Tuesday, 7 April 2026
Home Blog Page 989

Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kota Layak Anak, Targetkan Predikat Utama, Libatkan Lintas Elemen dan Profesi

0

Bogordaily.net – Ikhtiar Pemkot Bogor mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) terus berlanjut. Terlebih saat ini Kota Bogor menargetkan Predikat Utama. Makanya Pemkot melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor menggelar rapat penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) pada Selasa (14/1).

Pemkot Bogor selalu melibatkan seluruh unsur pentahelix yang ada di Kota Bogor. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparat Penegak Hukum (APH), akademisi, dunia swasta, masyarakat, dan media massa.

Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat komitmen seluruh stakeholder untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak (KLA).

“Penyusunan RAD 2025-2029 ini juga untuk mensinkronisasi seluruh stakeholder agar memiliki persepsi yang sama terhadap perlindungan anak dan kemudian diwujudkan lewat program maupun kegiatan masing-masing,” jelas Dody.

Selama beberapa tahun terakhir, predikat KLA Kota Bogor selalu mengalami peningkatan. Di tahun 2017 Kota Bogor memperoleh predikat Pratama. Kemudian pada 2018-2021 predikatnya naik menjadi Madya. Predikat ini akhirnya naik kembali di tahun 2022-2023 menjadi Nindya.

“Dan berdasarkan hasil verifikasi administrasi terakhir (tahun 2024) predikat KLA Kota Bogor sudah berada di posisi utama. Tahap selanjutnya yang akan dilalui yakni penilaian verifikasi lapangan yang akan dilaksanakan secara hybrid pada Bulan Februari 2025 mendatang,” beber Dody.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi mengatakan, penyusunan RAD ini juga dilaksanakan untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

“Hari ini kami urun rembug untuk memberikan pikiran untuk menghadapi persoalan anak. Apalagi masalah kasus anak di Kota Bogor cukup banyak. Bahkan, anak di bawah umur sudah melakukan tindakan negatif yang sudah dialami orang dewasa,” ujar dia.

Oleh karena itu, hal ini disebutnya menjadi masalah bersama dan diharapkan bisa selesai dalam konsep-konsep yang dituangkan dalam RAD.

Hanafi mengapresiasi dan berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin selama ini di Kota Bogor sehingga predikat KLA Kota Bogor telah berada pada tingkatan Utama.

Ia berharap RAD yang disusun dapat mendorong anak-anak di Kota Bogor bisa lebih eksis, kuat berjuang menghadapi kendala dan hambatan, kemampuan individunya meningkat, dan orang tua tidak lagi merasa was-was ketika anaknya keluar rumah. ***

Upaya Mitigasi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Dalam Konservasi Sumber Mata Air di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Dengan adanya  perubahan iklim, dan kerusakan ekosistem yang menjadi faktor penurunan debit mata air. Untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi Masyarakat Kabupaten Bogor Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melakukan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip konservasi air dan perlindungan lingkungan sekitar sumber mata air, salah satunya adalah Sumber Mata Air Ciburial.

Sumber air minum yang dikelola Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor.

Sumber Mata air Ciburial adalah salah satu sumber air baku utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan untuk memasok air bagi penduduk Kabupaten Bogor. Namun, debit mata air ini menurun dalam dekade terakhir. Berdasarkan kajian kerentanan mata air Ciburial menunjukkan debit air turun dari 506 liter per detik pada Tahun 2005 menjadi 330 liter per detik pada Tahun 2019.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Abdul Somad menjelaskan, untuk mengembalikan debit air di mata air tersebut, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor dan USAID IUWASH Tangguh pada Tahun 2020 telah membangun sumur resapan sebanyak 157 di wilayah Tamansari dan Ciomas.

Hasil dari pembangunan sumur resapan tersebut terjadi peningkatan debit air pada Sumber Mata Air Ciburial, dan terpantau pada Tahun 2024 terjadi kenaikan debit sebesar 430 liter per detik, tentu saja langkah ini dinilai sangat efektif dalam konservasi Sumber Mata Air.

Abdul Somad menambahkan ke depannya akan dibuat sumur resapan di wilayah Sumber Mata Air Cikahuripan.

“Saat ini tim kami sudah melakukan delineasi atau pemetaan untuk menentukan titik-titik mana saja untuk dibangun sumur resapan agar ke depannya debit Mata Air Cikahuripan terus terjaga dan memastikan pasokan air yang berkelanjutan dan berkualitas,” katanya. ***

Ekonom Dr Bahtiar Tanggapi Hasil Survey 100 Hari Kerja Menteri Koperasi Budi Arie

0

Bogordaily.net – Ekonom asal Sulawesi Selatan Dr Bahtiar Maddatuang membantah rilisan hasil survey yang dilakukan oleh Center of Economic and Law Studies (Celios) yang menilai buruk 100 hari kinerja Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Dalam riset yang telah dipublikasikan oleh Celios tersebut datanya diperoleh dengan dilakukan tanya jawab kepada responden yang merupakan para jurnalis. Hasilnya, menempatkan Budi Ari berada di bawah Menteri Ham dengan penilaian Menteri dengan kinerja buruk.

Namun hasil riset itu ditampik oleh ekonom Dr Bahtiar yang juga aktif mengawasi perkembangan koperasi di Indonesia. Kata ekonom tersebut, seharusnya Menteri Koperasi Budi Arie diapresiasi karena memiliki kinerja bagus dalam 100 hari kerjanya.

“Khusus Pak Menteri Koperasi menurut pengamatan dan penilitian kami harusnya menjadi menteri yang berkinerja”, kata Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP 2014-2024 itu.

Sebagai seorang ekonom, Dr Bahtiar menilai bahwa Budi Arie memiliki gagasan yang brilian soal arah dan pemberdayaan koperasi Indonesia ke depan.

“Pak Menteri Koperasi punya gagasan-gagasan brilian, khususnya dalam hal peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) melalui sarjana penggerak koperasi, talenta dan digitalisasi koperasi, dan supporting swasembada pangan, LPDB dapat tambahan 10 triliun dari Presiden melalui APBN. Ini bukti komitmen tinggi Menteri Koperasi saat ini dalam mendorong pemberdayaan koperasi melalui dana bergulir dan saat ini program-program yang terukur tersebut sementara progress implementasi”, kata Rektor Politeknik Nusantara Makassar itu.

Lebih lanjut, Dr Bahtiar bilang bahwa Menteri Budi Arie memiliki komitmen tinggi mengembalikan marwah koperasi sebagai soko guru ekonomi Indonesia seperti cita-cita pendiri bangsa.

“Bahkan komitmen Menteri Koperasi akan mengembalikan marwah gerakan koperasi menjadi soko guru ekonomi bangsa”, ucap Dr Bahtiar.

Center of Economic and Law Studies (Celios) sendiri adalah lembaga penelitian independen yang fokus pada kajian makro-ekonomi, keadilan fiskal, transisi energi, dan kebijakan publik.

Metodologi Penilaian Kinerja 100 hari Kabinet Prabowo-Gibran menggunakan survey berbasis expert judgement. Panel juri terdiri dari para jurnalis yang memiliki wawasan mendalam tentang kinerja pemerintah dari beragam media massa baik elektronik, dan cetak.

Setiap panelis memberikan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Keberagaman panelis memastikan bahwa penilaian mencakup berbagai perspektif.

Para jurnalis dipilih karena mereka memiliki akses langsung dan kemampuan untuk melaporkan secara objektif, terperinci, dan kritis tentang kebijakan pemerintah serta
implementasinya. Jurnalis juga memiliki pengalaman dalam mengamati kinerja pejabat publik secara rutin, serta menganalisis hasil dari kebijakan dan program pemerintah.

Wamenkop: Panen Perdana, Koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera Siap Wujudkan Program Ketahanan Pangan

0

Bogordaily.net – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono melakukan panen perdana ikan kakap putih dan ikan kerapu yang diproduksi oleh Koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera di kawasan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/01). Hasil budidaya ikan ini selanjutnya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan hotel dan restoran di area Jabodetabek.

Wamenkop Ferry mengapresiasi upaya dari seluruh pengurus Koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera karena mampu melakukan optimalisasi lahan kritis menjadi lahan produktif sehingga hasil panen ikan cukup melimpah. Selain itu koperasi juga terbukti mampu mengubah pola budidaya yang sebelumnya tradisional menjadi lebih modern dan intensif.

“Ini merupakan bukti bahwa koperasi mampu ikut terlibat dalam peningkatan produksi pangan dalam hal ini budidaya ikan dengan skala yang lebih intensif. Ini sekaligus menjadi contoh bahwa koperasi bisa mendukung program Asta Cita terkait ketahanan dan swasembada pangan,” kata Wamenkop Ferry Juliantono.

Sebagai bentuk dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap upaya peningkatan produktivitas koperasi ini, nantinya akan diupayakan memberikan bantuan kemudahan akses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang merupakan Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop.

Selain itu, lanjut Wamenkop, pihaknya akan mengupayakan memberikan pendampingan dan pelatihan secara berkelanjutan sehingga SDM anggota koperasi dapat semakin meningkat. Di sisi lain, Kemenkop juga akan menjalin koordinasi dengan lintas sektoral untuk memastikan kebutuhan primer dari koperasi ini dapat terpenuhi seperti perbaikan infrastruktur jalan hingga sarana dan prasarana produksi.

“Nanti kita akan dorong koperasi ini untuk mampu meningkatkan volume produksi dan juga keperluan penambahan fasilitas _processing_ maupun untuk kegiatan pelatihan untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan dari hasil budidaya di sini,” ucap Wamenkop Ferry.

Demi meningkatkan produktivitas hasil budidaya perikanan, Wamenkop Ferry mendorong untuk dilakukan revitalisasi kolam tambak dan melakukan modernisasi secara lebih masif. Hal ini dibutuhkan demi efisiensi usaha namun mampu menghasilkan produk perikanan yang lebih banyak.

Wamenkop juga menyatakan Koperasi Mambo Mina Sekar Sejahtera digadang-gadang dapat menjadi salah satu suplier produk ikan segar terutama untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya potensi pengembangan usaha budidaya ikan di Muaragembong tersebut sangat besar dengan berbasis permintaan pasar.

“Tadi disampaikan bahwa ada kemungkinan untuk melakukan budidaya ikan Nila untuk bisa dipasok kepada unit pelayanan atau dapur yang ada di sekitar Muaragembong sini,” kata Wamenkop Ferry.

Wamenkop Ferry juga menegaskan bahwa kegiatan usaha koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera ini sangat layak untuk dijadikan contoh bagi koperasi produsen lainnya yang memiliki usaha sejenis. Hal ini karena manajemen pengelolaan budidaya perikanan dinilai cukup baik lantaran sudah ada upaya modernisasi.

Diharapkan ke depan unit usaha budidaya ikan yang dilakukan koperasi tersebut dapat terus berkembang pesat sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Wamenkop optimis dengan sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak upaya target tersebut dapat dicapai di masa mendatang.

“Kegiatan Koperasi di Muaragembong ini insya allah punya peran yang besar bagi pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat. Kami di Kemenkop akan mendukung penuh semua kegiatan usaha di koperasi ini,” ujar Wamenkop Ferry Juliantono.

Sementara itu Ketua Koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera, Muhammad Ihsan mengatakan bahwa kebutuhan pasar terhadap produk ikan kakap putih dan kerapu di wilayah Jabodetabek sangat tinggi. Rata-rata produksi harian dari kolam tambak yang dikelolanya masing-masing 100 Kg.

Saat ini sudah ada permintaan ekspor, namun karena kebutuhan domestik masih belum terpenuhi maka prioritas utama hasil produksi adalah untuk pasar domestik.

“Kami bertekad untuk menjadikan koperasi ini sebagai pusat inovasi dan penggerak utama budidaya ikan air payau untuk menjadi tambak intensif,” kata Ihsan.

Beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh Koperasi Mambo Mina Mekar Sejahtera dalam upaya meningkatkan produktivitasnya adalah masih terbatasnya kemampuan untuk merevitalisasi kolam tambak. Kemudian juga adanya ancaman banjir rob yang bisa terjadi kapan saja sehingga dapat mengancam ikan budidayanya.

Untuk itu, Ihsan berharap dukungan dan bantuan dari pemerintah khususnya Kemenkop agar tantangan tersebut mendapatkan solusi atau jalan tengahnya. Diharapkan bantuan dari pemerintah akan menjadikan Kecamatan Muaragembong kembali mendapat sebutan sebagai Kampung Dolar.

“Kami perlu dukungan banyak dari pemerintah terutama dari Kemenkop dan kementerian lain. Kami sangat butuh dukungan dari infrastruktur umum terutama prasarana sarana tambak yang kondisinya saat ini sudah tidak beraturan,” kata Ihsan. ***

Sinkronisasi Visi Misi Dedie – Jenal dalam RPJMD, Tim Transisi Rapat Perdana dengan Bapperida Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Tim Transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin sudah terbentuk.

Tim transisi pun langsung menggelar rapat perdana bersama Badan Perencanaan Pembangunan RIset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogort pada Selasa, 21 Januari 2025 kemarin.

Dalam rapat perdana ini, Tim Transisi Dedie-Jenal bersama Bappuerida Kota Bogor melakukan sinkronisasi visi dan misi wali kota terpilih da37lam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor.

Ketua Tim Transisi Dedie-Jenal, Sopian Ali Agam menuturkan, bahwa dalam rapat perdana ini, tim transisi ingin menyamakan pandangan dan saling bertukar pikiran mengenai visi misi Bogor Beres, berikut turunan programnya dengan rencana kerja atau capaian kerja dari Pemkot Bogor.

“Kami melakukan sinkronisasi visi misi wali kota dan wakil wali kota terpilih. Apakah penyusunan RPJMD sudah mengakomodirnya,” kata Sopian Ali Agam.

Menurut dia, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan apakah visi misi Dedie-Jenal sudah terakomodir semua di RPJMD Kota Bogor. Sebab, draf RPJMD pun baru diberikan oleh pihak Bapperida Kota Bogor.

“Kita belum lihat, baru tadi dikirim draftnya. Nanti kita akan coba cek satu persatu,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bogor itu.

Pun jika ada program dari Dedie-Jenal yang belum masuk di RPJMD Kota Bogor, Sopian Ali Agam menuturkan bahwa pihaknya akan memasukannya di APBD Perubahan 2025.

“Perubahan ini kami persiapkan untuk memasukan program-programnya (yang belum masuk di RPJMD). Jadi kita kerjanya ada dua, menyoroti RPJMD dan APBD Perubahan,” ungkap dia.

“Walaupun secara lisan sebenarnya di tahun 2025 ini sudah banyak yang masuk dari visi misi, seperti pembangunan sekolah dan lain-lain. Jadi enggak ada perubahan yang drastis,” lanjutnya.

Untuk memastikan visi misi Dedie-Jenal sudah masuk dalam RPJMD Kota Bogor, Tim Transisi akan mengundang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkot Bogor.

“Kita akan maraton manggil OPD-OPD, kekurangannya di perubahan kita siapin sebagai masukan. Kita lagi bahas kapan-kapannya,” ujar Sopian Ali Agam seraya menjawab kapan jadwal memanggil OPD.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi mengatakan, dalam pertemuan bersama Tim Transisi ini hanya membahas soal penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Intinya memberikan gambaran terkait dengan proses penyusunan RPJMD, karena dokumen yang sudah diserahkan oleh KPU di janji kampanye nanti akan diharmonisasi di dalam RPJMD,” kata dia.

Menurut dia, proses harmonisasi visi misi pada RPJMD Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 tahun 2017.

“Yang menyatakan RPJMD harus disahkan paling lambat 6 bulan setelah pelantikan kepala daerah,” ucap dia.

Dijelaskan dia, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih memiliki 4 misi yang diusung. Yakni Bogor Cerdas, Bogor Sejahtera, Bogor Sehat dan Bogor Lancar. Dari misi tersebut memiliki beberapa persamaan dengan program Bapperida.

“Pada umumnya hampir sama dengan apa yang disampaikan oleh pasangan Pak Dedie dan Pak Jenal. Keduanya mengusung keberlanjutan sehingga aspek-aspek pembangunan itu banyak kesamaannya,” sebutnya.

Kepala Bapperida Kota Bogor juga menuturkan beberapa poin persamaan antara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih dengan program Bapperida.

“Bogor cerdas ada pembangunan sekolah baru dan ruang sekolah baru, ada juga bagaimana pemberian beasiswa untuk siswa miskin. Bogor sehat bagaimana mengupayakan pelayanan kesehatan melalui pelayanan BPJS,” tuturnya.

“Jadi hampir mirip, Bogor Sehat dan Bogor Cerdas mengarah penguatan sumber daya manusia. Bogor sejahtera lebih menguatkan pembangunan dan pemerataan ekonomi. Bogor lancar ke arah infrastruktur kota,” jelasnya. ***

Daftar Tim Transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Terpilih Dedie – Jenal

0

Bogordaily.net – Sebelum resmi dilantik jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin membentuk tim transisi.

Daftar susunan Tim Transisi diumumkan Dedie – Jenal pada Rabu, 22 Januari 2025

Tim Transisi ini nantinya akan bekerja selama jeda waktu sampai Dedie-Jenal dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2025-2030.

Berikut ini daftar siapa saja yang masuk Tim Transisi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih periode 2025-2030 Dedie – Jenal:

Dewan Pengarah: Nono Soedewo
Ketua: Sopian
Sekretaris: Fery Dermawan
Kesekretariatan: Eti Kartini

Tim Pakar Pokja Bogor Cerdas: H Fahrudin
Tim Pakar Pokja Bogor Sehat: M Rangga Hidayat
Tim Pakar Pokja Bogor Sejahtera: Roy Sianipar
Tim Pakar Pokja Bogor Lancar: Yayat Supriyatna, Iwan Kustiawan

Pokja Bogor Cerdas
Koordinator: Fajari Aria
Anggota: Asep Setiawan

Pokja Bogor Sehat
Koordinator: Wira Utama JL Tobing
Anggota: Rismanto Haris Suwanda, Gumilar

Pokja Bogor Sejahtera
Koordinator: Muzakkir
Anggota: Dinna Fajrina

Pokja Bogor Lancar
Koordinator: Mulyadi
Anggota: Faisal Alatas

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor secara resmi menetapkan Pasangan Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih periode 2025-2030.

Penetapan ini berlangsung dalam rapat pleno terbuka yang diselenggarakan KPU Kota Bogor di Hotel Braja Mustika, Kecamatan Bogor Barat pada Kamis, 9 Januari 2025.

Adapun, penetapan ini mengacu pada putusan KPU Kota Bogor dengan Nomor 4/PL.02.7-BA/3271/2025 tentang penetapan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Sementara itu, berdasarkan penetapannya, pasangan Dedie-Jenal disebutkan meraih suara terbanyak dengan perolehan 183.500 suara di Pilkada 2024 Kota Bogor. ***

Ketua DPRD Kota Bogor Soroti Kurangnya Jumlah SMP Negeri

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor menyoroti kurangnya jumlah SMP negeri di Kota Bogor yang mengakibatkan kisruh saat musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada awal tahun ajaran baru.

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, mengatakan akan terus mendorong pembangunan gedung SMP negeri baru di Kota Bogor untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Kita sudah mulai bangun 2 gedung SMP di Kecamatan Bogor Utara dan Kecamatan Bogor Timur pada 2024. Program ini akan dilanjutkan pada 2025,” kata Adityawarman.

Saat ini Kota Bogor baru memiliki 21 SMP Negeri. Sementara jumlah anak didik tamatan SD yang tidak tertampung di SMP Negeri sangat banyak.

“Saat ini sebaran SMP Negeri masih kurang merata di 6 kecamatan yang ada di Kota Bogor. Ini yang bikin kisruh setiap kali Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada awal tahun ajaran. Mudah-mudahan pembangunan SMP baru menciptakan pemerataan,” ujarnya

Politisi PKS ini menambahkan keberadaan sekolah negeri sangat terasa membantu masyarakat kurang mampu.

Namun pembangunan gedung SMP baru tentu saja tidak mudah karena harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Membangun satu sekolah negeri itu lumayan menyedot anggaran. Apalagi lahan juga makin sulit didapatkan,” beber Adityawarman.

Oleh karena itu, lanjut dia, DPRD dan Pemkot Bogor harus mencari solusi lain. Salah satunya kemitraan dengan sekolah swasta dengan fasilitas sekolah negeri. ***

Muhammad Irfan Ramadan

Dedie A Rachim dan Kepala Daerah se-Indonesia bakal Dilantik Langsung Presiden Prabowo 6 Februari 2025

0

Bogordaily.net – Pertama dalam sejarah, pelantikan kepala daerah akan langsung dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini dikatakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian usai rapat kerja bersama Komisi II DPR di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Tito Karnavian menjelaskan bupati/wakil bupati, wali kota/wakil wali kota tidak lagi dilantik gubernur. Namun pelantikan ini berlaku bagi kepala daerah yang tidak bersengketa di MK.

Ini berarti pasangan Wali Kota Bogor terpilih Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin  bakal dilantik langsung oleh presiden.

Tito Karnavian menuturkan pelantikan seluruh kepala daerah telah disepakati dilakukan pada 6 Februari 2025.

“Dengan adanya rapat tadi dari KPU, Bawaslu, DKPP, pemerintah dan saya kira semua-semua fraksi menyampaikan semuanya setuju pada pilihan dua tahapan serentak, yaitu 6 Februari untuk yang tidak ada sengketa gubernur, bupati, wali kota,” kata Tito.

“Semua dilantik serentak di satu hari yang sama oleh presiden bagi yang tidak ada sengketa. Kecuali Daerah Istimewa Yogyakarta kan gubernurnya memang tidak dilantik, tapi bupati wali kotanya dilantik di sini,” tambahnya.

Tito mengatakan pelantikan dilakukan presiden berdasarkan Pasal 164B UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada. UU itu disebut memberikan kewenangan kepada Presiden melantik kepala daerah secara serentak lantaran pilkada digelar serentak.

“Itu amanah Undang-Undang Pasal 164B. Ingat undang-undang itu lahir tanggal 1 Juli 2016. Bapak Presiden Prabowo belum menjabat, saya juga belum menjabat Mendagri. Jadi dibuat oleh pembuat undang-undang yang mana memberikan kewenangan kepada presiden untuk melantik serentak, karena ada pilkada serentak,” kata dia.

Tito pun menganggap pelantikan serentak oleh Prabowo itu merupakan yang pertama dalam sejarah.

“Dan ini kalau terjadi tadi disebutin Pak Ketua, pertama kali mungkin dalam sejarah kita pelantikan oleh presiden secara serentak Gubernur Bupati Wali Kota,” ujarnya. ***

Enchanting Valley dan Warga Puncak Bersihkan Sungai Ciliwung

0

Bogordaily.net — Enchanting Valley, sebuah wahana wisata baru di kawasan Puncak Kabupaten Bogor milik Taman Safari Indonesia (TSI) menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian alam dan lingkungan. Enchanting Valley by TSI melakukan aksi bersih-bersih Sungai Ciliwung, Rabu, 22 Januari 2025.

Kegiatan yang dikemas dalam program ‘gerakan kali bersih’ ini melibatkan pemuda, Karang Taruna, dan warga Desa Cilember, Leuwimalang, dan Jogjogan, Kecamatan Cisarua. Kegiatan ini juga dihadiri dan didukung oleh para Kepala Desa, Kapolsek Cisarua, dan Danramil 0621/10.

Board Director TSI, Agus Santoso, menyampaikan bahwa gerakan kali bersih ini merupakan salah satu bagian dari upaya menjaga agar Sungai Ciliwung yang memiliki peran vital dalam ekosistem tetap terjaga dari pencemaran sampah

“Sungai Ciliwung adalah salah satu sungai yang sangat penting bagi warga Bogor dan Jakarta yang berpenduduk 12 juta orang,” ucapnya.

Agus Santoso berharap gerakan kecil yang dilakukan oleh TSI ini menjadi gerakan awal dari masyarakat untuk mulai memelihara Sungai Ciliwung supaya ‘kinclong’ kembali dan bisa menjadi sumber kehidupan bagi seluruh masyarakat di Jabodetabek.

“Pemeliharaan Sungai Ciliwung ini dilakukan berkelanjutan. Di hulu juga kami sudah pasang trap (jaring) sampah. Kemudian sampah-sampah yang dikumpulkan selanjutnya diolah di Integrated waste management (IWM) yang sudah dimiliki TSI,” jelasnya.

Sementara itu, Alexander Zulkarnain selaku Senior VP Marketing TSI menambahkan, gerakan kali bersih ini akan menjadi agenda rutin tahunan bersama dengan masyarakat sebagai bagian dari kolaborasi positif antara masyarakat dengan Enchanting Valley.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian alam serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Program ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan akses terhadap air bersih dan sanitasi serta menjaga ekosistem/aliran sungai,” ujarnya.

Selain gerakan kali bersih, pihak TSI juga melakukan penanaman 14 pohon di pinggir sungai yang terdiri dari empat jenis, yaitu sirsak, alpukat, jambu batu, dan duku. Penanaman pohon ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem lokal, serta meningkatkan kualitas udara di sekitar kawasan wisata.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan kegiatan ini setiap tahun sebagai bagian dari upaya kami dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan melibatkan berbagai pihak, kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekosistem dan masyarakat,” terangnya.
(Acep Mulyana)

Wamen LH Diaz Hendropriyono Dukung Kolaborasi Greenhope dan BPDLH dalam Pengembangan Bioplastik Berkelanjutan

0

Bogordaily.net – Greenhope, berkolaborasi dengan Kelompok Tani Setia, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), dan United Nations Development Programme (UNDP), menggelar acara bertajuk “Bioplastic in Circular Economy: From Root to Market” yang berlangsung di Saung Kelompok Tani Setia, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Rabu, 22 Januari 2025.

Acara ini menandai langkah awal dalam pengembangan industri bioplastik di Indonesia, dengan memanfaatkan potensi pertanian lokal, khususnya singkong, untuk menghasilkan produk ramah lingkungan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LH), Diaz Hendropriyono menyampaikan bahwa ini semuanya harus dilakukan dengan penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sangat mendukung upaya pemerintah untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di Indonesia.

“Kami sangat mendukung inisiatif ini, karena selain mengurangi sampah plastik, proyek ini juga membuka peluang bagi petani lokal dan menciptakan nilai tambah dari produk pertanian,” kata Wamen LH.

CEO Greenhope, Tommy Tjiptadjaja mengungkapkan, bahwa acara ini merupakan tonggak penting bagi Indonesia dalam memperkenalkan dan mengembangkan ekonomi sirkular berbasis bioplastik.

“Melalui program Catalytic Funding yang kami jalankan, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi ramah lingkungan bisa berjalan beriringan dengan pertanian lokal, menciptakan lapangan kerja, dan tentunya mengurangi ketergantungan pada plastik konvensional yang merusak lingkungan,” kata Tommy.

Senada juga dikatakan Ujang, selaku Ketua Kelompok Tani Setia Desa Cikarawang, menyampaikan rasa syukur atas peluang yang diberikan kepada petani lokal untuk terlibat dalam industri bioplastik.

“Kami sangat bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan bioplastik berbahan dasar singkong. Dengan fasilitas pengolahan singkong terpadu yang baru saja kami resmikan, kami berharap bisa memperkenalkan produk-produk olahan kami ke pasar yang lebih luas,” ungkap Ujang.

Perwakilan dari BPDLH, Joko Tri Haryanto juga menyampaikan, apresiasinya terhadap inisiatif ini.

“BPDLH mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Greenhope dalam mendorong penggunaan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap bisa membuka lebih banyak kesempatan untuk mengurangi dampak perubahan iklim, salah satunya dengan memanfaatkan potensi pertanian dalam produksi bioplastik,” jelas Joko.

Selain itu, perwakilan dari UNDP mengungkapkan, pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam mewujudkan ekonomi sirkular di Indonesia.

“Kami di UNDP percaya bahwa masa depan ekonomi global harus berfokus pada keberlanjutan. Kolaborasi yang terjalin hari ini menunjukkan bahwa langkah kecil dapat memberikan dampak besar dalam menjaga lingkungan hidup,” ujarnya.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pemberian penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam pengembangan industri bioplastik di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Indonesia (KPPL-I) sebagai bentuk apresiasi atas peran penting yang telah dimainkan dalam mendukung program-program keberlanjutan dan pengurangan sampah plastik.

Acara ini juga diisi dengan tur ke Fasilitas Pengolahan Singkong Terpadu Desa Cikarawang, yang kini menjadi pusat pengolahan bahan baku untuk bioplastik, serta pameran produk olahan singkong dari petani setempat.

Melalui fasilitas ini, petani dapat memproses singkong menjadi produk yang bernilai tinggi, termasuk bioplastik yang dapat digunakan sebagai alternatif ramah lingkungan bagi plastik konvensional.

Dengan adanya acara ini, Greenhope dan mitra lainnya berharap bisa mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, dan menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan serta industri bioplastik yang mampu mengurangi ketergantungan pada plastik berbahan dasar fosil.

Tentang Greenhope

Greenhope adalah perusahaan yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis alam untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular, Greenhope memanfaatkan potensi alam untuk menciptakan produk-produk inovatif yang ramah lingkungan.***

(Ibnu Galansa)