Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 9005

Waspada Penyerangan, Polda Jabar Perketat Pengamanan

BOGOR DAILY– Polda Jabar meningkatkan kewaspadaan pascaserangan teror di Mapolda Sumut. Selain markas polisi, personel memperketat posko penjagaan berkaitan pengamanan Lebaran 2017.

Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus. “Perlunya peningkatan kewaspadaan anggota dalam pelaksanaan Pam Stasioner di posko-posko pascakejadian teror teroris di wilayah Sumut,” kata Yusri via pesan singkat, Senin (26/6/2017).

Polda Jabar meminta anggotanya yang tengah bertugas di lapangan untuk siaga dan ekstra hati-hati. Langkah tersebut guna mengantisipasi tindakan pelaku teror yang menyasar aparat kepolisian.

Selain itu, Polda Jabar mengimbau anggotanya agar saling melindungi saat melaksanakan tugas di posko-posko. “Harus lebih waspada,” kata Yusri.

Penyerangan di pos penjagaan di Mapolda Sumut, Medan, terjadi Minggu (25/6), sekitar pukul 03.00 WIB. Serangan itu membuat menewaskan satu anggota polisi, Aiptu Martua Sigalingging.

Pelaku aksi teror ini diketahui dua orang. Selain SP yang kini kondisinya kritis, pelaku lain, AR, ditembak mati oleh anggota Brimob.

Puncak Mulai Diserbu, Antrean Gerbang Tol Ciawi Mengular 3 KM

BOGOR DAILY– Hari kedua lebaran sepertinya mulai dimanfaatkan warga untuk berlibur.  Antusiasme warga yang hendak menikmati libur lebaran di kawasan Ciawi, Puncak, dan sekitarnya mulai terlihat di Tol Jagorawi. Antrean menjelang Gerbang Tol (GT) Ciawi mengular hingga 3 Km.

Petugas Call Center Jasa Marga Vika mengatakan, kepadatan dimulai sejak KM 41. Kepadatan diketahui sampai pembayaran tol.

“Sejak KM 41 mulai ada antrean, sampai Gerbang Tol Ciawi,” kata Vika,  Senin (26/6/2017) sekitar pukul 08.20 WIB.

 Vika menuturkan, kepadatan di Tol Jagorawi hanya terjadi di titik itu. Selebihnya dari Jakarta menuju Bogor terpantau lancar. Begitu pun sebaliknya, lalu lintas masih lancar.  Berdasarkan informasi yang diperoleh, kepadatan terjadi di kawasan Pandansari sampai pertigaan Gadog. Pancang kepadatan sekitar 1,4 Km.

Terpisah, Kepala Humas Jasa Marga Dwimawan Heru, Senin (26/6), pukul 07.00 WIB kepadatan sudah lebih dari 1 Km. Selain ke Puncak masyarakat juga diperkirakan akan ke Sukabumi.

Pihak Jasa Marga dan kepolisian Bogor pun mengambil langkah antisipasi guna mengurai kemacetan. “Kondisi antrean di Gerbang Tol Ciawi mulai ramai. Sudah di atas 1 Km. Sementara PJR dan LJT Jasa Marga sedang proses pengalihan lalin ke Exit Bogor,” demikian penjelasan Dwimawan. Diperkirakan semakin siang kondisi kemacetan di Puncak akan semakin bertambah.

Super Padat, Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek Sampai Cawang

BOGOR DAILY– Ekor kemacetan kendaraan di ruas tol Jakarta-Cikampek memanjang hingga Cawang sampai sekitar pukul 22.45 WIB, Minggu (25/6/2017) atau Lebaran hari pertama. Petugas tol PT Jasa Marga Widodo yang dihubungi di Jakarta, Minggu, mengatakan kepadatan tersebut terjadi di sekitar Jatibening, Cikunir sampai wilayah istirahat (“rest area”) KM 57.

“Penyebabnya karena volume kendaraan cukup banyak,” ujar Widodo.

Namun, dia melanjutkan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah kendaraan yang saat ini berada di ruas tol tersebut. Mereka pun tidak dapat memperkirakan kapan kepadatan itu bisa terurai.

Bagi masyarakat yang saat ini berada dalam perjalanan menuju ruas tol Jakarta-Cikampek atau sedang berada di lokasi dan membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kondisi lalu lintas di wialayah itu bisa menghubungi layanan tol PT Jasa Marga di nomor 14080.

Sementara itu, dipantau dari laman resmi PT Jasa Marga, kondisi ruas tol terkini menuju Jakarta dari Ciawi, Bogor, Cimanggis, Taman Mini Indonesia Indah menuju Cawang lancar.

Jalur Cikampek, Dawuan, Cikarang, Cikunir, sampai Cawang juga lancar. Keadaan yang sama juga terjadi di arah Cawang, Tomang, Pluit sampai Cengkareng. Kondisi sebaliknya dari Cengkareng, Pluit, Tomang, Cawang juga lancar.

Untuk jalan tol lingkar luar Jakarta, dari arah Bambu Apus menuju Cikunir dalam kondisi padat arah Bekasi. PT Jasa Marga menyarankan agar pengendara mobil yang ingin melewati jalur tersebut untuk menggunakan jalur alternatif.

Menjawab Dukungan PKB ke Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

BOGOR DAILY– Dewan Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Jawa Barat tampaknya bakal mendukung Dedi Mulyadi pada pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang.

Menurut Anggota Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB, Acep Adang Ruhiat, keputusan itu diambil lantaran calon yang sejatinya diusung mereka, Helmi Faisal masih ingin mengabdi di PBNU.

“Awalnya kan kita inginnya kader partai seperti Helmi Faisal. Tapi sepertinya beliau betah jadi Sekjen PBNU,” kata Anggota Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB Acep Adang Ruhiat, belum lama ini.

Selain Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi, PKB juga memberikan sinyal dukungan kepada Wali Kota Bandung yang diusung partai Nasdem, Ridwan Kamil.

“Kami lihat dari figur mereka, kiprah dan hasil. Kegiatan yang mereka lakukan di daerah masing masing dan cenderung memiliki keinginan memajukan Jawa Barat. Kalau komunikasi antara DPW lebih mesra keliatannya dengan kang Dedi Mulyadi,” kata Acep.

Disingung soal calon gubernur lain, Acep menambahkan dirinya melihat juga hasil survei. Dari hasil survei tersebut calon lain masih dibawah Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi.

“Kalau survei masih unggul ya kedua figur itu, meskipun sekarang selisihnya sedikit RK masih unggul tapi DPW cenderung memilih kang Dedi,” tandasnya.

Dituduh Serong, Rudi Tewas Dibacok Didepan Anak-Istri

BOGOR DAILY– Suasana malam takbir di Patokan, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, yang seharusnya berlangsung khusyuk berubah tegang. Salah seorang warga bernama Rohman, 29, dibantai dua tetangganya hingga tewas. Diduga, motif pembunuhan itu dilatarbelakangi asmara.

Warga yang mengetahui kejadian itu sontak kaget. Sejumlah warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantaran.

Polisi langsung bergerak cepat dengan memburu pelaku. Akhirnya, tak sampai setengah jam, salah seorang pelaku bernama Taufik, 26, ditangkap polisi ketika mengobati tangannya di puskesmas setempat.

Suasana tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 19.00 itu terasa mencekam. Nima, 28, istri korban yang melihat langsung suaminya dibantai, tak kuasa menahan tangis dan amarah. Betapa tidak, dia melihat sang suami dibacok oleh Taufik dan Rudi, 25, yang merupakan keponakan Taufik, saat menjalankan salat Isya.

Menurut keterangan Nima, saat itu dirinya bersama dengan Felly, 9, anaknya, tengah duduk di dipan teras rumah. Tiba-tiba, paman dan keponakan itu datang dengan wajah tak bersahabat. Nima semakin curiga akan niat buruk dua orang tersebut setelah melihat keduanya menenteng celurit.

Usaha Nima menghadang kedua pelaku tidak berhasil. Keduanya terus memaksa masuk ke rumah dan bermaksud menemui Rohman.

”Mereka datang dan tiba-tiba masuk ke rumah. Tidak ngomong apa-apa ke saya. Tiba-tiba masuk,” terang Nima yang shock melihat suaminya tewas bersimbah darah.

Rohman yang kala itu masih salat langsung dibacok di kepala bagian belakang oleh Taufik. Sekali bacok, Rohman tersungkur. Nah, setelah itu, giliran Rudi yang membacok pria asal Desa Kramat Agung tersebut hingga tidak berdaya.

”Saya lihat yang bacok dulu Taufik. Dia bacok satu kali. Yang bacok berkali-kali hingga suami saya meninggal itu Rudi,” terangnya.

”Anak saya melihat dengan mata kepala sendiri ayahnya dibacok sampai mati. Saya tidak terima,” imbuh Nima histeris.

Nima yang tidak mampu melawan kemudian berteriak minta tolong. Taufik dan Rudi yang masih bertetangga lantas kabur saat mendengar teriakan Nima.

Karena panik, celurit yang dibawa Taufik jatuh dan tertinggal. Warga yang mendengar teriakan Nima langsung menuju ke sumber suara.

Perihal hubungan antara sang suami dan Taufik, Nima tidak menampik bahwa keduanya terlibat masalah. Taufik menuduh Rohman menjalin asmara dengan Wiwin Indah Wahyuni, istrinya. Taufik mengetahui adanya dugaan affair tersebut setelah mendapati SMS mesra istrinya dengan korban.

”Sempat ada masalah sekitar enam bulan lalu. Katanya Taufik, dia memergoki suami saya berpacaran dengan istrinya. Taufik tahu dari HP istrinya,” bebernya.

Namun, dia menyayangkan tindakan main hakim sendiri oleh pelaku. ”Karena belum tentu benar (selingkuh, Red). Kalau memang benar, kenapa tidak saat itu juga (dibunuh, Red),” katanya bertanya-tanya.

Sementara itu, Kapolsek Bantaran AKP Sujianto mengungkapkan, pelaku bisa ditangkap berkat laporan pihak Puskesmas Bantaran. Puskesmas curiga setelah ada pasien yang datang untuk mengobati luka di tangannya. Polisi langsung menduga bahwa pasien tersebut berkaitan dengan peristiwa pembunuhan Rohman.

Setelah didatangi, ternyata benar. Polisi langsung menangkap pelaku dan membawanya ke Mapolsek Bantaran untuk dimintai keterangan. Kepada polisi, Taufik mengaku beraksi seorang diri.

”Sementara ini dari hasil keterangan dan pemeriksaan, pelaku pembunuhan itu satu orang. Diduga masalah asmara,” tegasnya.

Di TKP, polisi menemukan sebilah celurit yang digunakan pelaku untuk membantai korban. Tim Unit Identifikasi Polres Probolinggo kemudian membawa korban ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, untuk divisum.

Saat ditemui di Mapolsek Bantaran, Taufik mengaku tega menghabisi nyawa tetangganya itu karena tidak terima sang istri disetubuhi korban. ”Saya sakit hati. Saya lihat sendiri Rohman menyetubuhi istri saya di semak-semak belakang rumah. Gara-gara itu, saya bengebengan (renggang, Red) dengan istri saya,” ujarnya.

Pelaku tidak mengira bahwa Rohman tega berbuat serong dengan istrinya. Padahal, dua keluarga itu sudah memiliki anak. Taufik yang bersikukuh membunuh korban seorang diri pasrah dengan hukuman penjara yang menantinya.

Kalahkan Kamerun 3-1, Jerman Melaju ke Semifinal Lawan Meksiko

BOGOR DAILY– Jerman melangkah ke semifinal Piala Konfederasi 2017 dan menduduki juara Grup B. Itu setelah mereka menang 3-1 atas Kamerun, Minggu (25/6) malam WIB.

Gol-gol Der Panzer – julukan timnas Jerman, dihasilkan oleh Kerem Demirbay menit 48 dan dua gol dari Timo Werner pada menit 66 dan 81. Sedangkan gol Kamerun hasil dari jerih payah Vincent Aboubakar pada menit 78.

Jerman sendiri tak mudah mengalahkan Kamerun. Babak pertama mereka dibuat kesulitan dan harus puas bermain imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, Jerman tampil lebih trengginas. Hasilnya, Demirbay berhasil mengoyak jala gawang Fabrice Ondoa pada menit 48 usai menerima sodoran bola dari Julian Draxler. Itu merupakan gol pertama Demirbay bersama Der Panzer.

Usai gol tersebut, anak asuh Joachim Loew semakin mudah dalam menggempur pertahanan The Indomitable Lions – julukan timnas Kamerun. Pada menit 66, Werner menggandakan keunggulan menjadi 2-0 berkat umpan Joshua Kimmich.

Gol itu tercipta setelah Kamerun bermain dengan 10 pemain lantaran Ernest Mabouka mendapat kartu merah. Keunggulan jumlah pemain membuat Jerman makin percaya diri.

Hanya saja, Kamerun justru mampu memperkecil kedudukan menjadi 1-2 setelah Aboubakar mencetak gol menit 78 lewat sundulan umpan dari Nicolas Ngamaleu. Toh, itu tak berarti banyak. Werner kembali membawa Jerman menjauh pada menit 81 sekaligus menutup laga dengan skor 3-1.

Di semifinal, Jerman akan menghadapi Meksiko sebagai runner-up Grup A. Ini menjadi pertemuan menarik. Kedua tim sudah sering bertemu dan tercatat 10 kali bersua di atas lapangan hijau.

Bahkan, di ajang Piala Konfederasi pernah bersua pada 20005 dalam perebutan tempat ketiga. Jerman mampu unggul 4-3 lewat babak perpanjangan waktu.

Secara total, Jerman mampu menang 4 kali, seri 5 kali, dan hanya sekali kalah. Kekalahan terjadi pada 1985 silam dan dalam laga persahabatan. Sedangkan di laga resmi, Jerman selalu meraih kemenangan.

Jerman 3-1 Kamerun

Pencetak Gol: Kerem Demirbay 48, Timo Werner 66, 81 – Vincent Aboubakar 78

Ini Permohonan Maaf Bupati Bogor di Hari Raya Idul Fitri

BOGOR DAILY- Bupati Bogor Nurhayanti mengucapkan selamat kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bogor.

“Selamat hari raya idul fitri, atas nama pribadi dan keluarga kepada masyarakat Kabupaten Bogor, saya mohon maaf lah, selama kepemimpinan saya ada hal-hal yang kurang berkenan atau tidak memuaskan masyarakat,” ujarnya, Minggu (25/6/2017).

Walau pun begitu, Nurhayanti juga mengungkapkan bahwa dirinya punya komitmen untuk mengawal seluruh program yang telah direncanakan secara optimal.

Nurhayanti mengajak kepada masyarakat untuk menjaga keamanan Kabupaten Bogor ini dengan menjaga kebaikan antar sesama.

“Saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga, mempertahankan kondusifitas daerah yang sudah terjaga ini. Artinya dengan saling menghargai, saling menghormati dan saling menghargai lah,” katanya.

Ia menuturkan hal itu harus dilakukan demi terwujudnya kebersamaan membangun Bogor dengan cara menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Jadi kita hindari hal-hal yang tidak kita harapkan. Kebersamaan adalah sumber kekuatan kita untuk membangun kabupaten Bogor ini,” katanya

Hari Pertama Lebaran, Tempat Wisata di Bogor Mulai Diserbu

BOGOR DAILY-  Setelah kunjungan wisata relatif berkurang pada masa Ramadan, tempat wisata di Bogor diprediksi meningkat pada hari Lebaran hingga masa berakhir libur sekolah.

Salah satu tempat wisata JungleLand, Sentul, Kabupaten Bogor memastikan pada Hari Raya Lebaran tetap buka mulai pukul 12.00 hingga 20.00 WIB. Sedangkan, satu hari setelah hari raya akan buka secara normal mulai pukul 09.00-20.00 WIB.

“Memang kunjungan masa Ramadan normal, didominasi wisatawan non-Muslim. Kunjungan diprediksi mulai meningkat pada hari raya hingga berakhir masa liburan sekolah,” papar Head Corpoate Communication JungleLand, Kalam Gladi, Sabtu (24/6).

Guna menyambut high season tersebut, katanya, Jungleland menyediakan kantong-kantong parkir tambahan bila pengunjung melebihi parkir yang disediakan sekitar 10.000 kendaraan. Semua wahana dengan total 34 wahana pun siap digunakan.

Selain itu, JungleLand meluncurkan program potongan harga bagi pengunjung mulai tanggal 25 Juni hingga 14 Juli 2017. Selama periode libur Lebaran dapat dinikmati oleh seluruh keluarga hanya dengan harga Rp 185.000 per orang, dari Rp 250.000 untuk setiap pemegang KTP DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten dengan transaksi maksimal untuk empat orang.

Demikian juga dengan The Jungle Water Park dan Jungle Festival di Kota Bogor. Dua tempat wisata ini juga beroperasi sesuai jadwal. Humas The Jungle, Minia Barus dalam keterangannya menuturkan, pada hari raya The Jungle akan buka pada pukul 10.00 WIB dan Jungle Fes pukul 12.00 WIB. sedangkan keesokan harinya, buka normal.

Selama lima hari mulai Kamis (27/6) – Sabtu (1/7), pengunjung The Jungle juga mendapatkan hiburan dari penampilan penyanyi nasional, dari Teater Kelor, modern dance, humanoid aladin, splash aerobic, akrobat clown, maskot The Jungle, evolution band, manequin dance, rampak gendang, dan lainnya.

Pengamanan Tiga Lokasi Wisata di Jakarta Diperketat

BOGOR DAILY- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperketat pengamanan beberapa lokasi wisata di Jakarta di momen lebaran tahun ini. Ada tiga lokasi yang menjadi fokus pengamanan.

“Sudah disiapkan personel berjaga di tempat hiburan. Di Ancol, Kebon Binatang, Taman Mini, itu objek jadi primadona warga masyarakat,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2017).

Polri memandang saat libur lebaran, usai salat Id, pasti masyarakat Jakarta akan mencari hiburan. Antisipasi pun terus digalakan Polri.

“Pagi ini pengamanan di mana pelaksanaan salat Id. Moga-moga semua aman sampai semua selesai dan siang hari ini pasti terjadi pergerakan masyarakat menuju ke tempat hiburan. Ini harus diantisipasi,” jelasnya.

Sejauh ini Polri belum menerima laporan soal gangguan keamanan. Termasuk soal gangguan ketertiban umum dan kriminal. “Saya belum cek,” cetus Setyo.

Mapolda Sumut Diserang, Seorang Polisi Tewas Ditusuk

BOGOR DAILY– Menjelang subuh, tepatnya pukul 03.00 WIB, pos penjagaan 3 Mapolda Sumatera Utara diserang dua orang tak dikenal. Satu orang anggota polisi yang tengah berjaga menjadi korban. Aiptu M Sigalinging tewas dengan luka tusuk pisau.

“Anggota kita ada satu yang meninggal karena luka tusuk,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Rina Sari Ginting, Minggu (25/6).

Sedangkan dua orang pelaku berhasil dilumpuhkan setelah sempat terjadi perkelahian dengan anggota polisi. Dua orang pelaku dilumpuhkan dengan ditembak. “Satu orang meninggal dan satu lainnya kritis,” katanya.

Mapolda Sumut memiliki tiga pos penjagaan. Pos penjagaan 3 yang jadi tempat kejadian perkara merupakan pos pemantau di pintu keluar. Rina menceritakan, pelaku diduga memanjat tembok dan langsung menyerang ke dalam pos penjagaan 3. Saat itu satu anggota berada di dalam pos, dan satu anggota polisi lain berada di luar pos penjagaan.

Brigadir E. Ginting yang melihat perkelahian rekannya dengan terduga pelaku langsung meminta bantuan dengan berteriak kepada personel Brimob yang bertugas. Brimob dari penjagaan pos I memberikan bantuan dan melakukan penembakan peringatan. Namun pelaku masih juga mencoba menyerang dengan meneriakkan takbir beberapa kali.

“Dia menyerang anggota kita yang di dalam pos. Lalu anggota yang berjaga di luar melihat sempat terjadi perkelahian, dia minta bantuan ke pos 2 yang jaraknya tidak terlalu jauh,” jelasnya. (Merdeka)