Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 9006

Teror Bom di Masjidil Haram Berhasil Gagal, 7 Tewas

BOGOR DAILY– Masjidilharam kembali menjadi sasaran teror. Jumat waktu setempat (23/6) serangan bom bunuh diri menarget tempat ibadah yang menjadi jujukan umat muslim dari seluruh dunia itu dapat digagalkan. Pelaku lantas bersembunyi di sebuah gedung bertingkat dan meledakkan diri di sana.

“Selain menewaskan pelaku, ledakan bom bunuh diri itu melukai sebelas orang lainnya.” Demikian bunyi rilis Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi. Mereka yang terluka adalah lima polisi dan enam warga asing. Namun, tidak ada seorang korban pun yang mengalami luka serius. Para korban terluka setelah bangunan tiga lantai yang berfungsi sebagai hunian vertikal itu ambruk sebagian gara-gara ledakan.

Pria yang diyakini bukan warga negara Saudi itu kabur ke permukiman di dekat Masjidilharam saat gelagatnya terbaca aparat. Pelaku lari ke sebuah gedung dan para petugas keamanan segera mengepung bangunan tersebut. Aparat lantas memerintah pelaku menyerahkan diri. Tapi, dia melawan. Baku tembak pun tak terelakkan.

Di tengah baku tembak, pelaku lantas meledakkan diri.

Foto pasca ledakan yang beredar luas di dunia maya memperlihatkan seorang pria berjenggot terbaring di balik reruntuhan bangunan. Sedangkan gedung tiga lantai yang menjadi benteng pertahanan pelaku rusak parah. Aparat langsung menyegel lokasi kejadian di kawasan Ajyad Al Masafi untuk keperluan investigasi. Beberapa media menyebut pria berjenggot itu sebagai pelaku.

Dari Riyadh, pemerintah Saudi mengecam keras serangan yang menarget Masjidilharam tersebut. Mengutip jubir pemerintah, Saudi Press Agency menyatakan bahwa Saudi tidak akan menyerah kepada para teroris. “Pasukan keamanan, dengan restu Allah Yang Mahakuasa dan dukungan penuh pemangku dua masjid suci serta putra mahkota, bakal mengatasi segala ancaman dengan baik,” terang media tersebut.

Bersamaan dengan ledakan di Ajyad Al Masafi itu, dua skenario teror lainnya terbongkar di dua lokasi lain. Yakni, di kawasan Al Aseelah, Makkah, dan Kota Jeddah. Seorang pria yang diyakini hendak melancarkan aksi bom bunuh diri ditembak petugas di Al Aseelah. Selain itu, aparat mengamankan lima tersangka lain. Total tujuh orang tewas dalam tiga aksi yang kuat dugaan dirancang satu dalang itu.

Sama dengan serangan yang mengincar Masjidilharam, pemerintah Saudi yakin dua serangan lain juga diotaki pihak asing. “Para pelaku itu menuruti kehendak mereka sendiri dan lebih memilih untuk patuh kepada pihak asing yang sejak lama berusaha mengguncang stabilitas keamanan dalam negeri,” kata jubir pemerintah kepada media. Sayang, dia tidak mau menyebut pihak asing yang dimaksud.

Sejak 2014, serangkaian aksi bom bunuh diri dan penembakan marak di Saudi. Seluruh serangan itu selalu diklaim oleh ISIS sebagai perbuatan mereka. Tapi, sama dengan klaim ISIS di negara-negara lain, kelompok radikal yang kali pertama muncul di perbatasan Iraq dan Syria itu tidak punya bukti apa pun untuk mendukung klaim mereka.

Tahun lalu, pada bulan Ramadan, aksi bom bunuh diri menarget Masjid Nabawi di Kota Madinah. Saat itu ada dua serangan lain di dua lokasi berbeda. Nyawa empat petugas keamanan melayang akibat aksi bom bunuh diri di area parkir masjid terbesar Madinah tersebut. Sekarang pelaku menyasar Masjidilharam yang pada Jumat terakhir Ramadan kali ini dipadati umat muslim dari berbagai penjuru dunia.

Aksi bom bunuh diri gagal itu merupakan serangan pertama sejak Saudi mengganti menteri dalam negerinya. Rabu (21/6) Pangeran Mohammed bin Nayef dicopot dari jabatannya sebagai menteri dalam negeri sekaligus putra mahkota. Reputasi Nayef sebagai intelijen yang pernah mengenyam pendidikan di AS dan Inggris itu diakui dunia internasional.

Di bawah Nayef, polisi Saudi berhasil mengamankan sekitar 40 orang yang diduga kuat terlibat operasi radikal ISIS hanya dalam waktu setahun. Selain warga Saudi, beberapa tersangka mengantongi kewarganegaraan Pakistan. Tokoh 57 tahun itu memang dikenal tegas dan jeli mendeteksi terorisme. Kini dua jabatan yang dulu disandang Nayef beralih ke Pangeran Mohammed bin Salman, putra Raja Salman

Malam Takbir, Lapak PKL di Bogor Rata Digilas Buldozer

BOGOR DAILY– Ribuan personel gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah titik di Kota Bogor malam ini.

Penertiban PKL tersebut tidak lain adalah untuk menghindari adanya penumpukan kendaraan saat malam takbiran akibat lapak PKL. Menurut Kepala DLH, Elia Buntang, sedikitnya seribu personel dikerahkan dalam kegiatan penertiban PKL itu.

“Itu hanya dari DLH, belum dari yang lainnya seperti Satpol PP dan Dishub Kota Bogor, semuanya tersebar di Jalan MA Salmun, Sawo Jajar, Dewi Sartika, Pasar Bogor, dan lain sebagainya,” ungkapnya, Sabtu (24/6/2017).

Selain itu, kata dia, pihaknya menurunkan 140 truk sampah dan lima alat berat dalam kegiatan penertiban PKL itu. “Nanti sampah-sampah ini seperti kayu, terpal bekas para PKL akan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Galuga,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintah Kota Bogor, Hanafi menuturkan bahwa, pembersihan PKL di beberpa titik di Kota Bogor sudah sangat rutin dilakukan setiap tahunnya. Namun dalam pelaksanaannya masih terkendala oleh relokasi.

“Upaya relokasi sudah ada ke Jambu Dua, hanya belum maksimal, sehingga setiap tahunnya dilakukan pembersihan PKL walaupun sulit untuk menghilangkan secara total PKL itu,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa titik yang kerap dijadikan tempat berjualan PKL diantaranya adalah Jalan Sawojajar, MA Salmun, dan Dewi Sartika.

“Untuk giat malam ini akan terus dilakukan hingga pukul 04.00 WIB besok subuh, kita akan tertibkan di titik tersebut, dengan harapan ke depannya sudah tidak ada lagi PKL di tiga titik itu,” tandasnya

video:

VIDEO: Meriahnya Malam Takbir di Bogor, Ada 200 Meriam Bambu

BOGOR DAILY– Pemerintah menetapkan lebaran jatuh pada 25 Juni 2017. Warga Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menyambut meriah penetapan Idul Fitri itu dengan menyalakan 200 meriam bambu atau biasa disebut Lodong.

Permainan unik ini merupakan tradisi secara turun-temurun warga Cisalopa, Desa Cinagara dalam menyambut Idul Fitri.

Dari anak-anak hingga orang dewasa memainkan meriam bambu ini bersamaan dengan gema takbir lebaran. Meriam bambu atau juga disebut blecon ini dimainkan seusai salat isya hingga menjelang waktu salat subuh.

“Permainan ini sudah jadi tradisi warga kami di saat malam takbiran,” Chepy Supriayadi, tokoh pemuda Cisalopa, Kabupaten Bogor, Sabtu 24 Juni 2017 malam.

Dia mengatakan, tradisi ini tak akan dilupakan warga di kampungnya. Karena selain menghibur, permainan ini merupakan simbol keakraban dan kebersamaan warga. Juga sangat lekat dengan kepercayaan warga sejak dulu sebagai syiar agama Islam.

“Membuat meriam bambu ini pun kami lakukan secara bersama-sama,” Chepy menjelaskan.

Sementara di Kota Bogor,  sejumlah tokoh lintas agama turut memeriahkan pawai Bogor Bertakbir yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, bekerja sama dengan Komunitas Bogor Sahabat,

Tampak hadir Romo Endro beserta Romo lain dari Gereja Katedral Bogor ikut dalam iring-iringan pawai Bogor Bertakbir bersama rombongan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto

video:

Sopir Bus Rosalia yang Masuk Jurang di Purbalingga Asal Parung

BOGOR DAILY– Kejadian nahas jelang Lebaran Idul Fitri terjadi di ruas Jalan Bayeman, RT 1 RW 9 Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (24/6) pukul 03.00 WIB. Bus Rosalia Indah nomor polisi AB 1505 AU jurusan Jakarta-Yogyakarta terjun ke dalam jurang sedalam 10 meter.

Akibat kejadian tersebut, empat penumpang meninggal dunia. Sementara 37 lain termasuk sopir dan dua awak bus terluka.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Sukarwan mengatakan, kejadian bermula saat bus yang membawa pemudik tujuan Yogyakarta melaju dari arah Utara (Pemalang) ke Selatan (Purbalingga). Saat ini masih belum diketahui penyebab pasti, kenapa bus tersebut masuk ke jurang.

“Pengemudi Imamudin (44) warga  warga Kampung Jati RT 4 RW 5 Parung, Kabupaten Bogor  masih belum dapat dimintai keterangan,” katanya.

Dilaporkan, para penumpang bus terlempar keluar setelah atap bus ringsek. Beberapa korban ada yang mengalami terjepit di roda bus.

Sementara petugas masih melakukan pendataan identitas para korban yang dilarikan ke tiga rumah sakit, antara lain RSUD Goeteng Purbalingga, RS Nirmala dan RS Harapan Ibu.

Berikut korban meninggal yang didapat dari jasa raharja perwakilan Purwokerto; Wawan Kustanto (29) RT 2 RW 4 Prambanan Klaten Jateng. Suratmi (40) Tomang Baru blok C1 No 26 Jakarta Barat. Setyo Prihatin (37) Kampung Ledup RT 2 RW 32 Jaya Jatiluhur Tanggerang. Santosa Subana (30) DAHU RT 14 RW 5 Cikeusal Serang Banten.

Jokowi Solat Id Bareng 3 Ribu Tamu Undangan di Istiqlal

BOGOR DAILY– Masjid Istiqlal akan menggelar salat Idul Fitri hari ini. Di antara tamu yang hadir, Presiden Joko Widodo adalah salah satunya. Presiden akan salat bersama 3.000 tamu undangan.

“Kami untuk VIP itu menyiapkan 3.000 tempat. Karena kan semua menteri yang Islam diundang, terus duta besar yang beragama Islam diundang. Kalau satu orang membawa istri dan anak kan kali 3, berapa undangan, sekitar 2.000-3.000 kami siapkan, yang mengundang Kementerian Agama. Kami (memfasilitasi) tempatnya,” ujar Kabag Protokol Masjid Istiqlal Abdul Salam di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (24/6/2017).

Tamu yang akan duduk sejajar dengan Presiden Joko Widodo selain Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Masjid Istiqlal, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, serta menteri-menteri senior.

Imam Rawatib Masjib Istiqlal Husni Ismail akan menjadi imam salat id. Sementara khatibnya adalah Quraish Shihab. keduanya dipilih oleh Kementerian Agama.

“Temanya (khotbah) Idul Fitri dan Semangat Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan,” kata Abdul Salam.

Sedianya, salat id akan dimulai pukul 07.00 WIB jika sesuai rencana. Presiden sendiri akan diduk tepat di depan khatib.

“Jadi kan sebelum jam 07.00, sudah pasti datang dong. Kemudian masuk ke holding, istirahat sebentar, kemudian kalau belum wudhu ya dia wudhu, sekitar jam 07.00 kurang 15 menit kali ya, salat sunnah, terus ikut takbiran sebentar, MC mengumumkan pengumuman, dan kemudian salat,” tutur Abdul Salam yang akrab disapa Abu.

Presiden akan masuk lewat pintu khusus yaitu pintu Al Malik, beserta tamu VVIP lainnya seperti mantan presiden sebelumnya. Sementara tamu VIP lewat melalui pintu As Salam.

sumber: detik.com

1 Syawal 1438 Hijriah Jatuh Pada Minggu 25 Juni

BOGOR DAILY– Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1438 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada Minggu (25/6/2017).

Penetapan ini berdasarkan Sidang Isbat yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kementerian Agama, Jakarta, Sabtu (24/6/2017).

“Mulai besok pagi, kita bersama akan melaksanakan Shalat Idul Fitri. Dengan demikian, kita berhasil menyepakati dan menetapkan mulai malam ini kita telah memasuki 1 Syawal 1438 Hijriah,” kata Menteri Lukman saat memberikan keterangan pers, Sabtu sekitar pukul 18.50 WIB.

Ikut hadir dalam jumpa pers Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin dan Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher.

Menurut Lukman, kesepakatan Sidang Isbat dibuat berdasarkan dua hal, yaitu perhitungan hisab dan metode rukyat berdasarkan laporan petugas yang melakukan pengamatan.

Menjelang Sidang Isbat, peserta Sidang Isbat mendengarkan paparan posisi hilal dari seluruh wilayah Tanah Air dan penjuru dunia menjelang magrib tadi.

Lukman mengatakan, setidaknya ada 6 petugas melaporkan melihat hilal.

Sidang isbat itu juga dihadiri Duta Besar Negara sahabat, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah telah menentukan 1 Syawal 1438 H jatuh pada Minggu besok. Maklumat itu dikeluarkan di Yogyakarta tertanggal 1 Maret 2017.

Maklumat itu ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekretarios Umum Abdul Mu’ti.

Buruh Pabrik Ngamuk THR Enggak Dibayar

BOGOR DAILY– Gara-gara THR belum dibayar, ratusan buruh pabrik garmen di Bogor mengamuk. Karyawan pabrik di Kampung Babakan, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi itu menghancurkan seluruh fasilitas di pabrik tersebut.

Para buruh laki-laki dan perempuan melempar batu ke dalam ruangan dan menyasar seluruh alat produksi. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat menjadi sasaran amukan buruh.

Salah satu buruh Intan (27) menuturkan, awalnya pihak perusahaan menjanjikan upah akan dibayar bersamaan dengan THR. Namun setelah hampir sepekan menunggu, para buruh tak mendapat kepastian.

“Iya kami sempat mogok tapi mau bagaimana kami juga butuh lusa sudah Lebaran,” ucapnya.

Sumber: metropolitan

Jokowi Malam Takbiran di Bogor

BOGOR DAILY– Presiden Joko Widodo akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di Jakarta. Ia rencananya akan melaksanakan Salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“(Lebaran) Di Jakarta. Salat Id di Masjid Istiqlal,” kata Jokowi.

Hal itu dikatakan Jokowi kepada wartawan usai dirinya menjenguk mantan Gubernur Jawa Barat Solihin Gautama Kertanegara, di Jalan Cisitu Indah VI, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/6/2017).

Lalu, bagaimana dengan malam takbiran? “Takbiran di Bogor saja,” kata Jokowi.

H-1 Lebaran, Daging Sapi Rp130 Ribu Per Kilo Laris Diburu

BOGOR DAILY– Penjualan daging sapi masih laris diburu H-1 Lebaran. Di Pasar Ciawi, daging sapi lokal tetap diserbu pembeli meski harganya naik mencapai harga Rp 130 ribu per kilonya.

“Sekarang naik jadi Rp 130 ribu per kilo, dari dua hari yang lalu,” ujar pedagang daging sapi potong, Haerul.

Harga ini naik berkisar Rp 20 ribu sejak sebelum naik, harga daging sapi lokal menginjak Rp 110 ribu perkilonya. Sementara daging sapi impor masih standar di angka Rp 90 ribu.

Menurut pedagang daging sapi yang lain, Ahmad, sejak h-2 lebaran daging pasokan daging sempat berkurang hingga harga pun sekarang bisa naik ditambah permintaan yang tinggi. “Kemaren pasokan dagingnya gak ada, wah rame itu,” katanya.

Sementara untuk harga daging ayam mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu di mana sekarang menjadi Rp 40 ribu perkilonya.

Ada Bus Tiba-tiba Berasap di Tol Jagorawi, Ini Penampakannya

BOGOR DAILY– Bus Marita jurusan Jakarta-Cianjur tiba-tiba berasap saat melintasi di jalur Tol Jagorawi. Seorang warganet asal Cipanas, Cianjur mengabadikan peristiwa kepanikan penumpang saat peristiwa itu terjadi.

Insiden tersebut berlangsung Sabtu (24/6/2017), sekitar pukul 06.30 WIB. Heri Hermawan seorang penumpang asal Cipanas, Cianjur, berada didalam bus dan sempat membuat video terkait situasi di bus yang terpaksa berhenti di bahu jalan tol. Ia menampilkan video itu di Facebook akun Heri Barots.

“Saya dalam perjalanan pulang menuju Cianjur, pakai Bus Marita. Penumpang memang padat hampir ada 50 orang di dalam bus, saat bus mulai masuk tol semua penumpang merasakan bus tiba-tiba bergoyang ada suara gesekan keras,” kata Heri.

Saat itu bus berhenti ke bahu jalan, penumpang masih berada di dalam kendaraan. “Bus berhenti, ada yang cek ke bawah badan bus. Dia minta penumpang turun, baru saat itu semua panik karena yang cek itu bilang ada percikan api dan keluar asap,” ucap Heri.

Saat itu semua penumpang spontan berdiri dan berusaha berlari keluar. Bahkan menurut dia saat itu ada beberapa penumpang yang terjatuh dan terinjak oleh penumpang lainnya. “Situasi panik, semua berhamburan keluar. Pokoknya seram, ada beberapa barang penumpang yang juga tertinggal di dalam, termasuk laptop saya. Awalnya ga berani masuk tapi akhirnya saya paksa ambil,” ujarnya lagi.

Menurut Heri, tidak lama setelah bus menepi sejumlah petugas kepolisian berdatangan ke lokasi. “Informasi yang saya dengar bus mengalami patah pada lempengan as-nya. Saya tadi sempat ngobrol sebentar, karena buru-buru langsung naik bus lain ke arah Cianjur,” ujar Heri.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Bangun Prakasa membenarkan peristiwa tersebut. Namun TKP-nya masuk wilayah Bogor. “Kita cek busnya nanti. Kalau memang tidak laik jalan, kita hentikan operasionalnya sementara karena membahayakan penumpang,” tutur Erik (detik.com)