Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 9002

Lihat! Mobil Hancur Ditabrak Kereta Barang di Gunungputri

BOGOR DAILY– Sebuah mobil hancur seketika ditabrak Kereta api (KA) barang, Rabu (28/6/2017) malam. Kapolsek Gunung Putri, AKP Niih Hadi Wijaya beserta anggota turun lokasi, guna melakukan evakuasi korban tabrakan mobil  dengan  KA tersebut.

AKP Niih menjelaskan, tabrakan antara kereta barang dan mobil berlangsung sekitar pukul 18.30  WIB di Kampung Karanggan Tua Rt 5/8 Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Korban pengendara mobil dilarikan ke RS Husada Cibinong.

Dari data yang didapat, korban diketahui bernama Nuraeni 23, seorang pegawai swasta yang tinggal di Kampung Lio Baru, RT 09/09, Kelurahan Karang Asem Barat,  Kecamatan Citeureup Bogor.

Korban mengalami luka ringan ini adalah pengemudi mobil Honda Mobilio F-1409-PF warna putih. Selain korban, terdapat dua penumpang yang diketahui bernama Muchtar HS 59, dan Ali 45. Kedua penumpang ini merupakan warga Kampung Lio baru Rt.09/09 Ds. Karang Asem Barat Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor.

“Penanganan selanjutnya oleh Unit Laka Agrowisata Mekarsari Cileungsi Aiptu Abdul Karim,” ujarnya.

Ini Daftar Korban Tersambar Petir di Leuwiliang

BOGOR DAILY– Liburan berujung maut terjadi di taman rekreasi Pabangbong di Leuwiliang. Saat hujan lebat, sebuah warung yang berdekatan dengan pohon disambar petir hingga membuat korban berjatuhan. Ketika kejadian, korban yang merupakan wisatawan di tempat rekreasi sedang berteduh, namun justru ketimpa nasib malang. Berikut daftar nama korban yang jadi korban tersambar petir.

Korban Meninggal :
1 korban MD an. Asep umur 19th Alamat Kp.Cibatok 1 Ds. Cibatok

Korban Luka-Luka
1. Amsor Fahmi 17 Th Alamat Kp.Cilanglubang Rt 2/3 Ds. Pabangbon
2. Firjini 17 Th Alamat Perum Marjuki Mahdi Bogor
3. Rahel 17th Alamat Perum BPR Bogor Selatan
4. Ismail 22th Alamat Mampang Prapatan Warung Buncit Rt 01/05 Jakarta Selatan
5. Widi Lestari 18th Kp. Cibeureum Rt 01/10 Ds. Cibatok
6. Umida Kartika 18th Kp. Cibatok 1 Rt 03/01 Ds Cibatok1
7. Ferawati Agustina 21 Th Kp. Setu Rt 03/02 Ds. Rempoa Ciputat
8. Intan Sukmawati 18 Th Kp. Cibatok Rt 03/01 Ds. Cibatok 1
9. Nurinda 17th Kp. Karya Bakti 03/04 Ds. Cilendek
10. Nurmawati 17 Th Kp. Sukarapi 04/08 Ds. Ciomas Bogor
11. Amelia Novianti 18 Th Kp. Cirangkong Cibungbulang
12. Umul Nurul 16 Th Kp. Cibatok 1 Rt 03/04 Ds. Cibatok 1

Korban seluruhnya sudah dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk menerima perawatan dan kejadian tersebut sudah ditangani oleh Polsek Leuwiliang.

12 Wisatawan Luka-luka, 1 Tewas Tersambar Petir di Leuwiliang

BOGOR DAILY- Nasib naas dialami Asep S (19), warga Kampung Cibatok RT 03/01, Desa Cibungbulang, Kecamatan Cibungbulang. Nyawanya tak bisa ditolong lagi usai tersambar petir saat berteduh sambil memainkan Hp di salah satu warung yang berada di Taman Wisata Pohon Pabangbon,Kecamatan Leuwiliang, kemarin.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula saat Bogor diguyur hujan lebat disertai angin kencang dengan kilat (petir) sekitar 16:00 WIB. Para wisatawan mencoba berteduh dari hujan ke warung-warung yang ada di lokasi wisata tersebut.

Tiba-tiba kilat datang lalu menyambar kerumunan pengunjung yang tengah berdiam diri di dalam warung. Warga sekitar, Ade mengatakan, di dalam warung sendiri ada sebanyak 13 orang, yang lima orang diantaranya merupakan warga sekitar Pabangbon. “13 orang yang lagi neduh di warung langsung ke samber petir. Satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami tuli (tidak bisa mendengar) dan sisanya mengalami luka ringan dan bakar,” kata Ade.

Menurutnya, korban meninggal dunia merupakan warga dari Kecamatan Cibungbulang yang kesehariannya memang suka nongkrong di lokasi wisata tersebut. “Korban meninggal di RSUD. Korban ini baru lulus SMA,” ucap dia.

Adapun beberapa nama korban tersambar petir dari Kampung Cibatok. Diantaranya, Midah (16), Dadan (17), Umu (17), Sarnah (17) serta Asep (19). “Korban lain dari kampung sebelah,” ujar Ade yang juga merupakan anggota TRC dari Kecamatan Cibungbulang.

Sementara itu, Kapolsek Leuwiliang Kompol I Nyoman Supartha membenarkan ikhwal kejadian tersebut. Menurutnya, seluruh korban sudah dilarikan ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. “Sudah dibawa ke RSUD. Korban masih dalam pendataan, namun satu orang tak bisa diselamatkan karena mengalami luka serius akibat sambaran petir,” tutupnya.

Ini Lho Lelaki yang Dikabarkan Melamar Putri Jokowi

BOGOR DAILY– Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, mendadak ramai dibicarakan netizen di media sosial. Penyebabnya, Anak perempuan satu-satunya di keluarga Jokowi dan Iriana ini dikabarkan sudah dilamar.

Kabar ini ramai jadi bahasan netizen pasca Kahiyang mengunggah foto dirinya yang tersenyum lebar sambil memamerkan cincin di jari manisnya.

Tidak hanya itu, sinyal dirinya baru saja dilamar juga tersirat dalam caption yang ia tuliskan, yakni “I said YES”.

Lantas siapakah pria beruntung yang bakal menyandang status menantu presiden? Ia adalah Bobby Nasution. Sosoknya sendiri bisa dilihat di akun Instagram Kahiyang.

Pasalnya, putri kedua Jokowi ini cukup sering menggunggah kebersamaan dengan Bobby.

Dilansir idntimes.com, Bobby merupakan putra dari Alm. Erwin Nasution yang pernah menjabat sebagai Dirut PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) Persero pada 2012-2016.

Kisah cinta keduanya dimulai di lingkungan kampus. Diketahui, Kahiyang dan Bobby sama-sama sedang menempuh studi Magister Manajemen di Institut Pertanian Bogor.

Selain berkuliah tengah berupaya menyelesaikan S2, Bobby juga sibuk sebagai seorang pengusaha. (idntimes.com)

Meu Liburan ke Puncak? Ini Lho Titik Macetnya

BOGOR DAILY– Memasuki H+3 libur lebaran, lalulintas ke arah kawasan Puncak terlihat adanya antrian kendaraan sejak Rabu (28/6/2017) pagi. Antrian sepanjang 2 kilometer terlihat di gerbang Tol Ciawi Exit yang menuju arah puncak dan Sukabumi sekitar pukul 6.00 hingga 7.00 pagi.

Antrian panjang sepanjang 2 kilometer juga terlihat di Simpang Gadog,tepatnyan di sekitar Median Sirait akibat hambatan keluar masuk kendaraan sekitar Sp Pasir Muncang. Sedangkan situasi arus lalin yang ke arah Jakarta lancar.

Titik kemacetan juga terlihat di Tanjakan Selarong ke arah atas dimana terjadi antrian sekitar 2 kilometer akibat hambatan sekitar Simpang Megamendung. Sedangkan arah sebaliknya situasi arus lalin pada Simpang Megamendung yang ke yang ke arah bawah antrian kendaraan hingga 1 kilometer di sekitaran RM Cimory River Side

”Antrian kendaraan juga terjadi di sekitara Pasar Cisarua hinggga Simpang Citeko, dimana yang ke arah atas antrian sekitar 1 kilometer akibat hambatan keluar masuk kendaraan sekitar Simpang Jatiwangi, yang ke arah bawah terpantau ramai lancar,”jelas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus .

Titik kemacetan lain juga terjadi di Simpang Taman Safari hingga Warung kaleng. Pada jalur ini situasi lalin pagi ini yang ke arah atas relatif lancar, hanya yang ke arah bawah terpantau antrian sekitar 700 M akibat hambatan keluar masuk kendaraan sekitar Simpang  Jatiwangi.

”Kalau di Rindu Alam situasi arus lalin pagi tadi yang ke arah atas lancar arah sebaliknya terpantau padat, antrian sekitar 3 kilometer,”kata Yusri.

Lonjakan Kendaraan Arah Jakarta di Tol Cipali Capai 32.523 Unit

BOGOR DAILY– Kendaraan yang melintas di Jalan Tol Cipali menuju Jakarta pada H+2 Lebaran sudah menunjukkan adanya peningkatan. Setidaknya ada 32.523 kendaraan yang melintas pada arus balik kali ini.

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mencatat, sepanjang Selasa (27/6/2017) pukul 06.00 WIB hingga Rabu (28/6) pukul 06.00 WIB, kendaraan yang mengarah ke arah Jakarta mendominasi di pintu masuk GT Palimanan Utama sebanyak 32.523 unit atau naik 65% dibanding hari sebelumnya, yang hanya 19.637 unit. Sedangkan kendaraan yang menuju Cirebon menurun 45 persen menjadi 31.178 unit, setelah kemarin mencapai 57.031 unit.

“Terlihat adanya tren peningkatan volume kendaraan di Tol Cipali yang menuju ke arah Jakarta pada Rabu pagi ini dibandingkan pada hari sebelumnya. Meski terjadi penurunan volume kendaraan yang keluar-masuk Tol Cipali dari GT Palimanan Utama, namun ini masih lebih tinggi 3 kali dari lalin normal yang biasanya 26.000-30.000 unit. Untuk menjaga kelancaran lalin, kami mengoperasionalkan 25 gardu,” kata Wakil Presiden Direktur PT LMS Firdaus Azis lewat keterangan tertulis, Rabu (28/6).

Firdaus mengingatkan, pada Kamis (30/6), larangan terhadap truk dan kendaraan roda besar melintas di jalan tol akan dicabut. Firdaus memprediksi lalu lintas di Jalan Tol Cipali akan semakin padat.

“Dengan pencabutan larangan ini, besar kemungkinan lalu lintas di Tol Cipali akan semakin padat. LMS mengimbau pengemudi agar lebih berhati-hati dan selalu menjaga jarak dengan kendaraan lainnya,” katanya.

Firdaus juga mengimbau pengendara tetap mematuhi batas kecepatan maksimal 100 km/jam dan menjaga jarak aman sesuai dengan kecepatan. Dia juga mengingatkan pengendara agar berhati-hati pada KM 92+300 yang mengarah ke Jakarta karena ada pengalihan jalur.

“Pengemudi juga diimbau agar pada saat melewati KM 92+300 B arah Jakarta untuk berhati-hati karena ada pengalihan jalur, yaitu penutupan lajur 1 ke lajur 3 median (widening). Demi menjaga kelancaran, LMS telah memasang rambu-rambu dan MWB/rubber cone sebagai petunjuk pengalihan jalur untuk para pengemudi,” ujar Firdaus.

Dia menambahkan pengemudi bus diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan. Hal itu dilakukan karena tidak semua gardu di GT Palimanan bisa dilewati bus.

“LMS juga mengimbau kepada pengemudi bus karena tidak semua gardu satelit di GT Palimanan Utama bisa dilewati kendaraan bus, pengendara bus diharapkan mengambil lajur yang disediakan dan mengikuti arahan petugas pengatur lalu lintas di gerbang tol. Hal ini agar tidak menutupi kendaraan lain saat memasuki gardu tol. Dengan demikian, dapat menjaga kelancaran di gardu tol,” tuturnya (detik.com)

H+2 Lebaran, Remaja 17 Tahun di Ciomas Pilih Gantung Diri

BOGOR DAILY– Seorang remaja 17 tahun asal Ciomas, Dimas memilih gantung diri di rumahnya pada H=2 Lebaran, Selasa (27/6) kemarin. Tubuhnya ditemukan sang ibu Hasanah sudah terbujur kaku di rumah kontrakannya,  RT 4/7, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Menurut Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspitalena, Dimas pertama kali ditemukan oleh sang ibu. Wanita berusia 63 tahun itu lantas terkejut melihat putranya tergantung dengan tali yang melilit leher tepat di pintu kamar.

“Lehernya terikat tali tambang, saat ditemukan korban sudah meninggal dunia,” tuturnya.  Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya lelaki yang bekerja sebagai buruh itu.

Namun, dari keterangan yang diperoleh polisi, korban sempat membuat status pada akun media sosialnya sebelum meninggal dunia. Dalam status dimedia sosialnya tertulis perkataan seperti ini: ‘Kalau gue boleh milih gue milih tidur dan gak bangun lagi, gue hidup udah terlalu banyak nyusain orang’.

“Iya itu status terakhirnya sebelum meninggal dunia,” tambah AKP ita.

Berenang di Sungai Cikeas, Wisatawan Jakarta Tenggelam. 1 Tewas

BOGOR DAILY– Libur Lebaran berujung duka terjadi di Kampung Cijayanti, RT02/06, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.  Seorang bocah tewas tenggelam saat asyik mandi di sungai tersebut bersama beberapa anggota keluarganya, Selasa kemarin.

Melly (12) tewas setelah tenggelam di Sungai Cikeas saat berenang bersama Salom (11), Fitri (10), dan ibunya Titin (40).

Kasubag Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspita Lena dalam keterangannya menuturkan, pada saat kejadian kebetulan warga Hutan Kayu Utara Rt. 002 / 006 No 16 Jakarta Timur tengah menikmati liburan dengan berenang.

“Sekitar pukul 10.00 WIB Salom, Melly, Fitri dan Ibu Titub mandi di Sungai Cikeas, Babakanmadang, Kabupaten Bogor,” katanya, Rabu (28/6).

Saat berenang Melly dan Salom berenang ke arah tengah sungai. Deras arus membuat Melly dan Salom tenggelam. Melihat putri tenggelam, Titin pun berteriak meminta pertolongan ke warga setempat.

Dua warga yang mendengar teriakan itu yakni Madromi (49) dan Muhtar (51) langsung berusaha menolong Melly dan Salom. Kedua bocah tersebut berhasil di angkat ke darat untuk dilakukan pertolongan medis.

Kedua korban langsung dilarikan ke klinik Aulia Sukaraja, tapi kemudian Melly dirujuk ke RS PMI, Kota Bogor. Tapi rupanya nyawa Melly tak tertolong. Sementara Salom selamat hanya mengalami trauma.

Lagi! PKL Sesaki Pedestrian di Depan Taman Topi Bogor

BOGOR DAILY– Satu hari setelah hari Raya Idul Fitri pedagang kaki lima (PKL) memadati pedestrian (jalur pejalan kaki) di  Jalan Kapten Muslihat , di depan Pintu Masuk Taman Topi.  Dari pantaua, Senin (26/6/2017) pedagang tersebut meggelar dagangannya hingga memakan setengah dari jalur pedestrian.

Bukan hanya PKL namun pedagang makanan yang menggunakan gerobak pun ikut memadati jalur pedestrian tersebut. Ada lebih dari sepuluh pedagang yang memadati jalur pedestrian tersebut.

Akibatnya pengguna jalan harus saling berdesakan di tengah PKL yang menggunakan fasilitas umum untuk berdagang. Bahkan seorang pejalan kaki sempat merasa kesal karena barang dagagan PKL tersebut.

“Sudah kebangetan ini, mikirin diri sendiri, sementara orang yang lewat desak-desakan,” ujar seorang pejalan kaki.

Bukan hanya banyak pedagang, sampah plastik bekas makanan pun berserakan di jalur pedestrian.

Cium Bibir Ayah Rozak, Sungkeman Ayu Ting ting Jadi Viral

BOGOR DAILY- Beberapa waktu lalu beredar sebuah foto yang memerlihatkan cara sungkeman pedangdut Ayu Ting Ting  dengan ayahnya Abdul Rozak. Foto yang diambil pada tahun lalu itu menjadi perbincangan hangat di netizen setelah diunggah kembali oleh salah satu akun gosip di Instagram.

Pasalnya foto tersebut memerlihatkan cara sungkeman Ayu dan ayah Rojak yang dianggap tidak wajar oleh netizen. Dalam foto tersebut, Ayu terlihat mencium bibir ayah Rozak untuk menggambarkan rasa cintanya pada sang ayah.

Begitu pula sebaliknya ayah Rozak pun menempelkan bibirnya pada bibir anaknya itu untuk mengungkapkan kecintaanya pada sang anak. Dalam foto tersebut, keduanya juga saling melingkarkan tangan mereka pada balik leher masing masing.

Sebagian netizen menganggap bahwa hal tersebut bukanlah hal yang wajar dilakukan oleh ayah dan anak. Bahkan ada yang mengatakan jika cara sungkeman pasangan ayah dan anak ini dianggap aneh.

“Lah kok gak wajar ya, ortu sama anak cium bibir?,” tulis akun apurodaitto.

“Ya ampun sungkem macem apa ini ihk jiji bgt,” tulis akun princessriantie.

“Asli ya gue aja cuma diusap kepala sama dicium kening sama ayah,” tulis akun unieyani121212.

Namun ada juga netizen yang menganggap jika hal tersebut sangatlah wajar dilakukan oleh orang tua pada anaknya. Mengingat hal tersebut adalah cara mereka mengungkapkan cintanya untuk orang yang mereka kasihi tersebut.