Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9088

Pakar Transportasi Sebut PKL Puncak Picu Kecelakaan

BOGOR DAILY– Jalur yang menuju kawasan wisata Puncak, Jawa Barat, kembali memakan korban. Setelah kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata HS Transport terjadi pada akhir pekan lalu di jalur Selarong, Minggu 30 April kemarin sebuah kecelakaan terjadi di jalur Ciloto dan melibatkan bus pariwisata Kitrans.

Menurut analisa sementara pihak kepolisian, kecelakaan terjadi akibat rem bus Mercedes-Benz OH1518/51 mengalami masalah, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan laju bus dan menabrak beberapa kendaraan yang ada di depannya.

Menanggapi ada dua kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata, pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, menilai perlu adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap operator bus.

“Kementerian Perhubungan dan Organda (Organisasi Angkutan Darat) harus melakukan pendataan ulang usaha bus pariwisata dan melakukan pembinaan yang rutin,” kata Djoko.

Ia memandang, dari sisi pengawasan dan evaluasi, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 28 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek sudah mencakup berbagai aspek pengawasan kendaraan.

Namun, kurangnya sosialisasi menjadi masalah utama. Menurut Djoko, perlu digencarkan kembali sosialisasi dalam aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan.

Di samping itu, beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah laik jalan kendaraan. Djoko mengatakan, setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan atau kir.

“Harus dihindari pengujian tidak sesuai prosedur, karena menyangkut keselamatan,” ujarnya.

Pengemudi, lanjut Djoko, juga wajib memiliki surat izin mengemudi sesuai jenis kendaraan yang dikemudikan. Dengan mencermati hal-hal tersebut, diharapkan kecelakaan-kecelakaan maut tidak terulang di kemudian hari.

“Selain itu, jalan yang dilewati wajib memenuhi standar geometri jalan. Hambatan sepanjang jalan harus dihilangkan. PKL (pedagang kaki lima) maupun bangunan yang mengganggu dan dapat menutup pandangan pengemudi, harus dihilangkan,” katanya. (viva)

Tottenham Bombardir Gawang Arsenal Dua Gol

BOGOR DAILY– Tottenham Hotspur memperlihatkan bahwa pada musim ini mereka memiliki kualitas lebih baik dari rival abadi sekota mereka, Arsenal. Pada pertemuan keduanya, Minggu (30/4), The Spurs berhasil meraih kemenangan meyakinkan 2-0.

Sebuah hasil yang membuat Tottenham kembali berjarak empat poin dengan Chelsea yang sebelumnya juga menghantam Everton 3-0. Berbeda kondisi dengan Arsenal.

Kekalahan ini membuat Arsenal tertahan di peringkat enam klasemen sementara dengan 60 poin. Meski punya tabungan satu laga, tetap saja ini memberatkan mereka untuk finis empat besar.

Sejak awal, Tottenham benar-benar terlihat superior dan terus memborbardir pertahanan Arsenal. Sementara The Gunners bukan tak bisa menguasai penguasaan bola, tapi mereka seperti kehilangan akal ketika masuk daerah The Spurs.

Setidaknya ada dua peluang bersih yang dibuat Tottenham di babak pertama melalui Dele Alli dan Harry Kane. Sayang, keduanya tak bisa dikonversi.

Baru lah pada babak kedua, The Spurs memanfaatkan kondisi dengan maksimal. Pada menit ke-55, Tottenham membuka keunggulan.

Berawal dari aksi istimewa Christian Eriksen yang diakhiri tembakan keras, Petr Cech masih bisa menyelamatkannya tapi bola muntah langsung disambar Dele Alli.

Tak perlu waktu lama bagi mereka menggandakan keunggulan. Dua menit setelah itu Gabriel Paulista menjatuhkan Harry Kane di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih dan Kane mengeksekusi bola dengan sempurna.

Unggul 2-0, The Spurs sama sekali tak mengurangi tempo permainan. Serangan bertubi-tubi diperlihatkan. Jika Cech tak bermain brilian, mungkin Arsenal bisa kebobolan lebih dari dua gol. Laga berakhir dengan skor 2-0.

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): 1-Hugo Lloris; 33-Ben Davies, 5-Jan Vertonghen, 4-Toby Alderweireld, 16-Kieran Trippier (2-Kyle Walker 88′); 12-Victor Wanyama, 15-Eric Dier; 7-Son Heung-Min (19-Moussa Dembele 78′), 20-Dele Alli (17-Moussa Sissoko 91′), 23-Christian Eriksen; 10-Harry Kane

Arsenal (3-4-2-1): 33-Petr Cech; 18-Nacho Monreal, 6-Laurent Koscielny, 5-Gabriel Paulista (24-Hector Bellerin 75′); 3-Kieran Gibbs, 29-Granit Xhaka (23-Danny Welbeck 65′), 8-Aaron Ramsey, 15-Alex Oxlade Chamberlain; 7-Alexis Sanchez, 11-Mesut Oezil; 12-Olivier Giroud (14-Theo Walcott 81′)

Kejanggalan di Balik Insiden Penembakan Rumah Habib Rizieq

BOGOR DAILY– Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab disebutkan mendapat teror. Ada yang diduga sedang mengincar nyawanya melalui penembak jitu atau sniper. Buktinya, di pendopo miliknya yang ada di Megamendung, Bogor, Jawa Barat ada bekas seperti tembakan yang diklaim dari sniper.

Akan tetapi, banyak kejanggalan di dugaan aksi teror itu. Apalagi, pria yang kini menjadi tersangka atas kasus penodaan Pancasila di Polda Jawa Barat itu sudah berada di Saudi Arabia dengan dalih mengungsi. Selain itu, berbagai dugaan pelanggaran hukum lainnya juga sedang menanti Habib Rizieq.

Benarkah Habib Rizieq diteror, atau mencari alasan untuk bisa kabur dari jeratan hukum yang mengincarnya? Berikut rangkuman JawaPos.com terkait lima kejanggalan aksi teror terhadap Habib Rizieq:

1. Bidikan Sniper Meleset

Peneror pria yang kerap mengenakan gamis warna putih itu diduga seorang sniper. Namun, anehnya tembakan sniper tersebut disebut meleset. Padahal seorang penembak masuk kualifikasi sniper atau penembak jitu tentu memiliki jam terbang menembak tepat sasaran yang tinggi. Tidak semudah itu untuk meleset.

Tapi nyatanya, Habib Rizieq terlepas dari bidikan. Seolah-olah pelaku yang menembak adalah orang amatiran, padahal tak sembarangan penembak bisa menjadi sniper. “Habib Rizieq tinggalkan tanah air, gara-gara ditembak sniper. Kalau nggak salah (penembakan), Selasa (25/4). Untungnya meleset, kena pendopo,” ungkap Sambo, Jumat (28/4).

2. Tak Melapor ke Polisi

Meski mendapat aksi teror, Habib Rizieq malah enggan melaporkannya ke polisi. Padahal secara tegas, polisi menyarankan membuat laporan. Tujuan, agar kepolisian bisa mengusut kasus itu. Polisi tidak bisa bergerak karena penyidik akan bekerja berdasarkan laporan yang dibuat masyarakat. Kalau tak ada laporan, maka insiden penembakan itu tak bisa diselidiki.

“Kami tida bisa bergerak dong. Semua berdasarkan laporan. Kalau tidak ada laporan bagaimana? Pokoknya ya dilaporkan saja dulu,” terang Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus.

3. Dalih Mengungsi Padahal Hendak Diperiksa

Habib Rizieq Shihab kini berada di Saudi Arabia. Disebutkan dia sengaja ke sana karena sudah merasa tak aman. Ketua Presidium 212 Ustaz Ansufri ID Sambo mengatakan akibat teror tersebut, Habib Rizieq pun memutuskan memboyong keluargaanya ke luar negeri.

Sementara, diketahui Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengatakan, mereka bakal memanggil kembali Habib Rizieq Shihab pada 2 atau 3 Mei. “Kalau enggak 2 Mei atau 3 Mei ya. Yang pasti tidak tanggal satu karena Hari Buruh,” terang mantan Kapolda Jawa Barat itu.

Habib Rizieq akan diperiksa berkaitan dengan kasus chat sex yang menyeretnya dengan Firza Husein yang tak lain adalah tersangka kasus makar pada Aksi 212 tahun 2016 silam.

4. Tak Ada Bukti Kuat Penembakan

Penembakan yang dikabarkan dilakukan di pendopo Habib Rizieq hingga kini belum terbukti. Pasalnya pihak Habib Rizieq tak juga melaporkan kejadian itu ke polisi. Tidak ada yang bisa membuktikan penembakan itu, baik dari bagian mana pendopo yang ditembak, sampai proyektil peluru, dan bekas-bekas penembakan. Yang ada, hanya pengaduan teror ke Komnas HAM. Itu tidak wajar karena kalau ingin kasus itu diusut, sebaiknya kubu Habib Rizieq melapor ke polisi. “Ya kalau ada, bikin laporan saja. Kalau memang ada kejadiannya gampang, dilaporkan,” cetus Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus.

5. Mengaku Mengungsi, Padahal Menjalankan Umrah

Akibat aksi teror yang dialami Habib Rizieq di pendoponya, kini dia tengah berada di Tanah Suci untuk mengamankan diri. Hal ini disebutkan oleh Ketua Presidium 212 Ustaz Ansufri ID Sambo saat melaporkan kejadian itu ke Komnas HAM.

Namun, pernyataan itu dibantah Sugito Atmo Prawiro selaku kuasa hukum Rizieq. Dia menyebutkan kliennya sedang di Saudi Arabia untuk ibadah. “Lagi ibadah (umrah) sama keluarga. Mungkin sudah merencanakan lama, tapi enggak mau ramai. Lawyernya pun nggak dikasih tahu,” kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (28/4).

Ketika disinggung apakah sengaja Umroh untuk menghindari pemanggilan polisi, Sugito menampik hal itu. Menurutnya, Rizieq telah lama merencanakan umroh sebelum lebaran itu. “Bukan, bukan karena itu (menghindari panggilan),” terangnya. (jawapos)

Hasil Imbang, Man City Gagal Lumpuhkan Middlesbrough

BOGOR DAILY– Manchester City harus berterima kasih kepada striker muda berbakat mereka, Gabriel Jesus pada laga menghadapi Middlesbrough, Minggu (30/4).

Mendapati perlawanan yang sangat ketat bahkan dua kali tertinggal, Man City selamat hingga akhirnya laga berakhir seri 2-2.

Hasil ini membuat mereka mengumpulkan poin yang sama dengan Liverpool yakni 66 poin. Perebutan peringkat empat pun sangat ketat karena Man City, Liverpool, Man United, dan Arsenal disinyalir masih punya peluang

Laga berlangsung menarik. The Boro yang juga sedang berjuang lepas dari zona degradasi bermain sangat baik dan benar-benar memberikan perlawanan.

Man City mengalami masalah bentuk permainan yang belum sempurna di babak pertama. Tak ayal, sang mantan pemain mereka, Alvaro Negredo berhasil membuka keunggulan untuk Boro lewat sepakan keras akurat pada menit ke-38.

Middlesbrough tampil percaya diri dan solid dalam bertahan. Hingga akhirnya penalti kontroversial diberikan untuk The Citizens. Pasalnya, Leroy Sane dinilai melakukan diving dan terjatuh sebelum tersentuh Marten de Roon. Sergio Aguero pun mengeksekusi penalti dengan sempurna pada menit ke-69.

The Boro hanya butuh delapan menit untuk menjawabnya. Berawal dari kemelut di depan gawang, Calum Chambers berhasil membuat The Boro unggul kembali.

Sayang, konsentrasi lini belakang mereka kurang memikat karena lima menit sebelum bubaran, Gabriel Jesus berhasil menyelamatkan muka Man City lewat tandukan terarah yang menjadi gol.

Jesus membuktikan bahwa ketajamannya tak bisa dihentikan padahal baru comeback tak lama setelah mengalami cedera. Laga pun berakhir dengan skor 2-2.

SUSUNAN PEMAIN

Middlesbrough (4-3-3): 12-Brad Guzan; 3-George Friend, 6-Ben Gibson, 25-Calum Chambers, 2-Fabio; 34-Adam Forshaw, 8-Adam Clayton, 14-Marten de Roon; 19-Stewart Downing, 10-Alvaro Negredo (29-Rudy Gestede 82′), 18-Christian Stuani (37-Adama Traore 73′)

Manchester City (3-4-1-2): 13-Willy Caballero; 11-Aleksandar Kolarov, 30-Nicolas Otamendi, 4-Vincent Kompany; 22-Gael Clichy (7-Raheem Sterling 50′), 75-Aleix Garcia (19-Leroy Sane 49′), 25-Fernandinho, 15-Jesus Navas; 17-Kevin de Bruyne; 33-Gabriel Jesus, 10-Sergio Aguero

Akibat Rem Blong, Ini Deretan Kecelakaan Maut di Jalur Ciloto

0

BOGOR DAILYSepekan pasca kecelakaan di jalur Puncak  tepat di Tanjakan Selarong, kecelakaan tragis kembali terjadi. Jalur Ciloto menjadi lintasan mengerikan melihat rekam peristiwa kecelakaan yang hampir selalu memakan korban jiwa.

Berikut kasus kecelakaan maut yang terjadi Jalur Ciloto yang terletak sekitar 25 km dari pusat kota Cianjur dan 30 km dari pusat kota Bogor.

Februari 2013
Bus Pariwisaata Mega Mustika yang berpenumpang 75 orang melaju dari arah Bogor ke Cianjur sekitar pukul 11.30 WIB. Pada saat melintas di Jalan Raya Ciloto tepat di daerah Turangga atau rumah makan Bumi Aki kendaraan tersebut menabrak tebing. Diduga sang sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan akibat rem blong saat jalan berkelok dan menurun.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Februari 2013 lalu. Akibatnya 12 orang meninggal dunia dan 12 orang luka ringan serta puluhan luka berat
Agustus 2013
Sabtu (17/8/2013) sekitar pukul 11.20 WIB kembali terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan. Ciloto Cianjur. Kecelakaan tersebut melibatkan sembilan kendaraan yaitu dua bus, satu mobil, satu truk dan lima sepeda motor. Kronologis kejadian kecelakaan yaitu kendaraan bus pariwisata PT Mandira Erajasa Wahana dengan nomor polisi B 7278 IG dari arah Bogor menuju Cianjur, ketika sedang berada di jalur lurus tiba-tiba menikung ke arah kanan.
Diduga rem tidak berfungsi, sehingga menyerempet lima sepeda motor yang sedang dalam kondisi satu jalur, mobil Chevrolet Captiva yang sedang melaju ke arah berlawanan, truk engkel pasir yang sedang berhenti di pinggir jalan dan bus elf. Kejadian tersebut memakan korban meninggal dunia 3 orang dan 20 orang luka-luka.
Oktober 2016
Kampung Bondol RT 02 RW 02, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, pada Senin, 24 Oktober 2016. Akibat kejadian tersebut, tiga orang tewas dan empat lainnya luka berat.
Kecelakaan tersebut diduga karena truk pengangkut semen mengalami rem blong. Berdasarkan keterangan warga, sopir truk tidak bisa mengendalikan laju kendaraan yang sedang melaju dari arah Puncak menuju Cianjur. Kondisi jalur Ciloto dengan kontur turunan tajam membuat laju tak terkendali dan akhirnya menghantam sebuah mobil yang sedang diparkir dan diperbaiki oleh dua montir di lajur kanan jalan arah Cianjur-Puncak. Dari kejadian tersebut korban meninggal dunia berjumlah 3 orang dan 20 orang luka-luka.
April 2017
Sebuah bus pariwisata tiba-tiba tidak terkendali saat melewati jalan yang menurun, lalu menabrak sejumlah kendaraan lain di Desa Ciloto, Cipanas, Cianjur, pada Minggu (30/4), sekitar pukul 10.30 WIB.
Akibat kecelakaan ini, bus yang mengalami rem blong itu terjun ke perkebunan milik warga, dua mobil dan sejumlah motor turut terseret ke kebun warga dan menyebabkan 11 orang tewas termasuk sopir bus.
Sebelumnya pada 19 April 2017, dua orang juga tewas dalam kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ciloto Desa Ciloto Kecamatan Cipanas, (19/4). Keduanya bernama Egi Romana Putra (23), warga Kampung Cikole rt 2.01 Desa Cibaregbeg Kecamatan Cibeber dan Nijar Nur Alam (21) warga Kampung Tanjakan Pala rt3.4 Kelurahan Bojongherang Kecamatan Cianjur. (bd)

Bus Maut Ciloto Terjun Bebas 10 Meter, Korban Tewas 13 Orang

BOGOR DAILY–  Pasca tabrakan karambol di Jalur Puncak, Desa Ciloto petugas masih  kesulitan mengevakuasi bangkai bus pariwisata Kitrans yang terperosok di perkebunan warga, Minggu (30/4/2017)

Bus bernomor polisi B 7057 BGA tampak  dalam posisi terbalik setelah terjun bebas ke jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter.Ini yang membuat petuagas cukup kesulitan melakukan evakuasi bangkai bus.

Kendaraan derek pun tampak sudah tiba dilokasi untuk mengangkat bangkai bus yang saat ini menjadi tontonan warga dan para pengguna jalan

Menurut KBO Lantas Polres Cianjur, Iptu Muhaenin mengatakan, saat ini proses evakuasi bangkai bus alan segera dilakukan setelah proses satu arah menuju Jakarta berakhir.

“Akan diangkat pakai derek besar dan hidrolik,” ujarnya.

Disisi lain, sebagian bangkai sepeda motor masih berada di lokasi kejadian. “Kalau sopir busnya meninggal juga, semua korban sudah dibawa ke RSUD Cimacan,” tukasnya.

Sementara itu,  akibat kecelakaan korban mneinggal bertambah 13 orang. Dua korban kecelakaan di jalur Puncak-Cianjur meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Cimacan,

“Menjelang sore korban meninggal akibat kecelakaan beruntun di Ciloto-Cipanas, bertambah menjadi 13 orang. Dua korban meninggal jenis kelamin pria, warga Jakarta,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Cianjur Komisaris Polisi Adjie Morrison di Cianjur.

Dia menjelaskan bahwa saat ini proses evakuasi korban di lokasi kejadian sudah selesai. Namun evakuasi kendaraan masih berlangsung. “Setelah memastikan seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit, tidak ada lagi pencarian koran yang katanya tertimbun. Kami fokuskan untuk evakuasi kendaraan di dalam jurang, menggunakan alat berat dan derek,” katanya.

Hingga sore menjelang, antrean panjang kendaraan dari kedua arah di Jalur Puncak-Cianjur masih panjang meski polisi sudah melakukan penutupan arus. Petugas mengarahkan penguna jalan ke arah Bogor mengambil jalur alternatif Mariwati tembus Cikalongkulon keluar Jonggol.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan kecelakaan terjadi Minggu pukul 10.30 WIB di Jl Raya Puncak, Desa Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Dalam kecelakaan itu, bus pariwisata Kitran, yang remnya diduga blong, berjalan tak terkendali sehingga menabrak satu bus, dua mobil Avanza, satu mobil pikap, dan empat sepeda motor (bd)

Tim Pencitraan Pendukung Ahok ‘Balas Dendam’ ke Fadli Zon

0

BOGOR DAILY– Pernyataan Fadli Zon rupanya tak bisa diterima oleh pendukung pasangan Ahok-Djarot.

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra itu sempat bilang bilang bahwa ribuan papan bunga yang mejeng di kawasan Balai Kota DKI Jakarta yang dikirim dari pendukung Ahok-Djarot merupakan “Pencitraan yang murahan”.

Pihak pendukung Ahok-Djarot ternyata tak tinggal diam. Alih-alih meluapkan kemarahan di sosial media, mereka memilih ‘balas dendam’ dengan mengirimkan bunga ‘pembalasan’ kepada Wakil DPR RI itu.

Dalam sebuah foto yang beredar di dunia maya, terlihat papan bunga yang bertengger di dalam area Gedung Parlemen dan ditulis penuh sarkastis.

“Dear Bp. Fadli Zon Mohon Titip Bunga Di Sini Karena Balai Kota Sudah Penuh – Tim Pencitraan.”

Politisi Partai Gerindra itu berkomentar soal ribuan papan bunga yang memberikan dukungan untuk Ahok-Djarot meskipun kalah di Pilkada DKI Jakarta.

”Nanti malahan efek negatif yang didapat, bukan positif. Apalagi kalau ketahuan sumbernya itu-itu juga. Jadi pencitraan yang murahan,” ujar Fadli kepada media usai acara rapat pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia di gedung MUI, Jakarta Pusat, Selasa, 26 April 2017.

Update terakhir, karangan bunga untuk Ahok-Djarot sudah menembus angka 4.200 buah. (suara)

Positif Narkoba, Iwa K Batal Manggung

0

BOGOR DAILY– Melalui adiknya, Makki Ibrahim Kusuma,  Iwa K menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besarnya terkait penangkapan dirinya atas kepemilikan ganja. Iwa K merasa nama baik keluarganya tercoreng akibat perbuatannya itu.

“Iwa sedih ya karena ikatan kami sebagai keluarga sangat kuat. Termasuk dengan keluarga besar. Jadi pesan dia tolong sampaikan minta maaf ke keluarga,” ujar Makki ditemui usai menjenguk Iwa K di Polres Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (29/4/2017) malam.

Tak hanya kepada pihak keluarganya, permohonan maaf juga disampaikan Iwa K lantaran tak jadi manggung di Bone, Sulawesi Selatan. Iwa K memohon maaf kepada pihak penyelenggara dan penggemar.

“Harusnya Iwa K manggung di Bone. Untuk yang mau nonton Iwa juga kami minta maaf sekali situasi ini harus terjadi. Iwa tidak bisa manggung,” ujar Makki.

Seperti diberitakan sebelumnya, Iwa K ditahan oleh pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta lantaran kedapatan menyimpan ganja dalam tiga batang rokok kretek yang dibawa di kantong celananya, Sabtu (29/4/2017) pagi. Saat itu, Iwa K tengah melewati pemeriksaan barang di Terminal 1 A.

Setelah melalui tes urine, Iwa K dinyatakan positif mengonsumsi barang haram tersebut. Guna penyidikan lebih lanjut, Iwa K kini ditahan di Polres Bandara Soekarno-Hatta. (bd)

Daftar Korban Kecelakaan Puncak Bertambah, Ini Datanya

BOGOR DAILY– Sebanyak 4 mobil dan sejumlah motor terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, Desa Ciloto, Cianjur, Jawa Barat sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (30/4/2017). Data terakhir korban berjumlah 11 orang.

“Ada 11 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, ada 4 kendaraan roda empat dan 4 kendaraan roda dua yang terlibat kecelakaan beruntun,” kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Erik Prakarsa.

Berikut data kendaraan yang terlibat antara lain;

1. Bus Pariwisata Kitrans B 7058 BGA
2. Avanza Silver B 1608 BKV
3. Avanza Silver B 1087 BIQ
4. Pick Up Hitam F 8312 YA
5. R2 Mio Merah B 4503 BBI
6. R2 Vario Merah B 3370 BXG
7. R2 Vario Hitam B 4503 BBI
8. R2 Satria FU B 6917 BHK

Erik menjelaskan ada 11 orang korban meninggal dunia, mereka berjenis kelamin laki-laki sebanyak 9 orang dan perempuan 2 orang. “Ada lima korban yang belum diketahui identitasnya,” jelas Erik. (bd)

Polres Bogor Tutup Sementara Jalur ke Puncak dan Cianjur

BOGOR DAILY– Pasca kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak, Ciloto, Cianjur, Jawa Barat Satuan Lalu Lintas Polres Bogor akan menutup arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak dan Cianjur

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk membantu melancarkan arus kendaraan saat proses evakuasi kecelakaan maut di Cianjur.

“Kami akan tutup mulai pukul 13.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan untuk melancarkan volume kendaraan dan membantu evakuasi kecelakaan,” katanya, Minggu (30/4/2017).

Beberapa petugas Satlantas Polres Bogor juga dilibatkan untuk membantu proses evakuasi dan mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.

“Hingga kini Polres Bogor dan Polres Cianjur masih melakukan evakuasi dan melakukan beberapa rekayasa lalu lintas di lokasi kecelakaan,” tutupnya.

Sebelumnya, bus pariwisata Kitras B 7058 BGA mengalami kecelakaam beruntun di Jalur Puncak Desa Ciloto, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Berdasarkan laporan sementara polisi, terdapat 8 orang meninggal dunia dan belasan orang mengalami luka dalam kecelakaam maut tersebut. (okezone)