastikan Anda memahami risikonya.

Sebagai alternatif yang lebih aman, disarankan untuk mengunduh game versi resmi dari Google Play Store atau App Store agar mendapatkan dukungan penuh dari pengembang serta terhindar dari risiko keamanan.

Dengan mempertimbangkan berbagai faktor di atas, apakah Anda tetap ingin mencoba download The Spike Mod Apk unlocked all characters versi terbaru, atau lebih memilih memainkan versi resmi yang lebih aman? Pilihan ada di tangan Anda.***

Siapa Michelle Halim? Biodata, Karier, dan Kasusnya Yang Viral

0

Bogordaily.net – Siapa Michelle Halim? Biodata, karier, dan kasus viralnya kini tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Nama Michelle Halim mencuat setelah ia diduga melakukan doxing terhadap seorang anak di bawah umur.

Sebagai seorang model, influencer, dan pebisnis, Michelle memiliki basis pengikut yang cukup besar di berbagai platform digital.

Namun, tindakan kontroversialnya ini memicu reaksi beragam dari netizen, dengan sebagian besar mengecam tindakannya yang dianggap melanggar etika digital dan privasi.

Di tengah polemik ini, banyak orang mulai penasaran, siapa sebenarnya Michelle Halim? Biodata, karier, dan kasus viralnya menjadi topik utama yang diperbincangkan. Michelle Wanda Halim lahir di Jakarta pada 25 April 1996 dan kini berusia 28 tahun.

Ia memulai kariernya di dunia hiburan sebagai model dan presenter sebelum akhirnya merambah bisnis di bidang fashion, skincare, dan bodycare.

Sejak awal, ia dikenal sebagai sosok yang aktif di media sosial dan kerap membagikan konten terkait gaya hidup dan kecantikan. Namun, namanya benar-benar meledak setelah unggahannya yang kontroversial menjadi viral dan memicu kecaman dari berbagai pihak.

Kasus ini menjadi bukti bahwa etika dalam bermedia sosial sangat penting, terutama bagi figur publik.

Siapa Michelle Halim? Biodata, karier, dan kasus viralnya kini menjadi cerminan bagaimana seorang influencer harus lebih bijak dalam berinteraksi di dunia digital.

Tindakan doxing yang dituduhkan kepadanya menjadi peringatan bagi pengguna media sosial agar lebih berhati-hati dalam membagikan informasi pribadi orang lain.

Sampai saat ini, Michelle belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kasus ini, tetapi kontroversinya telah menjadi pelajaran penting tentang batasan etika di dunia maya.***

Didatangi Kemenhut, 15 Villa di Pamijahan Bogor Terancam Dibongkar

0

Bogordaily.net – 15 Villa di Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor terancam dibongkar.

Hal itu setelah Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memberikan plang pengawasan terhadap belasan Villa yang dianggap ilegal di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Senin 17 Maret 2025.

Kemenhut juga turut menertibkan penggunaan kawasan hutan yang diduduki secara tidak sah di hulu DAS Cisadane di wilayah TN Gunung Halimun Salak.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa, operasi yang sudah dilakukan kali ketiga ini merupakan bukti nyata komitmen Kementerian Kehutanan untuk terus melakukan penertiban.

Tentunya terhadap pelanggaran penggunaan kawasan hutan demi memastikan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai daerah tangkapan air dan penyangga ekosistem tetap lestari.

“Operasi ini bertujuan untuk memastikan kawasan hutan kembali kepada fungsinya
serta tetap terjaga dari alih fungsi lahan yang tidak sesuai dan mengurangi risiko bencana ekologis karena menurunnya daya dukung terhadap ekosistem,” kata Dwi Januanto, Senin 17 Maret 2025.

Menurut Dwi, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kawasan hutan lindung TN Gunung Halimun Salak yang memiliki signifikansi ekologi yang tinggi.

“Tim Satgas Penyelamatan Kawasan Hutan pada DAS Ditjen Gakkum Kemenhut telah
mengidentifikasi lokasi-lokasi yang diduga terdapat penggunaan Kawasan Hutan yang melanggar ketentuan peraturan perundangan bidang kehutanan,” jelasnya.

Selanjutnya, tim Satgas juga turun langsung ke lapangan melakukan penertiban dengan memasang plang/papan pengawasan.

“Dalam giat operasi ini, tim menemukan sejumlah bangunan ilegal berupa villa di sejumlah titik target operasi di kawasan hutan, baik kawasan hutan lindung maupun kawasan hutan konservasi,” ungkap Dwi.

Sebagai informasi, Tim Satgas Kemenhut melakukan pemasangan plang pengawasan di 15 titik lokasi yaitu: The Michael Resorts, Villa Lembah Pesona, Villa Alam Syah, Villa Pakis Asri, Villa kita gunung salak Villa Army Camping, Villa Mutiara Cawene.

Kemudian Villa 204 Cawene, Villa Intania Cawene, Villa Rimera Hills, Villa Rimera Camp, Villa Kamaniya Cawene, Villa Ceutini Cawene, Villa De Corrinna, dan Pondok Wisata Ciparay Indah.

Selain itu, pada operasi kali ini, Tim Satgas berhasil melakukan penertiban penggunaan kawasan hutan yang diduga illegal di hulu DAS Cisadane seluas lebih dari puluhan hektar.***

(Albin Pandita)

Menkop: Pengelolaan Kopdes Merah Putih Harus Profesional dan Transparan

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menegaskan bahwa pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih harus profesional dan transparan. Pasalnya, eksistensi Kopdes ini harus berkelanjutan, karena bukan sekadar membangun fisik tapi juga membangun orang dan sistemnya.

“Maka, penguatan kelembagaannya harus kuat, sistem dan tata kelolanya harus baik, dan sebagainya,” papar Menkop, usai acara Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) membahas pembentuksn Satgas Koperasi Desa Merah Putih, di kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Senin (17/3).

Hadir dalam rapat tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria.

Menkop Budi Arie meyakini kelembagaan Kopdes Merah Putih bisa segera direalisasikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. “Kita sedang menunggu Inpres yang saat ini dalam tahap harmonisasi, makin cepat makin baik,” ucap Menkop.

Lebih dari itu, Menkop Budi Arie juga berharap para pengurus Kopdes Merah Putih berasal dari pemuda-pemuda desa setempat.

Ditambahkan Menkop, dari pemetaan desa yang sudah dilakukan, ada desa yang sudah memiliki koperasi, BUMDes, sampai desa yang sama sekali tidak memiliki lembaga ekonomi (BUMDes dan koperasi) sebanyak 9.440 desa.

“Karakteristik desa itu unik-unik, tidak bisa sama antar desa itu. Nah, fungsi Satgas Kopdes Merah Putih adalah mengharmonisasi ini semua. Ini kan pekerjaan lintas K/L,” ucap Menkop.

Sementara Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih harus bisa segera direalisasikan, selambat-lambatnya selama enam bulan ke depan. “Jadi, nanti setelah aturan selesai, ini bisa rampung,” kata Zulkifli.

Zulkifli menambahkan bahwa koperasi desa itu merupakan hasil dari keputusan musyawarah masyarakat dan pemerintah desa, dimana musyawarah desa yang memutuskan skema pembentukannya. Bila di desa tersebut sudah ada koperasi, Gapoktan, BUMDes, dan lainnya, bisa digabungkan menjadi Kopdes Merah Putih, atau, bisa juga bikin yang baru.

“Itu semua akan diputuskan oleh musyawarah desa. Para Kades tidak perlu khawatir, karena ini semua untuk kemajuan desa,” kata Zulkifli.

Terkait anggaran pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli menyebutkan nanti akan dikeluarkan aturan berbentuk Instruksi Presiden atau Inpres yang akan segera kita rumuskan.

Zulkifli menyebutkan bila Kopdes sudah memiliki usaha pokok yang sudah ada dan berjalan, maka mereka yang paling depan dalam pengadaan pupuk bagi petani, pembelian gabah dari petani, hingga menjadi fungsi pergudangan bagi produk-produk petani. “Pokoknya, Kop Des bisa menyuplai aneka kebutuhan masyarakat,” kata Zulkifli.

*Bertahap dan Piloting*

Dalam kesempatan yang sama, Menkeu Sri Mulyani menekankan bahwa implementasi Kopdes Merah Putih dilakukan secara bertahap/piloting, diprioritaskan bagi desa yang telah memiliki BUMDes dan koperasi untuk menjadi pilot.

“Kelompok tani yang sudah ada dapat didorong bertransformasi untuk membentuk dan menjadi anggota Kopdes,” kata Menkeu.

Karena desa memiliki beberapa lembaga ekonomi seperti Kelompok Tani, BUMDes, dan koperasi, maka Menkeu mendorong program Kopdes Merah Putih didesain antara lain untuk mendukung ketahanan pangan.

Dalam konteks piloting, lanjut Sri Mulyani. BUMDes dan KUD yang telah memiliki usaha menjual sarana produksi pertanian dapat dijadikan pilot Kopdes Merah Putih.

Menkeu mengusulkan konsep alur proses bisnis pendanaan Kopdes Merah Putih, perlu dimasukin ke Inpres.***