Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 897

Uding Sastrawan: Berkenalan di Dunia Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian

Bogordaily.net – Pendidikan, penelitian, dan pengabdian merupakan tiang-tiang penyangga fungsi akademisi. Tersusun kokoh dalam balutan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Akademisi, sebagai tokoh utama dalam mencari solusi ilmiah dari suatu masalah juga turut andil dalam memberi secercah harapan kepada masyarakat. Upaya ini digeluti oleh Uding Sastrawan, selaku bagian dari Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Orsat Bogor Selatan.

Pria yang akrab disapa Uding juga menorehkan perjalanannya di bidang pendidikan sebagai Dosen Program Studi Manajemen Agribisnis di Sekolah Vokasi IPB University. Di antara kiprahnya tersebut, Beliau turut aktif berkontribusi di kehidupan sosial dengan terjun langsung mengabdi pada masyarakat.

Lantas, bagaimana semarak perjalanan Uding selama mengarungi dinamika pendidikan tinggi yang penuh dedikasi?

Awal Mula Karir
Dilahirkan di Bogor, tepatnya pada 30 Juli 1980, Uding Sastrawan kemudian dibesarkan di dua tempat berbeda. Di masa sekolah menengah, beliau bersama keluarga bermigrasi dari Bogor ke Kota Subang. Beliau mengenyam pendidikan menengah pertama di dua tempat berbeda, yakni Cibungbulang, Bogor dan Ciasem, Subang. Setelah lulus, Uding melanjutkan masa muda di SMA Negeri 1 Pamanukan.

Meskipun demikian, kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi membawa beliau kembali ke Kota Bogor. Saat itu tahun 2002, Program Diploma Institut Pertanian Bogor menjadi pilihan Uding untuk memperluas wawasannya.

Beliau lulus sebagai ahli madya Program Studi Manajer Koperasi. Tahun 2006, Pak Uding mendaftarkan dirinya dalam program ekstensi untuk meraih gelar sarjana di Program Studi Manajemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor.

Sebelum mengemban amanah sebagai dosen, Uding Sastrawan mendapat ajakan untuk bergabung sebagai asisten dosen di Program Diploma Institut Pertanian Bogor. Melihat peluang akademik yang menghampirinya, beliau lantas melanjutkan pendidikan magister pada bidang studi Manajemen Agribisnis di Kampus Pertanian terkemuka di Kota Hujan pada tahun 2014.

Berbekal limpahan ilmu yang telah didapatkan, Uding pun memantapkan diri untuk bergabung sebagai Dosen Program Diploma Institut Pertanian Bogor yang selanjutnya akrab dikenal sebagai Sekolah Vokasi IPB University.

Relevansi bidang keilmuan tersebut menumbuhkan minat ilmu finansial dalam dirinya. Uding kemudian aktif mengajarkan mata kuliah terkait ekonomi dan manajemen keuangan di beberapa program studi sarjana terapan IPB University. Di antaranya, yakni Program Studi Manajemen Agribisnis, Akuntansi, Teknologi Rekayasa Komputer, dan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.

Pengalaman yang semakin mumpuni tidak ayal membuat instansi mempercayainya dalam berbagai posisi. Pada tahun 2015, Uding Sastrawan didaulat sebagai Sekretaris Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB University.

Beliau menuntaskan amanat tersebut pada tahun 2018. Setahun setelah melepas jabatan sebagai sekretaris program studi, instansi juga mempercayainya untuk mengawasi bidang manajemen mutu di Lembaga Sertifikasi Profesi Sekolah Vokasi IPB University.

Posisi inilah yang kemudian membawa beliau untuk kembali mengemban amanah sebagai pemimpin. Sejak tahun 2023, Uding aktif sebagai Ketua Komisi Lembaga Sertifikasi Profesi Sekolah Vokasi IPB University.

Meneliti dan Mengabdi
Seorang akademisi tentunya tidak pernah melupakan tupoksi perguruan tinggi yang diembannya. Selain pendidikan, penelitian dan pengabdian juga menopang atap universitas sebagai wadah berkembang para civitas. Prinsip ini tidak hanya berdiri membangun visi pendidikan.

Tri Dharma Perguruan Tinggi juga mendorong lahirnya komunitas berjiwa sosial tinggi. Tidak hanya menggalang empati, komunitas juga mengembangkan konsep fungsional meneliti menjadi lebih kredibel.

Uding Sastrawan juga melihat peluang yang sama dalam struktural organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI.

ICMI bertujuan merealisasikan tata kehidupan masyarakat yang diberkahi oleh Allah subhanahu wata’ala dengan meningkatkan mutu keimanan dan ketaqwaan, pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, kecendekiawanan dan peran serta cendekiawan muslim se-Indonesia.

Uding sendiri telah bergabung bersama ICMI sejak tahun 2023 sebagai Sekretaris Orsat Bogor Selatan.

Di samping kontribusinya di ICMI, Uding Sastrawan juga tak luput dari partisipasinya dalam program pengabdian. Pengabdian masyarakat tidak hanya menjadi kewajiban, namun telah menjadi prinsip hidup yang terus dipenuhi oleh para akademisi. Dalam bidang ini, Uding Sastrawan meraih pencapaian besarnya.

Pada tahun 2023, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Republik Indonesia mengundang IPB University dalam program Kedaireka. Kedaireka merupakan akronim dari Kedaulatan Indonesia dalam Reka Cipta.

Program ini menciptakan sebuah platform kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri. Peluang ini membuka mata para akademisi di IPB University untuk meningkatkan kontribusi di tengah masyarakat, tak terkecuali Uding Sastrawan.

Beliau kemudian dipercaya kembali sebagai ketua untuk memimpin penelitian tersebut. Adapun rekan-rekan akademisi yang turut berkelana bersamanya, yakni Bayu Widodo selaku Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer dan Gema Pramesti selaku Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak.

Pada penelitian dan pengabdian ini, Uding dan tim mencetuskan topik Sistem Informasi Keterbukaan Desa (SiKD) Sebagai Instrumen Stimulus Penciptaan Growth Pole Pedesaan.

Dalam mengemban pengabdian ini, Pak Uding dan tim menerima kontrak penelitian selama satu tahun dengan subjek utama penelitian berfokus pada desa 3T. Desa 3T sendiri didefinisikan sebagai unit daerah kecil dengan karakteristik tertinggal, terpencil, dan terluar.

Penelitian ini melibatkan tujuh desa di seluruh Indonesia yang memenuhi persyaratan tersebut. Adapun desa-desa tersebut di antaranya: Bantar Kulon, Cibarengkok, Cibitung Kulon, Cibunian, Garumukti, Mekarsari, dan Tanjung Tirta. Uding mengutarakan bahwa tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan aksesibilitas informasi masyarakat umum.

“Masyarakat umum bisa tahu tentang perkembangan desa, tentang informasi pembangunan, tentang potensi ekonomi…” ujarnya dalam sesi wawancara bersama penulis 20 Februari 2025.

Luaran utama dari proyek ini adalah peramban yang bisa diakses di laman sikd.org. Masyarakat, terutama perangkat desa dari ketujuh subjek tujuan pengabdian, menyambut proyek ini dengan sangat baik. Sesuai dengan harapan Uding dan tim, proyek ini berhasil memberikan kemudahan dalam mewujudkan transparansi informasi sumber daya desa.

Beradaptasi dengan Perubahan
Melalui pengalaman lapang tersebut, Uding juga berambisi mengembangkan minat akademisi generasi muda dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Beliau mengakui bahwa perubahan zaman yang semakin pesat menuntut lahirnya inovasi yang semakin cerdas dan terbuka.

Pendidikan dapat meningkatkan taraf hidup dari segi edukatif, namun ilmu yang diperoleh juga perlu bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa dan negara. Melalui hal ini, Uding Sastrawan menegaskan pentingnya berada dekat dengan masyarakat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa dinamika sosial mempengaruhi kebutuhan masyarakat. Sebagai pengemban amanat pendidikan tinggi, sikap adaptif sangat diperlukan untuk membuka mata terhadap lingkungan sekitar.

Masalah yang muncul perlu diselesaikan dengan solusi terbarukan. Hal ini tentunya tidak dapat diraih tanpa memanfaatkan ilmu yang dimiliki dalam pengabdian masyarakat.

“Sebaik-baiknya orang itu adalah orang yang bermanfaat,” sahut Uding.

Berbicara soal dinamika sosial, tentunya tidak terlepas dari cepatnya dunia berubah. Pendidikan juga terkena imbasnya. Pergantian zaman mendorong pemutakhiran kurikulum dari waktu ke waktu.

Alih-alih terkendala, Uding Sastrawan justru memandang perubahan sebagai sebuah kelaziman. Perubahan akan selalu ada, sekeras apapun kita berusaha menghindarinya.

Satu-satunya hal yang mendorong perubahan ke arah yang positif adalah sikap adaptif seseorang. Apabila bisa mengikuti perubahan, maka seseorang tentunya mampu bertahan dalam situasi yang goyah sekalipun.

Sisi positif dari perubahan adalah hal yang perlu dipegang erat untuk mewujudkan kecerdasan bangsa. Sementara itu, sisi negatif perubahan adalah revisi terbaik yang dapat dilakukan untuk memperbaiki celah-celah yang merugikan.

Berkaca dari perjalanannya di pendidikan vokasional, Uding tentunya mengharapkan perubahan ini sebagai kesempatan emas. Pendidikan vokasional mempunyai titik berat keterampilan sehingga dapat membuka potensi yang lebih praktikal. Mewujudkan potensi ini tidak luput dari adanya pemanfaatan teknologi modern.

Sumber daya primer dapat beralih menjadi output maksimal apabila wawasan teknologi cukup untuk mengimplementasikan prosesnya. Ibarat merubah singkong menjadi tepung tapioka.

Sesuatu yang sederhana akan memiliki daya guna tinggi. Syaratnya dengan memanfaatkan teknologi terbarukan. Wawasan tersebut tentunya dapat diraih apabila seseorang bisa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang melesat cepat.

Sebagai akademisi, Uding Sastrawan menyatakan bahwa mengembangkan kecerdasan bangsa adalah usaha yang kompleks. Membutuhkan perjalanan yang panjang untuk merealisasikan ekspektasi pendidikan yang tinggi.

Namun, niat dan kemauan yang kuat patut menjadi acuan bagi setiap elemen pembangun pendidikan untuk meraih kemajuan pesat dalam mencerahkan masa depan bangsa. Kontribusi akademisi perlu didukung dengan dedikasi negara sebagai pengemban amanah pusat.

Melalui kolaborasi aktif, tujuan Nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tentunya dapat dipikul sebagai tanggung jawab bersama. Mengikuti alur revolusi dan membuat inovasi untuk beradaptasi dengannya menjadi salah satu upaya prioritas bagi setiap pengemban amanat pendidikan.

“Satu-satunya hal yang tidak pernah berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri” – Uding Sastrawan

 

Halwa Khairani
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media IPB University

Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) memastikan kelancaran perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1446 Hijriah dengan menghadirkan 1.000 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Jawa-Sumatra, tersebar di 615 lokasi strategis dan dilengkapi personel siaga 24 jam nonstop.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menyampaikan, keberadaan SPKLU di berbagai titik menjadi fokus utama perseroan di momen Ramadan hingga Idulfitri 1446 H, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna EV. Pada lebaran 2025 ini, pemudik EV diproyeksi meningkat hingga 500 persen atau sebanyak 21.570 kendaraan dibanding tahun lalu yang mencapai 4.314 kendaraan.

”Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung penuh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan EV. Kami telah melakukan asesmen menyeluruh dan memetakan titik-titik strategis untuk memastikan pemudik EV dapat dengan mudah mengakses SPKLU selama perjalanan,” kata Edi.

Edi menjabarkan, terdapat total 3.529 unit SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia. Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.

Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri.

”Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatra. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” lanjut Edi.

Dukungan teknologi juga dihadirkan melalui aplikasi PLN Mobile, yang dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) untuk membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU terdekat.

Aplikasi PLN Mobile juga dilengkapi fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dan menentukan titik lokasi terbaik untuk melakukan pengisian daya secara optimal.

“Pelanggan tidak akan kesulitan menemukan SPKLU. Melalui fitur di PLN Mobile, mereka dapat dengan mudah mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya dengan fitur Trip Planner yang kami sediakan,” tutup Edi.

Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang optimal, PLN berkomitmen untuk mendorong ekosistem EV di Indonesia dan memastikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan bebas khawatir bagi pengguna EV.***

Jadwal Layanan Poliklinik dan Dokter di RSUD Cibinong Selama Ramadan

Bogordaily.net – Berikut jadwal layanan poliklinik termasuk dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Kabupaten Bogor selama Ramadan tepatnya di bulan Maret 2025.

Dalam poliklinik rawat jalan ini terdapat jadwal praktek dokter dengan berbagai layanan klinik diantaranya, klinik penyakit dalam, klinik saraf, klinik jantung, klinik kebidanan dan kandung serta klinik bedah syaraf.

Dengan jadwal layanan termasuk jadwal dokter di poliklinik RSUD Cibinong yang masih beroperasi mulai hari Senin hingga Jumat.

Adapun pendaftaran pelayanan poliklinik dimulai pada pukul 07.00 WIB sampai 11.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis. Kemudian untuk hari Jumat pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB.

Pelayanan poliklinik berlaku bagi para pasien pengguna BPJS dengan mendaftar dan melampirkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama/FKTP (asli dan fotocopy), serta melampirkan fotocopy KTP.

Selain itu, khusus untuk pasien klinik mata, bagi yang akan melakukan pemeriksaan pergerakan mata visus dan tes buta warna wajib melampirkan pas photo 4×6 berwarna.

RSUD Cibinong akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, termasuk selama bulan Maret 2024.

Direktur RSUD Cibinong, dr Yukie Meistisia Anandaputri Satoto berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keseimbangan gizi.

Jajaran direksi dan staf RSUD Cibinong terus berupaya maksimalkan pelayanan terhadap pasien.

Salah satunya melalui program  “CAGEUR” atau RSUD Cibinong Gancang Ngubaran Dulur, yang merupakan layanan rujukan, telemedicine dan home care yang dimiliki oleh RSUD Cibinong juga dihadirkan sebagai upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Dan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Dokter Yukie menyebut layanan CAGEUR sudah berbasis aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat di www.cageur.rsudcibinong.com .

Di dalamnya terdapat layanan tele konsultasi, perawatan di rumah, farmasi, pelayanan nutrisi, pelayanan paliatif, asisten medis, evakuasi medis, tim medis gawat darurat, dan mini ICU.

Ini adalah salah satu upaya mewujudkan layanan pre Hospital, Hospital Without Wall, sebagai upaya mempermudah akses pelayanan langsung kepada masyarakat.***

Albin Pandita

Santri PMUQI Raih Juara di Ajang National Students Competition

0

Bogordaily.net – Santri Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang National Students Competition yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), santri PMUQI berhasil meraih beberapa penghargaan bergengsi.

Kompetisi yang digelar pada 8-9 Maret 2025 ini mempertandingkan berbagai kategori, di antaranya Students Debate Competition dan Storytelling Competition. PMUQI mengirimkan tiga tim debat dan enam peserta storytelling, yang semuanya menunjukkan performa luar biasa di hadapan dewan juri.

Berkat kerja keras dan latihan yang disiplin, santri PMUQI berhasil meraih juara dalam beberapa kategori:

– Keenan Syafiq Zarkasih (Kelas 4 Sains) – Juara 1
– Nasywa Maulida (Kelas 5 IPA 1) – Juara 2
– Aisyah Huwaidah (Kelas 4 Sains) – The Best Attribute

Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan pembimbing bagian bahasa dan Direktur Pengasuhan PMUQI, serta dukungan penuh dari pesantren. Kompetisi ini juga dinilai oleh juri-juri profesional, seperti:

Muhammad Batara – Chief Adjudicator (Dewan Hakim Debat)
Patricia Samantha – Professional Storyteller & Creative Writer

Para peserta mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga dari kompetisi ini. Selain meningkatkan keterampilan berbicara dan berpikir kritis, mereka juga mendapat kesempatan membangun relasi dengan peserta dari berbagai sekolah.

“Kami belajar banyak dari kompetisi ini, mulai dari berdebat dengan peserta dari sekolah lain, menjalin relasi yang baik, hingga berdiskusi dengan dewan juri yang hebat dan inspiratif,” ujar Amar Mujadit, salah satu peserta lomba debat. ***

Tinjau Pabrik Kemas Ulang Minyakita di Sukaraja, Kapolres dan Bupati Bogor Minta Pelaku Ditindak Tegas

Bogordaily.net – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin 10 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, Kapolres dan Bupati Bogor melihat langsung proses kemas ulang Minyakita di hadapan para wartawan. Dimana, pelaku TRM memperagakan proses produksi menggunakan mesin yang ada di dalam pabrik tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menegaskan bahwa, pihaknya tak tinggal diam, dan meminta masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan informasi terkait kecurangan terhadap produk Minyakita.

“Ini adalah langkah awal kami sehingga saya mohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor apabila ada informasi sekecil apapun kabarin ke kami apalagi terkait dengan sembako maupun bahan pokok penting, masyarakat membutuhkan,” kata AKBP Rio.

“Masyarakat lagi kekurangan, kita harus membantu masyarakat, jangan kita menyusahkan masyarakat,” tambahnya.

Kemudian, pihaknya akan senantiasa bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memberantas pelaku yang melakukan kecurangan terhadap masyarakat kecil.

“Tidak ada lagi orang seperti ini di negara ini yang mengambil keuntungan dari masyarakat yang susah,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi terhadap jajaran Polres Bogor yang telah membongkar pabrik kemas uang Minyakita.

“Tentu langkah yang diambil oleh Polres Bogor kamu sangat mengapresiasi terimakasih banyak Polres Bogor kepada pemerintah Kabupaten Bogor kita sama sama berjuang membangun Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, kegiatan tersebut dapat memberikan kerugian dan juga berdampak besar terhadap kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.

“Hal ini terutama di bulan suci ramadhan tentu sangat berdampak berpengaruh terhadap kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor, baik rumah tangga apalagi pengusaha,” ungkapnya.***

Albin Pandita

Minyakita Banyak Dicurangi, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Minta Disperdagin Perketat Pengawasan 

Bogordaily.net – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor untuk lebih ketat dalam mengawasi pengusaha minyak curah di wilayah Bumi Tegar Beriman.

Pernyataan ini disampaikan Sastra Winara saat menghadiri pengungkapan kasus kecurangan pengusaha minyak curah yang terbukti mengurangi volume minyak yang dijual kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sastra Winara mengapresiasi langkah cepat jajaran Polres Bogor dalam mengungkap pelanggaran tersebut.

Kemudian, Ia menyoroti bahwa tindakan curang ini sangat merugikan masyarakat, terutama menjelang Idulfitri, ketika kebutuhan bahan pokok meningkat.

“Ini kejahatan yang terstruktur, di mana ketika kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Lebaran, ada oknum-oknum yang mengurangi volume minyak Kita yang seharusnya satu liter menjadi hanya 750 mililiter. Saya sangat berterima kasih kepada Polres Bogor yang berhasil mengungkap kasus ini,” kata Sastra kepada wartawan, pada Senin, 10 Maret 2025.

Ia menegaskan bahwa, Disperdagin Kabupaten Bogor harus lebih selektif dalam mengawasi dan mengecek perizinan para pengusaha minyak curah di wilayahnya. Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Disperdagin harus lebih selektif dalam melihat kegiatan dan operasional pabrik-pabrik seperti ini. Biasanya, izin mereka berasal dari Disperdagin, sehingga perlu ada kontrol yang lebih ketat,” jelasnya.

Selain itu, ia meminta Disperdagin untuk rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar menjelang Idulfitri guna memastikan minyak curah yang beredar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Harus terus memantau pasar agar masyarakat tidak mendapatkan minyak curah ilegal atau yang tidak sesuai dengan ketentuan,” ungkap Sastra.

Sebelumnya, Polres Bogor berhasil membongkar pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin 10 Maret 2025***

Albin Pandita

Kurangi Takaran dan Jual Tak Sesuai HET, Polisi Bongkar Pabrik Kemas Ulang Minyakita di Sukaraja Bogor

Bogordaily.net – Polres Bogor berhasil membongkar pabrik kemas ulang Minyakita di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Senin 10 Maret 2025.

Dimana dalam pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan pelaku TRM yang berperan sebagai pengelola pabrik, dan barang bukti ribuan kemasan Minyakita.

Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadila mengatakan bahwa, pelaku TRM dengan sengaja memproduksi minyak curah dengan merk “Minyakita” dengan mengurangi takaran yang seharusnya 1 liter menjadi 817 ML.

“Pelaku dengan sengaja mengurangi takaran yang seharusnya 1 liter 1.000 ml menjadi 817 ml dengan label tidak mencantumkan netto pada kemasan,” kata Kompol Rizka Fadhila kepada wartawan, Senin 10 Maret 2025.

Ia menjelaskan, pelaku diketahui membeli bahan dari supplier minyak sawit curah di wilayah Jakarta, Cikarang, dan Tangerang Banten, dengan sistem pembayaran ditempat.

“Selanjutnya bahan baku dibawa ke lokasi tkp untuk dilakukan repacking dengan peralatan yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Kemudian, pelaku menjual kembali Minyakita tersebut ke beberapa wilayah dengan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp. 15.700 dari harga biasanya Rp. 13.700

“Saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap pelaku yang lain yang berperan sebagai pemilik kegiatan usaha tersebut,” ujar Rizka.

Atas perbuatan tersebut, pelaku kini berhasil diamankan dan terancam hukuman delapan tahun penjara.***

Albin Pandita

Perumda PPJ Kota Bogor Terus Kebut Revitalisasi Pasar Sukasari

0

Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor terus mengebut proses revitalisasi Pasar Sukasari, agar bisa segera diisi oleh para pedagang.

Dirut Perumda PPJ Kota Bogor, Jenal Abidin menjelaskan, percepatan pembangunan Pasar Sukasari tengah dilakukan.

“Kami minta ke investor untuk segera melakukan percepatan pembangunan Pasar Sukasari,” jelas Jenal

Jenal menyebut, akhir Maret ini diharapkan pembangunan sudah selesai, dan pedagang existing bisa masuk pada minggu kedua atau ketiga April.

Meski demikian, Jenal menekankan target utama adalah agar pedagang bisa segera masuk ke pasar yang baru setelah Lebaran.

Jika pembangunan belum selesai pada waktunya, Perumda Pasar Pakuan Jaya akan berkoordinasi lebih lanjut.

“Kita akan bicarakan dengan investor untuk mencari solusi terbaik, dengan tetap mengacu pada perjanjian yang telah disepakati,” ungkapnya.

Percepatan revitalisasi ini, kata Jenal, merupakan atensi dari Wali Kota Bogor, dan pihaknya sudah menyampaikan kepada investor agar segera menyelesaikan pembangunan.

Jenal berharap, Pasar Sukasari yang saat ini progresnya sudah 90 persen, bisa segera diselesaikan dan pedagang juga sudah bisa berjualan.

Revitalisasi ini merupakan atensi dari Pak Wali Kota Bogor, dan Perumda PPJ sudah menyampaikan kepada investor agar segera menyelesaikan pembangunan.

Jenal menerangkan, setelah rampung 100 persen, Pasar Sukasari akan memiliki 520 unit kios dan 140 unit los untuk menampung pedagang.

“Untuk Pasar Sukasari yang saat ini memasuki tahapan akhir pembangunan, diharapkan segera selesai, termasuk persiapan untuk masuknya pedagang,” tutup Jenal. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Eksplorasi Memukau Cafe Serune, Wisata Alpaca dan Sheep, dan Desa Paepira Danau Toba

0

Bogordaily.net – Pada tanggal 30 Juli, aku dan teman-temanku memutuskan untuk mengadakan liburan yang telah kami rencanakan sejak lama. Kami memilih Berastagi sebagai destinasi kami, terkenal dengan keindahan alamnya dan tempat-tempat yang sedang viral. Liburan menjadi ekplorasi yang memukau.

Pagi-pagi sekali, kami berkumpul di rumahku di Medan kota. Dengan penuh semangat, kami memeriksa barang bawaan dan memastikan semuanya sudah siap untuk perjalanan.

Setelah semuanya siap, kami berangkat menggunakan mobil pribadi, membawa serta semangat dan antusiasme yang tinggi. Perjalanan panjang kami diiringi dengan tawa, cerita-cerita lucu, dan deretan lagu seru yang mengiringi perjalanan Kami.

Selama perjalanan, Kami menikmati pemandangan pegunungan dan pepohonan hijau dengan udara yang sejuk dan jalannya yang berkelok-kelok. Jalanan yang berkelok-kelok menambah sensasi perjalanan kami.

Setiap kali mobil Kami berbelok, Kami bisa melihat panorama alam yang menakjubkan dari berbagai sudut pandang. Kami juga sesekali berhenti di pinggir jalan untuk mengambil foto, mengabadikan momen indah ini.

Setibanya di Berastagi, Kami memutuskan untuk mengunjungi tempat yang memang Kami tuju sebelumnya, yaitu Sarune Cafe Berastagi. Kafe ini terkenal dengan pemandangan langsung ke Gunung Sinabung dan suasana yang nyaman dengan kebun lavender yang indah.

Sesampainya di cafe, kamu langsung memesan menu yang ada di cafe tersebut. Setelah memesan menu, kami berpoto di daerah kafe sembari menu di siapkan. Setelah menu siap kami kembali ke tempat duduk buat menikmati makanan yang udah kami pesan.

Sambil menikmati hidangan, kami berbincang-bincang dan bercanda bersama. Cerita-cerita lucu dan pengalaman-pengalaman konyol selama perjalanan membuat suasana semakin seru. Tawa kami menggema di antara pepohonan dan udara sejuk pegunungan, menciptakan kenangan indah yang sulit dilupakan.

Setelah puas menikmati hidangan di Sarune Cafe, kami memutuskan untuk jalan pulang karena waktu sudah menunjukkan waktu sore dan mulai malam. Selama perjalanan pulang, kami menceritakan keseruan kami di Sarune Cafe bahwasannya tempatnya memang bagus buat di kunjungin dan sesuai rekomendasi dari orang-orang yang udah pernah kesana.

Setiba di perjalanan pulang, kami terjebak dalam kemacetan parah yang sangat panjang sehingga kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali. Hal ini terjadi akibat adanya tanah longsor yang menyebabkan jalan putus di daerah Sibolangit, yang merupakan satu-satunya jalan yang kami lalui untuk pulang. Kami sangat khawatir karena tidak ada jalan alternatif dan situasi ini menyebabkan menghambat jalan pulang kami.

Setelah melihat keadaan dan menyadari bahwa hari sudah mulai larut malam, serta kemacetan yang belum juga dapat diatasi, kami memutuskan untuk mencari penginapan

untuk bermalam. Kami memutar balik ke arah Berastagi untuk mencari tempat menginap. Akhirnya, kami tiba di Penginapan Rudang yang berada di Berastagi. Kami pun segera bergegas untuk beristirahat karena sudah merasa sangat lelah.

Pagi pun tiba, dan kami memutuskan untuk mengunjungi objek wisata yang sedang viral di dekat hotel tempat kami menginap. Kami memutuskan untuk berkunjung ke wisata Alpaca dan Sheep yang berada di Grand Hotel Berastagi.

Di pagi itu, kami segera bersiap untuk mengunjungi destinasi berikutnya. Setelah beres-beres dan menyiapkan segala keperluan, kami langsung berangkat menuju lokasi wisata tersebut.

Setibanya di sana, kami merasa sangat gembira dan senang karena bisa bermain dengan domba-domba yang lucu, mirip dengan domba Shaun the Sheep.

Selama berada di sana, kami tak henti-hentinya berfoto-foto dan membagikan kebahagiaan bersama hewan alpaca dan domba di tempat tersebut. Pengalaman ini sangat mengesankan dan membuat kami merasa lebih dekat dengan alam dan hewan-hewan yang menggemaskan.

Setelah kami mengunjungi destinasi wisata domba, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Danau Toba, tepatnya di Desa Paepira yang berada di Kabupaten Karo. Sepanjang perjalanan, mata kami dimanjakan oleh panorama Danau Toba yang memukau dan indah, sehingga membuat kami ingin kembali lagi suatu saat nanti.

Setibanya kami di Desa Paepira, kami disambut oleh penduduk setempat dengan penuh keramahan. Mereka menawarkan kapal untuk kami seberangi dan untuk berfoto-foto nantinya. Tanpa ragu, kami langsung menyewa kapal yang mereka tawarkan.

Selama berada di kapal, kami benar-benar menikmati pemandangan indah Danau Toba secara langsung. Pemandangannya begitu memukau dan memberikan perasaan damai yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Keindahan alam Danau Toba sungguh luar biasa, membuat kami merasa bahagia dan terpukau.

Perjalanan kami di Danau Toba benar-benar meninggalkan kesan mendalam. Setelah menikmati keindahan alam danau toba, kami pun memulai perjalanan pulang dengan hati yang penuh kebahagiaan.

Selama di perjalanan, kami terus menceritakan pengalaman tak terlupakan dari tiga destinasi wisata yang udah kami kunjungi. Setiap cerita yang terungkap mempererat ikatan persahabatan kami, sambil menikmati momen-momen penuh tawa dan kebahagiaan.

Sungguh, perjalanan ini menjadi salah satu cerita petualangan paling seru yang pernah aku alami bersama teman-teman. Kami tidak hanya menjelajahi tempat-tempat indah, tetapi juga menciptakan kenangan yang akan terus kami kenang sepanjang hidup.

Semoga pengalaman ini menjadi inspirasi untuk perjalanan-perjalanan berikutnya yang tak kalah seru dan mengesankan.

Perjalanan pulang ini menutup lembaran cerita perjalanan kami dengan manis, membawa pulang rasa syukur dan kebahagiaan yang melimpah. Kami sudah tak sabar untuk merencanakan perjalanan berikutnya.***

Taupik Al Pala – J0401231095
Mahasiswa Komunikasi dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Konsumsi Konten

0

Bogordaily.net – Di era digital jaringan ini, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari -hari. Setiap hari, miliaran orang mengunjungi platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok, Twitter dan YouTube. Aspek penting yang memengaruhi pengalaman pengguna di media sosial adalah algoritma yang digunakan platform ini.

Apa Itu Algoritma Media Sosial?
Algoritma media sosial merujuk pada banyak aturan dan proses matematika yang digunakan dalam platform media sosial, memfilter, menyortir dan menampilkan konten kepada pengguna. Tujuan utama dari algoritma ini adalah untuk memungkinkan pengguna melihat konten yang paling relevan dan menarik bagi Anda karena perilaku, preferensi, dan interaksi sebelumnya. Pada kenyataannya, algoritma ini bertindak sebagai sutradara atau kurator individu, dan video, foto, artikel, atau status ditampilkan di umpan pengguna.

Algoritma sosial media menggunakan sinyal yang berbeda untuk memprediksi konten apa yang akan menarik pengguna. Dilakukan oleh pengguna konten sebelumnya. Video atau foto berdasarkan pengaturan pengguna individu. Konten tren: topik lebar atau viral sering menghasilkan peringkat yang lebih tinggi.

Pengaruh Algoritma Terhadap Konsumsi Konten

a. Personalisasi Konten
Salah satu efek paling jelas dari algoritma media sosial adalah tingkat personalisasi konten yang sangat tinggi. Dengan memahami preferensi pengguna, algoritma dapat memiliki konten yang lebih relevan. Ini karena pengguna merasa bahwa apa yang mereka lihat terkait dengan minat mereka. Filter gelembung adalah situasi di mana pengguna menekankan pendapat dan minat mereka dan hanya menyajikan konten yang jarang terpapar berbagai ide atau perspektif. Ini dapat memperburuk polarisasi sosial dan membatasi pemahaman yang lebih luas tentang topik -topik tertentu.

b. Efek Penguatan Konten Viral
Algoritma media sosial sering kali memprioritaskan konten yang viral, yang memiliki banyak interaksi (seperti like, komentar, atau berbagi). Ini memungkinkan Anda untuk mencapai efek manusia salju di mana konten populer menjadi semakin viral, tetapi Anda dapat mengabaikan lebih banyak niche atau konten yang tidak diketahui. Akibatnya, Anda dapat menghapus lebih banyak lagi di deposit atau konten pendidikan Anda.

c. Waktu yang Dihabiskan di Media Sosial
Pengguna biasanya menghabiskan lebih banyak waktu di platform karena presentasi konten yang relevan dan menarik. Ini menciptakan siklus ketergantungan di mana orang berada di platform, menghadirkan konten yang lebih relevan dan menarik. Di sisi lain, algoritma menciptakan konten yang lebih menarik dan meningkatkan pengalaman pengguna sesuai dengan preferensi mereka. Di sisi lain, ini dapat meningkatkan kecanduan media sosial, mengurangi produktivitas, dan bahkan merusak kesehatan mental pengguna.

d. Perubahan Pola Konsumsi Konten
Pengguna dapat menonton video yang lebih pendek lebih sering, karena algoritma memprioritaskan jenis konten ini (seperti tikk dan gulungan di Instagram). Jenis konten lainnya, seperti artikel panjang dan infografis, dapat menerima paparan yang lebih rendah. Selain itu, algoritma ini juga memperkenalkan pola konsumsi konten berbasis dasar yang lebih kebiasaan. Ini berarti bahwa konten yang dalam mengurangi keinginan untuk berkonsentrasi pada lebih banyak konsumsi dan pendidikan.

e. Pemasaran dan Komersialisasi Konten
Algoritma juga memiliki dampak besar pada pemasaran di media sosial. Iklan yang disesuaikan dengan minat pengguna sering membuat pengalaman konsumsi konten terasa lebih relevan dan pribadi. Untuk pengguna, Anda dapat mengubah bagaimana konten dikonsumsi dengan meningkatkan jumlah konten atau dengan merekomendasikan iklan. Anda mungkin terpapar dengan produk atau layanan tertentu yang dapat memengaruhi keputusan pembelian Anda.

Implikasi Sosial dan Kultural
Pengaruh algoritma media sosial terhadap konsumsi konten tidak hanya terbatas pada perilaku individu, tetapi juga dapat memengaruhi dinamika sosial dan budaya secara keseluruhan. Beberapa implikasi yang perlu diperhatikan adalah:

1. Polaritas dan Echo Chamber: Seiring dengan personalisasi yang semakin mendalam, individu mungkin hanya terpapar pada sudut pandang yang sama, memperparah polarisasi sosial dan mengurangi kemampuan untuk memahami pandangan yang berbeda.

2. Dampak Terhadap Kesehatan Mental: Konten yang diprioritaskan oleh algoritma, terutama yang bersifat visual dan seringkali memperlihatkan kehidupan yang tampaknya lebih sempurna, dapat menurunkan rasa percaya diri dan meningkatkan kecemasan atau depresi.

3. Penyebaran Informasi Salah: Algoritma juga dapat mempromosikan informasi yang tidak benar atau hoaks, terutama jika informasi tersebut mendapat banyak interaksi. Hal ini dapat mengaburkan kebenaran dan memperburuk masalah disinformasi.

Algoritma media sosial memiliki dampak besar pada bagaimana konten dikonsumsi. Dengan menghadirkan konten yang relevan dan menarik, algoritma dapat meningkatkan pengalaman pengguna, tetapi juga dapat membuat masalah baru seperti filter kandung kemih, polarisasi sosial, dan disinformasi. Di sisi lain, algoritma juga mempengaruhi waktu yang dihabiskan pada platform, kecanduan media sosial, dan perubahan pola konsumsi konten.***

Taupik Al Pala
Mahasiswa Komunikasi dan Media
Sekolah Vokasi IPB