Home Blog Page 104

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Kamis 7 Mei 2026

0

Bogordaily.net -Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Kamis 7 Mei 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Kamis 7 Mei 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall BTM dan Mall Boxies Tajur 123, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.***

Muhammad Irfan Ramadan

Atasi 5.000 Anak Tak Sekolah, Disdik Kota Bogor Perluas PKBM dan Siapkan Beasiswa Gratis untuk SMP Swasta

Bogordaily.net – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menyiapkan dua langkah sekaligus yaitu beasiswa bagi siswa miskin dan perluasan program belajar berbasis masyarakat.

Hal tersebut merupakan respon atas 5.000 anak usia sekolah di Kota Bogor, yang tercatat tidak mengenyam pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Herry Karnadi menyebutkan, ribuan anak tersebut masuk kategori Angka Tidak Sekolah (ATS) yang terbagi dalam tiga kelompok, putus sekolah (drop out), lulus tetapi tidak melanjutkan, serta belum pernah bersekolah sama sekali.

“Fokus penanganan kami adalah anak yang drop out dan lulus tidak melanjutkan,” ujar Herry.

Untuk menarik anak-anak putus sekolah kembali ke bangku belajar, Dinas Pendidikan menjalankan program “Ayo Kembali Sekolah” dengan menggandeng Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Tahun lalu, program ini berhasil menjaring 630 anak. Tahun ini targetnya naik menjadi 1.000 anak.

Adapun bagi lulusan SD dari keluarga tidak mampu yang terkendala biaya, Pemkot menyiapkan beasiswa khusus mulai 2026. Sebanyak 2.000 hingga 3.000 siswa ditargetkan mendapat akses masuk SMP swasta tanpa biaya.

“Ini akan menekan angka lulusan yang tidak melanjutkan akibat kendala biaya,” kata Herry.

Selain dua program itu, Pemkot juga berencana membangun sekolah baru di kawasan blank area yang selama ini tidak memiliki sekolah negeri, seperti Kertamaya, Bojongkerta, Genteng, Loji, dan Sindang Barang. Fasilitas yang disiapkan mencakup SMAN 11, SMAN 12, SMPN 24, Sekolah Luar Biasa (SLB), serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dengan program TK dan PKBM Paket A, B, dan C.

“Ditargetkan tahun 2027 atau 2028 sudah bisa beroperasi sepenuhnya,” tutup Herry

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kirab Budaya Makota Binokasih Meriahkan Milangkala Tatar Sunda 2026 di Kota Bogor, Libatkan Ribuan Peserta dari Berbagai Daerah

Bogordaily.net – Kota Bogor dipastikan akan menjadi salah satu pusat perhelatan budaya besar dalam rangkaian Milangkala Tatar Sunda 2026, yang merupakan peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat.

Salah satu agenda utama yang paling dinantikan adalah Kirab Budaya Makota Binokasih, yang akan digelar meriah pada 8 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kirab budaya keliling yang menjangkau 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat, yang berlangsung mulai 2 hingga 18 Mei 2026.

Kota Bogor jadi salah satu Kirab Budaya Keliling ini yang akan dilaksanakan pada 8 Mei 2026

kepala Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.

Ribuan penari hingga perwakilan kampung adat dijadwalkan ikut ambil bagian dalam kirab tersebut.

“Kurang lebih akan ada 2.000 hingga 3.000 penari yang terlibat. Selain itu, ada 14 kampung adat, perwakilan dari 27 kabupaten/kota, serta dukungan penari dari Jawa Barat dan Bali,” ujar Firdaus.

Tak hanya itu, kirab budaya ini juga akan dimeriahkan dengan kehadiran pasukan kavaleri serta kereta kencana yang menambah nuansa historis dan nilai budaya dalam rangkaian acara.

Rute kirab direncanakan dimulai dari Bumi Ageung atau Museum Pajajaran, kemudian melintasi Jalan Siliwangi, dan berakhir di kawasan Lawang Suryakencana.

Perubahan titik akhir ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Kebun Raya Bogor.

Firdaus menjelaskan, keputusan tersebut diambil mengingat potensi membludaknya jumlah peserta dan penonton.

“Diperkirakan bisa mencapai 5.000 orang. Jadi kita hindari masuk ke Kebun Raya demi menjaga tanaman yang dilindungi,” jelasnya.

Acara kirab dijadwalkan mulai sekitar pukul 20.00 WIB. Pemerintah berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman budaya yang berkesan bagi masyarakat.

Kirab Makota Binokasih ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya semata, tetapi juga dapat berkembang menjadi agenda tahunan berskala besar yang mampu menarik wisatawan serta memperkuat identitas budaya daerah.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan guna menjaga ketertiban dan keselamatan selama acara berlangsung.

(Fikri)

Taman Safari Indonesia Siap Dukung Transformasi Kebun Binatang Bandung sebagai Lembaga Konservasi Modern

Bogordaily.net — Taman Safari Indonesia menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung sebagai bagian dari komitmen TSI terhadap keberlangsungan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa, serta tata kelola lembaga konservasi yang profesional dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk keseriusan dalam proses tersebut, TSI telah mengikuti tahapan awal yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung, termasuk berpartisipasi dalam forum Market Sounding.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Bandung menyampaikan rencana tindak lanjut proses pengelolaan. Namun hingga saat ini, TSI masih menunggu kejelasan resmi mengenai tahapan berikutnya.

Sejalan dengan prinsip good corporate governance, TSI berharap proses tersebut dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan kesempatan yang setara bagi pihak-pihak yang memiliki kapasitas serta komitmen terhadap pengelolaan lembaga konservasi secara profesional dan berkelanjutan.

Aswin Sumampau, Direktur Utama Taman Safari Indonesia menyampaikan, “Bagi kami, pengelolaan lembaga konservasi bukan semata persoalan operasional, tetapi juga amanah jangka panjang yang berkaitan dengan kesejahteraan satwa, aspek edukasi publik, kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan institusi. Karena itu, proses pengelolaan harus dilakukan secara prudent, terukur, dan mengedepankan kepentingan konservasi.”

Sebagai lembaga konservasi, TSI memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh satwa tersebut memperoleh standar perawatan, kesehatan, dan kesejahteraan yang sesuai dengan prinsip animal welfare serta ketentuan konservasi yang berlaku. Tanggung jawab tersebut bukan semata kewajiban operasional, melainkan kepercayaan yang harus dijaga secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

“Fokus utama kami adalah memastikan bahwa seluruh keputusan yang diambil tetap menempatkan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan satwa sebagai prioritas utama, dengan tetap menghormati proses, kewenangan regulator, dan ketentuan yang berlaku,” tambah Aswin.

Dengan rekam jejak lebih dari 40 tahun dalam pengelolaan lembaga konservasi di Indonesia, TSI memandang Kebun Binatang Bandung memiliki potensi strategis untuk berkembang menjadi lembaga konservasi modern berstandar internasional, tanpa menghilangkan nilai sejarah dan kedekatannya dengan masyarakat Kota Bandung.

TSI sekaligus menegaskan bahwa kepastian proses pengelolaan menjadi hal yang penting, mengingat saat ini terdapat sejumlah satwa yang dipercayakan negara kepada Taman Safari Indonesia dan ditempatkan di Kebun Binatang Bandung berdasarkan mekanisme yang berlaku.

Dalam konteks tersebut, kepastian pengelolaan menjadi syarat utama untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan satwa-satwa tersebut.***

Kelurahan Panaragan Bersolek Lewat Program Infrastruktur dan Mitigasi Bencana

Bogordaily.net – Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, kini tengah bersolek melalui berbagai program pembangunan infrastruktur dan penguatan mitigasi bencana.

Dengan jumlah penduduk mencapai 6.701 jiwa pada tahun 2026, kelurahan yang kaya akan nilai sejarah ini terus berupaya menyeimbangkan antara pelayanan prima dan penanganan permasalahan wilayah yang kompleks.

​Hal tersebut dipaparkan oleh Lurah Panaragan, Ima Ratnasari, dalam kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Aula Kelurahan Panaragan pada Rabu 6 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Ima menjabarkan visi “PANARAGAN” yang menjadi napas pelayanan di wilayahnya.

“Visi kami adalah Panaragan, di mana huruf P melambangkan Pelayanan Prima. Kami mengedepankan aparatur yang bersih dan berwibawa, administrasi yang tertata rapi, lingkungan yang nyaman dan indah, hingga sikap responsif dan cepat tanggap dalam menyelesaikan permasalahan warga,” ujar Ima Ratnasari di hadapan awak media.

Salah satu sorotan utama di Kelurahan Panaragan adalah terpilihnya wilayah ini sebagai pilot project pemasangan alat deteksi bencana modern.

Mengingat letak geografisnya yang diapit sungai dan memiliki kontur tanah curam, kerawanan banjir dan longsor menjadi perhatian serius.

​Ima menjelaskan bahwa di RW 07, yang berbatasan langsung dengan Sungai Cisadane, telah terpasang sistem Early Warning System (EWS) banjir yang canggih. Berbeda dengan alat manual sebelumnya, sistem baru ini memiliki alarm otomatis yang terintegrasi.

​”Dulu alatnya masih manual dan harus dinyalakan petugas. Sekarang jauh lebih canggih karena dipasang di samping kali Cisadane dan di tengah pemukiman. Jika air mencapai ketinggian tertentu, alarm akan otomatis berbunyi,” jelasnya.

Tak hanya banjir, Panaragan juga menjadi lokasi pertama di Kota Bogor yang memasang alat deteksi dini longsor di RW 01 melalui bantuan Badan Informasi Geospasial (BIG) dan BPBD.

Ima menambahkan bahwa simulasi evakuasi bersama masyarakat juga telah rutin dilakukan guna meminimalisir risiko jatuhnya korban.

​Dalam kurun waktu 2025 hingga 2026, realisasi pembangunan fisik di Panaragan cukup masif.

Mulai dari pembangunan paving block di RW 07, penggunaan beton dekoratif (stamped concrete) di jalan-jalan lingkungan, hingga perbaikan kanstin di Jalan Veteran.

​Wilayah RW 02 Panaragan juga ditunjuk sebagai lokasi program “Gerobak Saepisan” (Bogor Bebas Kumuh). Program ini mencakup tujuh indikator keberhasilan, mulai dari perbaikan sarana prasarana hingga pemberdayaan UMKM lokal.

​”RW 02 menjadi titik fokus karena letak geografisnya yang diapit beberapa sungai, sehingga butuh intervensi sarana yang lebih berdaya agar terlepas dari kategori kumuh,” tambah Ima.

Meski progres pembangunan berjalan positif, Kelurahan Panaragan masih menghadapi tantangan besar terkait penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Veteran.

Keberadaan PKL pada sore hingga malam hari kerap memicu kemacetan dan mengganggu fungsi trotoar.

​Ima mengungkapkan bahwa pihak Kelurahan bersama Kecamatan Bogor Tengah sebenarnya sudah mengusulkan relokasi ke Pasar Devris, namun hingga kini kebijakan tersebut masih menjadi kewenangan Pemerintah Kota dan PD Pasar.

”Kami ingin memberikan solusi bagi PKL, namun kendalanya adalah kekhawatiran mereka kehilangan pelanggan jika pindah. Intinya, selama tidak mengganggu pejalan kaki, masih ada kebijaksanaan, namun kami terus mendorong agar normalisasi trotoar bisa terealisasi,” tegasnya.

​​Terkait penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan program bantuan sosial lainnya, Ima memastikan pihaknya telah melakukan ground check langsung ke lapangan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan penerima manfaat sesuai dengan data Desil 1 hingga 5 yang ditetapkan kementerian.

​”Data datang dari pusat, tugas kami melakukan ground check untuk memastikan apakah warga tersebut benar-benar layak menerima bantuan atau tidak. Ini bentuk transparansi kami agar bantuan tepat sasaran,” pungkasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kemenkop Pastikan Program Pengembangan Koperasi Di Luar KDKMP Tetap Menjadi Prioritas

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan akan tetap fokus dalam upaya mendukung pengembangan koperasi eksisting di luar dari Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Komitmen dukungan ini dituangkan dalam beberapa hal termasuk pendampingan, pengembangan SDM hingga fasilitasi pembiayaan bergulir koperasi melalui Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop yaitu Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan tingkat suku bunga yang rendah.

“Selain menjalankan tugas yang menjadi program prioritas nasional (KDKMP), Kemenkop juga tetap membina koperasi yang sudah ada, seperti salah satunya termasuk koperasi di lingkungan TNI AU ini (Inkopau),” kata Menkop Ferry dalam sambutannya pada acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu (6/5).

Turut hadir mendampingi Menkop, Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus. Hadir juga Aspers Kasau, Marsekal Muda TNI Yosta Riza, Ketua Umum Inkopau Marsekal Pertama TNI, Marsekal Pertama TNI AR. Panca Putra dan Ketua Pengawas Inkopau Marsekal Pertama TNI Ade Teguh Budianto.

Menkop menjelaskan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap kemajuan koperasi di Indonesia sangat tinggi di mana Presiden Prabowo mencetuskan untuk membangun 83.000 KDKMP. Akselerasi pembangunan KDKMP tidak lepas dari peran TNI yang juga menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menkop memastikan bahwa Koperasi Inkopau layak dijadikan mitra bagi pengembangan kapasitas SDM khususnya dalam program KDKMP. Hal ini didasarkan pada catatan capaian kinerja Inkopau untuk tahun buku 2025 yang sangat impresif.

“Kami akan mendukung penuh kegiatan usaha dari Inkopau, kalau perlu kita bantu meminta penyesuaian peraturan Kementerian Keuangan agar inkopau bisa lebih punya porsi yang memungkinkan untuk melakukan terobosan-terobosan terhadap pemanfaatan asset dan pengembangan usahanya,” ujar Menkop Ferry.

Ia turut mengapresiasi pengurus Inkopau yang masih aktif dan berkomitmen menjalankan usahanya di tengah tanggung jawab menjaga keamanan Nagara. Menurutnya, dukungan dari TNI AU menjadi bukti nyata bahwa koperasi bisa lebih kuat dan modern sebagaimana yang dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden ingin praktik dan sistem arah ekonomi kita kembali ke konstitusi di situlah koperasi menjadi badan usaha yang paling relevan,” ulas Menkop Ferry.

Ketua Umum Inkopau, Marsekal Pertama TNI AR. Panca Putra, menyampaikan bahwa dukungan moril dari Kemenkop sangat berarti bagi Inkopau dalam penguatan basis usahanya. Dalam catatan usahanya, Inkopau berhasil merealisasikan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 mencapai Rp33,5 miliar atau 110 persen dari rencana awal.

Ia menegaskan optimisme menghadapi tahun 2026 meski ada tantangan global. Rencana kerja tahun 2026 menargetkan SHU Rp23 miliar, dengan strategi merintis usaha baru seperti olahraga, restoran, waralaba, dan agro usaha. Panca yakin target tersebut bisa tercapai dengan kerjasama yang solid.

“Kami harus optimis dan yakin bahwa SHU tahun 2026 yang akan datang bisa tercapai dan melampaui target,” katanya.

Sementara itu Aspers Kasau Marsekal Muda TNI Yosta Riza menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit sebagai tujuan utama koperasi. Ia mengapresiasi capaian Inkopau khususnya peningkatan SHU 2025 yang menunjukkan kerja keras pengurus. Menurutnya, penguatan kinerja usaha harus berjalan seiring dengan peningkatan layanan.

Yosta menambahkan bahwa pengelolaan koperasi harus ditingkatkan dengan inovasi dan profesionalisme. Kekuatan koperasi ada pada kemampuan saling memperkuat dan mengelola potensi dengan lebih solid. Ia menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan.

“RAT ini harus memperkuat koperasi bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan kesejahteraan TNI AU,” katanya.***

Pemkab Bogor Dukung Raperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung rancangan Peraturan Daerah (Perda) pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa, perda tersebut dinilai mewakili dari karakteristik Kabupaten Bogor yang memiliki jumlah penduduk terbanyak hingga terluas di Indonesia.

“Tentunya kami sangat mengapresiasi karena ini perda yang merupakan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat,” kata Rudy kepada wartawan, Rabu 6 Mei 2026.

“Bogor cukup beragam, karakteristiknya berwarna-warni, barat, utara, selatan, timur, tengah. Kita merupakan kabupaten yang salah satu yang terluas di Indonesia dengan jumlah penduduk yang terbanyak di Indonesia,” tambahnya.

Kemudian, beberapa akulturasi budaya di wilayah Kabupaten Bogor cukup beragam karena berbatasan langsung dengan Provinsi Banten hingga DKI Jakarta.

“Akulturasi budaya Sunda yang berbatasan dengan Banten, dengan Sukabumi, lalu dengan wilayah aglomerasi Jakarta, dengan Depok, dengan Cianjur. Ini menjadikan Bogor cukup istimewa untuk kita kembangkan dan kita tindak lanjut bersama-sama,” ujar Rudy.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor melaksanakan rapat paripurna pada Rabu, 6 Mei 2026.

Adapun, rapat paripurna tersebut mencakup tiga agenda utama. Salah satunya, penyampaian rancangan peraturan daerah (Raperda) usul prakarsa DPRD tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menjelaskan bahwa, pembahasan Raperda tentang masyarakat hukum adat menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, keberadaan masyarakat adat harus diakui secara formal agar tidak terpinggirkan dalam arus pembangunan daerah.

“Raperda ini menjadi bentuk komitmen DPRD untuk memastikan masyarakat hukum adat mendapatkan perlindungan dan pengakuan yang jelas dalam sistem hukum daerah,” ungkap Sastra.

(Albin)

Kakorlantas Polri Lakukan Evaluasi Besar Usai Kecelakaan KRL dan Taksi Listrik di Bekasi Timur

0

Bogordaily.net – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya akan menangani secara menyeluruh terkait kasus kecelakaan yang melibatkan KRL dengan kendaraan taksi listrik (Green SM )di bekasi timur

Penanganan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek lalu lintas, tetapi juga mencakup langkah-langkah lanjutan di bidang reserse.

Dalam keterangannya, Agus menyebut bahwa proses penyidikan tengah berjalan, khususnya terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

“Hal itu tentunya komprehensif ya, kami akan melakukan penyidikan khususnya yang terlibat dengan peristiwa kendaraan taksi itu. Tetapi juga ada penanganan yang lain nanti di bidang reserse,” ujarnya.

Selain penegakan hukum, Kakorlantas juga mengedepankan langkah yang baik melalui komunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk pihak perusahaan taksi.

Upaya ini dilakukan guna menekan potensi risiko serta meningkatkan keselamatan para pengemudi.

“Kami kemarin juga audiensi dengan pihak taksi. Bagaimana kita mereduksi persoalan tentang keselamatan, khususnya rekan-rekan kita pengemudi dengan lima pilar keselamatan,” lanjutnya.

Agus menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan seluruh pengguna kendaraan terhadap aturan yang berlaku.

“Jadi kita akan tindak secara komprehensif. Peristiwa itu akan kita evaluasi agar ke depan pengguna kendaraan juga patuh,” tegasnya.

Melalui langkah terpadu ini, diharapkan tercipta sistem keselamatan lalu lintas yang lebih baik, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi para pengemudi dan masyarakat umum.

(Fikri)

 

Kakorlantas Polri Ajak Ojol Bogor Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Bogordaily.net – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, menggelar silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) Kamtibmas Kota Bogor di Warmindo Dimari X Rumah Joglo, Jalan Dadali, Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan bertema Tertib Berlalu Lintas Demi Keselamatan Bersama ini menjadi bagian dari program polantas menyapa dan melayani, yang bertujuan memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Jabar dan Kapolresta Bogor Kota serta jajaran Polresta Bogor

Agus menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di Kota Bogor merupakan implementasi langsung program Kapolri dalam membangun pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Kami hadir melakukan program dari Bapak Kapolri, yaitu Polri Menyapa, Polantas Menyapa dan Melayani. Saat ini kami berada di Kota Bogor bersama Dirlantas, Kapolresta, serta pimpinan-pimpinan ojol,” ujar Agus.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Polri dan komunitas ojol di Kota Bogor, yang dinilai semakin solid dalam mendukung ketertiban lalu lintas.

“Ojol di Bogor ini sudah menjadi sahabatnya Polri, sahabatnya Polantas. Komunikasi dan kolaborasi yang terjalin sudah luar biasa,” katanya.

Menurutnya, penegakan hukum seperti tilang tetap dilakukan, namun menjadi langkah terakhir setelah upaya edukasi dan pendekatan persuasif.

“Kami terpaksa harus menilang itu terpaksa. Tetapi kami akan terus melakukan silaturahmi, komunikasi, dan merangkul sahabat-sahabat ojol agar bisa menjadi pelopor keselamatan,” tegasnya.

Dalam diskusi tersebut, berbagai isu turut dibahas, mulai dari kecelakaan lalu lintas, penggunaan knalpot brong, hingga pendekatan hukum yang lebih humanis.

Agus juga menyoroti peran penting ojol yang setiap hari berada di jalan, sehingga dapat membantu memberikan informasi serta respon cepat terhadap kejadian di lapangan.

“Program Polantas Menyapa dan Melayani ini bagian dari kampanye keselamatan. Kami ingin memastikan pengguna jalan selamat, dan rekan-rekan ojol sangat membantu, termasuk dalam menginformasikan dan menangani kecelakaan,” ungkapnya.

Ia berharap komunitas ojol tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga agen perubahan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

“Semoga ojol-ojol Nusantara ini semakin kompak dan menjadi pelopor keselamatan di jalan,” tutupnya.

(Fikri)

 

Akun Instagram Ahmad Dhani Diretas, Muncul Penipuan Giveaway Emas dan HP Murah

0

Bogordaily.net – Akun Instagram pribadi Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan setelah mengalami peretasan yang dimanfaatkan untuk aksi penipuan.

Setelah sebelumnya sempat hilang, kini akun tersebut disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan modus penjualan emas dan ponsel murah berkedok giveaway.

Dalam pantauan pada Rabu, 6 Mei 2026, akun tersebut sempat dipenuhi unggahan mencurigakan yang menawarkan harga tidak wajar.

Pelaku mencoba meyakinkan pengikut dengan narasi bahwa harga murah tersebut merupakan bagian dari program donasi untuk Palestina yang ditujukan kepada followers setia.

Pengguna yang tertarik diarahkan untuk mengakses tautan di bio akun. Dari sana, mereka akan terhubung ke layanan pelanggan melalui aplikasi Telegram, yang diduga menjadi jalur utama untuk menjalankan aksi penipuan tersebut.

Pihak terkait segera memberikan klarifikasi. Melalui akun Instagram resmi Dewa 19, disampaikan bahwa seluruh unggahan mencurigakan itu dibuat tanpa sepengetahuan maupun izin dari pemilik akun.

Mereka juga mengungkap adanya dugaan korban yang mengalami kerugian akibat aktivitas ilegal tersebut.

Publik diimbau untuk tidak melakukan transaksi apa pun, tidak membagikan data pribadi, serta menghindari memberikan kode OTP kepada pihak yang tidak jelas.

Segala bentuk permintaan mencurigakan dari akun tersebut diminta untuk diabaikan demi menghindari kerugian lebih lanjut.

Tak lama berselang, akun Instagram Ahmad Dhani berhasil dipulihkan. Unggahan-unggahan giveaway palsu yang sebelumnya muncul telah dihapus, dan akses kembali berada di tangan pemiliknya.

Sebelumnya, akun tersebut juga sempat menjadi perhatian publik setelah mendadak kosong usai muncul unggahan yang menyinggung mantan istrinya, Maia Estianty.

Saat itu, seluruh konten di akun sempat menghilang meski profil masih bisa diakses.

Ahmad Dhani sempat menyatakan bahwa hilangnya akses tersebut bukanlah kebetulan. Setelah akun kembali aktif, ia kembali mengunggah konten yang berkaitan dengan polemik pribadinya, termasuk dokumen lama terkait laporan hukum di masa lalu.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna media sosial untuk selalu waspada terhadap potensi peretasan dan berbagai modus penipuan digital yang kian marak terjadi.***