Home Blog Page 14

Subuh-Subuh Ciomas Heboh! Rombongan Pemotor Bawa Sajam Melintas di Jalan Raya

0

Bogordaily.net – Pemotor bawa senjata tajam di Jalan Raya Ciomas Bogor membuat warga sekitar waswas. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 04.30 WIB dan sempat terekam dalam video warga yang kemudian beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pengendara sepeda motor melintas di Jalan Raya Ciomas, Kabupaten Bogor. Yang membuat warga khawatir, beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam saat berkendara di jalan umum.

Pemandangan itu tentu bukan hal yang biasa. Apalagi waktu kejadian masih dini hari ketika aktivitas masyarakat mulai bergerak menuju pasar, tempat kerja, maupun masjid untuk melaksanakan ibadah.

Kehadiran rombongan pemotor yang diduga membawa senjata tajam langsung memicu keresahan. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut menilai aksi itu berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di wilayah Ciomas.

Pemotor bawa senjata tajam di Jalan Raya Ciomas Bogor juga menimbulkan pertanyaan mengenai tujuan mereka melintas dengan membawa benda berbahaya tersebut. Hingga kini belum diketahui secara pasti identitas maupun maksud rombongan pengendara itu.

Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat menelusuri rekaman video yang beredar untuk memastikan fakta di lapangan sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas yang dapat merugikan warga.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan membutuhkan perhatian bersama. Warga diminta tetap waspada dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Pemotor bawa senjata tajam di Jalan Raya Ciomas Bogor kini menjadi sorotan warga karena dinilai dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat, terlebih saat aktivitas warga mulai berlangsung pada waktu subuh.***

Tragis! Kecelakaan Tunggal Motor di Ahmad Yani Bogor, Satu Orang Meninggal di Tempat

0

Bogordaily.net – Kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani Bogor kembali menambah daftar insiden lalu lintas yang terjadi pada dini hari. Sebuah sepeda motor mengalami kecelakaan di ruas jalan depan Kantor Imigrasi Bogor, Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat kondisi jalan masih relatif sepi. Namun, kecelakaan tersebut berujung tragis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapat penanganan lebih lanjut.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani Bogor tersebut. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan serta penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.

Lokasi kecelakaan berada tepat di depan Kantor Imigrasi Bogor, salah satu jalur utama yang menghubungkan pusat Kota Bogor dengan sejumlah kawasan di sekitarnya. Kejadian itu sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas pada pagi hari.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban serta mengamankan area sekitar guna menghindari gangguan arus lalu lintas.

Kasus kecelakaan tunggal di Jalan Ahmad Yani Bogor ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada dini hari ketika kondisi fisik dan konsentrasi dapat menurun.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban maupun penyebab pasti kecelakaan masih menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.***

Motor Hantam Pembatas Jalan di Pakansari Bogor, Pengendara Luka Berat di Kepala

0

Bogordaily.net – Kecelakaan tunggal di Jalan Alternatif GOR Pakansari kembali terjadi. Kali ini, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat setelah menabrak pembatas jalan pada Minggu dini hari, 7 Juni 2026.

Peristiwa itu terjadi saat suasana jalan masih relatif sepi. Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Namun dari informasi yang beredar, korban diduga kehilangan kendali hingga motornya menghantam pembatas jalan dengan keras.

Benturan yang terjadi cukup parah. Korban dilaporkan mengalami luka berat pada bagian kepala dan langsung mendapat penanganan dari warga serta petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Video pascakecelakaan yang viral itu memperlihatkan kondisi di lokasi kejadian. Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar korban yang tergeletak di pinggir jalan sambil menunggu proses evakuasi.

Kecelakaan tunggal di Jalan Alternatif GOR Pakansari ini menambah daftar insiden lalu lintas yang terjadi di kawasan tersebut. Jalan yang kerap digunakan sebagai jalur alternatif itu memang memiliki arus kendaraan cukup tinggi, terutama pada malam hingga dini hari.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas korban maupun kronologi lengkap kejadian. Petugas masih melakukan pendataan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam dan dini hari ketika kondisi jalan cenderung lengang sehingga dapat memicu pengendara melaju dengan kecepatan tinggi.

Kecelakaan tunggal di Jalan Alternatif GOR Pakansari ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara harus tetap menjadi prioritas, kapan pun dan di mana pun berada di jalan raya.***

Tingkatkan Kapasitas Usaha dan Dorong Naik Kelas, Pengguna LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta Pengusaha UMKM hingga April 2026

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui platform LinkUMKM.

Hingga April 2026, tercatat sebanyak 16,46 juta pengusaha UMKM telah memanfaatkan platform tersebut guna memperluas akses pasar, meningkatkan kemampuan usaha, serta mendorong percepatan UMKM naik kelas.

Seiring perkembangannya, aplikasi LinkUMKM kini menjadi sarana pelatihan digital yang dirancang untuk memperkuat daya saing UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, platform tersebut menghadirkan enam fitur utama beserta berbagai fasilitas pendukung, meliputi UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa LinkUMKM hadir untuk menjawab kebutuhan para pelaku usaha dalam memperoleh akses informasi pasar sekaligus meningkatkan kemampuan administrasi dan pengelolaan usaha. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden untuk membangun ekonomi mandiri dan memperkuat sektor UMKM nasional.

“Melalui LinkUMKM, setiap pelaku usaha berkesempatan mengikuti pelatihan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan bisnisnya. LinkUMKM juga dirancang sebagai jawaban atas tantangan utama pengusaha UMKM, yakni keterbatasan akses terhadap informasi, pelatihan, dan dukungan pengembangan yang sesuai dengan tahapan usaha mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, LinkUMKM sendiri telah dilengkapi berbagai fitur yang terintegrasi guna mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha. Lewat platform ini, UMKM dapat mengikuti pelatihan secara daring dengan materi yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan usaha.

Salah satu fitur unggulan yang tersedia yakni UMKM Smart, yang memberikan rekomendasi pengembangan usaha secara spesifik berdasarkan hasil penilaian mandiri pelaku usaha.

Selain itu, tersedia pula fitur Self-Assessment Naik Kelas yang membantu pelaku usaha mengidentifikasi kapasitas bisnis melalui sistem skoring digital. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, pengguna akan memperoleh rekomendasi pelatihan yang disesuaikan dengan kategori usaha, mulai dari UMKM tradisional, berkembang, hingga modern.

Untuk memperkuat proses pembelajaran, LinkUMKM juga menyediakan lebih dari 690 modul pelatihan yang mencakup pengembangan kompetensi teknis maupun nonteknis. Materi tersebut disiapkan untuk membantu pelaku usaha menjalankan bisnis secara lebih profesional dan berkelanjutan.

“Kami ingin proses pemberdayaan UMKM tidak berhenti pada pelatihan, tapi benar-benar membantu pelaku usaha memahami posisi dan potensi bisnisnya. Dengan pendekatan digital ini, setiap pengusaha bisa belajar dan berkembang sesuai kapasitasnya,” ujar Akhmad.

Ke depan, BRI akan terus memperluas dukungan bagi pelaku UMKM melalui penyediaan akses pembelajaran, pendampingan, hingga akses pasar yang terhubung dalam satu ekosistem.

Melalui penguatan ekosistem digital dan program pemberdayaan yang terintegrasi, BRI berkomitmen mendorong UMKM agar semakin adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional. Informasi lebih lanjut mengenai program pemberdayaan UMKM terpadu BRI dapat diakses melalui LinkUMKM BRI.

Keberadaan LinkUMKM BRI telah memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya yang dirasakan oleh pelaku usaha asal Jakarta Timur, Shinta Paramarti dengan produk usahanya KainIndonesia.co yang menjadikan kain tradisional sebagai fondasi utama produknya.

Seiring berkembangnya usaha, KainIndonesia.co memasarkan produknya melalui berbagai kanal, mulai dari offline, marketplace, hingga social commerce, dengan jangkauan pasar dari lokal hingga ekspor. Melalui LinkUMKM, KainIndonesia.co memperoleh akses pembelajaran untuk memperkuat pengelolaan bisnis sekaligus memperluas jaringan usaha.

Di dalam LinkUMKM terdapat berbagai fitur yang membantu UMKM untuk terus berkembang, seperti modul, konsultasi dengan pakar UMKM, serta berbagai event yang diselenggarakan setiap minggunya. Pelaku usaha tentunya sangat terbantu dalam pengelolaan bisnis untuk berkembang,” tegasnya.***

 

 

 

 

 

RSUD Kota Bogor Hadirkan Layanan Subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular

Bogordaily.net – RSUD Kota Bogor menghadirkan pelayanan kesehatan subspesialis bedah vaskular dan endovaskular.

Layanan tersebut akan ditangani oleh dr. Budhi Arifin Noor, Sp.B, Subsp. BVE (K). Ada tujuh layanan subspesialis yang disediakan oleh RSUS Kota Bogor

Pelayanan kesehatan ini yaitu mulai dari mengatasi varises, dari terapi ringan hingga tindakan laser.

Luka diabetes dan luka yang sulit sembuh, perawatan khusus dan mencegah amputasi.

Penyumbatan pembuluh darah, seperti nyeri kaki saat jalan karena aliran darah pada tubuh tersumbat.

Aneurisma atau pelebaran pembuluh darah besar, secara bedah terbuka dan minimal invasif.

Sumbatan darah atau bekuan DVT, agar tidak berbahaya ke bagian paru-paru.

Kemudian akses cuci darah, untuk pasien yang mengalami sakit gagal ginjal.

Trauma pembuluh darah yang diakibatkan kecelakaan atau cedera.

Seperti yang diketahui, vaskular adalah istilah yang berkaitan dengan sistem pembuluh darah di dalam tubuh.

Sistem ini berfungsi mengedarkan darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh, serta membuang sisa metabolisme. Sistem vaskular terdiri dari tiga jenis utama yaitu.

Arteri: pembuluh darah yang membawa darah kaya oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.

Vena: Pembuluh darah yang membawa darah kembali ke jantung.

Pembuluh Limfe: Pembuluh yang membawa cairan getah bening untuk sistem kekebalan tubuh dan membuang racun.

Untuk info lebih lanjutnya kamu bisa menghubungi nomor 02518312292, atau cek langsung instagram @rsud_kotabogor.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Jadwal dan Lokasi Perpanjangan SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Minggu 7 Juni 2026

Bogordaily.net – Satlantas Polresta Bogor Kota menyediakan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling di Kota Bogor pada hari ini Minggu 7 Juni 2026.

Pelayanan keliling ini khusus untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Pastikan Anda mengajukan permohonan perpanjangan sebelum masa berlaku SIM habis.

Hari ini, pada Minggu 7 Juni 2026, layanan SIM keliling akan dilaksanakan di halaman parkir Burger King Pajajaran, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Perhatikan bahwa layanan SIM keliling hanya berlaku untuk perpanjangan SIM tipe A dan C. Jadi, pastikan Anda datang tepat waktu ke lokasi yang telah ditentukan.

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp80.000.

Untuk perpanjangan SIM tipe A dan C, biayanya adalah Rp75.000. Persyaratan perpanjangan SIM A atau C meliputi:

Foto kopi KTP yang masih berlaku
Foto kopi SIM lama dan membawa SIM asli
Surat keterangan kesehatan (akan diberikan di lokasi) Pentingnya Surat Izin Mengemudi (SIM)

Seperti yang diketahui SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada individu yang memenuhi persyaratan.

Seperti administrasi, memiliki kondisi kesehatan baik jasmani maupun rohani, serta memahami peraturan lalu lintas dan memiliki keterampilan mengemudikan kendaraan bermotor.

Setiap pengemudi kendaraan di jalan raya wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 281.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Demo Buruh Menolak Outsourcing: Cerminan Ketidakpastian Kompensasi dan Hubungan Industrial di Indonesia

0

Bogordaily.net – Hubungan industrial yang harmonis merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Dalam dunia kerja, hubungan antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah harus berjalan secara seimbang agar kepentingan masing-masing pihak dapat terpenuhi.

Namun, ketika kebijakan ketenagakerjaan dianggap tidak memberikan rasa keadilan atau kepastian bagi pekerja, konflik sering kali tidak dapat dihindari. Salah satu bentuk konflik tersebut adalah demonstrasi yang dilakukan buruh sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan penolakan terhadap kebijakan yang dianggap merugikan.

Isu outsourcing atau alih daya merupakan salah satu permasalahan yang hingga kini masih menjadi perdebatan dalam dunia ketenagakerjaan Indonesia. Di satu sisi, sistem outsourcing dinilai mampu membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas tenaga kerja.

Namun di sisi lain, banyak pekerja memandang sistem ini sebagai sumber ketidakpastian kerja karena sering dikaitkan dengan kontrak kerja jangka pendek, minimnya perlindungan, serta perbedaan hak dan kompensasi dibandingkan pekerja tetap. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika kebijakan baru mengenai outsourcing kembali memicu penolakan dari kalangan buruh.

Hal tersebut terlihat dari aksi yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh sebagaimana diberitakan oleh Detik. Mereka berencana melakukan demonstrasi di depan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menolak Permenaker Nomor 7 Tahun 2026 tentang pekerja alih daya.

Menurut mereka, aturan tersebut berpotensi memperluas praktik outsourcing dan tidak sepenuhnya sejalan dengan semangat perlindungan pekerja yang telah diamanatkan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi. Buruh juga menilai bahwa pengaturan sanksi terhadap pelanggaran masih lemah sehingga dikhawatirkan tidak mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi pekerja.

Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah muncul berbagai kritik terhadap isi aturan baru tersebut. Dalam pemberitaan Kompas, sejumlah pihak menyoroti penggunaan frasa “layanan penunjang operasional” yang dianggap memiliki makna terlalu luas dan berpotensi menimbulkan multitafsir.

Jika tidak dijelaskan secara rinci, frasa tersebut dapat menjadi celah bagi perusahaan untuk mengalihdayakan lebih banyak jenis pekerjaan yang sebelumnya tidak termasuk dalam kategori pekerjaan penunjang. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa praktik outsourcing akan semakin meluas dan berdampak pada berkurangnya kepastian kerja bagi pekerja.

Menurut saya, penolakan buruh terhadap aturan tersebut tidak hanya berkaitan dengan status pekerjaan, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran terhadap sistem kompensasi yang mereka terima. Dalam manajemen kompensasi, pekerja mengharapkan adanya imbalan yang adil dan sebanding dengan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan.

Namun dalam praktiknya, pekerja outsourcing sering kali menghadapi berbagai keterbatasan, seperti kontrak kerja yang tidak menentu, peluang karier yang terbatas, serta perasaan kurang aman terhadap masa depan pekerjaan mereka. Meskipun secara hukum mereka memiliki hak atas upah, jaminan sosial, dan tunjangan tertentu, pelaksanaan di lapangan tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Ketidakpastian tersebut dapat memberikan dampak yang cukup besar. Dari sisi pekerja, kondisi ini dapat menurunkan motivasi dan loyalitas karena mereka merasa belum memperoleh perlindungan yang memadai.

Ketika rasa aman dalam bekerja berkurang, produktivitas kerja juga berpotensi menurun. Dari sisi hubungan industrial, ketidakpuasan pekerja dapat memicu demonstrasi, mogok kerja, hingga perselisihan yang berkepanjangan. Situasi seperti ini tentu tidak menguntungkan bagi siapa pun karena dapat mengganggu stabilitas perusahaan maupun iklim investasi secara keseluruhan.

Meski demikian, perlu diakui bahwa perusahaan juga memiliki alasan dalam menerapkan outsourcing. Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk lebih efisien dan fleksibel dalam mengelola sumber daya manusia.

Oleh karena itu, solusi yang diperlukan bukanlah menghapus kepentingan salah satu pihak, melainkan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan perusahaan dan perlindungan terhadap pekerja. Regulasi yang jelas dan tidak menimbulkan multitafsir menjadi hal yang sangat penting agar tidak terjadi perbedaan pemahaman antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan aturan ketenagakerjaan perlu diperkuat sehingga hak-hak pekerja outsourcing benar-benar terpenuhi. Pemerintah juga perlu membuka ruang dialog yang lebih luas dengan serikat pekerja dan pelaku usaha sebelum menetapkan kebijakan yang berdampak besar terhadap dunia kerja. Dengan komunikasi yang lebih baik, potensi konflik dapat diminimalkan dan kebijakan yang dihasilkan akan lebih mudah diterima oleh semua pihak.

Pada akhirnya, demonstrasi buruh yang menolak aturan outsourcing menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan di Indonesia masih membutuhkan perhatian serius. Aksi tersebut bukan hanya bentuk penolakan terhadap sebuah regulasi, tetapi juga cerminan dari keresahan pekerja mengenai kepastian kerja, kesejahteraan, dan keadilan kompensasi.

Harapannya, pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang lebih jelas dan berpihak pada terciptanya keseimbangan antara perlindungan pekerja dan kebutuhan dunia usaha. Dengan demikian, hubungan industrial yang harmonis dapat terwujud, sementara pekerja memperoleh kepastian dan penghargaan yang layak atas kontribusi yang mereka berikan.***

Penulis: Aulia Dwi Rahmadi Mahasiswa Universitas Pamulang Prodi Manajemen

IPB Run 2026 Gaet Ribuan Peserta, Usung Kampanye Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat

0

Bogordaily.net – Ribuan pelari dari berbagai daerah memadati kawasan Kampus IPB University Dramaga, Kabupaten Bogor, dalam ajang IPB Run 2026 yang digelar pada Sabtu (6/6/2026). Selain menjadi kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye pelestarian lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

IPB Run 2026 menghadirkan empat kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K), Half Marathon 21 kilometer (21K), dan Full Marathon 42 kilometer (42K). Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp310 juta.

Ketua Umum Himpunan Alumni IPB, Fauzi H. Amro, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang sebelumnya diawali dengan berbagai aksi peduli lingkungan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang telah diawali dengan penanaman pohon, pelepasan burung, hingga kegiatan bersih-bersih lingkungan kampus,” ujar Fauzi dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, IPB Run 2026 tidak hanya bertujuan mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat, tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami ingin mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.

Pada hari pertama pelaksanaan, panitia mempertandingkan kategori 5K. Sementara kategori 10K, Half Marathon 21K, dan Full Marathon 42K dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/6/2026).

Selain kategori umum, panitia juga membuka kategori khusus bagi alumni IPB. Seluruh peserta berkesempatan memperebutkan total hadiah senilai Rp310 juta.

Fauzi berharap IPB Run dapat terus berkembang menjadi agenda olahraga tahunan berskala nasional. Menurutnya, lingkungan Kampus Dramaga yang hijau dan asri menjadi salah satu daya tarik utama penyelenggaraan event lari tersebut.

Sementara itu, Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, mengajak seluruh peserta menikmati suasana kampus yang dikenal sejuk dan ramah lingkungan.

Ia menegaskan bahwa IPB Run 2026 bukan sekadar perlombaan olahraga, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang berlari, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Alim juga mengingatkan peserta untuk mengutamakan keselamatan selama mengikuti perlombaan.

“Kenali batas kemampuan diri, jaga sesama peserta, dan semoga semuanya dapat menyelesaikan lomba dengan bahagia serta pulang membawa semangat baru,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap penyelenggaraan IPB Run 2026.

Menurutnya, keterlibatan sejumlah perbankan nasional dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya jejaring alumni IPB yang berkiprah di berbagai sektor strategis.

“Saya baru pertama kali melihat event lari dengan dukungan lima bank besar nasional. Ini menunjukkan alumni IPB hadir dan berkontribusi di banyak bidang,” ujar Dedie.

Sebagai informasi, penyelenggaraan IPB Run 2026 turut didukung layanan Medical Support dari Rumah Sakit Islam Bogor guna memastikan keamanan dan kenyamanan peserta selama perlombaan berlangsung.***

Ada Kendaraan Taktis hingga Senjata TNI, Pemkab Bogor Gelar Pameran Alutsista di Pakansari

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar pameran alutsista Batalyon 13 grup 1 Kopassus dalam Kabogorfest di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu 6 Juni 2026.

Pantauan di lokasi terlihat berbagai kendaraan taktis, perlengkapan tactical, senjata organik milik TNI dipamerkan di ajang ini.

Adapun, sejumlah masyarakat bersama sanak keluarganya datang untuk sekedar menyaksikan dan berfoto bersama alutsista tersebut.

Bupati Bogor menyampaikan bahwa KaBogorFest 2026 hadir sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menampilkan berbagai capaian pembangunan, layanan publik, potensi ekonomi daerah, serta kekayaan seni dan budaya Kabupaten Bogor.

“KaBogorFest bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, UMKM, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Sementara itu, berbagai fasilitas dan kegiatan dihadirkan dalam KaBogorFest 2026, mulai dari festival rakyat, tenant layanan publik.

Kemudian, pameran pembangunan, bazar UMKM, pertunjukan seni dan budaya, hingga beragam hiburan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.***

Albin

Tawuran Remaja Pecah di Parung Bogor, Satu Pelajar SMP Terluka

0

Bogordaily.net – Polisi menindaklanjuti aksi tawuran remaja di wilayah Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Polisi awalnya menerima informasi dari warga, dan segera mendatangi lokasi kejadian pada Jum’at malam 5 Juni 2026.

Kemudian, menemukan seorang remaja berinisial M.M.D. (14), pelajar SMP, dalam kondisi mengalami luka pada bagian betis kaki kanan.

Petugas kemudian memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke Puskesmas Parung untuk mendapatkan penanganan medis.

Selain itu, pihak kepolisian juga segera menghubungi keluarga korban guna memastikan pendampingan terhadap yang bersangkutan.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, korban diduga terlibat dalam aksi tawuran antarkelompok remaja yang terjadi di Jalan Raya Pahlawan, Kampung Kandang, Desa Cogreg, Kecamatan Parung. Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah, menyampaikan bahwa, Polsek Parung mengedepankan langkah-langkah perlindungan terhadap anak serta upaya pencegahan kenakalan remaja yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Kami mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari dan penggunaan media sosial yang kerap menjadi sarana komunikasi maupun pemicu terjadinya tawuran,” kata Kompol Maman, Sabtu 6 Juni 2026.

“Kepolisian bersama unsur terkait akan terus melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” tambahnya.

Menurutnya, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dijemput oleh orang tuanya. Pihak keluarga menyatakan tidak membuat laporan polisi dan akan melakukan pembinaan terhadap anak yang bersangkutan.

Kemudian, Polisi mengajak seluruh elemen masyarakat, orang tua, tokoh masyarakat, sekolah, serta para pemuda untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Serta mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ungkap Kompol Maman.***

Albin