Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 9029

Putus Cinta, Pria di Gunung Batu Bogor Gantung Diri

BOGOR DAILY– IH, pria asal Gang Dadali, Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, ditemukan tewas gantung diri  pada Senin, 19 Juni 2017 dinihari. Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustrasi hubungannya yang tak berlanjut dengan sang pacar.

Peristiwa gantung diri ini pertama kali diketahui ibu korban berinisial T. Saat itu, T hendak pergi ke kamar mandi sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian ia mendapati anak pertama dari tiga bersaudara ini sudah terbujur kaku. Lehernya tergantung pada salah satu bagian rumah.

T kemudian melapor ke Polsek Bogor Barat. Petugas langsung menuju ke lokasi kejadian dan selanjutnya tim identifikasi menurunkan jenazah tersebut. Namun, saat petugas mau melakukan visum, pihak keluarga korban membuat pernyataan untuk tidak dilakukan visum dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

T mengaku tak tahu kenapa anaknya bisa mengambil tindakan tersebut. Namun sebelum mengakhiri hidupnya, IH sempat terlibat cekcok dengan sang pacar. Dia diketahui sudah menjalin hubungan asmara dengan kekasihnya yang tinggal di Jakarta. Bahkan, keduanya belum lama ini bertunangan.

“Sabtu kemarin sempet dengar anak saya telepon-teleponan sama pacarnya, dan keduanya seperti lagi berantem,” kata T.

Kemudian, IH mendatangi pacarnya itu di Jakarta. Di sana, ia bukannya disambut baik, justru malah diacuhkan. “Pas pulang ke Bogor HP-nya ketinggalan di rumah ceweknya, terus balik lagi ke Jakarta. Pas sampai, si ceweknya enggak ada, bilangnya lagi di rumah saudaranya,” kata T.

Sikap kekasihnya itu membuat dia kecewa dan marah hingga akhirnya memutuskan mengambil tindakan nekat tersebut.

Kejadian memilukan ini membuat masyarakat sekitar heboh. Para tetangga mengaku tidak menyangka korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tak baik hanya karena putus cinta. “Enggak nyangka, padahal orangnya baik,” ucap Kurniawan, tetangga korban.

Ikut Penjaringan PDIP, STS: Tidak ada Istilah Beli Partai

BOGOR DAILY– Langkah Sugeng Teguh Santoso maju di bursa pemilihan Walikota Bogor (Pilwakot) 2018 semakin matang. Baru baru ini tokoh Bogor ini mengikuti penjaringan bakal calon dari salah satu partai beken di KOta Bogor. Yakni PDI Perjuangan.

Untuk memuluskan langkahnya, ia pun telah mengantongi sedikitnya 250 relawan STS. Ia pun tetap membuka diri maju lewat jalur partai “Saya ikut fit dan proper test di DPD PDIP Jawa Barat.Sudah pasti saya tolak kalau ada permintaan mahar-mahar politik. Tidak ada istilah beli partai,” kata STS.

Pria yang berprofesi sebagai advokat itu mengenalkan tagline “Sang Pembela” karena berkaitan dengan profesi yang telah ia geluti selama 30 tahun yakni pengacara. Ia juga dikenal sebagai pria berpeci hitam.

“Peci hitam itu simbol kebangsaan dan nasionalisme. Ini adalah warisan Bung Karno yang mesti dilestarikan,” ujarnya.

Sugeng mengatakan, saat ini ia dan timnya telah membuat posko pemenangan. Adapun posko inti dipusatkan di Parakan Salak, Kemang, Kabupaten Bogor.

“Kami targetkan bisa mengumpulkan 70 ribu dukungan KTP. Karena, sampai hari ini, aturan KPUD terkait persyaratan minimal berubah lagi menjadi 62 ribu. Inilah yang kami sesalkan. Ada upaya mempersulit calon independen,” tandasnya.

Sambut Lebaran, Bima Arya Izinkan Takbiran Keliling

BOGOR DAILY- Pemerintah kota (Pemkot) Bogor akhirnya mengizinkan masyarakat Bogor untuk menyambut lebaran dengan takbiran keliling.

Namun, pihak Pemkot mengimbau kepada masyarakat Kota Bogor untuk melaksanakan takbiran di masjid.

“Sebetulnya di Kota Bogor tidak terlalu marak ya. Tapi kami lebih mengarahkan kepada mereka (warga, red) untuk memeriahkan malam takbir di masjid,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Ia pun memperbolehkan, jika ada masyarakat Kota Bogor yang ingin memeriahkan malam takbirnya dengan berkeliling. “Ya, silakan saja asalkan tertib,” tambahnya.

Hal tersebut pun diapresiasi oleh salah satu ulama asal Kota Bogor, Habib Novel Kamal Alaydrus.

“Alhamdulillah kalau pihak Pemkot tidak melarang kegiatan takbir keliling. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bogor. Saya imbau kepada masyarakat Kota Bogor yang akan melaksanakan takbiran keliling agar tetap tertib, patuhi rambu-rambu lalu lintas,” imbuhnya

Jebol Plafon Minimarket, Rampok Bobol Mesin ATM

BOGOR DAILY– Jelang hari lebaran,m aksi kriminal patut diwaspadai. MInggu (18/6) dini hari, sebuah minimarket dijebol rampok. Pelaku membobol mesin ATM yang ada di dalam minimarket, di Jalan Raya Jakarta Bogor, Km 41, Kelurahan Pabuaran Mekar Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Menurut keterangan pegawai minimarket kepada polisi, minimarket tersebut sudah tutup sejak pukul 01.00 WIB. Tidak lama berselang, pihak kepala toko yang bernama Temi Batirta Ugamo Ksatria dihubungi oleh kantor pusat bank BCA yang menerangkan bahwa sensor pintu ATM BCA yang berada di minimarket dalam keadaan menyala.

Mendengar kabar itu Temi langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.Kapolsek Cibinong, Kompol Hida Tjahjono  mengatakan, jika kawanan perampok yang jumlahnya diduga lebih dari dua orang itu masuk tidak memalui pintu depan.

Namun, para pelaku masuk dari atap plafon minimarket. “Pelaku masuk lewat plafon, sebab rolingdoor memang masih dalam keadaan terkunci rapat,” ujarnya, Minggu (18/6/2017).

Setelah berada didalam toko minimarket itu, sambung dia, pelaku kemudian menjebol dua mesin ATM BRI dan BCA “Ada 2 unit ATM milik BCA dan BRI sudah dalam kondisi rusak akibat dipotong diduga dengan menggunakan las,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara diperkirakan kerugian sekitar Rp120 juta. “Kami masih meminta keterangan saksi-saksi dan mencari barang bukti milik pelaku yang tertinggal di lokasi,” tukasnya.

Gara-gara Duit Seribu Rupiah, Tukang Bongkar Muat Ditangkap

BOGOR DAILY– Polresta Bogor Kota dikabarkan menangkap seorang pelaku pungli bongkar muat di Pasar Bogor. Pelaku berinisial J itu diketahui sebagai pemungut biaya bongkar muat Pasar Bogor.

Kepala Unit Pasar Bogor, Iwan Budiman membenarkan J merupakan salah satu pegawai dari CV Bangun Jaya Mandiri yang bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) dalam melakukan pungutan biaya bongkar muat di Pasar Bogor.

Tetapi, menurutnya yang menjadi sorotan bukan aktivitas penarikan biaya bongkar muat. Melainkan, kesalahan prosedur yang dilakukan J dalam menjalankan tugasnya.

“Masalahnya bukan di SK soal penarikan biaya bongkar muat. Tapi kalau kata polisi, karcisnya itu tidak diberikan ke sopirnya. Jadi masuknya ke keuntungan pribadi,” jelasnyaJumát (16/06).

Modusnya, J hanya menarik sebagian dari tarif biaya bongkar muat, sehingga J menganggap sopir boks yang bongkar muat di Pasar Bogor tidak berhak menerima bukti pembayaran berupa karcis.

Iwan mengatakan, biaya bongkar muat yang seharusnya dibayar sebesar Rp25 ribu per mobil, J hanya mengambil sekitar Rp23 ribu.

“Alasannya, tidak memberikan bukti pembayaran kepada si sopir karena katanya si sopir bayarnya kurang seribu dua ribu,” ujarnya.

Padahal, menurutnya jika supir boks yang bongkar muat membayar kurang dari Rp25 ribu, seharusnya petugas yang memungut bisa menuliskan jumlah yang dibayarkan, sehingga uang yang diterima masuk dalam laporan keuangan.

“Kalau memang ada kurang-kurang ditulis saja di belakang kertasnya, jadi ada laporannya. Ada pemasukan juga ke dalam,” kata Iwan.

Iwan menerangkan, J kini sedang diperiksa oleh Tim Alfa Force (TAF) Polresta Bogor Kota. Dirinya sempat menyambangi kantor TAF di Jalan Kapten Muslihat pasca dilakukan penangkapan.

“Sekarang sedang diperiksa, semalam saya sudah tengok di kantor polisi. Harusnya dia lebih hati-hati, jangan sampai gara-gara uang seribu dua ribu jadi bermasalah,” tandasnya.

Namun, kabar tersebut ditampik oleh Polresta Bogor Kota. Ketika dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota, Kompol Achmad Choerudin membantah adanya penangkapan terhadap pelaku pungli bongkar muat di Pasar Bogor. “Tidak ada, kata siapa? Tidak ada,” singkatnya.

Awas! Mie Samyang U-Dong Mengandung Babi

BOGOR DAILY- Bagi kalian yang suka makan mie instan asal Korea Selatan harus berhati-hati. Sebab, Badan Pengawas Obat  dan Makanan  (BPOM) secara resmi menyatakan tiga produk mie instan asal Korea positif mengandung unsur babi.

” Sesuai surat edaran ada yang mengandung babi. Kalau yang tidak memang sudah tersertifikasi halal,” ujar Kepala Balai Besar POM DKI Jakarta, Dewi Prawitasari, Minggu (18/6/17).

Berdasarkan surat edaran BPOM itu, ada tiga merek mie instan yang dinyatakan mengandung unsur babi. Ketiga produk itu adalah Samyang, Nongshim, dan Ottogi.

Menurut Dewi, BPOM akan melakukan pengawasan peredaran ketiga produk itu. Mereka akan meminta Kepala Balai POM di seluruh Indonesia untuk memantau distributor dan supermarket yang masih menjual ketiga merek mie instan tersebut.

Jika masih ditemukan di lapangan, maka BPOM meminta distributor untuk menarik produk-produk tersebut. ” Yang menarik adalah distributor, kami mangawasi masih ada apa tidak.”

” Kalau masih ada ya kami amankan. Kami akan musnahkan produk-produk itu. Yang berkewajiban menarik itu distributor dan penyalur,” tambah Dewi.

Ketiga produk dan jenis mi itu, adalah sebagai berikut:

1. Samyang, dengan produk mie instan U-Dong dan mie instan rasa Kimchi

Samyang U-dong

 

2. Nongshim, dengan produk mie instan Shin Ramyun Black

3. Ottogi, dengan produk mie instan Yeul Ramen

sumber: Dream.co.id

Heboh! Demi Cantik Wajah Roro Fitria Dipenuhi Kabel

BOGOR DAILY- Kabar heboh kembali datang dari aktris Roro Fitria. Wanita  29 tahun tersebut membuat warganet merinding dengan penampilan wajahnya yang dipenuhi dengan kabel.

Melalui akun Instagram @roro.fitria1989, Roro mengunggah satu foto yang memperlihatan bagian wajah sampai kepalanya yang penuh dengan kabel putih. Tak hanya itu, tubuh Roro pun dibungkus dengan kain berwarna cokelat.

Ternyata, pemilik nama lengkap Raden Roro Fitria Nur Utami yang lahir di Yogyakarta 29 Desember 1987 itu sedang melakukan perawatan kecantikan

Hamdallah #Nyai #ROROFITRIA ;Be honest, its so hurt…but i love it #RFBeautyTreatment #gelombanggammaelectromagnetic with #diamond #serum #fullofelectricity,” tulis Roro Fitria melengkapi unggahan foto itu, Minggu 18 Juni 2017.

Unggahan pemain film ‘Islam KTP’ ini tent langsung menimbulkan rekasi warganet yang melihatnya. Bahkan tak sedikit di antara mereka merasa takut dang tidak enak melihat apa yang sedang dijalani oleh Roro.

Ngerii,” tulis akun @dwi.22.

OOOOO…..MMMMM….GGGGð��±ð��± nyaiii @roro.fitria1989 ga atiiittt emangnya ya,” tulis akun @_itohaismrg_.

Serem.ih dtusuk2 jrum,” tulis akun @elisa_calista

Nyai digituin biar apa? Linu liatnya,” komentar akun @indrianecl.

Ini Daftar Jalur Tengkorak Versi Polda Jabar

BOGOR DAILY- Pemudik yang melintasi ruas jalan di Jabar harus ekstra waspada. Sebab, ada beberapa titik jalur tengkorak atau rawan kecelakaan di lintasan mudik area Jabar.

“Di semua jalur baik Pantura, tengah, dan selatan terdapat titik-titik lokasi rawan terjadinya kecelakaan,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Minggu (18/6/2017).

Yusri menuturkan, di jalur Pantura lokasi rawan terjadinya kecelakaan berada di Simpang Suroto Kunto, Simpang Cikalong di Karawang, Bungursari di Purwakarta, Patok Beusi di Subang, Kandang Haur, Lohbener, dan Losarang di Indramayu, Susukan, Simpang Gotrok – Arjawinangun, dan Beber di Kabupaten Cirebon, serta Jalan Raya Pilang dan Losari Mundu di Kota Cirebon.

Di jalur selatan, kawasan tengkorak terdapat di Jembatan Cibereum, Pasir Tulang, Tapal Kuda, dan Tungturunan di Cianjur, Jalan Raya Cipatat dan Cikalong Wetan di Kabupaten Bandung Barat, Jalan Soekarno-Hatta dan Cibiru di Kota Bandung, Nagreg di Kabupaten Bandung, Malangbong dan Kadungora di Garut, Salawu, Cikalong, dan Cipatujah di Kabupaten Tasik, Gentong di Tasikmalaya Kota, dan Cijeunjing di Ciamis.

Sementara di jalur tengah, lokasi rawan kecelakaan terdapat di Cadas Pangeran, Cijelag, dan Tanjung Sari di Sumedang, Kadipaten di Majalengka, serta Bandorasa Wetan dan Jalan Siliwangi di Kuningan.

Selain di jalur arteri, kawasan tengkorak juga terdapat di jalur tol. Lokasi yang rawan kecelakaan tersebut berada di KM 49 -52 Cikampek, KM 83 – 90 Cipali, KM 100 – 110 Cipali, KM 130 – 140 Cipali, KM 165 – 178 Cipali, KM 183 – 184 Cipali, KM 202 – 203 Palikanci, dan KM 230 – 232 Palikanci.

“Untuk mengantisipasi kecelakaan ini, kita mengimbau pemudik untuk lebih berhati-hati. Jangan saling mendahului yang bisa berakibat fatal,” kata Yusri.

Cristiano Ronaldo Hengkang dari Real Madrid, Ini Penggantinya

BOGOR DAILY- Cristiano Ronaldo sepertinya ingin benar-benar hengkang dari Real Madrid musim panas ini. Ia pun sudah menyampaikan pesan itu melalui akun instagramnya.

Ronaldo sendiri diebut sudah tak betah di Spanyol usai terbelit kasus keuangan dan pajak. Sayangnya, klub dinilai tak memberikan pembelaan atas kasus yang menimpanya itu.

Hal itu jadi puncak kekecewaan Ronaldo selain perlakuan dan kurangnya penghargaan dan apresiasi baik dari klub maupun para fans.Kini, ia pun meyampaikan pesan tak langsung melalui akun instagram miliknya dengan mengganti foto profil di akun medsos-nya itu.

Jika sebelumnya ia memasang foto profil dirinya mengenakan jersey Real Madrid, kini ia menggantinya dengan foto dirinya tengah memakai jersey timnas Portugal.Perilaku Ronaldo itu disebut The Sun sebagai hal yang sangat tak biasa

Cristiano Ronaldo menyampaikan pesan hengkang dari Real Madrid dengan mengganti foto profilnya. Hal yang tak pernah ia lakukan sebelumnya. Foto via instagram Cristiano. Pasalnya, selama menggunakan akun medsos instagram itu, Ronaldo tak pernah mengganti foto profilnya secara mendadak dan tiba-tiba.

Menyusul rencana itu, setidaknya terdapat tiga opsi utama yang bakal direalisasikan jika akhirnya Ronaldo benar-benar pergi.

Madrid disebut segera melancarkan tawaran fantastis untuk mengakuisisi salah satu di antara Robert Lewandowski, Kylian Mbappe, dan Paulo Dybala.

Tak main-main, karena sang presiden, Florentino Perez, takkan sungkan menggelontorkan dana tidak kurang dari €100 juta untuk mendaparkan pengganti Ronaldo.

 

 

Mayat Bayi Siapa Ini di Perumahan Elite BNR…

BOGOR DAILY- Sesosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di bawah jembatan Perumahan Bogor Nirwana Residence, Kota Bogor, Sabtu (18/6/2017). Mayat bayi tak berdosa itu ditemukan warga yang sedang nongkrong di bawah jembatan sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat ditemukan, bayi tersebut terbungkus dalam kantong plastik warna hitam putih. Salah satu saksi, Fajar (17) menuturkan, awalnya ia bersama lima temannya tengah nongkrong di pinggir kali untuk menunggu berbuka puasa.

“Tahu-tahu saya melihat bentuk kaki bayi dari kantong keresek,” kata Fajar.

Karena sudah mengeluarkan bau busuk, kecurigaan Fajar semakin menguat jika di dalam kantong plastik itu adalah sesosok mayat bayi. Tak berpikir panjang, ia dan temannya kemudian memberitahu warga lainnya yang tengah melintas.

“Saya bilang ke ibu-ibu yang lagi lewat. Sama dia (ibu-ibu) langsung dilaporin ke satpam perumahan,” terang Fajar.

Setelah diperiksa satpam perumahan elite itu, dipastikan isi kantong tersebut adalah bayi berjenis kelamin laki-laki, lengkap dengan ari-ari dan tali pusarnya. “Satpam langsung menghubungi polisi,” ujar Fajar.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengangkat jasad bayi tersebut kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bogor untuk diautopsi.

Belum diketahui siapa ibu yang tega membuang bayinya di bawah jembatan ini. Polisi menduga bayi ini merupakan hasil hubungan gelap dan dibuang ke bawah jembatan.

“Ya, masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Bogor Selatan Kompol Irwandi.