Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 9155

Video: Ini Hasil Pertemuan Walikota Bogor, Kapolres dan Managemen Ojek Online

BOGORDAILY- Sebanyak 5.000 angkutan kota (angkot) di Bogor akan melakukan aksi mogok pada Senin pekan depan. Mereka memprotes kehadiran angkutan online yang diduga menguras rezeki mereka. Mengantisipasi terjadinya gejolak, Pemerintah Kota Bogor, Rabu (15/3/2017) siang tadi, memanggil sejumlah managemen angkutan berbasis online ke Kantor Walikota Bogor, Jalan Juanda, Kota Bogor.
Pemanggilan ini dilakukan untuk mengatur keberadaan transportasi online yang mangkal di sejumlah fasilitas umum, agar tidak terjadi kericuhan seperti di Tangerang.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, dalam pertemuan tadi ia sudah meminta pengelola transportasi online untuk memahami Pemkot Bogor yang sudah mempunyai rencana transportasi 20 tahun ke depan. Rencana tersebut sudah disusun rapi, dan detail serta beberapa tahapannya sudah ada yang dilakukan.
Meski begitu, pemerintah juga memahami tingginya permintaan dari warga terhadap ojek online karena masih rendahnya kualitas transportasi publik di Kota Bogor. “Kami tidak mungkin melarang karena warga butuh, sekarang konteksnya penataan bukan pelarangan,” ujarnya kepada wartawan usai pertemuan di Balaikota.

Ia menyebut, sudah disepakati bersama pengemudi ojek online tidak diperbolehkan parkir di jalur pejalan kaki dan halte. Jika masih ada yang melanggar akan dilakukan penindakan dan dilaporkan ke pengelola untuk diberikan hukuman. Tak hanya itu, agar tidak mengganggu dan berbenturan dengan program rerouting (penggabungan trayek) angkot, akan dibuat konsep pembatasan jumlah, pengaturan lintas wilayah hingga kuota ojek online.

“Karena saat nanti rerouting (perubahan rute), ada wilayah yang dimasuki angkot, maka harus ada pembatasan serta kesepakatan operasinya dimana saja, itu akan dikomunikasikan lebih lanjut,” katanya.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Suyudi Ario Seto yang hadir dalam rapat juga mengatakan mendukung langkah-langkah pemerintah terkait penataan ojek online. Sedari awal, ia mengaku sudah memprediksi maraknya ojek online dapat menimbulkan keresahan dan kecemburuan sosial jika tidak ditata dengan bijak. Ia pun menyarankan untuk dibentuknya satgas ojek online dan dibentuknya korlap masing-masing ojek online.

“Ojek online ini rentan menimbulkan konflik, perlu satgas pengawasan ojek online. Mulai dari satgas preventif, promotif dan komprehensif,” katanya.

Head Public Affair Grab Indonesia Nanu mengaku keluhan ini menjadi pekerjaan rumah untuk mengkomunikasikan kepada para pengemudi agar lebih disiplin berlalu lintas dan tidak parkir sembarangan. Saat ini Grab tengah berusaha menjalin kerja sama dengan beberapa pusat perbelanjaan agar pengemudi tidak berhenti di jalan raya. Selain itu, jika ada lahan kosong bisa bekerja sama untuk dijadikan tempat pemberhentian pengemudi. “Kami juga setuju untuk pembentukan satgas dan dibentuknya korlap untuk komunikasi yang lebih baik,” ujarnya. (bd/wan)

Berikut link Videonya:

Sadis, Siswi Diculik Lalu Diperkosa dan Dijual

BOGORDAILY – Siswi kelas 1 SMP Ti(12), diduga jadi korban pemerkosaan sadis 13 pemuda, yang didominasi sopir angkot. Selama 2 pekan disekap dan diperkosa, korban juga dipaksa mempraktikan adegan yang ada di film porno.

Cerita korban sangat mengejutkan orang tuanya, dan keluarganya. Korban diperlakukan cukup sadis, diantaranya memeragakan adegan yang ada di film porno, dan korban diduga diperkosa berulang kali.

“Anak saya bercerita ke ibunya, anak saya diperlakukan sadis, diminta memeragakan adegan porno di film-film porno,” kata ayah korban, Aji Rusliansyah, kepada wartawan di rumahnya, Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda Seberang, Rabu (15/3) siang.

Aji meminta, kepolisian segera menangkap para pelakunya. Barang bukti pakaian anaknya yang sobek, baik jins. Dan bercak darah kering di celananya, menjadi bukti anaknya diduga kuat jadi korban pemerkosaan belasan orang, yang didominasi sopir angkot.

“Anak saya ingat persis pelakunya, ada 13 orang. Segera, tolong polisi segera tangkap pelakunya,” ujar Aji berulang kali.

Tidak hanya itu, korban juga diduga diperdagangkan, selama dalam sekapan para sopir angkot. Sebab, selain pelaku utama Roy yang pertama kali memerkosa korban meminta bayaran sabu, Roy juga mendapatkan bayaran uang dari pemerkosa lainnya.

“Roy minta sabu kepada teman-temannya, juga minta uang kalau mau memerkosa anak saya. Sabu juga dicekoki ke anak saya,” ungkap Aji.

Bulan Februari 2017 lalu, sejatinya persoalan ini, sudah dibawa ke Polsekta Samarinda Seberang. Namun sayang, respons kepolisian saat itu, tidak memuaskan keluarga korban. Padahal, saat itu, diperlihatkan barang bukti pakaian dalam dan celana korban penuh darah.

“Hingga KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) Samarinda tahu, akhirnya dalam penanganan KPAI dan baru kemarin, ada jadi laporan resmi dan ditangani PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Reskrim Polresta Samatinda,” ungkap Aji.

Korban kini dalam penanganan pemulihan psikologis bersama dengab KPAI. Namun yang menjadi catatan orangtua korban, keterangan korban dan seorang saksi di kepolisian, bersesuaian dan kali pertama yang memerkosanya adalah sopir angkot bernama Roy.

“Jadi kami minta tolong polisi segera menangkapnya,” demikian Aji.

Merdeka

Angklung : “Angkot Idaman Para Penumpang” Ini Penjelasannya…

BOGORDAILY – Siapa yang tak ingin nyaman saat naik angkutan umum..? Pasti Kalian ingin dong.

Mungkin Saat mendengar kata “angkot”, apa yang terbesit di pikiran anda? Tentu angkutan yang penuh sesak, desak-desakan, panas, belum lagi bau rokok dan ketiak penumpang lain. Duh, ampun deh kalau sudah kayak gitu.

Tapi bagaimana kalau ada angkot dengan kenyamanan tingkat tinggi? Full AC plus ada Wifinya pasti bikin kamu betah berlama-lama karena fasilitas yang disediakannya.

Baru-baru ini pemerintah kota Bandung baru saja merealisasikan angkot idaman tersebut.

Setelah terkenal dengan angkutan Bandros (Bandung Tour on Bus), lagi-lagi Bandung berinovasi dengan kendaraan umum lainnya bernama Angklung (Angkutan Kota Keliling Bandung). Fasilitas premium alias eksekutifnya ini baru saja dirilis sekitar seminggu yang lalu.

Liputan6

Istri Ustad AL-Habsyi Pilih Cerai daripada Dimadu

0

BOGOR DAILYTerkuaknya soal poligami Ustad Al Habsyi membuat Putri Aisyah Aminah mengajukan gugatan cerai. Putri tidak bisa bila sang Ustad ingin mempertahankan keduanya.

“Iya nggak (bisa) karena Al Habsyi pengen mempertahankan keduanya,” ucap Vidi Galenso sebagai pengacara Putri

Vidi menjelaskan, sebagai perempuan sebenarnya Putri memahami bila poligami itu diperbolehkan oleh agama. Akan tetapi, ada syarat-syaratnya yang tidak dipenuhi oleh Ustad Al Habsyi, yakni soal meminta izin.

“Tapi cara dan syarat-syaratnya tidak dipenuhi. Putri merasa dibohongi setelah sekian lama,” ungkapnya.

“Itu baru soal poligami ya yang jadi salah satu penyebab. Ada hal lain yang sangat pribadi menurut Putri yang dia tidak bisa ungkapkan ke publik bahkan di mediasi juga nggak,” tambah Vidi.

Hal lain itu dikatakan Vidi bisa jadi akan diungkapkan oleh Putri saat persidangan. Saat ini, Putri dan Ustad Al Habsyi masih menjalani proses mediasi dan akan kembali menjalani sidang 27 Maret mendatang.(dtk/bd)

sumber: detik.Hot

Ponsel Meledak, Wajah Bocah Ini Cacat Permanen

0

BOGORDAILY – Nasib tragis dialami gadis kecil berusia 5 tahun ini. gara-gara ponsel yang disimpan di dekat wajahmya meledak.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis lalu pukul 04:00 waktu setempat. Gadis kecil yang bernama Yun itu tidur lelap bersama keluarganya. Namun tanpa diduga, pagi itu ia terbangun karena rasa sakit yang luar biasa di wajahnya.

Yun bersama keluarga tinggal di Guizhou, Tiongkon. Dilansir dari Shanghaiist, ayah Yun, Feng Lingling pagi itu terbangun karena mendengar ledakan yang mengkhawatirkan. Betapa terkejutnya ketika ia melihat wajah putrinya terbakar.

Yun segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Menurut ibunya, Yun sangat kesakitan sehingga tidak bisa makan dan tidur. Bocah kecil itu harus menghadapi cacat permanen. Dia juga perlu perawatan lebih lanjut dengan biaya yang sangat mahal.

Feng sedang tidur di samping Yun pada saat kejadian. Dia mengatakan, teleponnya, Samsung Galaxy Note 4 meledak saat dicas. Ia membeli ponsel itu di toko ada Agustus. Ia membeli ponsel tersebut di sebuah distributor resmi samsung.

Menurut penjualnya, ponsel itu meledak disebabkan baterai yang dipakai Feng palsu. Namun Feng membantah keras. Untuk kasus ini, pihak distributor memberikan ganti rugi sebesar sekitar 14.500.000 rupiah.

liputan6

Gara-gara Ini Penumpang KRL Berhamburan Keluar Gerbong

0

BOGOR DAILY-  Sejumlah penumpang KRL jurusan Bekasi-Manggarai mendadak berhamburan keluar gerbong.  Tak sedikit dari mereka yang panik setelah terjadi pengereman mendadak.

Seorang penumpang menyebut, penumpang panik karena tidak ada instruksi apapun dari dalam kereta pasca rem mendadak, “Tadi pada di Jatinegara mengerem mendadak, tiba-tiba habis itu pintu KRL dibuka, kita bingung dan panik ada apa. Karena nggak ada instruksi lanjutan, orang-orang panik, langsung turun dari kereta,” ujar salah seorang penumpang KRL Fauzi

Penumpang akhirnya memilih berjalan kaki kembali menuju ke  Stasiun Jatinegara. Namun,  adan juga yang mengarah ke Stasiun Manggarai.  Humas KJC Eva Chairunisa mengaku mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan, menyusul inisiden anjlok yang terjadi,

Informasi yang dihimpun, peristiwa anjloknya kereta tersebut terjadi sekitar pukul 07.45 WIB, Rabu (15/3/2017). Akibatnya,  terjadi penumpukan penumpang di Stasiun Jatinegara karena banyak yang antre untuk melakukan penukaran tiket.

“Pembatalan kami perkenankan, ini menyebabkan antrean,” kata Eva.

Sementara, untuk kereta yang berasal dari Bekasi menuju Jakarta Kota, sementara hanya sampai stasiun Jatinegara.

“Untuk lintas Bekasi menuju Jakarta Kota, tidak bisa melalui Manggarai. Sehingga sebagian perjalanan KRL dari Bekasi hanya sampai Jatinegara. Dan sebagian lagi tetap bisa ke Jakarta Kota tapi melalui Pasar Senen atau Kampung Bandan,” tandasnya (bd)

Ini 5 Trik Biar Asyik Kerja Dirumah

0

BOGORDAILY – Bekerja di rumah memang tidak perlu menghabiskan waktu bermacet-macetan di jalan atau sibuk bersiap di pagi hari. Tapi rasa malas dan suka menunda pekerjaan sering menjadi penghambat.

Untuk mengatasi rasa malas dan sebelum terlena menelantarkan semua pekerjaan, cobalah lakukan tip-tip berikut agar semua tugas bisa terselesaikan tepat pada waktunya.

1.Buat persiapan seolah-olah kita akan berangkat bekerja, mulai dari mengatur alarm, sarapan, mandi, lalu rencanakan pekerjaan apa saja yang akan diselesaikan hari ini.

2.Ganti pakaian santai dengan yang lebih formal, seperti dikutip dari laman Look. Bila perlu, gunakan pakaian kerja untuk membangkitkan semangat.

3. Sebisa mungkin jangan bekerja di atas tempat tidur. Siapkan meja khusus untuk bekerja dan usahakan tidak berada di dalam kamar tidur.

4.Jika bosan berada di dalam rumah, cari suasana lain dengan mengunjungi kafe atau tempat yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaan.

5. Supaya tidak mudah teralihkan oleh kegiatan lain, seperti makan, atur waktu makan dan selalu ikuti jadwal yang dibuat.

Tempo

Emosi Anaknya Di Ejek di Medsos, Ibu Ini Aniaya Siswi SD

BOGORDAILY – Akibat saling ejek di media sosial, orangtua siswa di Bogor, Jawa Barat, akhirnya berurusan dengan polisi karena penganiayaan. Siswi kelas VI SD di Ciampea, Kabupaten Bogor berinisial HP itu mengaku dianiaya orangtua AA, hanya lantaran tak terima anaknya diejek HP di media sosial.

Peristiwa bermula saat HP saling ejek dengan teman sekolahnya AA, di kotak pesan Facebook. AA yang merasa dihina oleh HP, langsung melaporkan kepada ibunya.

Keesokan harinya pada Senin 13 Maret pagi, ibu AA yang tidak terima anaknya dihina itu, mendatangi sekolahan untuk menemui HP.

“Awalnya masalah sepele, saling ledek-ledekan satu sama lain di FB. Terus AA tersinggung, kemudian ngadu ke ibunya,” ujar Kapolsek Ciampea Ajun Komisaris Nyoman Yudhana, Bogor, Jawa Barat, Selasa 14 Maret 2017.

Orangtua AA yang emosi itu langsung menjambak rambut dan memukul HP di depan guru serta teman kelasnya.

HP yang masih duduk di bangku SD itu langsung menjerit dan menangis kesakitan. Sejumlah guru yang mengetahui kejadian itu langsung mengamankan HP ke ruangan.

HP kemudian menceritakan kejadian yang telah dialaminya kepada orangtuanya itu. Orangtua HP kemudian melaporkan ke Polsek Ciampea.

“Kasusnya sedang didalami,” ujar Nyoman.

Polisi masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk guru yang mengetahui penganiayaan tersebut.

liputan6

Ini Lho Bidan Cantik di Puskesmas Bogor yang Jadi Seleb

BOGOR DAILY-  Menjadi seorang bidan tentu tidak mudah. Sebab profesi yang satu ini membutuhkan ketelitian dan kecekatan. Bidan adalah sebuah profesi yang memberikan pertolongan berupa layanan kesehatan yang memadai kepada Ibu yang sedang melahirkan atau persalinan. Tetapi ada yang unik dari bidan muda yang satu ini.

Roro Cynthia Ceye Dewa (21) adalah wanita yang baru saja lulus dari Akademi Kebidanan Prima Husada, Bogor.Wanita yang akrab dipanggil Cheye tersebut selain sibuk menjadi bidan di salah satu Puskesmas di Kota Bogor, kesibukan lain yang ia tekuni adalah menjadi aktris. Sebelum terjun ke dunia entertainment, Cheye sudah sering mengikuti lomba ketika masih kecil.

“Awalnya suka ikut lomba Fashion Show, Catwalk, Modeling dari umur tiga tahun. Tapi sejak SMP hingga SMA sempat vakum tidak pernah mengikuti lomba lagi. Lalu ketika kuliah semester satu tahun 2014 ada salah satu produser yaitu Yhantie Siregar yang ngajakin shooting,” ucap pemilik akun @cynthia.cheye.

Cheye mengaku sempat tidak percaya dengan ajakan shooting tersebut, karena takut diperas atau dijual. Setelah beberapa kali menolak ajakan dari produser, akhirnya Cheye menerima tawaran shooting tersebut.

“Pertama kali ikut shooting itu sinetron Khanza (RCTI) lokasi nya di Universitas Indonesia (UI). Dari situ aku jadi mulai ketagihan ikut shooting, karena seru ketemu sama orang-orang baru,” ujar wanita berparas barbie tersebut.

 

Tawaran shooting pun sering mendatanginya satu per satu, tak heran jika ia sekarang sering kebanjiran endorse dari berbagai online shop. Saat ini, Cheye sedang sibuk shooting sinetron Putri Duyung 2 di ANTV, ia berperan sebagai duyung ungu yang bernama Marina. Tak hanya sinetron, film layar lebar pun sering ia bintangi. Salah satu nya adalah Alter Ego.

“Film layar lebar yang terakhir aku bintangi itu Alter Ego, film tersebut bertema thriller dan akan tayang segera di bioskop 21. Di film itu aku menjadi peran utama yang bernama Cheye, sesuai dengan nama asli,” ungkap wanita alumni SMAN 7 Bogor tersebut.

Sebelum nya, Cheye juga sering membintangi FTVdi Trans 7, Trans Tv, dan Indosiar. Tak heran jika wajahnya sudah tak asing lagi dilihat. Cheye juga pernah menjadi salah satu pemeran di film karya Raditya Dika, yaitu Koala Kumal dan Hangout pada tahun 2016 silam.

“Di film Hangout yang ber-genre Thriller-Comedy tersebut, aku berperan sebagai pengantin yaitu istri keduanya Mathias Muchus,” kata nya.

Tak heran jika followers nya di instagram @cynthia.cheye saat ini sudah mencapai lebih dari 35 ribu.(*)

 

sumber: tribunews bogor

Pengumuman! Bima Arya Batasi Angkutan Online

BOGOR DAILY – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana membatasi kuota alat transportasi online. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi gesekan dengan penyedia jasa angkutan umum konvensional.

Jumlah yang semakin tak terkendali, serta tidak tertib dalam mencari penumpang menjadi alasan Pemkot melakukan pembatasan taksi dan ojek berbasis aplikasi itu.

“Kami sedang lakukan kajian, lalu nanti dibuat payung hukumnya berupa peraturan wali kota,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Selasa (14/3/2017).

Tugas pengaturan kuota ini, lanjut Bima, diserahkan kepada pemerintah daerah seperti halnya pengaturan taksi resmi. Bima mengungkapkan, sudah ada rumus yang disusun untuk bisa mengetahui jumlah kuota maksimal di Kota Bogor.

Bima mengakui, jumlah pengemudi angkutan transportasi online yang semakin menjamur tentu berimbas terjadinya kemacetan. Apalagi, pengemudi kerap mangkal di sembarang tempat seperti di halte, trotoar, hingga bahu jalan.

“Ini sangat mengganggu arus lalu lintas. Kalau online ya harus mobile,” ujar Bima.

Bima menjelaskan tidak adanya penanggungjawab dari masing-masing transportasi online membuat pemkot kesulitan untuk koordinasi dengan mereka.

“Jangankan koordinatornya, jumlahnya saja kita tidak tahu. Tapi nanti ke depan kami akan arahkan agar ada penanggungjawabnya,” ujar Bima.

Di samping membatasi jumlah transportasi online, pihaknya juga tengah memperbaiki angkutan massal di Kota Bogor agar masyarakat mau menggunakan angkutan umum.

“Salah satunya mengonversi angkot menjadi bus dan angkot-angkot yang digeser ke pinggiran juga dibuat lebih nyaman,” terang dia.

Ketua Organda Kota Bogor, M Ishcak menyetujui adanya pembatasan alat transportasi online. Sebab, keberadaan angkutan ini sangat berimbas terjadinya penurunan pendapatan sopir angkot konvensional hingga mencapai 40 persen.

“Selama ini kami sering menerima keluhan dari para sopir pendapatannya terus berkurang,” ujar dia.

Namun, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak karena organda memiliki kewenangan melarang keberadaan alat transportasi online tersebut.

“Di satu sisi memang membuka lapangan kerja, tapi jumlahnya harus dibatasi supaya tidak merugikan sopir angkutan yang lain,” ujar Ishcak. (bd)