Home Blog Page 122

Cuaca Bogor Hari Ini Senin 4 Mei 2026 Berpotensi Hujan Petir di Siang Hari, Warga Diminta Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem

0

Bogordaily.net – Prakiraan cuaca di wilayah Bogor pada Senin, 4 Mei 2026 menunjukkan adanya potensi perubahan cuaca yang cukup dinamis sepanjang hari.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dipantau sejak pukul 05.30 WIB, sebagian besar wilayah Bogor diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi.

Secara umum, suhu udara di kawasan Bogor hari ini berada pada kisaran 21 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Kondisi ini menjadi ciri khas cuaca tropis yang berpotensi memicu hujan, terutama pada siang hingga sore hari.

Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini

Untuk wilayah Kota Bogor, kondisi cuaca diperkirakan akan mengalami perubahan secara bertahap dari pagi hingga malam hari.

Pada pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, cuaca diprediksi cerah sehingga cukup mendukung aktivitas masyarakat yang berangkat bekerja atau bersekolah. Namun, kondisi ini tidak berlangsung lama.

Memasuki siang hari sekitar pukul 11.00 WIB, cuaca diperkirakan berubah drastis menjadi hujan disertai petir. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berpotensi disertai angin kencang serta kilatan petir yang dapat membahayakan aktivitas di luar ruangan.

Selanjutnya, pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, hujan diperkirakan masih terjadi namun dengan intensitas yang lebih ringan. Sementara pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, kondisi cuaca berangsur menjadi berawan.

Adapun suhu udara di Kota Bogor hari ini diperkirakan berada di kisaran 21 hingga 28 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Kabupaten Bogor

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Bogor juga menunjukkan pola yang tidak jauh berbeda, meskipun dengan variasi intensitas hujan yang lebih ringan.

Pada pagi hari pukul 08.00 WIB, cuaca diprediksi cerah berawan. Kondisi ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk beraktivitas dengan relatif nyaman.

Namun, memasuki siang hari sekitar pukul 11.00 WIB, hujan ringan mulai turun dan diperkirakan berlanjut hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB.

Pada malam hari pukul 20.00 WIB, cuaca di Kabupaten Bogor diprediksi dalam kondisi berawan tanpa hujan.

Untuk suhu udara, wilayah Kabupaten Bogor hari ini berada pada kisaran 24 hingga 30 derajat Celsius.

Imbauan untuk Masyarakat

Dengan adanya potensi hujan, khususnya hujan petir di siang hari, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

Pengendara disarankan membawa perlengkapan seperti jas hujan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat terjadi hujan petir.

Cuaca yang tidak menentu juga berpotensi memicu genangan hingga banjir di sejumlah titik rawan, sehingga kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan.***

Jangan Abaikan! Ini 6 Tanda Ban Mobil Sudah Harus Diganti Sebelum Terjadi Kecelakaan di Jalan Raya

Bogordaily.net – Ban mobil sering kali dianggap sebagai komponen biasa, padahal perannya sangat krusial dalam menunjang keselamatan berkendara.

Sebagai satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, kondisi ban sangat menentukan stabilitas, kenyamanan, hingga kemampuan pengereman.

Sayangnya, masih banyak pengendara yang baru menyadari pentingnya kondisi ban setelah terjadi masalah di jalan, seperti ban bocor, tergelincir, hingga pecah ban yang bisa berujung kecelakaan.

Padahal, ban mobil sebenarnya memberikan “sinyal” ketika kondisinya sudah tidak lagi optimal. Jika tanda-tanda ini diabaikan, risiko berkendara bisa meningkat secara signifikan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau dalam kondisi cuaca buruk.

Tanda-Tanda Ban Mobil Sudah Harus Diganti

Agar tidak terlambat, berikut beberapa ciri penting yang menunjukkan ban mobil Anda sudah tidak layak digunakan:

1. Tapak Ban Sudah Aus dan Menipis

Ban mobil dilengkapi dengan indikator keausan atau tread wear indicator (TWI) yang berfungsi sebagai penanda batas aman penggunaan. Jika permukaan tapak ban sudah sejajar dengan indikator tersebut, maka daya cengkeram ban terhadap jalan sudah sangat berkurang.

Kondisi ini sangat berbahaya, terutama saat jalan basah atau hujan, karena meningkatkan risiko tergelincir atau aquaplaning.

2. Muncul Retakan Halus atau Benjolan di Permukaan Ban

Periksa bagian samping dan permukaan ban secara berkala. Retakan kecil bisa menjadi tanda bahwa karet ban mulai getas dan kehilangan elastisitasnya.

Sementara itu, benjolan pada ban biasanya menandakan adanya kerusakan struktur di bagian dalam. Jika dibiarkan, ban bisa pecah secara tiba-tiba tanpa peringatan.

3. Usia Ban Sudah Melewati Batas Ideal

Banyak yang tidak menyadari bahwa ban juga memiliki usia pakai, meskipun jarang digunakan. Umumnya, ban disarankan untuk diganti setelah 5 tahun sejak tanggal produksi.

Seiring waktu, karet ban akan mengeras dan kehilangan fleksibilitas, sehingga daya cengkeramnya menurun meski tampak masih bagus secara visual.

4. Permukaan Ban Aus Tidak Merata

Jika Anda melihat bagian tertentu dari ban lebih cepat botak dibandingkan sisi lainnya, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem kaki-kaki mobil, seperti spooring atau balancing yang tidak tepat.

Ban yang aus tidak merata dapat menyebabkan kendaraan menjadi sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

5. Terlalu Sering Mengalami Kebocoran

Ban yang sudah melemah biasanya lebih mudah tertusuk benda tajam atau mengalami kebocoran berulang. Jika kondisi ini terjadi, sebaiknya jangan hanya tambal, tetapi pertimbangkan untuk mengganti ban baru.

Menggunakan ban yang sudah rapuh bisa sangat berbahaya, terutama saat perjalanan jauh atau di jalan tol.

6. Mobil Terasa Tidak Stabil Saat Dikendarai

Gejala lain yang sering diabaikan adalah ketika mobil terasa bergoyang, bergetar, atau tidak stabil meskipun melaju di jalan yang relatif mulus.

Hal ini bisa disebabkan oleh kondisi ban yang sudah tidak seimbang atau mengalami keausan tidak normal.

Pentingnya Pemeriksaan Rutin Ban Mobil

Untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal, disarankan melakukan pengecekan ban secara berkala, minimal setiap 10.000 kilometer atau setiap enam bulan sekali.

Pemeriksaan ini tidak hanya mencakup kondisi fisik ban, tetapi juga tekanan angin, keseimbangan, serta keselarasan roda.

Mengganti ban tepat waktu bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga merupakan langkah penting untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Jangan tunggu hingga ban benar-benar rusak di tengah perjalanan. Ingat, kondisi ban yang prima bisa menjadi faktor penentu antara perjalanan aman atau risiko kecelakaan.***

Pesantren SMA Eco Saintek Muhammadiyah Hadir di Bogor, Usung Konsep Ramah Lingkungan

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, pada Grand Launching Pesantren SMA Eco Saintek Muhammadiyah Kota Bogor di Jalan Al-Hikmah, Gang Warung Nangka, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu, 3 Mei 2026.

Mendikdasmen mengatakan, dibukanya SMA Eco Saintek Muhammadiyah merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan yang mengusung konsep ramah lingkungan berbasis sains dan teknologi.

“Ini merupakan SMA yang dirancang sebagai satuan pendidikan yang ramah lingkungan dengan berbagai infrastruktur pendukung yang berwawasan lingkungan. Namun yang lebih penting adalah membangun karakter para murid dan santri agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta kemampuan mengelolanya dengan keunggulan di bidang sains dan teknologi,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Indonesia konsep pesantren Eco Saintek masih tergolong langka, sehingga kehadirannya diharapkan dapat menjadi model bagi pesantren-pesantren lainnya.

“Di kementerian ada sekolah-sekolah Adiwiyata, yakni sekolah yang ramah lingkungan. Nah, ini nantinya bisa menjadi model Adiwiyata Plus yang tidak hanya mengandalkan penghijauan di lingkungan sekolah, tetapi juga membangun sistem serta karakter murid yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan,” katanya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa kehadiran Pesantren Eco Saintek Muhammadiyah sejalan dengan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dan persampahan.

Pemkot Bogor, kata Dedie Rachim, juga siap membantu memfasilitasi konektivitas program Eco Saintek dengan sistem pengelolaan sampah yang ada di wilayah Bogor Selatan.

Menurutnya, konsep Eco Saintek tidak hanya berbicara mengenai lingkungan dan teknologi, tetapi juga praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari para santri dan santriwati.

“Alhamdulillah, kami senang dan bangga dengan hadirnya Eco Saintek ini. Mudah-mudahan kehadiran Pesantren Muhammadiyah ini dapat memberikan pembelajaran dan menjadi contoh bagi semua pihak untuk bersama-sama belajar mengelola lingkungan, persampahan, serta memanfaatkan teknologi demi Indonesia yang lebih baik ke depan,” ucapnya.

Dedie Rachim menambahkan, Pemkot Bogor saat ini terus menggalakkan pemilahan dan pengolahan sampah dari hulu. Sementara di hilir, Pemkot Bogor tengah menyiapkan pembangunan dua pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) sebagai bagian dari solusi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kita akan membangun dua pembangkit listrik tenaga sampah. Yang pertama di Galuga dengan kapasitas 1.500 ton sampah, dan yang kedua di Kayumanis dengan kapasitas 1.000 ton sampah,” ungkap Dedie Rachim.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya terus berupaya mencari solusi agar penanganan lingkungan, pelestarian lingkungan, dan pengelolaan sampah menjadi lebih baik.

Dedie Rachim berharap, Muhammadiyah dapat menjadi salah satu pelopor pengelolaan sampah dari hulu.***

Hujan Lebat di Kota Bogor Picu Longsor dan Runtuhan Pagar di Pasirjaya, Pemkot Sampaikan Duka Mendalam Terhadap Korban Meninggal

Bogordaily.net – Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Minggu malam, 3 Mei 2026, tidak hanya meninggalkan genangan air di jalanan, tetapi juga menyisakan kisah duka di sebuah sudut permukiman RW 15, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat.

Seorang perempuan muda bernama Widya (24) harus meregang nyawa setelah tertimpa material pagar yang roboh akibat pergerakan tanah yang tidak lagi stabil.

Peristiwa itu terjadi di tengah cuaca ekstrem yang dalam beberapa hari terakhir terus melanda wilayah Kota Hujan.

Menurut keterangan warga sekitar, kondisi lingkungan saat itu sebenarnya sudah mulai memburuk sejak sore hari. Curah hujan yang sangat tinggi membuat tanah di sekitar rumah warga menjadi lembek dan rawan bergeser.

Saat hujan mulai mereda, korban diduga keluar rumah untuk pergi ke warung terdekat tanpa menyadari bahwa struktur pagar di sekitar rumahnya sudah dalam kondisi kritis. Tak lama setelah itu, pagar yang berdiri di atas tanah labil tersebut tiba-tiba ambruk dan menimpa korban.

Pemkot Bogor Turun ke Lokasi dan Ungkap Kondisi Cuaca Ekstrem

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, yang langsung meninjau lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca pada hari tersebut berada pada level ekstrem berdasarkan data BPBD Kota Bogor.

“Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memang patut diwaspadai. Tadi BPBD melaporkan intensitas hujan lebih dari 110 milimeter, yang masuk kategori sangat lebat dan hampir terjadi di seluruh wilayah Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi saat meninjau ke lokasi.

Kejadian di Pasirjaya bukan satu-satunya dampak dari hujan ekstrem tersebut. Pemerintah Kota Bogor mencatat adanya beberapa titik lain yang juga terdampak, mulai dari banjir lintasan hingga tanah tergerus di beberapa wilayah RW.

Selain itu, pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga juga terjadi di beberapa lokasi berbeda, memperlihatkan bahwa kondisi cuaca saat itu benar-benar berdampak luas terhadap permukiman warga.

Melihat situasi yang terus berulang, Pemkot Bogor kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bencana hidrometeorologi, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi secara terus-menerus.

Pemerintah juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar agar risiko banjir dan longsor dapat diminimalisasi.

“Selain tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, kami juga mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap lancar. Pemkot Bogor pun akan terus melakukan langkah antisipatif melalui normalisasi saluran air dan upaya mitigasi lainnya,” katanya.***

Akibat Hujan Deras, Masjid Nurul Hikmah Bogor Barat Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret 

Bogordaily.net – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor pada Minggu malam, 3 Mei 2026, kembali memicu bencana hidrometeorologi di kawasan Bogor Barat.

Salah satu bangunan ibadah, yakni Masjid Nurul Hikmah yang berada di Kelurahan Pasir Jaya, dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga ambruk setelah diterjang longsoran tebing.

Peristiwa tersebut terjadi ketika struktur tanah di sekitar bantaran Kali Cikaret tidak lagi mampu menahan beban air akibat hujan deras yang turun hampir tanpa henti.

Akibatnya, tebing di belakang masjid dengan ketinggian sekitar enam meter dan panjang kurang lebih 10 meter runtuh dan menyeret bangunan rumah ibadah tersebut ke aliran sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Detikcom, derasnya arus Kali Cikaret menjadi faktor utama yang memperparah dampak longsor.

Setelah tebing ambrol, struktur bangunan masjid yang berada tepat di bibir sungai tidak mampu bertahan dan akhirnya hanyut terbawa arus.

Tidak hanya merusak fasilitas ibadah, kejadian ini juga menimbulkan ancaman serius terhadap bangunan rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Beberapa rumah dilaporkan berada dalam kondisi rawan karena masih berdekatan dengan titik longsor aktif.

BPBD Kota Bogor Lakukan Penanganan dan Pengecekan Lokasi

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahafi Sasongko, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa timnya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga pada pukul 18.50 WIB.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tanah yang labil akibat hujan berkepanjangan membuat wilayah tersebut sangat rentan mengalami longsor susulan, terlebih dengan adanya tekanan kuat dari arus sungai.

“Telah terjadi tebing longsor di Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat. Kejadian ini mengakibatkan bangunan Masjid Nurul Hikmah ambruk terbawa arus deras Kali Cikaret,” kata Dimas Tiko Prahafi Sasongko, Kalak BPBD Kota Bogor.

Menurut hasil pemantauan awal di lapangan, struktur tanah di kawasan tersebut sudah dalam kondisi kritis sebelum kejadian. Curah hujan yang tinggi mempercepat proses erosi, sementara derasnya aliran sungai menghantam bagian bawah tebing hingga akhirnya runtuh.

“Penyebab longsor akibat hujan deras dan tanah labil, menjadi longsor kembali, ditambah dengan arus Kali Cikaret yang deras. Lebar longsor kurang lebih 10 meter dan tinggi kurang lebih 6 meter,” ucap Dimas Tiko.

Selain merusak masjid, BPBD juga mencatat adanya satu rumah warga yang berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan karena posisinya yang terlalu dekat dengan area longsor baru.

Warga yang menghuni rumah tersebut akhirnya harus mengungsi sementara ke rumah keluarga untuk menghindari potensi longsor susulan yang masih bisa terjadi.

“Terdapat rumah warga yang terdampak, kondisinya menghawatirkan terkena longsor juga. Penghuni rumah warga yang terdampak sementara mengungsi ke rumah adik dan orangtuanya,” lanjut Dimas Tiko.

Banjir dan Pohon Tumbang Juga Terjadi di Lokasi Lain

Tidak hanya di Pasir Jaya, cuaca ekstrem pada hari yang sama juga menyebabkan gangguan di wilayah lain di Bogor Barat. Di Kampung Babakan Sumantri, Kelurahan Pasir Kuda, sebuah pohon bambu dilaporkan tumbang dan menutup aliran Kali Cimanglid.

Akibat tersumbatnya aliran sungai tersebut, air meluap dan merendam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai. Tercatat sekitar enam rumah terdampak genangan air.

“Pohon jenis bambu tumbang di Kali Cimanglid dan menutupi aliran sungai dan melupa kebeberapa rumah warga. Sebanyak enam rumah warga terendam air yang meluap,” kata Dimas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim BPBD bersama warga setempat langsung melakukan penanganan darurat di lokasi, termasuk pemotongan pohon tumbang serta pembersihan material lumpur yang terbawa arus.

Berkat penanganan cepat dan menurunnya intensitas hujan, kondisi banjir di beberapa titik mulai berangsur surut. Warga kemudian bergotong royong membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur dan material banjir.

“Assessment dan Pemotongan pohon tumbang sudah selesai dilakukan. Banjir akibat pohon tumbang sudah mulai surut. Warga dibantu petugas sedang membersihkan rumahnya masing-masing,” imbuh Dimas Tiko.***

Daftar Jadwal Dokter Tidak Praktik di RSUD Kota Bogor Periode Mei hingga Juni 2026, Pasien Diimbau Cek Sebelum Datang

Bogordaily.net – RSUD Kota Bogor merilis informasi terbaru terkait jadwal ketidakhadiran sejumlah dokter spesialis pada periode Mei hingga Juni 2026.

Informasi ini penting bagi pasien agar dapat menyesuaikan jadwal kunjungan dan menghindari antrean sia-sia akibat dokter yang sedang tidak bertugas.

Pengumuman ini mencakup berbagai spesialisasi mulai dari penyakit dalam, bedah, kandungan, hingga anestesi.

Beberapa dokter diketahui tidak praktik dalam waktu singkat, sementara lainnya memiliki periode ketidakhadiran yang cukup panjang karena tugas pendidikan, cuti, maupun kegiatan medis lainnya.

Daftar Dokter Spesialis Tidak Praktik RSUD Kota Bogor Mei–Juni 2026

Berikut rincian jadwal dokter yang sementara tidak memberikan pelayanan di RSUD Kota Bogor:

Spesialis Hematologi Onkologi
dr. Marthino R, Sp.Pd, (K) HOM
Tidak praktik: 4 Mei 2026

Spesialis Kandungan dan Kebidanan
dr. Elli Saur Mauli, Sp.OG
Tidak praktik: 1–7 Mei 2026

Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik
dr. Dessyta Sukma N.A, Sp.BP-RE
Tidak praktik: 4 dan 11 Mei 2026

Spesialis Anestesi
dr. Zaki Farhan, Sp.An-TI
Tidak praktik: 1 Mei – 16 Juni 2026

Spesialis Kandungan dan Kebidanan
dr. Rachmadi SM, Sp.OG
Tidak praktik: 9 Mei – 12 Juni 2026

Spesialis Bedah Urologi (Ginjal dan Saluran Kemih)
dr. Ervita Mediana, Sp.U
Tidak praktik: 1–8 Mei 2026

Spesialis Bedah Digestif
dr. Mudtasir, M.Ked (Surg), Sp.B, Subsp.BD (K), FINACS
Tidak praktik: 4 dan 6 Mei 2026

Spesialis Fetomaternal
dr. Jonas Nara Barimbing, Sp.OG (K) KFM
Tidak praktik: 6 Mei 2026

Spesialis Bedah Umum
dr. Denny Setyadi, Sp.B
Tidak praktik: 7–9 Mei 2026

Spesialis Penyakit Dalam
dr. Fragma Ady Sukma, Sp.PD
Tidak praktik: 15 Mei 2026

Spesialis Penyakit Dalam
dr. Rosalina, Sp.PD
Tidak praktik: 15–16 Mei 2026

Spesialis Anestesi
dr. Anri Febrianti, Sp.An-TI
Tidak praktik: 22–23 Mei 2026

Spesialis Paru
dr. Evelsha Azzahra, Sp.P
Tidak praktik: 15 Mei – 20 Juni 2026

Spesialis Bedah Vaskular
dr. Budhi Arifin Noor, Sp.B Subs.BVE (K)
Tidak praktik: 15–19 Mei 2026

Spesialis Anak
dr. Handre Putra, Sp.A
Tidak praktik: 1–6 Juni 2026

Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam melakukan pendaftaran layanan kesehatan. Pasien disarankan mengecek terlebih dahulu jadwal praktik dokter sebelum datang ke rumah sakit, guna menghindari perubahan jadwal mendadak dan memaksimalkan pelayanan kesehatan.

RSUD Kota Bogor yang berlokasi di Jalan DR. Sumeru, Bogor Barat, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan tetap menjaga keteraturan jadwal dokter spesialis di setiap unit layanan.

Dengan adanya informasi ini, diharapkan pasien dapat lebih mudah mengatur waktu kunjungan dan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan tanpa kendala jadwal.***

 

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Senin 4 Mei 2026

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Senin 4 Mei 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Senin 4 Mei 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di Mall Jambu Dua dan Mall BTM, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

  • Foto kopi KTP yang masih berlaku
  • Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
  • Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

HUT ke-50 Tahun, Summarecon Perluas Program Operasi Katarak Gratis ke Bogor

Bogordaily.net – Dalam rangkaian perayaan HUT ke-50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) kembali menggelar program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis.

Adapun, kegiatan sosial ini diselenggarakan untuk kedua kalinya setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di wilayah Tangerang.

Program kepedulian ini hadir di Bogor sebagai wujud komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan operasi katarak.

Program Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap masih tingginya angka gangguan penglihatan akibat katarak, terutama di kalangan masyarakat kurang mampu.

Kehilangan penglihatan tidak hanya berdampak pada kualitas hidup, tetapi juga menurunkan produktivitas serta meningkatkan beban sosial dan ekonomi keluarga.

Padahal, kebutaan akibat katarak sejatinya dapat dicegah melalui tindakan operasi yang tepat. Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, tercermin dari sebanyak 359 pendaftar yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek hingga luar kota seperti Karawang, Bandung, dan Sumedang.

Setelah melalui proses skrining kesehatan pada 25 April 2026, sebanyak 126 pasien dinyatakan layak menjalani tindakan, yang terdiri dari 116 pasien katarak dan 10 pasien pterigium, yaitu kondisi tumbuhnya jaringan tipis dari konjungtiva ke arah kornea.

Pelaksanaan operasi dilakukan pada 2 Mei 2026 di RS Hermina Ciawi Bogor, dengan melibatkan 7 dokter spesialis mata beserta tim medis yang berpengalaman.

Untuk memastikan hasil yang optimal, Summarecon juga memberikan pendampingan pascaoperasi, termasuk pemberian obat serta observasi lanjutan pada hari pertama (H+1) dan hari ketujuh (H+7) setelah tindakan.

Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Indra W. Antono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Terutama kepada Himpunan Bersatu Teguh dan Erha Clinic yang telah menyiapkan seluruh peralatan untuk operasi katarak, beserta tim dokter mata dan asistennya yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami).

Selain itu juga kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan Rumah Sakit Hermina Ciawi yang menjadi lokasi berlangsungnya operasi katarak dilakukan, serta kepada para relawan yang sudah menyempatkan waktu dan tenaganya untuk program sosial ini.

”Kami menyadari bahwa kesehatan mata, khususnya penanganan katarak, merupakan kebutuhan penting yang masih belum sepenuhnya terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Indra, Minggu 3 Mei 2026.

“Untuk itu sebagai langkah strategis dalam upaya membantu dan meringankan beban masyarakat bagi penderita katarak. Perlu kiranya kita melaksanakan kegiatan operasi katarak secara gratis,” tambahnya.

Hal ini kata Indra, tentu bukan saja sebagai tanggung jawab, akan tetapi ini adalah sebuah keharusan sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan.

“Oleh karena itu melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Indra.

Harapan tersebut menjadi nyata dari kisah perjuangan Eman (41 tahun) yang selama setahun terakhir berjuang melawan katarak.

Dengan keterbatasan biaya transportasi, Eman ditemani istrinya menunjukkan kegigihannya dengan berjalan kaki dari rumahnya di Megamendung, Bogor ke Puskesmas untuk bisa mengikuti screening di Rumah Sakit Hermina Ciawi.

Keberhasilan medis ini menjadi bukti nyata pentingnya kepedulian sosial dalam membantu masyarakat agar mendapatkan akses kesehatan yang layak.

Operasi katarak gratis ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam peringatan 50 tahun Summarecon, yang juga mencakup berbagai inisiatif sosial lainnya.

Seperti bedah fasilitas umum, program bedah 500 rumah, pemberian beasiswa, bantuan sarana pendidikan, hingga program Summarecon Mengajar yang telah diselenggarakan pada 2025.

Melalui berbagai program tersebut, Summarecon terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan kawasan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas hidup.

Momentum 50 tahun ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan, sekaligus memberikan harapan baru, rasa aman, dan kebahagiaan bagi ratusan penerima manfaat beserta keluarganya.

(Albin)

Hujan Lebat Picu Longsor di Sukamakmur Ciomas Bogor, Jalan Warga Ambrol Terkikis Arus Sungai

Bogordaily.net – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Sukamakmur pada Minggu malam, 3 Mei 2026, kembali menimbulkan dampak serius bagi infrastruktur warga.

Salah satu titik yang terdampak adalah akses jalan di Kampung Pasir Jengkol, RT 08 RW 07, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 19.10 WIB, saat hujan deras masih mengguyur kawasan tersebut tanpa jeda. Kondisi ini diperparah oleh meningkatnya debit air sungai yang berada tepat di bawah badan jalan warga.

Aliran air yang deras kemudian mengikis struktur tanah penyangga jalan secara perlahan, hingga akhirnya menyebabkan sebagian badan jalan ambrol dan tidak dapat lagi digunakan secara normal oleh warga sekitar.

Akses jalan yang berada di kawasan dengan kontur tanah curam tersebut memang diketahui cukup rentan terhadap pergerakan tanah, terutama saat curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu lama. Tanah yang terus tergerus arus air membuat struktur jalan kehilangan daya dukungnya.

Akibat kejadian ini, akses mobilitas warga sempat terganggu karena jalur utama yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga pun terpaksa mencari jalur alternatif untuk beraktivitas.

Hingga malam hari, kondisi di lokasi masih terpantau belum sepenuhnya stabil. Warga setempat juga mulai melakukan upaya darurat dengan memberikan tanda peringatan agar tidak ada kendaraan yang melintas di area rawan longsor tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar titik rawan bencana di wilayah Kabupaten Bogor yang kerap mengalami pergeseran tanah saat musim hujan.

Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait agar akses jalan dapat segera diperbaiki dan tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan curah hujan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Zayn Malik Sakit Apa? Ini Kondisi Terbaru Mantan One Direction Usai Batalkan Tur Konser Amerika 2026

Bogordaily.net – Kabar mengejutkan datang dari dunia musik internasional setelah penyanyi Zayn Malik memutuskan untuk menunda seluruh jadwal tur konsernya di Amerika Serikat pada tahun 2026.

Keputusan tersebut sontak memicu kekhawatiran besar di kalangan penggemar yang selama ini menantikan penampilannya secara langsung di atas panggung.

Langkah mendadak itu diumumkan di tengah proses promosi album terbarunya yang baru saja dirilis. Pembatalan rangkaian konser tidak hanya berdampak pada jadwal pertunjukan, tetapi juga memengaruhi agenda promosi yang telah disusun secara internasional.

Dalam unggahan di Instagram Story pribadinya, Zayn Malik akhirnya memberikan penjelasan kepada para penggemar. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang terus mengalir, sekaligus mengungkapkan bahwa dirinya saat ini sedang fokus menjalani pemulihan kesehatan.

“Kepada penggemarku: Terima kasih banyak atas semua dukungan dan cinta yang kalian tunjukkan atas perilisan album ini, dan yang lebih penting, cinta, doa, dan harapan baik kalian untuk kesehatan saya. Saya telah merasakannya, dan itu sangat berarti bagi saya,” tulis Zayn Malik, seperti dikutip pada Minggu, 3 Mei.

Zayn Malik Sakit Apa?

Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi publik mengenai kondisi kesehatan sang penyanyi. Banyak penggemar bertanya-tanya mengenai penyakit yang sebenarnya dialami oleh mantan personel One Direction itu.

Meski demikian, hingga saat ini Zayn belum memberikan penjelasan rinci terkait diagnosis medis yang dideritanya. Ia hanya menegaskan bahwa dirinya telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan kini berada dalam fase pemulihan di rumah.

“Saya sudah berada di rumah untuk memulihkan diri, kondisi saya membaik dan saya akan menjadi lebih baik serta lebih kuat dari sebelumnya,” jelas dia.

Dalam pernyataannya, Zayn juga mengungkapkan bahwa pengurangan jadwal tur merupakan keputusan penting yang harus diambil demi menjaga kondisi kesehatannya dalam jangka panjang.

Ia menilai langkah tersebut sebagai pilihan terbaik agar tetap bisa melanjutkan aktivitas di masa depan tanpa memaksakan diri.

“Saya harus melihat kembali jadwal saya untuk bulan-bulan mendatang dan terpaksa mengurangi jumlah pertunjukan di Tur Konnakol. Saya ingin memastikan bahwa saya tetap bisa keluar dan menemui sebanyak mungkin dari kalian,” kata kekasih Gigi Hadid itu.

“Saya benar-benar menantikan untuk memainkan pertunjukan ini untuk kalian,” sambungnya.

Meski tur di Amerika Serikat resmi dibatalkan, informasi dari situs resmi menunjukkan bahwa jadwal konser di Inggris dan Meksiko yang direncanakan pada akhir Mei 2026 masih belum mengalami perubahan dan tiket masih tersedia.

Di akhir pernyataannya, Zayn juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim medis yang telah merawatnya selama masa perawatan intensif. Ia menyebut peran para tenaga kesehatan sangat berarti dalam proses pemulihannya.

“Terima kasih kepada staf rumah sakit yang luar biasa, dokter, perawat, ahli jantung, hingga manajemen yang telah membantu saya,” ungkapnya.

Hingga kini, publik masih menantikan informasi resmi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Zayn Malik, sementara para penggemar terus memberikan dukungan dan doa agar ia segera pulih sepenuhnya.***