HEADLINE

Jurnalis Pelestina Sekarat Dipenjara Israel

BOGORDAILY- Seorang jurnalis yang ditahan Israel sekarat. Jurnalis tersebut saat ini berada di ambang kematian. Dia adalah Muhammed al-Qiq, jurnalis ini telah mogok makan sejak 25 November 2015. Aksi tersebut dilakukannya sebagai protes atas penahanan dirinya oleh otoritas Israel tanpa dakwaan ataupun pengadilan.

“Dia berada di ambang kematian, dan kita bisa mendengar berita mengenai kematiannya setiap saat, khususnya dikarenakan kekhawatiran bahwa dia bisa mengalami stroke,” ujar Hiba Masalha, pengacara untuk Komite Urusan Tahanan Otoritas Palestina seperti dilansir media Press TV, Sabtu (13/2/2016).

Dikatakan Masalha, Qiq mengalami nyeri dada dan jantung akut, demam, nyeri parah di lutut serta kaki dan tangan, serta kejang otot berulang.

Pria Palestina berumur 33 tahun itu ditangkap pada 21 November lalu di rumahnya di kota Ramallah, Tepi Barat. Otoritas Israel mengklaim Qiq terlibat dalam aktivitas terorisme terkait gerakan Hamas.

Qiq telah membantah tuduhan tersebut. Dia juga telah menegaskan bahwa dirinya akan terus melakukan mogok makan hingga menjadi “martir ataupun bebas.”

Sementara itu, beberapa warga Palestina menggelar aksi demo di kota Afula untuk mendukung Qiq. Mereka mengecam penahanan Qiq dan menyerukan pembebasannya segera.

“Berdoalah untuk kemenangan tahanan yang sedang ditawan, ditindas dan ditahan tanpa alasan,” cetus Salah, salah seorang demonstran.(dtc)

Komentar Anda?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu