Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8956

Ini Lho Siswi Cantik Pembawa Baki Bendera di Lapangan Sempur

BOGOR DAILY- Bukan hal yang mudah untuk dapat terlibat dalam tim pengibaran bendera HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) k-72. Sebab, untuk dapat menampilkan yang terbaik, dibutuhkan latihan dan kerja keras.

Seperti yang dilakukan oleh pembawa baki bendera merah putih dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor, Febrianti Setiawan (16). Bagi gadis asal SMA Negeri 5 tersebut dirinya harus berlatih keras untuk dapat mulus membawakan bendera Indonesia sebelum dikibarkan.

Latihannya tiga bulan untuk bisa bawa baki dan baris berbaris dengan baik<,” katanya saat ditemui di Lapangan Sempur Kamis (17/8/2017).

Selain itu, kata dia, untuk menjadi seorang anggota PPI ada syaratnya. Yakni kuat fisik dan mental. Meski sudah terlatih, namun ia tak menampik merasa deg-degan saat tampil. Apalagi, saat membawa baki, dirinya harus bertatap muka langsung dengan orang nomer satu di kota hujan yakni Walikota Bogor Bima Arya.

“Ternyata gak semudah yang dibayangkan sebelumnya. Tapi ini adalah pengalaman yang sangat berharga dan tak akan terlupakan,” ungkapnya.

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 kali ini dilaksanakan di Lapangan Sempur dengan inspektur upacara Bima Arya.

Boncengan Berempat, Pelajar Bogor Tewas Kecelakaan

BOGOR DAILY– Kecelakaan kembali terjadi di Kabupaten Bogor Rabu (16/8/2017) pukul 23.00 WIB. Kali ini seorang pengendara sepeda motor tewas di Jalan Raya Umum Cileungsi, Kampung Gandoang RT 03/04, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi.

Peristiwa berawal saat sepeda motor honda beat nopol F 4372 FAE melaju dari Cileungsi ke Jonggol. Saat berada di lokasi, sepeda motor tersebut beralih jalur ke sebelah kanan.

“Dari arah Jonggol datang truk kontener nopol B 9932 UEL sehingga sepeda motor bergerak ke kiri,” kata Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena Kamis (17/8/2017).

Saat itu, truk kontener mencoba menghindar ke sebelah kiri hingga akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas.

Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia bernama Fikih (15). Korban merupakan seorang pelajar asal Kampung Cicadas, RT 04 RW 06, Kecamatan Cileungsi. Sementara tiga orang lainnya yang merupakan penumpang motor alami luka berat yakni Rendi (15), Moh Fadli (17) dan Ruli (12).

“Korban dilarikan ke Rumah Sakit Kenari untuk ditangani medis,” pungkasnya.

Makin Gawat, Siswi Bogor Gabung Sindikat Prostitusi PSK Cilik

BOGOR DAILY- Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Barat membongkar praktik prostitusi PSK cilik di Bogor. Sejumlah gadis di bawah umur dan berstatus pelajar ‘dijual’ dengan tarif Rp 2-3 juta. Polisi menahan 11 remaja saat bertransaksi di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Rabu (16/8) lalu.

“Rata-rata pelajar SMP dan SMA di wilayah Bogor,” kata Kepala Subdirektorat I Ditreskrimum Polda Jawa Barat Ajun Komisaris Besar Budi Satrio, Kamis, 17 Agustus 2017. Dua di antaranya, TR, 19 tahun, dan RM (20), siswi SMA, berperan sebagai muncikari. Sedangkan sembilan lainnya diduga menjadi pekerja seks.

Kasus prostitusi pelajar Bogor ini terbongkar saat polisi sedang menyelidiki perkara pemalsuan kertas cukai dan meterai di wilayah Bogor dan sejumlah daerah di Jawa Barat. “Pengungkapan ini tidak disengaja,” ujar Budi.

Salah satu di antara muncikari itu menawarkan teman sekolahnya. “Bisa dipesan untuk menemani jalan-jalan, bahkan tidur,” kata Budi. Mereka datang ke hotel menggunakan dua mobil. Dua muncikari juga bisa dipilih untuk pemesan.

Kepada polisi, UL, 18 tahun, pelajar SMA swasta di Kota Bogor, mengaku lebih dari empat bulan melayani kencan. “Rata-rata mereka meminta bayaran Rp 2 juta sampai Rp 3 juta sekali kencan.” Uang bayaran itu dipotong Rp 1 juta oleh muncikari.

Saat mereka ditahan, polisi menemukan dua bungkus kondom utuh, satu bungkus kondom bekas pakai, satu kotak tisu super magic, dan uang Rp 4,5 juta di dalam tas milik tersangka muncikari DV. Uang itu rencananya akan dibagikan kepada HA, 17 tahun, EL (18), dan RN. “Karena sudah masuk kamar untuk melayani kencan,” kata Budi.

Budi mengatakan kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur dan pelajar itu diduga melibatkan sindikat yang lebih besar. Sebelas pelajar tersebut dibawa ke Polda Jawa Barat untuk pengembangan penyidikan. “Ada dua muncikari yang sedang kami kejar.”tandasnya

sumber: Tempo

Begini Reaksi Soekarno Saat Ketemu Mantan Pacar di Jalan…

0

BOGOR DAILY– Dulu saat masih muda Presiden Soekarno mencintai beberapa gadis Belanda. Bukan perkara sulit bagi Soekarno muda untuk mendekati gadis Belanda. Otaknya pintar, wajahnya pun tampan. Tak heran, gadis-gadis Belanda mau saja didekati walau Soekarno pribumi.

Kakak kandung Soekarno, Wardoyo, menceritakan kelakuan adiknya dalam buku ‘Bung Karno Masa Muda’. Buku ini diterbitkan Pustaka Yayasan Antar Kota Jakarta tahun 1978.

“Menurut pengakuannya sendiri, gadis Belanda yang pertama kali dipacarinya adalah Rika Meelhuysen. Gadis itu pulalah yang pertama kali dicium oleh Soekarno. Ketika itu umur Soekarno baru 14 tahun,” tutur Wardoyo.

Awalnya memang Soekarno mendekati Rika karena ingin dianggap memiliki kelas yang sama dengan pemuda Belanda. Namun Soekarno ternyata lupa dengan niatnya itu. Namanya cinta monyet, Soekarno benar-benar tergila-gila pada Rika.

Dia rela membawakan buku-buku milik noni Belanda itu. Dia juga rela memutar jalan hanya untuk bisa melewati rumah Rika dan berharap melihat sekilas gadis pujaannya.

Walau begitu, Soekarno tak mau cinta monyetnya diketahui sang ayah, Raden Sukemi Sosrodiharjo. Soekarno tahu ayahnya benci orang Belanda. Apa yang akan dilakukan ayahnya jika melihat Soekarno menjalin kasih dengan noni Belanda. Soekarno takut akan dihajar dengan rotan.

Nah suatu sore, Soekarno sedang asyik berboncengan dengan Rika Meelhuysen. Di persimpangan dia tak sengaja menabrak seorang pengendara sepeda lain. Ternyata Soekarno menabrak Raden Sukemi, ayahnya sendiri! Bukan main takutnya Soekarno.

Tapi ketika itu ayahnya tidak marah. Ketika tiba di rumah, ayahnya malah berkata dengan lembut.

“Nak, kau jangan kuatir aku akan marah karena kau bergaul dengan gadis Belanda itu. Hal itu baik sekali. Itulah jalan terbaik agar Bahasa Belanda mu menjadi lebih baik lagi,” ujar ayah Soekarno.

Soekarno lega bukan kepalang. Dia pun makin bersemangat mendekati gadis-gadis Belanda.

Sebut saja, Paulina Gobee, Laura, lalu dengan putri keluarga Raat. Ada lagi Mien Hessels. Mien inilah yang benar-benar membakar hati Soekarno yang berusia 18 tahun.

“Rasanya dia bersedia untuk mati untuk Mien. Tidak ada yang diharapkan selain percintaan dengan penuh berani pada Mien,” kenang Wardoyo menggambarkan polah adiknya yang kasmaran.

Soekarno yang saat itu berusia 18 tahun bahkan nekat menemui Pak Hessels untuk melamar Mien. Apa jawaban keluarga Hessels?

“Kamu? Inlander kotor seperti kamu berani-beraninya mendekati anakku? Enyah kau binatang kotor!” bentak orang tua Hessels dengan geram.

Soekarno merasa terhina, malu, marah. Inilah salah satu hal yang akan terus diingat Soekarno. Memacu dirinya untuk membawa rakyat Indonesia agar bisa dipandang sejajar dengan bangsa manapun di dunia.

Waktu juga yang membuat Soekarno melupakan cintanya pada Mien Hessels. 23 Tahun kemudian, di tahun 1942. Soekarno sedang berjalan-jalan di Jakarta. Tiba-tiba dia ditegur oleh seorang wanita Belanda yang gemuk, tua dan jelek.

Wanita itu tertawa terkekeh-kekeh. “Dapatkah kau menebak siapa aku?” tanyanya pada Soekarno. Soekarno memperhatikan wanita itu dengan teliti. Berusaha mengingat-ingat. Tapi dia tidak tahu.

Wanita itu masih terkekeh. “Aku Mien Hessels,” katanya. Soekarno terkejut luar biasa.

“HUhhhhh! Mien Hessels! Ratuku yang cantik seperti bidadari itu sudah berubah menjadi wanita sihir. Dengan cepat aku memberi salam padanya dan terus berjalan sambil mengucap syukur dan memuji Tuhan Yang Maha Penyayang karena telah melindungiku. Caci-maki yang telah dilontarkan ayahnya dulu sesungguhnya adalah rahmat yang terselubung bagiku. Kalau dipikir-pikir, dulu aku telah tertambat pada perempuan ini. Aku berterima kasih atas perlindungan Tuhan,” ujar Soekarno dengan penuh rasa syukur

Bogem Anak Buah, Camat Tamansari Siap-siap Dicopot

BOGOR DAILY– Camat Tamansari, Kabupaten Bogor Ahmad Sopian terancam dicopot dari jabatannya lantaran ulah koboy yang dilakukannya terhadap anak buahnya sendiri.

Ahmad Sopyan sempat terlibat keributan saat rapat di Kantor Kecamatan dengan Sekretaris Camat, Ridwan pada Jumat (11/8/2017) lalu.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Dadang Irfan menegaskan, jika Ahmad Sopian terindikasi melakukan pelanggaran berat dengan sanksi paling tinggi dicopot sebagai camat dan pegawai Pemkab Bogor.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan di kepolisian. Apabila ditetapkan sebagai tersangka, kemungkinan dicopot atau diberhentikan sebagai pegawai Pemkab Bogor,” tegasnya kepada wartawan.

Menurutnya, kasus yang saat ini menjerat Camat Tamansari itu merupakan kriminalitas, bukan soal indispliner pegawai biasa.

“Sepertinya mengacu PP 53 itu pelanggaran berat karena kriminalitas. Kami tunggu hasil pemeriksaan. Kalau sudah tersangka baru akan kami tentukan sanksinya,” kata dia.

Sebelumnya, Camat Tamansari, Ahmad Sopian, membantah terkait tuduhan dugaan penganiyaan terhadap Sekretaris Camat Tamansari, Ridwan.

Menurutnya, tindakan yang dilakukannya bukanlah penganiayaan, meskipun anak buahnya itu sampai mengalami luka lebam di bagian bibir. “Kalau penganiayaan kan dipukuli sampai tidak berdaya, ini mah cuma ribut aja,” ujar Ahmad.

Mbah Mijan Sebut Ada Artis Janda yang Tersandung Narkoba

0

BOGOR DAILY-  Mbah Mijan memang salah satu paranormal Tanah Air yang kerap menerawang soal artis-artis Indonesia. Mulai dari nasib hingga asmara.

Melalui akun Twitter-nya Mbah Mijan kerap menuliskan ramalannya.  Tak heran, kicauan Mbah Mijan itu pun langsung menjadi viral.

Seperti baru-baru ini, paranormal 33 tahun itu kembali menuliskan kicauan yang tak kalah heboh. Selasa (15/8/2017) melalui akun Twitter @mbah_mijan. Dalam kicaun itu Mbah Mijan mengisyaratkan bahwa ada artis wanita yang kini sedang dalam pantaun karena mengkonsumsi narkoba.

Mbah Mijan pun meminta mereka agar segera bertindak untuk pergi ke rehabilitasi sebelum terlambat.

“Hati hati buat artis wanita, ada single, ada janda! Sedang dalam pantauan, bertindak segera dan datang ke rehabilitasi secepatnya, aman!” tulis Mbah Mijan.

Mengetahui hal itu, beberapa netter pun malah menyebutkan nama Syahrini, Sheila Marcia dan Ayu Ting Ting.

miss_syasa : “Ayu tingting janda wkwkwkwkwk.”

melly_goo_123 : “Psti att ya mbah, kode nya kamu kamu.”

ida_ayu_atu : “Syahrini ya ???”

auliaquai : “SYAHRINI right??? DUTA MANDJAAHHH right??”

kimshoushan : “Seila Marcia palingan juga.”

veronaverow : “Pasti sheila marcia makin rusak aja tu orang gaperna berubah mjd lbh baik.”

Rupa-rupa Isi Akun Instagram Sampai Jual Obat Aborsi

0

BOGOR DAILY–  Sebuah akun di Instagram @tante_sarah7 membuat geram para pengguna media sosial. Akun tersebut menjual obat aborsi dan menampilkan foto janin hasil aborsi.

Selain itu, akun itu juga mengunggah testimoni dari para pelanggannya. Ada yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa.
Salah satu pelanggan, AP. AP mengatakan dia membeli obat aborsi herbal itu dari pemilik akun @tante_sarah7. Harganya satu paket Rp 800 ribu. “Katanya itu buat aborsi, harganya Rp 800 ribuan,” kata AP. “Nggak ada efeknya tuh,” komentarnya soal obat yang dibelinya itu.
Akun ini mendapat kecaman dari netizen. Mereka meminta polisi mengusut siapa pemilik akun ini.
Selain akun @tante_sarah7, akun lainnya yang juga menjual obat aborsi dan menampilkan foto-foto janin adalah @tante_dara9. Foto profil dan isi unggahan Instagram sama dengan @tante_sarah7. Nomor telepon pemilik akun juga sama.
Kedua akun ini banyak dilaporkan agar ditutup dan pemiliknya diberi hukuman yang sesuai karena membantu orang untuk membunuh janinnya.
@kemenkominfo @divisihumaspolri PLEASE DIUSUT YA PAK, KONTEN ABORSI SEMUA INI,” tulis akun desmaire.desmaire di kolom komentar. “@tante_sarah7 bentar lg keciduk nih mimin nya sama @divisihumaspolri,” tulis akunendha.aryasuta.
Namun akun itu tak lagi ditemukan saat diseraching kembali di kolom pencarian.
sumber: Kumparan.com

KPK: Koruptor Bergelar S2 Paling Banyak di Indonesia

0

BOGOR DAILY- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan kebanyakan koruptor di Indonesia berpendidikan tinggi.

“Yang paling tinggi yang korupsi itu orang berpendidikan S2, lebih dari 200 orang, yang nomor dua S1, lebih dari 100, yang nomor tiga S3. Yang tamat SD tidak ada,” kata Syarif saat berbicara di depan ratusan Kepala Desa berprestasi di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (16/8/2017) sore.

Karenanya, mantan dosen Fakultas Hukum Univeritas Hasanuddin Makassar itu menyimpulkan bahwa tindak pidana korupsi tak sejalan dengan tingkat pendidikan seseorang. Sebab, pada faktanya, orang yang menempuh pendidikan rendah malah tak ada yang melakukan korupsi.

“Korupsi juga tidak ada hubungannya dengan sekolah yang rendah,” kata Syarif.

Lebih lanjut kata Syarif, faktor seseorang melakukan korupsi juga bukan karena alasan kondisi ekonomi yang kurang memadai. Selama ini, pelaku korupsi yang diamankan KPK justru memiliki kekayaan miliaran rupiah.

“Korupsi itu tidak ada hubungannya dengan kemiskinan. Ada Gubernur Bank Indonesia, ada Deputi Gubernur Bank Indonesia pernah ditangkap KPK. Gubernur Bank Indonesia gajinya berapa? mungkin tiga kali gaji presiden, padahal kerjanya tinggal tanda tangan uang,” kata Syarif.

“Dan kalau bapak dan ibu lihat, yang pakai pakaian oranye di depan KPK, tidak ada yang miskin. Kita lihat LHKPN mereka, hartanya miliaran, punya tanah banyak, mobil banyak,” ujarnya menambahkan.

Sah! Deddy Mizwar-Syaikhu Tinggal Daftar Pilgub Jabar 2018

0

BOGOR DAILY– PKS dan Gerindra sudah menetapkan pasangan yang akan diusung untuk maju ke Pilgub Jabar 2018. Kedua parpol tersebut sepakat mengusung Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu untuk Pilgub Jabar.

Hal tersebut disampaikan oleh kedua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi. Keputusan itu langsung disampaikan oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto melalui sambungan telepon ke Mulyadi pada hari Rabu (16/8).

“Bapak Ketum sudah memutuskan bahwa Partai Gerindra Akan mengusung Bapak H Deddy Mizwar sebagai Bacalon Gubernur dari Partai Gerindra berpasangan dengan Bapak Ahmad Syaikhu sebagai Bacalon Wagub Jabar dari PKS,” ujar Mulyadi, Kamis (17/8/2017).

Mulyadi mengatakan, Deddy Mizwar yang juga menjabat sebagai Wagub Jabar bersedia menjadi penasehat DPD Gerindra Jabar. Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

“Melalui telepon, sekitar pukul 22:32 WIB, bapak sekjen DPP menyampaikan bahwa Pak Deddy Mizwar bersedia menjadi kader Partai Gerindra dengan penempatan tugas sebagai penasehat DPD Jabar,” jelas Mulyadi.

Dalam waktu dekat, Gerindra akan berkoordinasi dengan PKS untuk memformulasikan kerja sama di Pilgub Jabar. Seperti diketahui, kedua partai ini sudah memenuhi syarat minimal (20 kursi DPRD Jabar) untuk mengusung pasangan di Pilgub.

“(Sekjen Gerindra) meminta DPD Jabar untuk segera berkoordinasi dengan DPW PKS Jabar untuk memformulasikan teknis kerja sama dalam mempersiapkan Pilgub 2018,” tutur Mulyadi.

Dengan demikian, PKS dan Gerindra tinggal mendaftarkan Deddy Mizwar dan Syaikhu pada bulan Januari 2018. Sebelumnya, PKS juga telah menyetujui duet Deddy Mizwar dan Syaikhu.

Uang Lauk Pauk TNI/Polri Naik Jadi Rp60 Ribu Per Hari

0

BOGOR DAILY– TNI AD menyambut positif kenaikan uang lauk pauk yang diberikan oleh pemerintah. Kenaikan ini pun menjadi supelemen moril bagi prajurit untuk meningkatkan kinerja.

“TNI AD tentunya menyambut dengan gembira keputusan pemerintah menaikan ULP. Kami mengartikan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap prajurit. Peningkatan kesejahteraan pada satu sisi adalah untuk meringankan beban ekonomi, tetapi pada sisi lain ini juga menjadi suplemen moril bagi prajurit untuk melaksanakan tugas,” ujar Kadispen TNI AD, Brigjen Alfret Denny Tuejeh, Rabu (16/8/2017).

Denny menegaskan kenaikan uang lauk pauk ini menjadi peringatan bagi setiap anggota untuk selalu siap saat ditugaskan kapanpun. Kebijakan ini pun disikapi oleh TNI sebagai momen untuk berbenah diri dan terus meningkatkan profesionalisme.

“ULP itu salah satu yang menyadarkan prajurit untuk selalu siap melaksanakan tugas selama 24 jam dan bahkan kapanpun siap tugas. Prajurit selalu menunggu momen peningkatan kesejahteraan, tetapi saya ingin meyakinkan di sini bahwa TNI AD pun,selalu menyikapi kebijakan ini dengan terus berbenah diri melalui peningkatan profesionalisme,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah memberi tambahan pemasukan untuk para anggota TNI dan POlri. Pemerintah menaikkan biaya lauk pauk sebesar Rp 5.000 sehingga para anggota TNI dan Polri bisa menerima Rp 60.000 per orang per hari.

“Ada kenaikan untuk biaya lauk pauk TNI Polri menjadi Rp 60.000 atau naik Rp 5.000 per orang per hari,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (16/8/2017).