Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 9

RS Islam Bogor Hadirkan MCU Paket Sehat 3, Dorong Deteksi Dini Penyakit

0

bogordaily.net – RS Islam Bogor menghadirkan program Medical Check Up (MCU) bertajuk “Paket Sehat 3” sebagai upaya mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.

Program ini mengusung pesan penting bahwa menjaga kesehatan tidak perlu menunggu sakit terlebih dahulu.

Melalui MCU Paket Sehat 3, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan kondisi tubuh secara menyeluruh sekaligus mendeteksi potensi risiko penyakit lebih awal.

Dalam paket ini, tersedia sejumlah layanan pemeriksaan seperti konsultasi dokter, pengecekan kolesterol, trigliserida, asam urat, hingga gula darah puasa.

Seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran umum kondisi kesehatan secara praktis dan lengkap.

Pihak RS Islam Bogor menyampaikan bahwa program ini memberikan berbagai keuntungan, di antaranya kemudahan proses, cakupan pemeriksaan yang komprehensif, serta memberikan rasa tenang dalam merencanakan kesehatan di masa depan.

Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang, bukan sekadar pilihan.

MCU Paket Sehat 3 ditawarkan dengan harga terjangkau, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Program ini berlaku selama periode 1 hingga 30 April 2026.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini dapat langsung menghubungi Customer Service Officer di nomor 0899-8278-777 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut maupun melakukan pendaftaran.

Dengan adanya program ini, RS Islam Bogor berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat, sehingga kualitas hidup yang lebih baik dapat tercapai.***

Sempat Distop, CFD Tegar Beriman Dibuka Lagi Mulai 5 April 2026

0

Bogordaily.net — Sesuai arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten Bogor akan kembali mengaktifkan kegiatan Car Free Day (CFD) Tegar Beriman sebagai ruang publik yang sehat, produktif, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Kebijakan ini dilaksanakan atas arahan Bupati Bogor dan akan mulai diberlakukan pada Minggu, 5 April 2026, pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD kali ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga menghadirkan berbagai layanan publik, edukasi, serta kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan seluruh perangkat daerah, RSUD, BUMD, hingga mitra strategis seperti Bank BJB Cabang Cibinong.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai pelayanan publik yang disediakan secara langsung di lokasi, mulai dari layanan cek kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan, administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, hingga layanan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik.

Selain itu, tersedia pula layanan Samsat dan pelayanan pajak daerah oleh Bapenda, serta Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) keliling yang memberikan layanan kesehatan hewan bagi masyarakat.

CFD Tegar Beriman juga menjadi sarana edukasi kesiapsiagaan, di mana masyarakat dapat mengenal lebih dekat peran dan tugas BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, serta PMI. Kegiatan donor darah pun akan diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian sosial bersama.

Untuk menambah semarak suasana, kegiatan ini akan disiarkan secara langsung melalui Teman FM serta live streaming oleh Diskominfo, yang sebelumnya juga telah melakukan promosi intensif melalui berbagai kanal media sejak 30 Maret 2026.

Beragam aktivitas olahraga turut meramaikan CFD, seperti agenda lari bersama dalam rangka promosi Bogorun yang berkolaborasi dengan KORMI dan komunitas Chibi Runner, fun bike bersama ASN dan masyarakat, serta jalan sehat yang melibatkan berbagai kalangan. Tidak hanya itu, akan digelar pula coaching clinic bersepeda dan layanan bengkel gowes sebagai bentuk edukasi dan dukungan terhadap gaya hidup sehat.

Kegiatan senam sehat bersama KORMI dan Yayasan Jantung Sehat Kabupaten Bogor akan dipusatkan di kawasan Pasar Petani Garuda, yang selama kegiatan berlangsung disterilkan dari kendaraan demi kenyamanan peserta.

Suasana semakin meriah dengan adanya bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk unggulan lokal di area sekitar Setda hingga mendekati kawasan Cibinong Science Center.

Seni dan budaya juga menjadi bagian penting dalam CFD kali ini. Berbagai pertunjukan akan digelar oleh Disparekraf dan Disbud di sejumlah titik sepanjang area CFD, mulai dari kawasan CSP hingga Setu Kabantenan dan Pasar Petani Garuda, sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Selain itu, kampanye hemat energi dan kepedulian terhadap lingkungan akan terus digaungkan oleh KORPRI, DLH, serta Pramuka guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

Layanan perbankan oleh Bank BJB Cabang Cibinong juga diharapkan dapat melayani kebutuhan masyarakat selama kegiatan berlangsung, serta Pusat Informasi Geologi yang dibuka sejak pagi hari sebagai sarana edukasi tambahan.

Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan, pengaturan lalu lintas dan ketertiban akan dilakukan oleh Dishub dan Satpol PP melalui patroli rutin menggunakan sepeda maupun kendaraan listrik dengan pendekatan yang humanis.

Tidak hanya di kawasan Tegar Beriman, pelaksanaan CFD pada 5 April 2026 juga akan berlangsung di tingkat kecamatan sebagai bentuk pemerataan kegiatan dan partisipasi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta meramaikan sekaligus menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.

CFD diharapkan menjadi ruang kebersamaan yang mampu memperkuat interaksi sosial, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong gaya hidup sehat menuju Bogor yang lebih maju dan berdaya.***

Warga Dukung Ketegasan Pemkot Bogor, Tertibkan Kawasan Eks Pasar Bogor

0

Bogordaily.net -Warga Kampung Pala, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menyambut baik ketegasan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor dalam melaksanakan penertiban di kawasan eks Pasar Bogor, Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, Jalan Lawang Saketeng, dan kawasan Surya Kencana.

Salah satu warga sekitar, Dede, menyampaikan bahwa kondisi kawasan yang kini lebih bersih tanpa adanya pedagang kaki lima (PKL) membuat lingkungan menjadi lebih nyaman, sehingga mobilitas warga dan akses lalu lintas menjadi lebih lancar.

Ia bercerita pernah mengalami kendala saat hendak membawa anak pertamanya ke RS PMI, karena akses jalan tertutup PKL.

“Jadi waktu itu benar-benar mendesak. Saya harus membawa anak ke RS PMI, tetapi karena akses jalan tertutup, saya harus memutar ke Bondongan dengan melawan arus. Akibatnya, waktu tempuh menjadi lebih lama. Kondisi akses yang tertutup PKL ini juga sudah terjadi bertahun-tahun,” ujarnya, saat menyaksikan proses penertiban, Senin (30/3/2026).

Ia pun mendukung langkah tegas Pemkot Bogor bersama Forkopimda dalam menertibkan PKL yang menutup akses jalan. Bahkan, akses ke permukiman warga melalui jalan tembus dari Lawang Saketeng menuju Empang, Bondongan, dan Mal BTM yang sebelumnya bertahun-tahun dikuasai PKL kini telah difungsikan dan diaktifkan kembali.

Selain itu, Pemkot Bogor juga menerapkan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) terhadap para PKL. Tak hanya itu, PKL yang membandel dan kembali mendirikan lapak pun langsung dibongkar.

“Saya bersama warga mendukung. Kota ini milik bersama, jadi semua harus ikut aturan agar sama-sama nyaman,” ujar Dede.

Sementara itu, pedagang bumbu, Dianti, yang merupakan PKL, mengakui bahwa aktivitas berjualan di pedestrian dan badan jalan merupakan tindakan yang tidak sesuai aturan. Ia juga menyadari masih banyak PKL yang melanggar dengan membuang sampah sembarangan dan mengotori jalan.

“Iya, memang kami akui para pedagang belum mengikuti aturan. Sampah juga masih kotor. Makanya sekarang kami mencoba ikut menata,” ujarnya.

Ia pun menyatakan akan pindah berjualan ke Pasar Jambu Dua. Namun, Dianti berharap Pemkot Bogor terus melakukan sosialisasi agar para pembeli turut berpindah, sehingga pedagang tidak kehilangan pelanggan.

“Saya mencoba ikut aturan untuk pindah. Tapi memang kekhawatiran kami adalah kehilangan langganan, karena tidak semua pembeli langsung tahu kami pindah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta agar akses perpindahan pedagang dipermudah, termasuk kemudahan akses angkutan kota, sehingga roda perekonomian tetap berjalan.

Merespon hal itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa ia telah meminta jajaran Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk menyediakan akses bagi transportasi umum agar dapat masuk atau melintas ke dalam area pasar guna memudahkan pembeli.

Ia juga meminta Perumda PPJ untuk mengkaji kemudahan proses bongkar muat, termasuk biaya bongkar muat, sebagai stimulus untuk meningkatkan efektivitas aktivitas pasar.***

Ratusan Telur Dinosaurus Ditemukan di Prancis, Ilmuwan Ungkap Situs Bertelur Massal 70 Juta Tahun

Bogordaily.net – Telur dinosaurus. Itu kata kunci yang langsung terbayang begitu kabar dari selatan Prancis datang. Bukan satu. Bukan puluhan. Ratusan.

Di wilayah Mèze, para peneliti dari Musée-Parc des Dinosaures menemukan sesuatu yang membuat imajinasi meloncat jauh ke 70 juta tahun lalu. Kawasan itu, yang dulu mungkin sunyi, ternyata pernah menjadi “rumah bersalin” raksasa bagi makhluk purba.

Bayangkan. Tanah yang kini biasa saja, dahulu penuh aktivitas. Dinosaurus datang, bertelur, pergi. Datang lagi. Begitu terus. Telur dinosaurus itu berasal dari periode Kapur Akhir—masa ketika Bumi masih dikuasai oleh reptil raksasa.

Yang menarik, ini bukan milik satu jenis saja. Para ilmuwan menemukan bahwa beberapa spesies berbeda hidup berdampingan. Mereka berbagi ruang. Tidak saling mengusir. Setidaknya, itu yang terbaca dari cangkang-cangkang yang tersisa.

Di sinilah ilmu berbicara pelan tapi pasti.

Dengan teknik mikroskopis, para peneliti meneliti struktur kristal pada cangkang. Bentuknya berbeda. Ketebalannya tidak sama. Dari situ, mereka menyimpulkan: ini koloni bersama. Bukan satu keluarga besar, tapi banyak “tetangga” dalam satu kawasan.

Seorang peneliti, Alain Cabot, memberi penjelasan sederhana tapi dalam: dari cangkang, kita bisa membaca siapa yang pernah hidup di sana.

Sederhana. Tapi juga menakjubkan.

Sebagian besar telur itu kosong. Sudah menetas, atau mungkin tidak pernah dibuahi. Waktu dan alam bekerja dengan caranya sendiri. Lumpur dan pasir menutupinya cepat. Mengawetkan. Menyimpan cerita yang baru terbuka sekarang.

Fenomena seperti ini jarang. Sangat jarang. Karena itu Mèze kini dianggap sebagai salah satu situs fosil paling penting di Eropa.

Dan kita kembali pada kalimat awal: telur dinosaurus.

Bukan sekadar fosil. Tapi jejak kehidupan. Jejak tentang bagaimana mereka berkembang biak, hidup berdampingan, dan mungkin—tanpa mereka sadari—meninggalkan pesan untuk masa depan.

Pesan itu baru kita baca sekarang.***

Kasus Korupsi Amsal Sitepu, Ketika Ide Kreatif Dihitung Nol Rupiah

0

Bogordaily.net – Kasus korupsi Amsal Sitepu terasa janggal sejak awal. Seorang videografer. Bukan pejabat. Bukan penguasa anggaran. Tapi duduk di kursi terdakwa. Dituntut dua tahun penjara.

Namanya: Amsal Christy Sitepu. Direktur CV Promiseland. Ia mengerjakan proyek video profil desa. Nilainya Rp30 juta per desa.

Ia bilang: itu murah.

Ia punya alasan. Tahun 2019, ekonomi kreatif nyaris mati. Lockdown. Tidak ada proyek. Ia menawarkan ide. Sekaligus keahlian. Menghidupkan desa lewat video.

Proposalnya diterima. Sekitar 20 desa. Empat kecamatan di Kabupaten Karo: Tigabinanga, Tiganderket, Tigapanah, dan Namanteran. Dibiayai dana desa. Tahun 2020 sampai 2022.

Lalu masalah muncul.

Dalam kasus korupsi Amsal Sitepu, jaksa melihat angka yang berbeda. Auditor Inspektorat menghitung: biaya seharusnya Rp24,1 juta per desa. Bukan Rp30 juta.

Selisih itu dianggap mark up.

Kerugian negara dihitung: Rp202 juta.

Angka itu yang mengejar Amsal ke pengadilan. Ia didakwa melanggar UU Tipikor. Dituntut dua tahun penjara. Denda Rp50 juta. Uang pengganti Rp202 juta.

Tapi Amsal tidak diam.

Ia bicara di hadapan DPR. Suaranya pecah. Ia menjelaskan satu per satu isi proposalnya. Ada biaya ide: Rp2 juta. Editing: Rp1 juta. Cutting: Rp1 juta. Dubbing: Rp1 juta.

Semua itu—kata dia—dianggap nol.

“Kalau mahal, kenapa tidak ditolak?” begitu kira-kira nadanya.

Di situlah letak ganjilnya.

Kerja kreatif. Sulit diukur. Tidak ada harga baku. Tidak ada tabel resmi. Ide tidak punya satuan rupiah yang pasti.

Namun, dalam hukum, semua harus pasti.

Di titik ini, kasus korupsi Amsal Sitepu tidak lagi sekadar perkara angka. Ia berubah menjadi perdebatan: apakah kreativitas bisa diadili dengan logika akuntansi?

Komisi III DPR ikut turun.

Ketua Komisi III, Habiburokhman, angkat suara. Ia meminta hakim melihat keadilan substantif. Bukan sekadar hitungan matematis.

Katanya: kerja kreatif tidak bisa dihargai nol.

Ia juga mengingatkan bahaya lain. Overkriminalisasi. Terlalu mudah mempidanakan. Terutama di sektor kreatif.

Kalau ini jadi preseden, siapa lagi yang berani berkreasi?

DPR bahkan siap menjadi penjamin. Agar Amsal tidak ditahan. Agar proses hukum tetap berjalan, tanpa mematikan masa depan seseorang.

Kasus ini belum selesai.

Putusan belum dibacakan.

Tapi satu hal sudah terasa: ini bukan sekadar perkara Rp202 juta.

Ini tentang cara negara melihat kreativitas. Ini tentang batas antara kesalahan administrasi dan niat jahat.

Dan publik kini menunggu: hakim akan memilih angka, atau rasa keadilan.***

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor Hari Ini, Selasa 31 Maret 2026

0

Bogordaily.net – Jadwal dan lokasi SIM Keliling Kabupaten Bogor dari Sat Lantas Polres Bogor, Selasa 31 Maret 2026

Untuk lokasi pelayanan perpanjangan SIM hari ini sendiri yakni, berada di Mall CTC Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi syarat wajib berkendara. SIM ditujukan bagi para pengendara jika berada di jalan raya baik pengendara roda dua maupun empat.

Segera lakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) apabila masa berlakunya sudah akan habis dalam waktu dekat ini.

Melalui pelayanan SIM Keliling, Anda tidak perlu datang ke SATPAS atau Polres terdekat untuk melakukan proses perpanjangan SIM.

Berdasarkan ketentuan hukum, SIM memiliki masa berlaku selama lima tahun. Pelayanan ini sendiri adalah salah satu kegiatan yang dilakukan Polres Bogor untuk memudahkan masyarakat.

Perlu diingat, pelayanan SIM di Kabupaten Bogor ini hanya untuk melayani perpanjangan SIM A dan SIM C. Pelayanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM.

Apabila melewatkan satu hari untuk memperpanjang SIM, maka Anda tidak dapat melakukannya melalui pelayanan SIM keliling. Melalui pelayanan SIM keliling Anda tidak perlu datang ke Polres terdekat untuk melakukan perpanjangan SIM.

SIM keliling merupakan layanan perpanjangan masa berlaku yang digelar pihak kepolisian untuk masyarakat dengan menggunakan mobil khusus yang berada di lokasi khusus.

Kemudian, jadwal SIM keliling di Kabupaten Bogor fokus melakukan pelayanan selama lima hari berturut-turut. Mulai dari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Selain itu, untuk jam operasional dimulai dari pukul 09.00 sampai dengan 13.00 WIB.

Jadi, bagi warga Kabupaten Bogor yang ingin melakukan perpanjangan SIM dengan mudah, bisa mengunjungi layanan SIM Keliling (Simling) yang telah tersedia.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak. Biatanya Rp80.000 untuk perpanjangan SIM A. Lalu Rp75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi. Ketentuan tersebut diatur sesuai Pasal 281.

Syarat dan Ketentuan

Adapun syarat dan ketentuan yang harus dibawa saat melakukan perpanjangan SIM keliling di Kabupaten Bogor.

Khusus Perpanjangan SIM A dan SIM C

Membawa KTP asli dan fotocopy

Membawa SIM asli yang masih berlaku

Dalam keadaan sehat jasmani dan rohani

Apabila masa berlaku SIM habis maka akan, diberlakukan penerbitan SIM Baru. Anda bisa langsung merapat ke lokasi SIM Keliling yang tertera.

Disamping itu, pelayanan SIM Keliling ini sewaktu-waktu dapat berubah lokasi dan jam pelayanannya.***

Albin

Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat transformasi digital dengan menghadirkan berbagai inovasi layanan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui super app BRImo, BRI kini menyediakan fitur pemesanan obat yang memungkinkan nasabah membeli obat dan produk kesehatan secara praktis langsung dari aplikasi, dengan layanan pengantaran ke rumah melalui kerja sama dengan jaringan apotek nasional Apotek K-24.

Inovasi ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam menghadirkan layanan digital yang semakin lengkap dalam satu aplikasi, tidak hanya untuk transaksi perbankan, tetapi juga mendukung kebutuhan gaya hidup dan kesehatan masyarakat.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa kehadiran fitur ini merupakan wujud komitmen BRI untuk terus menghadirkan layanan digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

“BRI terus mendorong pengembangan ekosistem digital melalui BRImo agar tidak hanya menjadi aplikasi transaksi perbankan, tetapi juga menjadi super app yang mampu memberikan solusi bagi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk akses terhadap layanan kesehatan seperti pembelian obat secara praktis dan cepat,” ujarnya.

Dhanny menambahkan bahwa kolaborasi dengan Apotek K-24 diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh obat dan produk kesehatan dengan lebih efisien tanpa harus datang langsung ke apotek.

Melalui fitur tersebut, nasabah dapat dengan mudah memesan berbagai kebutuhan obat, vitamin, maupun produk kesehatan lainnya secara online. Pesanan yang telah diproses oleh Apotek K-24 kemudian akan dikirimkan langsung ke alamat pengguna, sehingga memberikan kemudahan terutama ketika membutuhkan obat secara cepat dan praktis.

Kerja sama dengan Apotek K-24 juga memberikan nilai tambah bagi pengguna karena jaringan apotek tersebut memiliki ribuan gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia serta dikenal dengan layanan yang tersedia hingga 24 jam di berbagai lokasi.

Selain fitur pemesanan obat, BRImo saat ini juga telah dilengkapi berbagai layanan digital lainnya seperti transfer antarbank, pembayaran tagihan, pembelian produk digital, hingga berbagai layanan lifestyle.

Hal ini menjadi bagian dari strategi BRI untuk menjadikan BRImo sebagai super app yang mampu memenuhi beragam kebutuhan transaksi masyarakat secara terintegrasi.

Cara Pesan Obat Melalui BRImo

Untuk menggunakan layanan ini, nasabah dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Login ke aplikasi BRImo menggunakan username dan password.
  2. Pada halaman utama, pilih menu Lifestyle atau Kesehatan.
  3. Pilih layanan Pembelian Obat yang bekerja sama dengan Apotek K-24.
  4. Cari obat atau produk kesehatan yang dibutuhkan.
  5. Tentukan alamat pengiriman dan konfirmasi pesanan.
  6. Lakukan pembayaran melalui saldo rekening BRI atau metode pembayaran yang tersedia di BRImo.
  7. Pesanan akan diproses oleh Apotek K-24 dan obat akan diantar langsung ke alamat pengguna.

Ke depan, BRI akan terus mengembangkan berbagai kolaborasi strategis guna memperkaya ekosistem layanan BRImo sehingga dapat memberikan pengalaman digital yang semakin lengkap bagi seluruh nasabah, sekaligus mempertegas peran BRI sebagai bank yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

 

Berbasis Gotong Royong, Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN

0

Bogordaily.net – Transformasi ekonomi desa berbasis potensi lokal kian menunjukkan peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Hal ini tercermin dari Desa Manemeng yang menjadikan nilai gotong royong sebagai fondasi dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Melalui semangat “Marenta Barmak” atau bekerja bersama, desa ini mampu membangun ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan berbasis kekuatan lokal.

Dalam keseharian masyarakat, nilai tersebut tidak hanya menjadi budaya sosial, tetapi juga mengalir dalam berbagai aktivitas ekonomi warga, mulai dari bertani, memproduksi batu bata dan batako, hingga beternak sapi. Seluruh aktivitas ini menjadi penopang utama penghidupan masyarakat desa.

Kepala Desa Manemeng Jayadi menuturkan bahwa sebagian besar masyarakat di desanya menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Manemeng adalah desa yang homogen, mayoritasnya petani dan buruh tani. Ada yang berladang dan berternak, tetapi pekerjaan utamanya tetap di sektor pertanian,” ujarnya.

Di sela aktivitas utama tersebut, berbagai usaha lain berkembang sebagai sumber penghasilan tambahan, mulai dari klaster peternakan, produksi batu bata, hingga berbagai usaha mikro. Perkembangan ini semakin terasa sejak Desa Manemeng menjadi bagian dari Program Desa BRILiaN.

“Sekarang masyarakat sudah mulai menggunakan BRImo, ada juga yang menjadi BRILink Agen. Layanan digital seperti ini membantu aktivitas ekonomi masyarakat dan mampu mengurangi tingkat kemiskinan di desa,” kata Jayadi.

Perkembangan ekonomi di Desa Manemeng tidak lepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukses Mandiri yang berdiri sejak 2018. Lembaga ini menjadi motor penggerak berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

BUMDes Sukses Mandiri saat ini fokus memperkuat distribusi dan pemasaran produk pangan desa, dan keterlibatan dalam Program Desa BRILiaN memberikan dampak positif terhadap semangat pengelola BUMDes.

Di sisi lain, aktivitas produksi batu bata juga menjadi bagian dari sumber penghidupan masyarakat desa. Setiap hari, para pekerja mampu memproduksi ribuan bata yang kemudian dijemur sebelum dibakar. Meski proses produksi masih sederhana, pemasaran kini telah memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain produksi batu bata, masyarakat juga mengembangkan usaha batako dengan memanfaatkan bahan baku lokal yang tersedia, seiring meningkatnya kebutuhan material konstruksi di kawasan sekitar.

Sementara itu, sektor peternakan juga berkembang melalui kerja sama antarwarga. Kelompok ternak mengelola usaha secara kolektif serta memanfaatkan dukungan pembiayaan, termasuk melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), untuk mendukung pengembangan usaha.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat fondasi ekonomi desa melalui pendekatan yang terintegrasi, selaras dengan Asta Cita Pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi dari desa.

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia.

“Program Desa BRILiaN merupakan bagian dari strategi BRI untuk mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki melalui penguatan kelembagaan, akses pembiayaan, serta integrasi ekosistem usaha. Melalui pendekatan tersebut, BRI berupaya memperkuat kapasitas ekonomi desa agar lebih produktif dan berdaya saing. Pada akhirnya, upaya ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemkot Bogor Ubah Sistem Parkir Jalan Jenderal Sudirman, Bakal Dikelola Pihak Ketiga Lewat Lelang

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menata ulang sistem parkir di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor.

Dalam kebijakan baru tersebut, pengelolaan parkir tidak lagi dilakukan secara konvensional, melainkan akan diserahkan kepada pihak ketiga melalui mekanisme lelang.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus menata kawasan agar lebih tertib.

Menurut Dedie, selama ini ruas Jalan Jenderal Sudirman memang diperbolehkan untuk parkir karena banyaknya usaha yang beroperasi di kawasan tersebut. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Karena banyak usaha yang kita berikan izin dan kita ingin memutar ekonomi, maka ruas jalan ini diperbolehkan parkir,” ujar Dedie Rachim, Senin 30 Maret 2026.

Namun demikian, kata Dedie sistem parkir yang saat ini masih dikelola oleh Dinas Perhubungan akan diubah.

Pemkot Bogor akan melelang pengelolaan parkir di sekitar 14 hingga 17 ruas jalan kepada perusahaan yang memiliki kontrak resmi dengan pemerintah.

Dedie mengungkapkan, pendapatan dari parkir on-street di Kota Bogor saat ini masih relatif kecil, yakni sekitar Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar per tahun. Angka tersebut dinilai jauh tertinggal dibandingkan daerah lain dengan karakteristik serupa.

Ia menyebut Kota Malang mampu meraih Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir hingga Rp11 miliar sampai Rp15 miliar per tahun.

“Ini yang harus kita ubah. Sistem yang tadinya dikelola oleh juru parkir, nantinya akan dikelola oleh satu perusahaan yang sudah berkontrak dengan kita,” jelasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Terus Berinovasi Bersama BRI

0

Bogordaily.net – Kabut pagi yang menyelimuti kawasan pegunungan menjadi pemandangan akrab bagi warga Desa Sumowono, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Di balik udara sejuk dan hamparan kebun sayur, desa agraris ini menyimpan denyut ekonomi yang terus bergerak, bertumpu pada kerja keras petani, pedagang, UMKM, serta kolaborasi yang terbangun dari desa untuk desa.

Kepala Desa Sumowono Budiyono menuturkan bahwa karakter wilayah pegunungan membuat sektor pertanian menjadi tulang punggung utama perekonomian desa.

Sayuran menjadi komoditas unggulan yang digeluti sebagian besar warga. Kedekatan Desa Sumowono dengan pusat sentral pasar sayur Kabupaten Semarang semakin memperkuat posisi desa ini sebagai salah satu penggerak distribusi hasil pertanian di wilayah sekitarnya.

“Potensi ekonomi yang paling dirasakan masyarakat saat ini adalah keberadaan pasar,” ujar Budiyono.

Tak hanya satu, Sumowono memiliki tiga pasar yang beroperasi bergantian hampir sepanjang hari, mulai dari pasar kabupaten, pasar desa, hingga pasar pagi. Aktivitas jual beli pun nyaris tak pernah berhenti, menjadi ruang pertemuan antara petani, pedagang, dan pembeli dari berbagai daerah.

Perkembangan pasar desa tak lepas dari penataan yang dilakukan pemerintah desa. Kini, pasar desa telah tertata rapi dari Blok A hingga Blok F. Di sana, pedagang sayur memiliki beragam latar belakang.

Ada petani yang menjual langsung hasil kebunnya, ada pula pedagang yang membeli dari petani atau distributor untuk kemudian dipasarkan kembali.

Sayuran segar dari Sumowono bukan hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mengalir ke berbagai daerah di luar desa. Di balik ramainya aktivitas ekonomi itu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Aji Bodronoyo memegang peran penting sebagai penggerak.

BUMDes tersebut membawahi sejumlah unit usaha, mulai dari pengelolaan pasar desa, lembaga keuangan, alun-alun desa, pengelolaan sampah, hingga layanan online shop dan delivery order.

Melalui lembaga keuangan desa, warga dan pedagang dapat mengakses pinjaman dengan bunga rendah. Pengelolaan sampah pun tidak lagi sekadar urusan kebersihan, tetapi diarahkan untuk memberi nilai tambah. Sementara itu, alun-alun desa disulap menjadi ruang terbuka yang aman, ramah, dan nyaman sebagai tempat berkumpul dan beraktivitas masyarakat.

Inovasi juga hadir lewat layanan ONNO (Delivery Online Sumowono), yang lahir dari gagasan BUMDes melihat besarnya potensi UMKM desa. ONNO tidak hanya menjadi sarana belanja online bagi warga, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi para pemuda desa sebagai driver. Setiap hari, layanan ini melayani sekitar 50 hingga 60 pesanan, mulai dari kebutuhan harian hingga produk UMKM.

Di alun-alun Desa Sumowono, geliat UMKM semakin terasa. Sekitar 20 hingga 22 pedagang yang aktif berjualan, mayoritas di sektor kuliner. Dukungan dari BRI hadir melalui program CSR berupa pembangunan pujasera, yang nantinya menjadi rumah bersama bagi para pelaku UMKM untuk tumbuh lebih tertata dan nyaman.

Dukungan permodalan dan digitalisasi juga menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi desa. BRI melalui BRI Unit Sumowono membantu pelaku usaha melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pinjaman umum, hingga penyediaan QRIS dan EDC untuk mempermudah transaksi non-tunai. Kolaborasi tersebut membuahkan hasil membanggakan. Desa Sumowono berhasil masuk 15 besar Desa BRILiaN 2025 tingkat nasional.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa yang diinisiasi BRI sebagai bentuk agent of development dalam mengembangkan desa.

Hingga akhir tahun 2025 tercatat terdapat 5.200 desa yang telah mendapatkan pemberdayaan Desa BRILiaN yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Di Sumowono, program ini bukan sekadar label, melainkan cerita tentang desa yang tumbuh dari kebun sayur, pasar rakyat, dan semangat gotong royong, menuju masa depan yang lebih berdaya dan berkelanjutan. Semoga Desa Sumowono semakin maju dan program pemberdayaan yang dijalankan dapat mendorong UMKM lokal terus berkembang sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.