Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 883

Viral Patwal Senggol Pengendara Motor di Puncak Bogor, Satlantas Polres Bogor Buka Suara

Bogordaily.net – Satlantas Polres Bogor buka suara soal video viral patwal yang menyenggol pengendara motor di Kawasan Puncak, Bogor, pada Jum’at 14 Maret 2025.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan bahwa, pihaknya meminta maaf atas insiden tersebut. Sehingga menimbulkan beragam komentar dan terjadi kesalahpahaman di media sosial.

“Yang mengenai kasus kemarin yang anggota di puncak, saya sebagai kasat lantas memohon maaf bilama mana anggota kami terjadi kesalahpahaman di jalan mengakibatkan viralnya di medsos,” kata AKP Rizky Guntama kepada wartawan, Sabtu 15 Maret 2025.

Menurut Rizky, peristiwa tersebut bermula saat patwal tengah bertugas mengawal kendaraan jenis Alphard yang merupakan rekan dari anggota patwal itu sendiri.

Namun, di depan ada salah satu pengendara roda dua yang sudah diberikan tanda menepi oleh anggota patwal.

“Dimana kronologi yang ada adalah ketika sedang melaksanakan pengawalan memang ada kendaraan motor yang sudah dikasih tanda untuk ke pinggir, tetapi memang kendaraan tersebut masih mencari ataupun berupaya ke pinggir karena melihat spion,” jelasnya.

Kemudian, secara tidak sengaja anggota patwal tersebut bersenggolan dengan pengendara motor. Sehingga membuat pengendara roda dua tersebut tersungkur ke sisi jalan.

“Saat terjadi pengawalan tersebut mereka bersenggolan mobil yang dikawal setelah itu, karena dilihat adanya keramaian di belakang,” ujar dia.

Rizky menjelaskan, insiden tersebut murni karena ketidak sengajaan dan tidak ada unsur untuk mencederai pengendara dengan cara menendang.

“Anggota ini mengupayakan untuk memberhentikan kendaraan tersebut, tetapi karena terlalu mepet akhirnya kena crossbar jadi saya tekankan untuk yang di medsos katanya ditendang, itu tidak,” tegasnya.

“Tetapi karena memang bersentuhan dengan kendaraan kena crossbar motor patroli akhirnya motor yang bersangkutan terjatuh,”  tambah Rizky.

Lebih lanjut, saat ini pihaknya telah memeriksa anggota patwal tersebut dan juga akan menindak tegas dengan pemberhentian tugas.

“Untuk anggota saat ini sudah dilaksanakan pemeriksaan dan diberhentikan tugasnya saat ini untuk pemeriksaan,” ungkap Rizky Guntama.***

Albin Pandita

Membangun Mimpi, Menebar Inspirasi: Kisah Salwa Putri Awalina

0

Bogordaily.net – Salwa Putri Awalina

lahir di Bogor pada 27 Mei 2002 sebagai anak pertama dari tiga bersaudara. Ia memiliki seorang adik laki-laki dan tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat menghargai pendidikan, disiplin, dan kreativitas.

Sejak kecil, Salwa sudah menunjukkan minat besar terhadap dunia literasi. Ia selalu merasa bahagia setiap kali ayahnya pulang kerja, bukan hanya karena bisa bertemu sang ayah, tetapi juga karena ada satu hal yang selalu dibawanya—majalah Bobo.

Kebiasaan sederhana itu ternyata berdampak besar. Dari membaca Bobo, ia mulai mengenal berbagai cerita, petualangan, dan tokoh-tokoh menarik yang membuat imajinasinya berkembang, memperluas wawasan, dan meningkatkan rasa ingin tahunya.

Sejak saat itu, membaca bukan sekadar hobi, tetapi menjadi bagian dari kesehariannya. Imajinasi yang terasah dari kebiasaan ini membuatnya selalu penasaran dengan berbagai hal hingga akhirnya tumbuh menjadi seseorang yang mencintai dunia literasi.

Kegemarannya membaca cerita-cerita fiksi dan dongeng membuatnya lebih menyukai bacaan dengan banyak gambar dan narasi yang kuat. Dibandingkan dengan komik, ia lebih menikmati buku yang memiliki cerita panjang dan mendetail.

Salwa adalah anak yang mandiri dalam belajar. Sejak kecil, ia terbiasa mengerjakan tugas sekolah sendiri. Biasanya, ia menyelesaikan tugasnya pada sore hari agar ketika ayahnya pulang, ia bisa langsung menikmati waktu membaca tanpa gangguan. Kebiasaan ini tidak hanya membentuk kedisiplinannya dalam mengatur waktu, tetapi juga menjadikannya pribadi yang bertanggung jawab dan terorganisasi.

Pendidikan formal Salwa dimulai dari TK Indria, lalu ia melanjutkan ke SD Rimba Putra, SMPN 7 Bogor, dan SMAN 4 Bogor. Semasa sekolah, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi.

Saat SD, ia bergabung dalam kelompok paduan suara, yang menjadi pengalaman pertamanya dalam bidang seni dan melatihnya untuk tampil di depan publik. Saat SMP, ia mulai tertarik dengan dunia jurnalistik dan terpilih menjadi perwakilan sekolah dalam Lomba Jurnalistik Tingkat Kota Bogor.

Meskipun tidak berhasil meraih juara, kesempatan tersebut tetap menjadi pengalaman berharga bagi Salwa karena mengantarkannya pada rasa ingin tahu yang tinggi mengenai bidang jurnalistik hingga saat ini.

Di SMA, Salwa semakin menonjol dalam berbagai kompetisi. Ia berhasil meraih juara 2 pada perlombaan menulis puisi dalam rangka memperingati Bulan Bahasa di sekolahnya beberapa tahun lalu. Bidang seni tari pun turut ia geluti, meski diiringi dengan kendala dari sang ayah sendiri.

Sikap pantang menyerah Salwa membawanya menjadi peraih juara 1 Lomba Tari Saman atau Ratoh Jaroe tingkat provinsi beberapa tahun silam. Prestasi ini menjadi bekal kesiapan mentalnya dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Sejak masa SMA, Salwa mulai aktif menulis di Wattpad. Ia menuangkan perasaannya dalam bentuk puisi dan sajak, terutama saat merasa galau atau tidak memiliki teman bercerita. Baginya, menulis adalah cara terbaik untuk mengungkapkan emosi dan menciptakan sesuatu yang bernilai.

Kegemarannya menulis juga dipengaruhi oleh ayahnya, yang memiliki hobi serupa. Ia percaya bahwa menulis bukan hanya sekadar mengungkapkan isi hati, tetapi juga meninggalkan jejak dalam kehidupan.

Setelah lulus SMA, Salwa melanjutkan pendidikannya di Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan mengambil program studi Komunikasi.

Awalnya, ia bercita-cita menjadi seorang guru, terinspirasi dari ibunya yang berprofesi sebagai pendidik. Menurutnya, seorang guru adalah sosok yang cerdas, penuh dedikasi, dan memiliki peran penting dalam berbagi ilmu kepada banyak orang. Namun, seiring berjalannya waktu, ia menemukan ketertarikan yang lebih luas dalam dunia media dan komunikasi.

Sebagai mahasiswa, ia tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan proyek. Salah satu perannya yang paling berkesan adalah menjadi asisten dosen untuk mata kuliah Praktik Acara Komunikasi/Event Organizer.

Dalam peran ini, ia memiliki kesempatan untuk berbagi ilmu dengan mahasiswa lainnya dan mendapatkan pengalaman dalam dunia akademik.

Ia pernah mendapat kesempatan terjun di dunia media televisi dalam bidang Marketing Communication Publicity di MNC Media dengan tanggung jawab mengoordinasikan 300 fanbase Obsesi Awards. Ketertarikannya pada dunia event membawa Salwa untuk terus mencari celah demi mendapat pengalaman baru

. Akhirnya, ia berhasil menjadi crew wedding organizer hingga crew dan tour leader di Parade Trans Wisata, biro perjalanan dan wisata miliknya sendiri.

Salwa juga aktif dalam berbagai organisasi, seperti Ruang Vokasi ID, serta beberapa proyek webinar nasional. Ia pernah mengelola dan mengembangkan konsep Webinar Nasional Public Speaking Louder n Louder 2021 serta Webinar Fotografi TRAVELENS 2022. Ia juga menjadi MC di beberapa acara webinar yang diselenggarakan oleh BEM Sekolah Vokasi IPB University.

Semua pengalaman ini membentuknya menjadi pribadi yang lebih percaya diri, komunikatif, dan memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik.

Di usia 23 tahun, Salwa tengah mengembangkan PT Parade Cipta Niaga, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa, termasuk wedding organizer, catering, dan travel wisata. Baginya, mendirikan usaha bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Ia ingin perusahaannya berkembang.

Ayahnya selalu mengajarkan Salwa untuk menjadi pribadi yang tegas, mandiri, senang mengeksplorasi banyak hal, dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Sementara itu, ibunya menekankan pentingnya bersikap adaptif dan memiliki prinsip yang kokoh.

Berbagai tantangan dan pengalaman yang ia dapatkan mengantarkannya menjadi pribadi yang memiliki semangat tinggi untuk selalu berani mencoba hal baru. Dari berbagai pengalaman dalam hidupnya, ia belajar untuk tetap menyediakan ruang ikhlas yang diiringi dengan pikiran positif agar tetap optimis, tidak berlarut dalam kegagalan, dan terus memanfaatkan peluang baru yang ada di depan.

Salwa selalu berpegang pada keyakinan bahwa tantangan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Ia percaya bahwa setiap kegagalan bukanlah akhir, melainkan kesempatan untuk belajar dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Melalui semangat dan kerja keras, ia berharap bisa terus berkembang, memberikan dampak positif bagi orang-orang di sekitarnya, dan mewujudkan impian yang telah lama ia cita-citakan. ***

Kementerian UMKM Dukung Pengembangan Fesyen Lokal Lewat Jakarta Night Carnival 2025

0

Bogordaily.net – Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berkolaborasi dengan SMESCO, Jakcloth, Clothing Meet Up (Clome), dan Pasar Malam Festival mendukung pengembangan produk fesyen lokal melalui acara Jakarta Night Carnival 2025.

“Pesan saya, berikan kepada masyarakat produk-produk yang memang bagus dengan harga yang bersaing. Karena produk bagus kalau tidak dipromosikan dengan baik, maka tidak akan ada yang tahu,” ujar Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana saat membuka Jakarta Night Carnival 2025 di Smesco Outdoor Arena, Jakarta, Jumat (14/3) malam.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM berharap, ke depan jangan sampai konsumen di Indonesia hanya bisa membeli produk impor lantaran produk lokal susah dicari.

“Perbanyak event-event seperti ini karena ini adalah cara yang efektif untuk mempertemukan produk lokal dengan konsumennya,” katanya.

Selain itu, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM melanjutkan, melalui konsep agregasi diharapkan ada rumah atau wadah bagi fesyen lokal.

“Tahun lalu kami menggandeng Jakcloth untuk menggagas ide Clothing Meet Up atau Clome, dan alhamdulillah sekarang sudah berjalan. Ke depan, kita akan coba mendorong agar Clome ini benar-benar menjadi rumah bagi produk lokal, terutama untuk pengusaha UMKM di bidang fesyen,” katanya.

Founder Jakcloth Ucok Nasution menambahkan, tahun ini akan ada roadshow Jakcloth lebaran yang tersebar di beberapa wilayah yaitu Bekasi, Jakarta, Cikarang, Depok, dan Lampung.

“Tahun ini kami mengadakan event offline di 10 hari menjelang lebaran, momen ini diharapkan bisa menjadi primadona bagi para pengusaha UMKM khususnya yang bergerak di bidang fesyen lokal,” katanya.

Acara Jakarta Night Carnival 2025 akan berlangsung di Smesco Outdoor Area mulai 14 Maret – 13 April 2025, dan dimeriahkan oleh 70 Brand Clothing dan Multi Produk serta disemarakkan 40 stand kuliner. ***

Rozi Putra Dorong Perda Pencegahan Narkotika yang Efektif dan Komprehensif

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika, dan Psikotropika menegaskan bahwa perda ini harus menjadi alat kontrol dan perlindungan sosial yang nyata, bukan sekadar regulasi formal.

Dalam rapat pembahasan, Rozi Putra, anggota Pansus, menekankan bahwa perda ini harus efektif dan komprehensif dengan mencakup empat pilar utama:

1. Pencegahan – melalui edukasi yang masif, pemberdayaan komunitas, dan penguatan ketahanan keluarga.

2. Penindakan – dengan pengawasan ketat terhadap peredaran narkotika serta penerapan sanksi tegas bagi pelaku yg terjerat.

3. Rehabilitasi – memastikan adanya akses rehabilitasi yang mudah, terjangkau, terintegrasi, dan termonitor bagi korban, sehingga mereka siap kembali ke masyarakat.

4. Proses integrasi penyintas untuk kembali ke masyarakat – mendorong peran serta aktif seluruh lapisan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemulihan korban.

Rozi Putra menegaskan bahwa seluruh aturan dalam perda ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjawab permasalahan narkotika di Kota Bogor.

“Jangan sampai perda ini hanya menjadi dokumen yang tidak punya daya eksekusi,” tegasnya.

Perda ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba.

DPRD Kota Bogor berkomitmen untuk terus mengawal pembentukan perda ini hingga benar-benar siap diterapkan di lapangan. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Wamendagri dan Wali Kota Bogor Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja HKBP Bincarung

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya, dan Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menghadiri serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Bincarung.

Acara ini berlangsung di Jalan Bincarung No. 01, RT.03/RW.06, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu 15 Maret 2025.

Wamendagri Bima Arya mengapresiasi proses panjang yang telah dilalui untuk merealisasikan pembangunan gereja ini.

Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil komunikasi yang baik antara pemerintah, gereja, dan masyarakat.

“Tentu kita bersyukur proses panjang telah dilewati. Komunikasi yang terjalin sejak masa bakti saya hingga kini diteruskan oleh Kang Dedie Rachim membuahkan hasil yang baik. Pembangunan gereja HKBP Bincarung ini menjadi bukti bahwa toleransi dapat terus dijaga, dikembangkan, dan diperkuat dengan komunikasi yang tidak terputus serta upaya yang berkelanjutan dari pemerintah,” ujar Bima Arya.

Ia juga menambahkan bahwa gereja ini harus dibangun dengan mengikuti aturan yang berlaku serta dapat memberikan keberkahan bagi warga sekitar.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyatakan bahwa pembangunan gereja ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga toleransi dan kebebasan beragama di Kota Bogor.

“Ini adalah proses panjang yang akhirnya berakhir dengan baik. Sejak awal, Pak Bima Arya telah berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan yang inklusif dan toleran di Kota Bogor. Saya pun berkomitmen untuk terus menjaga dan menguatkan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat,” ujar Dedie Rachim.

Pembangunan gereja HKBP Bincarung ini diharapkan dapat menjadi simbol harmoni dan kebersamaan bagi warga Kota Bogor, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi dan keberagaman di tengah masyarakat.***

Ibnu Galansa

Komunitas Otomotif Deb Gank Gelar “Ramadhan Night Run” Beri Santunan Kepada Anak Yatim

Bogordaily.net – Komunitas otomotif Deb Gank melaksanakan “Ramadhan Night Run” sekaligus santunan terhadap anak yatim di Q Square Lifestyle Park, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Jum’at 14 Maret 2025.

Ketua Pelaksana Ramadhan Night Run  Rifky Divo Prayogi menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 20 komunitas mobil dari wilayah Jabodetabek dengan penuh antusias.

“Ini ada dari Bandung, Tangerang, Jawa pun ada. Komunitasnya itu kurang lebih 20. Untuk mobil yang hadir itu sekitar 520 mobil,” kata Rifky Divo kepada wartawan.

Kemudian, selain santunan ada juga beberapa kegiatan lainnya seperti games, rolling, penampilan music dj, dan juga bbq.

“Kita ada santunan anak yatim, games, ada rolling juga karena kita kan ini karena kita kan komunitas mobil jadi antusiasnya banyak,” jelasnya.

Ia mengatakan, kegiatan santunan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahunya. Namun pada tahun ini diikuti oleh sebanyak 19 anak yatim dari wilayah Kecamatan Sukaraja.

“Santunan itu ada 19 anak yatim, tersebar di wilayah sini karena kita ingin bekerjasama dengan warga sini. Sebelumnya ada santunan tapi tahun kemarin hanya bukber bersama anak yatim,” ujar Divo.

Lebih lanjut, beberapa event lainnya akan dilaksanakan pada tahun ini seperti Run Baby Run dan juga Independence Run.

“Kita dalam setahun ada tiga event besar seperti Ramadhan Night Run, Run Baby Run dan Independence Run,” tuturnya.

Selain itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kekeluargaan serta silaturahmi antar komunitas mobil, khususnya di wilayah Jabodetabek.

“Karena sekarang komunitas mobil banyak yang bermasalah antara brand berantem. Semoga dengan kegiatan ini biar lebih baik lagi gak berantem biar tenang dan saling tegur sapa,” ungkap Divo.***

Albin Pandita

Perpulangan Ramadhan 2025, Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Berangkatkan 40 Bus

Bogordaily.net – Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami hari ini (15/3/2025) melaksanakan perpulangan Ramadhan 2025M/1446H dengan melanjutkan program perpulangan serentak menggunakan bus untuk kedua kalinya, dan kali ini diikuti lebih dari 1700 santri dengan total 40 armada bus.

“Perpulangan kali ini kita menambah drop point yang sebelumnya hanya 6 titik jemput sekarang menjadi 11 titik jemput,” ujar Ustadz Ishaq selaku ketua Humas Pesantren.

Ia menjelaskan bahwa perpulangan kali ini akan dilanjutkan dengan kembali ke Pesantren secara serentak pula dengan menggunakan bus, sesuai dengan titik jemput yang telah dipilih oleh wali santri.

“Jadi kita melihat bahwa perpulangan serentak menggunakan bus ini dapat menanggulangi kemacetan panjang yang biasanya terjadi setiap perpulangan dan kembali ke pesantren, karena itu kita akan melanjutkan trend positif ini dengan cara kembalinya santri ke Pesantren menggunakan bus juga,” katanya

Keputusan ini diambil karena Pesantren melihat bahwa masyarakat sekitar sangat terganggu aktivitasnya selama kegiatan arus pulang dan kembalinya santri.

“Alhamdulillah, kemarin saat pertama kali perpulangan menggunakan bus respon dari wali santri dan masyarakat sangat baik. Karena itu semoga dengan adanya keputusan kembali secara serentak ini juga dapat memudahkan, baik bagi wali santri maupun masyarakat sekitar pesantren,” katanya optimis.

Ia juga berharap semoga kegiatan ini akan terus berjalan lancar dan baik sebagaimana yang diharapkan.
“Kita berharap semoga kegiatan ini dapat membawa kebaikan jangka panjang bagi semua pihak” pungkasnya. ***

Mengembangkan Strategi Komunikasi Digital yang Efektif bagi Publik Relation

0

                                                                                                                                   

Oleh: Dian Fitri Nuur’ Ainii                                                                                        Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB

 Public Relations (PR) merupakan bidang komunikasi yang berfokus pada manajemen hubungan antara organisasi dan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) yang relevan. Konsep dasar PR meliputi upaya untuk membangun, memelihara, dan memperbaiki reputasi organisasi melalui komunikasi yang efektif dan strategis. Di era digital ini, peran Public Relations (PR) dan media sosial semakin tak terpisahkan. Media sosial kini menjadi platform sentral bagi organisasi untuk berinteraksi secara langsung dengan publik, membangun hubungan, menyebarkan informasi, dan mengelola reputasi secara online.

Transformasi digital telah membawa perubahan mendasar dalam praktik Public Relations (PR), mengubah cara organisasi berinteraksi dan berkomunikasi dengan publik mereka. Kini, platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan LinkedIn menjadi pusat interaksi antara organisasi dan audiens. Penggunaan analitik digital menjadi semakin penting dalam pengambilan keputusan PR, memungkinkan praktisi untuk mengukur efektivitas kampanye, memahami tren, dan membuat keputusan yang didasarkan pada data (Suhairi et al., 2024).

Perkembangan teknologi komunikasi memungkinkan penyebaran berita dan informasi secara instan melalui internet. Di balik kemudahan ini, terdapat dampak positif dan negatif. Public Relations (PR) memegang peranan penting dalam memberikan informasi yang akurat dan positif kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan penyebaran berita hoax atau fake news yang semakin marak di era digital ini. PR bertugas untuk memverifikasi informasi, melawan disinformasi, dan memastikan masyarakat mendapatkan berita yang kredibel. Public Relations (PR) harus menyadari bahwa media memiliki peran krusial dalam kegiatan publikasi dan pembentukan reputasi perusahaan.

Oleh karena itu, menjalin hubungan baik dengan media, yang dikenal sebagai Media Relations, menjadi sangat penting. Media Relations adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh seorang PR dalam berhubungan dengan media massa, terutama dalam konteks publikasi perusahaan. Aktivitas ini penting karena tujuan utamanya adalah untuk membangun dan memelihara reputasi perusahaan di mata publik. Dengan Media Relations yang efektif, perusahaan dapat memastikan informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan mencerminkan citra yang diinginkan.

Media Relations melibatkan interaksi dengan wartawan, editor, dan pihak lain yang terlibat dalam proses penerbitan berita dan informasi. Ini mencakup berbagai kegiatan seperti pengiriman siaran pers, mengadakan konferensi pers, perjalanan pers, menjadi narasumber media, mengadakan media gathering, dan wawancara khusus. Selain itu, Media Relations juga mencakup berbagai kegiatan penulisan seperti press release, artikel, surat pembaca, feature, advertorial, dan annual report. Hubungan yang baik dengan media membantu perusahaan mendapatkan publisitas yang luas mengenai aktivitasnya, menciptakan relasi yang stabil dengan dilandasi kepecayaan. Dengan demikian, Media Relations menjadi fondasi penting bagi keberhasilan strategi komunikasi PR secara keseluruhan.

Tantangan Mengelola Krisis di Media Sosial

Media sosial memainkan peran penting dalam membentuk citra merek di era digital ini. Namun, kecepatan penyebaran informasi di platform digital juga dapat menjadi tantangan besar saat terjadi krisis. Reputasi merek dapat dengan cepat terancam oleh berita negatif, dan informasi yang salah. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki strategi yang efektif dalam mengelola krisis di media sosial untuk melindungi citra mereka. Strategi ini harus mencakup pemantauan media sosial secara aktif, respons cepat terhadap isu-isu yang muncul, dan komunikasi yang transparan dan jujur dengan publik. Dengan memiliki rencana yang matang, perusahaan dapat meminimalkan dampak negatif krisis dan bahkan mengubahnya menjadi peluang untuk memperkuat hubungan dengan publik.

Contoh kasus krisis yang baru-baru ini terjadi adalah kebijakan mengenai gas LPG 3kg. Pada 1 Februari 2025 yang lalu, pemerintah menerapkan kebijakan baru yang melarang penjualan LPG 3 kg di tingkat pengecer, sehingga masyarakat hanya dapat membeli gas bersubsidi tersebut melalui agen resmi Pertamina. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kebijakan ini bertujuan untuk memastikan subsidi tepat sasaran serta mencegah praktik spekulasi harga di pasar. Beliau mengungkapkan bahwa harga LPG 3 kg di tingkat konsumen sering mengalami kenaikan yang tidak wajar akibat permainan harga di lapangan. Secara resmi, harga LPG 3 kg ditetapkan sebesar Rp 42.750 per tabung, dengan subsidi pemerintah sebesar Rp 30.000, sehingga masyarakat seharusnya hanya membayar Rp 12.750.

Namun, dalam praktiknya, harga jual di pasaran sering kali jauh lebih tinggi dari yang ditetapkan. Lebih lanjut, Beliau menjelaskan bahwa harga Rp 12.750 merupakan harga yang diberikan oleh Pertamina, tetapi dapat mengalami kenaikan ketika sampai di tingkat pengecer yang kini berperan sebagai sub-agen. Meskipun demikian, pemerintah menegaskan bahwa harga LPG 3 kg di tingkat pengecer idealnya tidak boleh melebihi Rp 19.000 per tabung.

Menanggapi kasus tersebut implementasi kebijakan ini menimbulkan berbagai kendala di lapangan. Banyak masyarakat yang tidak mendapatkan sosialisasi yang cukup, sehingga kebingungan dalam mengakses LPG subsidi.

Terbatasnya jumlah pangkalan resmi menyebabkan antrean panjang, bahkan di beberapa daerah dilaporkan terjadi kemacetan akibat lonjakan pembeli. Selain itu, mengutip dari Liputan 6, seorang warga Tangsel mengalami kelelahan ekstrem saat mengantre hingga meninggal dunia.

Dalam hal ini seorang public relation sangat dibutuhkan dalam menangani kasus ini. Pemerintah langsung mengambil respon yang cepat dengan menarik kebijakan tersebut dan menginstruksikan Kementerian Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk diperjualbelikan kembali gas LPG 3kg.

Dalam catatan, pengecer masih bisa mendistribusikan gas LPG 3kg selama proses pendaftaran menjadi agen resmi/ sub-pangkalan selama satu bulan (Maret 2025). Tantangan seorang public relation dalam menghadapi krisis ini adalah pemerintah/perusahaan harus memastikan bahwa data yang digunakan saat mengambil keputusan dan merespons krisis adalah data yang valid dan akurat.

Mengatasi tantangan dalam mengelola reputasi online memerlukan pendekatan proaktif yang memanfaatkan kekuatan media sosial itu sendiri. Individu maupun bisnis perlu fokus pada membangun kehadiran online yang positif melalui konten berkualitas, interaksi yang konstruktif, dan transparansi.

Menanggapi kritik dengan tepat waktu, profesional, dan empati sangat penting untuk menunjukkan bahwa pemerintah/perusahaan peduli dengan opini pelanggan. Selain itu, pemantauan reputasi secara teratur menggunakan alat analitik media sosial dan search engine membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Dengan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan, individu dan bisnis dapat membangun dan memelihara reputasi online yang kuat dan positif. krisis itu harus dilakukan secara cepat tetapi tidak tergesa-gesa agar tidak terjadi kekeliruan.

Strategi yang Efektif untuk Seorang Public Relation di Era Digital

Dalam menyusun strategi komunikasi serta menghadapi berbagai krisis, seorang public relation membutuhkan pendekatan strategi yang efektif :

  1. Memanfaatkan media sosial

Media sosial adalah alat yang sangat kuat untuk PR dalam era digital. Platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, dan TikTok memungkinkan PR untuk menjangkau audiens yang lebih luas dengan cepat. Strategi yang efektif seperti : pembuatan konten yang berkualitas, interaksi aktif dengan audiens, dan penggunaan hastag.

  1. Mengelola Reputasi Online

Reputasi online sangat penting dalam era digital. PR harus terus memantau dan mengelola reputasi organisasi di berbagai platform online, termasuk situs ulasan, forum, dan media sosial. Beberapa langkah penting adalah: pemantauan brand, tanggapan cepat dan tepat, dan pengelolaan SEO.

  1. Mengembangkan Strategi Media Relation

Berkolaborasi dengan Media Relation dapat membantu meningkatkan jangkauan dan kredibilitas organisasi. Langkah-langkah dalam mengembangkan strategi Media seperti : identifikasi media relation yang relevan, kolaborasi yang autentik serta pemantauan dan evaluasi.

  1. Mengoptimalkan Penggunaan Data dan Analitik

Data dan analitik memainkan peran penting dalam mengukur keberhasilan strategi PR digital. seorang PR harus: menggunakan alat analitik, mengukur kinerja, mengambil keputusan berdasarkan data.

  1. Melibatkan Publik dengan Cerita (Storytelling)

Menggunakan storytelling dapat membantu membangun koneksi emosional dengan audiens. Beberapa tips untuk storytelling yang efektif adalah: autentik dan relevan, visual yang menarik, pesan yang jelas.

Peran Public Relation dalam era tranformasi digital sangat berperan penting terlebih lagi dalam komunikasi digital platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan LinkedIn menjadi pusat interaksi antara organisasi dan audiens. Penyesuaian strategi komunikasi dengan perkembangan teknologi dalam era digital disorot sebagai hal yang penting. PR perlu terus melakukan penyesuaian strategi komunikasi mereka dengan memanfaatkan teknologi yang ada secara efektif untuk mencapai tujuan komunikasi institusi. Strategi komunikasi dalam PR dalam meningkatkan pengaruh digital, seperti konten berbasis cerita (storytelling), penggunaan platform media sosial, dan kolaborasi dengan Media Relation digital, diidentifikasi sebagai langkah-langkah penting dalam PR di era digital. Strategi-strategi ini memungkinkan institusi untuk mencapai audiens yang lebih besar, memperluas jangkauan merek, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan publik mereka di ranah online.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tersesat di Jalan yang Tepat: Perjalanan Dimas Ardi Prasetya Menuju Kesuksesan

0

Bogordaily.net – Lahir di Pati pada 22 Desember 1990, Dimas Ardi Prasetya tumbuh dalam lingkungan yang dikenal sebagai kota pensiunan.

Ia menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Pati, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 3 Pati sebelum akhirnya diterima di program S1 Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University, pada tahun 2009.

Sejak kecil, Dimas memiliki ketertarikan pada sastra dan seni lukis. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari OSIS hingga olimpiade.

Meskipun akhirnya memilih dunia teknik dan lingkungan, ia tetap mengenang kecintaannya pada bidang tersebut.

“Masa lalu bukan untuk dilupakan, tetapi untuk dikenang,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Kisahnya bisa disebut sebagai “tersesat di jalan yang benar.” Awalnya, ia bercita-cita menjadi guru Matematika dan sempat ingin masuk program D3 Teknik dan Manajemen Lingkungan.

Namun, takdir membawanya ke S1 Teknik Sipil dan Lingkungan IPB. Walau pilihan itu tidak sesuai dengan ekspektasinya, ia tetap berusaha maksimal, bahkan langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 setelah lulus S1.

Namun, perjalanannya di dunia akademik tidak selalu berjalan mulus. Di awal kuliah, Dimas sempat meremehkan studinya dan pernah memperoleh IP 1,89.

Ia menghadapi dilema besar: menyerah atau bangkit. Dengan dorongan dari ayahnya yang menginginkannya lulus tepat waktu, ia pun berjuang keras hingga akhirnya bisa menyelesaikan studi S1 dalam waktu kurang dari empat tahun dengan IPK yang memuaskan.

Perjalanan hidupnya semakin menarik ketika sebelum menyelesaikan studi S2, ia sudah menjadi dosen di program studi Teknik dan Manajemen Lingkungan IPB University.

Tak disangka, mimpinya untuk menjadi pengajar justru terwujud di bidang yang tidak ia duga sebelumnya.

Selain itu, ia juga mengajar di beberapa program studi lain, termasuk Perkebunan dan Industri Benih, serta sebagai dosen K3 di program Supervisor Jaminan Mutu Pangan.

Tantangan pertamanya sebagai dosen muncul ketika ia harus mengajar mahasiswa yang hanya tiga tahun lebih muda darinya.

Ia harus menemukan cara mengajar yang tepat agar dapat diterima oleh mahasiswanya. Dimas teringat pesan gurunya.

“Niatkan mengajar sebagai ibadah. Jika hanya mencari uang, kampus bukan tempatnya. Kampus adalah tempat untuk bersedekah ilmu.”

Sejak saat itu, ia menanamkan niat bahwa mengajar adalah bagian dari ibadah dan berbagi ilmu kepada generasi muda.

Selain berkarier di dunia akademik, Dimas juga aktif sebagai praktisi. Sejak semester 7 S1, ia mulai bekerja sebagai guru bimbingan belajar, mengajar Matematika, Fisika, dan Kimia untuk siswa SD, SMP, hingga SMA.

Ia juga terlibat sebagai konsultan di berbagai proyek, memberikan pengalaman langsung dalam dunia kerja.

Kariernya sebagai konsultan semakin berkembang, hingga ia pernah bekerja di beberapa kementerian, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Saat ini, ia masih menjabat di sekitar empat posisi konsultan, membuktikan kemampuannya dalam berbagai aspek teknik lingkungan.

Setelah menjadi dosen, Dimas juga bergabung dengan Kementerian Investasi BKPM sebagai tenaga ahli utama teknik lingkungan selama tiga tahun.

Latar belakangnya di bidang teknik sipil dan lingkungan menantangnya untuk memahami investasi, penanaman modal, serta aspek perizinan yang berkaitan dengan dunia usaha.

Meskipun perjalanannya di dunia praktisi penuh tantangan, Dimas selalu membagikan pengalaman berharga ini kepada mahasiswanya.

Baginya, ilmu yang diperoleh dari pengalaman lapangan adalah bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja.

Di tengah kesibukan sebagai dosen, konsultan, dan asesor, Dimas selalu memastikan keseimbangan dalam hidupnya.

Ia percaya bahwa manajemen waktu yang baik adalah kunci untuk menjaga produktivitas dan keseimbangan antara pekerjaan, istirahat, serta ibadah.

“Selama ibadah tetap terjaga, semuanya akan tetap terkendali,” ungkapnya.

Sebagai akademisi dan praktisi, Dimas menekankan pentingnya kemampuan analisis bagi mahasiswa.

Menurutnya, berpikir kritis dan logis menjadi kunci dalam bidang teknik lingkungan, terutama dalam pengambilan keputusan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara keterampilan teknis (hard skill) dan keterampilan interpersonal (soft skill).

“Hard skill bisa dipelajari di bangku kuliah, tapi soft skill harus diasah melalui interaksi sosial, organisasi, dan pengalaman di luar akademik,” katanya.

Dimas berharap dunia pendidikan terus berkembang dan tidak hanya terpaku pada satu disiplin ilmu.

Ia percaya bahwa pendekatan lintas disiplin sangat diperlukan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di dunia nyata.

“Ilmu terus berkembang. Kita tidak bisa menyelesaikan masalah hanya dengan satu ilmu. Kita harus terus belajar,” pesannya.

Perjalanan hidup Dimas Ardi Prasetya menunjukkan bahwa jalan hidup tak selalu sesuai dengan rencana awal, tetapi bukan berarti itu adalah jalan yang salah.

Dengan tekad, usaha, dan keyakinan, setiap tantangan bisa menjadi batu loncatan menuju sesuatu yang lebih besar.

Dari seorang pecinta seni dan sastra yang ingin menjadi guru Matematika hingga akhirnya menjadi dosen dan praktisi di bidang teknik lingkungan, Dimas membuktikan bahwa kesuksesan bisa datang dari arah yang tak terduga.

Karena pada akhirnya, bukan hanya bagaimana kita memulai, tetapi bagaimana kita terus melangkah dan berkembang. ***

Vinda Ramadhani, Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

DPRD Kota Bogor Dukung Penertiban Billboard Ilegal di Kawasan Lingkar Istana

0

Bogordaily.net – Pimpinan DPRD Kota Bogor mendukung langkah tegas Pemkot Bogor dalam menertibkan serta membongkar puluhan papan reklame atau billboard ilegal yang tersebar di sepanjang Jalur Sistem Satu Arah (SSA).

“Penertiban ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD serta respons atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap estetika kawasan tersebut,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, Sabtu 15 Maret 2025.

Zenal menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga kerapihan kota tetapi juga memastikan pemasangan reklame sesuai dengan regulasi.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan daerah melalui pajak reklame.

“Selain menata kota, ini juga berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pajak dari papan reklame yang berizin,” ujar politisi Gerindra tersebut.

Sebagai informasi, billboard di sepanjang Jalur SSA—jalur utama yang sering dilalui tamu negara menuju Istana Bogor—selama ini dinilai semrawut dan penempatannya kurang estetik.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan bahwa hasil kajian menunjukkan terdapat sekitar 30 titik billboard ilegal yang harus ditertibkan, termasuk yang izinnya telah kedaluwarsa maupun yang masih dalam kerja sama dengan pihak tertentu.

“Estetika reklame di Kota Bogor, terutama di Jalur SSA, menjadi salah satu evaluasi utama Pemkot,” kata Jenal.

Sebagai langkah strategis, Pemkot Bogor telah menerapkan moratorium pemasangan billboard baru di jalur tersebut untuk menjaga keindahan kawasan.

“Kami akan terus menata ulang pemasangan reklame agar lebih rapi dan tidak mengganggu pemandangan kota, terutama di jalur protokoler yang menjadi wajah Kota Bogor,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa