Home Blog Page 110

WNA Asal Tiongkok Bobol Rumah Mewah di Rancamaya Bogor, Gunakan Topeng Lionel Messi untuk Kelabui CCTV

Bogordaily.net – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) berskala internasional yang melibatkan warga negara asing (WNA).

Komplotan asal Tiongkok tersebut nekat membobol sebuah rumah mewah di kawasan Rancamaya, Kota Bogor, dengan modus yang sangat terencana.

Press Conference pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Aji Riznaldi Nugroho, bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Bogor dan Imigrasi Ngurah Rai Bali.

​Peristiwa ini menimpa kediaman Susanto di Jl. Cendana Cluster LV No. 35, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu, 22 Maret 2026.

Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena korban sedang berlibur ke Tiongkok.

Gunakan Topeng Lionel Messi

​Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku yang berjumlah empat orang masuk ke area perumahan dengan sangat rapi.

Uniknya, untuk menutupi identitas, para pelaku menggunakan topeng bergambar wajah pesepakbola dunia, Lionel Messi.

“Para pelaku masuk melalui pagar belakang rumah dan merusak pintu menggunakan dua batang linggis besi berwarna oranye. Dari rekaman CCTV, terlihat tiga eksekutor di dalam rumah mengenakan sarung tangan hitam dan sepatu sneakers untuk mempermudah pergerakan mereka,” ujar Kompol Aji Riznaldi Nugroho

​Akibat aksi tersebut, korban mengalami kerugian materil yang sangat besar. Pelaku berhasil menggasak uang tunai senilai Rp510 juta, logam mulia 150 gram, 10 jam tangan mewah merek GC, serta berbagai perhiasan emas lainnya. Total kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

​Penyelidikan mendalam tim Polresta Bogor Kota membuahkan hasil melalui pelacakan kendaraan yang digunakan pelaku.

Terungkap bahwa para pelaku sempat menggunakan mobil Toyota Innova abu-abu (B 2314 POH) sebelum menukarnya dengan Toyota Alphard hitam (B 1194 SYW) untuk melancarkan aksinya.

“Kami melakukan penelusuran terhadap penyedia jasa sewa kendaraan. Diketahui mobil tersebut disewa oleh seorang WNA bernama Wu Rifu. Fakta krusial ditemukan dari kartu E-Toll yang sama yang digunakan di kedua mobil tersebut, yang memperkuat keterlibatan rombongan ini,” jelas Kompol Aji.

Setelah beraksi pada Minggu malam, para pelaku langsung bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Senin pagi, 23 Maret 2026, untuk melarikan diri kembali ke China.

​Meski sempat lolos ke luar negeri, koordinasi intensif antara Polresta Bogor Kota dengan Div Hubinter Polri dan pihak Imigrasi membuahkan hasil saat salah satu pelaku, Wu Rifu, terpantau masuk kembali ke Indonesia melalui Bali pada 23 April 2026.

“Kami tidak tinggal diam. Setelah mendapatkan informasi pelaku kembali masuk ke wilayah Indonesia tepatnya di Bali, tim Resmob langsung berangkat melakukan pengejaran. Bekerja sama dengan Imigrasi Ngurah Rai dan Avsec Bandara, kami berhasil mengamankan pelaku saat mereka hendak terbang kembali ke negaranya pada 2 Mei 2026,” tegasnya.

Tersangka Diamankan

Dua tersangka yang berhasil diamankan adalah Rifu Wu dan Jianxiong Wu. Sementara itu, tersangka Annian Lu dan Liangxing Su saat ini masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

​Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023).

“Para tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. Saat ini pemeriksaan intensif masih kami lakukan untuk melacak keberadaan barang bukti lainnya yang mungkin sudah dialihkan,” tutup Kompol Aji Riznaldi.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

Warga diminta untuk tetap mengaktifkan CCTV dan berkoordinasi dengan keamanan lingkungan (Scurity) serta segera melapor ke Call Center 110 jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.

​(Muhammad Irfan Ramadan)

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, BPBD Catat Ada 33 Bencana dalam Sehari

Bogordaily.net – Intensitas cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bogor dalam beberapa hari terakhir berdampak signifikan terhadap meningkatnya kejadian bencana.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 33 peristiwa bencana alam dan non-alam hanya dalam kurun waktu satu hari, yakni Senin, 4 Mei 2026.

Lonjakan angka kejadian ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam waktu singkat, sekaligus menunjukkan tingginya kerentanan wilayah Bogor terhadap dampak cuaca ekstrem.

Banjir Jadi Bencana Terbanyak

Dari total kejadian tersebut, banjir tercatat sebagai bencana paling dominan dengan 15 kasus. Selain itu, terdapat 11 kejadian tanah longsor, 6 peristiwa angin kencang, serta 1 kejadian non-alam berupa evakuasi satwa liar.

Sebaran bencana tidak terpusat di satu wilayah saja, melainkan meluas ke berbagai kecamatan dan desa.

Kepala Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengungkapkan bahwa total kejadian tersebut tersebar di 16 kecamatan dan 32 desa atau kelurahan.

Beberapa wilayah terdampak antara lain Ciomas, Sukaraja, Dramaga, Sukamakmur, Ciampea, Jonggol, Babakan Madang, hingga Tanjungsari.

“Sebagian besar kejadian sudah ditangani melalui kaji cepat oleh tim BPBD. Namun masih ada beberapa titik yang dalam proses penanganan, terutama banjir dan longsor di sejumlah wilayah rawan,” kata Andi Sumardi, Selasa, 5 Mei 2026.

Meski sebagian kejadian telah ditangani, BPBD mencatat masih ada sejumlah titik yang membutuhkan perhatian lebih.

Banjir dilaporkan masih menggenangi wilayah seperti Sukamakmur, Dramaga, dan Tanjungsari. Sementara itu, bencana longsor masih menjadi ancaman serius di Dramaga, Nanggung, Ciampea, dan Cigudeg.

Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya terjadi secara cepat, tetapi juga meninggalkan potensi risiko lanjutan jika tidak segera ditangani secara maksimal.

Peringatan Serius dari BPBD

Andi menegaskan bahwa meningkatnya frekuensi bencana dalam waktu singkat merupakan sinyal serius terhadap kondisi alam yang tidak stabil.

“Fenomena alam saat ini berada dalam kondisi yang harus diwaspadai. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang,” ungkapnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.

BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan seperti bantaran sungai, lereng perbukitan, dan daerah aliran sungai, untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Salah satu langkah yang disarankan adalah menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, obat-obatan, makanan ringan, serta kebutuhan darurat lainnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pemerintah maupun instansi terkait.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak menimbulkan korban yang lebih besar di masa mendatang.***

 

Siapa Penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang Gugat KAI? Ini Sosok Advokat yang Minta Ganti Rugi Rp100 Miliar Usai Tragedi Bekasi Timur

Bogordaily.net – Tragedi kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line rute Jakarta–Cikarang di kawasan Stasiun Bekasi Timur tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga berujung pada langkah hukum besar.

Sebanyak 16 korban jiwa dalam insiden tersebut memicu perhatian publik. Di tengah suasana duka, seorang penumpang yang selamat memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum.

Penumpang yang menggugat adalah Rolland E Potu, seorang advokat muda yang turut berada di lokasi kejadian saat kecelakaan berlangsung.

Rolland diketahui berada di gerbong 5 kelas eksekutif KA Argo Bromo Anggrek saat insiden terjadi. Ia menjadi saksi langsung detik-detik tabrakan yang disebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

Menurut pengakuannya, suasana di dalam kereta berubah drastis sesaat setelah benturan terjadi. Lampu padam total, dan para penumpang diliputi kepanikan tanpa arahan jelas.

Dalam keterangannya, Rolland menyoroti lambatnya proses evakuasi. Ia menyebutkan bahwa penanganan baru dilakukan sekitar 20 menit setelah kejadian, yang dinilai terlalu lama dalam situasi darurat.

Namun, yang paling memicu kekecewaannya adalah respons administratif dari PT Kereta Api Indonesia setelah insiden terjadi.

Hampir tiga jam pascakecelakaan, ia menerima notifikasi pembatalan tiket dengan alasan “kendala operasional”, serta hanya diberikan opsi pengembalian dana.

Bagi Rolland, respons tersebut dianggap tidak mencerminkan empati terhadap korban maupun keseriusan dalam menangani tragedi besar.

Gugat Rp100 Miliar, Soroti Kegagalan Sistemik

Merasa dirugikan, Rolland resmi mengajukan gugatan melalui sistem e-court pada 30 April 2026 di pengadilan negeri.

Gugatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk dirinya sendiri, tetapi juga mewakili kepentingan korban lain.

Ia menuntut pengembalian dana tiket sebesar Rp800.000 sesuai harga yang ia bayarkan. Sementara itu, nilai gugatan utama mencapai Rp100 miliar, yang diperuntukkan bagi korban luka serta keluarga korban meninggal dunia.

Langkah hukum ini didasari penilaiannya bahwa telah terjadi kegagalan sistemik dalam penyelenggaraan transportasi publik, khususnya dalam aspek keselamatan dan manajemen krisis.

Profil Singkat Rolland E Potu

Di dunia hukum, Rolland bukan sosok baru. Di usia 35 tahun, ia dikenal sebagai advokat yang aktif menangani berbagai perkara perdata dan sengketa lahan.

Ia merupakan pendiri kantor hukum P-P & Partners Law Office, serta lulusan Sarjana Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma yang kemudian melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Hukum.

Salah satu kasus besar yang pernah ditanganinya adalah sengketa lahan di Sidoarjo pada 2021.

Keputusannya menggugat KAI dalam kasus ini dinilai sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan hak konsumen dan keselamatan publik.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa investigasi awal mengarah pada insiden di pelintasan sebidang (JPL 85) yang berjarak sekitar 200 meter dari Stasiun Bekasi Timur.

Diduga, kecelakaan bermula dari tabrakan antara kereta dengan sebuah taksi di pelintasan tersebut. Insiden itu disebut mengganggu sistem persinyalan di area emplasemen.

Akibat gangguan tersebut, KA Argo Bromo Anggrek dan KRL diduga berada di jalur yang sama dalam waktu bersamaan, yang akhirnya memicu tabrakan fatal.

Tragedi ini semakin memilukan karena seluruh korban meninggal dunia berasal dari gerbong khusus wanita pada rangkaian KRL.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Kasus ini memunculkan kembali sorotan terhadap standar keselamatan transportasi publik di Indonesia, khususnya terkait sistem persinyalan, pengamanan pelintasan sebidang, serta kesiapan penanganan darurat.

Gugatan yang diajukan Rolland diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***

Pemkab Bogor Dorong Audit TIK, Diskominfo Soroti Ego Sektoral hingga Risiko Keamanan Siber

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, langkah strategis dilakukan dengan menggelar sosialisasi audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Ruang Rapat H.R Rasuna Said Diskominfo, Cibinong, pada Selasa, 5 Mei 2026, dan diikuti oleh perwakilan perangkat daerah serta rumah sakit umum daerah (RSUD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bogor.

Sosialisasi tersebut turut menghadirkan narasumber dari Relawan TIK serta tenaga ahli di bidang teknologi informasi, sebagai upaya memberikan pemahaman komprehensif terkait pentingnya audit sistem digital pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menegaskan bahwa pengelolaan TIK di lingkungan pemerintah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Mulai dari pengelolaan jaringan, pusat data, hingga pengembangan berbagai aplikasi layanan publik yang tersebar di masing-masing perangkat daerah.

Ia menyoroti masih adanya sistem aplikasi yang dikembangkan secara terpisah tanpa integrasi yang optimal, sehingga berpotensi menimbulkan inefisiensi dan tumpang tindih data.

“Seringkali ada ego sektoral, masing-masing merasa sistem yang dimiliki paling baik. Padahal pengolahan datanya sama dan seharusnya bisa terintegrasi,” ujarnya.

Risiko Siber dan Kegagalan Sistem Jadi Ancaman

Selain persoalan integrasi, pemerintah daerah juga dihadapkan pada berbagai risiko serius dalam pengelolaan TIK. Ancaman keamanan siber, potensi kegagalan sistem, hingga lemahnya pengendalian data menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini justru dapat menghambat pelayanan publik yang saat ini semakin bergantung pada sistem digital.

Karena itu, audit TIK dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan seluruh sistem berjalan sesuai standar, aman, dan efisien.

Tiga Tujuan Utama Audit TIK

Dalam sosialisasi tersebut, Diskominfo menegaskan tiga tujuan utama pelaksanaan audit TIK di lingkungan Pemkab Bogor:

Meningkatkan pemahaman dan persepsi bersama antar perangkat daerah agar sesuai dengan standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, khususnya dalam aspek efektivitas, efisiensi, dan keamanan.

Memperkuat pengendalian internal, dengan mengidentifikasi sejak dini celah keamanan, kelemahan sistem, serta potensi pemborosan anggaran.

Mendukung pembangunan zona integritas, menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

“Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah awal sebelum dilakukan audit lebih mendalam terhadap infrastruktur dan aplikasi kritikal di perangkat daerah,” jelasnya.

Diskominfo juga mengimbau seluruh pimpinan perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses audit yang akan dilakukan. Keterbukaan informasi dan kolaborasi dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan audit TIK.

Sejumlah instansi, termasuk dinas teknis dan RSUD, telah ditetapkan sebagai objek audit tahun ini. Oleh karena itu, persiapan internal perlu segera dilakukan agar proses audit berjalan lancar.

“Kegiatan ini pada dasarnya untuk membantu kita semua, agar sistem yang dimiliki bisa berjalan maksimal, aman, dan terintegrasi, serta terhindar dari risiko kegagalan maupun gangguan keamanan,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat membangun tata kelola TIK yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Audit tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga fondasi untuk memperbaiki kualitas layanan publik berbasis digital.

Dengan sistem yang lebih aman, efisien, dan terhubung, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari transformasi digital yang sedang dijalankan pemerintah daerah.***

 

Wali Kota Bogor Ajak Warga Sukseskan Sensus Pelanggan Tirta Pakuan 2026

0

Bogordaily.net – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Bogor akan melaksanakan Sensus Pelanggan Tahun 2026.

Program ini menjadi langkah strategis dalam upaya pemutakhiran data pelanggan sekaligus penguatan operasional layanan perusahaan daerah tersebut.

Melalui kegiatan sensus ini, Perumda Tirta Pakuan tidak hanya melakukan pembaruan data pelanggan layanan air bersih, tetapi juga menyiapkan pengembangan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2).

Layanan tersebut kini mulai dikelola secara mandiri oleh Tirta Pakuan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Bogor, Didi Ardiansyah Rahim, turut mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus pelanggan tersebut.

Dalam keterangannya, ia menegaskan pentingnya keterlibatan warga agar data yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat menjadi dasar peningkatan pelayanan publik.

“Saya mengajak seluruh warga Kota Bogor untuk dapat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor di tahun 2026 ini. Partisipasi yang jujur dan lengkap sangat penting untuk menghasilkan data yang akurat dan terpercaya,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat bersama-sama menyukseskan program tersebut demi mendukung pelayanan air bersih dan sanitasi yang lebih optimal di Kota Bogor.

Melalui sensus pelanggan ini, diharapkan pelayanan air bersih dan pengelolaan sanitasi di Kota Bogor dapat semakin modern, tepat sasaran, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih maksimal.(*)

Jemaah Haji Indonesia Mulai Tiba di Madinah, 81 Orang Jalani Screening Kesehatan di Bandara

0

Bogordaily.net – Kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci mulai berlangsung. Setibanya di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, para jemaah langsung menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum menjalani rangkaian ibadah haji.

Pemerintah Indonesia melalui petugas haji terus mengoptimalkan layanan kesehatan sejak titik kedatangan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan akibat perjalanan panjang dari Tanah Air menuju Arab Saudi.

Berdasarkan data layanan kesehatan Daerah Kerja (Daker) Bandara per Senin, 4 Mei 2026, sebanyak 81 jemaah haji tercatat menjalani screening kesehatan setibanya di bandara.

Dari jumlah tersebut, 12 jemaah masuk dalam kategori observasi karena mengalami keluhan ringan seperti lemas, pusing, mual, hingga sesak napas ringan. Sementara itu, 10 jemaah lainnya harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lanjutan di Madinah, termasuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan rumah sakit setempat.

Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah dapat segera ditangani sejak dini, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di tahap berikutnya.

Deteksi Dini Jadi Kunci Pelayanan

Proses screening kesehatan di bandara menjadi tahap krusial dalam sistem pelayanan haji. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, terutama bagi jemaah yang menunjukkan gejala kelelahan setelah perjalanan udara yang cukup panjang.

Petugas kesehatan, bersama tim kloter dan layanan bandara, bekerja secara terpadu untuk memastikan setiap jemaah mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

“Kami ingin jemaah merasa aman sejak tiba di Tanah Suci. Jika ada keluhan kesehatan, petugas harus cepat hadir dan mengarahkan jemaah ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” ujar Kepala Daerah Kerja Bandara, Abdul Basir.

Koordinasi lintas tim menjadi salah satu kunci dalam pelayanan kesehatan jemaah. Begitu ditemukan jemaah yang membutuhkan bantuan, petugas langsung berkomunikasi dengan tim medis untuk mempercepat proses penanganan.

“Begitu ada jemaah yang membutuhkan bantuan, petugas langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan. Harapannya, penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” tambahnya.

Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Pemerintah menegaskan bahwa kondisi kesehatan jemaah menjadi faktor penting dalam kelancaran ibadah haji. Dengan kondisi fisik yang terjaga, jemaah diharapkan dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk.

Upaya deteksi dini, penanganan cepat, serta fasilitas kesehatan yang memadai menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

Dengan sistem pengawasan kesehatan yang ketat sejak kedatangan, diharapkan risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan, sehingga jemaah dapat fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.***

Pemkab Bogor Targetkan Pembebasan Lahan Jalan Khusus Tambang Selesai 2026

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat pembangunan jalan khusus tambang sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tambang di Bogor Barat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyebut untuk saat ini, proses jalan khusus tanbang telah memasuki tahap penetapan lokasi yang diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Pembangunan jalan khusus tambang saat ini sudah masuk tahap penetapan lokasi. Target kami, tahun 2026 pembebasan lahan bisa selesai 100 persen, sehingga pembangunan dapat segera dilaksanakan,” kata Rudy kepada wartawan, Selasa 5 Mei 2026.

Menurutnya, kebijakan ini menjadi solusi agar aktivitas tambang tidak lagi mengganggu pengguna jalan umum.

“Ini adalah salah satu jalan tengah yang kami ambil bersama DPRD, agar saat tambang kembali beroperasi tidak mengganggu pengguna jalan lain,” jelasnya.

Kemudian, Rudy menilai respons Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejauh ini cukup positif, termasuk melalui berbagai kajian yang melibatkan perguruan tinggi.

“Kami melihat respons Pemprov cukup positif. Mereka sudah melakukan kajian dengan beberapa universitas, dan kami berharap dalam waktu dekat akan ada keputusan,” ujar Rudy.

Ia menegaskan, keberadaan tambang tetap memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, terutama di tengah tantangan kenaikan harga bahan bakar minyak dan potensi kelangkaan material.

“Percepatan pembangunan membutuhkan ketersediaan material. Kalau terjadi kelangkaan, tentu ini menjadi tantangan bagi kita semua,” ungkapnya.

(Albin)

Gandeng Transpakuan dan Dinas PUPR,Perumda Tirta Pakuan Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan resmi meluncurkan layanan lumpur tinja terjadwal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan mewujudkan kota sehat.

Pemerintah Kota mendukung penuh Program ini yang dijalankan oleh Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dengan menggandeng Perumda Transpakuan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Program ini berlokasi di Jalan Pangeran Asogiri Tanah Baru No.31, Tanahbaru, Bogor Utara, RT.02/RW.03, Tanah Baru, Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat.

Peluncuran layanan ini menjadi langkah awal dalam memenuhi target pembangunan berkelanjutan atau SDGs, khususnya pada sektor air bersih dan sanitasi. Saat ini, capaian layanan masih jauh dari target ideal.

Direktur Utama Rino Indira Gusniawan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menyampaikan bahwa. layanan ini merupakan bagian dari standar kota sehat yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Bogor.

“Ini salah satu pemenuhan standar menjadi kota sehat, kota yang menjadi tujuan bagi kota-kota lain di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan target SDGs, layanan air bersih harus mencapai 100 persen, sementara sanitasi aman juga harus terpenuhi secara menyeluruh.

“Secara SDGs kita harus mencapai 100 persen. Artinya, 100 persen layanan air bersih, sanitasi aman juga 100 persen, termasuk pengelolaan air limbahnya,” jelasnya.

Namun, saat ini cakupan layanan yang tersedia masih sangat terbatas.

“Hari ini ikhtiar baru dimulai. Dari keseluruhan target yang ada, baru sekitar 6 persen yang bisa kita layani. Untuk mencapai 100 persen masih banyak pengembangan ke depan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Perumda Tirta Pakuan akan bertanggung jawab terhadap pengelolaan air limbah dan operasional instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sementara untuk operasional kendaraan penyedotan lumpur tinja, pihaknya menggandeng Perumda Transpakuan.

“Kami diberi kepercayaan untuk menggabungkan usaha air bersih dan air limbah. Namun untuk operasional kendaraan, kami menggandeng Perumda Transpakuan dengan sistem kontrak berbasis kinerja,” ungkapnya.

Dalam skema tersebut, pembayaran kepada pihak operator dilakukan berdasarkan jumlah layanan penyedotan yang dilakukan di setiap rumah.

“Setiap rumah yang disedot, pembayarannya dilakukan oleh Perumda Tirta Pakuan kepada operator,” katanya.

Meski demikian, untuk tahap awal, layanan ini masih diberikan secara gratis kepada masyarakat.

“Untuk masyarakat masih gratis sampai ada arahan lebih lanjut. Nanti, ketika kultur sudah terbentuk, akan dilakukan penyesuaian,” pungkasnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sanitasi yang baik, sekaligus mempercepat pencapaian target layanan air limbah yang aman di Kota Bogor.(fikri)

Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Infokan Terhentinya Aliran Sementara di Jonggol Bogor

0

Bogordaily.net – Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor menginformasikan masyarakat terkait terhentinya aliran air untuk sementara di beberapa wilayah.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan tingginya tingkat kekeruhan air baku di Sungai Cikeas (NTU).

Sehingga dapat mempengaruhi produksi air di IPA Gunung Putri maka akan berdampak kecilnya hingga terhentinya aliran air untuk sementara.

Adapun waktu pelaksanaan pekerjaan akan dimulai pada Selasa 5 Mei 2026, estimasi waktu pengerjaan mulai pukul pukul 08.00 sampai dengan 15.00 WIB.

Estimasi waktu normalisasi pada Selasa 5 Mei 2026 pukul 15.00 sampai dengan 18.00 WIB.

Beberapa wilayah yang terdampak pengaliran diantaranya, Citra Indah City, RS Permata Jonggol, Perum Rindam Jaya, Perum Bukit Cibarusah Indah dan sekitarnya.

Dimohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Selanjutnya, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memohon untuk pelanggan agar dapat menampung air bersih sesuai dengan kebutuhan disaat pengaliran masih normal.

Serta turut manajemen Perumda Air Minum Tirta Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Selain itu, Perumda Air Minum juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas.

Jika menemui hal mencurigakan, pelanggan diimbau segera menghubungi layanan resmi di nomor 1500862 atau melalui WhatsApp di 082119969008, atau datang langsung ke kantor pelayanan terdekat.

Dengan berbagai upaya ini, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan serta menjaga kualitas air yang bersih dan aman bagi masyarakat.(Albin)

Amaroossa Royal Bogor Hadirkan Promo “Amayzing DEALS” Hanya Rp. 585.000,- / Malam

0

Bogordaily.net – Memasuki bulan April yang penuh warna, Amaroossa Royal Bogor dengan bangga menghadirkan penawaran eksklusif bertajuk “Amayzing DEALS”.

Promo ini dirancang khusus bagi para wisatawan dan keluarga yang ingin menikmati pengalaman menginap mewah dengan harga yang sangat terjangkau di jantung Kota Bogor.

Hanya dengan IDR 585.000 nett/malam (dari harga normal IDR 950.000), tamu sudah bisa menikmati kenyamanan menginap di Deluxe Twin Room yang elegan. Penawaran ini merupakan bentuk apresiasi Amaroossa Royal Bogor untuk memberikan pengalaman liburan yang berkesan tanpa harus menguras kantong.

Cara Pesan Kamar & Booking
Untuk menikmati promo “Amayzing DEALS”. segera kunjungi situs web kami atau mengirimkan pesan ke akun instagram @amaroossaroyal. Kamar terbatas, jadi pastikan Anda memesan lebih awal!
Kenapa Pilih Amaroossa Royal Bogor?
Terletak di jantung Kota Bogor, Amaroossa Royal Bogor adalah destinasi sempurna untuk beristirahat sambil mengeksplorasi berbagai daya tarik kota. Dengan layanan terbaik, arsitektur bergaya kerajaan, dan lokasi strategis dekat Kebun Raya Bogor, kami menjamin pengalaman menginap yang memadukan keanggunan dan kenyamanan.***